PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kasatlantas polres Parepare Akp. Muh. Arsyad menjadi salah satu narasumber pada kegiatan ngopi berjamaah edisi Jumat (17/0/5/26). Pada jamaah masjid raya, sosok.yang sebentar lagi mengakhiri tugasnya sebagai kasat lantas polres Parepare yang selanjutnya di Amanahkan bertugas di Polda Sulsel ini mengingatkan para pendengar radio mesra dan jamaah masjid raya untuk selalu berhati hati dan waspada bila berkendara.
“Kita berkendara, baik itu sepeda motor, mobil, kita sama sepertinya dalam suatu tempat medan perang. Artinya apa? Kita sedikit lengah, kurang hati-hati, dampaknya ya kita bisa mungkin bisa terluka, bisa meninggal, dan bisa hal yang sangat fatalitas. Jadi itu sebuah artikel kata yang menggambarkan ketika kita berkendara, sama halnya dengan kita dalam suatu tempat di medan perang.” Kata AKP. Muh. Arsyad.
AKP. Arsyad mengingat kelengahan saat berkendara bisa berakibat kerumah sakit, penjara atau kematian.
“Jadi pada kesempatan ini, saya selalu menyampaikan kepada saudara-saudara saya, orang tua saya, mari kita selalu hati-hati. Karena ya ada tiga tempat yang bisa kita terima dan itu hal yang tidak ada yang kita mau, Rumah Sakit: Bagaimana perasaannya, kita lihat orang di rumah sakit, tidak ada orang yang senang ada di rumah sakit, Penjara: Kita mungkin lalai, ya kita bisa mengakibatkan orang meninggal. Tentu ya kita akan mempertanggungjawabkan secara hukum, kita bisa dipenjara, Kematian: Ya mohon maaf, kita bisa saja meninggal karena kita lalai. Artinya ya kita meninggal karena kecelakaan, ya pasti kita, ya mohon maaf, ada mungkin ada anak kita, ada istri kita, pasti itu yang ya apa namanya yang kita pasti menjadi beban.” Ungkap AKP. Arsyad.
Pada kesempatan tersebut, menutup kebersamaan dengan jamaah masjid raya, Akp. Muh. Arsyad menyampaikan permohonan maaf selamat bertugas di Parepare.
“Jadi itu yang kami sampaikan pada malam hari ini. Dan tentunya yang paling terakhir, saya karena ya minggu depan saya sudah bergeser ke Polda. Ya saya tentunya sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan khilaf, mohon maaf saya pribadi maupun anggota saya selama saya bertugas. Ya tentunya saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas mungkin ada kata-kata atau kesalahan yang kami lakukan selama bertugas.” Pinta AKP. Arsyad.




















