29.9 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 286

Efisiensi Bukan Pemotongan Anggaran, Tapi Pembatasan Belanja

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepada Tim liputan jelajah kota radio mesra belum lama ini, Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si mengatakan Efisiensi sebenarnya bukan pemotongan anggaran, tapi pembatasan belanja kalau masih ada bisa dilakukan penghematan, pembatasan yang dilakukan.

“Contoh, kalau bimtek biasanya dilakukan tiga kali, bisa dua kali atau bisa dirubah sistemnya, Kalau biasa di Makassar, kenapa tidak dilakukan di parepare, tetapi tidak boleh menghilangkan output daripada kegiatan itu. Jadi boleh saja dikurangi anggarannya, tapi tidak boleh dihilangkan kegiatannya. sesungguhnya efisiensi itu jangan sampai menurunkan kinerja pemerintah, karena kalau kinerja turun, pasti pelayanan pemerintah ke masyarakat tidak berkualitas. Ini yang mesti dipahami oleh pemerintah daerah.” Kata Kaharuddin.

Lanjut Kaharuddin Kadir, Efisiensi yang lakukan ini, betul-betul sesuai dengan yang diinginkan oleh Inpres, jangan nanti kebablasan, tidak diatur dalam inpres.

“Tapi kita juga ikutkan. Contoh,  kami di DPR juga kena dampaknya. Biaya kehumasan kita dipindahkan ke Infokom, sementara DPRD ada hal-hal yang memang kita harus publikasikan secara intensitas, apakah melalui media cetak, media elektronik, online, dan lain sebagainya, kenapa, supaya masyarakat bisa tahu apa-apa yang dilakukan oleh DPRD, harus sama persepsi kita. Efisien itu bukan pemotongan, tapi pembatasan. Kalau ada rasionalisasi. Hasil rasionalisasi itu bisa ditambahkan ke infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lain-lain.” Jelas Kaharuddin.

Perkuat Kolaborasi, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Terima Audiensi Institusi Militer, Akademisi hingga Duta Wisata

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menerima sejumlah audiensi dari berbagai pihak di ruang kerjanya dan di Lounge Kantor Wali Kota, Selasa (15/04/25).

Audiensi yang berlangsung sepanjang hari ini membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan sinergi lintas sektor hingga rencana kegiatan sosial dan pendidikan.

Audiensi pertama berlangsung pukul 10.30 Wita di ruang kerja Wali Kota, di mana Tasming Hamid menerima kunjungan Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom). Pertemuan ini membahas koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Parepare dengan institusi militer dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Di waktu yang sama, bertempat di Lounge Kantor Wali Kota, Tasming Hamid juga menerima audiensi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Parepare. Agenda pertemuan ini difokuskan pada upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat serta penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan tenaga medis.

Selanjutnya, pukul 11.00 Wita, Wali Kota menerima pengurus DPD Partai NasDem Kota Parepare. Dalam pertemuan ini, Tasming Hamid yang juga Ketua DPD NasDem Kota Parepare membahas peran partai politik dalam mendukung program-program pembangunan daerah serta menjaga stabilitas politik yang kondusif.

Pada siang harinya, pukul 13.30 Wita, Tasming Hamid menerima audiensi dari dosen pembimbing Universitas Hasanuddin (Unhas) terkait rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kota Parepare. Wali Kota menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan pemerintah untuk mendukung penuh kegiatan mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat.

Audiensi terakhir berlangsung pukul 14.00 Wita, di mana Wali Kota menerima kunjungan dari Duta Wisata Indonesia Kota Parepare. Pertemuan itu mereka meminta support dan dukungan dari Wali Kota Parepare sebab akan bertanding ke tingkat provinsi Sulsel.

“Setiap audiensi hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun Parepare yang lebih baik. Kami terbuka terhadap semua inisiatif positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Tasming Hamid.

Kegiatan audiensi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam menjalin komunikasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan daerah.(*)

Tangani Limbah Tinja, PAM Tirta Karajae siapkan Program Layanan Limbah Terjadwal

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ditemui di kantornya di jalan Tirta Dharma no 2 Parepare Direntur PAM Tirta Karajae kota Parepare Andi Firdaus Djollong mengatakan Sekaitan dengan Permendagri terbaru, program PDAM itu nomor 23 tahun 2024 salah satu poin di dalamnya itu adalah pelanggan limbah di beberapa tempat itu ada namanya Program Layanan Limbah Timba Terjadwal L2T2 terjadwal bahasa kasarnya sedot tinja.

“PDAM punya program ini terjadwal, kami rencana, misalkan pelanggan PDAM ini membayar  Rp. 10.000 perbulan, 3 tahun ke depan, kami sedot tinjanya. 25.000 pelanggan ini Misalkan bayar Rp. 10.000 per bulan, selama 36 kali, selama 3 tahun itu, jadwal, kami sudah buatkan, kami sedot tinja nya per 3 tahun. Sehingga limbah-limbah tinja ini tidak merusak ekosistem di bawah lapisan tanah. Karena kadang tersedot, cuma tidak kelihatan, disitu ada ecoli. Ecoli ini bisa mempengaruhi stunting cuman tingkat kesadaran kita memahami ini berbeda-beda. nanti buntu betul wc-nya.” Kata Firdaus.

Lanjut Mantan Wakil ketua DPRD ini, di kota modern seperti itu. Jadi perbulan mereka bayar 10.000 3 tahun itu 360.000, dapat waktu nya 3 Tahun, lalu di sedot lagi. terjadwal tersedot, terus infrastruktur yang dimiliki PUPR itu nanti diserahkan ke PDAM.

“PDAM juga menyiapkan mobil sedot tinja, berapa yang dibutuhkan, atau kalau misalkan ada wiraswasta yang mau kerjasama dengan PDAM, mobilnya kami sewa, mereka yang sedot tinjanya, sehingga usaha mereka juga tidak mati, itu bisa kombinasi pelanggan PDAM kita otomatiskan menjadi pelanggan L2T2. Tinggal naikkan saja biaya adminnya, dan masyarakat yang bukan pelanggan PDAM juga bisa masuk, sehingga sistemnya sudah terpadu. Tetap jadi langganan nanti PDAM bisanya si a bukan pelanggan PDAM, tapi mau jadi pelanggan itu nanti per 3 tahun kemudian kita sedot atau kalau mau duluan kita sedot nanti kita hitung berapa yang mesti diselesaikan.” Terang Firdaus

Dirinya pun berharap, parepare ini untuk sistem layanan sedot tinja ini sudah bagus, modern, terpadu, dan nanti ada investor yang masuk yang membuat ipalnya, instalasi pengelolah limbahnya, nanti disiapkan pihak ketiga. nanti di bayar per bulan sehingga itu sudah seperti kota-kota lain.

Dewan Harap Dinas Perhubungan Kordinasi Satlantas Polres Parepare Atasi Terminal Banyangan Jembatan Sumpang 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjawab Aduan Pendengar Obras yang merupakan warga lumpue Parepare Senin (14/04/25) terkaitnya maraknya Parkir mobil yang sering mangkal di ujung jembatan sumpang minangae tepatnya di depan pasar sumpang Minangae anggota DPRD dapil Soreang yang kini duduk di komisi 3 Andi Muh. Fudail mengatakan dirinya melihat pemandangan tersebut sangat riskan dan menjadi hal yang juga sangat memperihatinkan.

“Menjadi pemandangan umum, menjadi cerita buat masyarakat, bahwa mereka mengatakan bahwa itu terminal bayangan, dan yang membuat kita riskan, dan prihatin juga, karena mereka bukan hanya memarkir di sana, tapi mereka menginap di sana. Secara manusia kita prihatin juga, karena itu merupakan pendapatan mereka menunggu penumpang, tinggal harus seperti itu sehingga mereka tertidur di atas mobilnya.” Kata Andi Fudail.

Lanjut Fudail, tentunya ini harus pihak terkait harus bisa memberikan penjelasan, pengertian kepada mereka bahwa lokasi itu tidak tepat untuk dijadikan tempat mangkal, karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat kendaraan, dan bahkan beberapa kali ada kejadian-kejadian laka lantas di sana.

“Untuk itulah langkah yang diambil oleh Dinas perhubungan, akan berkoordinasi dengan satlantas polres Parepare, agar supaya, mereka akan turun menyampaikan langsung kepada pemilik kendaraan, agar supaya tidak memarkir kendaraan di sana untuk menunggu penumpang, apalagi menginapkan kendaraannya untuk menunggu penumpang. Dan berharap juga kepada dinas terkait, dalam hal ini dinas perhubungan, dan sat lantas untuk memberikan solusi tempat yang baik untuk mereka bisa standby, karena biar bagaimanapun kita orang Parepare ini membutuhkan kendaraan-kendaraan yang bisa serta merta kita bisa dapatkan. untuk menuju ke luar kota khususnya Makassar.” Harap Andi Fudail

Mengisi Kekosongan Pejabat RT/ RW, Pemerintah Tunjuk Pelaksana Tugas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Terkait dengan pemilihan ketua RT RW, sesuai dengan perwali yang baru, pemilihan RT RW itu akan dilakukan setelah pelantikan kepala daerah waktu itu, jadi untuk mengisi kekosongan pada saat yang lalu oleh pemerintah daerah melalui bagian pemerintahan dan bagian organisasi diperintahkan untuk menyusun perwali yang baru untuk mengisi kekosongan. . Hal tersebut di sampaikan Anggota komisi I DPRD kota Parepare DR. Kamaluddin Kadir Saat bergabung di program Obras Sabtu (12/04/25).

“Perwali yang lama, ada beberapa pasal dan ayat yang sudah tidak berkesesuaian, harus menjadi perubahan atau revisi. Terhadap revisi yang baru, untuk mengisi kekosongan waktu itu, maka ditambahlah beberapa ayat dalam beberapa pasal, bahwa untuk mengisi kekosongan maka diangkatlah untuk sementara ketua ketua RT/RW sebelum ada pemilihan secara resmi yang dilakukan setelah pelantikan kepala daerah.” Kata DR. Kamaluddin.

Lanjut DR. Kamaluddin Kadir, kepada mereka juga di ayat yang lain, ketua RT/RW yang tidak bersedia lagi untuk diberi jabatan sementara, untuk mengisi kekosongan, maka diberi kewenangan kepada lurah tapi dengan persetujuan LPMK, tokoh masyarakat, ketua-ketua RT/RW sekitar, untuk menunjuk siapa yang cocok.

“Kemudian di ayat yang lain, diatur juga mengenai masa waktu dua periode, setelah 2 periode, tidak boleh lagi. Kemudian batasan umur masih tetap, kemudian pelaksanaan pemilihan itu ditunggu sekarang, untuk menentukan kapan dilaksanakan, kami juga menunggu kapan pelaksanaannya. Yang jelasnya, pada saat yang lalu penetapan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan ketua RT/RW belum teranggarkan, mungkin melalui efisiensi kemarin, oleh pemerintah daerah, mungkin sudah dialokasikan beberapa anggaran terkait dengan pelaksanaan pemilihan.” Jelas DR. Kamaluddin.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare Tekankan Pentingnya Sinergi dan Penguatan Peran PKK Dukung Program Pembangunan Kota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, menekankan pentingnya sinergi dan penguatan peran PKK dalam mendukung program pembangunan kota, khususnya dalam menyusun dan melaksanakan program kerja tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan dr. Arfiah saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Tim Penggerak PKK Kota Parepare yang digelar di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Senin (14/04/25). “Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membahas arah dan strategi program kerja PKK ke depan,” ujarnya.

Menurut dr. Arfiah, momen ini menjadi langkah awal untuk menyusun program kerja yang lebih terarah, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan visi Kota Parepare sebagai kota Terbaik, Sejahtera, dan Maju. “Gerakan PKK adalah gerakan nasional yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Karena itu, setiap program yang dirumuskan harus benar-benar relevan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia menyebutkan sejumlah fokus utama PKK Parepare tahun 2025, antara lain: Penurunan Angka Stunting. Isu ini menjadi perhatian nasional, termasuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. PKK Parepare berkomitmen untuk turut aktif mendukung penanganan stunting secara intensif dan berkelanjutan. “Kita bisa melihat bagaimana Ibu Wakil Gubernur Sulsel melakukan pemantauan penanganan stunting setiap pekan melalui rapat daring dengan seluruh kabupaten dan kota di Sulsel,” jelasnya

Penguatan Peran Keluarga. Dalam membentuk karakter, nilai spiritual, dan semangat gotong royong yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Melalui pengembangan UMKM dan keterampilan rumah tangga untuk meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Kesehatan Ibu dan Anak. Meningkatkan peran PKK dalam mendukung gerakan hidup sehat dan bersih, khususnya bagi ibu dan anak. Pemberdayaan Remaja dan Generasi Muda. Mendorong pendidikan karakter sejak dini melalui lingkungan keluarga. Terakhir, Penguatan Ketahanan Keluarga. Melalui pola asuh anak dan remaja serta pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

dr. Arfiah juga menegaskan bahwa peran PKK sangat strategis di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan keluarga dan perempuan, pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga ketahanan pangan. “Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberi ruang, dukungan, dan penghargaan atas dedikasi luar biasa dari ibu-ibu PKK. Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai tonggak awal kolaborasi yang lebih kuat, menghadirkan inovasi-inovasi demi mewujudkan Kota Parepare yang sehat, sejahtera, dan mandiri,” pungkasnya.(*)

Walikota Parepare Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 2 TPI Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota Parepare Tasming Hamid yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Muh. Husn Syam turut menghadiri serah terima jabatan dan pisah sambut kepala kantor imigrasi kelas 2 TPI Parepare yang dilaksanakan di Aula Kanit Parepare. Kamis (10/04/25).

Dalam Sambutannya, Muh. Husni Syam mengungkapkan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika yang lazim dalam roda organisasi pemerintahan dan birokrasi. Menurutnya, proses ini tidak hanya sebagai bentuk regenerasi dan penyegaran, namun juga menjadi momen penting untuk melakukan refleksi serta memberikan apresiasi kepada para pejabat yang telah mengemban amanah dengan baik.

Husni berharap agar kerjasama dan kolaborasi antara kantor imigrasi dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis dan kompleks.

“Menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Andi Usman said SH MH atas pengabdian dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai kepala kantor imigrasi kelas 2 Parepare. Kami berharap, kolaborasi antara kantor imigrasi dan pemerintah Parepare berjalan dengan baik, terutama dalam menghadapi tantangan hukum yang dinamis dan kompleks baik dalam hal pengawasan orang asing, pelayanan paspor terhadap ribuan bagi warga negara Indonesia.” Kata Husni.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat instansi vertikal unsur forkopimda serta tokoh masyarakat kegiatan ini juga menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dalam rangka memperkuat kualitas pelayanan kemigrasian di wilayah kerja kanin Parepare.

Tasming Hamid Tegaskan Komitmennya Jadikan Parepare Daerah Mandiri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota kota Parepare Tasming Hamid menegaskan komitmennya menjadikan Parepare sebagai daerah yang mandiri dengan mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi monitoring dan evaluasi kegiatan pembangunan triwulan 1 tahun anggaran 2025.

Melalui Sekertaris Daerah Kota Parepare Muh. Husni Syam Walikota menyebutkan kondisi keterbatasan anggaran harus menjadi pemicu lahirnya terobosan untuk menggali potensi daerah secara maksimal, juga menekankan pentingnya pemanfaatan seluruh aset dan sumber daya lokal, Untuk meningkatkan PAD sebagai langkah konkret menuju kemandirian.

“Bapak Walikota menekankan, bagaimana kita berharap, teman-teman OPD, khususnya pengelola PAD, untuk meningkatkan optimalisasi penerimaannya, dengan melakukan berbagai upaya. Karena tahun ini, kita berharap, bahwa tahun ini, merupakan tahun bagaimana pemerintah kota untuk meningkatkan pendapatan daerah. Karena ini terkait  juga dengan persoalan efisiensi anggaran. Sehinnga Mau tak mau, kita harus berupaya meningkatkan pendapatan daerah kota Parepare ini yang terpenting. Yang kedua, Bapak Walikota menekankan agar OPD yang penerima DAK itu, agar bisa mempercepat proses kegiatan-kegiatan bisa berjalan, dan tentunya itu, berharap dengan berjalannya kegiatan itu bisa memberi dampak  peningkatan ekonomi di daerah masing-masing.” Kata Husni.

Kepala Bappeda kota Parepare Zulkarnain Nasrun menjelaskan, rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi progres pelaksanaan program, dan kegiatan yang dibiayai melalui APBD kota Parepare tahun 2025. Selain membahas progres dan kendala teknis pelaksanaan kegiatan, Walikota juga menyoroti sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti pengelolaan parkir, yang belum optimal, revitalisasi pasar lakessi serta penanganan inflasi stunting dan kemiskinan ekstrim.

Revisi Perwali No 40  2024 Buka Kesempatan RT RW yang Menjabat Satu Periode Boleh Maju Kembali 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Obras Sabtu (12/04/25) ketua Komisi I DPRD kota Parepare DR. Kamaluddin Kadir mengatakan dalam Revisi perwali nomor 40 tahun 2024 itu di sebutkan bahwa, bagi mereka yang masih menjabat dalam satu periode maka periode berikutnya boleh dan dibuka seluas-luasnya untuk kembali mendaftar sebagai calon ketua RT/RW.

“Kepada calon yang lain, tapi kalau mereka yang menjabat sekarang ini sudah menjabat 2 periode, maka tidak diperkenankan. Kami juga mempertanyakan kemarin, jangan sampai dengan pengangkatan ketua RT/RW yang lama, itu memberikan kekuatan, sehingga pada pemilihan berikutnya bisa terpilih, tapi dijawab oleh pemerintah daerah tidak, yang jelas posisi ketua RT/RW tetap ada untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang ada di RT/RW.” Kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut DR. Kamaluddin, kalau ketua RT/RW yang menjabat sekarang itu tidak akan dijadikan sebagai panitia akan dibentuk panitia tersendiri dalam rangka pemilihan ketua RT RW.

“Di dalam regulasi yang lebih tinggi, di atas, yang dikenal memang itu adalah RT/RW. Kalau ada seperti kasus di Makassar, ketua RT/RW itu tetap masih ada, cuma oleh  pemerintah Kota Makassar, membekukan sementara, sambil menyusun langkah-langkah atau dibuat regulasi dalam berbentuk peraturan Walikota, dalam rangka pemilihan ketua RT/RW berikutnya. Jadi, bukan berarti dihilangkan, cuma dibekukan untuk sementara, sambil menyusun tahapan-tahapan, sehingga pada pelaksanaan pemilihan berikutnya itu bisa dilakukan secara terbuka, secara resmi, dan pelaksanaannya bagus.” Jelas Dr. Kamaluddin.

Kabag Kesra Parepare Beri Oleh-Oleh Khas Saat Penerimaan Kafilah di Luwu Utara

0

LUWU UTARA, RADIOMESRA. COM  – Aula Kantor Bupati Luwu Utara menjadi tempat penerimaan resmi Kafilah Kota Parepare yang turut serta dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Acara penerimaan ini disambut langsung oleh Wakil Bupati Luwu Utara, H. Jumail Mappile, yang memberikan sambutan hangat kepada para peserta, Sabtu (12/04/25).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Jumail Mappile mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah dan mengapresiasi kehadiran mereka.

“Insya Allah kami akan memberikan pelayanan secara maksimal. Jika ada kekurangan, mohon dimaafkan, karena seperti yang kita ketahui, Kabupaten Luwu Utara pernah dilanda bencana alam, yaitu banjir bandang, lima tahun lalu, sehingga kami masih terus berbenah,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bagian Kesra Setdako Parepare, Muhammad Islah, turut menunjukkan apresiasi dengan memberikan oleh-oleh khas Kota Parepare berupa Mantao. Oleh-oleh ini diserahkan sebagai simbol persahabatan dan perkenalan budaya Kota Parepare.

Mantao, salah satu jajanan khas Kota Parepare, sangat populer di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan. Jajanan ini memiliki tempat istimewa dalam budaya Parepare, yang juga dikenal sebagai kota kelahiran Presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J. Habibie. Kehadirannya dalam acara tersebut memberikan nuansa khas dan memperkenalkan identitas Parepare kepada daerah lain.

Acara penerimaan ini berlangsung dengan penuh rasa persahabatan dan kehangatan. Pertukaran cendera mata menjadi salah satu momen simbolis yang mempererat hubungan antar daerah dalam suasana kekeluargaan.

“Bertemu dengan Wakil Bupati atau ke Luwu Utara ini serasa berada di kampung sendiri karena baik beliau maupun dengan istrinya sudah saling kenal lama,” ujar Kabag Kesra Kota Parepare.

Selain sebagai ajang pengenalan budaya, penerimaan ini juga mencerminkan komitmen kedua daerah dalam menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan semangat kebersamaan. Wakil Bupati Luwu Utara menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat meraih prestasi terbaik dalam ajang STQH ini.

Muhammad Islah juga berharap kegiatan ini semakin mempererat hubungan kerja sama antara Kota Parepare dan Kabupaten Luwu Utara.

“Kami berharap semangat ini menjadi awal dari sinergi yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare