25.1 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 378

DPRD Berharap Aset Daerah Segera Bisa Di Tuntaskan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Meski tersisa beberapa hari lagi mengakhiri masa bakti periode 2019-2024 DPRD kota Parepare menggelar Rapat terkait masalah tanah di daerah Cempae Soreang Rapat di pimpin oleh Wakil ketua DPRD kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam Rabu (28/08/24).

“Alhamdulillah di sisa masa akhir jabatan selaku pimpinan DPRD, tetap semangat untuk menjalankan tugas dan pengabdian. Dan pada hari ini, 28 Agustus 2024, saya memimpin rapat untuk masalah tanah di warga di cempae bersama Inspektorat, kadis PU, kabag hukum, kabag aset, Lurah, camat Soreang, camat Bacukiki Barat, agar semua aset-aset pemda, yang tercatat, tetapi masih bersentuhan dengan masyarakat agar segera diselesaikan dituntaskan.” Kata Rahmat.

Calon Wakil Walikota Parepare Usungan Partai Golkar dan Demokrat ini lanjut berharap,  mudah-mudahan untuk cempae bisa selesai dengan cepat, karena mereka sudah melakukan konsultasi di kementerian dalam negeri, kementerian ATR/BPN, BPKP dan biro hukum provinsi. Dan sudah direspon untuk dilakukan koreksi pencatatan aset. Dirinya pun berharap kedepan semua aset daerah bisa di selesaikan.

“Mudah-mudahan berikutnya ke depan bisa juga masalah tanah di lauleng, di kilo 7, kemudian di Lapan, di Puskesmas lapadde, kemudian di lembah harapan, dan sebagainya, Itu bisa dituntaskan sehingga masyarakat bisa mendapat kepastian hukum atas tanah yang dimilikinya.” Harap Rahmat

Empat Kelurahan Di Parepare Jadi Pilot Projek kelurahan Inklusi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kota Parepare kini melangkah maju menuju kota yang ramah bagi semua kalangan termasuk penyandang disabilitas. Dalam upaya mewujudkan visi ini, pemerintah kota Parepare menggelar acara monitoring dan asistensi teknis terkait implementasi kelurahan inklusi dan penguatan sosial politik Rabu (28/08/24) di cafe bukit Amais,

Acara yang didukung oleh Yayasan Bakti dan YLP2EM ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait termasuk asisten 1 pemerintah dan Kesra Parepare Dede Harirustaman sebagai materi utama. Turut hadir pula direktur YLP2EM Ibrahim Fatah, beserta jajaran pejabat pentingnya.

“Kami memfokuskan diri untuk mewujudkan keluarga inklusi. Fakta saat ini 4 kelurahan telah dipilih sebagai pilot project, yaitu Kelurahan Lumpue, Watang Bacukik, Watang Soreang, Ujung Sabang, menekankan bahwa kelurahan inklusi bukan sekedar konsep melainkan komitmen nyata.

Kelurahan inklusi adalah kelurahan yang ramah bagi penyandang disabilitas, mereka harus memiliki data komprehensif, memberi wadah partisipasi dalam pengambilan kebijakan, dan menjamin kesetaraan akses pada layanan umum.

Langkah ini mendapat dukungan dari berbagai sektor, Makmur kadis Pendidikan kota Parepare menyoroti pentingnya pendataan anak disabilitas sekolah.

“Dengan data yang akurat, kita bisa menyiapkan guru inklusi dan meningkatkan alokasi dana untuk penelitian inklusi.” Terang Makmur.

Inisiatif Parepare ini menandai babak baru dalam pembangunan kota yang memperhatikan kebutuhan seluruh warga dengan empat kelurahan sebagai pelopor. Parepare bersiap menjadi contoh nyata kota inklusi di Indonesia.

Pasangan TSM-MO Pastikan Mendaftar KPU Rabu 28 Agustus

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Juru Bicara Pasangan.TSM – Mo Sappe yang juga kader partai Keadilan Sejahtera kota Parepare memastikan pasangan Tasming-Hermanto akan mendaftarkan diri ke KPU kota Parepare Pada Rabu (28/08/24). Kepastian tersebut di sampaikannya pada program Obras Selasa (27/08/24).

“Kami dari TSM-Mo, Akan membawa kapten kapal kami mendaftar pada hari Rabu insya Allah tanggal 28 jam atau sesudah salat dhuhur, jam 02.00. Deklarasi pasangan, kemudian setelah itu ada orasi politik dari pasangan calon kami. Start dari pos induk menuju kantor KPU kota Parepare.” Kata Sappe.

Lanjut Caleg terpilih dapil Bacukiki barat ini, Ada 4 peserta bakal calon ini maka persaingan semakin sengit. Dirinya yakin TSM-MO peluang menangnya semakin terbuka lebar, karena mungkin satu satunya pasangan calon yang lahir di parepare dan besar di parepare.

“Alhamdulillah dengan beberapa program, yang pada intinya setiap manusia ini akan membutuhkan pendidikan dan kesehatan, terkhusus itu. Untuk mempunyai daya saing luar biasa, tentunya sumber daya manusia ini harus dimantapkan. Maka tidak menutup kemungkinan, akan dalam persaingan luar biasa untuk mendapatkan pekerjaan, bukan hanya semata-mata cara berpikirnya untuk semata-mata mendapatkan bantuan.” ungkap Sappe

Sappe Menambahkan, bahwa setiap bakal calon akan diantar oleh 600 orang, tetapi tidak menutup kemungkinan banyak eforia masyarakat yang  menginginkan dan mau ikut dari peserta yang ini kita tidak bisa larang.

“Dan ada kesepakatan untuk seragam. insyaallah, kami akan memakai kapten kapal kami dengan seragam kotak biru hitam. Ini satu-satunya calon muda berdampingan, dengan muda mudah ditemui, mudah datang bersilaturahmi, dan dan semua bakal calon ini adalah orang putra-putri terbaik kota Parepare, tapi yang pastinya kami akan memilih yang terbaik TSM MO. Untuk untuk program-program selanjutnya tentunya kami sebagai partai pengusung Alhamdulillah dan bertanggung jawab.”? Jelas Sappe

Belum Ada Paslon Cawalkot Parepare yang Mendaftar di Hari Pertama Pendaftaran 27 Agustus 2024  

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di hari pertama Pembukaan Pendaftaran Untuk Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Selasa (27/08/24) belum ada Bakal Paslon yang melakukan pendaftaran. Hal ini dikemukakan langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare Awal Yanto.

“Target proses pendaftaran dimulai hari tanggal 27, kami akan menunggu sampai pukul 16.00. Cuman berdasarkan informasi dari tim bakal pasangan calon untuk tanggal 27 belum ada. Makanya Alhamdulillah kami mendapatkan Space untuk berbenah, untuk mempersiapkan kedatangan rekan-rekan dari pasangan bakal calon.” Kata Awal Yanto.

Awal mengatakan, berdasarkan administrasi yang menyurat ke kantor KPU Kota Parepare. Pendaftaran yang pertama dari Bakal Paslon Tasming Hamid-Hermanto di tanggal 28 Agustus.

“Untuk tanggal 28 insya Allah kami akan menerima satu pendaftar bakal pasangan calon yaitu bapak Tasmin dan bapak Hermanto, Untuk datang, Jadwalnya, sore. Itu. Surat yang kami terima secara resmi untuk di tanggal 29 itu, surat yang kami terima jam 11.00 pagi, oleh ibu Erna dan bapak Rahmat Sjamsul Alam. Itu yang resmi, maksudnya yang sudah ada suratnya ke kami. Supaya kami atur jadwalnya. Mudah-mudahan tidak ada terjadi tabrakan jadwal kita harapan kami. terkait persiapan insya Allah besok sudah siap untuk menerima, meskipun hari ini masih ada sedikit pembenahan secara khusus agar bisa terlihat cantik kantor KPU kota Parepare,” Tutupnya.

Diketahui, pendaftaran calon kepala daerah di pilkada serentak 2024 di mulai dari tanggal 27 hingga tanggal 29 Agustus 2024.

Launching Genius Serentak di 10 Provinsi, Parepare Dukung Peningkatan Kualitas SDM Generasi Emas 2045

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk Siswa atau Genius resmi dilaunching serentak di 10 Provinsi di Indonesia, Senin (26/08/24). Genius turut dilaunching di Kota Parepare sebagai salah satu penerima manfaat di Indonesia, dari tiga Kabupaten Kota penerima manfaat di Sulsel. Launching di Parepare dilakukan di UPTD SDN 46, yang dihadiri Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Noldy Yosep Rengkuan.

Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parepare Muh Idris, Kepala Disdikbud HM Makmur, Kepala Dinas PPKB Amarun Agung Hamka, Kepala Dinas PPPA Jumadi M, perwakilan Dinas PKP, perwakilan Badan Pangan Nasional, Kepala SDN 46 Rahmatiah, perwakilan Ketua Komite SDN 46 Achmad Ariyadi, Sekretaris Komite SDN 46 St Nurhawa Machmud, para guru, siswa, dan stakeholder terkait.

Noldy Yosep Rengkuan yang membacakan sambutan Pj Wali Kota menyambut gembira pelaksanaan Kegiatan Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk Siswa ini.

“Dalam rangka penyaluran pertama kegiatan dan launching gerakan edukasi, dan pemberian pangan bergizi untuk siswa tahun 2024. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyambut gembira pelaksanaan kegiatan gerakan edukasi dan pemberian pangan bergizi untuk siswa. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, generasi emas 2045. Gerakan ini memberikan edukasi yang komprehensif, kepada siswa, tentang pentingnya rumah makan sehat dan seimbang. Selain itu memberikan akses kepada pangan bergizi yang dapat meningkatkan kesehatan dan kemampuan belajar siswa,” kata Noldy.

Noldy berharap melalui gerakan ini dapat mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing untuk menghadapi tantangan global pada 2045. Noldy memaparkan, program Makan Gratis dirancang untuk memastikan bahwa semua siswa, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki akses ke makanan bergizi selama jam sekolah. Karena itu, dia menekankan, peranan pemerintah daerah dalam menjamin gizi bagi para siswa harus terus ditingkatkan.

Noldy mengingatkan tentang Peraturan Wali Kota Parepare Nomor 45 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting, menyebutkan bahwa masyarakat dan pemangku kepentingan berperan mewujudkan peningkatan status gizi individu, keluarga dan masyarakat serta dapat menyampaikan permasalahan, saran tentang penanganan masalah di bidang Kesehatan dan gizi.

Pusat launching program Genius untuk Provinsi Sulsel dilaksanakan di Kabupaten Maros, dengan menghadirkan Pj Gubernur Sulsel, sekaligus menyapa peserta Genius di Kabupaten Takalar dan Kota Parepare secara daring.

Pemerintah Kota Prioritas Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Asisten III Administrasi Umum Eko W Ariyadi mewakili PJ Walikota Akbar Ali hadir sebagai salah satu narasumber di program Pemerintah menyapa Ngopi berjamaah Jumat (23/08/24) mengatakan Program prioritas pemerintah, baik provinsi, nasional maupun daerah salah satunya adalah program pengentasan kemiskinan ekstrem

“Program prioritas pemerintah baik provinsi, nasional, maupun daerah salah satunya adalah program pengentasan kemiskinan ekstrem. Yang sampai hari ini kita masih terus melakukan upaya upaya nyata bagaimana kelompok atau keluarga keluarga kita yang masuk kategori keluarga ekstrem ini, ditangani dengan baik, salah satu bentuk yang sudah dilakukan yaitu dengan bekerja, bersama beberapa lembaga dan instansi vertikal, untuk ikut serta dan sama-sama mengangkat derajat dari keluarga ekstrem tersebut.” Kata Eko.

Lanjut Eko, salah satu contohnya yang kemarin mereka lakukan dengan baznas atau lembaga zakat lainnya berkaitan dengan perbaikan rumah untuk keluarga miskin. Kalau hanya bertumpu pada kemampuan keuangan daerah tentu saja dibutuhkan waktu cukup panjang sehingga pelibatan dari seluruh stakeholder yang berkaitan dengan keumatan di ajak serta.

“Berikut masih ada hubungannya dengan keluarga yang miskin ekstrem ini berkaitan dengan anak yang tidak sekolah. Kemarin ada sekitar 170 anak usia sekolah yang tidak sekolah itu kita dorong ke sekolah terdekat yang ada di rumahnya, untuk bisa masuk, apabila dia masih dalam usia yang masih dalam usia pendidikan formal. Tapi bagi mereka yang ternyata sudah lewat pendidikan formal, dibukakan juga jalur melalui jalur pendidikan program paket. Itu kemarin sudah kita sampaikan dan kita kerjasamakan dengan dinas pendidikan.” Terang Eko.

Kepala Balai Bahasa Sulsel Sebut Keren Festival Sastra di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan Dr Ganjar Harimansyah hadir dalam Diskusi Sastra dan Bedah Buku rangkaian Festival Sastra Parepare 2024 yang diadakan Rumah Puisi Parepare, di Hotel Grand Kartika, Parepare, Selasa (27/08/24).

Turut hadir menjadi narasumber dalam sesi diskusi sastra, Novelis dan Sastrawan Yudhistira Sukatanya, Penyair dan Dosen UNM Dr Asia Ramli Prapanca, serta Cerpenis dan Sastrawan Badaruddin Amir.

Sementara pada sesi bedah buku, masing-masing membedah Gemuruh Ombak Parepare (karya 60 nominasi lomba cipta puisi), dan Nyanyian Gelombang di Pantai Parepare (karya siswa SMA Parepare). Pembicara dalam bedah buku adalah Dr Aslan Abidin (Penyair, Dosen UNM), Baharuddin Iskandar MPd (Penulis, Kacabdis Wil. VIII), dan Bambang Widiatmoko (Penyair, Dosen Gunadarma). Moderator, Ika Merdeka Sari Hakim, guru SMPN 1 Parepare.

Kepala Balai Bahasa Sulsel Ganjar Harimansyah dalam kesempatan itu tidak ragu memuji Festival Sastra oleh Rumah Puisi Parepare ini. “Festival Sastra ini sangat keren yang diselenggarakan oleh komunitas sastra yang sudah puluhan tahun eksis di Parepare,” puji Ganjar.

Ganjar menyebut, Rumah Puisi Parepare adalah salah satu komunitas sastra yang diakui dan mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Bahasa. “Rumah Puisi Parepare ini banyak sekali mengadakan kegiatan dengan bantuan pemerintah. Dan selain Festival Sastra, Rumah Puisi ini juga mengadakan bengkel sastra termasuk penulisan puisi dan baca puisi, serta musikalisasi puisi. Salah satu yang membanggakan itu kumpulan antologi dua puisi yang dari proses bengkel sastra. Selain membanggakan para penulisnya juga membanggakan Kota Parepare,” ungkap Ganjar.

Ganjar berharap Festival Sastra ini bisa menggeliatkan sastra khususnya di Parepare, dan bisa menggugah Pemerintah Kota untuk berkolaborasi dan bersinergi memajukan sastra.

Tim Pakem Parepare Gelar Rakor Deteksi Potensi Penyimpangan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mewakili PJ walikota Parepare Asisten II Pemkot Parepare, Andi Adrian, pada media belum lama ini mengungkapkan Pemkot sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh kejaksaan terkait pemantauan aktivitas keagamaan di kota Parepare.

“Pemerintah kota sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh kejaksaan, terkait pemantauan aktivitas keagamaan di kota Parepare. Tadi ada beberapa masukan dari peserta rapat, mulai dari forum kerukunan umat beragama, dan tokoh-tokoh masyarakat. Bagaimana mereka betul-betul mengatensi kegiatan-kegiatan keagamaan yang sekarang ada di Parepare.” Kata Adrian.

Lanjut Adrian, terkait informasi bahwa ada warga yang di identitas kependudukan mereka masih tercantum aliran kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa tetapi setelah ditelusuri dan tim turun di lapangan ternyata mereka melakukan aktivitas keagamaan secara syariat Islam, sehingga hal-hal yang seperti ini langsung ditindaklanjuti oleh dinas kependudukan dan pencatatan sipil untuk melakukan kembali pembaharuan terhadap identitas kependudukan.

“Belum lagi informasi dari pihak kepolisian, bahwa ada aktivitas keagamaan Ahmadiyah yang kebetulan memang ada beberapa warga kita. Saya tidak bisa berbicara terlalu jauh, karena sedikit sensitif, apakah ini sesuai dengan kaidah-kaidah keislaman atau tidak terkait aliran Ahmadiyah.” Ungkap Adrian

Pemkot Parepare Luncurkan Kelurahan Sadar Kerukunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Asisten I Bagian Pemerintahan, Dede Harirustaman, mewakili Pj Walikota Parepare, menghadiri acara launching Kelurahan Sadar Kerukunan di Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Sabtu, (24/08/24).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muhammad Tonang, Kepala Kantor Kemenag kota Parepare, Forkopimda, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat serta para Tokoh Agama.

Dalam acara tersebut, para pemuka agama turut serta memimpin doa bersama, yang ditujukan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan dan keberlangsungan program Kelurahan Sadar Kerukunan. Setiap pemuka agama memanjatkan doa dengan harapan yang sama, yakni menciptakan suasana yang harmonis dan saling menghargai di antara warga Parepare.

Dalam sambutannya, Dede Harirustaman mangatakan, Kerukunan bukan hanya sebuah batas kata, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata dalam keberagaman suku, budaya, di kota Parepare.

“Sebagai pemerintah kota Parepare, juga kami melaporkan juga, tahun lalu, waktu saya masih menjadi camat salah satu kelurahan kami di launching juga kelurahan toleransi, di sana kami melaunching karena salah satu kelurahan kami yang berada di kecamatan Soreang saat itu di sana hampir semua pemeluk agama, mesjid, gereja, maupun vihara Berdekatan semua. Masyarakat kami dapat menjaga yang namanya toleransi beragama. Di kelurahan ujung bulu, Pada hari ini menjadi Vioner dalam upaya membangun masyarakat yang sadar kerukunan umat beragama. Pencanangan kerukunan sadar kerukunan ini adalah langkah yang sangat positif dan patut diapresiasi. Kami berharap inisiatif ini menjadi contoh bagi kelurahan lain di kota Parepare bahkan di seluruh Indonesia.”Kata Dede.

Pemerintah Kota Parepare berharap melalui program ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kerukunan dapat terus meningkat, serta dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga keharmonisan sosial dan toleransi beragama.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muhammad Tonang mengatakan masyarakat di kelurahan ujung bulu bisa hidup berdampingan satu sama lain, ini yang mengawali mereka bersama Indonesia dibangun dengan keanekaragaman budaya tradisional budaya agama kepercayaan begitu indah.

“Ketika kita sudah pahami bersama, keberadaan kita, bahwa kita semua mahluk dan kita semua ciptaan Tuhan, apapun agama itu. Tentu ada kesadaran kita bersama, bahwa kita semua ini setara tidak melihat bahwa dari segi perbedaan fisik, agama, budaya, dan lainnya. Kesadaran ini harus terbangun karena kita ini setara. Masyarakat di kelurahan ujung bulu bisa hidup berdampingan satu sama lain, ini yang mengawali kita bersama. Indonesia, dibangun dengan keanekaragaman. Budaya tradisional, budaya agama, kepercayaan begitu indah. Indonesia ini karena bisa hidup dan tumbuh kalau ada yang pernah keliling Nusantara tertentu di mana saja kita bisa kasih bisa hidup damai.” Kata Tonang

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh penampilan-penampilan dari lintas agama seperti penari cilik dari PAUD Holy Angel, Siswa-siswi Man 1 kota Parepare, Vokal grup Agama Kristen serta Santriwati Pondok Pesantren DDI Ujung Lare.

Pemilihan Anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Karajae Susah Sesuai Aturan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjawab keraguan masyarakat terkait seleksi Anggota dewan Pengawas PAM Tirta karajae Parepare, Anggota fraksi Partai Gerindra Dr. Kamaluddin Kadir melalui program Obras Sabtu (24/08/24) mengatakan undang-undang 23 tahun 2007 tentang pemerintahan daerah terutama di pasal 331 disebutkan bahwa terutama di ayat 6 itu dewan pengawas atau organ PDAM itu dibentuk melalui Perda kemudian turunannya itu muncul PP 54 yang mengatur tentang BUMD

“Aturan sekarang ini adalah rujukannya undang-undang 23 tahun 2007 tentang pemerintahan daerah, terutama di pasal 331 disebutkan bahwa terutama di ayat 6, itu bahwa dewan pengawas atau organ PDAM itu dibentuk melalui Perda. Kemudian turunannya itu muncul PP 54 yang mengatur tentang BUMD saat itu dibentuk badan usaha milik negara kemudian turun PP nomor 54 2017 tentang BUMD mengikuti tadi pasal 331 ayat 6, itu juga diatur di pasal 29 ayat 2  bahwa organ perumda itu terdiri 3 ada namanya KPM, dewas dan ada namanya direksi.” Kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut ketua Harian Gerindra Parepare ini,  Ada direksi, kemudian turun lagi petunjuk lebih lanjut permendagri 57 no 18 tentang pengangkatan dan pemberhentian anggota dewan pengawas atau anggota komisaris atau anggota direksi badan usaha milik daerah, itu juga jelas disebutkan di pasal 39 dan 58 terutama di PP 54 itu proses pemilihan dewas itu harus dilakukan melalui seleksi karena diatur dalam Permendagri 37 2018.

“Kita juga ada Perda tentang Perumda Tirta karajae, kemarin saya sebagai ketua pansus, ini perda nomor 10 tahun 2021. Seleksi yang diadakan berdasarkan regulasi, yang ada saya sebutkan tadi itu. Ada tiga seleksinya, berdasarkan aturan, ada seleksi administrasi, UKK, dan wawancara akhir. Di dalam pasal 17 ayat 1 huruf a, dalam Permendagri itu disebutkan bahwa anggota dewas pengawas badan usaha milik negara yang berjumlah 7, karena kita di Parepare berdasarkan aturan, jumlah direktur itu cuma satu, maka mengikuti itu dewas juga harus satu. Karena jumlahnya harus satu, maka yang mewakili dewan pengawas itu adalah unsur dari pejabat pemerintah daerah, bukan dari independen. Jejas Dr. Kamaluddin.

Tambahnya, karena PP yang lain di pasal yang lain sudah di pasal 36 ayat PP 54 2017 tentang BUMD di pasal 36 ayat 1 itu anggota dewas pengawas itu dari independen dan unsur lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Di ayat 2 disebutkan bahwa unsur lainnya yang dimaksud sebagaimana dimaksud ayat 1 itu terdiri dari pejabat pemerintah pusat, lalu dia di pejabat provinsi kemudian pejabat pemerintah daerah yang ada di daerah, yang bertugas dalam melaksanakan pelayanan publik ini pejabat pemerintah daerahnya bukan pejabat publik.

“Seperti badan usaha yang lain BLUD untuk pelayanan publik yang dimaksud di sini pejabat pemerintah yang berasal dari unsur pemerintah daerah. Jadi memang disebutkan bahwa, anggota dewan pengawas jumlahnya satu itu, unsurnya dari unsur lainnya. Unsur lainnya itu adalah unsur pejabat yang ada di pemerintah daerah, kecuali kalau di perumda kita itu memiliki unsur direksi, karena satu direktur. Jadi kalau dua atau 3 direksi namanya direktur utama dan direktur bidang. Ada bidang teknik dan ada bidang keuangan. Kalau direksinya ada 3 dewasanya juga ada 3. Maka satu diantaranya atau dua diantaranya boleh dari pemerintah maka satu lagi itu atau dua lagi itu boleh unsur independen.” Tambah Dr. Kamaluddin

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare