27.5 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 317

Pj. Wali Kota Parepare Tinjau Bangunan Ex Cahaya Ujung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Ghani turun langsung melihat kondisi bangunan eks Toko Cahaya Ujung (CU) lama yang berlokasi di Jalan Bau Massepe, Senin (20/01/25).

Peninjauan tersebut bertujuan untuk menilai kelayakan bangunan yang rencananya akan direhabilitasi oleh pemerintah daerah. Dari hasil peninjauan itu, Wali Kota menilai bangunan eks toko CU  perlu dilakukan penataan dan pembersihan agar dapat difungsikan sebagai pusat UMKM. Pemerinah juga akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan pusat UMKM ini.

“Saya tergugah memang betul-betul pak sekda ajak saya. Saya rasa tidak ada kata  terlambat, luar biasa kita punya potensi, untuk segera kita bermitra dengan pihak ketiga, yang sebelumnya kita langsung kelola, minimal pembersihan dulu, supaya ini betul-betul penataan kota lebih rill. Mungkin ada tenan ini bisa untuk sementara mnempati lahan ini kita atur.” ujar Abdul Hayat Ghani didampingi Sekretaris Daerah Kota Parepare, Husni Syam.

Sementara Anggota DPRD komisi III Andi Muh Fudail.di kesempatan terpisah Mengatakan  bahwa harus ada penegasan mengenai temporer waktu di gedung tersebut.

“Tentunya setelah kami kunjungi sudah sangat tidak layak untuk digunakan. Walaupun kelihatan bangunan sangat kokoh, tapi kami melihat sendiri secara langsung dengan beberapa teman-teman yang hadir dari media, itu strukturnya sudah keropos. hujan, Rembesan air di mana-mana, bahkan di lantai, cor pun air sudah merembes itu artinya, bahwa konstruksi bangunan sudah harus diratakan. Harapan kita agar supaya pemerintah melakukan komunikasi kepada orang-orang yang ingin investasikan Parepare, dalam hal memanfaatkan lokasi CU ini, untuk dibangun, kemungkinan potensi usaha dikerjasamakan atau bagaimana yang tidak merugikan pemerintah kota Parepare dan memberikan keuntungan untuk masyarakat Parepare.” Harap Andi Fudail

Wujudkan Swasembada Pangan, Forkopimda Parepare Lakukan Penanaman Jagung

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, Pj. Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda Parepare) melakukan penanaman jagung. Penanaman jagung berlangsung di lahan perkebunan di Jl. Polwil 2, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki.

Kegiatan ini serentak digelar secara nasional oleh Kementerian Pertanian, Kepolisian Republik Indonesia, GAPKI, Perhutana, Inhutani dan Swadaya Masyarakat Pertanian. Luas target penanaman pangan ini sebanyak 1 juta hektar.

Pj. Wali Kota Abdul Hayat mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Parepare sangat mendukung program nasional swasembada pangan ini. Tentunya untuk mempercepat target perwujudan program ini, dibutuhkan partisipasi dari semua daerah.

“Kita Dari Pemerintah kota, yang saat ini bersama-sama forum komunikasi pimpinan daerah, ingin menunjukkan bahwa salah satu suksesnya suatu daerah, ketika mampu mendukung dan mengawal program prioritas nasional. Apa itu, yaitu ketahanan pangan. Di mana ketahanan pangan harus menjadi penting adalah masuk di Asta Cita bapak presiden Indonesia. Karena itu, kita betul-betul memanfaatkan lahan yang tidur ini. Jangan sampai ada lahan yang tidak bermanfaat untuk kepentingan masyarakat Parepare” tambah Abdul Hayat

Kapolres Parepare AKBP Arman Muis Menambahkan bersama pemerintah daerah melalui dinas pertanian pihaknya sudah melaporkan data tersebut ke Kapolda sampai ke tingkat pusat

“Bahwa kita bersama forkopimda, yang pastinya mendukung apa yang menjadi program pusat. Hari ini kita melakukan penanaman kurang lebih 3 hektar. Dan untuk seluruh kota Parepare bersama pemerintah daerah, melalui dinas pertanian, kita sudah laporkan data itu ke Kapolda, sampai ke tingkat pusat. Jagung yang kita tanam ini, ada macam-macam jagung. Untuk pakan, ada yang untuk dikonsumsi kemudian bibit.” Tambah Arman

Musrenbang RKPD 2026 Tingkat Kelurahan Siap Implementasi Wujudkan Parepare Kota Terbaik, Sejahtera dan Maju

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 Tingkat Kelurahan Kota Parepare, memasuki hari kedua, Rabu, (23/01/25). Pada hari kedua Musrenbang menyasar tujuh Kelurahan dari empat Kecamatan di Parepare. Masing-masing Kelurahan Ujung Bulu, Ujung Sabbang, Ujung Baru, Ujung Lare, Lemoe, Sumpang Minangae, dan Lumpue.

Narasumber dari Bappeda Parepare menyampaikan sambutan seragam Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, di antaranya Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud, Syarifullah mengatakan, Musrenbang Kelurahan diharapkan dapat menjadi forum dialog antara seluruh stakeholders pembangunan di Kelurahan, dalam membangun komitmen bersama untuk mewujudkan Parepare sebagai Kota terbaik, Sejahtera dan Maju, sesuai Visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih 2025-2029, Tasming Hamid-Hermanto (TSM-MO).

Karena itu, melalui Musrenbang ini, akan disinkronkan usulan-usulan masyarakat dengan visi misi dan program prioritas Wali Kota-Wawali terpilih.  “Musrenbang RKPD 2026 ini harus fokus 100 persen mengakomodir program-program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih,” kata Syarifullah membacakan sambutan Kepala Bappeda.

Dia mengemukakan, melalui Musrenbang RKPD ini secara berjenjang mengakomodir program-program prioritas yang merupakan implementasi visi dan misi Wali Kota-Wawali terpilih dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang saat ini sedang dalam proses penyusunan dokumen.

Hingga hari kedua, Musrenbang Kelurahan aktif diikuti oleh berbagai komponen masyarakat termasuk anggota DPRD dari empat Dapil di Parepare.

Selanjutnya Musrenbang Kelurahan hari ketiga, Kamis, 23 Januari 2025, akan berlangsung di Watang Bacukiki, Bukit Harapan, Bukit Indah, Kampung Baru, dan Lapadde. Musrenbang Kelurahan hari keempat, Jumat,24 Januari 2025, berlangsung di Labukkang, Lakessi, Cappa Galung, Tiro Sompe, dan Galung Maloang. Genap 22 Kelurahan.

Mantan Wakil Ketua DPRD Minta Ada Regulasi Jelas Terkait Sewa Menyewa Lahan Untuk Usaha UMKM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mantan Wakil ketua DPRD kota Parepare periode 2019-2024 yang juga ketua DPC partai Demokrat kota Parepare M. Rahmat Sjamsu Alam SH. Mengatakan aset pemerintah daerah yang tercatat tentu pemanfaatannya harus betul butuh kajian, apakah itu perlu di pihak ketigakan atau tidak. Hal tersebut di sampaikan Rahmat Sjamsu Alam saat di temui tim liputan jelajah kota usai melaksanakan sholat ashar berjamaah di Masjid raya kota Parepare Rabu (22/01/25).

“Kalau tidak di pihak ketigakan, bisa dimanfaatkan untuk usaha-usaha ekonomi rakyat. Karena bangunannya sebetulnya masih bisa dimanfaatkan, sambil menunggu investasi yang datang untuk bisa dimanfaatkan. Yang kedua, persoalan selama ini, kalau dia sifatnya UMKM untuk masyarakat, disini problem di mana-mana itu, adalah banyak mengakomodir kepentingan, sehingga bukan yang memang berjiwa UMKM yang masuk, usaha-usaha yang difasilitasi untuk masyarakat, seperti pasar lods, dan tempat-tempat fasilitas yang disiapkan pemerintah.” Ucap Rahmat.

Lanjut Rahmat, hal yang kedua, persoalan regulasi tidak tegas, yang ketiga adalah seolah-olah pemilik pertama itu adalah pemilik selamanya, sehingga saat mereka tidak mampu berusaha, untuk yang di fasilitasi oleh pemerintah itu dipersewakan lagi kepihak ketiga.

“Harusnya ada regulasi yang kuat. Contoh minimal 3 bulan tidak melakukan usaha sendiri bisa diganti dengan usaha lainnya. Sehingga tidak ada upaya sewa menyewa. Karena selama ini di mana-mana di pasar, pertama mereka punya kontrak dengan pemerintah, setelah itu dipersewakan. Oleh karena ini perlu memang Ada kajian kajian tertentu. Saya ada mengilhami bahwa pemerintah seharusnya aset yang dimanfaatkan untuk menghasilkan PAD, sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani. Tapi pemerintah memanfaatkan aset-aset yang ada seperti itu, harus dimanfaatkan untuk menghasilkan PAD sehingga kita tidak membebani masyarakat.” Jelas Rahmat

DPRD kota Parepare Minta Parkiran Kembali  Diambil Alih Rumah Sakit Andi Makkasau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota badan Anggaran DPRD kota Parepare Sappe meminta untuk Parkiran, kembali  diambil alih rumah sakit. Hal tersebut kembali di sampaikan politisi PKS tersebut saat bergabung pada program Obras Senin (20/01/25).

“Karena ini peruntukannya bagaimana memberikan pelayanan secara Maksimal kepada masyarakat. Kami dengan rumah sakit berpikirnya juga begitu, ternyata bahwa memang rumah sakit adalah tempat memberikan pelayanan. Meskipun ada jumlah parkir yang dibayarkan sesuai ketentuan Perda. Kalau rumah sakit tidak ada masalah, tapi kami terlanjur menandatangani MOU kami nanti disangkakan  melakukan Wanprestasi.” Kata Sappe

Menurut Sappe, Karena ini kebijakan dan azas manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, maka pihaknya selaku komisi 2, mitra kerja rumah sakit memanggil pihak rumah sakit dan mereka akan memberikan rekomendasi untuk menarik surat MOU tersebut.

“Jadi bukan pihak rumah sakit, karena ini berdasarkan keputusan komisi 2. Dan kebetulan komisi 3 membidangi dalam hal perhubungan, perparkiran, maka ini juga harus di tinjau supaya MOU ini ditarik, kembalikan ke rumah sakit untuk dikelola kembali, walaupun ini mungkin milik rumah sakit lahannya, sudah diatur dalam Perpres, sudah diatur dalam aturan yang ada. Maka jadi tidak masalah, karena ini proses apa yang telah disepakati. Bahwa melakukan bulan Desember tapi  ternyata dilakukan di bulan Januari.”Ungkap Sappe

Tambah Sappe, Memang ada hal-hal kejadian yang meresahkan masyarakat yang tentunya menjadi beban tanggung jawab sebagai penyambung lidah masyarakat. Ini mesti DPRD akan melakukan rapat bersama dengan pihak manajemen rumah sakit.

“Mungkin kami akan putuskan bahwa MOU itu dibatalkan saja. Karena ini bukan hanya satu dua orang yang mengeluh, meskipun mungkin ada yang beranggapan bahwa daerah lain sudah melakukan itu, tidak ada masalah. Tapi kami tidak mau masyarakat Kami, merasa terbebani, ketika keluarganya sudah di dalam rumah sakit, dirawat, kemudian datang untuk meringankan beban mereka, malah dia terbebani. Meskipun jumlahnya sedikit, Saya kira bukan dari jumlahnya, tetapi mereka ini anggap di pabengo-bengoki, kita tetapkan sesuai dengan peraturan daerah atau kalau perlu kita buatkan peraturan baru.” Tambah Sappe

PKP Kota Parepare Apresiasi Langkah Polres Parepare Dukung Penuh Program Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Kota Parepare, Wildana, menyatakan apresiasinya terhadap langkah Polres Parepare yang mendukung penuh program penanaman jagung serentak satu juta hektar. Program ini merupakan bagian dari visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan nasional di tahun 2025.

“Kami sebagai dinas teknis pertanian, sangat mengapresiasi terhadap langkah yang dilakukan polri, dalam hal ini polres Parepare, dalam gerakan penanaman jagung. Sebagaimana kita ketahui,bersama, bahwa jagung ini adalah salah satu tanaman pangan utama yang oleh bapak presiden Prabowo sudah dicetuskan untuk tidak diimpor pada tahun ini. Oleh karena, itu sebagaimana Asta cita pertanaman jagung harus dimassifkan. Dan salah satu stakeholder kita, yaitu polri telah melakukan langkah maju seperti yang kita lihat bersama pada hari ini.” Kata Wildana

Program penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di Kota Parepare ini dimulai di Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, dengan kegiatan simbolis di lahan seluas 3 hektar. Selain Polres Parepare, kegiatan ini juga melibatkan pemerintah daerah, TNI, Bulog, dan kelompok tani setempat.

Lebih lanjut, Wildana menegaskan bahwa Dinas PKP Parepare akan terus mendukung program ini dengan memberikan pendampingan teknis kepada para petani, mulai dari proses penanaman hingga distribusi hasil panen. Pihaknya juga memastikan ketersediaan pupuk serta pembinaan kepada petani agar produktivitas jagung dapat meningkat.

Pemkot Parepare Gelar Musrenbang RKPD Tingkat Kelurahan Libatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, mulai tingkat Kelurahan.

Musrenbang Kelurahan berlangsung selama empat hari, mulai Selasa sampai dengan Jumat, 21-24 Januari 2025, dengan menyasar 22 Kelurahan se-Parepare. Pada hari pertama, Selasa, 21 Januari 2025, berlangsung di lima Kelurahan, yakni Kampung Pisang, Mallusetasi, Watang Soreang, Bumi Harapan, dan Lompoe.

Musrenbang diikuti oleh Anggota DPRD Parepare, Lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan stakeholder lainnya. Dengan menghadirkan narasumber dari Bappeda dan SKPD teknis terkait.

Melalui sambutan seragam Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun mengatakan, Musrenbang merupakan salah satu tahap awal dalam proses perencanaan pembangunan daerah dan merupakan implementasi dari pendekatan perencanaan pembangunan yang partisipatif.

“Musrenbang Kelurahan dilaksanakan sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat agar terlibat langsung dalam perumusan perencanaan pembangunan daerah di tingkat Kelurahan. Peran aktif masyarakat dalam setiap penyelenggaran Musrenbang sangat dibutuhkan agar seluruh program/kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraannya,” kata Zulkarnaen dalam sambutannya.

Diharapkan Musrenbang ini dapat menjadi forum dialog antara seluruh stakeholder pembangunan di Kelurahan dalam membangun komitmen bersama untuk mewujudkan Parepare sebagai Kota terbaik, Sejahtera dan Maju (sesuai Visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih 2025-2029).

Tema Musrenbang RKPD 2026 adalah Pemantapan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan serta Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia. Selanjutnya, Musrenbang Kelurahan hari kedua, Rabu, 22 Januari 2025, akan berlangsung di Ujung Bulu, Ujung Sabbang, Ujung Baru, Ujung Lare, Lemoe, Sumpang Minangae, dan Lumpue.

Dukung Asta Cita, Telkom Hadirkan Program Pengembangan Talenta Digital Indonesia*

0

DigiUp, Digistar, dan Innovillage menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia kembangkan talenta digital

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka mendukung misi pemerintahan Prabowo-Gibran Asta Cita serta sejalan dengan program pengembangan sumber daya manusia berkualitas dan unggul yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN RI, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mengusung berbagai inisiatif strategis untuk mendorong pengembangan talenta muda Indonesia di era digital. Melalui beragam program inovatif, Telkom berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing global dan siap menghadapi tantangan masa depan.

VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko mengatakan, Pengembangan potensi dan keterlibatan generasi muda merupakan elemen penting dalam mendorong kemajuan bangsa di era transformasi digital.

“Melalui berbagai inisiatif, Telkom optimis dapat turut berperan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan mencetak talenta digital yang kompeten dan unggul.” Ucapnya

Indonesia saat ini membutuhkan setidaknya 9 juta talenta digital dalam menuju transformasi digital. Menjawab tantangan tersebut, pada 2024 lalu Telkom menyelenggarakan Telkom DigiUp yang merupakan program sertifikasi digital skill berstandar global sebagai solusi menyiapkan talenta muda yang sesuai dengan kebutuhan industri digital. Terbuka secara gratis untuk siswa SMK/SMA dan sederajat di seluruh Indonesia, Telkom DigiUp membuka sebanyak 11 program pelatihan digital skill bersertifikasi di antaranya Web Programmer (React JS), Cyber Security Officer, Microsoft Office Specialist Excel, dan Fullstack Web Developer (Python Django), serta Mobile Apps Developer (Flutter). Kemudian, terdapat program pelatihan Internet of Things (IoT) Engineer, Backend Web Programmer (GoLang), UI/UX Design, Digital Graphic Designer, dan Digital Marketing serta Social Media Marketing.

Tidak hanya itu, Telkom membentuk dan membina talenta digital masa depan agar siap menjajaki dunia kerja, sekaligus menutup gap antara jumlah talenta digital dengan kebutuhan industri, melalui program Digistar Class. Ini merupakan program mentoring yang dirancang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membekali peserta dengan hard skill dan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja. Pada tahun 2024, sebanyak 500 peserta terpilih dari total 12.176 pendaftar, telah mengikuti pembekalan intensif selama dua bulan dari 100 orang mentor Top Talent TelkomGroup. Secara umum, rangkaian kegiatan Digistar Class terbagi menjadi tiga sesi, yakni Learn, Grow, dan Contribute.

Selain itu, para generasi muda unggul Indonesia memerlukan wadah yang tidak hanya dapat menuangkan talenta yang dimiliki, namun juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Untuk itu, Telkom menyelenggarakan program Innovillage yang merupakan kompetisi sociopreneurship di bidang teknologi digital yang ditujukan untuk mahasiswa di seluruh Indonesia turut serta memberikan kontribusi dalam melakukan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi pada poin pengabdian masyarakat. Melalui program Innovillage, Telkom mendorong mahasiswa Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam memberi ide solutif pada berbagai permasalahan masyarakat melalui pengembangan aplikasi digital yang sesuai dengan Social Development Goals (SDGs).

Seluruh program yang diinisiasi oleh Telkom juga sebagai wujud implementasi prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) perusahaan, khususnya aspek sosial melalui pengelolaan sumber daya manusia. Telkom berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan talenta digital yang kompetitif dan berkualitas.

“Telkom terus menghadirkan program-program yang menciptakan peluang dan memperkuat partisipasi aktif generasi muda, sejalan dengan komitmen kami untuk membangun ekosistem talenta yang unggul, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Andri.

*#ElevatingYourFuture*

Menuju Kejurda, Percasi Parepare Gelar Seleksi Terbuka

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir baru saja melakukan seleksi terbuka dalam rangka persiapan menuju kejurda yang akan dilaksanakan di kota Parepare Senin (20/02/25). Hal tersebut di sampaikan Dr. Kamaluddin Kadir pada program Obras Selasa (21/01/25)

“Berkaitan dengan kegiatan percasi kemarin, kami selaku ketua bersama pengurus lain sudah melaksanakan satu kegiatan yaitu seleksi terbuka dalam rangka persiapan menuju kejurda yang akan dilaksanakan di kota Parepare sebagai tuan rumah, akan dilaksanakan tanggal 13, 14, 15 ini, akan kami laporkan sebagai bagian dari beberapa kegiatan, dalam mengikuti hari ulang tahun kota Parepare.” Kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut Politisi Gerindra ini, kegiatan ini diikuti beberapa atlet, baik junior, senior bahkan veteran ini, berlangsung di parepare. Percasi Parepare menargetkan ada dua target, sukses pada saat pelaksanaan kegiatan, dan sukses memenangi prestasi.

“Kegiatan ini diikuti beberapa atlet baik junior senior bahkan veteran ini berlangsung di parepare. Kami target ada dua target kami, kegiatan dan sukses pada saat pelaksanaan, kegiatan dan sukses memenangi prestasi. Kalau berhasil menjadi juara akan mewakili provinsi Sulawesi Selatan menuju kejurnas yg akan berlangsung di bulan 7 di Sulawesi Barat Mamuju. Kegiatan seleksi ini kami memanfaatkan sebagai bagian dalam rangka persiapan dalam rangka pra Porprov kegiatan yang ada di kabupaten Wajo tahun 2026.” Terang Dr. Kamaluddin.

UPTD Perparkiran Parepare Laksanakan Pendataan Juru Parkir Liar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare melalui UPTD perparkiran Dinas perhubungan kota Parepare melaksanakan pendataan terhadap juru parkir liar dan penertiban lalu lintas Senin (20/01/25).

Kegiatan ini dipimpin langsung kepala UPTD perparkiran Arjun Handayana. Dalam pelaksanaannya, Aryun menegaskan pendataan dan penertiban ini bertujuan untuk memastikan setiap juru parkir yang beroperasi memiliki izin resmi, serta mematuhi aturan yang berlaku.

Aryun dalam kesempatan tersebut mengimbau untuk pelanggan atau pengguna jasa, apabila menemukan ada indikasi Juru parkir liar diharapkan dapat melaporkan ke dishub PT parkiran

“Untuk pelanggan atau pengguna jasa, apabila menemukan adanya indikasi juru parkir liar, itu kami harapkan untuk segera melaporkan kepada kami. disini kami ada yang namanya pengaduan. Ada WA, medsos, Facebook untuk segera dilaporkan.” Kata Aryun.

Keberadaan jukir liar yang tidak terdaftar dapat mengganggu ketertiban umum, dan menimbulkan potensi konflik di lapangan. Oleh karena itu pemerintah terus berupaya menata ulang Sistem perwakilan di parepare, agar lebih terorganisasi dalam kegiatan parkiran, juga memberikan sosialisasi kepada jukir mengenai pentingnya memiliki izin resmi, serta memahami tarif parkir yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para jukir untuk bekerja secara profesional, dan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat. Selain pendataan jukir liar, penertiban lalu lintas, juga dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sejumlah titik yang sering mengalami kemacetan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare