26.9 C
Pare-Pare
Rabu, November 4, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 585

Balai Bahasa Provinsi sosialisasi lomba penulisan dan penerjemahan Buku Cerita Anak Dwibahasa

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan sosialisasi lomba penulisan dan penerjemahan Buku Cerita Anak Dwibahasa (bahasa daerah dan Indonesia). Sosialisasi itu dilakukan langsung oleh Kepala Balai Bahasa Sulsel, Dr Ganjar Harimansyah di Rujab Wali Kota Parepare, Rabu, (23/03/23)

Kegiatan itu dihadiri sejumlah perwakilan guru bahasa daerah yang tergabung dalam organisasi Ikatan Guru Bahasa Daerah (IGBD), Pengurus Perkumpulan Pendidik Bahasa Daerah Indonesia (PPBDI) Kota Parepare, KKG, MGMP, serta sejumlah Penggiat Literasi dari komunitas Teras Baca dan Rumah Belajar Cinta Damai (RBCD).

Menurut Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulsel, Dr Ganjar Harimansyah, Parepare dipilih lantaran dianggap istimewa mengingat daerah ini telah mendapat pengakuan oleh negara sebagai daerah penerima penghargaan pada bidang pelestarian bahasa daerah

“Kami mendapat apresiasi sebagai fakta lestari bahasa daerah sengaja datang ke Parepare untuk mensosialisasikan program penulisan dan penerjemahan buku cerita anak dibahasa dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia. Kami mengharapkan ini kami sampaikan ke Pak hadis mudah-mudahan para guru guru terutama bisa mengikuti program ini, sehingga nanti bisa banyak buku cerita anak lahir di kota Parepare ini. Nanti buku tidak hanya dibaca di Sulawesi Selatan tapi ini merupakan bagian literasi nasional. Jadi ini bentuk apresiasi kami juga langsung datang mensosialisasikan program ini kota”. Kata Ganjar.

Kegiatan yang dikemas dengan diskusi interaktif ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare yang juga Plt Kepala Dinas Perpustakaan, Arifuddin Idris.

“Kegiatan hari ini adalah sebuah bentuk perhatian dari Balai Bahasa terkait potensi penulis di Parepare. Ini adanya, sehingga beliau datang untuk mensosialisasikan apa yang dilakukan. Itulah harapan saya tadi bahwa sebenarnya ini menjadi tanggung jawab kami. Ini harus tersosialisasikan karena ini merupakan ruang bagaimana punya potensi bakat, kalau tidak ada ruang tercipta mereka tidak mampu mengekspresikan karya-karya. Tentu menjadi evaluasi kami karena ada target-target yang kami harapkan misalkan dari 46 kalau tidak mampu sampai akan menjadi evaluasi bagi kami bagaimana bisa lagi untuk lebih baik ke depan.” Ungkap Arifuddin.

Pemprov Sulsel Siapkan 10.000 Kuota Guru P3K

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Sulawesi Selatan memberikan perhatian besar terhadap para guru. Hal tersebut di sampaikan gubernur provinsi Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat memberikan sambutan pada peringatan hari jadi kota Parepare di lapangan tennis indoor Rujab walikota Parepare Senin (20/03/23).

“Kita perhatikan sama guru-guru provinsi Sulawesi Selatan ini tahun lalu kita punya 3400 sudah dilantik untuk p3k-nya tahun ini kita siapkan saya sudah siapkan kuota untuk guru P3K 10.000 orang semua disiapkan kuota tidak sedikit kenapa tidak banyak wilayah yang menyiapkan anggaran untuk P3K saya siapkan 10.000 itu nilainya 400 miliar budget Saya harus ambil tidak sedikit 400 miliar uang saya harus siapkan anggaran untuk menyiapkan untuk guru-guru jadi saya minta tolong guru-guru honor yang sudah pengabdiannya habis masalah jamnya untuk mengabdi belajar baik-baik.” Kata Andi Sudirman.

Pada kesempatan itu juga gubernur ikut mendampingi walikota Parepare HM Taufan Pawe meresmikan sejumlah proyek di kota Parepare diantaranya pembangunan jembatan kembar di wilayah bacukiki.

Wali Kota Parepare Serahkan Bantuan Korban Banjir dan Tanah Longsor

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare Taufan Pawe menyerah bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Lapangan tenis indoor, Rujab Wali Kota Parepare, Rabu (22/03/23). Sebanyak 1.347 KK korban bencana alam itu yang menerima bantuan. Tersebar di 15 Kelurahan. Total bantuan yang diserahkan Pemkot Parepare sekira Rp4.1 Miliar lebih.

Taufan Pawe mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Pemkot Parepare. Kata dia juga, sejatinya Pemerintah dan rakyat tidak bisa dipisahkan dalam kondisi apapun.

“1347 KK yang terkena dampak bencana alam bencana banjir dan longsor. Ini telah di data dan baru terselesaikan secara validasi termasuk membuka rekening kepada mereka semua. Saya tidak mau penyerahan bantuan bencana alam ini diserahkan secara tunai. Harus secara rekening. Hari ini baru terselesaikan dari sekian hari terlewatkan setelah proses yang panjang termasuk di dalamnya di konsultasikan dengan BPK.  Tadi saya katakan kita bertemu ini tidak boleh dipisahkan antara pemerintah kota Pemkot dan rakyatnya baik dalam suka maupun duka.” Kata Taufan.

Lanjut Taufan, sekarang dalam keadaan duka dirinya hadir sebagai pemerintah simbol negara untuk memberikan perhatian sentuhan dan meringankan beban kerugian yang diderita.

“jadi saya rasa secara proporsional sudah terasa sekali bahwa walaupun separuh dari kerugian yang diderita sesuai validasi tentunya saya ingin sekali bahwa warga saya bernaung di sebuah kota yang ter-branding sebagai kota cinta. Saya mau makna kota cinta itu diimplementasikan dalam bulan suci Ramadan ini sebagaimana kecintaan secara vertikal, kepada manusia dan Tuhannya mari kita sama-sama mendulang pahala di bulan suci Ramadan mudah-mudahan pada akhirnya ibadah ini menjadi modal di akhirat.” Jelas Taufan.

Muhammadiyah dan NU Sepakat Awal Ramadan 2023, Jatuh Pada Hari

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Berdasarkan hasil Rukyatul Hilal yang digelar oleh Kanwil Kementerian Agama Sulsel di Hotel Pantai Wisata Galesong Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu sore, (22/03/23). Penetapan awal Ramadhan 2023/1444 Hijriah berpotensi jatuh pada tanggal yang sama yaitu 23 Maret 2023. Baik itu Pemerintah RI, Nahdlatul Ulama, maupun Muhammadiyah. Demikian yang disampaikan Kakanwil Kemenag Sulsel, H. Khaeroni.

Usai menggelar Rukyatul Hilal yang menggandeng Badan Hisab Rukyat (BHR) Sulsel, Pengadilan Agama, MUI, ormas Islam, perguruan tinggi, BMKG Sulsel, sejumlah pejabat eselon III jajaran Kanwil Kemenag Sulsel, serta awak media.

Menurut H. Khaeroni, sering terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan dan Idul Fitri antara sejumlah ormas besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) serta pemerintah.

Akan tetapi melihat hasil Rukyatul Hilal hari ini dan menyimak hasil di sejumlah lokasi di Indonesia, sepertinya tahun ini berpotensi akan sama awal Ramadannya.

“Pada saat Jelang maghrib 22 Maret 2023 di sejumlah titik pemantauan di Indonesia termasuk di Sulsel, posisi bulan (Hilal) sudah berada pada angka 7 derajat 33 Menit 28 detik dan angka tersebut sudah memenuhi kriteria baru yang pernah ditetapkan secara bersama oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), dengan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat dan sudah memenuhi kriteria Wujudul Hilal. Jadi potensi awal Ramadan tahun ini bisa seragam, bahwa 1 Ramadan 1444 Hijriah / 2023 Masehi jatuh pada 23 Maret 2023,” kata Kakanwil H. Khaeroni.

Meskipun demikian, petugas di lapangan tetap menantikan hasil sidang Isbath yang digelar pemerintah dalam hal ini Kemenag RI yang digelar malam ini. “Semoga hasilnya sesuai harapan kita bersama,” ucap H. Khaeroni.

H. Khaeroni mengungkapkan penyebab utama perbedaan penentuan awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha yang terus berulang karena belum ada kesepakatan terkait kriteria awal Hijriyah.

Ia menjelaskan bahwa pra syarat utama untuk terwujudnya unifikasi kalender Hijriah harus ada otoritas tunggal. Otoritas tunggal akan menentukan kriteria dan batas tanggal yang dapat diikuti bersama. Sedangkan, kondisi saat ini otoritas tunggal mungkin bisa diwujudkan dulu di tingkat nasional atau regional.

Penentuan ini mengacu pada batas wilayah sebagai satu wilayah hukum sesuai batas kedaulatan negara. Kriteria diupayakan untuk disepakati bersama, dan jika terdapat perbedaan jangan menjadi sebuah gesekan.

H. Khaeroni berharap pemerintah dan sejumlah pihak terkait dapat mengupayakan ada satu sistem tunggal. “Sehingga keterbukaan semua pihak bisa membuat satu kalender yang mapan ada otoritas tunggal, kriteria tunggal, dan batas tanggal yang disepakati bersama agar dapat dijadikan rujukan semua pihak dan mempersatukan umat,” ujarnya.

Sebelumnya, dikutip dari situs resmi Muhammadiyah, hilal awal bulan Ramadan jatuh pada Rabu, 22 Maret 2023. Dengan demikian, umat muslim mulai melaksanakan puasa Ramadan pada hari Kamis, 23 Maret 2023.

Berbeda dengan Muhammadiyah, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum memutuskan awal Ramadan karena harus menunggu rukyatul hilal terlebih dahulu pada tanggal 22 Maret 2023. Keputusan PBNU ini senada dengan keputusan pemerintah terkait awal Ramadan. Sehingga perlu menunggu keputusan sidang isbat tanggal 22 Maret 2023 (Sore ini Waktu Indonesia Barat).

KPU Parepare Sosialisasi dan evaluasi tahapan penyusunan daerah pemilihan (Dapil)

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare menggelar sosialisasi dan evaluasi tahapan penyusunan daerah pemilihan (Dapil) dan alokasi kursi anggota DPRD Kota Parepare di Hotel Bukit Kenari, Selasa (21/03/23). Sosialisasi itu melibatkan, pengurus partai politik (parpol), unsur forkopimda, akademis, mahasiswa dan pihak terkait lainnya.

Ketua KPU Kota Parepare, Hasruddin Husain mengatakan, pada pemilu 2024 mendatang dapil di Parepare berbeda dengan 2019. Lalu karena adanya perubahan dapil di mana pada pemilu 2019, ada tiga. Tiga Dapil yakni, Dapil Bacukiki dan Bacukiki Barat, Dapil Ujung dan Dapil Soreang. Sedangkan di pemilu 2024 mendatang lanjutnya, berubah dan menjadi Empat dapil dikarenakan Dapil Kecamatan Bacukiki dan Kecamatan Bacukiki Barat terpisah.

“KPU RI sudah mengeluarkan Surat keputusan terkait penetapan dapil. Hari ini kami diminta melakukan sosialisasi dan mengevaluasi terkait penetapan dapil. Kami mengundang partai politik, Forkopimda, kesbang, NGO, akademisi dari kemahasiswaan, paling tidak mengetahui bahwa seperti apa proses yang dilakukan oleh semua pihak pasca mereka menerima informasi terkait penetapan dapil. Untuk tahun 2024 ini berbeda dengan tahun 2019 Parepare terjadi peubahan dapil dari 3 menjadi 4.” Kata Hasruddin.

Lanjut Hasruddin, hal ini yang menjadi penting di sosialisasikan kepada partai politik pihak-pihak terkait utamanya memberikan informasi secara cepat kepada masyarakat khususnya untuk Bacukiki dan bacukiki barat yang merupakan dapil yang terpisah tahun 2019, KPU banyak menerima masukan dari partai politik seperti apa mereka harus melakukan penyebaran informasi mengenai jumlah kursi yang secara dasar informasinya dari 4 menjadi 7

“Jangan sampai ada masyarakat yang belum tahu. Masih menganggap bahwa kursi tahun 2019 itu masih sama di pemilu 2024. Itu yang akan kita sampaikan hal-hal dasar. kemudian hal lain kami berharap partai politik ini menyampaikan secara jelas, seperti politik Identitas yang lagi marak sekarang. Apalagi kemarin Bacukiki terpisah dengan bacukiki barat ini satu hal yang penting Prinsip kedaulatan Rakyat dapil adalah budaya suku adat istiadat yang memang berbeda dari kecamatan induknya kecamatan Bacukiki barat itu yang akan kami pertegas ke peserta evaluasi dan hari ini.” Jelas Hasruddin.

Dimasa kepemimpinannya, Taufan Pawe Tidak hanya Bangun Infrastruktur Fisik, Tapi juga Keumatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Selama 9 Tahun 4 Bulan Wali kota Parepare Taufan Pawe membangun parepare dari inspirasi cinta Habibie Ainun. Pada peringatan hari jadi ke 63 Taufan Pawe mengungkapkan jika dirinya membangun parepare bukan hanya infrastruktur fisik tapi juga membangun pada sisi keummatan. Hal tersebut di sampaikanya di lapangan tennis Rujab wali kota Senin (20/03/23).

“Alhamdulillah, dari waktu ke waktu pembangunan infrastruktur, bisa saya katakan berbanding lurus dengan pembangunan keumatan. Di mana letak pembangunan keumatan itu, terbukti semua imam masjid di kota Parepare ini, guru ngaji, para ustadz-ustazah yang berprestasi kita naikkan umroh jumlahnya imam masjid sudah 148 dan guru ngaji sudah sekitar 190 sesuai data tadi. Antara imam masjid dan guru mengaji. Kami juga berlaku adil. Islam menganut memahami asas keseimbangan.” Jelas Taufan

Lanjut Taufan, Perhatiannya bukan hanya pada umat Islam tapi juga umat kristiani dengan memberikan dukungan kepada para manajemen gereja membangun, memberikan bantuan motor operasional.

“Saya tidak mau hanya saudara-saudara muslim saya mendapatkan kebijakan, kami juga pada akhirnya memberikan dukungan kepada para manajemen gereja, membangunkan, memberikan bantuan-bantuan motor operasional. Inilah sehingga saya mengatakan bahwa kota Parepare ini sebagai kota ulama dan kota santri Insya Allah terimplementasikan dengan baik.” Terang Taufan.

Gubernur Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya dan Bahasa Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak masyarakat untuk selalu bangga dan cinta terhadap bahasa dan budaya daerah. Hal tersebut di sampaikan Andi Sudirman saat memberi sambutan pada perayaan Hari Jadi kota Parepare ke 63 di lapangan tennis Rumah jabatan wali kota Senin (20/03/23)

“Bahwa Sulawesi Selatan beberapa penghargaan kita dapatkan di standar nasional maupun internasional dan terakhir kemarin, Kita diundang di UNESCO sebagai pembicara. Dan waktu berbicara juga, alhamdulillah kita bisa menggunakan pakaian Bugis Makassar, dan saya memperkenalkan adat kita ada Toraja, Luwuk, mandar Bugis dan Makassar. Apa yang unik dari kita dan kenapa kita, kita ini adalah salah satu wilayah yang kemudian bagaimana mengakselerasi cinta kepada bahasa lokal.” Kata Gubernur.

Lanjut Andi Sudirman, kepada bahasa lokal di SMP, SMA dirinya sudah menyiapkan dan sudah memerintahkan satu hari minimal adalah berbahasa daerah.

“Saya bisa berbahasa Inggris sedikit. Saya pernah bekerja di perusahaan asing 12 tahun lebih, tetapi bukan kebanggaan dengan bahasa orang, kita bangga kalau bisa berbahasa Bugis, bisa berbahasa Toraja, berbahasa mandar. Kalau tidak nanti anak-anak kita hilang itu bahasa. Makanya kecintaan kita. Di Indonesia ini 718 bahasa. Saya tanya orang Unesconya berbahasa Inggris. Setiap saya berbahasa Inggris dia bahas berbahasa Perancis untuk bagaimana membiasakan bahwa kau cinta dengan bahasamu. Jadi luar biasa, dalam forum pun internasional salah satu forum PBB badan otonomi UNESCO untuk menghadirkan kita dia tetap berbahasa perancis. harusnya memang ketika ada orang ke sini saya bisa berbahasa Bugis.” Ungkap Gubernur.

Taufan Pawe: Pawai Budaya Wujud Komitmen dan Konsistensi Parepare dalam Pelestarian Budaya dan Bahasa Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare menggelar Pekan Kebudayaan Daerah sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare ke-63. Pada pekan kebudayaan itu, salah satu agenda yang menyita perhatian adalah pagelaran pawai budaya yang diikuti ribuan peserta didik, baik dari tingkat SD, SMP, maupun SMA/SMK atau sederajat. Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe di titik nol, depan Masjid Terapung BJ Habibie, Kelurahan Mallusetasi, Kota Parepare, Selasa, (21/03/23).

Taufan Pawe menilai, kegiatan yang menyandingkan sejumlah pertunjukan unsur budaya, seperti permainan tradisional, pengetahuan, kesenian, mata pencaharian, dan bahasa daerah ini menjadi momentum dalam penguatan pelestarian budaya dan bahasa daerah. “Kegiatan pawai budaya ini adalah wujud komitmen dan konsistensi kami Pemerintah Kota Parepare dalam melestarikan budaya daerah,” ujar Taufan Pawe.

Wali Kota satu-satunya di Indonesia peraih penghargaan di bidang revitalisasi bahasa daerah oleh Kemdikbudristek RI ini mengatakan, penghargaan itu merulakan pengakuan negara atas komitmen dalam melestarikan kearifan lokal, bahasa daerah. “Pengakuan ini adalah tanggung jawab moril kita untuk terus melestarikan bahasa dan budaya daerah kita,” ujar putra daerah yang memulai sambutannya dengan menggunakan bahasa daerah Bugis ini.

Dalam kegiatan Pawai Budaya itu, nampak Master of Ceremony juga menyandingkan bahasa Indonesia dan bahasa daerah Bugis dalam memandu acara Pawai Budaya yang diikuti 103 barisan dari jenjang SD, 33 barisan SMP/MTs, 20 SMA/SMK/sederajat, 17 sanggar seni, 4 barisan kerukunan masyarakat serta orangtua murid. “Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana meriah dan khidmat dengan menunjung tinggi nilai-nilai budaya dan bahasa daerah. Saya merasa bangga dan bersyukur karena terlaksana, InsyaAllah sempurna. Terima kasih Pak Kadis (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) sudah konsisten dan istiqomah dalam pelestarian budaya daerah kita,” papar Taufan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Arifuddin Idris mengatakan, selain pawai budaya, juga dilaksanakan lomba permainan tradisional, seperti Mallongga’ dan Maggasing. “Kegiatan ini mengusung tema Melestsrikan Budaya Daerah Menuju Indonesia Emas,” singkat Arif, sapaan karib dia didampingi Kabid Kebudayaan, Niniek.

Pada kegiatan Pawai Budaya yang menampilkan sejumlah atraksi kebudayaan, seperti adat perkawinan Bugis, bercocok tanam, hingga pesta panen dalam kegiatan mappadendang ini dihadiri sejumlah Kepala SKPD. Nampak pula para peserta antusias mengikuti pawai budaya dengan mengenakan pakaian adat tradisional Nusantara. (*)

RSUD AM Parepare Laksanakan Pelatihan Update Resusitasi Neonatus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare melaksanakan Pelatihan Update Resusitasi Neonatus Bagi Dokter, Bidan dan Perawat.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petugas yang menangani persalinan dan perawatan bayi serta refresh dan update ilmu serta skill penanganan bayi baru lahir dan/atau bayi 0-28 hari serta peningkatan kualittas hiduo anak.

Adapun narasumber dalam pelatihan tersebut yakni dr. Hj. Yulianti, Sp.A.,M.Kes. yang diikuti oleh dokter umum, bidan dan perawat IGD Ponek, kamar bersalin, kamar operasi, NICU, Mawar, Anggrek 1, VIP Room, Palem 1 dan palem 2.

Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Renny Anggraeny Sari, M.Kes, berharap agar dari pelatihan tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM dalam melayani masyarakat khususnya ibu hamil, bayi dan anak. “dalam meningkatkan kualitas pelayanan tentunya juga diperlukan peningkatan kualitas SDM, sehingga dari kegiatan ini kami berharap agar SDM yang mengikuti dapat mengimplementasikan dengan baik dalam pelaksanaannya,” harap dr. Renny.

Lewat Pengajian MFO, Ustad Sofyan Ingatkan Insan Mesra Maksimalkan Ibadah Di Bulan Ramadhan Mesra

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mesra Fans Organisasi (MFO) menggelar pengajian bulanan sekaligus silaturahmi jelang Memasuki ramadhan. Agenda pertemuan tersebut juga di rangkai arisan bulanan yang di selenggaran di kediaman Hasmiati atau mama Arjun fans senior MFO di Jl. Ahmad Yani KM 3 Sabtu (18/03/23).

Pengajian bulanan MFO kali ini ceramah diisi oleh Dai KPK yang juga imam masjid Al Falaq Cappa Galung Ust. Sofyan Rahman. Dalam ceramah yang berdurasi 49 menit, Ust Sofyan mengingatkan peserta pengajian dan juga insan mesra (Sapaan pendengar Radio mesra) untuk lebih mengetahui hukum hukum ibadah pada bulan ramadhan.

“Persiapan kita punya diri untuk senantiasa memaksimalkan seluruh aktivitas ibadah di dalam bulan suci Ramadan. Yang pertama yang perlu kita siapkan yaitu bekal ilmu pengetahuan. Seluruh aktivitas ibadah yang ingin kita lakukan di dalam bulan suci Ramadan itu, mesti ada ilmunya puasa, ada ilmunya, salat tarawih, ada ilmunya, baca Al Quran, ada ilmunya, begitu juga dengan zakat dan sebagainya semua aktivitas ibadah yang mau kita lakukan mesti di dasari dengan ilmu pengetahuan. Jangan sampai puasa mi bawanb tapi kita tidak mempelajari bagaimana ilmu fiqhinya puasa, bagaimana fiksinya salat tarawih, banyak orang pergi salat tarawih eromi nasappa masittae pura. 8 rakaat de gaga tuma,Nina. Na ini yang perlu kita pelajari apakah kita salat tarawih selama 1 bulan full sesuai dengan ilmu fiqhinya” Ulas Ustad Sofyan.

Mama Arjun menambahkan pengajian atau arisan bulanan yang rutin di gelar MFO di harap menjadi wadah untuk saling mengeratkan hubungan persaudaraan antar fans radio mesra.

“Tetap jaga silaturahim kekompakan karena kita semua bersaudara jaya radio mesra jaya MFO jaya radio mesra jaya MFO tetap menjaga silaturahim kekompakan baik di udara maupun di darat karena kita semua bersaudara.” Ungkapnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare