27.2 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 463

Pemkot Parepare Beri Santri Atensi Korban Penganiayaan Oknum Pembina Tahfidz

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare memberi atensi terhadap seorang anak laki-laki (13 tahun) yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum pembina tahfidz. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Bagian Kesra, Pemkot sudah melakukan pendampingan terhadap korban.

Kepala DP3A Kota Parepare, Jumadi M mengatakan, DP3A telah melakukan pendampingan terhadap korban yang merupakan santri tahfidz binaan di salah satu pondok tahfidz pada Jumat (26/01/24), mulai dari proses BAP di Polres Parepare, selanjutnya didampingi melakukan visum di RSUD Andi Makkasau. DP3A juga telah berkoordinasi dengan Bagian Kesra terkait kasus ini.

“Pada tanggal 29 Januari, DP3A mengunjungi rumah korban untuk melihat kondisinya. Insya Allah pada hari Rabu tanggal 31 Januari, akan dilakukan konsultasi atau konseling psikologi terhadap korban di Puspaga Peduli ta’, karena kondisi korban mengalami perubahan sikap menurut informasi orang tuanya,” ungkap Jumadi yang dihubungi, Selasa (30/01/24).

Korban diduga dianiaya oleh oknum pembina tahfidznya M dengan setrika panas di bagian punggungnya. Oknum M dalam keterangannya kepada penyidik polisi mengaku kesal lantaran korban masih terus bermain-main setelah ditegur, akhirnya spontan dia mengambil setrika panas, dan terjadilah penganiayaan itu. Orang tua korban kemudian melaporkan peristiwa yang menimpa anaknya pada Jumat (26/01/24) di Polres Parepare.

Kapolres Parepare, AKBP Arman Muis memberi atensi langsung kasus ini, memerintahkan dilakukan penanganan serius. Hari itu juga korban dibawa visum dan pemeriksaan di RSUD Andi Makkasau, kemudian dilakukan olah TKP. Tidak berselang lama oknum M diperiksa, kemudian ditetapkan tersangka, dan dilakukan penahanan.

RSUD AM Parepare Kampanyekan Cinta Bumi Dengan Kurangi Sampah Plastik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare mengkampanyekan untuk mencintai bumi dengan mengurangi sampah plastik. “Cintai bumi, kurangi sampah plastik,” tulis RSUD Andi Makkasau melalui akun media sosial resminya.

Beberapa hal yang dikampanyekan antara lain, pertama tidak lagi membawa sedotan. Karena panas dari minuman bisa melarutkan bahan kimia dalam sedotan. Akibatnya, kesehatan tubuh dapat terganggu apa lagi kalau dilakukan terus menerus.

Kedua, membawa kotak makan sendiri. Membawa kotak makan sendiri jauh lebih praktis karena tidak memindahkan makanan yang dibeli ke wadah baru. Selain praktis, kesehatan juga dapat terjaga.

Ketiga, bawa botol minum sendiri. Daripada membuang buang uang dengan terus  membeli air mineral botol, lebih baik membawa botol minuman sendiri, lebih sehat, praktis dan hemat.

Keempat, membawa tas belanja sendiri. Tas belanja jauh lebih gaya dan modis dibanding kantong plastik dan alasan utamanya karena lebih ramah lingkungan.

Caleg Golkar Siap Hadirkan Kartu Sakti Jawab Kebutuhan Masyarakat Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Dapil Tiga Ujung Kota Parepare dari Partai Golongan Karya (GOLKAR) no urut lima Muh Haedar Hasan, S.H., meluncurkan program Kartu Sakti. Acara berlangsung dengan meriah di Jl. Abdul Kadir, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare pada Sabtu, (27/01/24). Dalam peluncuran tersebut, Muh Haedar Hasan menunjukkan komitmennya untuk membawa perubahan positif di wilayah Dapil Tiga Ujung Kota Parepare.

“Alhamdulillah pada tanggal 27 Januari tepatnya hari Sabtu kemarin, kami melaksanakan silaturahim bersama simpatisan dan pendukung dari Haidar Hasan. Dalam acara tersebut dihadiri kurang lebih 200 orang dari warga kecamatan ujung kota Parepare. Dan pada kesempatan ini pula saya selaku calon anggota legislatif kota Parepare dapil 3 ujung melaunching kartu sakti.” Kata Haedar.

Lanjut Haedar, Dalam program kartu sakti tersebut Haedar memberikan janji jika terpilih mewakili masyarakat ujung nantinya ada 4 item yang akan di realisasikan

“Jadi ada 4 item dalam kartu sakti itu, ketika saya nanti menjadi anggota DPR. Itu harapan atau janji saya bakal saya tepati. Yaitu di dalam kartu itu ada 4 item, yang pertama adalah sembako gratis, yang kedua adalah bantuan UMKM dan industri kreatif, yang ketiga adalah seragam sekolah gratis, yang keempat itu adalah konsultasi hukum gratis. Jadi keempat item ini berlaku selama 5 tahun bagi pendukung atau yang mencoblos Haidar Hasan bakal menikmati fasilitas itu selama 5 tahun.” Jelas Haedar.

Lanjut Haedar 4 Item tersebut sebagai edukasi dirinya pada masyarakat untuk menghindari money politik.

“Jadi ini salah satu edukasi kepada masyarakat juga bahwa untuk menghindari money politik, pilih lah caleg caleg yang betul-betul bisa berinovasi dan bisa mewakili suara rakyat. Jadi kesempatan ini pula Alhamdulillah, dihadiri langsung oleh tokoh masyarakat Sulawesi Selatan yaitu mantan pangdam Hasanuddin ayahanda Andi Muhammad Mappanyukki SH MH. Beliau hadir dalam kapasitasnya sebagai keluarga untuk mendukung Haidar Hasan full untuk maju di calon legislatif 2024.” Tambah haedar

Dua Caleg Andalan Saling Lemparkan Pujian Di program Obras

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dua Calon Anggota Legislatif dari dapil dan partai berbeda saling melemparkan pujian terhadap eksistensi keduanya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kedua Caleg tersebut memang di kenal dengan jiwa sosialnya yang tinggi.

Caleg dapil ujung no urut satu dari partai Gerindra yang kini duduk di komisi III DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir memuji Sappe yang merupakan Caleg PKS dari dapil bacukiki barat no urut satu. Menurut Dr. Kamaluddin, sappe saudara kita salah satu calon anggota legislatif yang di harapkan agar bisa juga hadir di lembaga legislatif DPRD kota parepare, Dirinya merasa Sappe sudah di saksikan pengabdian, pengabdian sosialnya, kerja kerja sosial sudah tidak ragukan.

“Sekarang ini bersama pak sappe, saudara kita, di salah satu calon anggota legislatif kita harapkan agar bisa juga hadir di lembaga legislatif DPRD kota Parepare. Beliau kita rasa, bukan rasa lagi, kita sudah saksikan pengabdian-pengabdian sosial beliau, kerja kerja sosial beliau, sudah kita tidak ragukan. Mudah-mudahan kontestasi pileg berikut ini bisa memberikan amanah kepada beliau untuk bisa hadir di DPRD kita saling mendoakan.” Ungkap Dr. Kamaluddin.

Caleg PKS Sappe yang bertagline Saudara kita juga mengungkapkan kekagumannya terhadap ketua Harian Partai Gerindra kota Parepare tersebut.

“Sementara saat ini saya duduk-duduk santai bersama salah satu anggota DPRD kota parepare, saya yakin dan percaya bahwa beliau (Dr. Kamaluddin Kadir) ini betul-betul memberikan amanah, menjalankan tugas, amanah dan tanggung jawab sebagai anggota DPRD. Beliau bekerja sosial, karena salah satu suhu saya, guru saya, yang mengajarkan tentang hal-hal kebaikan, dan bagaimana caranya bermanfaat bagi masyarakat banyak. Itu dari dapat dr kamaludin kadir. Ini luar biasa. Tentunya. Bagi saya bapak dr kamaludin kadir. kebetulan maju kembali nomor satu di gerindra, Dan saya yakin memang memang sudah tepat masyarakat ujung memberikan kepercayaan dan amanah kepada beliau. Dan mudah-mudahan bisa mengikuti rekam jejak beliau supaya bisa sama-sama berjuang di DPRD nanti.” Terang Sappe

Napi Kasus Perlindungan Anak Kabur dari Lapas Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Heri Bin Herman (22) warga binaan Lapas Kelas II A, Kota Parepare kabur dari Lembaga Pemasyarakatan, Ahad, (29/01/24), sekitar pukul 19.45 Wita malam. Warga binaan asal Jalan Takkalao, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Parepare itu telah menjalani 1 tahun masa tahanannya. Napi ini diketahui terlibat kasus pelanggaran perlindungan anak yang divonis 9 tahun penjara.

Kepala Lapas Parepare, Totok Budiyanto membenarkan, jika ada warga binaanya yang kabur.

“Ini pelarian murni, karena dia melalui tembok. Makanya tadi saya suruh segera kesini, kita bisa edukasi. Alat khususnya itu ada, jadi sebenarnya dia itu bisa merangkak karena ada beberapa memang ada untuk pijakan, dan yang kedua menggunakan celananya, untuk yang tembok kawat untuk melindungi dirinya dari kawat, namun posisi dia melindungi, itu tidak sampai melindungi tangan dan kakinya. Sehingga ada luka di tangan maupun di kaki, sehingga ada bekas tangan kaki berdarah sampai ke lokasi menuju Tegal. Jadi selama perjalanan ini darah mengucur terus. Makanya saya harapkan untuk warga binaan tersebut segera menyerahkan daripada nanti terjadi hal yang tidak kita inginkan. Kenapa karena itu menjadi tanggung jawab kami untuk tetap kami rawat apabila yang bersangkutan kita temukan atau diserahkan oleh keluarganya atau yang bersangkutan menyerahkan diri.” Jejas Totok.

Warga binaan yang kabur tersebut , kini dalam pengejaran. Pihaknya telah membentuk tim gabungan bersama kepolisian untuk menangkap kembali terpidana tersebut. Tim saat ini masih terus bergerak di lapangan sesuai petunjuk-petunjuk yang telah dikantongi. Totok juga berharap informasi dari masyarakat dan keluarga apabila mengetahui ciri-ciri tersebut untuk segera menyampaikan ke Lapas IIA Parepare atau kepolisian terdekat.

Buka Raker DPK, Kadis Pendidikan Harap DPK lebih berperan Majukan Pendidikan Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Pendidikan kota Parepare menggelar rapat kerja ( di hotel Swiss berlin Panakukang Makassar Sabtu-Ahad (27-28/01/24) dengan mengangkat tema Sistim Digitalisasi Peran & Fungsi Dewan Pendidikan Kota Parepare. Pada tim liputan jelajah kota radio Mesra Senin (29/01/24) ketua Dewan Pendidikan Kota (DPK) Parepare Dr. Parman Parid mengatakan Raker dibuka oleh kepala Dinas Pendidikan H. Makmur Husein S.Pd., MM.

“Jadi hari ini tanggal 27 sampai dengan tanggal 28 Januari 2024 Dewan pendidikan kota Parepare melaksanakan raker, dibuka oleh kepala Dinas bapak H. Makmur SPd MM, ada beberapa pesan yang disampaikan oleh Pak kadis pada saat membuka raker. Yang pertama bahwa beliau berharap dewan pendidikan memberikan masukan terkait beberapa isu ke depan ini. Yang pertama yaitu tentang pengangkatan kepala sekolah, yang kedua tentang penerimaan peserta didik baru, yang ketiga tentang beasiswa, apakah itu beasiswa anak kurang mampu, atau Bea siswa prestasi, dan yang terakhir yaitu masalah Dana Alokasi Khusus atau DAK untuk tahun 2024.” Kata Dr. Parman.

Lanjut Dr. Parman, Kadis Pendidikan juga meminta dewan pendidikan untuk melakukan atensi/perhatian supaya keempat dari item tersebut berjalan sesuai dengan aturan dan sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat. Selanjutnya Dewan pendidikan melakukan Raker ada beberapa isu yang diangkat dalam raker ini, yaitu sesuai dengan fungsinya dengan pendidikan. Diharapkan membuat program yang memberikan pertimbangan dalam penentuan pelaksanaan, pemantauan, pengawasan, dan penilaian terhadap kebijakan serta program kegiatan strategis pendidikan kota Parepare.

“Yang kedua, mendukung penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu, adil, demokratis, transparan dan terbuka. Baik itu berupa pemikiran, gagasan finansial, maupun tenaga ahli dan pengembangan jaringan. Yang ketiga dewan pendidikan juga diharapkan untuk mengendalikan penyelenggaraan pelayanan dan keluaran pendidikan guna mewujudkan transparansi dan akuntabilitas publik di bidang pendidikan. Kemudian yang keempat diharapkan dapat melakukan advokasi sebagai advokasi asistensi dan konsultasi serta pendampingan dalam rangka pelayanan penyelenggaraan pendidikan di kota Parepare.” Ungkap Dr. Parman.

Lanjut Dr. Parman, yang kelima diharapkan ada juga mediator antara masyarakat, eksekutif dan legislatif berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan kemudian yang ke-6 yaitu meningkatkan mitra kerja dalam hal ini dunia usaha dan dunia industri diharapkan banyak berpartisipasi pada sektor-sektor pendidikan di kota Parepare.

“Dan yang terakhir yaitu adanya rekomendasi dan ini akan kita bahas mungkin di hari terakhir, rekomendasi Apa yang akan kita sampaikan kepada kepala Dinas atau kepada penjabat walikota dan selama dua hari. Jadi hari pertama itu yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan nanti terakhir ini ada rekomendasi yang cukup penting yang kami sampaikan kepada bapak walikota dan kepala dinas untuk dilaksanakan.” Tambah Dr. Parman

Pemkot dan DPRD Parepare Setujui Kebijakan Umum Pagu Indikatif Wilayah 2025

0

Dukung Percepatan dan Pemerataan Pembangunan

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemkot dan DPRD Parepare menyetujui kebijakan umum pagu indikatif wilayah tahun 2025. Persetujuan itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali yang diwakili Staf Ahli Halwatiah dan Ketua DPRD Kaharuddin Kadir.

Kebijakan umum pagu indikatif wilayah tahun 2025 itu disepakati melalui rapat paripurna DPRD, Senin (29/01/24). Kebijakan umum pagu indikatif wilayah itu ditetapkan sebanyak Rp3,1 miliar untuk empat kecamatan.

Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali yang diwakili Staf Ahli Halwatiah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada DPRD atas kerja keras untuk membahas Pagu Indikatif Wilayah Kota Parepare Tahun 2025 ini.

Dirinya yakin kebijakan umum pagu indikatif wilayah ini akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat Kota Parepare. Sehingga dapat mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan. (*)

Penanaman Pohon Serentak KPU Masuk Record MURI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Sekretaris Daerah Kota Parepare, HM Husni Syam, mewakili Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Akbar Ali, turut serta dalam acara penanaman pohon di Taman Terpadu, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacuki, Kamis, (25/01/24).

Kegiatan itu, digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare melalui Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Forkopimda yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkot Parepare.

Hadir pula Ketua KPU Kota Parepare, Muh Awal Yanto, bersama empat komisioner lainnya. Yakni, Kalmasyari, Ilham H Muhtar, Nur Islah, dan Ahmad Perdana Putra. HM Husni Syam mengatakan, penanaman pohon ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. “Apa yang dilakukan KPU. Ini mencerminkan bahwa, KPU adalah lembaga yang betul betul mampu melakukan upaya upaya dalam rangka pelestarian terhadap lingkungan kota Parepare. Karena Parepare ini adalah kota yang strategis tentu membutuhkan lingkungan yang baik kalau lingkungannya baik tentu masyarakat juga baik” jelas.” Husni

Karena itu, ia mengajak mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan.

Ketua KPU Parepare menambahkan penanaman tersebut serentak dilakukan di seluruh Indonesia serta penanaman bibit ini dalam bimtek ini masuk museum rekor Muri Indonesia. “Jumlah KPPS yang ada kota Parepare yaitu 2800 sekian. Ini memang serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Alhamdulillah penanaman bibit ini, dalam bimtek ini masuk museum rekor Muri Indonesia, di laksanakan serentak, pelantikan serentak PPS masuk rekor Muri, Pelaksanaan bimtek serentak masuk rekor Muri, penyelenggara. Yang ketiga penanaman bibit serentak se-Indonesia setelah pelantikan masuk.” Ungkap Awal Yanto

 

Respon Kasus Demam Berdarah, Puskesmas Cempae Lakukan Fogging

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kasus Demam Berdarah (DBD) muncul di jalan Andi makkulau kelurahan bukit indah kecamatan Soreang kota Parepare, dan langsung direspon cepat dengan melakukan pengasapan atau fogging yang dilakukan oleh tim fogging dinas kesehatan didampingi pihak Puskesmas Cempaka pada Kamis (25/01/24).

Pengelolah DBD UPTD Puskesmas Cempae Indawati mengatakan merespon cepat kejadian tersebut sebagai upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat sesuai arahan dari penjabat walikota Akbar Ali. pengelola DBD UPTD Puskesmas Cempae bersama dengan surveilans dan kesling melakukan pemantauan di rumah salah satu warga yang terdiagnosa DBD, maka dari pemantulan tersebut ditemukan beberapa rumah di lokasi ini terdapat penampungan air positif jentik hal ini dia menjadi dasar Puskesmas sampai melakukan pengajuan untuk melakukan fogging segera.

“Kami buat laporan dan segera melapor ke dinas kesehatan untuk pengajuan foging. Karena selain pasien demam, juga kami temukan ada beberapa rumah yang memiliki penampungan air dan positif jentik. Ada sekitar 4 rumah. Jadi kami melapor ke dinas kesehatan untuk segera foging, karena sudah ada penularan di tempat. Kami adakan penyemprotan kiri, kanan, depan, belakang seperti Itu. Sebelum dilaksanakan foging kami melaksanakan juga PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) jadi sambil kami edukasi ke warga untuk mengadakan 3M plus, kami juga membagikan bubuk abate larvasida. Jadi kami edukasi warga untuk membersihkan dulu penampungan air, lalu memberikan bubuk abate. Itu bentuk langkah kami sebagai pemberantasan sarang nyamuk.” Kata Indar

Semantara Kepala Puskesmas Cempae Muhammad Jufri menambahkan mereka aktif secara dengan program sigap liat DBD itu melalui pembentukan group WA untuk seluruh kader jumantik.

“Itu bagian dari inovasi petugas kami, bahwa kita akan aktif secara dengan program sigap liat DBD itu Melalui pembentukan group WA untuk seluruh kader jumantik. Juga kita imbau kepada warga untuk aktif menjadi juru jumantik itu. Juru Pemantau jentik, agar informasi bisa berasal dari mana saja. Misalnya selain dari dinas kesehatan, rumah sakit akan ada informasi dari warga terkait dengan adanya kasus DBD yang ada di sekitar rumah mereka.” Ungkap Jufri

DPRD Respon Langkah PJ Walikota Datangkan Investor Untuk Pemanfaatan Bangunan  Di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Fraksi Partai Gerindra yang kini duduk di komisi III DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir mengapresiasi sejumlah langkah PJ walikota dalam mengubah wajah Parepare dalam pemanfaatan sejumlah bangunan untuk di manfaatkan oleh para investor. Hal tersebut di sampaikan Ketua harian partai Gerindra tersebut pada program Obras radio mesra Sabtu (27/01/24).

“Kita juga sangat merespon upaya PJ walikota dalam rangka membolehkan investasi masuk ke kota Parepare. Terbukti kemarin ada lokasi sudah ditinjau oleh beliau untuk bekerja sama dengan investor untuk masuk. Seperti saya lihat kemarin pasar lakessi, mau di upayakan ada  bioskop, bagus sekali untuk meramaikan pasar. Salah satu contoh mungkin bioskop supaya pengunjung semakin ramai, atau di pusat UMKM bisa disulap lagi menjadi tempat-tempat apa, sehingga bisa meramaikan.” Ungkap Dr. Kamaluddin

Lanjut Ketua Percasi kota Parepare ini, contoh-contoh seperti ini yang mestinya dilakukan karena Parepare kedepan, kalau tidak ada upaya mendatangkan pendapatan pada potensi-potensi yang baru. Nanti ke depan sedikit agak kewalahan mungkin sekarang ini banyak pembangunan tapi mungkin 2, 3 tahun ke depan bangunan itu membutuhkan biaya perawatan, perbaikan, sementara APBD tidak bertambah.

“Ini repot. Ini yang harus dicermati supaya bisa dilakukan upaya-upaya atau inovasi-inovasi sehingga pendapatan-pendapatan dari sektor-sektor potensi yang baru bisa lebih meningkat. Ini harus diantisipasi oleh pejabat walikota kita, ataupun pejabat yang akan datang memimpin kota Parepare. Karena kalau kita berdasar pada PAD sekarang ini kita 230 Milyar, kemudian dana perimbangan ketergantungan kita kepada pusat dan provinsi sangat tinggi masih 700 miliar. Kalau seumpama sebagian dana itu tidakjadi turun, kita bagaimana daerah kalau tidak ada upaya untuk peningkatan PAD. Nah Upaya-upaya inilah yang harus kita lakukan oleh pemerintah kita termasuk DPRD dalam meramu regulasi meramu aturan-aturan, sehingga nanti muncul kan inovasi-inovasi terbaru.” Jelas Dr. Kamaluddin

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare