27.5 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 314

Penjabat Wali Kota Parepare Sampaikan Apresiasi Kinerja KPU dan Badan Ad hoc Sukseskan Pilkada

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  –Penjabat Wali Kota Parepare melalui Asisten I Setda Kota Parepare, Dede Harirustaman menyampaikan apresiasi atas kinerja KPU dan Badan Ad hoc atas kinerjanya dalam menyukseskan Pilkada.

Ucapan itu disampaikan saat memaparkan materi dalam Rapat Evaluasi Badan Ad hoc penyelenggara pemilihan pada pelaksanaan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 tingkat KPU Kota Parepare, di Hotel Aryaduta Kota Makassar, pada Ahad (26/01/25) Kemarin. Dede pun mengungkapkan Jumlah partisipasi pemilih juga meningkat signifikan dan masuk kategori terbaik II di Sulsel.

“Salah satu dukungan kami dari pemerintah daerah, yang pertama terkait dengan fasilitas persiapan.Persiapan, itu kita harus lakukan semuanya yang paling utama yang pertama adalah, bagaimana cara mensosialisasikan untuk memberikan pemahaman masyarakat kita, terkait pentingnya pelaksanaan kegiatan Pilkada ini. Yang kedua, dalam tahapan persiapan juga, kami juga pemerintah memberikan informasi terkait kepada masyarakat mengenai penggunaan hak pilih.” Kata Dede.

Sementara itu Kapolres Parepare AKBP Arman Muis memuji peran media dalam mengawal pelaksanaan pilkada berjalan sukses.

“Sampai saat ini, kita tidak bisa kita kumpul seperti ini. Karena teman-teman media meredam, tidak ada yang memberitakan sehingga tidak ada yang muncul di permukaan.” Terang Arman.

Disiplin dan Semangat, Jajaran Bappeda Parepare Apel Pagi Pasca Libur Nasional dan Cuti Bersama

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare disiplin dan semangat mengikuti apel pagi rutin harian pasca libur nasional dan cuti bersama, Kamis, (30/01/25).

Apel yang berlangsung di pelataran Kantor Bappeda Parepare itu, dihadiri langsung Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun selaku pembina apel, dan diikuti oleh Sekretaris Bappeda Dede Alamsyah Wakkang, para Kepala Bidang, Kasubag, serta jajaran Staf Bappeda.

Dalam arahannya, Zulkarnaen mengapresiasi tinggi jajaran Bappeda yang cepat menyesuaikan dengan tetap disiplin dan kompak mengikuti apel pagi setelah libur yang cukup panjang.

Dia mengungkapkan, kedisiplinan jajaran Bappeda mengikuti apel pagi rutin harian diapresiasi Sekda, dan diharap jadi contoh teladan khususnya bagi OPD yang lain.

Zulkarnaen berpesan, agar jajaran Bappeda tetap semangat dan menunjukkan kinerja terbaik karena ada beberapa agenda penting sudah menunggu di depan.

Fatimah Institusi Pendidikan Yang utamakan Bukan Kuantitas Tapi Kualitas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Meski sudah lama hadir sebagai institusi pendidikan yang menghasilkan tenaga ahli keperawatan di kota Parepare, namun baru di tahun 2024 Fatimah kini menjelma menjadi institusi pendidikan melahirkan tenaga keperawatan berkualifikasi SI. Hal tersebut di sampaikan dosen senior Fatimah Ners. Agustina  yang mengalami proses metamorfosis Fatimah mulai dari pencanangan kesehatan hingga STIKES saat hadir pada dialog kesehatan tayang Rabu (29/01/25)

“Dalam perjalanan kami dari pertama. Baik saya selaku bagian dari pendidikan SPK sebagai guru, maupun jadi pelaku dari pencanangan kesehatan atau PK itu, saya alami semua. Memang kelihatan waktu yang cukup panjang, tetapi mengapa baru sampai level S1, karena memang di lembaga ini yang diutamakan itu bukan kuantitas tapi kualitas, sehingga tidak serta-merta banyak mahasiswa, dan banyak yang berminat, kita langsung kejar target untuk mencapai status yang  setinggi-tingginya.” Kata Bidan Agustina.

Lanjut Mantan direktur Akper Fatimah ini,  yayasan berhati-hati menyiapkan diri dengan baik, sehingga ketika fatimah sudah sampai pada level itu, betul-betul siap menjadi lembaga yang betul-betul bertanggung jawab terhadap lulusan, dan apa yang sudah lakukan sampai sekarang dengan lulusan kurang lebih 1600 sudah tersebar bekerja baik sebagai karyawan swasta, maupun sebagai ASN, itu sudah menyebar di seluruh sosok tanah air, bahkan sudah sampai ke luar negeri.

“Saat ini sudah ada beberapa di Jepang, dan akan ada lagi pemberangkatan yang sudah siap, dengan tinggal menunggu waktu pemberangkatan. Kemudian juga ada di Arab Saudi 2 orang. Target yang sudah kami capai dengan level ketiga, meskipun Level 3, karena kami juga masih mempertimbangkan bahwa masih banyak institusi yang masih membutuhkan tenaga diploma, dan waktu diploma 3 ini adalah waktu yang singkat untuk menemukan pekerjaan dengan cepat. Karena pendidikan diploma 3 itu adalah pendidikan vokasi, terutama membantu lulusan kami untuk menemukan pekerjaan dengan cepat.” Ungkap Ners. Agustina

DPKP Imbau Warga Jika Ada Gejala Penyakit PMK

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merebaknya kembali virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak sapi, di sejumlah daerah di nusantara, membuat Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) kota Parepare,  sigap melakukan langkah antisipatif dengan membuka layanan aduan PMK dan vaksinasi.

DPKP kota Parepare sigap melakukan langkah antisipatif dalam rangka mencegah penularan PMK terhadap hewan ternak sapi milik para peternak di wilayah kota Parepare. Langkah antisipatif tersebut adalah, berupa layanan aduan PMK yang diberi nama call nak center dengan nomor aduan 0821 8768 8123. Masyarakat dapat melaporkan jika menemukan adanya sapi mengalami sakit maupun gejala lainnya, melalui layanan tersebut.

“Untuk peningkatan kewaspadaan di kota Parepare ini, Kami menghimbau kami dari dinas PKP mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Parepare, jika menemukan ternak yang sakit saja dulu, supaya menghubungi dinas PKP melalui call nak center melalui 0821 876 88 123, ” Imbau Wildana Selasa, (28/01/25)

Wildana mengakui pihaknya mengalami kendala dan tantangan berat dalam mencegah masuknya wabah PMK terhadap hewan ternak, karena menurutnya kota Parepare adalah merupakan wilayah perlintasan dan memiliki Pelabuhan yang ramai lalulintas hewan ternak menyeberang ke pulau Kalimantan.

Selain membuka layanan aduan, DPKP juga saat ini telah membentuk tim, untuk melakukan vaksinasi serta memberikan edukasi dan penyuluhan terkait dengan penyakit PMK yang kembali mewabah. Sebelumnya DPKP Parepare telah melakukan bulan pencanangan vaksinasi tahap pertama yang dijadwalkan berakhir hingga maret 2025.

Berdasarkan pengamatan DPKP Parepare, hingga saat ini kasus PMK di kota Parepare belum terdeteksi, namun pihaknya meminta masyarakat jika menemukan sapi yang sakit segera memberikan informasi melalui nomor kontak call nak center yang telah dibuka. Diketahui 7 daerah di Sulsel dilaporkan telah masuk PMK Di antaranya Kabupaten Gowa, Takalar, Sinjai, Makassar, Toraja Utara, Palopo, dan Bone. (*)

Dewan Tegaskan Tidak Paksakan Masyarakat Pilih Fasilitas Kesehatan Pertama BPJS Kesehatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Obras Kamis (23/01/25) Anggota Komisi II DPRD kota Parepare yang juga juru Bicara PKS Sappe mengatakan, pada saat pendaftaran itu masyarakat tidak diberi kesempatan untuk memilih fasilitas tingkat pertamanya tetapi jika BPJS-nya ini sudah aktif maka boleh dipindahkan faskes tingkat pertamanya.

“Jadi, kalau menyatakan bahwa dipaksakan tidak, malah kami menyampaikan bahwa seharusnya tipe C, ada yang dimiliki pemerintah. ini karena kebanyakan masyarakat kita dibayarkan menggunakan APBD. Sementara kalau yang lama itu rujukannya harus ke tipe C, tapi informasi yang saya terima terakhir sudah bisa langsung ke tipe B. Tidak ada unsur paksaan, bahwa kami memaksa masyarakat untuk faskes tingkat pertamanya ada di puskesmas. Karena memang proses pendaftaran ini ketika pemerintah kota melalui dinas kesehatan mengaktifkan maka langsung faskes tingkat pertamanya itu di Puskesmas.” Kata Sappe.

Lanjut Sappe, Tetapi jika BPJS pemerintah sudah aktif, maka bisa dia minta faskes tingkat pertama kemana, apakah ke dokter umum yang sudah bekerja sama dengan BPJS, bahwa pemerintah tidak lagi mempunyai hubungan dengan faskes tingkat pertama. Pemerintah hanya mempunyai kewenangan untuk membayarkan BPJS masyarakat.

“Tapi tergantung masyarakat, dia mau pilih fasilitas pertamanya di mana. Boleh dipindahkan berurusan dengan kantor BPJS, yang penting tanggung jawab dan kewenangan pemerintah itu membayarkan BPJS-nya masyarakat. Jadi kami juga anggota DPRD sebagai perwakilan rakyat di komisi 2 kebetulan mitra kerjanya dinas kesehatan dan BPJS itu tidak memaksakan bahwa masyarakat yang dibayarkan melalui uang daerah APBD harus faskel tingkat pertamanya.” Ungkap Sappe

Pj Wali Kota Parepare Hadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Pemuda Panca Marga

0

PAREPARE RADIOMESRA. COM  – Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Pemuda Panca Marga (PPM) yang ke-44 Tahun yang berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare. Ahad, (26/02/25)

Sejumlah pejabat lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare hadir dalam kegiatan tersebut. Abdul Hayat Gani dalam sambutannya mengatakan Pemuda Panca Marga adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat kekeluargaan dan merupakan wadah berhimpun bagi para putra-putri Veteran Republik Indonesia.

Organisasi tersebut, kata dia memiliki hubungan kesejarahan dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan merupakan keluarga besar TNI/Polri. Para anggotanya memiliki tekad yang sama untuk meneruskan cita-cita perjuangan Veteran Republik Indonesia dan berkiprah dalam pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila.

“Sejarah Pemuda Panca Marga (PPM) memiliki perjalanan yang cukup panjang. Pembentukan Pemuda Panca Marga juga berkaitan erat dengan perjuangan bangsa Indonesia,” kata dia.

Mantan Sekprov Sulsel ini mengungkapkan menurut catatan historis, organisasi PPM lahir dari semangat untuk melestarikan nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme serta nasionalisme. Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur tersebut, PPM diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. Terutama untuk terus berjuang demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Kegiatan ini merupakan momentum yang baik untuk bersilaturahmi antara para penerus generasi muda yaitu PPM semoga pertemuan ini akan membawa berkah untuk kita semua,” ucapnya.

Dirinya berharap melalui Peringatan HUT PPM ke 44 tahun 2025 ini, menguatkan semangat Kebangsaan dengan mengedepankan nilai juang guna mengawal Pembangunan di Kota Parepare khususnya.

Abdul Hayat Gani juga berharap Pemuda Panca Marga dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk Kota Parepare dalam mendorong terwujudnya pelestarian jiwa, semangat pembangunan serta peningkatan akan nilai-nilai Ketuhanan yang tinggi. (*)

Pertamina Patra Niaga Siapkan Pasokan Fakultatif Hingga 9 Juta Tabung LPG 3 Kg Selama Libur Isra Miraj dan Imlek

0

JAKARTA, SULAPA. COM – Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama libur nasional Isra Miraj dan Imlek, PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan fakultatif LPG 3 kg secara nasional dengan total lebih dari 9 juta tabung.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan konsumsi atau permintaan atas kebutuhan LPG 3 Kg pada libur panjang ini sedang tinggi sehingga penyaluran tambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan di berbagai wilayah. Selasa (28/01/35)

“Pertamina Patra Niaga menghimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina yang telah menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah. Daftar pangkalan resmi dapat diakses dengan menghubungi Pertamina Call Center 135,” ujar Heppy.

Heppy menambahkan Pertamina juga meminta pangkalan LPG 3 kg untuk memprioritaskan pembelian dari rumah tangga guna memastikan distribusi LPG bersubsidi tepat sasaran.

“Tidak hanya LPG 3kg, LPG non-subsidi seperti Bright Gas juga kami sediakan dalam jumlah cukup di berbagai outlet resmi dan modern, termasuk layanan antar Pertamina Delivery Service (PDS). Masyarakat tidak perlu khawatir”, pungkas Heppy.

Jika masyarakat mengalami kendala terkait LPG atau ingin memesan layanan antar LPG Bright Gas, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

#####

Tentang Pertamina Patra Niaga

PT Pertamina Patra Niaga merupakan Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) yang bergerak dalam penyaluran BBM dan LPG baik subsidi maupun non subsidi, bahan bakar bagi pelaku industri, pengelolaan SPBU, mobil tanki, serta Fuel dan LPG Terminal, dan kini juga memasarkan produk-produk petrokimia.

Selain itu, PT Pertamina Patra Niaga kini juga mulai mengembangkan produk dalam mendukung transisi energi seperti biofuel, Charging & Swapping Station, serta layanan Carbon Trading sebagai komitmen Pertamina Patra Niaga sebagai decarbonization partner.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan LPG Bersubsidi 3 kg Hanya Diperuntukkan Bagi 4 golongan

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga pra-sejahtera, usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sebagai bagian dari kebijakan distribusi yang lebih tepat sasaran, pemerintah telah mengatur penggunaan LPG 3 kg dalam Peraturan Dirjen Migas yang menetapkan bahwa konsumen wajib terdaftar dalam sistem berbasis data dan melakukan pembelian menggunakan KTP.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, melalui Comm, & Rel PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Romi Bahtiar pada tim liputan jelajah kota radio mesra Selasa (28/01/25) mengatakan, bahwa Pertamina Patra Niaga Sulawesi terus melakukan sosialisasi dan monitoring bersama dengan pemerintah daerah, serta Hiswana migas, agar distribusi LPG 3 kg sesuai dengan peruntukannya.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan monitoring bersama dengan pemerintah daerah, serta Hiswana migas agar distribusi LPG 3 kg sesuai dengan peruntukannya. Peran serta APH dan Pemda sangat penting dalam pengawasan distribusi, sehingga LPG bersubsidi dapat digunakan oleh masyarakat yang benar-benar berhak.” Kata Romi

Romi pun Berharap Jika ditemukan penyalahgunaan, maka Pertamina akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menindaklanjutinya.

“Jadi jika ditemukannya penyalahgunaan, maka kami Pertamina, akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menindaklanjutinya segera. Imbauan juga untuk masyarakat yang berhak menerima subsidi, untuk mendaftarkan diri ke pangkalan resmi, sesuai mekanisme yang telah ditentukan. Jika ada keraguan, atau menemukan penyalahgunaan, bisa melaporkan kepada agen atau pangkalan resmi, maupun melalui pengaduan call center Pertamina 135.” Terang Romi.

Tambahan Informasi, Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jendral Migas No.B-24461/MG.05/DJM/2022 terdapat 4 golongan yang berhak menikmati LPG 3 kg yaitu Rumah Tangga Pra-Sejahtera yang mana keluarga dengan tingkat ekonomi rendah yang telah terdaftar dalam sistem subsidi pemerintah. Selain itu ada Usaha Mikro yang berskala kecil seperti pedagang kaki lima, warung makan kecil, dan UMKM dengan kebutuhan LPG terbatas. Selain itu, ada Nelayan Sasaran dengan kapal berukuran maksimal 5 Gross Tonnage (GT) yang menggunakan LPG untuk kebutuhan operasional. Dan terakhir ada Petani Sasaran yang memiliki luas lahan maksimal 2 hektare yang menggunakan LPG untuk pengeringan hasil pertanian dan kebutuhan lainnya.

Disisi lain, terdapat 8 golongan yang tidak diperkenankan menggunakan LPG 3 Kg yaitu usaha hotel, restoran, binatu/laundry, usaha tani tembakau, usaha peternakan, usaha batik, usaha jasa las dan usaha pertanian (diluar ketentuan Perpres no.38 tahun 2019 dan yang belum konversi).

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memastikan distribusi LPG 3 kg tepat sasaran. Upaya ini dilakukan dengan mengawasi penyaluran melalui sistem pencatatan digital serta edukasi kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban dalam penggunaan LPG subsidi.

Kantor Kementerian Agama Parepare Lanjutkan Tahapan Persiapan Ibadah Haji

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Setelah sukses menyelenggarakan kegiatan Manasik Haji beberapa waktu lalu, Kantor Kementerian Agama kota Parepare kini melanjutkan tahapan persiapan ibadah haji dengan menggelar manasik haji tingkat kecamatan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Kantor urusan Agama yang tersebar di 4 Kecamatan di kota Parepare. Senin (20/01/25)

Kegiatan manasik haji ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan edukasi kepada 123 calon jamaah haji termasuk jamaah haji lanjut usia atau lansia yang direncanakan akan berangkat pada tahun 2025.

Kepada Kantor Kementerian Agama Parepare H. Fitriadi berharap dengan adanya rangkaian manasik haji ini, para calon haji dapat lebih siap secara spiritual,  fisik, mental dalam menjalankan Rukun islam yang kelima tersebut.

“Kami dari kementerian agama kota Parepare telah melaksanakan pembukaan pra manasik haji tanggal 20 Januari 2025 dengan baik. Insya Allah sukses, kemudian kegiatan ini setelah dibuka secara tingkat kabupaten kota, akan dilanjutkan di KUA kecamatan masing-masing.” Kata H. Fitriadi

Adapun beberapa kegiatannya, pertama dalam hal bagaimana edukasi kepada jemaah jemaah haji betul-betul menjadi haji mandiri, haji yang betul-betul mengetahui, bagaimana tata cara beribadah mulai dari keberangkatan sampai kepulangannya.

“Kemudian, tentulah kiranya kami sangat harapkan, tindak lanjutnya nanti ini akan dilaksanakan di kecamatan masing-masing. Mungkin ada yang 4,5 kali kegiatan bertujuan untuk bagaimana terus memberikan pemahaman kepada calon jemaah haji kita, bagaimana melaksanakan perhajian ke depannya. Alhamdulillah jumlah calon jemaah haji kota Parepare 2025 itu, 123 orang sudah masuk usia lansia di dalamnya.” Ungkap H. Fitriadi

Calon jamaah haji dibimbing secara detail tentang berbagai aspek pelaksanaan ibadah haji, mulai dari proses pemberangkatan, hingga kepulangan ke tanah air. Manasik haji di tingkat kecamatan ini juga dirancang untuk memberikan pendampingan yang lebih intensif dengan materi yang mencakup, tata cara pelaksanaan rukun dan wajib haji, pengelolaan logistik pribadi, serta penguatan fisik dan mental calon jamaah haji. Yang bertujuan agar jamaah haji lansia dapat menajamkan pengetahuan menjalankan ibadah haji dengan nyaman dan lancar

Penempatan Pagu Wilayah dan Pagu Sektoral Didasarkan Pada Realisasi Penerimaan Umum Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Badan Anggaran DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir lewat program Obras Sabtu (25/01/25) mengatakan Untuk musrembang tahun 2025, itu pada tahun 2026 ini di buat program dan kegiatan dilakukan oleh Bappeda, kelurahan dan kecamatan itu persiapan untuk 2026. Sedangkan untuk 2025 sudah dilaksanakan tahun lalu.

“Kalau saya buka di MoU nya karena masih terlibat di dalamnya, itu diputuskan pada tanggal 29 Januari lalu 2024, ditandatangani oleh Bapak Ketua H. Kaharuddin Kadir, Bapak PJ waktu itu pak Akbar Ali, wakil ketua pak H. Tasmin Hamid wakil ketua Bapak Rahmat Syamsul alam. Keputusannya itu berdasarkan MoU 98% itu adalah pagu sektoral dan 2,% lebih itu adalah wilayah indikatif  dan pagu indikatif terdiri dari sektoral dan indikatif Wilayah” Ucap Dr. Kamaluddin.

Lanjut Ketua Komisi I DPRD ini, jadi penempatan pagu wilayah dan pagu sektoral itu didasarkan pada realisasi penerimaan umum Daerah, dikurangi dengan  realisasi belanja umum daerah, ukurannya itu waktu 2025 di ambil. Tahun 2022 karena itu yang baru adalah realisasinya waktu itu .

“Waktu 2024 Kita memakai anggaran APBD 2023 realisasinya belum selesai. Jadi sudah ditentukan jumlah anggaran yang ada di situ, kalau di ujung bulu ini sudah dibagi berdasarkan  kecamatan kalau kecamatan di ujung itu 615.000.000,9 sekian, itu dibagi ke kelurahan berdasarkan indikator-indikator jumlah penduduk, luas wilayah, angka kemiskinan, angka stunting, itu semua diakumulasi sehingga dikurangi, sehingga kalau di kelurahan ujung bulu itu mendapatkan angka 126 juta lebih, itu di luar dana kelurahan. ” Ungkap Dr. Kamaluddin

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare