26.1 C
Pare-Pare
Kamis, Juli 16, 2026
spot_img

Jenewa-UNICEF Gandeng Dinkes Gelar Koordinasi Lintas Sektor Penanganan Gizi Buruk

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Jenewa Madani Indonesia berkerjasama dengan UNICEF menggandeng Dinkes Parepare menggelar Koordinasi Lintas Sektor Penanganan Gizi Buruk. Kordinasi tersebut guna menjadi kota Parepare sebagai kota percontohan penanganan gizi buruk di Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung di hotel Bukit Kenari Senin (16/01/23).

Program Officer Jenewa Madani Indonesia Hardiyanti Subair mengatakan melihat bahwa dari kegiatan tersebut mereka di kota Parepare ini memerlukan penguatan lintas sektor maka dari itu duduk bersama untuk mendiskusikan bagaimana penanganan lintas sektor di kota Parepare untuk penanganan gizi buruk.

“Hari ini Jenewa bekerjasama dengan UNICEF yang didukung oleh dinas kesehatan kota Parepare melaksanakan kegiatan koordinasi lintas sektor dalam upaya penanganan gizi buruk di kota Parepare. Kenapa kita memilih Parepare, jadi sebenarnya Jenewa dan UNICEF telah melakukan berbagai macam kegiatan di kota Parepare, dimulai dari koordinasi dengan dinas kesehatan, penguatan terkait orientasi penanganan gizi buruk serta pencatatan dan pelaporan. Dari kegiatan yang telah dilakukan di tahun 2022 kemarin, kami melihat bahwa dari kegiatan tersebut kita di kota Parepare ini memerlukan penguatan lintas sektor. Maka dari itu, hari ini kita duduk bersama untuk mendiskusikan bagaimana penanganan lintas sektor di kota Parepare untuk penanganan gizi buruk. Melihat dari beberapa bulan kami dampingi kota Parepare penanganan gizi buruk alhamdulillah ada peningkatan. Dari peningkatan itu kami berharap dengan dilakukannya juga hari ini penguatan lintas sektor maka berbagai peran, nantinya yang akan turun langsung untuk melakukan penanganan gizi buruk itu akan lebih maksimal lagi sehingga gizi buruk di kota Parepare itu bisa menurun.” Jelas Hardiyanti

Sementara Kabid kesmas, kesling dan P2P dinas kesehatan kota Parepare Edi Kesuma Suhardi menambahkan bersyukur dengan adanya kegiatan ini maka program-program yang tahun sebelumnya sudah terlaksanak ini kesempatan untuk mereview kembali dalam rangka menghasilkan output output yang maksimal di tahun 2023.

“Tentunya dalam kegiatan ini betul apa yang disampaikan masing-masing penanya bahwa harus ada penguatan sebagai penguatan SK, sebagai patokan dalam rangka pelaksanaan dan kegiatan penguatan koordinasi antar lintas program dan lintas sektor dibutuhkan agar hal-hal yang ditemukan di masyarakat, dan ditemukan di lapangan ini bisa berdasarkan R SOP kita bisa tangani dengan maksimal. Bisa dilihat di tahun 2021 untuk kasus gizi buruk berada di angka 5,5%, sedangkan di tahun 2022 ditemukan ada penurunan signifikan yakni berada di 5,05%. Upaya-upaya yang kita lakukan adalah dengan menggandeng lintas sektor dalam rangka penanganan secara spesifik dan intens khususnya untuk kasus-kasus yang ada di masyarakat, bagaimana penanganan di sektor kesehatan, kemudian di sektor lingkungan, dan sektor pemenuhan sanitasi dan air bersih. Dan ternyata kita bisa melihat progresnya ini sudah sangat menurun semoga di tahun 2023 ini semakin membaik.” Ungkap Edi

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare