28.1 C
Pare-Pare
Selasa, April 21, 2026
spot_img

Pemkot Parepare Luncurkan Kelurahan Sadar Kerukunan

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Asisten I Bagian Pemerintahan, Dede Harirustaman, mewakili Pj Walikota Parepare, menghadiri acara launching Kelurahan Sadar Kerukunan di Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare. Sabtu, (24/08/24).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muhammad Tonang, Kepala Kantor Kemenag kota Parepare, Forkopimda, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat serta para Tokoh Agama.

Dalam acara tersebut, para pemuka agama turut serta memimpin doa bersama, yang ditujukan untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan dan keberlangsungan program Kelurahan Sadar Kerukunan. Setiap pemuka agama memanjatkan doa dengan harapan yang sama, yakni menciptakan suasana yang harmonis dan saling menghargai di antara warga Parepare.

Dalam sambutannya, Dede Harirustaman mangatakan, Kerukunan bukan hanya sebuah batas kata, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata dalam keberagaman suku, budaya, di kota Parepare.

“Sebagai pemerintah kota Parepare, juga kami melaporkan juga, tahun lalu, waktu saya masih menjadi camat salah satu kelurahan kami di launching juga kelurahan toleransi, di sana kami melaunching karena salah satu kelurahan kami yang berada di kecamatan Soreang saat itu di sana hampir semua pemeluk agama, mesjid, gereja, maupun vihara Berdekatan semua. Masyarakat kami dapat menjaga yang namanya toleransi beragama. Di kelurahan ujung bulu, Pada hari ini menjadi Vioner dalam upaya membangun masyarakat yang sadar kerukunan umat beragama. Pencanangan kerukunan sadar kerukunan ini adalah langkah yang sangat positif dan patut diapresiasi. Kami berharap inisiatif ini menjadi contoh bagi kelurahan lain di kota Parepare bahkan di seluruh Indonesia.”Kata Dede.

Pemerintah Kota Parepare berharap melalui program ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kerukunan dapat terus meningkat, serta dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga keharmonisan sosial dan toleransi beragama.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muhammad Tonang mengatakan masyarakat di kelurahan ujung bulu bisa hidup berdampingan satu sama lain, ini yang mengawali mereka bersama Indonesia dibangun dengan keanekaragaman budaya tradisional budaya agama kepercayaan begitu indah.

“Ketika kita sudah pahami bersama, keberadaan kita, bahwa kita semua mahluk dan kita semua ciptaan Tuhan, apapun agama itu. Tentu ada kesadaran kita bersama, bahwa kita semua ini setara tidak melihat bahwa dari segi perbedaan fisik, agama, budaya, dan lainnya. Kesadaran ini harus terbangun karena kita ini setara. Masyarakat di kelurahan ujung bulu bisa hidup berdampingan satu sama lain, ini yang mengawali kita bersama. Indonesia, dibangun dengan keanekaragaman. Budaya tradisional, budaya agama, kepercayaan begitu indah. Indonesia ini karena bisa hidup dan tumbuh kalau ada yang pernah keliling Nusantara tertentu di mana saja kita bisa kasih bisa hidup damai.” Kata Tonang

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh penampilan-penampilan dari lintas agama seperti penari cilik dari PAUD Holy Angel, Siswa-siswi Man 1 kota Parepare, Vokal grup Agama Kristen serta Santriwati Pondok Pesantren DDI Ujung Lare.

Most Popular

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare