24.8 C
Pare-Pare
Minggu, Mei 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 623

Mengerti Kebutuhan Fashion Kamu, 3 Second Family Terus Hadir Upgrade Produk

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Head Promotion 3 second Family Store Muh. Dadan Sofyan mengungkap jika 3 second merupakan brand lokal yang sudah eksis bertahan selama lebih dari 20.

“Kita itu brand lokal umur 3 second sendiri sudah lebih 20 tahun sampai sekarang kemarin ada badai pandemi Alhamdulillah kita masih survive dan kita masih bisa buka toko-toko mudah-mudahan di parepare ini sekitarnya kita brand lokal memang kalau ada brand lokal yang kualitasnya bagus kenapa kita beli yang lain, yang kedua sampai helm Bos boxer jam tangan.” Kata Dadan.

Lanjut Dadan, memang untuk secara produk inovasi produk itu 3 second terus-menerus melakukan apalagi grading grading produk karena memang itulah yang bisa membuat customer loyal karena kalau ke toko produknya itu-itu saja orang lama-lama bosan makanya fi3 second Family ada inovasi terus-menerus.

“Di dunia marketing filosofinya 3 detik itu kita punya kewajiban bagaimana caranya customer yang masuk ke toko kita 3 detik itu sudah bisa jatuh cinta sama produk yang kita buat untuk 3 detik itu kita sangat menghargai menjaga waktu selanjutnya untuk bapak-bapak kita ada brand apa bedanya untuk produk gaya kamu ini masuk ke yang dewasa muda kenapa karena secara desain segmentasi kita untuk ke sana kenapa itu buat dibuat karena memang untuk family teriakan ini khusus di parepare itu memang semua keluarga bisa kita fasilitasi untuk berbelanja di toko untuk kebutuhannya untuk masalah harga memang lebih terjangkau untuk sekelas brand yang sudah lama istilahnya ada yang mewakili brand lokal yang sudah menasional mudah-mudahan nanti bisa lebih maju lagi.” Terang Dadan.

Selama Pandemi Pendapatan Perparkiran Menurun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan kota Parepare Aryun Handayana mengungkapkan Terkait target pendapatan yang lebih tujuh ratus ini tahun lalu 2020 dishub kehilangan 2 pendapatan, 2 titik kantong parkir pertama rumah sakit andi makkasau yang sebelum pandemi kurang lebih 900 rbu sampai 1 juta perharinya

“jadi Mulai april 2020 kami di sektor perparkiran ini kehilangan 2 pendapatan, 2 titik kantong parkir pertama rumah sakit andi makkasau yang sebelum pandemi kurang lebih 900 rbu sampai 1 juta perharinya yang semenjak pandemi hilang dan Sekitaran lapangan andi makkasau dan sekitarnya tutup. Jadi, kurang lebih kehilangan potensi 1.500.000 perhari dan sampai sekarang ini Sudah 1.300.000 pemasukan dari Rumah sakit andi makkasau 200-300 perhari sudah ada pemasukan jadi sampai saat ini kehilangan kurang lebih 1.500.” Kata Aryun.

Lanjut Aryun, Seandainya tidak pandemi lebih 1 miliar yang didapatkan Dan tentang pihak ketiga ia menegaskan jika mereka mampu melakukan pengelolan secara profesional hal tersebut tidak menutup kemungkinan tergantung dari pimpinan

“Seandainya tidak pandemi lebih 1 miliar yang didapatkan tapi pihak ketiga secara propesional mampu melakukan mengelolaan parkiran kenapa tidak, cuman di uptd parkiran Teknis adapun dipihak ketiga cuma urusan pimpinan di atas di uptd. Kami terkenal di SDM dan jukir harus ada pelatihan dulu cara mengoperasikan alat elektonik, jadi insya allah kedepan jukir kami garda terdepan dalam melakukan pendapatan dan kedepan akan memberi reward kepada jukir yang betul betul melaksanakan pelayanan Good servis.” Ungkapnya.

Jika APBD Terlambat atau Tidak Di Sahkan, Ini Sanksi Yang Di Peroleh Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Ketua DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsul Alam mengungkapkan lewat Program obras Radio Mesra Jumat (25/11/21) Pentingnya penetapan APBD tepat waktu. Jika tidak maka yang rugi bukan hanya pemerintah tapi juga masyarakat.

“Oleh karna itu begitu pentingnya,maka ada sanksi dan juga tidak boleh buntu atau tidak boleh tidak ada jalan keluar karna ini menyentuh hak Hajat hidup orang, harus ada solusi yang di berikan undang undang namun demikian apabila tidak tepat waktu kalau bayaran rugi maka berarti masyarakat juga rugi, biasanya penetapan APBD tepat waktu itu akan mempengaruhi opini penilaian oleh BPK itu salah satu, kedua, biasanya kita mendapat dana insentif daerah tahun lalu mendapat 55 miliar lebih itu kemungkinan tidak kita dapat itu kelebihan nah.” Jelas Rahmat.

Ketua Hikma Parepare ini juga menjelaskan kalau kita tidak dapat bukan pemerintah yang rugi masyarakat yang rugi karena uang dari pusat tidak turut karena tidak melaksanakan penetapan APBD tepat waktu. Itu yang menjadi kerugian.

“nah bagaimana dengan sanksi disitu juga dijelaskan di undang undang 23, PP 12, kemendakri 77 dan seterusnya bahwa mengatakan apabila penetapan APBD tidak tepat waktu maka dikenakan sanksi bagi DPRD dan kepala daerah dan ini juga ada kelanjutan pasalnya apabila penetapan persetujuan APBD tidak di sahkan dan dikarenakan oleh kepala daerah maka kepala daerah kena sanksi selama 6 bulan tidak terima gaji dan apabila ditetapkan anggota dewan dan anggota dewan dikenakan sanksi.” Terang Rahmat

Unik, Etnik, dan Estetik, Busana Rancangan Erna Rasyid Taufan Di minati Istri Konjen RI

0

TURKI, RADIOMESRA. COM – Istri Konsulat Jenderal (Konjen) RI, Novianti As’ari mengaku tertarik dengan desain baju hasil rancangan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Parepare, Erna Rasyid Taufan.

Selain karena produk asli Indonesia, ia juga melihat desain rancangan Erna Rasyid Taufan terbilang unik, etnik, dan estetik. Baju etnik Islami yang dibalut limbah-limbah kerang-kerangan menjadikan baju karya Erna Rasyid Taufan menjadi menarik dan unik.

Informasi ini disampaikan oleh Koordinator Delegasi Indonesia, Irfan melalui pesan WhatsApp, Jumat, (26/11/2021).

“Pihak Konsulat Jenderal RI menghubungi kami dan mengatakan bahwa Ibu Konjen tertarik untuk mengenakan desain buatan Indonesia khususnya bercorak karya Ibu Erna,” ujar Irfan.

Bahkan kata dia, Istri Konjen RI juga meminta rombongan Erna Rasyid Taufan mengantar langsung.

“Kami diminta mengantarkan sendiri dan beliau akan mengenakan pakaian rancangan (Erna Rasyid Taufan) kepada Ibu Konjen,” paparnya.

Salah satu baju rancangan terbaru Erna Rasyid Taufan adalah busana bertema batik khas Parepare.

“Bahan selain batik motif khas Parepare juga dicampur dengan bahan tenun Tana Toraja,” timpal Erna Rasyid Taufan yang diketahui Desainer kondang nasional ini.

Balutan batik itu yang dirancangnya dikombinasi dengan ciri khas masyarakat pesisir, yakni limbah kerang-kerangan. (*)

Lewat Penelitian, LPPM Unhas dan Pemkot Parepare Sinergi Kembangkan Pariwisata

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare mengadakan pertemuan dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar membahas rencana pelaksanaan penelitian dan hilirisasi hasil penelitian di Parepare.

Pertemuan berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu, (24/11/21).

Pemkot Parepare diwakili oleh Sekda Parepare H Iwan Asaad dan Asisten II Suriani. Sementara tim peneliti dipimpin oleh Ketua LPPM Unhas Prof Dr Andi Alimuddin Unde.

Pertemuan itu mengerucut membahas sektor pariwisata Parepare. Melalui kerja sama ini, diharapkan pariwisata Parepare juga maju, sama dengan sektor pendidikan dan kesehatan.

“Dengan diskusi bersama Tim LPPM dari Unhas ini, kita akan menjadikan sebagaimana keinginan Wali Kota Parepare dan Wakil Wali Kota Parepare yakni branding di bidang kepariwisataan menghadirkan wisata halal di Parepare,” ungkap Sekda Iwan Asaad.

Iwan berharap, SKPD terkait dapat bersinergi untuk menyambut dukungan dari LPPM Unhas.

“Banyak daerah lain menginginkan program yang dibawa oleh Unhas ini. Tetapi kita mau bahwa mungkin matahari itu akan hadir di Kota Parepare untuk menerangi Sulawesi Selatan,” kata Iwan.

Sementara Ketua LPPM Unhas Prof Alimuddin Unde mengatakan, tujuan kunjungan di Parepare adalah untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui hasil riset yang telah dilakukan Unhas.

Sehingga dengan demikian, kata dia, Unhas tidak hanya memberi kontribusi dalam hal peningkatan sumber daya manusia tetapi membantu ekonomi masyarakat melalui upaya riset yang telah dilakukan.

“Kami di sini bagaimana riset-riset itu bisa diterapkan di masyarakat sehingga mendorong ekonomi masyarakat dari hasil riset itu,” harap Prof Alimuddin.

Dia mengemukakan, semua daerah diberi kesempatan dan peluang dalam hal mengimplementasikan hasil riset di Unhas. Unhas menunggu respons dari daerah.

“Kota Parepare ini sangat merespons kami. Pemda Parepare ini dan jajarannya datang di Unhas beberapa waktu lalu melakukan diskusi terkait program-program yang akan dijalankan. Makanya kita juga merespons Pemda Parepare,” terang Alimuddin.

Alimuddin mendorong pengolahan lahan di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, karena Parepare tidak punya lahan untuk pengembangan budidaya.

“Tapi kami mencoba mendorong bagaimana pengolahan dari semua sektor itu. Jadi Parepare menjadi pusat pengolahan dari berbagai sektor dari hasil riset kami,” tandasnya. (*)

Kesalahan Orang Tua Dalam Berikan Fasilitas Ke Anak Faktor Ke Penggunaan Narkoba

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Adanya Fasilitas Lebih apalagi dengan sarana, uang memjadi salah satu faktor yang membuat anak terjerumus dalam Menggunakan Narkoba. Hal tersebut di sampaikan Dosen Akper Ns Andreas lewat program dialog kesehatan hasil kerjasama Radio Mesra Parepare dan Akademi Keperawatan Fatima kota Parepare Selasa (23/11/21).

“Kebiasaan hidup mereka ini biasanya adalah merupakan kesalahan orang tua di mana memberikan fasilitas lebih bahkan dari sarana, uang sehingga hal ini bisa disalahgunakan. Apalagi kalau tidak terbina dalam keluarga kalau hal ini disalahgunakan nanti akan meningkat lagi. faktor individu yang biasa mengalami persoalan dan tidak terbuka ke orang lain dan tertutup untuk mengatasi masalahnya dicoba menggunakan narkoba.” Jelas Andreas.

Lanjut Andreas, hal ini sangat salah karena ketika dia menggunakan narkoba pada saat itu seakan-akan masalahnya hilang selesai tapi ketika reaksi obat hilang muncul lagi masalah digunakan lagi itulah menjadi ketagihan.

“Pengendalian diri terhadap remaja ini sebetulnya tidak lepas dari pendidikan orang tua karena memberikan pemahaman yang baik, pendidikan agama yang baik kepada anak-anak, saya kira anak-anak itu gampang untuk mengendalikan diri. Karena selalu berpikir bahwa kalau saya melakukan ini apa efeknya apa benar atau salah biasanya terkait orang mengendalikan diri biasanya itu melihat apa benar atau salah.” Terang Andreas

40 Menit Wakil Ketua DPRD Parepare Hadir Di Dialog Radio Mesra Jelas Tatib DPRD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Ketua DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsul Alam SH hadir di obrolan khusus bersama pengasuh obras Kamis (25/11/21). Dalam. Program 40 menit bersama Wakil ketua DPRD kota Parepare tersebut Rahmat mengungkapkan tata tertib di DPRD jadi sifatnya harus sama karena kalau tidak sama di awal tahun anggota DPRD dibentuk tim kerja

“Kalau di PP 12 itu di pasal 96 kalau di tatib DPRD di pasal 119 mangkanya saya bawa tatib DPRD pasal 116 sama bunyinya di PP 12 pasal 96 karena PP12 itu pedoman bagaimana tata tertib di DPRD jadi sifatnya harus sama. karena kalau tidak sama, di awal tahun anggota DPRD dibentuk tim kerja, itu langsung ditangani karena waktu itu pimpinan belum dilantik ir Kaharuddin Kadir selaku pimpinan. Masing-masing fraksi mengusulkan anggotanya untuk menjadi pansus.  Kalau di Nasdem ada Yaser Latif Gerindra oleh Kamaluddin Kadir itu membuat tatib DPRD. yang berdasarkan PP 12 tahun 2018 pasal 116 dan pasal 93 PP 12 dikatakan 1 rapat paripurnaterdiri atas untuk mengambil keputusan dan rapat paripurna untuk pengumuman. Pasal 117 rapat paripurna untuk pengambilan keputusan ditetapkan dalam bentuk peraturan dan keputusan DPRD karena ada permintaan persetujuan, pengesahan harus dituangkan dalam Keputusan DPRD.” Jelas Rahmat

Menurur Sosok yang muda di temui. Ini, keputusan kemarin dianggap bukan suatu penetapan karena hanya Paripurna melaporkan hasil badan anggaran tidak ada ada perintah persetujuan dan penetapan.

“Mau hadir atau tidak Anda rugi sendiri karena anda tidak mendengar. karena ini data informasi yang harus kami sampaikan karena data dan informasi yang saya sampaikan pembahasan badan anggaran anda mau dengar Kami tidak paksa karena itu sifatnya pengumuman. Di pasal 119 setiap rapat DPRD dapat mengambil keputusan jika korum. Ayat 2 ketentuan sebagian sebagaimana dimaksud ayat 1 dikecualikan bagi rapat DPRD yang bersifat pengumuman. artinya kalau pengumuman tidak korum. contoh kepala daerah ingin menyerahkan rancangan APBD kalau semua harus korum bisa mengganggu aktivitas. saya sudah jelaskan di awal anggota DPRD setelah dilantik bahwa tata tertib DPRD itu telah mengalami perubahan dimana disitu rapat paripurna yang kita kenal selama ini itu memang sifatnya korum semua tapi setelah ada PP 12 maka tidak sistem korum lagi.” Terang Rahmat

Tambah Politisi Demokrat kota Parepare ini, karena itu menjadi kebiasaan sebelumnya karena tidak menanggapi juga makin banyak yang hadir makin bagus.

“Maka itu tetap dijalankan teman-teman padahal sebetulnya boleh juga tidak kuorum tapi lebih baik lagi kalau korom karena banyak teman-temannya mendengarkan.” Terang Rahmat

Dubes Indonesia untuk Turki dapat Oleh-oleh Syal Bermotif Khas Parepare dari Erna R Taufan

0

TURKI, RADIOMESRA. COM. – Sebagai delegasi Indonesia, Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Ketua Dekranasda Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan bersama rombongan juga disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal.

Pada kegiatan 7th World Halal Summit yang digelar 25 November, Istanbul Conggres Center di Turki, Erna Rasyid Taufan memberikan oleh-oleh atau cenderamata berupa syal hasil rancangannya, bermotif batik khas Parepare.

Syal yang didominasi perpaduan warna coklat dan hitam ini nampak serasi dikenakan oleh Lalu Muhammad Iqbal yang terlihat mengenakan stelan jas berwarna biru navy.

“Bersama Duta Besar Indonesia untuk Turki, saya kasih cenderamata berupa syal motif khas Parepare,” ujar Erna Rasyid Taufan melalui pesan WhatsApp, Kamis, (25/11/21)

Erna berharap, dengan cendera mata khas Parepare, kota BJ Habibie kian dikenal ke mancanegara, termasuk negara yang dikenal dengna sebutan transkontinental. (*)

Study Tiru Ke Kota Parepare, BPOM Palangkaraya Apresiasi Inovasi Pasar Sumpang Minangae

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Jajaran Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palangkaraya melakukan study tiru ke Kota Parepare.

Kunjungan ini diterima Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Hasan Ginca didampingi beberapa Kepala Dinas yang tergabung Tim Gadis Paman, di Kantor Dinas Perdagangan Kota Parepare. Setelah itu melanjutkan ke Pasar Sumpang Minangae, Kamis (25/11/21).

Sub Koordinator Pengujian Kimia Balai Besar POM Palangkaraya, Nurfadilla mengatakan, kunjungan ke Kota Parepare ini dalam rangka mempelajari pengelolaan dan pengembangan pasar tradisional, di mana Pasar Sumpang Minangae diketahui telah meraih Pasar Pangan Aman terbaik tingkat Nasional.

“Kami ke sini ingin melihat langsung karena kami ingin mereplikasi, ingin mencontoh dan meniru pasar daripada Pasar Sumpang Minangae ini yang sudah juara satu tingkat Nasional. Jadi kami ingin di daerah kami juga ada pasar yang juara seperti ini,”ungkap Nurfadillah.

Setelah berkeliling melihat pasar Sumpang ini tambahnya, ia mengaku inovasi yang dihadirkan di dalam pasar ini luar biasa. Gabungan Dinas Pangan Aman menjadi inspirasi baginya untuk ke depannya akan mengajak Pemerintah Palangkaraya bisa kembali berkunjung Ke Kota Parepare ini.

“Memang setelah kami liat itu, luar biasa inovasi yaitu Gadis Paman (Gabungan Dinas Pangan Aman). Mereka ini terjun langsung, yang intinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan ini juga sangat menginspirasi bagi kami. Mungkin ke depannya kami juga akan mengajak wali kota dan pimpinan kami ke sini supaya juga melihat langsung dan bagaimana cara membangun koordinasi dengan lintas sektor daerah,”tandasnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare, Hasan Ginca menjelaskan, kedatangan Balai Besar POM ini ingin melihat secara dekat seperti apa pelayanan di Pasar Sumpang Minangae sehingga bisa memperoleh juara satu tingkat nasional.

“Alhamdulillah kami menerima BPOM Palangkaraya tadi dengan melihat proses administrasinya bagaimana, setelah itu lanjut ke pasar sumpang dengan konsep yang akan dibawah kesana yaitu Adopsi, Tiru dan Modifikasi (ATM),”jelas Hasan Ginca.

Menurutnya, inovasi Gadis Paman merupakan arahan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang menekankan sinergitas dan kerja kolaborasi atau integrasi. (*)

Pengurus TP PKK dan Dekranasda Parepare Tampilkan Rancangan Khas Parepare dan Sulawesi Selatan Di Turkey

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan menjadi delegasi Indonesia di Turki. Erna Rasyid Taufan bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cab XL Dim 1405, Noor Kholifah, Owner Frida Aulia Indonesia, Frida Nursanti, dan sejumlah Pengurus TP PKK dan Dekranasda Parepare menampilkan rancangan khas Parepare dan Sulawesi Selatan. Rancangan bertema etnik Islami yang dibalut limbah kerang-kerangan yang didesain langsung oleh Erna Rasyid Taufan yang merupakan salah satu desainer kondang nasional ini, ditampilkan dalam kegiatan 7th World Halal Summit yang digelar 25 hingga 28 November 2021 pada Istanbul Conggres Center di Turki.

Kegiatan bertema “Experience The Wasteless Life” diawali sambutan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Melalui pesan WhatsApp, Kamis, (25/11/2021), Erna Rasyid Taufan mengatakan, sebagai delegasi Indonesia, kesempatan emas itu dimanfaatkan untuk mempromosikan Parepare secara global melalui produk, baik fashion yang berciri khas limbah kerang-kerangan, maupun produk lainnya yang dapat berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Ini juga merupakan salah satu wujud dukungan TP PKK dan Dekranasda Parepare bekerja sama Persit Kartika Chandra Kirana dalam mewujudkan teori telapak kaki yang digaungkan oleh Bapak Wali Kota Parepare,” ujar Istri Wali Kota Parepare ini.

Menariknya kata Erna, fashion yang didesainnya ini ditampilkan tidak menggunakan peragawati professional, tetapi para pengurus TP PKK, Dekranasda, Ketua Persit Chandra Kirana, dan Owner Frida.

“Sebenarnya fashion show itu sukses bukan karena siapa modelnya tetapi bagaimana busana yang mereka kenakan. Semakin baik busana yang mereka kenakan, maka modelnya akan mengikut,” ujar Erna Rasyid Taufan. (*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare