26.6 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 46

BPC Himpunan Hipmi  Parepare, , Meriahkan Bulan Puasa dengan kegiatan Ramadan Fair 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Parepare, , akan memeriahkan bulan puasa dengan kegiatan Ramadan Fair 2026. Ketua Bidang 9 BPC HIPMI yang meliputi Wirausaha, UMKM dan Koperasi Ayu Winda Lestari yang hadir pada program ruang bincang Sabtu (14/02/26) mengatakan Ramadan Fair vol.5 by BPC hipmi Parepare di rencana di gelar Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare: 24 Februari – 15 Maret 2026, dengan penampilan Penyanyi religi Haddad Alwi.

“Alhamdulillah kita kemarin melalui pak wali, pak wali menyarankan beda penyelenggaraan pada tahun ini, walaupun memang satu-satunya acara Ramadan fair untuk kepengurusan Parepare, Kami insya Allah akan mengundang Haddad Alwi, sebelumnya kita sudah kontak ustadz Hanan attaki, koh deni, ustad Maulana itu semua dikontrak di TV untuk keluar daerah di fashion Ramadan itu sudah sulit dijangkau.” Kata Ayu.

Selain mengadirkan Hadad Alwi, ramadan fair vol 5 BPC HIPMI Parepare juga memberikan hadiah Umroh untuk tenant UMKM,  Kontes mobil yang akan di hadiri pecinta modifikasi mobil se Sulawesi selatan, ngabuburide by IMI Parepare, Lomba lomba menarik dengan hadiah jutaan rupiah, Lomba mini 4WD (Tamia), Liga ramadhan Ada tenant fnb dan expo (tenant non kuliner).

Hipmi sebagai penyelenggara pertama event  Fnb di kota Parepare, Tiap tahunnya ramadhan fair selalu menghadirkan pengunjung hingga 50. 000 pasang telapak kaki.

Pemerintah Pusat Lakukan Kebijakan Perketat Keuangan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat reses yang di gelar di kedai oke Senin (16/02/26) di jalan Abu Bakar Lambogo kota Parepare, Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan Di APBD kota Parepare,  pemerintah pusat melakukan kebijakan terkait dengan efisiensi anggaran.

“Ada pengurangan, pengurangan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat, ada perubahan strategi penggunaan keuangan negara, itu dilakukan oleh pemerintah pusat. Kalau dulu dananya diberikan ke daerah itu semua di serahkan ke pemerintah daerah berupa dana alokasi umum, dana alokasi khusus, itu macam-macam DAK pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya sekarang sejak bapak presiden Prabowo ini kelihatannya ingin lebih mengefektifkan anggaran.” kata H. Kaharuddin..

Lanjut H. Kaharuddin, berdasarkan saran dari tim ahlinya presiden bahwa banyak anggaran yang yang disodorkan ke daerah, mungkin tidak efektif, sehingga pemerintah pusat mengambil langkah untuk lebih mengurangi uang, sehingga bukan dikurangi anggaran ke daerah, tetapi ada yang dikendalikan langsung pemerintah pusat.

“Sekarang bantuan-bantuan kesehatan itu tidak diturunkan lagi dalam bentuk DAK, tapi itu langsung pemerintah pusat dari pusat langsung disnggarkan ditender di pusat,  kalau dulu di serahkan ke daerah-daerah, membahas DPRD, dan pemerintah daerah kemudian dilanjutkan dalam bentuk peraturan daerah APBD, sekarang ini banyak-banyak dikendalikan oleh pusat.” Terang H. Kaharuddin

Wawali Minta DLH Rutin Cek Dapur MBG

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil walikota Parepare H. Hermanto mengungkapkan dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas lingkungan hidup untuk sesering mungkin mengecek kebersihan di setiap dapur-dapur yang sudah beroperasi di MBG, bukan saja dari sisa limbah makanan dari sekolah untuk memastikan semua prosedur tidak merugikan Warga. Hal tersebut di sampaikan Hermanto saat menghadiri reses anggota komisi I Hj. Sri Tanti Nasrah pada Ahad (15/02/26).

“yang perlu kita sesering mungkin untuk mengecek itu adalah Ipal. ipalnya itu betul-betul beroperasi lancar.  Jadi kenapa, sehingga limbah airnya ini berbau karena ipalnya ini tidak pernah dikontrol, yang mestinya sudah bisa disedot, tetapi dengan kurangnya kesadaran dari SPPG untuk membersihkan Ipal itu, sehingga air yang dikeluarkan itu, yang pertama berbau, yang kedua tidak jernih, dari air yang dikeluarkan.” Kata Hermanto.

Dirinya berharap atas nama pribadi dan pemerintah kota Parepare, karena ini program presiden Republik Indonesia, mau tidak mau  harus sama-sama menyukseskan program ini, karena program MBG ini betul-betul membantu masyarakat, yang khususnya anak-anak yang di sekolah yang dulunya tidak pernah sarapan ke sekolah, sekarang sudah bisa menikmati makanan bergizi di sekolah.

“SPPG sebelum beroperasi itu ada tim pengawasan dari BGN yang biasanya korwil atau karetnya yang datang melihat, apakah sudah layak beroperasi l, atau tidak. Dilihat dari pertama kesiapan dari alat-alatnya, apakah sudah siap, terus yang kedua tempatnya bagaimana, yang ketiga bagaimana dengan karyawannya, relawannya, apakah sudah ada, itu baru bisa diberikan izin. Kalau itu semua sudah diadakan, pihak sekolah itu berhak untuk meminta atau mengganti SPPG yang memberikan manfaat itu tadi.” Terang Hermanto

Jamin Keandalan Listri Di Bulan Ramadan, PLN UP3 Parepare Lakukan Pembenahan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menager UP3 Parepare Muh. Akbar mengatakan menyambut bulan ramadan 1447!H, PLN terus berupaya melakukan pembenahan untuk ke andalan pasokan listrik untuk warga Parepare dan sekitar untuk memastikan kesiapan pasokan listrik melalui penguatan sistem jaringan pemeliharaan preventif serta kesiapsiagaan petugas selama 24 jam. Hal tersebut di sampaikan Akbar pada tim liputan jelajah kota radio mesra beberapa waktu lalu.

“Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, PLN UP3 Parepare, berkomitmen menjaga keandalan listrik bagi masyarakat. PLN memastikan, kesiapan pasokan listrik melalui penguatan sistem jaringan, pemeliharaan preventif, serta kesiapsiagaan petugas selama 24 jam. langkah ini dilakukan, untuk mendukung kenyamanan ibadah, dan aktivitas masyarakat, agar berlangsung lancar dan tanpa gangguan selama bulan Ramadan selamat menjalankan ibadah puasa.” Jelas Akbar

Sekedar di ketahui secara umum konsumsi listrik masyarakat di bulan Ramadan bisa meningkat di kisaran sekitar 5–15% dibandingkan di luar Ramadan, walaupun angka pastinya bisa bervariasi sesuai wilayah dan tahun.

Banyak aktivitas berpindah ke malam hari karena puasa, orang jadi lebih aktif memakai listrik setelah berbuka puasa dan saat sahur, Pencahayaan rumah yang lebih lama dinyalakan di malam hari. Peralatan dapur/masak digunakan lebih banyak (kompor listrik, rice cooker, blender, dan lain lain, Televisi, kipas/AC, dan elektronik lain dipakai saat berkumpul keluarga seusai berbuka dan menunggu waktu sahur.

Persoalan Desil Mengemuka Di Reses Suyuti

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua I DPRD kota Parepare Muh. Suyuti SE menggelar reses untuk masa sidang pertama 2025 di Alya cafe Selasa (17/02/26). Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Kordinator komisi I ini mengatakan keluhan terkait persoalan bantuan mengemuka, di mana tingkat desilnya dipertanyakan, karena tentu yang menjadi prioritas adalah desil 1 sampai 4.

“Dan ternyata, memang ada penonaktifkan PBI APBN, ternyata itu diputar atau dibalik. Yang desil 1 itu ditarik ke pusat, dan desil enam ke bawah itu masuk ke pemerintah kota kota itu sendiri, termasuk BPJS juga banyak, Saya minta untuk tidak diurus saja, karena namanya BPJS itu ketika diurus dan diaktifkan pasti pemerintah akan tanggung semua, karena kita sudah masuk layanan UHC, sudah mendapatkan penghargaan, tentu itu menjadi tanggungan pemerintah, apalagi kita sudah kerja sama dengan rumah sakit.  Ketika ada warga atau masyarakat yang sakit datang di rumah sakit dan ber KTP Parepare dan masuk kategori desil1 sampai level 4 itu pasti akan dengan sendirinya rumah sakit yang akan menguruskan BPJS.” Kata Suyuti.

Tambah Suyuti,  terkait infrastruktur, masalah persoalan banjir yang ada beberapa ditanyakan, dan Memang salah satu program pemerintah ini adalah Parepare bebas banjir. Dirinya berharap,  mudah-mudahan bisa bersinergi dengan SKPD.

“Terkait penganggarannya, kedepan kalau pokir di tahun ini secara usulan itu kurang lebih 30 sampai 50% yang terealisasi. Untuk usulan secara mendadak, kalaupun tertuang dalam APBD itu, ada beberapa tahun terusulkan baru terealisasi kemarin. Mudah-mudahan pokir pokir ini, ke depan bisa terserap 100%, biar bagaimana ini tanggung jawab kita, tentu usulan-usulan konsitituen ini menjadi tanggung jawab untuk ditunaikan, karena ini adalah janji terhadap masyarakat masyarakat.” Jelas Suyuti

Wawali Minta Masyarakat Parepare Minta Laporkan SPPG Apabila Penerima Manfaat Belum Tersentuh Program B3 MBG

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil walikota Parepare H. Hermanto meminta masyarakat Parepare yang berharap warga masyarakat untuk melaporkan SPPG atau dapur terdekat domisilinya untuk melaporkan apabila penerima manfaat belum tersentuh program B3 MBG. Hal tersebut di sampaikan H. Hermanto pada sejumlah awak media saat dibtemui di rumah jabatan wakil walikota Senin (15/02/26).

“Jadi terkait dengan B3 itu di dalamnya ibu hamil ibu menyusui dan anak umur berapa tahun ini, yang notabene belum sekolah, itu wajib diberikan MBG dan apabila ada ibu hamil ibu menyusui dan anak ini belum menerima itu bisa dilaporkan di SPPG atau dapur terdekat dari domisili nya  bisa dilaporkan.” Kata Hermanto.

Lanjut Hermanto, untuk program MBG di bulan ramadan berdasarkan informasi dari pusat tetap berjalan dengan menu yang di sesuaikan.

“Jadi informasi dari BGM pusat, bahwa MBG tetap berjalan selama bulan suci Ramadan, tetapi mungkin menunya itu diganti dengan menu menu makanan kering.  Jadi tidak seperti lasimnya yang kemarin-kemarin, anak-anak dapat nasi dapat sayur dan ayam tapi diganti dengan menu makanan kering.” Jelas Hermanto.

Banyak Janji Yang Belum Terealisasi, Husain MS Berhati Hati Terima Aspirasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Gerindra yang juga anggota komisi III DPRD kota Husain Muhammad Said menggelar reses awal tahun 2026 di Lagota kafe Ahad (15/02/26). Usai Reses di hadapan media mengatakan keluhann kali ini banyak di infrastruktur, terutama jalan-jalan di musim penghujan ini sudah banyak yang rusak, berlubang, dan itu yang perlu di pemeliharaan, perbaikan dari dinas terkait.

“Yang kedua, mungkin juga pengaruh cuaca, banyak lampu-lampu jalan yang tidak berfungsi lagi, artinya perlu lagi pemeliharaan juga, itu yang dikeluhkan masyarakat di dapil Soreang. Terkait dengan aspirasi kali ini, saya sebetulnya hati-hati juga menampung aspirasi masyarakat, karena jangan sampai berbalik arah nanti. Takutnya, aspirasi yang kemarin belum terealisasi, namun ada lagi aspirasi baru. Tapi saya tidak berburuk sangka, memang kondisi pemerintahan kita dalam rangkaian efisiensi itu anggaran berkurang, khususnya di sektor pekerjaan infrastruktur.”Kata Husoin

Husain tetap.memastikan aspirasi yang ada, tetap di tampung, dan tetap teruskan ke pemerintah, karena sudah banyak pekerjaan infrastruktur yang perlu pemeliharaan, terutama akibat musim penghujan ini.

“Setiap kegiatan reses kita didampingi dengan staf di sekretariat, dan mencatat kemudian aspirasi itu, langsung di input dalam sistem. Jadi tidak ditinggal begitu saja pas selesai, kita kirim ke sekretariat, apa yang menjadi aspirasi daripada masyarakat itu, kita langsung teruskan ke pemerintah. itu yang terkait pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan keterlibatan dinas terkait. Tetapi kalau hanya sekedar saran, usulan, contoh ada beberapa yang menyampaikan ada warganya di sekitarnya itu yang merasa dulunya dapat bantuan sekarang hilang bantuan itu, kalau seperti itu bisa saja langsung komunikasikan ke aparat setempat terutama RT RW di lingkungan masing-masing.” Ungkap Husain

Reses Hj. Asmawati, Masalah Sosial Seperti BPJS Masih Mengemuka

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Legislator Nasdem Dapil soreang Dra. Hj. Asmawati menggelar reses di Lagota Cafe Ahad (15/02/26). Dalam kegiatan tersebut Anggota komisi II DPRD kota Parepare mengungkapkan masalah sosial seperti BPJS masih mengemuka.

“Bantuan sosial, karena dengan pengaktifan BPJS karena BPJS itu dari dulu di rumah sakit, di rawat itu langsung aktif tidak sama tapi yang melapor ragu jangan sampai besok saya Konsul tidak aktif berarti masuk umum itulah kecemasan kecemasan masyarakat seperti itulah.” Kata Hj. Asma.

Walaupun BPJS Parepare selama UHC sudah baik, Kalau memang dirawat pasti langsung aku aktif. Hal lain yang mengemuka mengenai desil

“Tadi sudah dijelaskan sama dinas sosial, bahwa ada kategorinya desil 1 sampai 5, itu yang patut dibantu 6 sampai 10 itu yang sudah dianggap mampu. Sementara kemarin, ada terima bantuan PKH dan sebagainya, tiba-tiba tidak dapat bantuan, karena sudah ada didesil 5, sudah berapa tahun ini tidak terealisasi, karena dari pemerintah, tidak saya juga sudah cukup untuk pengawal, tapi memang seperti itu sudah diverifikasi dari dinas terkait, tapi tetap tidak dapat. Saya berharap mudah-mudahan tidak begitu terus. karena saya jadi sasaran.” Ungkap Hj. Asma

H. Kamaluddin Kadir Minta 5888 Peserta BPJS Kesehatan di Parepare Di Aktifkan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir menggelar reses di hotel parewisata Ahad (15/02/26). Pada reses tersebut warga banyak mengeluhkan terkait dengan pemutahiran, data terkait dengan BPJS, yang dilakukan secara nasional, penggabungan data dari data-data yang sebelumnya menjadi data tunggal sosial ekonomi nasional.

“Kalau secara nasional, ada 11 juta penerima manfaat BPJS kesehatan itu di non aktifkan. kalau kasus di Parepare ada sebanyak 5888. Kami sudah berkoordinasi dengan dinas sosial, kesehatan, dan BPJS, agar supaya memperbaiki data itu kembali. Karena sesuai dengan arahan presiden, berdasarkan rapat dengan DPR dan kementerian keuangan, dan sosial, dan BPJS, agar supaya ini diaktifkan kembali, sambil menunggu jeda waktu selama 3 bulan untuk dilakukan perbaikan, agar supaya kategori warga yang masuk penerima manfaat BPJS kesehatan itu berada di desil 1 sampai Desil 5 atau desil 6 sampai desil 10 diperbaiki, agar supaya nanti penerima manfaat tepat sasaran.” Kata Dr. Kamal

Lanjut Dr. H. Kamaluddin Kadir, pihaknya juga  sudah membicarakan ke dinas sosial, kesehatan, BPJS, dan rumah sakit, kalau ada kejadian cukup dilayani saja. Seluruh warga yang merasa dinonaktifkan, karena ini juga sudah perintah dari pusat, agar supaya layanan kesehatan di Parepare bisa berjalan dengan baik.

“Kalau kita menerima data kemarin dari dinas sosial, ada sekitar 4944 data itu diusulkan kembali, tapi kita berharap semua data dan nonaktif diaktifkan, yang lain terkait dengan penempatan warga, tadi ada beberapa warga bertanya semestinya saya masuk desil 1 sampai 5, tapi ternyata dia masuk desil enam sampai 10, dia bertanya bagaimana dengan pengklasifikasian, atau masak indikator penetapan desil desil itu, kita juga sudah menjelaskan bagaimana caranya warga dimasukkan desil 1 sampai 10. Yyang ada itu sangat miskin, miskin, hampir miskin rentang miskin, papah, kaya sudah kaya di atas 10%. kayanya jadi belum terukur, dan kita juga ke dinas sosial berkoordinasi kementerian pusat kriteria apa-apa saja kriteria nya.” Terang Dr. H. Kamaluddin Kadir

Wakil Walikota Minta Segera Di Bentuk Satgas MBG

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pada sejumlah Awak Media di rujab wawali Senin (16/02/25) Wakil walikota Parepare H. Hermanto mengatakan dirinya sudah menyampaikan di rapat koordinasi tingkat kabupaten kota di ruang pola, bahwa pemerintah kota Parepare sesegera mungkin untuk membentuk yang namanya satgas MBG.

“Di dalamnya meliputi dari OPD dinas kesehatan, kenapa kita masukkan dinas kesehatan, karena kita tidak meminta, ketika ada kejadian luar biasa, dinas kesehatan dalam hal ini yang bisa mengkoordinasikan ke rumah sakit, Puskesmas, bagaimana penanganan awal dari siswa yang kena keracunan. Yang kedua, di dalamnya ada dari dinas lingkungan hidup, kenapa ada, dari lingkungan hidup, karena SPPG ini ada limbah di dalamnya. Jadi sisa-sisa makanan anak sekolah, begitu dijemput oleh pihak SPPG, limbahnya itu akan dikelola sebagaimana mestinya. Jangan dibuang di depan SPPG-nya, mengakibatkan berceceran sehingga warga di sekitar situ mendapat dampak sangat kurang baik dalam hal ini bau.” Kata Hermanto.

Lanjut Hermanto, begitupun dengan dinas pendidikan di dalamnya, nanti ada beberapa dinas dalam struktur satgas MBG. Hermanto juga menjelaskan, sampai sekarang ini sudah ada 9 SPPG yang sudah beroperasi di kota Parepare, dan di harapkan supaya secepatnya kurang lebih dari target, lebih 18 SPPG yang beroperasi.

“Saya segera mungkin bisa beroperasi, supaya anak-anak kita bisa menerima manfaat dari makanan bergizi gratis. Begitupun dengan menu makanan, saya atas nama pemerintah kota Parepare menyampaikan, meminta kepada SPPG supaya menu makanannya itu bervariasi, supaya anak sekolah ini tidak bosan, dengan menu makanan itu. kalau bisa hari ini, ayam besok daging sapi, besok lagi burger, supaya anak ini tidak bosan dengan makanan. Terrkait dengan susu, susu seminggu sekali wajib diberikan kepada anak sekolah, tetapi kalau bahan bakunya sulit bisa digantikan dengan sejenis vitamin.” Harap Hermanto

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare