29.4 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 23, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 14

Isu Dugaan Aliran Uang di DPRD Parepare Merekah, Kamaluddin Kadir sebut Ibarat “Kentut”

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, merespons isu yang berhembus mengenai dugaan aliran atau transaksi uang yang menyeret pihak legislatif.

Politisi dari Partai Gerindra tersebut mengibaratkan isu tersebut seperti “kentut”, di mana baunya tercium namun bentuk fisiknya tidak terlihat secara nyata.

“Rasanya kalau kentut berbau, tapi fisik kentut itu kan tidak kelihatan. Jadi kalau ada isu seperti nilai-nilai uang, ya memang informasinya demikian,” ujar Kamaluddin saat diwawancarai pada Selasa (06/10/26).

Meskipun membenarkan adanya kabar yang diisukan oleh pihak tertentu, Kamaluddin menegaskan secara pribadi tidak pernah melihat keberadaan uang tersebut secara fisik maupun mengetahui besaran nominalnya.

“Apakah faktanya kita lihat atau tidak, saya tidak tahu persis. Saya tidak tahu nilainya berapa,” tegasnya.

Ia juga enggan menunjuk atau mengarahkan dugaan tersebut ke komisi lain. Menurutnya, hal tersebut masih sebatas kabar burung atau isu yang berkembang di luar.

“Jangan sampai dipelintir ya. Itu isu yang kita dengar ada, tapi apakah ada secara fisik yang kita lihat, saya tidak berani menyatakan itu ada. Silakan dikonfirmasi ke pihak-pihak yang menangani,” pungkasnya.

Cegah Perpecahan, Kapolres Parepare Instruksikan Personel Gencar Sosialisasi Anti-Hoaks, Isu SARA, dan Ujaran Kebencian

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Berbagai Cara yang telah dilakukan Polres Parepare Menjaga kondusifitas wilayah tidak hanya dilakukan melalui patroli fisik di lapangan, tetapi juga pencegahan di ruang digital dan sosial masyarakat.

Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K., Menginstruksikan kepada seluruh personel jajaran Polres Parepare untuk aktif mensosialisasikan bahaya berita hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian kepada masyarakat di Kota Parepare.

“Para personel agar turun langsung memberikan pemahaman kepada warga di berbagai ruang publik, termasuk di lingkungan masyarakat hingga tempat-tempat ibadah. Sosialisasi ini penting dilakukan guna membentengi masyarakat dari paparan informasi yang belum tentu kebenarannya, yang berpotensi menjadi berita bohong (hoaks), memicu gesekan sosial, hingga memecah belah keutuhan bangsa.” Tegasnya

Selain itu, Kapolres Parepare juga mengajak seluruh warga Kota Parepare agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi provokatif yang beredar, terutama di media sosial. Ia mengingatkan bahwa aktivitas di ruang digital saat ini telah diatur secara ketat oleh Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Mari sama-sama kita lawan dan jaga keutuhan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk menciptakan suasana Kamtibmas yang aman dan kondusif. Di mana saat ini sudah ada UU ITE yang mengatur dalam bermedia sosial, maka dari itu mari gunakan medsos secara bijak dan mari sama-sama kita hindari berita hoaks, isu SARA, dan ujaran kebencian,” Ujarnya

Polsek Ujung Libatkan Personel Dukung Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi di SPBU

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polsek Ujung Polres Parepare turut mendukung upaya pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM bersubsidi di Kota Parepare dengan melibatkan personel dalam kegiatan pemantauan lapangan di SPBU.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut hasil sosialisasi pengendalian distribusi BBM bersubsidi yang dilaksanakan pada 7 Oktober 2026. Dalam kegiatan itu, disepakati peningkatan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi sekaligus penanganan antrean kendaraan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Satuan Tugas Pemantauan dan Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi Kota Parepare kemudian melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU, termasuk SPBU KM 2 Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kamis (08/10/26).

Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah mengatakan, pihaknya menurunkan personel pengamanan terbuka yang didukung satu kendaraan dinas operasional untuk memaksimalkan kegiatan bersama tersebut.

“Kami dukung upaya bersama ini. Polsek Ujung melibatkan tiga personel dan kendaraan dinas operasional sesuai Surat Perintah Kapolres Parepare untuk melaksanakan tugas mendukung Satgas Pemantauan dan Pengendalian BBM Bersubsidi,” ujar AKP Sukri saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, meskipun di wilayah hukum Polsek Ujung tidak terdapat SPBU, namun keberadaan antrean kendaraan di salah satu SPBU yang terletak di Km 2 Jalan Jend. Ahmad Yani dapat berdampak terhadap perlambatan arus lalu lintas, sehingga kata dia, tetap saja menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian.

Ia menegaskan, dukungan personel Polsek Ujung terhadap kegiatan pengawasan tersebut akan terus diberikan sesuai kebutuhan. “Selama dibutuhkan, personel Polsek Ujung siap mendukung,” tegasnya.

AKP Sukri berharap keterlibatan personel dalam kegiatan tersebut dapat memberikan dukungan maksimal terhadap upaya pihak terkait dalam mengendalikan distribusi BBM bersubsidi.

Ia menyebut, langkah tersebut juga menjadi bentuk respons Polri terhadap aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan Jumat Curhat di sejumlah wilayah, termasuk RW 2 dan RW 3 Lapadde, yang mengharapkan adanya pengawasan dan pengendalian penyaluran BBM bersubsidi.

“Kami berharap anggota dapat memberikan dukungan maksimal dan bermanfaat, dan langkah strategis ini juga sangat diharapkan masyarakat, sebagaimana yang kami dengarkan dan serap saat melakukan Jumat Curhat dibeberaa wilayah, antara lain Jumat Curhat di RW 2 dan RW 3 Lapadde, di kantor kelurahan Labukkang, di Samparaja Ujung Bulu dan beberapa tempat lainnya, sehingga dengan ini dapat kami simpulkan bahwa langkah pengendalian penyaluran BBM Bersubsidi itu sudah menjadi harapan masyarakat “ pungkasnya.

Gruduk Blok Hunian Warga Binaan, Klinik Pratama Pengayoman Lapare Laksanakan Cek Kesehatan melalui Program Pa’Burata

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Klinik Pratama Pengayoman Lapare Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui program Pa’Burata, petugas kesehatan mendatangi langsung blok hunian untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan WBP.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dokter bersama tiga orang perawat, serta mendapat dukungan dari kader kesehatan WBP. Tim kesehatan bergerak langsung ke blok hunian untuk memberikan pelayanan sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan WBP.

Program Pa’Burata menjadi salah satu upaya Klinik Pratama Pengayoman Lapare dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada WBP. Dengan mendatangi blok hunian, pemeriksaan dapat dilakukan secara lebih mudah dan menyentuh langsung WBP yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap WBP serta memberikan pelayanan dan konsultasi kesehatan sesuai dengan kondisi yang ditemukan. Kader kesehatan WBP turut membantu petugas dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan di lingkungan blok hunian.

Keterlibatan kader kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan di Lapas. Selain membantu petugas kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan, kader juga diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan informasi serta mengingatkan sesama WBP mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.

Kalapas Kelas IIA Parepare menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak WBP. Menurutnya, layanan kesehatan tidak hanya menunggu WBP datang ke klinik, tetapi juga perlu dilakukan secara aktif dengan mendekatkan pelayanan hingga ke blok hunian.

Melalui program Pa’Burata, Klinik Pratama Pengayoman Lapare berkomitmen untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan yang aktif, responsif, dan berkelanjutan bagi WBP. Langkah ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat sekaligus menunjang proses pembinaan WBP selama menjalani masa pidana.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bawa Maskerade Tampilkan Wastra Sulsel di INACRAFT 2026

0

JAKARTA. RADIOMESRA. COM – Kain tradisional kerap dipandang sebagai bagian dari warisan budaya yang lekat dengan masa lalu. Bagi Maskerade, wastra justru menjadi bahan untuk menciptakan karya yang dekat dengan gaya hidup generasi masa kini. Brand fashion dan kerajinan tangan asal Makassar tersebut membawa karakter wastra Sulawesi Selatan ke panggung INACRAFT 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC), 7–11 September 2026.

Maskerade merupakan UMKM mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang terpilih melalui proses kurasi untuk mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang kerajinan dan produk kreatif berskala nasional tersebut. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi Maskerade untuk memperkenalkan produk wastra dan handcraft khas Sulawesi Selatan kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka jejaring baru untuk pengembangan usaha.

Didirikan pada 2017 oleh Nana Ibrahim, Maskerade tumbuh dari usaha sederhana dengan modal yang berasal dari uang jajan saat kuliah. Dari titik awal tersebut, Nana membawa satu gagasan yang terus menjadi identitas bisnisnya: membuat kain tradisional tampil relevan dan menarik bagi generasi muda.

Gagasan tersebut diwujudkan melalui busana kontemporer yang memadukan kekayaan wastra Nusantara, seperti *Sutra Sengkang dan Tenun Toraja*, dengan desain modern. Maskerade juga mengembangkan berbagai aksesori dengan memanfaatkan material ramah lingkungan, termasuk limbah botol kaca yang diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi.

Perjalanan tersebut turut membuka ruang bagi penjahit dan pengrajin lokal untuk terlibat dalam proses produksi. Dari Makassar, produk Maskerade kemudian berkembang hingga dipasarkan melalui gerai resminya di Nipah Park Makassar dan menjangkau pasar internasional seperti *Malaysia, Jepang, dan Belanda*.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi *Lilik Hardiyanto* mengatakan, keikutsertaan Maskerade di INACRAFT menjadi bagian dari upaya Pertamina membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaannya.

“Maskerade menunjukkan bagaimana kekayaan budaya lokal dapat dikembangkan menjadi produk yang punya nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui INACRAFT, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produknya, membangun jaringan, dan menemukan peluang baru untuk mengembangkan usaha,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, pengembangan UMKM membutuhkan proses yang berkelanjutan. Akses terhadap pasar, kesempatan memperkenalkan produk, penguatan merek, serta jejaring bisnis menjadi bagian penting agar usaha dapat tumbuh dan memiliki daya saing.

Bagi Nana, perjalanan Maskerade dari usaha kecil hingga dapat membawa karya berbasis wastra Sulawesi Selatan ke berbagai pasar memberikan pengalaman penting dalam membangun sebuah brand.

“Dari awal, kami ingin menunjukkan bahwa kain tradisional bisa tampil modern dan dekat dengan anak muda. Kami terus belajar bagaimana mengolah cerita dari kain dan budaya kita menjadi produk yang bisa diterima lebih banyak orang. Kesempatan mengikuti INACRAFT memberi kami ruang untuk bertemu pasar baru, memperkenalkan karya, sekaligus melihat peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan ke depan,” kata Nana.

Nana mengatakan, keterlibatan pengrajin dan penjahit lokal menjadi bagian penting dari perjalanan Maskerade. Setiap produk yang dibuat membawa proses panjang, mulai dari pemilihan material, pengembangan desain, hingga pengerjaan oleh tenaga lokal.

“Bagi kami, setiap produk punya cerita. Ada cerita tentang kainnya, pengrajinnya, daerah asalnya, dan proses bagaimana semuanya bisa menjadi sebuah produk yang bisa dipakai sehari-hari. Itu yang ingin terus kami bawa ketika memperkenalkan Maskerade ke pasar yang lebih luas,” tambah Nana.

Melalui partisipasi dalam INACRAFT 2026, Maskerade tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga membangun koneksi dengan calon mitra, konsumen, dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah. Kesempatan tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran sekaligus membuka peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis bagi UMKM binaan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mendorong UMKM binaan untuk mengembangkan potensi produk lokal melalui peningkatan kapasitas, penguatan branding, serta perluasan akses pasar. Pendampingan dilakukan agar produk yang lahir dari potensi daerah memiliki kesempatan untuk tumbuh dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina maupun pertanyaan terkait produk dapat disampaikan melalui *Pertamina Customer Solution (PCS) 135*.

*Media Contact:*
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Prasejahtera

0

MAKASSSAR, RADIOMESRA. COM – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyalurkan bantuan 2.000 paket sembako kepada masyarakat prasejahtera di sejumlah wilayah kerja Sulawesi. Program bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial perusahaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Di Kota Makassar, sebanyak 400 paket sembako disalurkan kepada warga Kelurahan Kunjung Mae, Selasa (06/10/26). Penyaluran dilakukan secara langsung melalui dua titik, yakni posko di wilayah RW 03 dan Kantor Lurah Kunjung Mae, dengan dukungan Lurah Kunjung Mae Syafruddin dan Ketua RW 03 Mustafa.

Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram, kopi, serta biskuit Roma. Untuk penyaluran di Kunjung Mae, kebutuhan logistik yang disiapkan mencapai 2 ton beras, 800 liter minyak goreng, 800 kilogram gula, serta masing-masing 400 paket kopi dan biskuit.

Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang berada di sekitar wilayah ring 1 operasional sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan, penyaluran sembako merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami ingin bantuan ini dapat memberikan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan. Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat kami upayakan dapat memberikan nilai tambah, termasuk melalui dukungan terhadap kebutuhan dasar warga,” ujar Lilik.

Menurut Lilik, program bantuan tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah kerja Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Secara keseluruhan, 2.000 paket sembako disalurkan melalui Sales Area Sulselbar, Sales Area Sultra, Sales Area Sulteng, Sales Area SulutGo, Integrated Terminal Makassar, serta AFT Hasanuddin.

“Penyaluran ini kami lakukan di berbagai wilayah agar manfaat program dapat menjangkau masyarakat di sekitar area operasi Pertamina. Kami juga melibatkan pemerintah setempat dalam proses penyaluran agar bantuan dapat diterima oleh warga yang menjadi sasaran program,” tambah Lilik.

Lurah Kunjung Mae Syafruddin mengapresiasi perhatian Pertamina terhadap masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memperkuat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

Penyaluran bantuan dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah setempat dan pengurus wilayah agar proses distribusi berjalan tertib. Pertamina juga terus mendorong pelaksanaan program tanggung jawab sosial yang memberikan manfaat sesuai kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan sekaligus membangun hubungan yang positif dengan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina maupun pertanyaan terkait produk dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135.

Media Contact:
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

BPJS Kesehatan Parepare Apresiasi Komitmen Badan Usaha dalam Penguatan Program JKN

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – BPJS Kesehatan Cabang Parepare menggelar kegiatan “Engagement Badan Usaha dan Apresiasi Badan Usaha Berkomitmen dalam Program JKN” pada Rabu (06/10/26). Acara ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan serta mengapresiasi peran aktif badan usaha dalam mendukung keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, dr. Muhammad Ali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada para perwakilan badan usaha yang hadir. Menurutnya, partisipasi aktif badan usaha dalam mendaftarkan serta melaporkan data pekerja secara jujur dan akurat sangat menentukan keberlangsungan program JKN.

“Dukungan Bapak dan Ibu sekalian dalam mendaftarkan jumlah dan besaran gaji pekerja ke dalam program JKN sangat mendukung sustainabilitas jaminan kesehatan negara kita,” ujar dr. Muhammad Ali saat memberikan sambutan.

dr. Muhammad Ali menjelaskan, berdasarkan UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), BPJS Kesehatan mengemban amanah besar untuk menjamin kesehatan seluruh masyarakat Indonesia. Dalam mencapai tujuan tersebut, kemitraan dengan badan usaha menjadi pilar utama.

Melalui kegiatan ini, terdapat lima fokus utama yang diusung oleh BPJS Kesehatan Cabang Parepare:

 * Peningkatan Pemahaman Hak dan Kewajiban JKN: Membangun pemahaman bersama terkait regulasi dan pelaksanaan pendaftaran peserta.

 * Penguatan Komunikasi dan Koordinasi: Memelihara komunikasi yang harmonis antara BPJS Kesehatan dan pihak badan usaha.

 * Pemutakhiran Data dan Kemudahan Akses: Mendorong komitmen penyampaian data pekerja demi percepatan pemutakhiran data serta kemudahan akses layanan kesehatan.

 * Peningkatan Mutu Layanan dan Pemeriksaan Kesehatan: Menyediakan fasilitasi pemeriksaan kesehatan untuk mendukung Indonesia yang lebih sehat.

 * Pemberian Apresiasi: Memberikan penghargaan kepada badan usaha yang senantiasa berkomitmen menjalankan kewajiban dalam program JKN.

“Semoga melalui kegiatan ini, kerja sama yang telah terjalin baik dapat semakin erat, sehingga perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh pekerja dapat terjamin secara optimal,” pungkasnya.

Polri Hadir Untuk Rakyat, Kapolsek Soreang Puji Aksi Sosial Bhabinkamtibmas Lakessi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sosok Bhabinkamtibmas yang humanis dan peduli terhadap warga binaannya kembali terlihat di wilayah hukum Polsek Soreang, Polres Parepare. Adalah Aiptu Nawir, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lakessi yang turun langsung mendampingi Lurah mendata rumah tidak layak huni untuk program bedah rumah.

Aksi sosial tersebut dilakukan di Jalan Amin Laengke dan Jalan Lahalede, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Rabu (07/10/26).

Dengan metode Door to Door System (DDS), sambang dan binluh, Aiptu Nawir bersama Lurah menyisir rumah warga yang kondisinya rusak parah dan layak mendapatkan bantuan.

Kapolsek Soreang, Akp Amir Usman, S.E., pun angkat bicara dan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi anggotanya tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Aiptu Nawir adalah cerminan sejati dari Polri Presisi yang hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Aiptu Nawir. Tugas Bhabinkamtibmas bukan hanya soal menjaga kamtibmas, tapi juga harus peka terhadap kondisi sosial masyarakat. Mendampingi Lurah mendata rumah untuk bedah rumah ini adalah bentuk sinergitas yang luar biasa antara Polri dan pemerintah kelurahan,” ujarnya

Ia menegaskan, Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadirannya harus mampu menjadi sahabat sekaligus problem solver bagi warga.

“Bhabinkamtibmas harus hadir sebagai sahabat masyarakat. Dengan turun langsung seperti ini, manfaat kehadiran Polri benar-benar dirasakan. Ini juga cara kita membangun silaturahmi dan kepercayaan publik terhadap Polri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Soreang mengungkapkan bahwa kegiatan sambang humanis seperti yang dilakukan Aiptu Nawir menjadi atensi dan instruksi rutin bagi seluruh Bhabinkamtibmas di wilayahnya. Personel diminta aktif di lapangan, terbuka terhadap saran dan informasi warga, serta rutin memberikan himbauan kamtibmas.

“Kami selalu tekankan, jangan hanya menunggu di kantor. Turun ke lapangan, dengarkan keluhan warga, kontrol aktivitas lingkungan, dan ajak warga bersama-sama menjaga keamanan. Informasi dari masyarakat sangat berharga untuk evaluasi pelayanan kami,” tegasnya.

Akp Amir Usman berharap hasil pendataan rumah rusak di Kelurahan Lakessi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah sehingga bantuan bedah rumah dapat tepat sasaran.

“Harapan kami, warga yang rumahnya sudah tidak layak huni bisa segera terbantu. Polsek Soreang akan terus mendukung penuh setiap program pemerintah yang tujuannya mensejahterakan masyarakat. Karena kamtibmas yang kondusif berawal dari kesejahteraan masyarakat yang terjamin,” tutup mantan Kapolsek Baraka Polres Enrekang

Sementara itu, warga Jalan Amin Laengke dan Lahalede menyambut hangat kehadiran Bhabinkamtibmas dan Lurah. Mereka mengaku senang dan merasa diperhatikan, serta berharap program bedah rumah segera terealisasi.
(Sihumas Polres Parepare)

Kapolres Parepare Apresiasi Aksi Mahasiswa yang Berjalan Aman dan Tertib

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM —  Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K. mengapresiasi pelaksanaan aksi unjuk rasa Aliansi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sektor Timur di depan Kantor DPRD Kota Parepare, Selasa (06/10/26).

Aksi yang diikuti sekitar 20 mahasiswa dari HMI Komisariat STAIN dan Bumi Harapan tersebut berlangsung tertib hingga massa membubarkan diri. Dalam aksi itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebijakan ritel modern di Kota Parepare.

Kapolres Parepare menilai penyampaian pendapat secara tertib merupakan bagian penting dalam menjaga ruang demokrasi tetap berjalan tanpa mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat.

“Kami mengapresiasi mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib. Penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, dan yang terpenting dapat berlangsung dengan tetap menjaga ketertiban serta menghormati kepentingan masyarakat lainnya,” ujar AKBP Phunky Mahendra Borniawan.

Aksi tersebut diawali dengan berkumpulnya massa di kawasan Gerbang Moderasi Kampus IAIN Parepare, Jalan H.A.M. Arsyad, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang.

Dari lokasi itu, mahasiswa bergerak menuju Kantor DPRD Kota Parepare di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat. Pergerakan massa mendapat pengawalan personel Polres Parepare.

Kapolres: Polisi Pastikan Aksi Berjalan Aman

Pengamanan dilakukan sejak mahasiswa bergerak dari kawasan kampus hingga menyampaikan aspirasi di depan gedung DPRD. Personel kepolisian ditempatkan pada sejumlah titik untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi tetap berjalan.

Menurut Kapolres, pengamanan aksi bukan untuk membatasi substansi aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Kehadiran polisi lebih diarahkan untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan peserta aksi menyampaikan pendapat secara aman dan tertib.

“Tugas kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Aspirasi tetap menjadi hak mahasiswa untuk disampaikan, sementara kami menjaga agar pelaksanaannya tidak menimbulkan gangguan terhadap masyarakat maupun pengguna jalan,” katanya.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.41 Wita. Mahasiswa menggunakan pengeras suara serta membawa bendera HMI, pamflet, dan selebaran berisi tuntutan.

Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti perubahan aturan mengenai ritel modern. Mereka meminta kebijakan tersebut ditinjau kembali dan proses pembahasannya dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat dapat mengetahui dasar perubahan aturan tersebut.

Mahasiswa juga meminta adanya penindakan terhadap ritel yang terbukti melanggar ketentuan. Mereka turut mendorong keterlibatan pedagang kecil, pelaku UMKM, dan pengelola pasar tradisional dalam pembahasan kebijakan yang dinilai dapat berpengaruh terhadap persaingan usaha.

Pengamanan Berlangsung Tanpa Insiden

Sebelum pelaksanaan pengamanan, Kabag Ops Polres Parepare Kompol Slamet Paryanto memberikan arahan kepada personel yang bertugas. Pengamanan kemudian dilakukan di lokasi berkumpulnya massa, sepanjang jalur pergerakan, hingga kawasan Kantor DPRD Parepare.

Polisi menjaga area sekitar aksi tanpa menghalangi mahasiswa menyampaikan tuntutan. Di sisi lain, mahasiswa juga tetap dapat menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang mereka persoalkan.

Kapolres Parepare mengapresiasi situasi tersebut karena menunjukkan bahwa pengamanan dan penyampaian aspirasi dapat berjalan beriringan.

“Kami berharap pola seperti ini dapat terus dipertahankan. Mahasiswa dapat menyampaikan kritik dan aspirasi secara konstruktif, sementara seluruh pihak bersama-sama menjaga situasi tetap aman,” ujar Phunky.

Aksi berlangsung sekitar satu setengah jam. Setelah menyelesaikan penyampaian aspirasi, massa meninggalkan kawasan Kantor DPRD Parepare.

Aksi berakhir sekitar pukul 11.15 Wita. Tidak terjadi insiden yang mengganggu jalannya unjuk rasa maupun aktivitas masyarakat di sekitar gedung DPRD.

Personel Polres Parepare tetap melakukan pemantauan hingga massa meninggalkan lokasi. Setelah mahasiswa membubarkan diri, situasi di sekitar Kantor DPRD Kota Parepare kembali kondusif.

Bagi kepolisian, ketertiban selama aksi menjadi indikator penting bahwa penyampaian pendapat dapat berlangsung tanpa harus berujung pada gangguan keamanan.

Kapolres Parepare pun mengajak seluruh pihak, termasuk mahasiswa, untuk terus menjaga komunikasi dan mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai.

“Mari kita jaga bersama Kota Parepare tetap aman. Perbedaan pandangan dalam menyikapi suatu kebijakan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya tetap harus dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab,” kata Phunky.

Aksi HMI Sektor Timur akhirnya berjalan damai Mahasiswa dapat menyampaikan tuntutannya, sementara situasi keamanan di sekitar Kantor DPRD Parepare tetap terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Dorong Layanan Optimal, BPJS Kesehatan Cabang Parepare Gelar Pertemuan Bareng Badan Usaha

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – BPJS Kesehatan Cabang Parepare menggelar kegiatan “Engagement Badan Usaha dan Apresiasi Badan Usaha Berkomitmen dalam Program JKN” pada Rabu (06/10/26). Acara ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan serta mengapresiasi peran aktif badan usaha dalam mendukung keberlanjutan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, dr. Muhammad Ali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada para perwakilan badan usaha yang hadir. Menurutnya, partisipasi aktif badan usaha dalam mendaftarkan serta melaporkan data pekerja secara jujur dan akurat sangat menentukan keberlangsungan program JKN.

“Dukungan Bapak dan Ibu sekalian dalam mendaftarkan jumlah dan besaran gaji pekerja ke dalam program JKN sangat mendukung sustainabilitas jaminan kesehatan negara kita,” ujar dr. Muhammad Ali saat memberikan sambutan.

dr. Muhammad Ali menjelaskan, berdasarkan UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), BPJS Kesehatan mengemban amanah besar untuk menjamin kesehatan seluruh masyarakat Indonesia. Dalam mencapai tujuan tersebut, kemitraan dengan badan usaha menjadi pilar utama.

Melalui kegiatan ini, terdapat lima fokus utama yang diusung oleh BPJS Kesehatan Cabang Parepare:

 * Peningkatan Pemahaman Hak dan Kewajiban JKN: Membangun pemahaman bersama terkait regulasi dan pelaksanaan pendaftaran peserta.

 * Penguatan Komunikasi dan Koordinasi: Memelihara komunikasi yang harmonis antara BPJS Kesehatan dan pihak badan usaha.

 * Pemutakhiran Data dan Kemudahan Akses: Mendorong komitmen penyampaian data pekerja demi percepatan pemutakhiran data serta kemudahan akses layanan kesehatan.

 * Peningkatan Mutu Layanan dan Pemeriksaan Kesehatan: Menyediakan fasilitasi pemeriksaan kesehatan untuk mendukung Indonesia yang lebih sehat.

 * Pemberian Apresiasi: Memberikan penghargaan kepada badan usaha yang senantiasa berkomitmen menjalankan kewajiban dalam program JKN.

“Semoga melalui kegiatan ini, kerja sama yang telah terjalin baik dapat semakin erat, sehingga perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh pekerja dapat terjamin secara optimal,” pungkasnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare