26.7 C
Pare-Pare
Selasa, November 3, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 599

Musrenbang Kecamatan Parepare Peduli Inklusi Sosial

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Musrenbang RKPD Kota Parepare Tahun 2024 Tingkat Kecamatan Tahun Anggaran 2023, mengusung semangat peduli inklusi sosial. Itu karena dalam pelaksanaan Musrenbang di empat Kecamatan, semua melibatkan penyandang disabilitas perwakilan dari setiap Kelurahan.

Musrenbang Kecamatan resmi berakhir pada Kamis, 16 Februari 2023, setelah dimulai Selasa, 14 Februari 2023. Musrenbang Kecamatan Soreang dan Musrenbang Kecamatan Ujung berlangsung pada Selasa, 14 Februari 2023, kemudian Musrenbang Kecamatan Bacukiki, Rabu, 15 Februari 2023, dan Musrenbang Kecamatan Bacukiki Barat, Kamis, 16 Februari 2023. “Jadi ini Musrenbang Peduli Inklusi Sosial, karena dalam pelaksanaan Musrenbang di empat Kecamatan semua melibatkan penyandang disabilitas yang dilengkapi dengan penterjemah,” ungkap Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun mewakili Kepala Bappeda Parepare, Samsuddin Taha.

Zulkarnaen mengungkapkan, Wali Kota Parepare bersama DPRD Parepare telah menyepakati 15% dari Pagu Indikatif Wilayah (PIW) untuk inklusi sosial yang terdiri dari kepentingan anak, perempuan dan penyandang disabilitas. Musrenbang Kecamatan dihadiri oleh Bappeda Parepare, perwakilan SKPD Pemkot Parepare, Kepala BPS Parepare, Camat, Kapolsek, Danramil, Lurah, Ketua LPMK, RT, RW, dan stakeholder terkait.

Kejari Kota Parepare Gelar Kegiatan Penerangan Hukum Terkait Mafia Tanah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare, menggelar kegiatan Penerangan Hukum yang mengangkat Tema, “Pengawasan dan Pemberantasan Mafia Tanah Sebagai Bentuk Pencegahan dan Penindakan Perkara Tindak Pidana Korupsi”. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Wali Kota Parepare, H. Pangerang Rahim, didampingi para asisten dan staf ahli, serta hadir SKPD Terkait. di Auditorium Bj Habibie, Selasa (14/02/23).

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare hadir diwakili Kepala Seksi Intel Sugiharto, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Parepare, beberapa SKPD, Asisten III Pemerintah Kota Parepare, BUMN dan Instansi vertikal. Kepala Seksi Intel Sugiharto, mengungkapkan berterima kasih dan apresiasi pada pemerintah kota parepare telah menfasilitasi kegiatan penerapan hukum dilakukan oleh kejaksaan negeri Parepare

‘Kejaksaan negeri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Parepare yang di wakili wakil walikota Parepare, kami juga berterima kasih kepala kantor pertanahan kota Parepare yang telah menghadiri dan juga menfasilitasi kegiatan penerapan hukum dilakukan oleh kejaksaan negeri Parepare pada pada hari ini menyangkut pemberantasan mafia tanah sebagai bentuk penindakan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.” Kata Sugiharto

Sugiharto menambahkan, kegiatan di lakukan merupakan tindak langsung dari jaksa agung yang diperintahkan oleh presiden, dimana jaksa memerintahkan kepada Kejari seluruh wilayah di kejaksaan tinggi maupun kejaksaan negeri untuk memberikan pemahaman kepada SKPD.

“Kegiatan ini kami lakukan merupakan tindak langsung dari bapak jaksa agung yang diperintahkan oleh bapak presiden yang mana bapak jaksa memerintahkan kepada kami seluruh wilayah di kejaksaan tinggi maupun kejaksaan negeri untuk memberikan pemahaman kepada teman-teman SKPD, teman-teman di pemerintah daerah, agar terhindar dari praktek-praktek mafia tanah. Karena mafia tanah ini merupakan perbuatan yang sangat kegiatannya merugikan masyarakat, karena dapat terjadi nya tindak pidana baik tindak pidana umum maupun tindak pidana korupsi sehingga kami diperintahkan untuk menerapkan penerapan hukum.” Ungkap Sugiharto

DPRD Respon Positif Usulan Disabilitas Di Musrembang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Fraksi Gerindra DPRD Parepare, M Yusuf Lapanna mengungkapkan merespon positif penyandang disabilitas menyampaikan usulan pada musrembang. Hal tersebut diungkapkannya Sesaat setelah menghadiri Musrembang kecamatan Bacukiki, Selasa (14/03/23).

“Hari ini kita musrembang dan pihak kecamatan mengajukan disabilitas Saya kira ini angin segar bagi penyandang disabilitas karena dalam musrembang ini mereka bisa menyampaikan usulan-usulan mereka kepada pemerintah Parepare.” Kata Yusuf.

Anggota DPRD dari Dapil Bacukiki/ Bacukiki Barat ini menegaskan jika DPRD kota Parepare sementara membahas tahapan-tahapannya dimana terkait Perda disabilitas.

“Kami di DPR ini sementara membahas tahapan-tahapannya dimana terkait Perda disabilitas, di mana dalam Perda distabilitas itu salah satunya mengatur intervensi anggaran terkait penyandang disabilitas, bagaimana bisa diberdayakan dalam ekonomi sehingga kehidupan mereka bisa sejahtera tahapan ini sementara dalam ekonomi. Pencarian kami targetkan bulan depan itu sudah konsultasi publik menghadapi konsultasi publik itu kami libatkan penyandang disabilitas ini. Kami ingin mendengarkan usulan mereka apa yang kami harus atur dalam Perda ini dalam rangka kepentingan mereka kedepannya.” Terang Yusuf.

DPRD Pastikan jadwal pelantikan PAW H. Nasarong Untuk Sisa Masa Jabatan 2019-2024

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si memastikan jadwal pelantikan H. Nasarong sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) almarhumah Andi Nurhatina Tipu Sebagai anggota DPRD Parepare periode 2019 -2024.

H. Kaharuddin Kadir Beberapa Waktu lalu mengungkapkan rencana pelantikan tersebut di pastikan setelah dirinya bersama wakil ketua II DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam mencocokan dan memastikan waktu Wali kota Parepare untuk bisa hadir.

“Saya dan Pak Rahmat Sjamsu alam menemui Pak walikota, dalam rangka mengecek langsung hari yang cocok dengan Pak walikota. dan Pak walikota sampaikan untuk pelantikan H. Nasarong dilaksanakan karena pak wali akan ke Jakarta. Tadi kita sudah rapat pimpinan sekaligus rapat bamus sudah menyampaikan bahwa pelantikan haji nasarong kami putuskan pelantikannya tanggal 20 hari Senin minggu depan. H Nasarong kita undang agar dengar langsung kesiapan sekretariat, dan tinggal menunggu waktu. Memang pernah kita jadwalkan tanggal 6 tapi tidak klop dengan kegiatan Pak walikota karena di situ ada ada acara Pak walikota dan dipastikan ada sambutan walikota. Setelah itu ada bencana banjir  beliau punya pertimbangan tidak mungkin kita lakukan pelantikan sementara masyarakat masih berduka.” Jelas Politisi Golkar ini.

Sekedar diketahui, SK PAW Nasarong di tanda tangani Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman tertanggal 26 Januari 2023 dengan nomor Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulsel, no: 311/1/tahun 2023 tentang peresmian pengangkatan Pengganti Antar waktu (PAW) anggota DPRD Parepare sisa masa jabatan tahun 2019-2024 atas nama H. Nasarong, S.Sos. MH menggantikan Almarhumah Andi Nurhatina Tipu dari partai Golkar.
(***)

Taufan Pawe Teken Kesepakatan Forum Konsultasi Publik Rancangan RPD Sulsel 2024 – 2026

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menandatangani Berita Acara Kesepakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Pemprov Sulsel Tahun 2024 – 2026. Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini digelar di Four Points by Sheraton Makassar, Rabu, (15/02/23).

Taufan Pawe turut didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Parepare Samsuddin Taha, dan Sekretaris Bappeda Parepare Zulkarnaen. “Kegiatan ini sangat terkait dengan proses penyusunan rancangan rencana pembangunan daerah yang juga Parepare sementara menyusunnya,” kata Zulkarnaen.

Dirinya menjelaskan, pernyataan Gubernur Sulsel pada kegiatan ini menjadi dasar rumusan Wali Kota Parepare Taufan Pawe untuk membuat kebijakan untuk Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Parepare Tahun 2024 – 2026. “Intinya bahwa semua kebijakan yang berlanjut itu perlu didukung oleh dokumen ini sehingga ada keberlanjutan,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, tujuan forum konsultasi ini agar pimpinan daerah tidak serta merubah kebijakan yang telah berjalan baik. Khususnya program yang sudah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. “Sehingga diharapkan dokumen ini melanjutkan program yang memang bersentuhan langsung dengan hak-hak dasar masyarakat,” pungkasnya.

Kado HUT Parepare ke-63, TP Raih Penghargaan Kemendikbudristek Satu-satunya Wali Kota di Indonesia

0

Pengakuan dan Apresiasi Atas Peran Kepala Daerah Lestarikan Bahasa Daerah

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe kembali mempersembahkan penghargaan prestisius berskala nasional untuk Kota Parepare. Penghargaan di bidang pelestarian dan pemajuan bahasa daerah yang diterima oleh TP, akronim Wali Kota dua periode ini menjadi kado menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare ke-63.

Penghargaan yang diterima langsung oleh Taufan Pawe oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI, Nadiem Makarim di sela kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional (The Mother Language Day) di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, Senin, (13/02/23) ini menggenapkan torehan 232 pengharaan bergengsi yang diraih Ketua DPD I Golkar Sulsel.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ganjar Harimansyah mengatakan, prestasi Taufan Pawe merupakan pengakuan dan apresiasi dari Kemdikbudristek RI atas peran dan kepedulian kepala daerah dalam melestarikan dan memajukan bahasa dalam memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day). “Alhamdulillah ini patut dibanggakan, karena satu-satunya wali kota di Indonesia yang mendapat penghargaan pelestarian bahasa daerah yakni beliau Wali Kota Parepare, Bapak Taufan Pawe,” kata Ganjar kepada awak media.

Penghargaan ini hanya diberikan kepada 16 kepala daerah di Indonesia, yakni 5 orang Gubernur, 10 Bupati, dan 1 wali kota (Parepare). “Di Provinsi Sulsel ada dua pejabat terpilih yaitu Gubernur Sulsel dan satu-satunya wali kota di Indonesia yakni wali kota Parepare”, ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, penghargaan ini didapatkan karena kebijakan yang telah diterapkan Taufan Pawe dalam pelestarian bahasa daerah yang dinilai sangat baik. Selain itu, Taufan Pawe juga melakukan implementasi nyata dalam peran pemerintah dan pejabatnya dalam pelindungan bahasa daerah, seperti hadirnya Perda yang di dalamnya mengatur sehari dalam sepekan wajib berbahasa daerah.

“Indikator utamanya adalah kebijakan Taufan baik dari instruksi, peraturan, dan implementasi dari dinas terkait. Sehingga kami Kemendikbudriset menilai Parepare layak menerima penghargaan bahasa daerah,” jelasnya. Terlebih ia juga ditunjang oleh semangat sang istri, Hj Erna Rasyid Taufan yang mendukung penuh kebijakan sang suami dalam pelestarian bahasa daerah.

Di organisasi Tim Penggerak PKK misalnya, Erna Rasyid Taufan, istrinya menggelar lomba penyuluhan lansia berbahasa Ibu untuk para istri Lurah, kewajiban menggunakan bahasa daerah sekali sepekan di grup WA, dan program-program lainnya yang menyentuh lingkungan keluarga.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof Endang Aminuddin laporannya mengatakan, sebanyak 16 kepala daerah diundang karena memperhatikan kesungguhannya dan komitmen yang sangat kuat dalam revitalisasi bahasa daerah di wilayahnya.

Mendikbudristek, Nadiem Makarim menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada kepala daerah yang telah mendukung revitalisasi bahasa daerah di wilayahnya. “Terima kasih kepada para kepala daerah. Kebijakan revitalisasi bahasa daerah ini dapat berhasil karena dukungan kepala daerah yang penuh semangat dan membakar semangat anak-anak kita dalam mencintai bahasa daerah,” ujar Mas Menteri, sapaan karib dia.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengaku bersyukur atas penerimaan penghargaan pelestarian bahasa daerah dari Mendikbudristek. “Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan menjadi kado menjelang HUT Kota Parepare ke-63. Meskipun status kita kota, tetapi kita tetap terus melestarikan bahasa daerah dan kebudayaan yang merupakan identitas kami sebagai orang Bugis,” kata Taufan Pawe.

Wali Kota yang dinobatkan sebagai Kepala Daerah Terinovatif di Indonesia oleh MNC Portal Indonesia 2022 ini menilai, dengan adanya penghargaan ini, pihaknya akan terus bekerja dan membuat program-program untuk melestarikan dan menjaga bahasa daerah di Kota Parepare. “Kalau bukan kita bergerak, pasti punah. Kita akan membuat program-program lebih lagi dengan memperdayakan budaya dan bahasa daerah. Bahkan bila perlu kita buatkan Perda khusus agar bahasa daerah kita terus terjaga selamanya,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Arifuddin Idris yang mendampingi Taufan Pawe menjelaskan sejumlah indikator sehingga Taufan Pawe dinyatakan layak menerima penghargaan itu.

Ia menguraikan, di bawah kepemimpinan Taufan Pawe telah Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Salah satu isi yang termaktub di dalam Perda tersebut adalah dengan mewajibkan sehari dalam sepekan berbahasa daerah, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan kerja (SKPD/BUMN/BUMD, dll). Kedua, juga menghadirkan Peraturan Daerah (Peda) No 7 tahun 2021 tentang Pemajuan Kebudayaan. “Salah satu isinya adalah kewajiban semua kalangan, termasuk Pemerintah Daerah dalam melestarikan bahasa daerah,” jelasnya.

Parepare juga lanjut dia, memiliki simbol berbahasa daerah bertuliskan aksara Lontara’ pada lambang daerah yaitu ‘Massiddi Siri’ Massiddi Gau’ (Satunya Harga Diri dan Perbuatan). Keteladanan Wali Kota Parepare yang selalu menyelipkan bahasa daerah Bugis ketika menyampaikan sambutan di acara formal maupun non formal juga menjadi indikator kelayakan. Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam melestarikan penggunaan bahasa daerah Bugis agar tidak punah yang dimulai dari pemimpin atau kepala daerah sebagai pemangku kebijakan yang dapat dicontoh atau diikuti oleh rakyatnya.

“Bapak Wali Kota juga menekankan kepada jajarannya untuk mendukung penuh pelaksanaan kegiatan yang bernuansa pelestarian dan pemajuan bahasa daerah. Termasuk festival-festival bahasa daerah yang dilakukan organisasi, seperti Ikatan Guru Bahasa Daerah (IGBD) Kota Parepare. Bahkan Wali Kota Parepare juga memerintahkan semua SKPD dan sekolah menggunakan bahasa daerah selama tujuh hari lamanya. Dan itu dilengkapi dengan surat edaran,” paparnya.

Arifuddin memaparkan, Saat ini atas instruksi Wali Kota, Diknas tengah menggodok surat edaran untuk tujuh hari berbahasa daerah pada peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional, 21 sampai 27 Februari 2023 ini. Dirinya berharap bahasa ibu tidak lenyap ditelan masa.

Ia juga menekankan, Wali Kota Parepare juga kompak bersama istrinya (Ketua TP PKK Kota Parepare) dalam melestarikan dan memajukan bahasa daerah. Hal ini diwujudkan dengan sejumlah kegiatan PKK Kota Parepare bernuansa bahasa daerah, seperti menyelenggarakan Lomba Penyuluhan Ketahanan Lansia Berbahasa Ibu. Lomba ini diwajibkan diikuti oleh seluruh Ketua PKK Kelurahan se-Kota Parepare sebagai teladan di lingkungan masyarakat dan keluarga. “Ketua TP PKK Kota Parepare juga mewajibkan semua Pengurus PKK, baik Kota maupun kecamatan dan kelurahan untuk menggunakan bahasa daerah Bugis di grup WhatsApp (WA) PKK setiap malam Minggu,” tuturnya. (*)

Cukup Perlihatkan KTP, Pasien Bisa Berobat di RS. andi Makkasau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare terus melahirkan inovasi demi memudahkan pelayanan bagi pasien. Salah satunya yakni dengan memudahkan pasien yang ingin berobat cukup memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP) untuk mendapatkan pelayanan administrasi maupun pelayanan di RSUD Andi Makkasau.

Hal tersebut disampaikan oleh Hj. Mukarramah melalui media sosial humasinfokom Rsud Andi Makkasau, Rabu (15-02-2023). “Kemudahan akses layanan kesehatan terus diberikan oleh RSUD Andi Makkasau bekerjasama dengan BPJS Kesehatan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yaitu dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mendapatkan pelayanan administrasi maupun pelayanan di fasilitas kesehatan,” tulis akun sosial media humasinfokom Rsud Andi Makkasau.

Selain menggunakan KTP, kemudahan lainnya melalui Aplikasi Mobile JKN yang dapat digunakan untuk mendapatkan layanan administrasi dan pelayanan kesehatan.
Tak hanya itu, Melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta dapat menikmati layanan seperti informasi untuk peserta, perubahan data peserta, info riwayat pembayaran, skrining riwayat kesehatan, mendaftar Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB), hingga menggunakan Kartu JKN Digital.

Yayasan Kemala Bhayangkari Parepare Bantu Warga Terdampak Banjir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pasca Banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Parepare, mengundang banyak keprihatinan berbagai pihak. Bagaimana tidak, banjir yang menerjang pada awal bulan Februari 2023 malam, menghancurkan sejumlah rumah warga dan membuat penghuninya terpaksa mengungsi.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Parepare Ny. dr. Lioni Andiko Wicaksono, mengajak pengurus Bhayangkari Cabang Parepare bantu warga yang terdampak dengan menyediakan dapur umum di posko pengungsian daerah Tegal Jalan Bukit Madani, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sabtu (11/02/23).

Ketua Bhayangkari Cabang Parepare Ny dr Lioni mengatakan, pihaknya turut merasakan kesedihan masyarakat atas kejadian yang menimpa. Selain memasak makanan siap santap untuk korban banjir, pada kesempatan tersebut Bhayangkari juga memberikan bantuan berupa sembako, beras dan makanan ringan untuk anak anak serta Nasi kotak

“Dalam rangka memperingati Hut IKB yayasan (Ikatan Kemala Bhayangkari) yang ke-43 kami bersama-sama melakukan kunjungan ke posko atau penampungan warga yang terdampak banjir pada awal Februari 2023. Kami menyediakan dapur umum Bhayangkari dan juga paket sembako, serta bantuan tempat tidur bantal dan selimut semoga bisa membantu dan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang di parepare,” ujar Lioni.

Selain itu kata dr Lioni, untuk sementara ini pihaknya fokus pada pelayanan dapur umum dan kesehatan warga. Nanti secara berkesinambungan akan diakomodir keperluan lain apa yang dibutuhkan masyarakat dan secara kontinyu nanti akan disalurkan oleh Ketua Cabang Bhayangkari Parepare.

116 Pantarlih se-Kecamatan Bacukiki Barat Resmi Dilantik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bacukiki Barat menggelar Pelantikan, Apel Siaga, dan Bimbingan Teknis di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare, Jl. Jend. Sudirman No. 80, Kel. Sumpang Minangae, Kec. Bacukiki Barat, Kota Parepare, Ahad (12/02/23).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan, Komisioner KPU Kota Parepare, Mursalim Muslim, Bawaslu Kota Parepare, PPK Kecamatan Bacukiki Barat, Panwas Kelurahan, PPS se-Kecamatan Bacukiki Barat, serta Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) se-Kecamatan Bacukiki Barat.

Ketua PPK Kecamatan Bacukiki Barat Ahmad Hale saat ditemui menyampaikan sebanyak 116 Pantarlih se-Kecamatan Bacukiki Barat mengikuti kegiatan ini.

“Hari ini PPK bersama PPS se-kecamatan Bacukiki barat untuk mengadakan pelantikan dan apel siaga serta nanti dilanjutkan dengan bimbingan teknis. Pelantikan pantarli pada pagi hari ini sejumlah 116 pantarli yang tersebar di kecamatan Bacukiki barat. Terdiri dari 6 kelurahan. kelurahan lumpue Sumpang minangae, bumi harapan, cappa Galung, Tiro sompe dan kampung baru. Pantarli yang dilantik pada hari ini insya Allah langsung bertugas mencoklit, mencocokan data dari pemilih, nantinya akan dilaksanakan pada hari ini setelah mendapatkan bimbingan teknis dari PPS masing masing kelurahan. Tugasnya adalah untuk mencocokkan data pemilih serta kalau ada warga masyarakat yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih salah satunya misalnya baru 17 tahun dan belum terdaftar itu akan dimasukkan dalam daftar potensial pemilih yang nantinya akan dimasukkan di dalam daftar pemilih nantinya,” jelas Ahmad Hale.

Kampung Baru sebanyak 14 Pantarlih, Cappa Galung 18 Pantarlih, Lumpue 25 Pantarlih, Tirosompe 18 Pantarlih, Sumpang Minangae 14 Pantarlih, dan Bumi Harapan sebanyak 27 Pantarlih. Perlu diketahui, kegiatan Pelantikan, Apel Siaga, dan Bimbingan Teknis dilakukan secara serentak seluruh Indonesia.

Penagihan Retribusi Sampah Gunakan penagihan Mandiri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Retribusi Sampah tidak lagi diikutkan pada struk listrik pada saat pembayaran tagihan listrik tapi di tagih sendiri. Hal tersebut di ungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Parepare melalui Kepala UPTD PAL Dinas Lingkungan Hidup Abdul Salam saat menjawab pertanyaan pendengar Obras dari lumpur Senin (13/02/23).

“Sekedar verifikasi bahwa, retribusi kebersihan itu memang ada. Dari dulu sampai sekarang ada. Cuma metode penagihannya berbeda, jadi dulunya karcis melengket di struk pembayaran listrik, Contoh di loket atau di loket pembayaran dimana saja itu menempel karcis di struk pembayaran listrik, sekarang sudah tidak lagi, karna orang bebas bayar listrik di mana saja bisa diaplikasi atau bank. Jadi menyulitkan dinas lingkungan hidup untuk menagih retribusi sampahnya masyarakat kota Parepare.” Kata Salam.

Lanjut Salam, sekarang ada prosedur door to door menagih dari rumah ke rumah langsung ke masyarakat. Hanya petugasnya tergantung, apakah pemkot memperdayakan ketua RT RW setempat atau menugaskan petugas dari kantor Dinas Lingkungan Hidup.

“Sekarang kita ada prosedur door to door. Menagih dari rumah ke rumah langsung ke masyarakat hanya petugas nya tergantung, apakah kota berdayakan ketua RT RW setempat. Kita tugaskan tapi kalau beliau tidak mampu, maka kepala DLH menunjuk petugas di kantor biasanya pegawai atau sopir, kernet yang bertugas mengambil sampah itu lebih mudah sambil mengambil sampah sambil menagih. Mereka itu dibekali surat tugas dan karcis ada model karcisnya untuk perumahan 7.000 perbulan.” Terang Salam

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare