25.6 C
Pare-Pare
Rabu, November 4, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 591

Komisi III DPRD Gelar RDP Terkait Perizinan dan Reklame

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi III DPRD Parepare menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah SKPD Pemkot Parepare, di Ruang Komisi III Senin (06/03/23). Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Parepare, Ibrahim Suanda, dihadiri Anggota Komisi III lainnya yakni Nasarong dan Kamaluddin Kadir. Hadir, perwakilan dari Dinas PMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH, dan Badan Keuangan Daerah (BKD). Tidak hadir, dari pihak Dinas PUPR dan Dinas Perkimtan.

Ibrahim mengatakan, RDP ini membahas terkait perizinan, sekaligus mengklarifikasi terkait perizinan yang terbit khusus perumahan dan reklame. “Dalam proses terbitnya perizinan itu, yang kami soroti yakni daerah-daerah yang berada pada bantaran sungai. Artinya, sejauh mana sebetulanya ruang yang diberi batasan untuk pembangunan di bantaran sungai. Nah, berdasarkan penjelasan dari DLH, 10 meter jika tidak bertanggul, dan 5 meter bertanggul” katanya.

Ibrahim menjelaskan, fakta yang terjadi di lapangan khususnya pembagunan di Perumahan Savaraz II, sudah tidak lagi berjarak, dan justru berhadapan dengan sungai. “Inilah nanti kita mencoba ke depannya, untuk mempertanyakan statusnya sehingga perizinannya bisa terbit. Apalagi, kita belum melihat izinnya tersebut,” ungkap Legislator PAN ini.

Sementara, Anggota Komisi III DPRD Parepare, Kamaluddin Kadir menerangkan, untuk dapat memaksimalkan pendapatan, pihaknya mendorong BKD agar membentuk tim disetiap kelurahan, untuk penertiban dan pengawasan reklame yang ada. “Karena di situ potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa bertambah. Hanya saja, karena tidak adanya tim, dan tidak tertibnya kita dalam pelaksanaan tugas, sehingga penempatan iklan saat ini saya anggap tidak teratur,” tandasnya.

Isra Mikraj PD DDI Parepare, Ratusan Warga DDI Padati Islamic Center

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Daerah Darud Da’wah Wal-Irsyad (PD DDI) Kota Parepare menyelenggarakan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1444 H di Gedung Islamic Center Kota Parepare, Ahad malam (05/03/23). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Cabang, Badan Otonom dan pelantikan Kepala Madrasah lingkup DDI Kota Parepare.

Ratusan warga DDI memenuhi Gedung Islamic Center, yang dihadiri juga sejumlah stekholder terkait, pemerintah kota, forkopimda, serta Majelis Penasehat, Majelis Pembina dan Pengurus Daerah DDI Kota Parepare. Ketua PD DDI Kota Parepare HM. Amin Iskandar dalam sambutannya mengungkapkan pelaksanaan kegiatan ini tidak lepas dari kerja keras dari semua pihak yang terlibat.

“Pelaksanaan kegiatan kita hari ini tidak terlepas dari kerja keras dari panitia pelaksana. Yang Sesungguhnya mempersiapkan kegiatan ini hanya sekitar 10 hari, meskipun perbincangan nya lama. Makanya, saya sangat berbangga dengan berterima kasih kepada semuanya para panitia terutama kepada para warga DDI kota Parepare yang telah memberikan bantuan sumbangan, maupun partisipasi dalam bentuk apapun. Sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Saya selaku ketua umum PD DDI tentu tidak dapat melaksanakan tugas apapun terkait dengan perjalanan pengurus DDI kota Parepare, tanpa bantuan dari bapak ibu. Karena bapak ibu lah semua DDI kota Parepare dapat berjalan dan berkembang berperanserta membangun kota Parepare yang lebih bermartabat,” ucap HM. Amin Iskandar yang juga Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Parepare.

Sementara itu, sambutan Walikota Parepare yang dibacakan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Parepare, Muhammad Islah mengungkapkan pemerintah daerah menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan ini dengan harapan kepada seluruh jajaran pengurus DDI kota Parepare untuk bergerak secara masif bersama-sama dengan pemerintah daerah kota Parepare untuk menjadikan kota Parepare terdepan dalam pembangunan peningkatan kualitas keummatan.

Kejari Kota Parepare Ajak Pemkot Parepare Bersinergi Laksanakan Penerangan Hukum

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare, mengajak Pemerintah Kota Parepare bersinergi melaksanakan penerangan hukum, Selasa (07/03/23) di gedung Auditorium BJ. Habibie Parepare. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), melalui Kasi Intel Sugiharto menyampaikan, kegiatan penerangan hukum itu mengangkat tema, pemberantasan mafia pupuk, pangan, dan pengentasan kemiskinan ekstrem, serta aksi afirmasi pembelian dan pemanfaatan produk dalam negeri sebagai bentuk pencegahan tindak pidana korupsi.

“Kami kejaksaan negeri Parepare mengadakan kegiatan penerangan hukum dengan judul pencegahan mafia pupuk, mafia pangan, dan pengentasan kemiskinan ekstrem, dan aksi penggunaan pembelian produk dalam negeri sebagai bentuk pengendalian inflasi, dan pencegahan tindak pidana korupsi. Yang mana kegiatan penerangan hukum ini langsung diperintahkan bapak presiden RI kepada bapak jaksa agung.” Ungkap Sugiharto

Lanjut Sugiharto, Dari perintah presiden tersebut, kemudian Kejaksaan Agung memerintahkan kepada Kejaksaan Negri melalui kejaksaan tinggi Sulsel untuk mengendalikan mafia mafia yang ada di daerah seperti mafia pupuk, mafia pangan, sebagai mana fungsinya sebagai satu bentuk pengendalian inflasi serta pemberantasan mafia pupuk dan mafia pangan juga.

“Kami di amanahkan untuk melakukan pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah yang dan aksi penggunaan barang dalam negeri sebagai bentuk pengendalian inflasi sinergitas kami dengan pemerintah kota Parepare, kami mengundang teman-teman SKPD terkait BUMN BUMD, camat, dan lurah untuk memberikan pemahaman bahwa satu bentuk pengendalian inflasi itu dengan melakukan pemberantasan mafia pangan, mafia pupuk dan pengentasan kemiskinan ekstrem dan juga penggunaan aksi afirmasi dan penggunaan pembelian produk dalam negeri.” Jelas Sugiharto.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako kota Parepare, Suriani yang mewakili Wali Kota Taufan Pawe buka kegiatan penerangan hukum itu menyampaikan apresiasi.

DPRD Parepare Kunker ke Depo Pertamina Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi III DPRD Kota Parepare melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) atau Depo Pertamina Parepare di Jl. H.M Arsyad No. 10, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (07/03/23). Kunker Komisi III DPRD Parepare ke Depo Pertamina Parepare ini diterima oleh Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Region Sulawesi Taufik Kurniawan beserta jajarannya.

Ketua Komisi III DPRD kota Parepare Ibrahim Suanda Usai mengunjungi Depot Pertamina Soreang mengatakan proses safety yang ada di depot Pertamina Parepare ini sudah memenuhi standar, hanya memang mungkin ke depan dalam proses jangka panjang memang ada proses perbaikan dan poli kontrol

“Kami hadir di tempat ini, dalam rangka untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Mudah-mudahan hal seperti itu tidak terjadi di depot Pertamina Parepare. Dan berdasarkan penjelasan kepada kami Alhamdulillah proses septy yang ada di depot Pertamina Parepare ini kelihatannya sudah memenuhi standar.” Kata Ibrahim.

Lanjut Anggota DPRD dari PAN ini, hanya memang ke depan dalam proses jangka panjang memang ada proses perbaikan dan poli kontrol yang ada di tempat ini setiap tahun dan dilakukan proses pemeriksaan.

“Memang kami ada sampaikan tadi bahwa yang perlu diperhatikan di sini adalah wilayah yang ada di sebelah kanan depot, bisa diperhatikan. Kami berharap masyarakat yang ada di sekitar diberikan asuransi apakah itu asuransi kelompok atau masyarakat. Dan yang sebelah kirinya lagi ini ada sekolah SD perlu diperhatikan, karena ini sudah kurang lebih 30 meter dari tangki yang ada. Di yang ada ke depan dipikirkan pemerintah daerah bagaimana untuk merelokasi sekolah itu.” Jelas Ibrahim

Hadir dalam kunker Wakil Ketua Komisi III DPRD Parepare, Satriya, dan anggota komisi III DPRD Parepare, Kamaluddin Kadir, Suyuti, Nasarong dan anggota lainnya.

Ruang Publik Masjid Terapung Pilihan Utama Nikmati Akhir Pekan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Nikmati akhir pekan di ruang publik ramah anak tepatnya di pelataran Masjid Terapung BJ.Habibie yang menjadi kawasan kuliner religi kini menjadi pilihan keluarga di kota parepare. Ikon baru yang dibangun dengan anggaran Rp 7,5 miliar itu sudah bisa dimanfaatkan sebagai area bermain dengan fasilitas lengkap yang sesuai standar Ruang Publik Terpadu Ramah Anak.

Hal itu disampaikan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, melalui akun media sosial pribadinya, beberapa hari lalu. “Ini sebagai bentuk pemenuhan hak-hak anak dan menjadi komitmen Kota Parepare sebagai Kota Layak Anak,” tulis Taufan Pawe.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini juga mengimbau kepada masyarakat yang berkunjung di kawasan kuliner religi agar menjaga estetika pembangunan dan kebersihan area tersebut. “Oh iya, kalau berkunjung ki, jangan lupa jaga kebersihan dan buang sampah di tempat yang telah disiapkan,” pesan Wali Kota Parepare dua periode ini.

Selain area bermain anak, lanjut Taufan Pawe, kawasan itu juga dilengkapi dengan jajanan kuliner sebagai upaya menggenjot pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Parepare. “Ada 8 unit kontainer yang disiapkan, ditambah pelaku-pelaku usaha lainnya yang menjajakan kuliner. Tidak hanya itu, kita juga siapkan ruang olahraga, dan jogging, semua terintegrasi disini, dan merupakan ikon Parepare yang mengedepankan kualitas dan estetika,” jelas Taufan Pawe.

Masyarakat bersama Mahasiswa Keluhkan Jalan Andi Sapada

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Masyarakat bersama Mahasiswa mulai keluhkan Jalan Andi Sapada. Hal tersebut dikarenakan kondisi Jalan Andi Sapada yang sudah rusak berat bahkan hampir menyebabkan terjadinya Kecelakaan Lalu Lintas.

Menurut salah seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan identitasnya bahwa ketika melewati jalan andi sapada harus berkonsentrasi ekstra karena lubang dan kondisi jalan yang menurun dapat menyebabkan kecelakaan jika tidak berhati-hati. “Saya sering lewat jalan ini karena merupakan jalan alternatif tapi harus juga berhati – hati karena kondisi jalan yang rusak parah,” paparnya.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare melalui Kabid Bina Marga, Widin Wijaya mengatakan bahwa jalan andi sapada merupakan salah satu jalan yang diberikan perhatian khusus oleh Pemerintah Kota Parepare. “Sekarang kami diarahkan oleh Wali Kota Parepare untuk berkonsentrasi di rehabilitasi jalan andi sapada,” ujar Widin Wijaya.

Widin mengatakan, pengerjaan jalannya telah memasuki tahap lelang. Diperkirakan akan dikerjakan akhir agustus atau awal september.“Saat ini sudah tahap lelang. Kemungkinan akhir Agustus atau awal September itu sudah bisa dikerja,” jelasnya.

 

Pemkot Parepare Benahi Sejumlah Jalan Berlubang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), merespons cepat keluhan warga terkait sejumlah jalan berlubang di Parepare. Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, Dinas PUPR telah melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan di bawah wewenang dan tanggung jawab Pemkot Parepare.

Taufan menjelaskan, beberapa jalan yang diperbaiki tersebut yaitu Jalan Abu Bakar Lambogo, Jalan Lahalede dan Jalan Guru M. Amin wilayah Samparaja.
“Pengerjaan perbaikan jalan yang rusak akan terus dilakukan secara bertahap,” ungkap Wali Kota dua periode ini, Selasa (07/03/23).

Taufan menambahakan, tambalan ini bersifat sementara karena bisa langsung dikerjakan secara cepat. “Insyaa Allah setelah ini akan dilanjutkan dengan rehabilitasi secara penuh,” tutup Ketua DPD Partai Golkar Sulsel ini.

Insiden Plumpang, Dewan Prihatin Kondisi Depo Pertamina Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM– Insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang menuai keprihatinan sejumlah pihak. Termasuk, pimpinan dan anggota DPRD di Kota Parepare. Pasalnya, letak dan keberadaan Depo Pertamina Plumpang ada kemiripan dengan keberadaan Depo Pertamina di Soreang, Parepare. Posisinya bersebelahan dengan permukiman warga.

Hal inilah yang dikhawatirkan Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir dengan peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan harta benda. Kaharuddin Kadir pun berharap akan mendapatkan penjelasan secara detail dari Depo Pertamina Parepare, terutama SOP serta kondisi perpipaan yang dilalui bahan bakar minyak dari pelabuhan masuk ke lokasi penampungan.

“Karena keberadaan Depo Plumpang mirip Parepare, yakni bersebelahan permukiman warga, maka saya selaku ketua DPRD agar mendapat penjelasan dari pihak Pertamina, terkait SOP dan kondisi perpipaan di sana,”
harapnya.

Menurutnya, penjelasan pihak Depo Pertamina Parepare sangat penting. Ini soal safety untuk mengedukasi warga sekitar sebagai bentuk antisipasi. “Dan kita berharap insiden itu, tidak terjadi di Parepare. Namun, tentunya penjelasan pihak Depo Pertamina, terutama soal SOP sebagai bentuk safety baik pihak Depo sendiri, terlebih kepada masyarakat untuk antisipasi dan berjaga-jaga,” jelas legislator Golkar ini.

Tak hanya soal SOP, dia juga berharap pihak Depo Pertamina Parepare untuk memberikan penjelasakan terkait perlindungan dan advokasi. Terutama dalam hal upaya membentengi keselamatan warga sekitar Depo Pertamina Parepare. “Soal perlindungan dan advokasi, mudah-mudahan pihak Depo Pertamina bisa memberikan penjelasan. Mereka siap benteng penyelamatan bagi masyarakat sekitar yang berkaitan dengan keamanan yang perlu kita dengar dari mereka,” ujarnya.

Dia pun mengungkapkan, DPRD rencananya akan mengundang pihak Depo Pertamina untuk rapat dengar pendapat terkait hal ini, sebagai bentuk perlindungan ke masyarakat yang berada di sekitar Depo Pertamina.

“Selaku Ketua DPRD akan meminta melalui komisi terkait untuk mengundang pihak Depo Pertamina untuk memberikan penjelasan terkait hal itu dalam rapat dengar pendapat atau kita turun langsung ke Depo Pertamina mengecek langsung kondisi perpipaan dan
SOP-nya,” jelasnya.

Pemkot Berharap DDI Terdepan Dalam Dalam Pembangunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Daerah Darul Dakwah Wal Irsyad (PD DDI) Kota Parepare menggelar Peringatan Isra Mi’raj Dan Pelantikan Pengurus Cabang, Badan Otonom dan pelantikan Kepala Madrasah lingkup DDI Kota Parepare pada Ahad malam (05/03/23).

Mewakili Wali kota parepare, dalam sambutannya kepala bagian kesejahteraan rakyat (Kabag Kesra) kota Parepare Muh Islah mengatakan harapan kiranya segera pengurus yang telah dilantik dapat memegang amanah yang telah dititipkan ini sebagai wadah dalam mendulang pahala

“Lingkup pengurus daerah DDI kota Parepare, untuk itu kami menitipkan harapan, kiranya, segenap pengurus yang telah dilantik dapat memegang teguh amanah yang telah dititipkan menjadikan organisasi ini sebagai wadah dalam mendulang pahala atas potensi-potensi yang diberikan oleh Allah SWT sesuai dengan cita-cita dan visi misi DDI yang menjadi peninggalan sosok kharismatik Anre guruta almarhum KH. Abdu Rahman Ambo Dalle dan dengan jasanya telah memberikan warna tersendiri bagi pengembangan dunia pendidikan di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan.” Kata Islah.

Sambung Islah, dengan peringatan isra Miraj ini pemerintah kota parepare menaruh harapan kepada pengurus dan anggota DDI kota Parepare untuk bergerak secara masif bersama pemerintah kota Parepare berkolaborasi dan berorkestrasi untuk menjadikan kota Parepare terkhusus kaum muslimin muslimat menjadi terdepan dalam pembangunan.

“Peningkatan kualitas keummatan baik itu dalam beribadah maupun berumat sebagai pengurus dan simpatisan mari menjadikan organisasi ini tidak hanya mengharumkan kota Parepare tapi seluruh pelosok negeri bahkan hingga ke ujung dunia.” Terang Islah.

Jualan di Pinggir Jalan, Pemkot Parepare Tertibkan PKL di Wekke’e dengan Cara Humanis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Petugas gabungan Pemerintah Kota Parepare menertibkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di pinggir jalan Garuda menuju pasar Wekke’e, Senin (06/03/23). Penataan PKL tersebut dilakukan lantaran para pedagang tak ingin menempati lapak/los yang telah disediakan di dalam Pasar Wekke’e. Penertiban itu pun dilakukan dengan cara humanis, dengan memberi pencerahan kepada PKL agar ingin menempati lods yang sudah disiapkan di dalam pasar Wekke’e.

Menurut Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Parepare, Hj  Suriani didampingi Plt Kasatpol PP Ulfa Lanto, penataan pedagang dilakukan agar penjual yang berada di pinggir jalan tidak semrawut

“Hari ini kita akan menata pasar wekke’e. Pedagang yang kita sudah data itu sudah ada namanya di dalam kita akan masukkan ke dalam pasar. Supaya penjual yang ada di jalan itu tidak semrawut. Semua dari kecamatan, Forpopincam, dinas perdagangan di backup oleh satpol PP. Semua pedagang yang di pinggir jalan itu semua kita data, dan tempatnya sudah disiapkan di dalam. Cuma mereka tidak mau masuk ke dalam mereka lebih senang menjual diluar padahal di situ bikin jorok, penataan kota kita data mereka sesuai dengan namanya di dalam kita akan masukkan segera ke dalam pasar” kata Hj. Suriani.

Tambah Hj. Suriani, sosialisasi sudah lakukan selama 1 bulan dan pemerintah sudah menyampaikan, pertama dari lurah, camat, dinas perdagangan, selanjutnya kemarin saat pol PP untuk menyampaikan, memberikan edukasi dan mensosialisasikan untuk segera masuk dan mereka sudah menyampaikan surat pernyataan dan menandatangani pernyataan akan masuk ke pasar

“Tapi kenyataan saya lihat tadi di dalam makanya kita minta untuk segera masuk. Sebenarnya itu batasnya dari minggu, kemarin dia hanya masuk sebentar keluar lagi. Jadi minggu kemarin sudah menyatakan bahwa besok dia akan masuk, tetapi kenyataan sampai hari ini masih di luar. kita imabau Pemerintah sudah menyiapkan tempat pasar dan dia harus masuk ke dalam tanpa pembayaran, mereka tidak bayar mereka cuma masuk ke dalam pasar untuk menjual. Alasan penjual bahwa tidak ada pembeli itu tidak mungkin, pasti pembeli akan masuk kalau penjual ada di dalam. Tindakan yang akan kita laksanakan sesuai dengan pernyataan yang ditandatangani pernyataan bahwa siap untuk membongkar lapak-lapak yang dibangun di pinggir jalan dan dia bangun sendiri. Dan kalau dia minta bantuan dari kami untuk membongkar kami siap membantu.” Ungkap Suriani.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare