31.1 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 237

Rapat Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Bersama Operator Perangkat Daerah se-Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare melibatkan seluruh operator dari Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Parepare, melaksanakan rapat percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Rapat berlangsung di ruang rapat Bappeda Parepare, Kamis (14/08/25) dipimpin oleh Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah dan Ekonomi Bappeda Kadek Sroningsih mewakili Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun.

Rapat ini menindaklanjuti surat Kementerian Dalam Negeri No: 000.4.6/3764/SJ terkait Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2025-2029.

Sekaligus rapat ini menindaklanjuti pertemuan perdana bersama Pj Sekda Parepare Amarun Agung Hamka terkait penyamaan persepsi dan kolaborasi dalam upaya percepatan pertumbuhan ekonomi, serta pembentukan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang akan mendampingi percepatan pertumbuhan ekonomi di Parepare.

Dalam pertemuan itu, Pj Sekda mengingatkan bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi 8 persen menjadi tantangan dan sekaligus peluang. Karena itu, penting untuk bergerak cepat dan bersinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Parepare.

Kandidat Calon Rektor ITH Sampaikan Visi, Misi dan Program Kerja

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Institute Tekhnologi Bj Habibibie menggelar rapat senat terbuka dengan agenda penyampaian visi, misi dan program kerja bakal calon rektor institut teknologi BJ Habibie periode 2025-2029 Kamis (14/08/25) di Aula lantai 2 kampus 1 ITH jalan balai kota no 1 kota Parepare. Ketua panitia kegiatan di temui tim liputan jelajah kota radio mesra yang juga humas ITH Dr. Suryansyah Surahman, S.P., M.Si mengatakan Kegiatan ini adalah bagian proses penyaringan bakal calon pada tahap pemilihan rektor ITH periode 2025-2029.

“Saya sebagai ketua panitia itu, mempunyai tugas untuk secara teknis menyelenggarakan sampai tahap akhir. Jadi kami ada empat tahap. Tahap pertama adalah penjaringan, kemudian proses penyaringan, kemudian pemilihan, dan proses penetapan.” Kata Dr. Suryansyah.

Lanjut Dr. Surya, sekarang sudah masuk pada tahap penyaringan, setelah itu dari 4 balon yang sudah menyampaikan visi misi kemudian akan dipilih oleh senat, untuk kemudian terpilih tiga calon yang kemudian akan dilakukan proses pemilihan.

“Jadi proses pemilihan ini akan dilakukan pada bulan September, kemudian kita akan laporkan ke kementerian, Dalam hal ini koordinasi kami itu kegiatan itu ini sebenarnya bersumber dari aturan-aturan perundang-undangan, di mana untuk aturan perundang-undangan itu, kami mengikuti aturan ITH. Peraturan rektor ITH nomor 1 tahun 2025. Insya Allah bulan September nanti itu akan dilaksanakan tahapan pemilihan, setelah kami mengajukan calon ke kementerian. Kalau kriteria khusus itu akan di tentukan oleh senat, karena secara umum tadi sudah didengarkan semua mempunyai tagline yang tentunya punya visi dan misi yang mengarah kepada bagaimana peningkatan daerah khususnya kita benua maritim berbasis inovasi dan teknologi.” Ungkap Dr. Surya

Dr. Surya menambahkan dirinya berharap  siapapun nanti pemimpin terpilih itu akan membawa ITH ke jenjang lebih tinggi, lebih maju, dan lebih sukses berdasarkan berbasis teknologi inovasi dan ilmu pengetahuan.

Lurah Watang Bacukiki Apresiasi Program CSR Pertamina 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare melalui lurah Watang Bacukiki mengapresiasi keberadaan program CSR dari Pertamina yang menyasar wilayah kerjanya. Hal tersebut di sampaikan lurah Watang Bacukiki saat di temui tim liputan jelajah kota saat berkunjung ke rumah warga penerima manfaat kampung berdirikari energi bio gas Rabu (13/08/25).

Lurah Watang Bacukiki Nurmuhliza mengatakan, program CSR dari Pertamina ada beberapa yang sudah masuk ke kelurahannya diantaranya yang lebih unggul itu yaitu biogas yang bisa meningkatkan perekonomian keluarga yang ada di watang Bacukiki.

“Apalagi kemarin UMKM itu, sudah memakai biogas CSR Pertamina membuat program di kelurahan ini, selain itu bukan hanya UMKM, di kesehatan juga berkaitan dengan dahsat, atau dapur sehat atasi stunting itu CSR Pertamina juga masuk di dalamnya. Memberikan peralatan untuk dapur dahsat dan itu PMTnya juga, jadi balita setiap kita mengadakan posyandu di kelurahan watang bacukiki itu ada 6 posyandu, setiap kegiatan posyandu pasti ada PMT dari CSR Pertamina lewat dari dahsyat dapur sehat atasi stunting.” Kata Nurmuhliza.

Lanjut Nurmuhliza,  untuk saat ini ada 30 penerima manfaat dari 20 titik.  Jadi RW 1, RW 7, RW 5, dan ada beberapa RW termasuk RW 4.

“Biasanya kendalanya di ternak, apalagi biasa kalau musim idul Adha biasa habis sapinya terjual.  Jadi ini biogas harus ada ternakya, ternak yang dikandangkan. Harapan kami, Alhamdulillah kami, dari pemerintah kelurahan sangat mendukung dan mensuport kegiatan ini, Apalagi ini kegiatan dan program ini berkelanjutan dari tahun 2021 sampai sekarang, masih terus berlanjut programnya CSR Pertamina. Jadi semoga kegiatan ini akan berlanjut, apalagi sekarang, sekaitan dengan wisata berkelanjutan pertamina juga akan mendampingi kami di kelurahan watang Bacukiki bukan hanya biogas.” Kata Nurmuhliza.

Sementara Warga penerima Manfaat Program biogas Pertamina Amelia merasakankan sangat terbantu perekonomiannya dari program CSR Pertamina tersebut.

“Kalau ini dari Pertamina bagus, tinggalkan dialirkan air, terproses sendiri dari 2000 sangat menolong, karena sehari hari kami tidak beli gas, paling dua atau tiga dipakai dalam satu bulan untuk sehari-hari tidak pernah lagi. Hanya pakai gas dari biogas tidak ada kesulitan didapatkan, tinggal putar menyala lebih tinggi, kalau awal memang bau kotoran sapi, tapi kalau lama tidak lagi. kalau misalnya dia bocor pasti dia pasti berbau terus dan cepat habis, tidak berpengaruh ke masakan sama saja tidak ada bedanya. tergantung saja kalau kita mau cepat cepat kasih kencang atau apinya dikasih besar kompornya dari Pertamina semua tinggal pasang dia juga yang tadi gali di belakang.” Ungkap Amelia.

Amelia mengakui dengan memelihara sapi hanya tiga ekor untuk saat ini, selain kebutuhan dirinya akan bahan bakar bisa terpenuhi dirinya juga merasa senang bisa membantu tetangga denganenyakurkan biogas dari sapi ternaknya ketetangga untuk 5 rumah.

Ketua Komisi I Berharap Semangat gotong Royong, Cinta Tanah Air, Persatuan dan Kesatuan Tetap Ada, bukan membuat peta komplik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kader Partai Gerindra yang juga Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir belum lama ini saat di temui tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan untuk memaknai hari Ujang tahun Indonesia ke 80 untuk tahun 2025 ini masyarakat Indonesia khususnya warga Parepare semestinya melihat Bagaimana pejuang-pejuang dahulu memperjuangkan, merebut kemerdekaan negara.

“Persoalan kebersamaan, gotong royong, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, bukan membuat peta komplik. Jadi kalau yang kita satukan kembali, saya kira pemahaman tentang etika, perilaku, keagamaan, ilmu kalau disatukan semua tidak ada persoalan yang kita hadapi, baik persoalan tentang politik, tentang ekonomi, tentang pembangunan, tentang kemasyarakatan, cuma persoalannya sekarang karena perkembangan zaman dan teknologi yang semakin modern, jadi seakan-akan prinsip gotong royong, keadilan persatuan itu mungkin sudah luntur.” Kata Dr. H. Kamaluddin Kadir

Lanjut Ketua Percasi kota Parepare ini, dihari ulang tahun RI ini, partai gerinda secara nasional mengeluarkan instruksi. Ada 5 instruksi yang harus diikuti  oleh kader Gerindra di seluruh Indonesia.

“Pertama menaikkan bendera dan bagi-bagikan bendera kepada warga yang belum memiliki bendera, kemudian ikut menyemarakkan kegiatan di lingkungan masing-masing, kemudian membeli atau menyediakan bendera atau membeli bendera di UMKM yang membuat seperti di pinggir jalan, itu kita sudah lakukan agar supaya ekonomi bisa merata, kemudian ikut terlibat secara langsung di acara kegiatan kenegaraan dan kegiatan-kegiatan ini masif kita informasikan di media.” Ungkap Dr. Kamaluddin Kadir

Debut Pertama Wawali Kota Parepare: Nikahkan Dua Mempelai di Nikah Massal Merdeka

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare bekerja sama dengan Kementerian Agama menggelar program Nikah Massal Merdeka dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung serentak di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Parepare Rabu (13/08/25). Sebanyak tujuh pasangan mempelai mengikuti prosesi pernikahan, dan Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, mendapat kehormatan untuk menikahkan dua pasangan secara langsung. Ini menjadi debut pertamanya menjalankan tugas tersebut, mewakili Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid.

Sebelum prosesi pernikahan dimulai, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Parepare, H. Fitriadi, menyampaikan sambutan dan menjelaskan bahwa proses akad nikah berlangsung singkat, namun pengurusan administrasinya memerlukan waktu lebih lama.

“Kita sediakan untuk nikah massal, ternyata animo masyarakat luar biasa sehingga 102 lebih 2 buku nikah yang kami sediakan, dan mulai Minggu kemarin rekan KUA bekerja Lembur, tadi malam sampai jam 2 untuk menyelesaikan administrasinya semua ini proses pemeriksaannya harus lama, karena harus ditau asal usul nya sampai sedetail Detailnya supaya tidak ada persoalan hukum dibelakangnya. Teman teman KUA sudah melaksanakan tugasnya bapak walikota dan wakil walikota berkeinginan bagaiman buku nikah ini diserahkan pada malam ramah tamah setelah upacara HUT proklamasi,.” ujar H. Fitriadi.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini. Ia menyebutkan bahwa di kalangan masyarakat Bugis, mahar pernikahan sering kali tinggi, sehingga pemerintah hadir dengan solusi berupa nikah gratis.

“Saya atas nama pemerintah kota Parepare, kegiatan ini akan berkelanjutan, ini bisa menjawab bahwa ditanah Bugis itu, kalau mau menikah tidak mahal. Kami pemerintah kota, membuat kegiatan nikah gratis, sehingga yang berkeinginan mau cepat cepat menikah, tapi nanti cukup umur baru bisa menikah. Saya atas nama pribadi, dan pemerintah kota mengucapkan semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah dan secepatnya mendapat momongan.” Ucap Hermanto

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Komisioner BAZNAS Kota Parepare, H. Zainal Arifin, yang juga memberikan nasihat pernikahan. Hadir pula para camat, lurah se-Kecamatan Bacukiki Barat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta keluarga para mempelai.

Program  Nikah Massal Merdeka ini sejalan dengan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS), yang merupakan program unggulan Kementerian Agama sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama RI No. 6 Tahun 2025.

Wali Kota Parepare Serahkan Bantuan Pendidikan untuk 150 Pelajar, Apresiasi Peran Baznas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyerahkan secara simbolis paket bantuan pendidikan kepada 150 pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Parepare. Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kota Parepare dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare.

Penyerahan digelar di Barugae, kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah kota serta Plt. Ketua Baznas Parepare, Dr. Muh. Hatta, Lc., MA. Kamis (14/8/25). Dalam sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi atas dedikasi Baznas yang secara konsisten menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Dia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi pelajar di Parepare. “Saya sangat mengapresiasi BAZNAS Kota Parepare. Mudah-mudahan ke depan BAZNAS senantiasa memberikan bantuan terbaik bagi masyarakat. Bantuan kepada 150 pelajar ini semoga terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi para penerima,” ujarnya.

Tasming juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas agar penyalurannya tepat sasaran, sebagaimana yang telah dilakukan pada momentum pemberian bantuan kali ini.

Momentum HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, kata Tasming, menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan diri dan mempererat persaudaraan. Ia berharap bantuan ini bisa membantu orang tua siswa dalam menyiapkan perlengkapan sekolah, sehingga turut mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Parepare. Tasming menilai tema acara yang diusung Baznas, “Merdeka Negeriku untuk Generasi Hebat dan Kuat”, sarat makna motivasi dan visi jangka panjang.

Menurutnya, “Generasi Hebat” adalah anak-anak yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual, sehat jasmani dan rohani, berkarakter baik, serta kreatif dan inovatif. “Kekuatan bangsa terletak pada kualitas sumber daya manusianya, terutama generasi mudanya,” tandas Tasming.

Sementara itu, Plt. Ketua Baznas Kota Parepare, Dr. Muh. Hatta, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Parepare atas dukungan dan kerja samanya dalam penyaluran bantuan pendidikan tersebut. (*)

Ketua Tim PKK Lauching Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM)

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua tim penggerak PKK kota Parepare dr. Andi Arfiah Tasmi bersama Ketua 1 TP PKK kota Parepare Hj.  Sritanti Mariani resmi melauching Posyandu Sumber Air di Kelurahan watang Bacukiki menjadi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Selasa (12/08/25).

Launching tersebut ditandai dengan pemukulan Lesung dan Alu sebagai simbol dimulainya transformasi layanan posyandu kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian makanan bergizi kepada bayi dan balita serta ibu hamil dalam sambutannya dokter Andi arfiah Tasming mengucapkan selamat kepada Posyandu Sumber Air yang berhasil mewujudkan proses transformasi menjadi Posyandu 6 SPM

“Selamat kepada posyandu Sumber Air yang telah mewujudkan proses transformasi menjadi posyandu 6 SPM. Saya berharap, posyandu ini bisa memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Posyandu 6 SPM sumber air mulanya mampu memberikan 6 bidang pelayanan kepada masyarakat yaitu pendidikan, kesehatan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta bidang tata Krama, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Agar posyandu SPM 6 ini berjalan secara optimal” Kata dr. Andi Arfiah.

ia pun menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang kuat antara organisasi perangkat daerah, Camat serta ketua tim pembina Posyandu tingkat kecamatan dan kelurahan

“Kepada para organisasi perangkat daerah, camat, ketua tim pembina posyandu sekecamatan dan kelurahan, diharapkan dapat bersinergi dan menguatkan koordinasi dalam pelaksanaan posyandu 6 SPM ini. Dan itu, kami mengharapkan keaktifan dari para camat, ketua tim pembina posyandu kecamatan bacukiki, serta ketua dari tim pembina posyandu kelurahan, karena kalian adalah ujung tombak kesuksesan posyandu 6 SPM ini dan tentunya dalam mewujudkan posyandu 6 SPM ini, dalam menghadapi tantangan yang cukup berat, karena adanya kebijakan dari efisiensi anggaran, namun saya rasa hal ini tidak menjadi alasan kita mengupayakan program berkelanjutan untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di kota Parepare.” Jelas Andi Arfiah.

Nakes Parepare Adukan Ketidak Jelasan Status Ke Komisi II

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi II DPRD kota Parepare menggelar Rapat dengar pendapat (RDP) terkait adanya tenaga kesehatan yang mengabdi di Puskesmas belum pernah mendapatkan insentif atau gaji dari pemerintah. RDP berlangsung di ruang paripurna Gedung DPRD kota Parepare Rabu (13/08/25) Rapat di pimpin wakil ketua Komisi II Sappe SH di dampingi anggota komisi II DPRD kota Parepare Hj. Musdalifah Pawe, Ilhamsyah Taufan, Hj Indraisari Husni, dan Hj Farida.

Rapat dengar pendapat tersebut mengundang kepala Dinas Kesehatan kota Parepare, Kepala Badan Keuangan Daerah kota Parepare, kepala BKPSDM di kota Parepare, kepala Inspektorat kota Parepare, Kepala Puskesmas beserta perwakilan tenaga kesehatan Puskesmas non ASN kota Parepare.

Wakil ketua Komisi II DPRD kota Parepare Sappe SH temui usai RDP mengatakan, RDP tersebut menerima Aspirasi yang disampaikan para tenaga kesehatan, mereka miris mendengarkan ketika para nakes dituntut untuk memberikan pelayanan secara maksimal sudah mengabadikan diri bahkan sudah puluhan tahun tapi sampai saat ini kesejahteraan yang kurang diperhatikan.

“Dia hanya mendapatkan gaji atau insentif dari pembagian hasil jasa pelayanan saja, itu sekitar Rp.400 ribu, Rp.300 ribu perbulan, sementara dengan alasan bahwa, mereka yang tidak mendapatkan SK walikota, apalagi tidak masuk mendaftar dalam tahap 1 dan tahap 2 pengangkatan P3K maka sudah dipastikan nasibnya ini tetap menjadi tenaga sukarela di puskesmas, paruh waktu. Jadi kepala bidang dari BKPSDM itu sudah memastikan bahwa yang ikut di tahap 1 dan tahap 2 itu sudah dipastikan lulus. Cuma, menjadi persoalan ketika badan keuangan Daerah menyampaikan bahwa kemampuan keuangan daerah kita sudah tidak mampu, pertama bahwa sudah ada kelebihan 17% dari sebenarnya APBD.” Ujar Sappe.

Lanjut Sappe, BKPSDM sudah memastikan bahwa yang masuk ditahap 1, 2 akan lulus sebagai paruh waktu, dan tetap akan mendapatkan gaji dari pemerintah. Persoalannya bahwa penjelasan dari Bagian keuangan, bahwa keuangan daerah kita yang tidak mampu.

“Respon Kami punya rasa empati, bahwa ternyata mereka sampai saat ini kurang perhatian dari pemerintah, terkait dengan kesejahteraan mereka. Meskipun regulasi sebenarnya yang mengatur tentang hal itu, tetapi sebagian juga mereka, Pemerintah sudah meminta, bahwa tenaga tenaga mereka dibutuhkan, maka ketika mereka sudah hadir untuk pemerintah maka pemerintah juga harus hadir untuk mereka.” Harap Sappe.

Walikota Berharap Tahun Depan Gerak Jalan Lebih Meriah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Pemerintah kota Parepare kembali menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka menyemarakkan HUT Republik Indonesia ke-80, salah satunya gerak jalan tingkat sekolah pada Selasa (12/08/25) tingkat Sekolah Dasar diikuti ratusan barisan, sebagai salah satu wujud kecintaan atas kemerdekaan negara Republik Indonesia.

Gerak jalan perayaan HUT Republik Indonesia tahun 2025 di kota Parepare berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana pelaksanaannya di lapangan Andi Makassau namun tahun ini dipusatkan di pantai Ku dengan finish di taman amati rotasi dan berikutnya. Walikota Parepare Tasming Hamid dalam sambutannya mengatakan gerak jalan bukan hanya seremonial belaka, Ini sebagai bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara.

“Sehingga kegiatan ini terlaksana, tentu ini juga menjadi ajang, untuk mempererat silaturahmi, hubungannya persaudaraan antara sesama anak bangsa, khususnya masyarakat kota Parepare. Oleh karena itu, kita berharap kegiatan ini semoga berjalan dengan lancar, tentu kegiatan ini bukan hanya hari ini tapi sampai tanggal 15.” Kata Tasmig.

Politisi Nasdem Parepare ini berharap kegiatan tersebut berjalan lancar hingga selesai dan bisa di evaluasi untuk tahun depan kegiatannya semakin besar.

“Mudah-mudahan dilancarkan sampai selesai, dan kita juga berharap, bahwa kedepan, mudah-mudahan ini menjadi bahan evaluasi, termasuk banyak masukan ini supaya hadiahnya dikasih besar kalau kemarin takbir keliling bisa di besarkan. Ini menjadi catatan untuk ke depan untuk pak kadis, supaya bagaimana bisa dibesarkan. Bukan masalah nominalnya, tetapi ini semangatnya, supaya anak-anak kita lebih semangat lagi, supaya diberikan hadiah yang lebih tinggi  dari hari ini. Oleh karena itu, atas nama pemerintah kota mengucapkan banyak terima kasih atas segala partisipasi, mulai dari sekolah, orang tua, khususnya para forkopimda yang selalu hadir untuk menemani pemerintah daerah.” Ungkap Tasming.

Parepare Siap Bergerak Tepat Tangani Sanitasi Menuju Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kota Parepare menjadikan atensi serius penanganan sanitasi. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektoral, dan kerja sama lebih efektif untuk penanganan bersama masalah sanitasi.

Hal ini diungkap Wali Kota Parepare Tasming Hamid saat menerima audiensi Tim Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kementerian PU Sulawesi Selatan bersama Kelompok Kerja Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) Kota Parepare di ruang rapat utama Kantor Wali Kota Parepare, Selasa (12/08/25).

Audiensi bersama Wali Kota ini merupakan tahapan Coaching Clinic II Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Parepare. “Menjadi atensi Pemerintah Kota untuk lebih serius menangani masalah sanitasi ini. Perangkat di bawah terutama Camat dan Lurah harus lebih masif mengedukasi masyarakat. Demikian juga sarana prasarana harus lebih ditingkatkan,” kata Tasming Hamid.

Tasming menekankan, masalah sanitasi ini sangat penting untuk ditangani bersama, karena itu dibutuhkan gerakan yang tepat, efektif dan efisien.

Arman Rahim, mewakili BPBPK Kementerian PU Sulsel dalam audiensi itu mengatakan, fokus Pemkot Parepare saat ini adalah mampu mengimplementasi SSK atau Strategi Sanitasi Kabupaten Kota. “Apalagi Parepare sudah punya dokumen sektoral tersusun sejak 2024 untuk periode lima tahun. Jadi PPSP dampingi Pemkot seperti apa yang dilakukan terhadap dokumen SSK. Ada paket kebijakan Wali Kota untuk strategi jangka pandek. Kemudian Pokja PKP buat agenda skenario seperti apa kegiatan untuk jangka pendek. Seperti apa yang paling efektif dan efisien agar Parepare lebih tepat dalam penanganan sanitasi di daerahnya,” saran Arman

 

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare