26.6 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 62

Pemkot Parepare dan DPRD Bahas Pengelolaan Masjid Raya sebagai Cagar Budaya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare menggelar pertemuan dengan pengurus Masjid Raya Parepare untuk membahas perkembangan dan pengelolaan Masjid Raya yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Pertemuan yang berlangsung di Masjid Raya Parepare tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Parepare, Dede Harirusrwman, serta Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, bersama para pengurus masjid. Jumat (09/01/26)

Pertemuan ini digelar atas arahan Pemerintah Daerah sebagai bentuk perhatian terhadap Masjid Raya Parepare yang memiliki nilai sejarah dan religius tinggi bagi masyarakat.

Masjid Raya diketahui telah direkomendasikan sejak tahun 2016 sebagai masjid cagar budaya dan kini berusia lebih dari 50 tahun.Asisten I Pemkot Parepare, Dede Harirusrwman, mengatakan bahwa kehadiran pemerintah kota bertujuan untuk mendengar langsung masukan dari pengurus masjid terkait pengelolaan dan pengembangan Masjid Raya ke depan agar tetap sejalan dengan ketentuan pelestarian cagar budaya.

“Kami mewakili Pemerintah Kota Parepare datang untuk meminta saran dan masukan dari para pengurus masjid, agar pengelolaan Masjid Raya ke depan berjalan dengan baik dan sesuai dengan statusnya sebagai cagar budaya,” ujar Dede.

Ia menegaskan bahwa penetapan Masjid Raya sebagai cagar budaya telah dilakukan oleh balai pelestarian terkait, mengingat usia masjid yang telah melampaui setengah abad serta nilai sejarah yang melekat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, menekankan pentingnya kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah, DPRD, dan pengurus masjid dalam menjaga Masjid Raya sebagai aset umat dan daerah.

“Masjid Raya ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga warisan sejarah dan identitas Kota Parepare. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bersama-sama, dengan mengedepankan musyawarah dan saling menghargai,” kata Kaharuddin.

Ia juga berharap tidak ada perbedaan pandangan yang berujung pada gesekan di tengah masyarakat maupun internal pengurus masjid.

“Kita ingin Masjid Raya tetap menjadi ruang yang sejuk dan menenangkan bagi umat. Jangan sampai ada perbedaan pendapat yang menimbulkan konflik. Semua bisa diselesaikan dengan dialog,” tambahnya.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Parepare dan DPRD berharap terjalin sinergi yang kuat dengan pengurus masjid, sehingga Masjid Raya Parepare dapat terus terawat, berfungsi optimal sebagai pusat ibadah, serta tetap lestari sebagai warisan budaya daerah.

Usia 1 Dekade Mario Grup Siap Tumbuh Kembali Penuh Cinta

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mario Bakti Group resmi menginjak usia 10 tahun. Perayaan puncak HUT ke-10 atau satu dekade perusahaan ini berlangsung meriah dan bertabur tokoh penting di Gedung Islamic Center Parepare, Rabu (077/01/26). Acara yang dirancang penuh kehangatan ini menjadi momentum syukur atas capaian Mario Bakti Group selama sepuluh tahun berkiprah.

CEO Mario Group, Hj. Kalsum Kadir SE dalam sambutannya mengatakan Selama 10 tahun.perjalanan Mario grup hadir, di tempuh dengan berbagai macam ujian, berbagai macam tantangan, yang usaha ini betul-betul di bangun berdua bersama suami yang modalnya berawal cuma 5 juta.

“Tentu dengan segala yang telah kami lalui, akan kami jadikan cambuk kedepan, untuk merancang kembali rencana rencana kami, menghadapi tantangan ke depan, yang jelas Mario berbakti grup akan tumbuh kembali dengan penuh cinta. 10 tahun ini, akan kami kembangkan kembali, kita akan kembangkan terus, dengan rencana-rencana yang matang, dengan lokasi yang baru di Palopo belopa kami lanjutkan, Pinrang, semoga dengan niat ini seluruh personil Mario grup harus bekerja keras, mengeluarkan ide-idenya, saling mendukung, saling mensuport, dan tetap saling menghargai. Tentunya Mario bakti grup sampai hari ini mendapatkan dukungan dari pihak perbankan, seperti Bank BNI, Mandiri, BPD, BSI, BSM, terima kasih bantuannya ke Mario bakti grup, dan mitra-mitra usaha dari Mario batu grup. Terima kasih kerjasamanya semoga ke depannya akan tetap terjalin dengan baik.” Kata Hj. Kalsium Kadir dengan penuh Haru.

Mewakili dari pihak perbankan yang merupakan mitra penting dalam bidang properti, Pimpinan Kanwil BNI 07 Makassar, Muhammad Arafat  mengungkapkan supaya sebuah perusahaan tetap eksis dan konsisten, Tentu butuh kolaborasi, kolaborasi dari semua pihak yang ada salah satunya adalah perbankan.

“Kami sangat yakin seluruh perbankan yang ada, pasti akan berjalan beriringan untuk mengawal Mario group, untuk menjadi perusahaan yang jauh lebih besar. Kami yakin itu, tentunya kita semua akan berkomitmen untuk mengawal Mario group, untuk menjadi satu perusahaan yang besar. Kami tentunya akan ada di sini, dan ini butuh satu kolaborasi yang hebat, kolaborasi yang benar-benar kuat, sehingga perusahaan ini bisa berjalan dengan baik. Kami dari perbankan tentunya sangat berharap, mudah-mudahan, kami semua diperbankan dapat menjadi mitra yang baik buat perusahaan Mario group, dan kami dari perbankan tentunya sekali lagi mengucapkan selamat hari ulang tahun, semoga tetap jaya selamanya.” Ungkap Muh. Arafat

Perayaan HUT 1 Dekade Mario Bakti Group Berlangsung Meriah dan Banjir Tokoh. Kegiatan itu tampak dihadiri Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto dan Ketua DPRD Kaharuddin Kadir. Sejumlah anggota DPRD juga tampak hadir menyaksikan perayaan 1 dekade Mario Bakti Group. Selain itu, perayaan juga tampak dihadiri sejumlah pimpinan perbankan Parepare. Hadir dari bank BNI, BPD Sulselbar, BTN, Mandiri, BSI, BSN dan BRI dari Kanwil Sulsel hingga cabang Parepare.

Sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan juga hadir dalam acara tersebut. Perayaan itu juga dihadiri keluarga, mitra, staf dan kerabat Mario Bakti Group. Pada perayaan itu juga diisi pemutaran video dokumenter perjalanan karier Mario Bakti Group. Selanjutnya dilakukan pemutaran ucapan HUT 1 dekade Mario Bakti Group oleh sejumlah tokoh penting.

Perampingan SKPD Hasil Efesiensi Kurang Lebih 4 milliar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat program Obras Kamis (08/01/26) Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mengatakan pembentukan dan penyusunan organisasi perangkat daerah yang baru di revisi sesuai dengan data yang lama, jumlah OPD  ada 34 OPD, 1 sekretariat daerah yang terdiri dari dua sekertariat pemerintah daerah dan sekertariat DPRD, kemudian 2 rumah sakit rumah sakit Hasri Ainun dan Rumah Sakit Andi Makassau, kemudian 1 inspektorat dan 4 kecamatan dan dinas 20, badan ada 5.

“Jadi 34 revisi perda sekarang ini, itu sekertariat tetap 2, rumah sakit 2, inspektorat 1, kecamatan 4, dinas yang sebelumnya 20 sekarang jadi 14, kemudian Badan sebelumnya 5, ini jadi 6, dan 1 badan keuangan itu dibagi 2, sebagaimana arahan dari KPK MCP atau Monitoring Center of Pronention KPK ini program yang dilakukan KPK, dalam rangka mengukur kinerja pemerintah daerah, sekaligus memantau dan mencegah pelaksanaan praktek tindak korupsi yang ada di daerah, karena badan keuangan adalah badan yang sangat sensitif, jadi perlu dilakukan 2 pengawasan. Jadi dibentuk 2, satu badan pendapatan daerah tugasnya dalam rangka menagih pendapatan kita terhadap proyeksi potensi PAD kita, kemudian dibentuk lagi badan keuangan dan aset daerah, tugasnya dari penagihan itu dicatat kemudian dibelanjakan.” Kata Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Dirinya mencontohkan semisal 30 kemudian dilaporkan kemudian, dicatat oleh badan keuangan dan Aset cuma 15 ini sudah hilang 5.

“Jadi saling mengawasi, sekarang jumlah OPD kita sebanyak 29 cukup ramping, Kemudian hasil efesiensi ini karena ini, merujuk dari UU 23 tahun 2014, tentang pemerintahan Daerah, UU no 1 tahun 2022,  keuangan pemerintah pusat dan daerah, kemudian inpres no 1 tahun 2025 terkait dengan efesiensi APBD, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan perampingan organisasi, dan kami mendapat data bahwa hasil perampingan ini kita bisa efesiensi anggaran sebanyak 4.144.000.000. Usulan pemerintah tetap mengusulkan 28 usulan, tapi setelah kita melakukan pengkajian dan pencermatan di pansus, sekaitan dengan beberapa masukan dan saran termasuk KPK dan BPK.” Jelas Dr. Kamaluddin Kadir

Kehadirannya dan kontribusinya Mario Bakti Grup Sangat Terasa Baik Dalam Menggerakkan Roda Perekonomi, Buka Lapangan Kerja Maupun Kegiatan Sosial Kemasyarakatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Walikota Parepare H. Hermanto menghadiri peringati hari jadinya yang ke-10 Perusahaan properti Mario Bakti Group yang perayaan puncak ini dipusatkan di Aula Islamic Center, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (07/01/26). Dalam sambutannya, H. Hermanto mengatakan pemerintah menginginkan supaya PT Mario bakti grup kedepannya bisa berkontribusi positif, berkontribusi nyata dalam dunia properti.

“PT Mario bakti grup, telah berkontribusi untuk membantu masyarakat kota Parepare yang kurang beruntung, ada 10 kepala keluarga yang diberikan bantuan bedah rumah, dan ini nilainya tidak kecil, satu rumah 15 juta. Mudah-mudahan apa yang diberikan Bapak Ashari kepada masyarakat kota Parepare, terkait bantuan bedah rumah, menjadi ladang pahala, dan amal jariyah bagi PT Mario bakti group, dan seluruh keluarga. Kami melihat, Mario bakti grup bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi sebagai mitra membangun daerah.” Kata Hermanto.

Kehadirannya dan kontribusinya Mario bakti grup, lanjut Hermanto sangat terasa, baik dalam menggerakkan roda perekonomi, membuka lapangan kerja maupun dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, ini sejalan dengan semangat kota Parepare bertumbuh  bersama saling menguatkan saling bermanfaat.

“Kami pemerintah kota Parepare tentu sangat mengapresiasi semangat kerja, kekompakan, serta kepemimpinan yang dibangun di Mario Bakti group. Dunia usaha yang sehat, adalah dunia usaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan, menjaga etika, dan peduli terhadap lingkungan sosial. Memasuki usia 10 tahun ini, harapan kita, bersama tentu Mario bakti grup bisa melangkah lebih jauh lagi, lebih inovatif, lebih adaptif, terhadap perkembangan zaman, dan tetap konsisten menjunjung nilai-nilai kejujuran, profesionalisme, serta keberkahan. Pemerintah kota Parepare akan selalu terbuka, untuk bersinergi, dan berkolaborasi dengan dunia usaha yang punya niat baik membangun kota ini.” Jelas H. Hermanto.

Selain kehadiran wakil walikota nampak hadir juga Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir, Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir, Ketua Komisi II DPRD kota Parepare Parman Agus Mante, Sejumlah Anggota DPRD lainnya,  Kepala Dinas PTSP, Kabag Kesra, Ketua IDI kota Parepare, Perwakilan Sejumlah Perbankan di kota Parepare dan Pinrang, Sejumlah tokoh masyarakat.

Tumpukan Sampah Insidentil, DLH Parepare Angkut Sampah 2 Kali Sehari di Area Pasar Lakessi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Tumpukan sampah di sisi Jalan Petta Unga, belakang Pasar Rakyat Lakessi, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, hanya bersifat insidentil. Itu karena belum diangkut, dari jadwal dua kali sehari pengangkutan oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parepare.

Dari gambar yang tersebar melalui media sosial, disebutkan tumpukan sampah di sisi Jalan Petta Unga itu terjadi pada pukul 12.30 Wita, Kamis (08/01/26). Sementara jadwal pengangkutan sampah pada pukul 14.00 Wita setiap hari.

Kepala DLH Parepare, Susianna mengatakan, jadwal pengangkutan sampah di area Pasar Lakessi itu dua kali sehari. “Pengangkutan pertama pada pagi hari pukul 06.00, saat belum ada aktivitas di pasar. Kemudian pengangkutan kedua pada pukul 14.00 atau jam 2 siang, setelah aktivitas berlangsung di pasar. Nah, foto diambil pukul 12.30 siang, saat itu sampah belum diangkut. Tapi lihat saja setelah jam 2 siang, sampah sudah diangkut, dan area itu sudah bersih tidak ada lagi sampah,” ungkap Susianna, Jumat (09/01/6).

Namun Susianna menyayangkan, masih ada masyarakat yang membuang  sampah di luar kontainer disediakan. “Petugas kami harus bekerja ekstra mengangkut sampah di luar kontainer itu, padahal kontainer disiapkan supaya jangan lagi ada masyarakat buang sampah sembarang tempat. Karena itu kami mohon kesadaran dan kerja sama masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” harap Susianna.

Susianna meyakinkan sampah di kawasan Pasar Lakessi selalu menjadi atensi untuk disterilisasi setiap hari. Jadi kalaupun terjadi penumpukan itu hanya bersifat sementara atau insidentil, karena tetap akan diangkut sesuai jadwal setiap harinya.

“Tidak hanya DLH, tapi seluruh Perangkat Daerah sesuai arahan Bapak Wali Kota menjadikan Pasar Lakessi sebagai atensi untuk dibersihkan dan dijaga selalu kebersihannya. Seperti melalui kegiatan Gerakan Jumat Bersih, seluruh Perangkat Daerah turun membersihkan area Pasar Lakessi pada hari Jumat,” tandas Susianna.

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau RSOJ Makassar, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Indonesia Timur

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) bersama Komite Audit serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko melaksanakan management walkthrough ke Rumah Sakit Otak dan Jantung (RSOJ) Pertamina Makassar Royal Biringkanaya, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan fungsi pengawasan sekaligus memastikan keselarasan strategi bisnis di seluruh entitas Pertamina Group.

Management walkthrough tersebut dipimpin Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono dan diikuti Komite Audit Mohammad Imran Zulkarnain Duki serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko Muhammad Arfan. Turut hadir Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar, Direktur Komersial PT Pertamina Bina Medika IHC dr. Harmeni Wijaya, MD, Vice President Regional Indonesia Timur PT Pertamina Bina Medika IHC dr. Muhammad Ahsan, MARS, Direktur RSOJ Pertamina Makassar Royal Biringkanaya dr. Hendry Suryono, MARS, serta jajaran direksi lainnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya penguatan layanan kesehatan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Melalui Pertamina Bina Medika IHC, Pertamina terus mendorong pengelolaan rumah sakit yang profesional, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan berkualitas bagi masyarakat. Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pasien sebagai kunci daya saing rumah sakit.

“RSOJ perlu memastikan penggunaan teknologi dan peralatan medis terbaik serta mampu menghadirkan patient experience yang unggul, sehingga semakin dipercaya dan dikenal masyarakat,” ujar Condro. Ia juga menyebutkan bahwa penguatan layanan kesehatan memiliki peluang besar, seiring meningkatnya kebutuhan layanan medical check-up dari berbagai mitra kerja, baik di lingkungan Pertamina maupun dari BUMN dan sektor non-BUMN lainnya.

Sementara itu, Komite Audit PT Pertamina (Persero) Mohammad Imran Zulkarnain Duki mengapresiasi kinerja operasional RSOJ Pertamina Makassar. Ia menyampaikan rasa senangnya melihat tingkat okupansi pasien yang cukup tinggi, meskipun lokasi rumah sakit tidak berada di pusat kota. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

Ia juga menilai adanya potensi pengembangan medical tourism dengan memanfaatkan keunggulan pariwisata Kota Makassar serta biaya layanan kesehatan yang relatif terjangkau bagi pasien mancanegara.

Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Muhammad Arfan menambahkan bahwa bisnis rumah sakit merupakan salah satu sektor yang sangat berkelanjutan dalam jangka panjang, terutama apabila reputasi layanan terus dijaga dan ditingkatkan. Ia mengapresiasi capaian Tingkat Hunian Tempat Tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) yang tinggi serta melihat potensi besar RSOJ untuk terus dikembangkan, mengingat keunggulan spesifik di bidang layanan otak dan jantung yang masih terbatas di wilayah Indonesia Timur.

Kedekatan lokasi rumah sakit dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga dinilai menjadi nilai tambah strategis. Ia turut mendorong kajian rencana ekspansi ke depan, seiring meningkatnya reputasi dan tingkat hunian, mengingat besarnya potensi pasar captive maupun non-captive, khususnya dari perusahaan pertambangan dan migas.

Direktur Komersial PT Pertamina Bina Medika IHC dr. Harmeni Wijaya, MD, menyampaikan komitmen IHC untuk terus memperkuat RSOJ Pertamina Makassar sebagai pusat rujukan layanan otak dan jantung di kawasan Indonesia Timur.

“Kami terus meningkatkan teknologi medis, kompetensi SDM, serta mengembangkan layanan unggulan agar RSOJ dapat berkontribusi optimal bagi Pertamina Group dan sistem kesehatan nasional,” jelas Harmeni.

Melalui management walkthrough ini, Pertamina menegaskan komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), sekaligus mendukung pemerataan akses dan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Media Contact:
T. Muhammad Rum
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Sulawesi

Telkom Bergerak Salurkan Bantuan dan Kegiatan Bakti Sosial untuk Pemulihan Sarana Umum di Aceh

0

Dukungan menyeluruh bagi anak dan masyarakat melalui bantuan pendidikan, logistik, fasilitas publik, dan pendampingan psikososial

ACEH TAMIANG, RADIOMESRA. COM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menyalurkan dukungan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam di Sumatra. Dukungan ini merupakan sinergi karyawan, Serikat Karyawan, serta Relawan BUMN Peduli TelkomGroup yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendasar sekaligus mempercepat pemulihan fasilitas umum guna mendukung normalisasi aktivitas sosial masyarakat terdampak. Sejalan dengan itu, TelkomGroup juga memprioritaskan percepatan pemulihan infrastruktur telekomunikasi dan layanan, khususnya di wilayah Aceh, agar konektivitas dapat segera kembali normal.

Pada Rabu (07/01/26) kegiatan penyaluran bantuan dan bakti kebersihan dilaksanakan dengan tajuk “Kita BISA Berbagi” ke tiga lokasi, yakni Desa Babo dan Desa Sulum di Kabupaten Aceh Tamiang serta wilayah Kabupaten Aceh Timur. Bantuan dan program sosial disalurkan secara terkoordinasi dengan menyesuaikan kebutuhan pada masing-masing lokasi. Di Desa Babo, Telkom menyalurkan bantuan perlengkapan pendukung proses belajar di sekolah, logistik, serta lampu tenaga surya sebagai sumber pencahayaan alternatif guna mendukung keberlanjutan aktivitas di lokasi terdampak. Selain itu, Telkom juga melaksakanan kegiatan sharing session dengan para guru serta sesi pembelajaran interaktif bagi siswa.

Di Desa Sulum, Telkom menyalurkan bantuan kemanusiaan yang disertai kegiatan bakti kebersihan di sekolah dan rumah ibadah. Bantuan tersebut mencakup dukungan pendidikan, perlengkapan pemeliharaan dan kebersihan fasilitas umum, kebutuhan sandang layak pakai, serta dukungan utilitas berupa pompa air dan lampu tenaga surya guna mendukung pemulihan aktivitas masyarakat. Sementara itu, di wilayah Pantai Kera dan Pangidam, Kabupaten Aceh Timur, bantuan difokuskan pada logistik skala besar berupa sembako, pakaian baru dan layak pakai, serta dukungan sumber daya listrik melalui perangkat solar cell dan genset untuk menunjang kebutuhan masyarakat setempat.

EVP Telkom Regional 1 Sumatra, Dwi Pratomo Juniarto menyampaikan, Memasuki masa pemulihan dan normalisasi pascabencana, Telkom berkomitmen untuk terus hadir dan berjalan bersama masyarakat yang terdampak.

“Melalui kolaborasi seluruh insan TelkomGroup, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menguatkan, membantu anak-anak kembali belajar dengan nyaman, serta mendukung lingkungan sosial masyarakat untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan,”. Dwi Pratomo Juniarto

Sebelumnya, rangkaian dukungan kemanusiaan Telkom juga telah dilaksanakan secara terpisah di Kota Subulussalam melalui kolaborasi bersama Danantara dan Relawan Peduli BUMN TelkomGroup. Pada kegiatan tersebut, Telkom menyalurkan bantuan pendidikan berupa paket perlengkapan sekolah kepada siswa di SD Jabi-jabi, SD Siperkas, dan SD Suak Jampak, serta melaksanakan program pendampingan trauma healing bagi 130 siswa SD Jabi-jabi sebagai bagian dari upaya pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana.

Selain itu, Telkom turut menyalurkan paket kebersihan yang disertai kegiatan bakti kebersihan di sejumlah masjid dan mushala, serta mendistribusikan paket ibadah ke sekolah dan masjid di wilayah tersebut. Dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat berupa Sarana Air Bersih (SAB) juga disalurkan di Siperkas, Desa Panji Kecamatan Longkib, dan Kampong Panglima Sahman Kecamatan Runding, untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian masyarakat, sanitasi lingkungan, serta menunjang aktivitas ibadah dan proses belajar mengajar.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dan memastikan Telkom tetap hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya melalui upaya pemulihan layanan telekomunikasi tetapi juga melalui dukungan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga hingga masyarakat dapat kembali bangkit dan beraktivitas dengan normal,” tutup Dwi.

*#ElevatingYourFuture*

Lapas Parepare Laksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang dirangkaikan dengan Rapat Rencana Kerja serta Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RK dan RAPB) Tahun Buku 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh anggota Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo) Lapas Kelas IIA Parepare dan berlangsung di Tribun Lapas Kelas IIA Parepare pada Kamis(08/02/26).

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Parepare, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Parepare, serta Perwakilan Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKP-RI) Kota Parepare, sebagai bentuk dukungan dan pembinaan terhadap pengelolaan koperasi di lingkungan pemasyarakatan.

RAT merupakan forum tertinggi dalam organisasi koperasi yang bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pengurus selama Tahun Buku 2025, sekaligus membahas dan menetapkan rencana kerja serta anggaran koperasi untuk Tahun Buku 2026. Melalui forum ini, diharapkan pengelolaan koperasi dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh partisipasi dari seluruh anggota koperasi. Berbagai masukan dan saran disampaikan sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung kemajuan dan keberlanjutan koperasi di Lapas Kelas IIA Parepare.

Ketua Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo) Lapas Kelas IIA Parepare, Idham Khalik, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan RAT merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada seluruh anggota koperasi. Ia menegaskan bahwa koperasi harus dikelola secara profesional dan transparan agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.

“RAT ini menjadi momentum evaluasi sekaligus perencanaan ke depan, agar Primkopasindo Lapas Parepare semakin sehat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujar Idham Khalik.

Sementara itu, selaku Pembina Primkopasindo Lapas Kelas IIA Parepare, Kepala Lapas Marten, Bc.IP., S.H., M.H., memberikan apresiasi atas terselenggaranya RAT secara tertib dan partisipatif. Kalapas menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang akuntabel serta selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Koperasi merupakan wadah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan bersama,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan RAT ini, Lapas Kelas IIA Parepare terus mendorong penguatan peran koperasi sebagai wadah peningkatan kesejahteraan pegawai, sejalan dengan prinsip kebersamaan, profesionalisme, dan tata kelola koperasi yang baik.

HUT ke-10, Mario Bakti Group Bagikan 1.000 Paket Sembako dan Bedah 10 Rumah

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM.– Perusahaan properti Mario Bakti Group memperingati hari jadinya yang ke-10. Dalam 1 dekade usianya itu, Mario menebar manfaat dengan menggelar aksi sosial bagi masyarakat Kota Parepare. Kegiatan perayaan puncak ini dipusatkan di Aula Islamic Center, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (07/01/26).

Founder Mario Bakti Group, H. Asyari Abdullah, dalam sambutannya mengatakan Hut Mario grup yang ke-10 ini di buat lebih sederhana dari rencana awalnya hendak mengundang Band Ibu kota D’Nasiv dan Penyanyi  Andika Kangen Band “Babam Tambang” untuk hadir di lapangan lemoe Bacukiki, namun di alihkan untuk kegiatan yang lebih sosial seperti pembagian 1000.paket sembako.

“Kami sudah launching pada malam hari ini tadi baru-baru kita launching1000 paket sembako untuk warga kurang mampu se kota Parepare. Kami akan distribusikan pada malam hari ini, tadi sudah diserahkan secara simbolis 10 orang, ini kami mulai dari para karyawan kami, dan kami akan bagikan 1000 paket sembako untuk seluruh masyarakat yang kurang mampu atau yang membutuhkan se Parepare. Di samping itu, Mario grup juga melaksanakan bedah rumah, karena ini menandai 10 tahun Mario, maka kami menyebar 10 rumah yang akan dibedah di kota Parepare. Kami anggarkan sekitar 15 juta perunit rumah, berarti ada sekitar 150 juta untuk bedah rumah yang akan kami laksanakan di Mario group. Dan tidak berhenti sampai di situ, Mario, juga akan memberangkatkan kembali 8 kerabat dan karyawan Mario untuk berangkat umroh.” Kata H. Asyari Abdullah

Founder Mario Bakti Group, Asyari Abdullah, mengatakan aksi ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang selama ini telah mendukung perjalanan bisnis mereka.

Melalui aksi nyata ini, Mario Bakti Group berharap kehadirannya tidak hanya sekadar membangun properti, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi kesejahteraan warga di Kota Parepare.

DPRD  Parepare Resmi Serahkan Draft Akhir Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – DPRD kota Parepare resmi menyerahkan draft akhir rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas perda nomor 8 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah di ruang rapat paripurna gedung DPRD kota Parepare Selasa (06/01/26) setelah mendengar pendapat Akhir Fraksi DPRD kota Parepare.

Wakil ketua I DPRD kota Parepare Suyuti SE di temui usai kegiatan mengatakan, Perda perampingan ini tentu semangatnya adalah mengingat porsi untuk belanja ASN di APBD, dimana tahun ini setelah hitung mencapai 51%, tentu salah satu cara untuk mengefisiensi belanja rutin adalah dalam perampingan OPD di lakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ada dua SKPD yang digabung, dan dua kepala dinas, tentu nanti di sini, dalam hal penempatan, pemerintah harus bagaimana melihat integritas, kualitas, terkait siapa-siapa nanti yang akan ditempatkan di OPD yang digabung ini. Dan tentu yang tipe A itu, tentu bidangnya bertambah, tipe B Kalau tidak salah 3 bidang, tipe A menjadi 4 bidang, apakah nanti di dua OPD masing-masing 2 kepala dinas, ada yang jadi sekretaris, atau kembali ke hasil Job Fitnya nanti dan Pemkot tentu kebijakan Bapak Walikota. dan di beberapa daerah sudah melakukan duluan daripada kita.” Kata Suyuti.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD kota Parepare Ir H. Kaharuddin Kadir mengungkapkan setelah ini menunggu hasil fasilitasi di kantor gubernur, Perda tentang kelembagaan ini usul dari pemerintah daerah latar belakangnya dalam rangka efektivitas dan efisiensi.

“Efektivitas kerja dan efisiensi anggaran. Usulannya sebenarnya 28 OPD, tapi setelah kita pansus membahas, lakukan konsultasi termasuk saran dari KPK, dan BPK. BPK meminta supaya badan keuangan ini dipisah, ada badan keuangan, ada badan pendapatan. Saya kira tujuannya bagus, yang pertama, tentu kalau KPK memberi saran, tentu ada maksud di balik itu, jangan sampai ada potensi untuk lakukan korupsi di dalamnya. yang kedua, parepare adalah kota jasa, anadalan PAD dari Sektor jasa, jadi kalau dipisah, tentu ada keinginan bagaimana memaksimalkan  efektifitas kerja badan pendapatan bekerja untuk mencari uang, memaksimalkan PAD kemudian badan keuangan Itu khusus untuk melakukan pembayaran, jadi sudah tidak tumpang tindih.” Kata Kaharuddin

Pemisahan tersebut ungkap H. Kaharuddin hasil konsultasi Kemendagri juga begitu walaupun di dalam Permendagri ada poin, tapi ada skoringnya, tetapi KPK meminta untuk di abaikan itu skoring minta dipisah.

“Saya kira memang ini, masa transisi itu, ini kalau dirampingkan menjadi 29, tentu ada perubahan sikap dan mental pegawai yang tadinya OPDnya berdiri sendiri, tiba-tiba digabung. Contoh dinas kesehatan, KB dan perlindungan anak, tadinya 3 SKPD menjadi satu SKPD, orang yang biasa kerja hanya tupoksinya di bidang perlindungan anak, tiba-tiba harus masuk di dinas kesehatan. Jadi memang diperlukan, adaptasi bagi aparat yang ada di SKPD yang akan di merger itu, ini butuh waktu bagi pemerintah daerah, bagaimana melakukan sosialisasi lebih awal kepada OPD yang akan digabung.” Jelas H. Kaharuddin Kadir

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare