25.9 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 24, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 27

Warga Parepare Pertanyakan Keberadaan Sekolah Rakyat di Bawah Kemensos, Ini Tanggapan Anggota DPRD

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kebijakan tata kelola pendidikan, mulai dari keberadaan Sekolah Rakyat hingga rencana penggabungan (regrouping) sekolah di Kota Parepare, menjadi sorotan warga. Pertanyaan tersebut mengemuka dalam program obrolan interaktif Obras pada Kamis (17/09/2026).

Ahmad Hale, warga Lumpue Parepare, mempertanyakan alasan di balik rekrutmen tenaga pendidik dan kependidikan Sekolah Rakyat yang berada di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos), bukannya Kementerian Pendidikan.

“Setahu saya, pengadaan tenaga pendidik Sekolah Rakyat ini berada di bawah Kementerian Sosial. Padahal ini ranah pendidikan, bukan sekolah kedinasan. Kenapa bisa Kemensos yang membawahi Sekolah Rakyat ini? Walaupun diperuntukkan bagi warga dari kelompok desil bawah, kenapa tidak disatukan di bawah kementerian pendidikan?” ujar Ahmad Hale.

Selain masalah Sekolah Rakyat, Ahmad Hale juga mempertanyakan kejelasan tindak lanjut rencana penggabungan atau regrouping sekolah dasar yang berada dalam satu kompleks lokasi, seperti SD 1, SD 5, dan SD 55, yang hingga kini dinilai belum mendapat kepastian dari pemerintah daerah.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Parepare dari Fraksi Gerindra Dapil Ujung, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menjelaskan bahwa pola rekrutmen guru Sekolah Rakyat oleh Kemensos merupakan program yang diiringi dengan pembekalan serta pelatihan teknis secara langsung.

“Rekrutan guru Sekolah Rakyat ini memang dilatih dan diberi pembekalan langsung oleh Kementerian Sosial sebelum ditempatkan. Ketika Presiden Prabowo meluncurkan program ini, para guru memang sudah dilatih di bawah Kemensos. Kemungkinan karena ada mekanisme pelatihan teknis khusus dan arahan tertentu yang disiapkan di sana,” jelas dr. H. Kamaluddin Kadir.

Kamaluddin menambahkan bahwa pihak legislatif akan mendalami lebih jauh landasan regulasi dan kewenangan Kemensos dalam pengelolaan Sekolah Rakyat tersebut, serta berjanji akan mengawal usulan penataan dan penggabungan sekolah di Kota Parepare bersama dinas terkait.

Sidokkes Polres Parepare Siaga Dukung Pengamanan Laga PSM vs Persita

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM.– Sidokkes Polres Parepare disiagakan untuk mendukung pengamanan pertandingan BRI Super League antara PSM Makassar dan Persita Tangerang di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (19/09/26).

Dukungan tersebut dilakukan melalui kesehatan lapangan (Keslap) sebagai bagian dari kesiapan pengamanan. Personel Sidokkes mulai bersiaga sejak pukul 13.45 WITA untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan selama pertandingan berlangsung.

Kehadiran personel kesehatan menjadi bagian penting dalam pengamanan pertandingan yang melibatkan banyak aktivitas di sekitar stadion. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, petugas juga perlu memastikan adanya dukungan medis apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Kasidokkes Polres Parepare Ipda Besse Fatmawati, A.Md.Kep., S.K.M., mengatakan personel Sidokkes diterjunkan untuk memberikan dukungan kesehatan selama pengamanan pertandingan.

“Giat kesehatan lapangan dilaksanakan pada kegiatan pengamanan pertandingan sepak bola BRI Super League antara PSM versus Persita di Stadion BJ Habibie Parepare,” kata Besse.

Penempatan personel kesehatan di lokasi pertandingan memungkinkan kebutuhan medis mendapat respons lebih cepat. Dukungan tersebut juga membantu menjaga kondisi personel kepolisian yang menjalankan tugas pengamanan selama pertandingan.

Kesiapan kesehatan menjadi salah satu unsur pendukung pengamanan untuk menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan medis di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, personel Sidokkes berkoordinasi dengan unsur pengamanan di lokasi. Kehadiran mereka melengkapi kesiapan kepolisian dalam menjaga pertandingan tetap berlangsung aman dan tertib.

Berdasarkan pemantauan selama pelaksanaan pengamanan, situasi di lokasi pertandingan berlangsung aman dan terkendali.

Sidokkes Polres Parepare pun terus menjadi bagian dari dukungan operasional kepolisian dalam berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar. Melalui kesehatan lapangan, aspek keselamatan dan kesiapan personel turut diperhatikan bersamaan dengan tugas pengamanan.

Polres Parepare Gencar Melakukan Patroli, Personel Imbau Waspada Karhutla

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Untuk memastikan Kota Parepare tetap aman dan kondusif, Polres Parepare kembali menerjunkan kekuatan penuh dalam Patroli Blue Light pada Sabtu malam(19/09/26).

Patroli skala besar ini melibatkan personel gabungan, mulai dari Patroli Bermotor Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, hingga seluruh personel Patroli Polsek jajaran. Dengan menyalakan lampu rotator biru yang khas, iring-iringan petugas menyisir sudut-sudut kota yang dianggap rawan.

Kapolres Parepare melalui Kabag Ops Kompol Slamet Paryanto mengatakan, Sasaran patroli kali ini tidak main-main. Petugas menyasar langsung ke titik-titik vital yang menjadi pusat aktivitas warga.

“Kegiatan ini kami fokuskan pada pemukiman penduduk, objek-objek vital, serta lokasi kegiatan masyarakat yang masih berlangsung hingga malam hari,” ujarnya

Tak hanya itu, tim juga melakukan pemantauan intensif di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Parepare. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di ruas jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan akibat antrean BBM.

“Tujuan utama dari Patroli Blue Light ini, menurut pihak kepolisian, adalah satu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Parepare yang sedang beraktivitas di malam hari” jelasnya

Lebih lanjut Slamet Paryanto, Patroli ini digelar untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang benar-benar kondusif di seluruh wilayah hukum Polres Parepare.

“Menariknya, patroli ini tidak hanya sekadar lewat dengan kendaraan. Pola pendekatan humanis terlihat jelas saat petugas turun dan berdialog langsung dengan warga yang ditemui” lanjut Kabag Ops Polres Parepare

Di beberapa titik pemukiman, petugas tampak berbincang santai dengan warga, menanyakan kondisi keamanan lingkungan sekitar. Dalam dialog tersebut, petugas juga menyelipkan imbauan penting terkait potensi bencana.

Petugas mengingatkan warga untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap bahaya kebakaran, baik di area pemukiman maupun kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Imbauan ini sangat relevan mengingat kondisi cuaca saat ini masih dalam musim kemarau yang disertai angin kencang.

” Dihimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah pemukiman tidak membakar lahan atau hutan,”tegasnya

Kehadiran polisi di tengah malam tersebut ternyata mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Warga mengaku merasa lebih tenang dan terlindungi.

Sejumlah warga bahkan secara spontan menyampaikan apresiasi mereka kepada tim patroli. Mereka berharap kegiatan semacam ini tidak hanya dilakukan secara insidental.

Warga sangat mengapresiasi kegiatan patroli ini dan menyarankan agar kegiatan tersebut rutin dilaksanakan, bukan hanya pada malam hari saja, namun siang hari pun hendaknya dilakukan patroli. Dengan begitu, mereka tidak merasa takut untuk meninggalkan rumah saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Ia menyatakan bahwa pihak Polres Parepare berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga Parepare. Salah satu wujud nyatanya adalah dengan memberikan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

“Oleh karena itu, Patroli Blue Light ini rutin kami lakukan khususnya di wilayah wilayah yang di anggap rawan,” pungkas

Dengan patroli yang konsisten, diharapkan Kota Parepare akan terus menjadi kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya.

IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional

0

BALI, RADIOMESRA. COM — Kapolri menyampaikan kegiatan International Association of Women Police (IAWP) yang diikuti perwakilan dari 43 negara menjadi momentum penting bagi polisi wanita dari berbagai negara untuk saling bertukar informasi, pengetahuan, dan pengalaman.

“Baru saja kami melaksanakan pembukaan kegiatan IAWP yang diikuti oleh perwakilan dari 43 negara. Rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai hari ini hingga Kamis mendatang,” ujar Kapolri.

Kapolri berharap forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan semangat, kapasitas, serta kompetensi polisi wanita, termasuk dalam mendukung pengembangan karier.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan pandangan Presiden IAWP mengenai pentingnya kesetaraan gender serta pengembangan peran dan karier polisi wanita.

Kapolri juga berharap keikutsertaan Polwan Indonesia dalam forum internasional tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus menyerap berbagai pengetahuan dan pengalaman dari polisi wanita negara lain.

“Kami berharap kemampuan dan kapasitas Polwan Indonesia terus meningkat, mampu bersaing di tingkat internasional, serta saling bertukar pengetahuan dan pengalaman dengan polisi wanita dari berbagai negara,” ungkapnya.

Dengan peningkatan kapasitas tersebut, Kapolri berharap Polwan Indonesia dapat terus menunjukkan profesionalisme dan kompetensi sehingga mampu sejajar dengan polisi wanita dari negara lain.

Kapolri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan IAWP. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan profesionalisme polisi wanita.

“Semoga IAWP menjadi forum yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme polisi wanita,” pungkasnya.

Tingkatkan Minat Baca, Mobil Perpustakaan Keliling Parepare Hadir Tiap Minggu di Alun-Alun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Perpustakaan Kota Parepare terus berupaya meningkatkan minat baca dan memotivasi masyarakat serta generasi muda untuk giat membaca. Salah satu langkah nyata yang rutin dilakukan adalah menghadirkan layanan Mobil Perpustakaan Keliling di Lapangan Alun-Alun Andi Makkasau setiap hari Ahad.

Kepala Dinas Perpustakaan Kota Parepare, Drs. H. Ahmad Masdar, menjelaskan bahwa keberadaan armada perpustakaan keliling ini bertujuan untuk mengetuk hati masyarakat dan memunculkan kembali kegemaran membaca yang belakangan ini dinilai mulai menurun.

“Setiap hari Minggu kami hadir di Lapangan Alun-Alun Andi Makkasau. Kegiatan ini merupakan upaya kami dalam meningkatkan semangat dan memotivasi anak-anak kita serta masyarakat agar giat membaca. Kita ketahui minat membaca saat ini cenderung menurun, jadi melalui kegiatan ini minimal kita terus mengajak masyarakat untuk kembali membaca,” ujar Ahmad Masdar saat ditemui di lokasi, Ahad (20/09/26).

Ahmad Masdar mengungkapkan, respon masyarakat terhadap kehadiran perpustakaan keliling ini sangat positif. Banyak warga dan pengunjung alun-alun yang antusias memanfaatkan fasilitas buku bacaan yang disediakan.

Untuk memancing minat masyarakat, Dinas Perpustakaan juga meluncurkan strategi khusus berupa pemberian suvenir hingga minuman gratis bagi pengunjung yang meluangkan waktu untuk duduk dan membaca di tempat.

“Bagi pengunjung yang duduk membaca, kami berikan apresiasi berupa suvenir atau minuman. Hal senada juga terus kami terapkan di Perpustakaan Mappasora,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelajar mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA, untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan dan terus menumbuhkan semangat membaca.

Layanan Mobil Perpustakaan Keliling di Alun-Alun Andi Makkasau ini beroperasi setiap hari Minggu mulai pukul 06.30 WIB hingga 09.00 WIB.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Arahkan Masyarakat Membeli Pertalite di SPBU Resmi

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Kondisi antrean kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Sulawesi Selatan yang menjadi sorotan dalam pemberitaan sebelumnya saat ini telah berangsur normal. Berdasarkan pemantauan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, pelayanan di SPBU berjalan dan antrean kendaraan relatif lancar. Masyarakat dapat melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina.

Pertamina menegaskan bahwa penjualan BBM secara eceran maupun melalui Pertamini tidak termasuk dalam jaringan distribusi resmi Pertamina. Harga BBM yang dijual oleh pedagang eceran ditetapkan oleh masing-masing penjual dan tidak menjadi acuan harga resmi Pertamina. Masyarakat yang membutuhkan Pertalite dapat melakukan pengisian langsung di SPBU resmi untuk memperoleh BBM dengan harga sesuai ketentuan, dengan takaran dan kualitas yang berada dalam pengawasan sesuai ketentuan metrologi.

Pertamina juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan dalam pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi Pemerintah memiliki konsekuensi hukum. Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi mengatur bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi Pemerintah dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.

Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan masyarakat dapat memperoleh Pertalite dengan harga sesuai ketentuan melalui SPBU resmi Pertamina.

“Antrean di SPBU saat ini sudah lebih terkendali dan pelayanan berjalan lancar. Kami mengimbau masyarakat melakukan pengisian langsung di SPBU resmi Pertamina agar mendapatkan Pertalite dengan harga sesuai ketentuan, sekaligus memastikan takaran dan kualitas BBM yang diterima,” ujar Okky.

Pertamina terus memonitor stok dan realisasi penyaluran BBM di wilayah Sulawesi Selatan untuk menjaga kelancaran distribusi. Masyarakat juga diimbau menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying karena dapat memicu kepadatan pelayanan.

Apabila masyarakat menemukan kendala pelayanan maupun indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM, laporan dan informasi dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Media Contact:

Okky Aditya Wibowo
Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Keliling Kampung Pakai Viar 3 Roda, Aipda Abbas Sampaikan Imbauan Kebakaran Lewat Toa

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Suara imbauan terdengar menyusuri lorong-lorong permukiman Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sabtu (19/09/26). Bhabinkamtibmas Kampung Pisang, Aipda Abbas, berkeliling menggunakan motor Viar tiga roda yang dilengkapi toa untuk mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

Cara tersebut dipilih untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Dengan bergerak dari satu kawasan ke kawasan lainnya, pesan mengenai pencegahan kebakaran dapat langsung didengar warga yang berada di sekitar permukiman.

Dalam kegiatan itu, Aipda Abbas tidak bergerak seorang diri. Sejumlah mahasiswa turut mendampingi kegiatan tersebut**, sehingga penyampaian pesan keamanan sekaligus menjadi bentuk keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan.

Motor Viar tiga roda yang digunakan menjadi sarana untuk menyampaikan imbauan secara bergerak. Dari atas kendaraan, Aipda Abbas menggunakan toa untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap berbagai kondisi yang dapat memicu kebakaran.

Aipda Abbas menyusuri kawasan Jalan Lasinrang dan sejumlah lorong permukiman warga. Kehadiran kendaraan yang bergerak dari satu titik ke titik lain membuat imbauan tidak hanya disampaikan kepada warga yang ditemui secara langsung.

Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.

Pendekatan seperti ini membuat pesan kamtibmas terasa lebih dekat dengan aktivitas masyarakat. Polisi tidak hanya menunggu warga datang untuk menyampaikan persoalan, tetapi hadir langsung di kawasan tempat mereka tinggal.

Aipda Abbas mengajak masyarakat untuk memperhatikan kondisi lingkungan masing-masing dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan sesuatu yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan atau kebakaran.

“Kami mengimbau warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, segera sampaikan kepada pihak terkait,” ujar Aipda Abbas.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Nusantara IPTU Suardi, SE mengatakan penyampaian pesan keamanan secara langsung kepada masyarakat perlu terus dilakukan dengan pendekatan yang mudah diterima warga.

Menurutnya, penggunaan kendaraan yang dilengkapi pengeras suara menjadi salah satu cara untuk memperluas jangkauan imbauan, terutama di kawasan permukiman dan lorong yang tidak selalu mudah dijangkau dengan kegiatan tatap muka.

“Kami mendorong Bhabinkamtibmas untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui cara-cara yang efektif dan mudah diterima. Imbauan tentang bahaya kebakaran ini merupakan langkah pencegahan agar warga semakin peduli terhadap keamanan lingkungan masing-masing,” kata IPTU Suardi.

Ia juga menilai keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif antara kepolisian dan masyarakat.

“Keamanan lingkungan membutuhkan kepedulian bersama. Ketika masyarakat, mahasiswa, dan kepolisian dapat saling mendukung, pesan-pesan pencegahan akan lebih mudah diterima dan diharapkan dapat mendorong warga untuk lebih aktif menjaga lingkungannya,” ujarnya.

Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut memberikan warna tersendiri. Mereka ikut mendampingi Bhabinkamtibmas saat menyampaikan pesan kepada masyarakat dari satu kawasan ke kawasan lainnya.

Keterlibatan mahasiswa menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan lingkungan dapat melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pesan mengenai pencegahan kebakaran pun tidak semata-mata menjadi urusan aparat, tetapi membutuhkan kepedulian warga dan kelompok masyarakat lainnya.

Kolaborasi semacam itu juga membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, keberadaan Bhabinkamtibmas tetap menjadi penghubung antara kepolisian dan warga. Melalui komunikasi langsung, masyarakat dapat menyampaikan informasi, masukan, maupun persoalan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggal.

Imbauan menggunakan toa bukan sekadar mengingatkan warga untuk berhati-hati. Lebih dari itu, pesan tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan masyarakat agar lebih peka terhadap potensi bahaya sebelum berkembang menjadi kebakaran.

Kewaspadaan dapat dimulai dari lingkungan paling dekat. Warga diharapkan memperhatikan kondisi sekitar rumah, tidak mengabaikan hal-hal yang berpotensi menimbulkan api, serta segera mengambil langkah ketika menemukan situasi yang dianggap membahayakan.

Langkah pencegahan menjadi semakin penting di kawasan permukiman yang memiliki aktivitas masyarakat cukup beragam. Ketika kesadaran dibangun bersama, potensi bahaya diharapkan dapat dikenali lebih awal.

Bagi Aipda Abbas, menyambangi warga dengan kendaraan roda tiga dan menyampaikan imbauan melalui toa menjadi salah satu cara untuk mendekatkan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Polisi hadir bukan hanya ketika persoalan sudah terjadi, tetapi juga untuk mengingatkan warga sebelum persoalan itu muncul.

Melalui kegiatan tersebut, Aipda Abbas bersama mahasiswa berupaya membangun kepedulian masyarakat Kampung Pisang terhadap keamanan lingkungan. Pesannya sederhana: menjaga lingkungan bukan pekerjaan satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Makassar Lebih dari 60.000 Tabung Sepanjang September

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat penyaluran LPG 3 Kg di Kota Makassar melalui tambahan pasokan secara bertahap. Sepanjang periode 10 hingga 17 September 2026, tambahan suplai LPG 3 Kg yang disalurkan di Kota Makassar telah mencapai lebih dari 60.000 tabung.

Penguatan pasokan tersebut dilakukan dalam tiga periode. Pada 10–12 September, Pertamina menambah penyaluran sebesar 50 persen dari rerata penyaluran harian. Tambahan sebesar 50 persen kembali dilakukan pada 13 September, kemudian ditingkatkan menjadi 100 persen di atas rerata penyaluran harian pada periode 14–17 September 2026.

Tambahan pasokan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi LPG 3 Kg sekaligus merespons kebutuhan masyarakat di lapangan. Pertamina terus berkoordinasi dengan agen dan pangkalan untuk memastikan tambahan pasokan dapat diteruskan melalui jaringan distribusi resmi.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan tambahan pasokan dilakukan secara bertahap dengan melihat perkembangan kebutuhan di lapangan.

“Kami terus memperkuat penyaluran LPG 3 Kg di Kota Makassar. Sepanjang 10 hingga 19 September, tambahan suplai yang kami salurkan sudah lebih dari 60.000 tabung. Penambahan ini kami lakukan secara bertahap, mulai dari 50 persen pada 10–13 September, kemudian kami tingkatkan menjadi 100 persen di atas rerata harian pada periode 14–17 September,” ujar Okky.

Menurut Okky, tambahan pasokan tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina menjaga distribusi LPG 3 Kg tetap berjalan dan memastikan masyarakat dapat memperoleh LPG melalui pangkalan resmi.

“Kami terus memantau kondisi penyaluran bersama agen dan pangkalan. Tambahan pasokan ini kami harapkan dapat memperkuat ketersediaan LPG 3 Kg di tingkat masyarakat. Kami juga mengimbau agar pembelian dilakukan secara bijak dan sesuai kebutuhan,” tambah Okky.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk memperoleh LPG 3 Kg melalui pangkalan resmi dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. LPG 3 Kg merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau perkembangan kebutuhan LPG 3 Kg di Kota Makassar dan melakukan penyesuaian penyaluran sesuai kondisi di lapangan.

Masyarakat dapat memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan dan pengaduan terkait produk dan layanan Pertamina melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam.

Media Contact

Okky Aditya Wibowo
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Blokir Lebih dari 11.000 QR Code BBM Subsidi

0

MAKASSSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM Subsidi untuk memastikan produk bersubsidi diterima oleh masyarakat yang berhak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemblokiran QR Code yang terindikasi disalahgunakan atau digunakan secara berulang dalam transaksi BBM Subsidi.

Hingga September 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah melakukan pemblokiran terhadap 11.093 nomor polisi (nopol) kendaraan yang teridentifikasi terkait dengan penggunaan QR Code yang tidak sesuai ketentuan.

Pemblokiran tersebut tersebar di empat wilayah kerja Regional Sulawesi, yakni Sulawesi Selatan dan Barat sebanyak 6.023 nopol, Sulawesi Tengah 2.189 nopol, Sulawesi Tenggara 2.355 nopol, serta Sulawesi Utara dan Gorontalo sebanyak 526 nopol.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga penyaluran BBM Subsidi tetap tepat sasaran.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap transaksi BBM Subsidi. Apabila ditemukan QR Code yang terindikasi disalahgunakan atau digunakan secara berulang dan tidak sesuai dengan ketentuan, maka dilakukan pemblokiran sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM Subsidi tetap tepat sasaran,” ujar Okky.

Menurut Okky, pengawasan dilakukan untuk memastikan penggunaan QR Code sesuai dengan kendaraan dan peruntukannya. Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam melakukan pemantauan terhadap dinamika penyaluran BBM Subsidi di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan QR Code sesuai dengan kendaraan dan kebutuhan masing-masing. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak meminjamkan atau menggunakan QR Code milik pihak lain, karena setiap penggunaan QR Code oleh orang lainnya dapat terindikasi sebagai pengisian berulang yang tidak sesuai dengan ketentuan,” jelas Okky.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap penyaluran BBM Subsidi di seluruh wilayah Sulawesi. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar BBM Subsidi dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak serta mendukung penyaluran yang tertib dan sesuai ketentuan.

Jika ada masyarakat mendapatkan kendala pada QR Code atau layanan Pertamina lainnya dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam.

Media Contact

Okky Aditya Wibowo
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Jumat Curhat, Waka Polsek Ujung dan Lurah Ujung Bulu Bertemu Warga Samparaja, Pengadaan Tempat Sampah Jadi Permintaan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Waka Polsek Ujung Polres Parepare, Iptu Faesal, S.HI., bersama Lurah Ujung Bulu, Hasrah, melaksanakan kegiatan rutin Jumat Curhat bersama masyarakat di Jalan Samparaja, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (18/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.25 wita tersebut digelar di rumah salah seorang warga, Udin, yang berada di RW 2 Jalan Samparaja. Kegiatan diikuti Ketua RW 2, Ketua RT 1 dan Ketua RT 2, serta sekitar 15 warga setempat. Turut hadir Bhabinkamtibmas Aipda Mustaming dan Panit 1 Unit Binmas Aiptu Erwin.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Ujung Bulu, Hasrah, mengawali kegiatan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di sekitar lingkungan rumah.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi angin yang belakangan bertiup cukup kencang sehingga aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Memasuki sesi dialog, salah seorang warga, H. Rahmat, menyampaikan pentingnya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan bersih-bersih secara bersama-sama.

Selain itu, H. Rahmat mewakili warga juga meminta pihak kelurahan memfasilitasi pengadaan tempat sampah bagi masyarakat, khususnya di wilayah RW 1 dan RW 2, guna mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik.

Sementara itu, Ketua RW 1, Firman, menyampaikan aspirasi terkait kegiatan hajatan masyarakat yang dilaksanakan pada malam hari. Menurutnya, terdapat keluhan warga mengenai hajatan yang berlangsung hingga tengah malam melampaui batas ijin keramaian dan dinilai mengganggu waktu istirahat masyarakat sekitar.

Firman berharap pihak Polsek Ujung dapat melakukan pemantauan terhadap kegiatan masyarakat tersebut, khususnya apabila pelaksanaan hajatan diduga melampaui batas waktu yang tercantum dalam izin keramaian.

Ia juga mengusulkan agar kegiatan Jumat Curhat Polsek Ujung sesekali dilaksanakan di masjid sehingga dapat menjangkau dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam suasana yang lebih luas.

Menanggapi aspirasi tersebut, Lurah Ujung Bulu, Hasrah, mengatakan bahwa pihak kelurahan selama ini telah melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Hasrah juga mengajak para Ketua RT dan Ketua RW sebagai perpanjangan tangan pemerintah kelurahan untuk segera menggerakkan masyarakat melakukan kegiatan bersih-bersih, terutama di wilayah RW 1 dan RW 2 yang masih ditemukan persoalan sampah yang belum terkelola dengan baik.

Terkait permintaan pengadaan tempat sampah, pihak kelurahan akan mengupayakan fasilitas tersebut melalui dana kelurahan maupun dukungan anggaran dari Pemerintah Kota Parepare.

Sementara itu, Waka Polsek Ujung Iptu Faesal, S.HI., menanggapi aspirasi warga terkait kegiatan hajatan yang diduga melampaui batas waktu izin keramaian.

Ia menyampaikan bahwa pihak Polsek Ujung akan merespons permintaan masyarakat dengan melakukan pemantauan terhadap kegiatan hajatan keluarga yang diduga berlangsung hingga melewati batas waktu perizinan.

Terkait usulan agar Jumat Curhat sesekali dilaksanakan di masjid, Iptu Faesal mengatakan bahwa usulan tersebut akan disampaikan kepada Kapolsek Ujung AKP. Sukri Abdullah.

Dalam kesempatan tersebut, Waka Polsek Ujung juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

“Masyarakat yang membutuhkan bantuan polisi dapat menghubungi Call Center 110. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi nomor kontak Waka Polsek Ujung di 082359070999,” imbaunya.

Kegiatan Jumat Curhat Polsek Ujung berlangsung secara interaktif, tertib dan kondusif.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare