31.3 C
Pare-Pare
Senin, November 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 610

Identitas Warga Parepare Korban Peristiwa Marowali Belum Jelas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Warga Asal Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi korban dalam bentrokan maut di PT GNI Morowali Utara, Sulsel Tengah (Sulsel). Pada bentrokan tersebut, polisi mengindentifikasi dua korban tewas, yaitu seorang WNA asal China dan seorang WNI asal Parepare.

Namun, identitas warga Parepare tersebut belum diketahui pasti oleh Pemerintah Kota Parepare. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Parepare, Basuki Busrah mengaku pihaknya belum mengetahui identitas korban apakah benar warga Parepare atau bukan.

“Saya baru saja berkomunikasi dengan kepala dinas tenaga kerja Morowali, kemudian kepala dinas tenaga kerja Morowali Utara Pak Yanis. Saya menanyakan kabar terkait adanya korban dari bentrokan antara tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia yang ada di Morowali Utara atau di pusat PT GNI. Informasi yang saya dapatkan sampai saat ini adalah identitas korban yang secara resmi, belum ditemukan identitasnya oleh dinas tenaga kerja Morowali Utara. Pak Yanis selaku kepala dinas sudah berjanji kepada saya untuk segera menginformasikan melalui data yang terkonfirmasi dan tervalidasi dengan baik siapa sebenarnya korban.” Kata Basuki.

Lanjut Basuki, Kadisnaker Morowali juga menyampaikan bahwa awalnya ini bukan bentrokan secara langsung antara tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia. Awalnya ini adalah adanya tuntutan dari serikat pekerja nasional yang ada di sana terkait dengan tuntutan-tuntutan dan hak mereka namun terjadi konflik karena tuntutan mereka ini belum diwujudkan oleh pihak perusahaan. Namun dalam perjalanannya terjadi provokasi yang melibatkan juga tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia.

“Mudah-mudahan kita segera mendapatkan identitas yang sebenarnya. Saya masih menunggu kabar dari kadis tenaga kerja Morowali Utara yang melapor akan bekerja di sana secara resmi biasanya datang ke sini dengan prosedur mengambil kartu Ak1 atau kartu kuning sebagai syarat untuk melamar. Dan kami juga pernah kedatangan beberapa teman yang di sana memang sudah bekerja untuk memberi konfirmasi bahwa lapangan pekerjaan di sana itu agak potensi bagi teman-teman yang ada di kota Parepare.” Terang Basuki

Lapas Kelas IIA Kota Parepare Canangkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Penandatangan Pakta Integritas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lapas Kelas IIA Kota Parepare, canangkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Penandatangan Pakta Integritas, sekaligus gelar sosialisasi budaya prima, Selasa (17/01/23) di Kantor Lapas Kelas IIA Kota Parepare. Kepala Lapas Kelas IIA, Toto Budiyanto, menjelaskan, pencangan ini diwajibkan untuk kepala UPTD, pejabat strukturalnya yang merupakan amanah dari Kemenpan-RB.

“Alhamdulillah kegiatan pencanangan zona pembangunan integritas ini mengarah di mana kita menuju wilayah bebas korupsi, dan wilayah birokrasi bersih melayani. Kita kita undang dari stakeholder di luar, utamanya dari pemerintah daerah kota Parepare, dan para aparat penegak hukum menyaksikan bagaimana program pencanangan pembangunan zona integritas kami. Karena ini bagian dari perintah bapak Kemenpan RB, untuk kementerian antar lembaga diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan juga kepada dan juga pelayaran terbaik kepada publik intinya. kegiatan sosialisasi kita mengambil dari kemitraan kami dari BUMN yang bisa nanti memberikan apakah apa yang bisa diberikan kiat-kiat apa yang bisa diberikan untuk pelayanan terbaik kepada masyarakat, Bagaimana kita menangani permasalahan komplain, menyelesaikan permasalahan. Jadi service excelennya itu sehingga kami berupaya untuk seluruh jajaran petugas lapas kelas IIA Parepare bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat utamanya kepada warga binaan kami.” Jelas Totok.

Pelaksanaan pencanangan integrittas inipun diapresiasi Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dimana diwakili Asisten III Setdako Parepare, Eko W. Aryadi, hadiri kegiatan itu.

“Pemerintah daerah mengapresiasi. semoga saja keterlibatan dari instansi vertikal dalam penyelenggaraan zona integritas. Wilayah bersih, melayani wilayah bebas korupsi bisa menjadikan parepare lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.” Ungkap Eko.

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dan Penandatangan Pakta Integritas di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare ini juga dihadiri dari Pengadilan Negeri Parepare, Polres Parepare, Kejaksaan Negeri Parepare.

Wali kota Parepare Apresiasi 22 Tahun Keberadaan Baznas Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare peringati hari jadinya ke-22 tahun. Momentum inipun mendapat apresiasi dari Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare dalam upaya mengurus zakat kata Wali Kota Parepare dua periode ini, tidak diragukan lagi. “Saya percaya dan mengapresiasi kinerja Baznas dalam melayani masyarakat Parepare, tidak sedikit bantuan yang diserahkan kepada warga saya baik yang terdampak musibah bencana alam ataupun penurunan angka stunting, dari zakat yang dikumpulkan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini juga menyampaikan selamat ulang tahun ke-22 untuk Baznas. “Tentunya momen ini kita harus tingkatkan lagi kesadaran masyarakat termasuk seluruh ASN untuk betul-betul ikhlas membayar zakatnya,” harapnya.

Taufan menambahkan, momen ulang tahun ke-22 ini juga, Baznas Parepare ke depan dapat lebih maju dan mendukung pembangunan demi kesejahteraan umat. “Mari sama-sama bersinergi dengan Pemerintah Kota Parepare membantu masyarakat yang kurang mampu agar dapat lebih sejahtera,” jelasnya.

Dilibas PSM Makassar 4-0, Pelatih PSS Sleman Akui Pertahanannya Rapuh

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – PSM Makassar melibas PSS Sleman dengan skor 4-0 dalam pekan ke-18 Liga 1 2022/2023. Pelatih Seto Nurdiantoro mengaku jika lini belakang Laskar Sembada rapuh saat menghadapi Juku Eja.

Laga antara PSM Makassar melawan PSS Sleman berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/01/23). Empat gol PSM dicetak Ramadhan Sananta di menit 2′ dan 72′, kemudian Ananda Raehan di menit 28 dan gol penutup Everton Nascimento di menit 77′ melalui penalti.

“Selamat untuk PSM yang memenangkan pertandingan sore ini. Di pertandingan ini dipertahan kami sangat rapuh, saat menyerang walaupun mungkin ada beberapa peluang tapi tidak dimaksimalkan. sebaliknya PSM sendiri tampil cukup kompak bagus dan ini menjadikan pembelajaran buat kami untuk kedepannya bagaimana bermain dengan aktif dalam menyerang bagaimana seperti itu  seperti sudah saya bicara sebelumnya Bagaimana salah satu kendala di lapangan yang mungkin terlalu tebal pasirnya mungkin juga dengan pemain PSM tapi apapun itu Mungkin pertandingan pertama di putaran.”ungkap pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro usai laga, Sabtu (14/1/2023).

Hasil minor yang diperoleh timnya tak terlepas dari rapuhnya lini belakang PSS Sleman. Terbukti PSM mampu menciptakan gol cepat melalui Ramadhan Sananta di menit ke-2′. Di sisi lain juga sejumlah peluang yang didapatkan timnya yang tak mampu dikonversi menjadi gol. Alhasil, PSS Sleman harus pulang dengan tangan kosong.

“Kedua saya mewakili pemain, untuk meminta maaf kepada semuanya tidak membawa poin pulang ke Sleman. Untuk pertandingan tadi kita akui keunggulan PSM untuk pertandingan selanjutnya akan ada evaluasi dan lebih baik dari sekarang. Itu sangat berpengaruh satu faktor fisik yang kedua faktor yang menjadi faktor tapi tidak bisa dijadikan alasan sebelumnya kita sudah ingatkan untuk bermain efisien untuk mengurangi kesan-kesan selain itu walaupun itu tadi pertahanan kita cukup rapuh.” Terang Seto.

Kemenangan ini mempertegas jika Juku Eja sulit ditaklukkan saat bermain di Stadion Gelora BJ Habibie, sekaligus menjadi kemenangan kedua bagi PSM atas PSS Sleman usai di pertemuan pertama juga meraih kemenangan.

Suporter Patuhi Keputusan Pertandingan PSM vs PSS Sleman Tanpa Penonton, Kapolres Parepare: Ini Akan Jadi Bahan Evaluasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kapolres Parepare AKBP Andiko Wicaksono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kelompok suporter yang telah mematuhi keputusan pertandingan laga putaran kedua BRI Liga 1, antara PSM Makassar vs PSS Sleman digelar tanpa penonton. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Parepare, usai pertandingan antara PSM Makassar melawan PSS Sleman di Stadion Gelora BJ Habibie, pada Sabtu (14/01/23) petang.

Menurut Andiko Wicaksono, dari pelaksanaan pertandingan yang harus digelar tanpa penonton ini, akan menjadi bahan laporan dan evaluasi ke depan, apakah pada pertandingan berikutnya itu sudah bisa dihadiri oleh penonton, atau malah sebaliknya.

“Kita bisa saksikan sendiri, Alhamdulillah untuk pertandingan antara PSM dan PSS hari ini Sabtu 14 Januari 2023 berjalan lancar. Yang mana seperti kita ketahui bersama izin yang dikeluarkan itu harus dilaksanakan tanpa dihadiri penonton. Tentunya akan kita evaluasi dan kami sangat mengapresiasi bahwasanya ternyata suporter PSM Makassar khususnya, setelah kami lakukan upaya-upaya komunikasi dengan seluruh kelompok suporter yang ada di Sulawesi Selatan khususnya PSM Makassar melalui zoom cloud meeting sudah ditunjukkan bahwasanya pada pertandingan kali ini komitmen yang kuat antara masing-masing kelompok suporter itu betul-betul mau mematuhi dan mengikuti kesepakatan yang ada. Tentunya kami sangat mengapresiasi sekali kita bisa lihat bersama saat ini betul-betul stadion betul-betul steril tanpa kehadiran penonton ini tentunya menjadi bahan evaluasi kami ke depan.

Lanjut Andiko, Hasil evaluasi tersebut mudah-mudahan tidak menutup kemungkinan dan segala kemungkinan bisa saja terjadi apakah pertandingan ke depan PSM Makassar selanjutnya bisa dilakukan di stadion Gelora BJ Habibie dengan penonton atau bahkan evaluasi sebaliknya

“Membuat laporan juga mudah-mudahan tidak menutup kemungkinan dan segala kemungkinan bisa saja terjadi apakah pertandingan ke depan PSM Makassar selanjutnya bisa dilakukan di stadion gelora BJ Habibie dengan penonton atau bahkan evaluasi sebaliknya kita berharap segala sesuatunya berjalan ke hal-hal yang positif. Alhamdulillah seluruh kelompok suporter mengikuti kesepakatan yang sudah disampaikan sebelumnya.” Terang Andiko

Pemkot-DPRD Parepare Godok Ranperda Penyelenggaraan Perizinan Berusaha

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare bersama DPRD Parepare tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah. DPRD Parepare telah menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban Wali Kota Parepare terhadap pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD tentang Renperda tersebut.

Hadir Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim mewakili Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe, bersama jajaran Pimpinan SKPD dalam rapat paripurna itu. “Penyelenggaraan Perizinan Berusaha ini dilakukan untuk meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha di Kota Parepare,” kata Pangerang Rahim.

Dalam Ranperda itu diatur antara lain, tentang perizinan berusaha berbasis risiko, persyaratan dasar perizinan berusaha, dan perizinan berusaha sektor dan kemudahan persyaratan investasi.

Jenewa-UNICEF Gandeng Dinkes Gelar Koordinasi Lintas Sektor Penanganan Gizi Buruk

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Jenewa Madani Indonesia berkerjasama dengan UNICEF menggandeng Dinkes Parepare menggelar Koordinasi Lintas Sektor Penanganan Gizi Buruk. Kordinasi tersebut guna menjadi kota Parepare sebagai kota percontohan penanganan gizi buruk di Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung di hotel Bukit Kenari Senin (16/01/23).

Program Officer Jenewa Madani Indonesia Hardiyanti Subair mengatakan melihat bahwa dari kegiatan tersebut mereka di kota Parepare ini memerlukan penguatan lintas sektor maka dari itu duduk bersama untuk mendiskusikan bagaimana penanganan lintas sektor di kota Parepare untuk penanganan gizi buruk.

“Hari ini Jenewa bekerjasama dengan UNICEF yang didukung oleh dinas kesehatan kota Parepare melaksanakan kegiatan koordinasi lintas sektor dalam upaya penanganan gizi buruk di kota Parepare. Kenapa kita memilih Parepare, jadi sebenarnya Jenewa dan UNICEF telah melakukan berbagai macam kegiatan di kota Parepare, dimulai dari koordinasi dengan dinas kesehatan, penguatan terkait orientasi penanganan gizi buruk serta pencatatan dan pelaporan. Dari kegiatan yang telah dilakukan di tahun 2022 kemarin, kami melihat bahwa dari kegiatan tersebut kita di kota Parepare ini memerlukan penguatan lintas sektor. Maka dari itu, hari ini kita duduk bersama untuk mendiskusikan bagaimana penanganan lintas sektor di kota Parepare untuk penanganan gizi buruk. Melihat dari beberapa bulan kami dampingi kota Parepare penanganan gizi buruk alhamdulillah ada peningkatan. Dari peningkatan itu kami berharap dengan dilakukannya juga hari ini penguatan lintas sektor maka berbagai peran, nantinya yang akan turun langsung untuk melakukan penanganan gizi buruk itu akan lebih maksimal lagi sehingga gizi buruk di kota Parepare itu bisa menurun.” Jelas Hardiyanti

Sementara Kabid kesmas, kesling dan P2P dinas kesehatan kota Parepare Edi Kesuma Suhardi menambahkan bersyukur dengan adanya kegiatan ini maka program-program yang tahun sebelumnya sudah terlaksanak ini kesempatan untuk mereview kembali dalam rangka menghasilkan output output yang maksimal di tahun 2023.

“Tentunya dalam kegiatan ini betul apa yang disampaikan masing-masing penanya bahwa harus ada penguatan sebagai penguatan SK, sebagai patokan dalam rangka pelaksanaan dan kegiatan penguatan koordinasi antar lintas program dan lintas sektor dibutuhkan agar hal-hal yang ditemukan di masyarakat, dan ditemukan di lapangan ini bisa berdasarkan R SOP kita bisa tangani dengan maksimal. Bisa dilihat di tahun 2021 untuk kasus gizi buruk berada di angka 5,5%, sedangkan di tahun 2022 ditemukan ada penurunan signifikan yakni berada di 5,05%. Upaya-upaya yang kita lakukan adalah dengan menggandeng lintas sektor dalam rangka penanganan secara spesifik dan intens khususnya untuk kasus-kasus yang ada di masyarakat, bagaimana penanganan di sektor kesehatan, kemudian di sektor lingkungan, dan sektor pemenuhan sanitasi dan air bersih. Dan ternyata kita bisa melihat progresnya ini sudah sangat menurun semoga di tahun 2023 ini semakin membaik.” Ungkap Edi

Terima IMM, Wawali Ajak Pemuda Terus Berprestasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim mengajak para pemuda untuk terus berprestasi. Hal itu ia ungkapkan saat menerima kunjungan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Parepare. Sabtu, (14/01/23).

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, dan Kasat Pol PP Kota Parepare. Pangerang menekankan 5 hal agar pemuda dapat terus berkiprah dan untuk kemajuannya. 5 hal tersebut adalah prestasi, disiplin, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela. “Kalau kita memiliki prestasi, disiplin, berdedikasi, loyal dan tidak tercela yakinlah kalian akan sukses dimasa yang akan datang,” ucap Pangerang.

Mantan Sekretaris Partai Golkar Sulsel itu mengungkapkan resepnya hingga tetap sukses berkiprah hingga sekarang. “Saya katakan pertama adalah Allah SWT. Allah SWT yang mengatur segalanya. Dan yang ke dua adalah tetap berpikir positif, yang artinya jangan menjelekkan atau merusak orang lain demi kepentingan kita,” pesan Pangerang.

Akhir kegiatan tersebut, dilakukan sesi dialog dan Pangerang Rahim berharap para pemuda yang tergabung dalam IMM Kota Parepare agar terus memaksimalkan dirinya untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.

Pemkot Parepare Relokasi Pedagang Pasar Tradisional Wakke’e

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Perdagangan (Disdag) merelokasi pedagang pasar tradisional Wakke’e di Kelurahan Lompoe, Kec. Bacukiki, Kota Parepare.

Itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Parepare, Prasetyo Catur Christianto, Senin (16/01/23). Dia mengatakan, sebelum dilakukan relokasi pihaknya terlebih dahulu dilakasanakan pengundian. “Jadi, kami prioritaskan pedagang yang lama. Setelah itu pedagang yang berada dipinggir jalan dan para penduduk yang ingin berjualan untuk meningkatkan ekonomi, khususnya warga Bacukiki,” katanya.

Prasetyo mengungkapkan ada sebanyak 166 los yang diundi, yang erdiri dari 58 untuk los yang basah dari pedagang sayuran, ikan dan campuran. Sementara, kata dia, 108 los lainnya untuk pedagang kosmetik, baju, cakar, sandal dan sebagainya.

“Alhamdulillah para pedagang cukup antusias. Saya sangat bersyukur juga, karena para pedagang yang berada dipinggir jalan kami arahkan untuk masuk. Los baru di pasar Wakke’e saat ini sudah terisi penuh,” tuturnya.

Sementara, Wali Kota Parepare Taufan Pawe sebelumnya menyatakan bersyukur pasar yang sekian lama terbengkalai sebelum era kepemimpinannya tersebut, kini telah berfungsi. “Dengan berfungsinya dan bermanfaatnya Pasar Wekke’e ini, kami berharap ada ekonomi baru bagi para penduduk maupun pedagang di Kecamatan Bacukiki,” ungkapnya.

Pasar Wekke’e tambah Taufan, merupakan satu-satunya pasar yang ada di Kecamatan Bacukiki, yang mendukung aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

RSUD Andi Makkasau Beri Cenderamata Pegawai Purna Bakti

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare gelar apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian cenderamata bagi pegawai Purna Bakti, Senin (16/02/23). Sebanyak 5 orang pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare yang telah memasuki masa purnabakti.

Cenderamata tersebut diserahkan langsung oleh direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Renny Anggraini Sari saat usai pelaksanaan apel pagi. “Selamat memasuki masa purnabakti dan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang diberikan selama ini. Semoga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,” kata dr. Renny.
Dalam arahannya saat menjadi pembina apel, dr. Renny juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran direksi dan manajemen rumah sakit atas pencapaian kinerja yang diberikan seluruh komponen selama tahun 2022. “Ini dibuktikan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang semakin meningkat, serta diikuti dengan pencapaian laporan realisasi fisik dan keuangan yang tertinggi tahun 2022 dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Untuk di tahun 2023, lanjut dr. Renny, ada beberapa yang menjadi agenda penting, salah satu yang akan dilaksanakan adalah akreditasi.

 

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare