25 C
Pare-Pare
Minggu, April 19, 2026
spot_img

Respon Kasus Demam Berdarah, Puskesmas Cempae Lakukan Fogging

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kasus Demam Berdarah (DBD) muncul di jalan Andi makkulau kelurahan bukit indah kecamatan Soreang kota Parepare, dan langsung direspon cepat dengan melakukan pengasapan atau fogging yang dilakukan oleh tim fogging dinas kesehatan didampingi pihak Puskesmas Cempaka pada Kamis (25/01/24).

Pengelolah DBD UPTD Puskesmas Cempae Indawati mengatakan merespon cepat kejadian tersebut sebagai upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada masyarakat sesuai arahan dari penjabat walikota Akbar Ali. pengelola DBD UPTD Puskesmas Cempae bersama dengan surveilans dan kesling melakukan pemantauan di rumah salah satu warga yang terdiagnosa DBD, maka dari pemantulan tersebut ditemukan beberapa rumah di lokasi ini terdapat penampungan air positif jentik hal ini dia menjadi dasar Puskesmas sampai melakukan pengajuan untuk melakukan fogging segera.

“Kami buat laporan dan segera melapor ke dinas kesehatan untuk pengajuan foging. Karena selain pasien demam, juga kami temukan ada beberapa rumah yang memiliki penampungan air dan positif jentik. Ada sekitar 4 rumah. Jadi kami melapor ke dinas kesehatan untuk segera foging, karena sudah ada penularan di tempat. Kami adakan penyemprotan kiri, kanan, depan, belakang seperti Itu. Sebelum dilaksanakan foging kami melaksanakan juga PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) jadi sambil kami edukasi ke warga untuk mengadakan 3M plus, kami juga membagikan bubuk abate larvasida. Jadi kami edukasi warga untuk membersihkan dulu penampungan air, lalu memberikan bubuk abate. Itu bentuk langkah kami sebagai pemberantasan sarang nyamuk.” Kata Indar

Semantara Kepala Puskesmas Cempae Muhammad Jufri menambahkan mereka aktif secara dengan program sigap liat DBD itu melalui pembentukan group WA untuk seluruh kader jumantik.

“Itu bagian dari inovasi petugas kami, bahwa kita akan aktif secara dengan program sigap liat DBD itu Melalui pembentukan group WA untuk seluruh kader jumantik. Juga kita imbau kepada warga untuk aktif menjadi juru jumantik itu. Juru Pemantau jentik, agar informasi bisa berasal dari mana saja. Misalnya selain dari dinas kesehatan, rumah sakit akan ada informasi dari warga terkait dengan adanya kasus DBD yang ada di sekitar rumah mereka.” Ungkap Jufri

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare