24.3 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 45

Wali Kota Pantau Harga Sembako di Pasar Lakessi Jelang Idul Fitri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Wali Kota Parepare Tasming Hamid melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Lakessi, Senin (23/02/26). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga sembako menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 M di Kota Parepare.

Kegiatan yang lazim disebut Sidak Harga Pasar ini di hadiri oleh jajaran forkopimda Parepare, antara lain Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir, Dandim 1405/Parepare S. Simanjuntak, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Darfiah dan Ketua Pengadilan Negeri Parepare di wakili oleh Ruth Marina Damayanti Siregar.

“Bersama forkopimda ada ketua DPRD Kajari Dandim Ini kita meninjau harga di pasar lakkessi. Kami melihat bahwa dari komoditas yang ada yang agak menonjol yaitu cabe ayam harga beras alhamdulillah aman di kota Parepare insya Allah.” Kata Tasming.

Selain dari forkopimda, turut pula mengikuti Wakil Kepala Bulog Parepare Muhammad Fajrin Ardinata, Sekretaris Daerah Kota Parepare Amarun Agung Hamka, Kapolsek Soreang Amir Usman, Kasat Intelkam Polres Parepare Burhanuddin, serta sejumlah kepala OPD dan camat lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Rombongan tiba di kawasan pasar sekitar pukul 07.35 Wita dan langsung menyusuri sejumlah lapak serta los pedagang sembako. Selain memantau perkembangan harga, Forkopimda juga berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar guna mengetahui kondisi pasokan, distribusi, serta daya beli masyarakat.

Kegiatan pemantauan berlangsung hingga sekitar pukul 08.20 Wita dan rombongan meninggalkan lokasi pasar pada pukul 09.05 Wita. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali hingga berakhir sekitar pukul 09.10 Wita.

Dari hasil pemantauan di lapangan, beberapa komoditas diketahui mengalami kenaikan harga. Ayam potong tercatat naik sebesar Rp5.000 per kilogram, sementara harga cabai rawit mengalami lonjakan signifikan dari Rp30.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

Perlu diketahui, pemantauan harga sembako di pasar tradisional adalah bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat, mencegah penimbunan dan spekulasi harga, menjaga daya beli warga, serta menghimpun data lapangan sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan pengendalian harga, sehingga distribusi sembako tetap lancar dan stabilitas ekonomi daerah dapat terjaga menjelang Idul Fitri.

Asmaul Husna Kembali Bantu Bangunan Masjid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kelompok pengajian (KP) Asmaul Husna menyalurkan bantuan tunai untuk pembangunan masjid cahaya ikhlas pada Ahad (22/03/26).  Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh anggota Asmaul Husna kepada pengurus masjid sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah di kota Parepare.

Anggota kelompok Asmaul Husna Ratna Muchtar mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari berbagai program Ramadan yang difokuskan pada penyaluran bantuan untuk pembangunan masjid di kota Parepare.

“Pada bulan Ramadan, Kami dari kelompok pengajian Asmaul Husna, memprogramkan untuk menyumbang ke beberapa masjid yang sedang dibangun harapan. Kami, semoga di bulan suci Ramadan ini, kami ibu-ibu kelompok pengajian Asmaul Husna diberikan rezeki kesehatan dan diberkahi oleh Allah SWT.” Kata Ratna

Dana yang disalurkan merupakan hasil donasi dari seluruh anggota KP Asmaul Husna. Ratna berharap, bantuan tersebut dapat mempercepat proses pembangunan masjid, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beribadah, dan berbagai kegiatan keagamaan, mereka juga berharap, kekompakan dan solidaritas anggota Asmaul Husna terus terjaga, sehingga semakin banyak kegiatan sosial dan keagamaan yang bisa dilakukan oleh masyarakat.

 

Program Bedah Rumah Mario Bakti Di Lanjutkan Setelah Idul Fitri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Masih dalam rangkaian peringatan 1 Dekade Mario Bakti Grup,  akan merenovasi 10 unit rumah warga di Kota Parepare, Hal ini dikatakan CEO Mario Bakti Group, Hj. Kalsum Kadir, dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Mario Bakti, di Jalan Ganggawa, Kota Parepare, pada Minggu (22/03/26).

“Program kami, yaitu bedah rumah. Bedah rumah ini akan kita laksanakan setelah insya Allah hari raya idul Fitri, kemarin rencananya kita melaksanakan sebelum ini, tapi kayaknya waktunya mepet, kasian rumah orang terbongkar, sedang memasuki bulan Ramadan, jadi saya sampaikan ke tim, bahwa setelah lebaran. Itu ada terbagi di beberapa titik. Ada 10 unit rumah yang akan kita bedah, ada di Soreang ada 1, di ujung ada 2, bacukiki barat 1, bacukiki ada 6, insya Allah, itu kita akan mulai kerja setelah hari raya idul Fitri.

Hj Qalsum Kadir juga berharap,  semoga Mario Bakti Grup akan terus berkembang, dan dirinya ingin  Mario bakti ini dikenal bukan hanya  sebagai pengembang, tapi Mario bakti ini mempunyai faedah yang baik kepada masyarakat, dampaknya harus kembali ke masyarakat, dan tentunya punya niat yang baik untuk mendukung pemerintah kota Parepare.

“Dalam hal ini, seperti yang kami lakukan,  bedah rumah itu. Jadi yang pemerintah tidak mampu cover untuk bedah rumah, itu insha’a Allah Mario bakti akan cover.  Semoga program kami ini, akan menjadi program tahunan, dan program Mario itu ada termasuk membawa karyawan jalan jalan umroh dan haji, termasuk pembagian sembako yang tiap tahun kami lakukan, dan program tambahan adalah bedah rumah.” Ungkap Hj. Qalsum Kadir

Bulog Minta Masyarakat Laporkan Penjual Atau Pengecer Nakal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – pimpinan  Cabang Bulog kota Parepare Muh. Junaidy mengimbau kepada pengecer RPK yang melayani penjualan minyak goreng agar dapat membantu perum Bulog Parepare untuk menjaga stabilisasi harga minyak goreng. Hal tersebut di sampaikan Junaedy saat di temui tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (20/02/26)

“pada kesempatan kali ini juga kami menghimpun kepada pengecer rpk yang melayani penjualan minyak goreng kami himbau betul-betul agar dapat membantu kami perum Bulog Parepare untuk menjaga stabilisasi harga minyak goreng sedangkan penjualan ke konsumen harus sesuai dengan ketentuan 15.700 sampai di tingkat konsumen.” Kata Junaidy.

Junaedi juga mengingatkan kepada para penjual bila mereka mendapat ada yang melakukan pelanggaran, menjual masih di atas harga rp15.700, Bulog  kami tidak segan segan untuk memberi sangsi kepada pengecer tersebut.

“Kami sudah berusaha, kami mengalokasikan kurang lebih sekitar 16.000 liter per minggunya untuk masyarakat kota Parepare dan kabupaten barru, dari pasokan normal nya biasa nya 7000 sampai 8000 liter, kami siapkan. Tapi tentunya juga, kami mengimbau kepada masyarakat, bilamana terdapat penjual atau pengecer yang nakal, tolong segera infokan ke kami. Kalau untuk layanan khususnya, kami sudah ada di pengecer, ada alamat untuk pengaduan kami, ada nomor telepon, nanti tolong disampaikan ke kami siapapun itu kami mohon bantuannya.” Pinta Junaedi

Personel Damkar Parepare Bersama Warga Membersihkan Mesjid 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM   — Pemandangan tak biasa terlihat di Masjid Assyakur, kompleks Perumahan Bumi Caralos Recidenc (BCR), Kota Parepare, Ahad (15/02/26) lalu.  Satu unit armada Pemadam Kebakaran terparkir di depan masjid. Namun kali ini, bukan untuk memadamkan api.

Petugas damkar justru turun tangan melakukan aksi bersih-bersih masjid. Kegiatan sosial tersebut langsung menuai pujian dari warga sekitar. Aksi gotong royong itu dipimpin oleh Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran, Frans, dan Kepala Bidang Pencegahan, Wahidin Syahnur.

Turut hadir pula mantan Sekretaris Dinas Damkar yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Parepare, Jenamar Aslan.

Jenamar Aslan mengungkapkan, pihaknya memang sengaja menurunkan satu tim lengkap untuk mendukung kegiatan tersebut.

“Namanya program damkar religi ini, kami buat berapa bulan yang lalu, sebuah inovasi baru dicanangkan oleh dinas damkar, tujuannya memang adalah pengabdian sosial. nilai religius kami, memberikan jasa pembersihan masjid, berapa dengan gratis kepada masyarakat, dengan beberapa indikator. Yang pertama jendela, karpet, kemudian tempat wudlu, tempat parkir, dan satu lagi, sebetulnya teman-teman lagi banyak yang tidak hadir pada saat ini, yaitu mengedukasi masyarakat, khususnya kepada pengurus masjid, atau masyarakat di sekitar sini. Yang pertama kita melakukan pembersihan dan edukasi pencegahan kebakaran khususnya di sekitar masjid,” ujarnya.

Aksi sosial ini pun langsung mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang warga, Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman, tetapi juga semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di Kota Parepare.

Di tengah kesibukan tugas penanggulangan kebakaran, langkah Damkar Parepare ini menjadi bukti bahwa kehadiran mereka bukan hanya saat terjadi musibah, tetapi juga dalam aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Bulog Parepare Pastikan Stock Beras Dan Minyak Kita Aman Selama Ramadan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pimpinan perum bulog kota Parepare Muh. Junaedy memastikan stok beras dan minyak kita selama Ramadan aman dan tercukupi. Hal tersebut di sampaikan Junaedy pada tim liputan jelajah kota radio mesra Jumat (20/02/26).

“Kami dari perum Bulog cabang parepare sendiri Sudah mempersiapkan ketersediaan pangan, khususnya beras dan minyak goreng kita, untuk menjaga stabilisasi harga pangan di masa Ramadan, dan memasuki hari raya idul Fitri.” Kata Junaedi.

Lanjut Junaedy,  untuk beras SPHP sendiri, tetap sama digelontorkan di pengecer pasar rakyat, RPK itu penjualannya masih sesuai dengan ketentuan dengan harga eceran tertinggi.

“Untuk beras SPHP 12500, sementara untuk minyak goreng kita kami juga tetap menyuplai ke pedagang pengecer dengan harga HET nya sampai di konsumen akhir masyarakat itu 15.700.” Jelas Junaidy

Siasati Anggaran Daerah Kecil Ketua DPRD kota Parepare Minta Pemkot Lobi Pemerintah Pusat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam menyiasati anggaran yang kecil, ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir berharap  ada kreativitas dari pemerintah kota parepare untuk berupaya bagaimana bisa mendapatkan sumber-sumber pendanaan melalui pemerintah pusat. Hal tersebut di sampaikan H. Kaharuddin Kadir saat resesnya beberapa waktu lalu.

“Karena sekarang banyak-banyak anggaran di parkir di pusat. Acaranya diraih ini tentu kita harus datang ke pusat, untuk ada beberapa cara untuk meraih anggaran dipusat. Saat ini, yang pertama pemerintah daerah harus melakukan lobi-lobi ke anggota DPR RI. Di Parepare ada dua anggota DPR RI, pada bapak Taufan pawe dan Andi Muzakkir. upaya-upaya yang seperti ini harus dilakukan oleh pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah bisa berkesempatan untuk mendapatkan anggaran melakukan pembangunan dengan tidak menggunakan APBD.” Kata Kahar

Dirinya pun mencontohkan,  sidrap yang dapat 40 miliar untuk bantuan bibit padi, sekolah rakyat dapat 200 milyar lebih, perbaikan jalan 42 miliar lebih, inilah upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerahnya

“Oleh karena itu, kami selalu memberi saran, kalau ada rapat-rapat dengan Tim anggaran pemerintah daerah, dan badan anggaran DPR, kita selalu meminta, tolong pemerintah daerah, lebih cermat, kalau perlu tonrongi di pusat, supaya kita dapat pulsa di bawa ke daerah itu jauh lebih bagus. Tahun ini, saya dapat informasi, bahwa melalui pak Taufan yang sempat dibantu itu adalah yaitu alat city scan di rumah sakit Hasri Ainun Habibie.  bayangkan kalau kita pakai APBD untuk membeli itu harganya miliaran.” Ungkap H. Kaharuddin.

Brimob Sulsel Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan bersama Pas Brimob II Korps Brimob Polri menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan markas komando, Rabu, 18 Februari 2026.

Upacara berlangsung khidmat dengan seluruh personel hadir mengenakan seragam dinas lengkap. Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Ramli, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen pengabdian kepada bangsa serta memperkuat soliditas satuan.

Ia menekankan nilai patriotisme, nasionalisme, dan tanggung jawab sebagai fondasi karakter Brimob Polri, yang dilandasi Tri Brata dan Catur Prasetya.

“Hari ini tanggal 18 Februari 2026, yang seyogyanya dilaksanakan tanggal 17 setiap bulan. Kita kembali melaksanakan upacara dalam rangka kesadaran nasional, untuk mengingat kembali bagaimana para pejuang-pejuang kita dalam merebut maupun mempertahankan negara kesatuan Republik Indonesia. Kita sebagai penerusnya, tentunya harus berterima kasih bersyukur atas apa yang sudah diraih oleh para pejuang pendahulu kita.” kata  Kompol Ramli.

Selain itu, ia mengingatkan kesiapsiagaan personel menghadapi bencana alam di wilayah back up Brimob. Ramli menekankan pentingnya pergeseran pasukan secara cepat bila ada daerah yang membutuhkan bantuan, dengan tetap mengutamakan SOP dan keselamatan anggota.

105 PMI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Parepare gegara Overstay-Berkasus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebanyak 105 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia dan tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare.  Mereka dipulangkan gegara overstay hingga tersandung kasus hukum.

DI Pelabuhan Parepare, Selasa (17/03/26) para PMI itu tiba diangkut KM Lambelu pukul 20.00 Wita. Mereka tampak mengantre turun dari kapal dengan berbaur bersama penumpang lainnya.

Mereka tampak mengenakan kaos berwarna cokelat. Sejumlah PMI juga tampak membawa anak dan barang bawaan.

Saat turun dari kapal, mereka berbaris keluar dari dermaga menuju ruang tunggu. Kemudian mereka didata dan menunggu penjemput untuk pulang ke daerah masing-masing.

Koordinator Badan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP4MI) Parepare, Laode Nur Slamet Selasa (17/2/2026). Mengatakan  Ini deportasi dari Malaysia itu sebanyak 302 orang. Yang dipulangkan Selasa (27/02/26) ke Sulawesi Selatan lewat Pelabuhan Parepare sebanyak 105 orang.

“Deportasi dari Malaysia, sebanyak 302 orang yang dipulangkan hari ini Sulawesi Selatan sebanyak 105 orang Sulawesi Selatan, sebanyak 56 orang NTT, 31 orang Sulbar, 5 orang Sulawesi tenggara, 2 orang sisanya dari Jawa. Ini mereka dipulangkan dari deportasi dari Malaysia, ada beberapa kasus. Salah satu diantaranya, mereka tidak punya dokumen tenaga kerja, ada juga kasus kriminal, ada juga karena mereka lahir dan tidak punya dokumen kependudukan. Dominan mereka rata-rata tidak punya dokumen, mereka masuk secara ilegal, sehingga mereka ditangkap oleh imigrasi Malaysia.” Ungkap Laode Nur Slamet

Laode mengungkapkan, 105 PMI itu menjalani masa tahanan dipenjara Malaysia sebelum dipulangkan. Mereka ditahan selama 3 bulan hingga 1 tahun.

BP4MI mengaku menghadapi kendala anggaran transportasi pemulangan para PMI yang dideportasi. Pasalnya adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Dia mengatakan, saat ini aturan pemerintah hanya memprioritaskan biaya pemulangan bagi PMI yang dalam kondisi khusus. Bagi yang sehat itu diserahkan ke masing-masing pemerintah daerah.

Para PMI yang belum mendapatkan kepastian transportasi dari Pemda asal, seperti warga NTT harus menunggu. Mereka akan menetap di penampungan BP4MI Parepare untuk sementara.

Walikota Minta RT RW Baru Di Lantik Salurkan Bantuan Tepat Sasaran Bukan Tetap sasaran 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota Parepare H. Tasming Hamid bersama pasangannya H. Hermanto mengingatksn 564 RT/RW terpilih yang baru saja di Lantik di kampung enjoy beberapa waktu lalu berpesan agar mereka menyalurkan bantuan bukan tetap saran tetapi tepat sasaran.

“Kurang lebih 564 RT/RW Bapak ibu ini adalah garda terdepan untuk membackup pemerintah. Saya dan pak hermanto punya janji politik, termasuk khususnya masalah bantuan jangan bantuan tetap sasaran tetapi tepat sasaran, artinya RT RW ini perjuangkan masyarakatnya, kalau misalnya ternyata ada yang mendapatkan bantuan, ternyata sudah mapan, boleh kita langsung musyawarah Kelurahan. Kami yang tanggung.’ kata Tasming.

Lanjut kata Tasming, ia memastikan masyarakat kota Parepare harus terlayani  bukan saja berlaku di rumah sakit pemerintah tetapi di rumah sakit swasta pun, melakukan hal yang sehingga sama.

“Saya langsung komunikasi dengan BPJS, dan itu kita loskan kebijakan pemerintah kota, tidak lagi ada alasan untuk tidak melayani kalau itu masyarakat kota Parepare, yang berharap kerjasama semua betul-betul untuk masyarakat.  Yakin dan percaya, kalau bapak ibu semuanya komitmen dengan itu maka kota Parepare akan menjadi terbaik sejahtera dan maju.” Ungkap Tasming

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare