25.6 C
Pare-Pare
Rabu, November 4, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 592

Pemkot Parepare Jaga Ketersedian Kebutuhan Bahan Pokok Jelang Ramadan 1444 Hijriah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Perdagangan menyiapkan beberapa langkah untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci ramadhan 1444 hijriah.

Kepala Dinas Perdagangan Prasetyo Catur menjelaskan, beberapa langkah yang disiapkan menghadapi bulan suci ramadhan, yaitu berkoordinasi dengan beberapa distributor untuk menyiapkan stok bahan pokok khususnya beras dan minyak goreng.

“Terkait menghadapi bulan suci Ramadan khususnya umat muslim di kota Parepare, kami telah berkoordinasi dengan beberapa distributor terutama beras dan minyak goreng. Beras sendiri kami akan melakukan operasi pasar maupun pasar murah di beberapa kecamatan di kota Parepare. Dan ini pula telah kita lakukan di acara Car Free Day setiap hari Minggu dan kita akan melebar di setiap kecamatan di kota Parepare.” Kata Prasetyo.

Lanjut Prasetyo, terkait dengan minyak goreng juga Dinas Perdagangan juga minta kepada para distributor untuk menyiapkan minyak goreng di setiap kiriman yang datang. Jadi mereka pada sepakat semua untuk menyiapkan minyak goreng khususnya dalam menghadapi bulan suci Ramadan dengan harga distributor.

“Ini juga nanti akan kita lebarkan, melalui pasar-pasar murah di setiap Kelurahan dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan. Pemkot telah berupaya untuk melink seluruh distributor termasuk Bulog untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan ketersediaan barang maupun keterjangkauan harga bagi masyarakat. Kami kemarin telah bertemu dengan kepala Bulog untuk menyiapkan 20.000 liter selama bulan suci Ramadan dan disanggupi oleh bulog sendiri dan minyak premium juga kami sampaikan kepada distributor untuk menyiapkan Insya Allah kekurangan, dan keterbatasan minyak goreng dan beras di kota Parepare akan teratasi.” Jelas Prasetyo.

Geliatkan Ekonomi, Pemkot Parepare Respons Positif Program Double Untung Bank Sulselbar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mendukung penuh program Pengundian Double Untung Bank Sulselbar. Karena program ini dinilai menggeliatkan perekonomian Parepare dan sekitarnya. Dukungan ini diungkap dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota H Pangerang Rahim saat menghadiri Pengundian Double Untung Bank Sulselbar periode April-Desember 2022 di Taman Mattirotasi, Parepare, Sabtu (04/03/23).

Dalam sambutan itu, Pangerang Rahim mengapresiasi kegiatan ini, karena merupakan bentuk sebuah reward kepada masyarakat yang telah setia menjadi nasabah Bank Sulselbar. Kegiatan ini, kata dia, sebagai bentuk inovasi luar biasa dari Bank Sulselbar yang mendapat perhatian luar biasa dari masyarakat. “Salah satu sektor jasa yang mendukung perekonomian di Kota Parepare adalah lembaga perbankan,” ujar Pangerang.

Pangerang mengungkapkan bahwa salah satu perusahaan perbankan yang selama ini berkontribusi positif terhadap sektor ekonomi dan pembangunan di Parepare adalah Bank Sulselbar. “Ini membuktikan bahwa Bank Sulselbar mengambil peran dalam pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi di Kota Parepare,” ungkap Pangerang.

Mantan Sekretaris Partai Golkar Sulsel ini menekankan, bahwa pemerintah serta pihak perbankan harus mensupport kegiatan-kegiatan masyarakat, seperti dengan mengembangkan UMKM, penyaluran bantuan perkreditan modal usaha, program Kredit Usaha Rakyat, dan lainnya yang sifatnya dapat membangkitkan roda perkonomian.

Karena itu, Pangerang berharap Bank Sulselbar dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Parepare dalam mengoptimalkan program-program kerja yang telah dicanangkan khususnya dalam pengembangan ekonomi masyarakat sebagai upaya dalam pemulihan ekonomi berkelanjutan. “Selamat dan sukses kepada Bank Sulselbar atas digelarnya acara ini, semoga lebih dekat di hati masyarakat Kota Parepare,” harap Pangerang.

Turut hadir dalam kegiatan unsur Forkopimda di antaranya Ketua DPRD Parepare, H Kaharuddin Kadir. Kemudian jajaran Pemkot Parepare, di antaranya Sekda H Iwan Asaad, Asisten, dan para Kepala SKPD.

Pemerintah Kota Parepare telah menyiapkan ruang publik ramah anak di kawasan Masjid Terapung BJ. Habibie,

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare telah menyiapkan ruang publik ramah anak di kawasan Masjid Terapung BJ. Habibie, Jalan Mattirotasi, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, fasilitas di kawasan kuliner religi tersebut kini telah dimanfaatkan sebagai area bermain untuk anak, dengan fasilitas lengkap yang sesuai standar Ruang Publik Terpadu Ramah Anak.

“Hal ini sebagai bentuk pemenuhan hak-hak anak dan menjadi komitmen Kota Parepare sebagai Kota Layak Anak. Oh iya, kalau berkunjung ki, jangan lupa jaga kebersihan dan buang sampah di tempat yang telah disiapkan,” ungkapnya.

Sementara, salah seorang warga Parepare, Sinta mengungkapkan, kehadiran fasilitas tersebut menunjukkan bukti bahwa pemerintah senantiasa memperhatikan dan peduli terhadap kebutuhan anak.

“Kami sangat menikmati fasilitas ini, karena aman, nyaman, bersih dan betul-betul menyenangkan bagi anak maupun orang tua. Terima kasih Pak Wali bersama jajaran,” tandasnya.

BKKBN Provinsi Gelar Sosialisasi Orientasi Perdayakan Keluarga

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kota Parepare menggelar Sosialisasi orientasi Perdayakan keluarga kota Parepare di labukkan beberapa hari lalu.

Ketua Pokja BKL pemberdayaan ekonomi keluarga BKKBN sulsel Ariani Amsir S.Kom mengatakan kelompok pemberdayaan ekonomi keluarga atau kelompok UPPKA yang dijadikan prioritas proyek nasional atau KPN

“Pemberdayaan ekonomi keluarga di kabupaten kota itu kita minta satu kelompok pemberdayaan ekonomi keluarga atau kelompok UPPKA yang dijadikan prioritas proyek nasional atau KPN. Kenapa karena kita maunya ada kelompok begini didampingi mulai dari pengembangan usahanya.” Kata Ariani.

Lanjut Ariani, Rata-rata waktu pengembangan usaha kelompok selalu terkendala modal bagaimana memberikan mereka solusi memberikan masukan-masukan supaya mereka itu bisa berkembang.

“Meskipun dengan modal kecil karena UPPKA ini (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Apsektor) sebenarnya tujuannya itu untuk memberdayakan keluarga jadi nilai jualnya mungkin tidak langsung besar mulai dari modal kecil modalnya mungkin dari keluarga yang kumpul-kumpul dari anggotanya yang ada di situ dari dalam kelompok, terus nanti kalau besarnya mereka ada pendampingan usaha, mereka dapat pendampingan keterampilan kemudian meningkatkan usahanya supaya bisa luas lagi pemasarannya.” Jelas Atiani

Bahas Persoalan Pasar, LSM Fokus Siap Gelar Dialog Tematik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunitas Obras (Fokus) bekerjasama dengan radio mesra kota parepare menjadwalkan menggelar Diskusi Tematik terkait pasar Lakessi kota Parepare Pada Selasa (07/03/23).

Sekertaris LSM Fokus Di hubungi tim liputan jelajah kota radio mesra Ahad (05/03/23) mengatakann Fokus mencermati pasar Lakessi itu selalu diliputi dengan ragam masalah yang tidak pernah selesai, ke semrautan, keamanan bahkan sudah sudah mengarah ke premanisme.

“Jelas Sebagai LSM (lembaga swadaya masyarakat), fokus mencermati pasar kita ini, khususnya pasar Lakessi itu selalu diliputi dengan ragam masalah yang tidak pernah selesai, Ke sembrautan, keamanan, macam-macam bahkan sudah kami perhatikan sudah mengarah ke premanisme. Oleh nya itu kita berfikir bagaimana membantu pemerintah dalam menciptakan sebuah tatanan yang membuat semuanya bisa nyaman.” Kata Muttasim.

Lanjut Acing, sapaan Akrab Muttasim, Kesemrawutan pasar bisa diselesaikan tentu dengan pelibatan semua pihak baik pemerintah sendiri, juga pihak-pihak yang kepentingannya bersentuhan langsung dengan pasar terutama pedagang tatanan masuk ini adalah menjadi acuan yang diberi amanah untuk mengelola dan tatanan itu diketahui oleh semua orang melalui Forum Diskusi.

“Melalui Forum diskusi ini, yang diharapkan menjadi cikal bakal untuk mewujudkan itu. Perlu diingat pasar itu merupakan indikator maju tidaknya perekonomian sebuah daerah. juga merupakan cermin dari karakter perilaku budaya masyarakat sendiri. Kalau disitu nampak barbarian jangan sampai orang mengira bahwa masyarakat Parepare adalah masyarakat barbar, ini yang kita tidak inginkan berharap bahwa dialog besok ini bisa memberikan sebuah gambaran tatanan yang membuat kita semuanya nyaman.” Jelas Acing.

Dialog Tematik tersebut di rencanakan di gelar di cafe warna warni Jl. Jend. Sudirman pukul 13.00 juga dapat di simak langsung lewat Media Sosial FB lewat akun mesradio Parepare dan masyarakat bisa ikut berkomentar lewat kolom komentar live tersebut.

Jelang Ramadhan, Wali kota Parepare Laksanakan Umrah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, bersama istri, Erna Rasyid Taufan, melaksanakan ibadah umrah, Ahad (05/03/23). Sebelum berangkat menuju Mekah, Taufan Pawe menyampaikan permohonan doa kepada masyarakat Parepare agar kiranya diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah serta selamat kembali ke tanah air.

“Alhamdulillah saya berkesempatan dan diberi nikmat oleh Allah subhanahu wa ta’ala, untuk melaksanakan umroh, olehnya itu saya mohon maaf kepada semua pihak jika ada hal-hal yang kurang berkenan, terkait langkah perilaku dan ucapan saya. Saya dengan istri akan menunaikan ibadah umroh. Dan tentunya semua aktivitas-aktivitas saya dilaksanakan sesuai dengan prosedur, di parepare dikendalikan oleh wakil walikota, di kepartaian dikendalikan oleh sekretaris dan wakil-wakil ketua yang ada, Terima kasih mohon doanya, mudah-mudahan kita semua dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala.” Kata Taufan.

Perjalanan ibadah umrah Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, beserta istri, Erna Rasyid Taufan, diantar langsung oleh keluarga dan kerabat terdekat.

Mendagri Umumkan Kota Parepare Sebagai Daerah Terinovatif se-Sulsel

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) mengumumkan hasil skor indeks inovasi untuk kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan 2022. Hasilnya, Kota Parepare berada pada tingkat pertama dengan skor indeks inovasi daerah sebesar 58,89. Mengalahkan 23 kabupaten/kota di Susel.

Berdasarkan kategori, daerah disebut inovatif jika skornya mencapai 35,00 sampai 60,00. Sementara Kategori Kurang Inovatif skornya 0,01 sampai 34,99. Untuk Kategori Sangat Inovatif skornya 60,01 sampai 100,00. Berdasarkan hasil skor, ada tiga daerah yang masuk kurang inovatif. Diantaranya Maros, Enrekang, dan Gowa.

Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan (Puslatbang) dan Kajian Manajemen Pemerintahan (KMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Andi Taufik memberikan apresiasi kepada ASN Pemkot Parepare. “Selamat dan sukses untuk Pemkot Kota Parepare yang sudah meraih peringkat pertama sebagai daerah terinovatif dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel berdasarkan penilaiaan skor indeks inovasi dari Kemendagri,” kata Andi Taufik saat pembukaan penilaian lomba inovasi tingkat kota Parepare di kantor Puslatbang KMP LAN RI, Kota Makassar, Jumat,(03/03/23).

Taufik menilai, inovasi pada pemerintahan daerah sangat ditentukan seorang pemimpin wilayah tersebut. Berdasarkan penilitian pihaknya, inovasi yang lahir dan berkembang pada pemerintah daerah karena kesadaran dan peran kepala daerah itu sendiri. “Inovasi itu harus ditegakkan dari atas bukan dari bawah. Sehingga tentunya kita mengapresiai bapak Taufan Pawe yang menjadikan inovasi seperti gaya hidup ASN Pemkot Parepare,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, inovasi Pemkot Parepare sangat membanggakan. Tidak hanyak menembus top inovasi tingkat nasional. Tetapi menjadi perwakilan Indonesia pada kancah nasional. Yakni Inovasi Srikandi Oleh Srikandi Pemkot Parepare yang mewakili Indonesia pada ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) Tahun 2021. UNPSA adalah penghargaan inovasi pelayanan publik internasional yang diadakan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). “Kami tidak heran Kota Parepare mendapat peringkat pertama. Karena salah satu inovasinya seperti Berdaya Srikandi Oleh Srikandi menjadi perwakilan Indonesia di ajang internasional. Ini luar biasa sekali,” pujinya.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) mengungkapkan, inovasi bukan hal baru bagi ASN Pemkot Parepare pada era kepemimpinannya. Sejak Tahun 2016, Taufan Pawe telah mencanangkan Tahun Inovasi. Dimana pada tahun tersebut, kinerja ASN harus ditindaklanjuti dengan perubahan yang melahirkan inovasi. “Alhamdulilah kita mendapatkan daerah terinovasi se-Sulsel dari Mendagri. Ini capaian luar biasa. Ini juga bertanda kita semua telah menjadikan inovasi sebagai kebutuhan. Saya berterimakasih dan mengapresiasi kepada kita semua,” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, inovasi pemerintah daerah arahnya untuk mensejahterakan masyarakat. Salah satu contoh Berdaya Srikandi Oleh Srikandi. Membuat perempuan pada wilayah pesisir memiliki keterampilan dalam pengembangan usaha ekonomi produktif. “Jadi kita beri pelatihan dari istri-istri para nelayan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Dengan mengelola sumber daya perikanan yang menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya.

Berikut Rekapitulasi Skor Indeks Inovasi Daerah Provinsi Sulsel:

1. Parepare 58,89
2. Pangke 56,90
3. Takalar 56,53
4. Palopo 56,51
5. Luwu Timur 54,28
6. Makassar 53,09
7. Soppeng 53,02
8. Bulukumba 52,34
9. Bone 49,80
10. Luwu Utara 49,62
11. Bantaeng 48,31
12. Tana Toraja 47,10
13. Pinrang 46,39
14. Barru 46,13
15. Sinjai 42,96
16. Luwu 42,38
17. Wajo 40,79
18. Jeneponto 40,46
19. Toraja Utara 40,10
20. Sidrap 39,52
21. Selayar 39,26
22. Maros 16,00
23. Enrekang 15,10
24. Gowa 12,60

Maksimalkan Zakat Di Bulan Ramadhan, Baznas Silaturahmi Ke KUA

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Baznas Parepare Gagas Program Pengumpulan Zakat di Bulan Suci Ramadan 1444 Hijriah. Hal tersebut di sampaikan Ketua Baznas Kota Parepare Saiful Amir saat berkunjung silaturahmi ke kantor Urusan Agama (KUA) Bacukiki Barat Jumat (03/03/23).

“Hari Jumat tanggal 3 Maret 2023, kami di kantor urusan agama (KUA) kecamatan Bacukiki bersilaturahim, sekaligus untuk berkoordinasi dengan dua tujuan. Pertama untuk membentuk UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di semua masjid-masjid yang ada di lingkup kecamatan Bacukiki. Karena Ramadan sebentar lagi akan masuk jadi dalam rangka untuk itu meningkatkan penghimpunan.” Kata Saifu.

Lanjut Saiful, Peranan masjid itu sangat besar agar penghimpunan para pengurus masjid itu memungut sangat secara zakat secara legal dan sah maka BAZNAS hadir karena pembentukan pengurus zakat di masjid berbeda berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2011 itu harus membentuk zakat tidak boleh setiap orang membentuk zakat sendiri tanpa izin dari baznas.

“Nanti kita akan bentuk untuk mengumpulkan zakat, infaq, sedekah zakat fitrah, dan fidyah dan lain sebagainya di masjid. Itu semua nanti dengan bantuan teman-teman para penyuluh sekaligus satgas zakat untuk membentuk tim. Yang kedua sekaligus untuk membentuk UPZ di setiap kecamatan yang berbasis di KUA. Karena potensi zakat kita ini ada 107 miliar, sangat luar biasa sekali besarnya, maka penting dibuat struktur yang lengkap mulai dari kota, kecamatan sampai di tingkat Kelurahan bahkan di setiap masjid. Untuk mencapai penghimpunan yang besar itu maka harus dibentuk strategi found racing secara nasional membentuk tenaga-tenaga terlatih dan tempat-tempat yang sah untuk penghimpunan zakat. Itu tujuan baznas hadir di KUA kecamatan Bacuki itu kita bisa memberi manfaat bagi masyarakat baik pemberdayaan ekonomi maupun pemberdayaan umat.” Terang Saiful.

DPC Partai Gerindra Parepare Akan Merekrut Milenial Untuk Jadi Staf IT

0

PAREPARE,- RADIOMESRA. COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) kota Parepare akan segera merekrut tenaga IT dan Milenial untuk menjadi staff dikantor DPC Partai Gerindra Parepare.

Informasi tersebut disampaikan sekertaris DPC Partai Gerindra Parepare Andi Arief Rahman saat di hubungi tim liputan jelajah kota Jumat (03/03/23), menurut Andi Arief perekrutan tenaga IT dilakukan untuk kerja kerja partai Gerindra kedepannya.

“Untuk rekrutmen tenaga admin tenaga IT di kantor, ini akan segera kita buka Insya Allah tidak lama lagi. Jadi kami butuh sekitar 10 orang tenaga IT dan tenaga admin biar bersinergi segera terhadap langkah dan kinerja partai yang akan dilaksanakan DPC partai Gerindra kota Parepare. Tidak lama lagi, karena ketua H Suryanto seorang pengusaha, jadi dia paham betul apa yang akan diberikan kepada para milenial anak-anak kita yang jumlahnya demikian banyak.” Kata Andi Arief

Lanjut Andi Arief, Tentu butuh sentuhan dan perhatian khusus ke depan ini terutama mengenai lapangan kerja. Partai Gerindra prihatin banyak sekali anak muda sudah selesai kuliah tidak ada lapangan kerjanya.

“Insya Allah partai Gerindra membantu masyarakat memberikan pelatihan. Pelatihan seperti pelatihan interpreneur, pelatihan profesi dan lain-lain. Apapun itu, ini amanah partai bahwa pergerakan membantu masyarakat, membantu rakyat itu harus optimal kata Prabowo Subianto. Jelas Andi Arief.” (Lap. Alogho)

Pastikan pasokan Bahan Pangan Aman, Dinas Ketahanan Pangan Lakukan Pemeriksaan Rutin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Demi Memastikan keamanan Masyarakat dalam mengkonsumsi Bahan makanan di pasar, Dinas Ketahanan Pangan kota Parepare melakukan sidak ke pasar wekke kota Parepare beberapa waktu lalu.

Kepala dinas ketahanan pangan melalui Kabid peternakannya Bagus Firmansyah mengungkapkan Dinas KP bekerja sama dengan tim keamanan pangan untuk melihat kondisi ketahanan pangan yang berada di pasar wekkee.

“Dinas PKP bekerja sama dengan tim keamanan pangan untuk melihat kondisi ketahanan pangan yang berada di pasar wekkee, terutama fokus kami di ayam broiler dan perikanan. Tes uji formalin, untuk melihat kualitas ayamnya apakah betul ada kandungan formalin atau tidak begitu juga dengan ikan.” Kata Bagus.

Lanjut Bagus, jika menemukan bahan pangan yang terindikasi menggunakan Formalin atau zat pengawet yang membawakan pihaknya segera berkoordinasi dengan dinas perdagangan dan ke pihak perlindungan konsumen untuk melakukan sosialisasi terkait bahayanya.

“Maka kita koordinasi ke dinas terkait perindag untuk di bidang penyuluhan konsumen. Kita menyurat ke sana, kalau memang ada temuan kita konsultasi dengan kadis perindag terus kita ke perlindungan konsumen, apabila ada temuan yang kita dapat di lapangan. kegiatan ini rutin dilakukan. Ada jadwal dari tim ketahanan pangan dan mengundang dinas terkait untuk ikut dalam kegiatan tersebut.” Ungkap Bagus.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare