31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 252

Wali Kota Parepare Sidak RSUD Andi Makkasau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Rabu (09/07/25). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan sistem pelayanan kesehatan, baik untuk pasien rawat jalan maupun rawat inap, berjalan maksimal dan sesuai harapan masyarakat.

Dalam sidaknya, Tasming Hamid mengunjungi sejumlah ruangan pelayanan dan berdialog langsung dengan pasien serta tenaga kesehatan. Dia ingin memastikan bahwa pelayanan yang diberikan di rumah sakit Tipe B tersebut benar-benar optimal, tanpa kendala maupun keluhan dari masyarakat. “Kita memantau langsung bagaimana penerapan sistem pelayanan yang ada di rumah sakit kita. Kami tentu ingin pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Tasming Hamid.

Mantan legislator DPRD Parepare dua periode ini menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik di RSUD Andi Makkasau sebagai salah satu pusat rujukan kesehatan utama di kota ini. Ia menolak adanya praktik pelayanan yang berbelit-belit dan berharap rumah sakit mampu memberikan kenyamanan dan kepastian layanan bagi setiap pasien. “Sebagai salah satu pusat pelayanan kesehatan, tentu pelayanannya harus maksimal. Kita tidak ingin ada keluhan terkait pelayanan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Tasming Hamid juga menyoroti kesejahteraan para tenaga kesehatan, khususnya perawat non-ASN. Tasming Hamid mengaku memahami beban kerja mereka yang besar dan menyatakan komitmennya untuk peningkatan insentif bagi para tenaga perawat. “Tanggung jawab tenaga perawat kita cukup besar, kita atensi kondisi mereka. Mudah-mudahan ke depan bisa kita tingkatkan,” tandasnya.

Kunjungan Wali Kota ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap mutu layanan publik di sektor kesehatan, sekaligus memastikan bahwa RSUD Andi Makkasau terus berbenah menjadi rumah sakit yang humanis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan warga. (*)

Tim Balap Motor Parepare Yakin Bawa Medali Di Praporda Sulawesi Selatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Menjelang pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Daerah (Praporda) Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung di Attakae, Sengkang, Kabupaten Wajo pada September 2025 mendatang, tiga atlet balap motor Kota Parepare mulai intensif melakukan latihan untuk menjaga fisik, mental, dan meningkatkan skill balapan mereka.

Pelatih sekaligus pengurus tim Syafruddin Syam atau Pallung,, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah kota yang telah memfasilitasi lokasi latihan bagi para pembalap. Ia pun mengatakan Gelaran tersebut sebagai Persiapan latihan cabor untuk persiapan di Attakae Sengkang bulan 9 tanggal 07 Praporprov Polda Sulsel.

“Kami ada persiapan mental, fisik dan kekompakan untuk kelas beregu parepare. Menurunkan 2 atlet, untuk kelas satu 150 beregu dan kelas satu 150 beregu dan 150 perongan  Kami gunakan atlet berprestasinya kota Parepare, ada Junaidi T ada Anis KS, untuk melatih dan dan membimbing anak usia dini. Jadi KONI parepare itu cabang balap motor masuk tim favorit. Karena kami sudah berapa kali mendulang medali emas tahun 2008 di Pangkep, medali emas di Bantaeng 3 medali emas, 1 perunggu dan insya Allah kami juga ingin mau dapat medali  medali di kejuaraan porda.” ungkap Pallung saat ditemui di lokasi latihan Sabtu (04/09/25).

Latihan berlangsung di arena balap Mattirotasi dan turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, Ketua IMI Parepare H. Jen, Ketua Tim Pallung Zakir, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Iskandar Nusu selaku penanggung jawab lokasi latihan.

Kehadiran para pembalap dan latihan terbuka ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, terutama pencinta otomotif.

Latihan ini menjadi bagian dari persiapan serius tim balap motor Kota Parepare yang akan bertarung di kelas 150cc pada ajang Praporda mendatang.

Pemerintah Siapkan Anggaran 800 Juta Tiap Tahun Untuk Pemeliharaan Rutin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kabid Bina Marga Dinas PUPR Widin Wijaya Di hadapan Jamaah Masjid Raya kota Parepare lewat program Ngopi berjamaah Jumat (04/07/25) mengatakan  Untuk tahun ini, pemerintah menyiapkan anggaran 30 miliar yang bersumber dari tiga sumber dana yaitu, dana DAK, TPH sawit, dan dana DAU.

 “21 miliar itu dari dana DAK. Alhamdulillah, sebenarnya kita dapat tahun ini, tetapi karena efesiensi antrian keuangan, melalui surat edarannya, menarik anggaran kembali. Karena laksanakan laksanakan tahun ini yaitu jalan abdukadas, bukit indah,  kami juga disiapkan anggaran oleh pemerintah kota itu melalui anggaran pemeliharaan rutin sebesar 800 juta rupiah, inilah yang bisa kami pakai untuk menambal jalan-jalan yang rusak ataupun ada yang amblas.” Ucap Widin

Lanjut Widin, penyebab kerusakan jalan biasanya karena dari curah hujan yang tinggi, ataupun truk-truk yang muatan berat yang melewati jalan kota, dan yang bisa di intervensi di dalam kota.

“Alhamdulillah, ini tahun jalan Abdul Kadir yang selama ini dikeluhkan oleh warga kami akan kerjakan melalui DAU murni dan ada kami juga ada anggaran melalui DPH sawit itu 3 tahun berturut-turut, kita kecipratan dana. Sebenarnya bukan penghasil sawit, tapi tahun ini kita dapat 500 juta, itu kita kerjakan jalan Balana, patung pemuda. itu kami tangani dengan aspal, untuk pemeliharaan rutin kami, sampai bulan enam ini sudah pakai sekitar 250 juta dari 800 juta tadi. Sehingga masih memungkinkan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang ada kerusakan jalan di wilayah kota Parepare.” Terang Widin

Menyediakan Komoditas Pangan Bagi Masyarakat, Pemkot Jadwalkan Rutin GPM 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare melalui Dinas Ketahanan Pangan, kembali menunjukan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan membantu masyarakat melalui kegiatan pasar murah yang digelar 2 Hari. Pada Selasa, (08/07/25) di Jl. Pelita Tenggara Kel. Ujung Bulu dan Rabu, (09/07/25) di Perumahan Cempaka Putih, Kel. Galung Maloang.

Menghadirkan para pedagang dari berbagai komunitas kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, serta bumbu dapur lainnya, dengan harga yang ditawarkan pun jauh lebih murah dibanding harga pasar pada umumnya.

Kepala Bidang ketersediaan, kerawanan, dan ketahanan stok Dinas Ketahanan Pangan kota Parepare Wahid menjelaskan, pasar murah ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga dan memastikan ketersediaan pangan tetap stabil

“Tujuannya kami, menggelar gerakan pangan murah ini, agar bagaimana ketersediaan stok dan keterjauan harga beras di masyarakat ini kita laksanakan. Bukan saja pada hari-hari besar keagamaan, tetapi ini hampir sudah terjadwal setiap hari Selasa. Dan titiknya itu kita berpindah-pindah titik,lokasi, kecamatan, kelurahan, di wilayah. Tentukannya kami berusaha menghadirkan hampir 11 komoditi Strategis, yang dibutuhkan sehari-hari, termasuk kami dan juga kami undang mitra Kami seperti sejahtera, Baby Care, wings dan lain lain untuk ikut memenuhi kebutuhan masyarakat seperti beras dan minyak dan konsumsi Pangan lainnya.” Ucap Wahid.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan di hubungi Via What’s menjelaskan Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah salah satu bagian dari kegiatan Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menyediakan komoditas pangan bagi masyarakat dengan harga yg lebih terjangkau.

Untuk tahun 2025, kegiatan GPM ini direncanakan sebanyak 12 kali (minimal sekali sebulan) dan dilaksanakan dibeberapa titik, dengan harapan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan bahan pangan murah. Dibandingkan dengan harga pasar memang tidak terlalu jauh namun dengan mendekatkan kegiatan ini dengan lokasi masyarakat diharapkan dapat menghemat biaya transportasi ke pasar.

Menyikapi Harga Beras Yang Terus Naik, DPRD Segera Surat Bulog

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menanggapi keresahan masyarakat yang mempersoalkan harga beras yang terus naik di pasaran, ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir berjanji untuk segera menyurati Bulog kota Parepare untuk meminta mengambil langkah dalam rangka antisipasi gejolak harga. Hal tersebut di sampaikan H. Kaharuddin Kadir lewat program Obras Rabu (09/07/25).

“Kami pastikan bahwa DPRD akan menyurati Bulog, untuk segera mengambil langkah dalam rangka antisipasi gejolak harga. Karena memang kehadiran Bulog itu, tujuannya dalam rangka menstabilkan harga. Kalau tiba-tiba ada gejolak harga di bawah Yang keras gelombangnya seperti saat ini, maka tugas Bulog menstabilkan.” kata H. Kaharuddin Kadir.

Lanjut Politisi Golkar Dapil Soreang ini, bagaimana model menstabilkan itu biasa dilakukan operasi pasar. terkait gejolak harga beras yang terjadi di pasaran sebenarnya Bulog sudah tahu.

“Kami juga sudah pres liris melalui Pare pos, dan dia janji akan melakukan, tapi kita butuh aksi nyata yang harus dilakukan oleh Bulog. Kasihan masyarakat, dibandingkan tahun lalu, di bulan yang sama, malah turun satu persen. Kalau teknisnya diserahkan ke Bulog kita mau ada aksi nyata dari Bulog dalam rangka menstabilkan harga.” Jelas H. Kaharuddin

Wali Kota Parepare, Sambut Kehadiran Kapolres Baru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid menyambut hangat kehadiran Kapolres baru, AKBP Indra Waspada Yuda, dalam acara penyambutan dan silaturahmi yang berlangsung di Mapolres Parepare, Selasa (09/07/25). Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan Polres Parepare, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Parepare.

Hadir pula Ketua DPRD Kota Parepare, Ir. Kaharuddin Kadir, dan Kepala Kejaksaan Negeri Parepare yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap prosesi penyambutan pimpinan Polres tersebut.

Pergantian pucuk pimpinan Polres Parepare ini ditandai dengan peralihan jabatan dari AKBP Arman Muis kepada AKBP Indra Waspada Yuda. Wali Kota Parepare menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada AKBP Arman Muis atas dedikasinya selama menjabat. “Terima kasih tentunya kepada Bapak Arman Muis, yang selama menjabat Kapolres dapat menjaga stabilitas dan kondusifitas keamanan di Kota Parepare. Terutama karena mampu bersinergi dengan Pemerintah Kota dalam berbagai program strategis,” ujar Tasming Hamid.

Tasming juga menyampaikan harapannya kepada Kapolres yang baru agar sinergitas yang telah terbangun selama ini bisa terus dilanjutkan, bahkan ditingkatkan. “Kami berharap kepada Bapak AKBP Indra Waspada Yuda agar dapat terus meningkatkan kolaborasi yang positif bersama Pemerintah Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Parepare. Kami yakin dengan kepemimpinan beliau, Parepare akan semakin aman dan nyaman bagi masyarakat,” lanjutnya.

AKBP Indra Waspada Yuda sebelumnya telah menjabat di sejumlah wilayah strategis dan dikenal sebagai sosok yang humanis serta dekat dengan masyarakat. Acara penyambutan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, menandai komitmen bersama untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Parepare. (*)

Anggaran Inpres Jalan Daerah Turun Tahun Ini

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Ngobrol Perkara Iman Dan Islam (Ngopi) Berjamaah Program.kerjadama Masjid Raya dan Radio Mesra Parepare, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Widin Wijaya mengatakan sekarang ini PUPR juga melaksanakan asistensi dan penajaman di Makassar Karena adanya Inpres jalan daerah itu kementerian.

“Sekarang ini, kami juga melaksanakan asistensi. Kemarin kita sudah penajaman di Makassar. Karena ada namanya sumber anggaran IJD (Inpres Jalan Daerah) itu kementerian juga yang gelontorkan dananya melalui balai jalan. Kebetulan kawasan akses industri, itu kami anggarkan dua koridor. Koridor lariangnyarengnge, perampungan.” Kata Widin

Lanjut Widin, PUPR melalui bidang Bina Marga  minggu Depan sudah melakukan asistensi terakhir dan kemungkinan anggarannya turun tahun ini.

“Kami juga ingin disampaikan, bahwa IJD ada syaratnya itu lebarnya harus lima setengah meter, kalau dibawa lima setengah meter gugur pensyararatannya. Padahal masih banyak jalan-jalan yang kami usulkan kemarin, termasuk jalan Watang Bacukiki masuk Bacukiki raya, jalan Tegal itu ditolak, karena lebarnya tidak sesuai dengan apa yang dipersyaratkan. Karena mereka ini nanti yang langsung, bukan orang lokal yang kerja. Mereka langsung menentukan rekanannya, menentukan anggarannya, PPKnya ada disana tetapi mereka mengintervensi jalan kami.” Ungkap Widin.

Pemerintah Hilangkan Data Berbasis DTKS di Ganti Dengan DTSEN

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Sosial kota Parepare, Andi Erwin Pallarukka lewat program Ruang Bincang Senin (07/07/25) mengatakan untuk saat ini pemerintah sudah melakukan penyatuan data dengan basis NIK diantaranya DTKS.

“Keinginan Bapak Presiden Satu data untuk seluruh Indonesia jadi tidak ada lagi DTKS, DTSEN ini adalah hasil gabungan 3 padanan data DTKS dari kementerian sosial, register sosial ekonomi Ressosek bapenas, dan P3K E yang pensasaranya kemiskinan ekstrim. itu dari menko PMK. 3 data inilah yang dipadankan jadilah namanya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Ini dilaksanakan oleh badan pusat statistik BPS. BPS yang menentukan justru yang sekarang ribut yang dipertanyakan DTSEN ini ada DTSEN 1 sampai DTSEN 10 yang bisa menerima bantuan itu DTSEN 1 sampai 5 ternyata hasil dari groundcheking kemarin yang dilakukan teman-teman pendamping PKH dan ini sama BPS itu ada perubahan DTSEN indikator tingkat kemiskinan DC 1 paling bawah, miskin sekali rentang miskin.” Jelas Erwin

DTSEN merupakan kumpulan data yang berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) seluruh penduduk Indonesia. DTSEN terbagi dalam beberapa kategori, seperti miskin ekstrem, hampir miskin, menengah, dan lainnya. Berbeda dengan sebelumnya, DTSEN dapat diupdate perbulan, namun akan dilakukan pembaharuan berkala setiap 3 bulan sekali.

Peran Dinas Sosial yaitu fokus untuk kategori miskin dan sekitarnya untuk penyaluran dana sosial. Proses seleksi penerima bantuan di DTSEN ada 2, yaitu usulan ke Pemerintah Daerah setempat, dan usul sanggah. Kedua proses tersebut akan dilakukan groundchek oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sebelum dilakukan persetujuan. Dengan kata lain, peran Dinas Sosial dalam seleksi, pengecekan lapangan, dan penyaluran bantuan berbasis DTSEN.

Koordinasi untuk melakukan penyaluran bantuan, nantinya Pemerintah Daerah melalui instansi terkait yang ingin melakukan program bantuan sosial meminta kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menyediakan data penduduk daerah yang tepat mendapat bantuan sosial tersebut. DTSEN mengakibatkan penggunaan data-data sosial sebelumnya tidak dapat digunakan kembali saat penggunaan DTSEN sudah aktif. Proses atau sistematika pemanfaatan data dalam DTSEN belum diatur dalam peraturan yang

Komisi III Tanggapi Laporan Masyarakat Terkait Besi Penutup Trotoar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penenggapi laporan masyarakat terkait seringnya hilang penutup selokan di sejumlah trotoar di Parepare lewat radio mesra di program Obras Selasa (08/07/25), Anggota DPRD komisi III Kota Parepare Andi Muh. Fudail mengatakan jika keluhan tersebut telah di sampaikan ke dinas terkait dan meminta kepada instansi terkait untuk menutup dan menganggarkan kembali besi penutup got.

“Mengenai penutupan besi penutup got yang hilang itu, kita sudah sampaikan ke instansi terkait, dan meminta kepada instansi terkait untuk menutup dan menganggarkan kembali besi penutup got sudah tidak ada lagi.” Kata Fudail.

Menurut Sosok yang di kenal aktif merespon keluhan masyarakat lewat radio mesra ini, orang-orang yang melakukan ini orang yang tidak bertanggung jawab.

“Orang-orang yang melakukan ini, orang yang tidak bertanggung jawab. Insya Allah biasa joging ke sana, Saya sudah sampaikan ke instansi terkait mudah-mudahan merespon dan paling tidak ada anggarannya untuk itu.” Harap Fudail

Pemerintah Kota Parepare Sukses Luncurkan Program CFN Dan CFD, Pantaiku, dan Kampung Enjoy

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare sukses meluncurkan program Car Free Night–Car Free Day (CFN–CFD), Pantaiku, dan Kampung Enjoy. Kegiatan perdana ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati kawasan Pantaiku di Jalan Mattirotasi, Kecamatan Bacukiki, pada Sabtu malam, (05/07/25)

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam sambutannya saat melaunching kegiatan tersebut mengatakan Gelaran Car Free Night Parepare merupakan kota pertama di Sulawesi selatan yang menggelar kegiatan tersebut karena Makassar sebagai kota provinsi hanya menggelar car free day saja.

“Alhamdulillah, hari ini kita hadir di tempat ini. ini dalah Kegiatan yang baru, bukan saja di parepare, tetapi di Sulawesi Selatan. Biasanya kalau kegiatan di Makassar Car free Day, kalau ini ada Car free Nightnya, dan besoknya ada CFD nya, sekaligus ada hiburan zumba.” Kata Taming.

Tasming berharap program ini dapat menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata Kota Parepare dan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sehingga tidak menutup kemungkinan ditindak lanjut setiap pekan di lakukan acara seperti ini.

“Tentu ini hal yang baru, kita berharap, pemerintah canangkan itu pekan pertama setiap bulan. Tetapi kalau misalnya ini, kira-kira baik untuk masyarakat Parepare, tidak menutup kemungkinan ditindak lanjut setiap pekan kita lakukan acara seperti ini.” Ungkap Tasming.

Tasming menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan CFN–CFD adalah untuk menghidupkan sektor ekonomi lokal sekaligus menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah. Dengan konsep dua hari yang terintegrasi, diharapkan pengunjung bisa bermalam di Parepare dan keesokan harinya mengikuti kegiatan CFD seperti jogging, senam zumba, serta berbagai aktivitas menarik lainnya.

Tasming juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, seluruh jajaran perangkat daerah, dan masyarakat atas sinergi dan dukungan yang memungkinkan terlaksananya kegiatan ini.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare