29.9 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 276

Penutupan Badan Jalan Untuk Acara Keluarga Wajib Menyisakan Jalan Alternatif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menjawab pertanyaan masyarakat pendengar radio mesra terkait penggunaan badan jalan untuk acara keluarga, kasatlantas polres Parepare AKP. Muh. Arsyad pada tim liputan jelajah kota radio Mesra belum lama ini mengatakan satuan lalulintas setelah menerima surat permohonan penggunaan pelataran, tentunya betul-betul melihat untuk lokasinya, apakah jalan tersebut bisa diberikan izin atau tidak.

“Terkait masalah penggunaan pelataran khususnya jalan, kami selama ini dari satuan lalulintas, setelah menerima surat permohonan penggunaan pelataran, kami tentunya betul-betul melihat untuk lokasinya apakah jalan tersebut bisa diberikan izin, atau tidak. Kalau memang tidak bisa, tidak dalam aturan perhubungan, itu kami tidak akan memberikan izin. ” Kata Arsyad

Lanjut AKP. Arsyad, Tetapi memang yang terkadang yang melaksanakan pesta ini biasanya sudah menentukan jadwal undangan sehingga harusnya jalan yang semestinya tidak boleh ditutup, ini karena di masih temui, dan kemarin ada masyarakat yang melaksanakan kegiatan yaitu di jalan mattirotasi itu langsung di lakukan teguran, tetapi juga disadari dan  di pahami bahwa dari petugas tentunya memberikan beberapa alternatif, tapi karena memang pada saat itu undangan sudah beredar akhirnya di kasih waktu bahwa setelah kegiatan langsung di apa di bongkar tendanya, sehingga jalan bisa di lalui.

“Kemudian dalam pengeluaran izin pelataran, semua kami jelaskan. Terkait masalah, tidak bolehnya menutup sepenuhnya, minimal ada jalan yang bisa dilewati, dan itu diperlihatkan sebelum diserahkan surat izinnya. Harapan kami, bahwa ini akan menjadi pelajaran untuk Kita, sejak pemberian izin, Dan kami juga berkomunikasi dengan pihak pemerintah setempat sehingga untuk pelaksanaan kegiatan pesta pesta ini yang kita bisa lakukan pengawasan.” Jelas Arsyad.

DPRD Terima Aspirasi Forum masyarakat Muslim Watang Soreang Terkait Kasus Pendirian Sekolah Kristen Gamaliel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua Komisi II DPRD kota Parepare Sappe mendampingi ketua DPRD Ir. H. Kaharuddin Kadir dan ketua Komisi I Dr. Kamaluddin Kadir menerima aspirasi dari Forum masyarakat muslim yang ada di kecamatan Watang Soreang kota Parepare ini terkait dengan kasus kejadian pendirian sekolah Kristen Gamaliel, Jumat.(09/05/25).

“Di mana masyarakat yang ada di sekitar sana itu 100% penduduknya adalah muslim, ini  menolak adanya bangunan sekolah, dan akan beroperasi di sana. Ini demo yang dilakukan. Saya sebagai anggota DPRD baru sudah dua kali menerima demo ini, aspirasi Mereka Kami tanggapi, bahwa kami anggota DPR ini sebenarnya tidak memiliki hak eksekusi, tapi kami sudah melakukan dan mediasi melalui pimpinan, agar segala perizinan yang ada di sana boleh ditinjau ulang.” kata Sappe

Lanjut Sappe, Tuntutan warga yang di sana yang pertama itu menolak adanya sekolah Kristen Gamaliel di sana, kemudian meminta kepada pimpinan agar memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah untuk mencabut izin PBG yang diakomodir atau yang dianulir itu.

“Bahwa lahirnya PBG ini, ada dokumen lampiran yang dianggap palsu. Ada dokumen lampiran di mana masyarakat bertanda tangan bukan sosialisasi tentang pendirian sekolah tersebut, tetapi sosialisasi isu gender, dalam hal keikutsertaan perempuan kuota 30% untuk ikut pemilu. Tapi dibarengi dengan foto bersama dengan banner ada sekolah Kristen gemlaiel, sehingga tergambar bahwa ini merupakan sosialisasi dengan masyarakat setempat yang akan dibangun sekolah Kristen di sana.” Jelas Sappe.

Sekda Bersama Bappeda Parepare Hadiri Musrenbang RKPD Sulsel & Musrenbang RPJMD 2025-2029

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM — Sekretaris Daerah Kota Parepare Muhammad Husni Syam mewakili Wali Kota Parepare Tasming Hamid, bersama jajaran Bappeda Parepare menghadiri Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 dirangkaikan dengan Musrenbang RPJMD Tahun 2025-2029.

Musrenbang dibuka resmi oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Jumat, (09/05/25).

Jajaran Bappeda Parepare dipimpin oleh Sekretaris Dede Alamsyah Wakkang mewakili Kapala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, aktif mengikuti pelaksanaan Musrenbang RKPD dan Musrenbang RPJMD Sulsel.

Pastikan Legalitas BBM Industri, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Terapkan QR Code pada Armada Mobil Tangki dan Surat Pengantar Pengiriman BBM Industri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan distribusi BBM industri di wilayah operasionalnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi memberlakukan pemasangan QR Code pada seluruh armada mobil tangki BBM industri sejak 1 Maret 2025. Langkah ini menjadi bagian dari inisiatif digitalisasi layanan yang mempertegas komitmen perusahaan dalam menjamin keandalan distribusi energi ke pelanggan industri.

Senior Supervisor Communication & Relations Pertamina Regional Sulawesi, Romi Bahtiar pada tim liputan jelajah kota radio mesra mewakili Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mewaklil.Fahrougi Andriani Sumampouw  mengatakan QR Code terpasang pada bagian belakang dan pintu kanan mobil tangki, dan terhubung langsung ke sistem monitoring internal Pertamina. Dengan melakukan scan QR Code dan memasukkan kode OTP yang diterima melalui nomor whatssap, publik dapat mengetahui data lengkap armada mobil tanki industri seperti nama perusahaan agen, atau transportir, nomor polisi kendaraan, penanggung jawab operasional, kapasitas dan status tangki, hingga masa berlaku izin pengangkutan BBM.

“Penerapan QR Code ini menjadi standar baru di wilayah Sulawesi, dalam memastikan distribusi BBM industri berlangsung secara terverifikasi, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Nantinya langkah ini sekaligus mencegah penyalahgunaan identitas kendaraan dan memberikan kepastian kepada konsumen industri bahwa BBM yang diterima diangkut oleh Armada mobil tangki industri resmi Pertamina.” Kata Romi

Lanjut Romi, Dengan sistem ini, pelanggan dapat langsung memverifikasi legalitas Armada yang mengangkut BBM ke lokasi mereka hal ini penting untuk mencegah potensi kerugian akibat pengiriman oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Melindungi reputasi Pertamina sebagai penyedia energi terpercaya. Ini bukan hanya soal keamanan distribusi, melainkan juga tentang menjaga standar pelayanan dan menjaga kepercayaan kepada pelanggan Pertamina.” Ungkap Romi.

Selain pada kendaraan, QR Code juga diterapkan pada dokumen Surat Pengantar Pengiriman (SPP) yang memuat detail jenis BBM, tanggal distribusi, dan informasi pengiriman lainnya. Verifikasi dapat dilakukan dengan mudah menggunakan kamera atau aplikasi pemindai QR pada ponsel dan akan menampilkan informasi produk yang diangkut oleh mobil tanki tersebut.

Sebagai tambahan informasi, mobil tangki BBM industri resmi memiliki tampilan fisik khas yaitu berwarna putih dengan kombinasi biru dan mencantumkan nama perusahaan transportir di sisi kendaraan. Produk yang diangkut meliputi BBM non-subsidi seperti Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang diperuntukkan khusus untuk segmen industri.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap keberadaan kendaraan tidak resmi yang menyerupai mobil tangki Pertamina. Sistem QR Code ini memungkinkan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk secara mandiri melakukan verifikasi dan memastikan legalitas kendaraan pengangkut BBM.

Untuk informasi lebih lanjut, konfirmasi armada resmi, atau pelaporan kendaraan mencurigakan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.

 

###

Media Contact:

Fahrougi Andriani Sumampouw

Area Manager Communication, Relations & CSR

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Email: fahrougi.sumampouw@pertamina.com

 

Kapolsek Ujung Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kapolsek Ujung Polres Parepare Kompol Suardi, S.Sos., M.H., mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum polsek ujung untuk selalu berhati-hati dengan segala bentuk tindak kejahatan, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan lingkungan sekitar yang dapat mengundang para pelaku tindak kejahatan.

“Imbauan kami kepada warga kcamatan ujung. Pertama tingkatkan kewaspadaan, maksimalkan pelaksanaan poskamling, karena juga anggota Polsek ujung dan polres Parepare bergantian untuk melaksanakan patroli, terus kedua perhatikan lorong sekitar rumah, cek penerangan lampu.” kata Kompol Suardi.

Kompol Suardi juga mengimbau untuk meningkatkan sistem pengamanan rumah jika ditinggalkan terlalu lama untuk menggunakan CCTV agar dapat memantau kondisi rumah. Selain itu, masyarakat juga di minta  agar selalu berkomunikasi dengan petugas keamanan baik itu Babinsa.

“Terus ketiga, pasang CCTV untuk membantu kami dalam mengungkap. Empat, buat ruang komunikasi antara RT/RW, tokoh masyarakat, anggota Babinsa, dan kami di Polsek. menjaga di Polsek, empat kami juga ada pada saat kegiatan Jumat curhat program bapak Kapolres, kita membagikan kartu nama apabila terjadi tindak pidana polres dan Polsek akan mendatangi TKP.” Terang Kompol Suardi.

Polres Parepare Akan Tertibkan Parkir Liar Di Pasar Sumpang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kasatlantas polres Parepare Akp. Muh. Arsyad mengatakan terkait parkir liar ataupun parkir di sepanjang pasar Sumpang minangae ini, di minggu kemarin polres parepare melaksanakan rapat koordinasi dengan pihak Dinas perhubungan dan Disperindag terkait langkah-langkah yang mereka akan lakukan. Hal tersebut di katakan Kasatlantas polres Parepare pada tim liputan jelajah kota radio mesra beberapa waktu lalu.

“Yang pertama, bahwa dalam waktu dekat ini, pihak pemerintah kota yang kami backup dari polres, akan melaksanakan pengaturan terkait penjual yang berada di area harusnya tempat diparkir. Karena kemarin, kami turun di lapangan memang ini menjadi keluhan Karena untuk tempat area yang parkir ini, ditempati oleh beberapa pedagang yang harusnya dia posisi di dalam. Jadi kemarin, kami bersama dengan pihak Disperindag dan ini adalah petunjuk dari walikota, terkait penertiban. Bukan cuma pasar sumpang saja tetapi termasuk pasar lakessi.” Kata Arsyad.

Lanjut Arsyad,  dalam waktu dekat, akan dilakukan penertiban. Dirinya mengimbau kepada masyarakat khususnya di area pasar betul-betul bisa di lihat mana tempat yang area parkir, yang mana bukan. Karena polres juga sudah selalu menyampaikan kepada dinas perhubungan.

“Karena di pasar ini ada rekan kami dari dinas perhubungan yang melakukan kegiatan pengawasan parkir. Kami berharap, bahwa apa menjadi titik parkir betul-betul dijaga, sehingga tempat yang seharusnya ini tempat parkir, pengunjung di tempat untuk pengunjung untuk pasar. Jangan sampai tempat pengunjungnya ditempati oleh pedagang yang berjualan, sehingga tempat parkir ini dijadikan tempat yang berjual. Dan dalam waktu dekat ini juga stetmen pemerintah kota bahwa akan diadakan pendataan dan relokasi penjual yang berada di sepanjang jalan.” Jelas Arsyad

Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman, Parepare Kick Off Meeting SSK Program PPSP 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) melakukan Kick Off Meeting Implementasi Strategi
Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Pelaksanaan Pendampingan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2025.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Parepare, Kamis,(08/05/25) yang dibuka resmi Sekretaris Bappeda Dede Alamsyah Wakkang mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, didampingi Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Kadek Sroningsih, beserta jajaran Bappeda.

Pertemuan diikuti oleh jajaran terkait Pemkot Parepare di antaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), Badan Keuangan Daerah (BKD), hingga para Camat.

Kick Off Meeting ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi terkait pentingnya pembangunan sanitasi. Itu menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri Dalam
Negeri Nomor 600.9.3-015 /Kep/Bangda Tanggal 3 Januari 2025 tentang Penetapan Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota padaPelaksanaan Pendampingan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2025.

Lewat Ngopi Berjamaah, Direktur PAM Tirta Karajae, Bahas Pelayanan Sosial Air Bersih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka merealisasikan program kerja bertajuk Ngobrol Perkara Iman Bareng (Ngopi) Berjamaah, Pengurus Masjid Raya Kota Parepare menggelar diskusi santai.

Kegiatan itu, mengangkat tema “Pelayanan Sosial Air Bersih”, dengan menghadirkan Direktur PAM Tirta Karajae Parepare sebagai narasumber utama.

Dalam kegiatan itu, Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare, Firdaus Djollong,
membahas pelayanan sosial air bersih.

Firdaus Djollong memberikan wawasan mendalam kepada para jamaah mengenai pentingnya akses air bersih sebagai bagian dari pelayanan sosial yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Program Ngopi Berjamaah dirancang sebagai wadah dialog terbuka antara masyarakat dan tokoh-tokoh penting kota, membahas berbagai persoalan dengan perspektif keimanan, sosial, dan kemasyarakatan. (*)

Pertamina Fuel Terminal Parepare Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Melalui Program Kampung Siaga Bencana

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.- Pertamina Fuel Terminal Parepare menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana melalui program kampung siaga bencana (KSB) di kelurahan ujung lare Kecamatan Soreang Parepare baru-baru ini. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana serta memupuk semangat gotong royong melalui pendekatan terorganisir.

Supervisor HSSE fuel Terminal Parepare Makmur Ahmad Husein pada media menjelaskan kegiatan ini rutin dilaksanakan untuk masyarakat yang berada di sekitar Terminal Pertamina, terutama di ring 1 .

“Untuk kegiatan ini, Pertamina rutin mengadakan. Ini merupakan satu tanggung jawab perusahaan, kepada lingkungan sekitar. Jadi setelah kemarin mungkin ada Disekolah, kali ini diwarga. Nanti kita juga rutin ke lokasi yang belum pernah dilakukan sosialisasi, khususnya kita prioritaskan di ring 1 dulu. Kalau ring 1 sudah, nanti kita ulang-ulang. karena ini pelatihan tidak mungkin sekali, jadi harus direfresh terus supaya masyarakat tetap tahu. ” Kata Makmur.

Makmur lanjut mengatakan kenapa dominasi ke ibu ibu karena mereka mau memberikan pemahaman sosialisasi terkait bahaya yang berada di lingkungan terminal Parepare khususnya di eksternal  warga.

“Otomatis kalau di area perumahan didominasi ibu yang menggunakan kompor. Di sini kita kasih pemahaman, kita undang, petugas damkar, kita berikan  pelatihan, sosialisasi, jika ada kebakaran di kompor ataupun nanti ibu-ibu sudah paham dan bisa menanggulangi secara dini.” Jelas Makmur

Selain pemberian materi edukasi para peserta pelatihan juga dibekali keterampilan praktis seperti penggunaan alat pemadam api ringan atau apa dan langkah-langkah pemadam kebakaran dengan alat seadanya

Dengan dukungan berbagai dinas terkait pelatihan ini menghadirkan perwakilan dari Badan penanggulangan bencana Daerah yang memberikan materi terkait mitigasi bencana Selain itu dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan turut berperan sebagai pemateri dalam program ini yang memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanggulangan bencana.

Tindakan Cepat Polsek Ujung Ungkap Kasus Pencurian Tabung Gas El Piji dan Outdoor Unit AC

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tindakan cepat polsek ujung Polres Parepare mengungkap kasus pencurian tabung gas El Piji dan outdoor unit AC mendapatkan apresiasi dari para korban. Ketiga pelaku yang berhasil diamankan, diketahui telah melakukan serangkaian aksi pencurian di beberapa lokasi di kota Parepare.

Dalam press rilis yang digelar Rabu (07/05/25), Kapolsek Ujung Polres Parepare Kompol Suardi, S.Sos., M.H.,  diungkapkan, bahwa pihaknya telah mengamankan 3 terduga pelaku dengan spesialis berbeda. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 28 gas elpiji 3 kilo, pipa tempat outdoor AC, dan alat potong tang. Ketiga terduga pelaku, saat ini ditahan di polsek ujung, untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

“Alhamdulillah, unit opsnal polsek ujung, koordinasi dengan opsnal polres, Intel polres, dengan polres jajaran polres Sidrap, berhasil kita mengamankan pelaku. Di Sidrap ada diamankan tiga orang, kami mengamankan satu dengan identitas lelaki J, umur 22 tahun, pekerjaan buruh. Setelah kita amankan, dan semua TKP yang dilaksanakan di wilayah kami di ujung, semua di akui. Dan pasal yang kita sangkakan yaitu pasal 363 KUH Pidana, ancaman hukuman 7 tahun.” Kata Kompol Suardi

Agus Salim (67 tahun) korban mengungkapkan rasa terima kasih kepada polsek ujung ia mengatakan tabung gas miliknya sebanyak 10 buah yang dicuri beberapa waktu lalu, kini telah ditemukan. Berdasarkan keterangan polisi, selain Agus Salim korban lainnya adalah Suwarni (40 tahun) warga jalan jenderal Ahmad Yani, Ardianto Rustam (29 tahun) warga jalan bukit Madani, Rahmadanti Asnawir (24 tahun) Tabung gas elpiji milik para korban akan dikembalikan setelah proses hukum terkait tindak pidana tersebut selesai.

“adalah salah satu perhatian dari polres terhadap warganya. Kami melapor satu tindakan menelusuri dan alhamdulillah pada saat ini juga kelihatan hasilnya kami sebagai warga mengucapkan terima kasih.” Kata Agussalim

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare