25.4 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 113

Sepakat Naikkan Harga Air Galon Sepihak, Pelaku UMKM di Parepare Mengeluh dan Minta DPRD Bersikap

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kenaikan sepihak harga air minum galon isi ulang di Kota Parepare menuai sorotan tajam, terutama dari kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kenaikan yang dinilai mendadak ini dianggap sangat membebani masyarakat di tengah situasi ekonomi yang belum stabil.

Sultan, salah seorang warga Ujung Bulu yang juga pelaku UMKM kuliner nasi kuning, mengungkapkan kekesalannya dalam program dialog Obras, Senin (01/06/226). Ia mengeluhkan keputusan asosiasi pengusaha air galon yang menaikkan harga dari kisaran Rp5.000–Rp6.000 menjadi Rp8.000 per galon.

“Jangan hanya melihat barang lain naik, lalu ikut-ikutan menaikkan harga tanpa memikirkan kami. Modal galonnya kan tetap sama, airnya ada, listriknya juga tidak naik. Kami pedagang kecil sangat dilema karena semua bahan pokok sudah naik,” keluh Sultan.

Sultan menambahkan bahwa ia berencana melayangkan surat resmi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare untuk meminta dilakukannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak asosiasi terkait guna mempertanyakan dasar legalitas kenaikan tersebut.

Menanggapi keluhan warga, Anggota DPRD Kota Parepare dari Daerah Pemilihan (Dapil) Ujung Kota, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menyatakan bahwa asosiasi usaha air minum isi ulang memang harus terdaftar secara resmi di pemerintah, seperti di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Terkait penetapan tarif, Dr. Kamaluddin menegaskan pengusaha tidak boleh menaikkan harga secara drastis tanpa mempertimbangkan kondisi pasar, inflasi, serta daya beli masyarakat. Pemerintah dan DPRD disebutnya perlu hadir untuk memediasi persoalan ini.

“Penentuan harga itu harus disesuaikan dengan kondisi pasar dan ekonomi daerah. Tidak boleh tiba-tiba melonjak tinggi. Selain harga, pemerintah juga harus memeriksa kelayakan izin, higienitas alat, dan pemenuhan syarat kesehatan air galon tersebut,” ujar legislator Parepare ini.

Dr. Kamaluddin menyarankan agar warga atau pelaku UMKM yang merasa keberatan segera mengirimkan surat aspirasi ke DPRD Kota Parepare. Masalah perdagangan dan usaha ini nantinya akan dicermati oleh Komisi III untuk kemudian dilakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait.

Sekedar informasi Pengusaha depot air minum isi ulang (AMIU) di Kota Parepare akhirnya menyepakati kenaikan harga air galon isi ulang menjadi Rp8 ribu per galon untuk konsumen rumah tangga. Kesepakatan tersebut akan mulai berlaku efektif pada 1 Juni 2026.

Keputusan itu lahir dalam forum pertemuan yang diinisiasi dan difasilitasi oleh Asosiasi Depot Air Minum Isi Ulang Parepare (ASDAMIPA) di Warkop Fhira, Tanggul Cempae, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang, Ahaf malam, (17/05/26).

Peringati Hari Lahir Pancasila, Ketua Komisi I DPRD Parepare Tekankan Nilai Patriotisme di Tengah Tantangan Global

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa nasionalisme dan patriotisme. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Komisi I sekaligus Anggota DPRD Kota Parepare dari Daerah Pemilihan (Dapil) Ujung Kota, Dr. H. Kamaluddin Kadir, dalam program dialog Obras pada Senin (01/06/26).

Politisi dari Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa penetapan 1 Juni sebagai hari libur nasional telah diatur secara resmi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016. Menurutnya, peringatan ini tidak boleh sekadar menjadi seremonial belaka.

“Bagi kami di Partai Gerindra, nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme adalah hal yang dominan ditanamkan kepada setiap kader. Setiap hari besar kenegaraan, upacara atau kegiatan peringatan bukan cuma seremonial, tetapi wajib dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur, ketaatan, dan kebanggaan kita sebagai warga negara Indonesia,” ujar Kamaluddin.

Lebih lanjut, Kamaluddin memaparkan bahwa tema peringatan tahun ini selaras dengan posisi Pancasila yang tidak hanya menjadi pemersatu bangsa, melainkan juga sebagai fondasi perdamaian dunia. Di tengah situasi global yang dipenuhi berbagai konflik, pemahaman ideologi Pancasila dinilai sangat krusial bagi ketahanan bangsa.

“Dengan kondisi global sekarang, Pancasila tetap dijadikan sebagai fondasi moral untuk mewujudkan perdamaian dunia di tingkat global. Pemahaman patriotisme ini penting karena dampak konflik internasional sangat terasa ke daerah, salah satunya bisa kita lihat dari nilai tukar rupiah yang sempat anjlok dan dolar yang semakin naik,” tambahnya.

Di akhir dialognya, legislator Parepare ini juga mengaitkan dampak ekonomi global tersebut dengan kondisi ekonomi mikro di daerah, termasuk adanya fluktuasi harga komoditas lokal dan pemenuhan kebutuhan masyarakat seperti usaha air minum galon yang sedang menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Tasming Hamid Ajak Warga Perkuat Persatuan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Andi Makkasau, Senin (01/06/26). Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, Tasming menegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pedoman bangsa di tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian global.

Ia mengingatkan agar Pancasila tidak hanya menjadi simbol atau slogan, melainkan diwujudkan dalam kebijakan publik dan tindakan nyata yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Tasming juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan serta melawan intoleransi dan radikalisme yang dapat mengancam keharmonisan bangsa.

“Selama darah Indonesia mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan terus hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” tegasnya. (*)

Lapas Parepare Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 dengan Khidmat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan melaksanakan upacara yang berlangsung penuh khidmat di lingkungan Lapas Parepare. Senin (01/06/26)

Upacara diikuti oleh seluruh petugas Lapas Parepare serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat persatuan bangsa sekaligus pedoman dalam mewujudkan kehidupan yang damai, harmonis, dan berkeadilan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare dan Pos Balai Pemasyarakatan Parepare sebagai wujud sinergi antarunit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaan upacara, peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh rasa hormat sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang menjadi dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, dan pengabdian dalam menjalankan tugas.

“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui momentum ini, mari kita terus memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Kalapas.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapas Parepare berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, sekaligus menjadi sarana memperkuat komitmen seluruh jajaran dan warga binaan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia.

Sempat Vakum Beberapa Bulan, Masjid Raya Parepare Kembali Gelar Program Kopi Gratis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Setelah sempat terhenti selama beberapa bulan, program ikonik “Kopi Gratis” di Masjid Raya Kota Parepare akhirnya kembali digelar pada Ahad malam (31/05/26). Kembalinya program ini disambut antusias oleh para jemaah dan masyarakat sekitar yang merindukan suasana kebersamaan di pelataran masjid.

Program ini dapat terlaksana kembali berkat kerja sama yang solid antara pihak pengurus Masjid Raya Kota Parepare dengan seorang donatur sekaligus tokoh masyarakat, Dr. H. Surianto.

Sekretaris Pengurus Masjid Raya Kota Parepare, Azis Iskandar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas dimulainya kembali kegiatan sosial ini setelah masa vakum yang cukup lama.

“Alhamdulillahirabbil’alamin, bahwa pada malam hari ini kita mulai lagi (program) Kopi Gratis Masjid Raya Kota Parepare. Ini atas kerja sama dengan pengurus Masjid Raya bersama dengan Bapak Dr. H. Surianto,” ujar Azis Iskandar saat ditemui di lokasi, Ahad malam.

Azis juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung penuh, terutama Dr. H. Surianto, sehingga pelayanan gratis ini bisa kembali dinikmati oleh masyarakat luas.

“Atas nama pengurus Masjid Raya Parepare, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Dr. H. Surianto. Mantap,” tuturnya sembari tersenyum.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana yang hangat dan akrab. Uniknya, pelayanan kopi gratis ini dibantu oleh para pemudi atau remaja masjid setempat yang dengan ramah melayani setiap jemaah yang datang, menambah daya tarik tersendiri bagi kegiatan malam tersebut.

Rayakan Hari Jadi, Anggota DPRD Parepare Sri Tantri Nasrah Undang Insan Pers ke Rujab Wakil Walikota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Hubungan sinergis dan harmonis terus diperlihatkan oleh jajaran anggota DPRD Kota Parepare dengan para insan pers yang bertugas di wilayah tersebut.

Terbaru, Anggota Komisi I DPRD Kota Parepare sekaligus politisi senior Partai Hanura, Hj. Sri Tantri Nasrah, menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati hari jadinya. Menariknya, secara khusus beliau mengundang para wartawan dan awak media yang selama ini aktif mengawal pemberitaan di Kota Parepare.

Acara syukuran dan silaturahmi ini berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Walikota Parepare.

Selain dikenal sebagai legislator yang vokal di Komisi I, Sri Tantri Nasrah juga mengemban amanah penting sebagai Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Parepare. Oleh karena itu, momen hari jadi ini tidak hanya menjadi perayaan pribadi, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara pejabat publik, organisasi kemasyarakatan, dan media massa.

“Undangan ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa syukur kami. Rekan-rekan wartawan adalah mitra strategis dalam pembangunan daerah, dan kami ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka di hari yang spesial ini,” ujar salah satu kerabat dekat yang turut menyebarkan undangan tersebut.

Acara ini diharapkan dapat menjadi ruang diskusi santai dan hangat, sekaligus memperkokoh kemitraan demi kemajuan informasi dan pembangunan di Kota Parepare ke depan.

Ketua Komisi I DPRD Parepare Tegaskan Pentingnya Keterwakilan Masyarakat dalam Pemilihan RT/RW dan LPMK

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, memberikan penjelasan mendalam terkait mekanisme pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Dalam sebuah wawancara interaktif, ia menekankan bahwa seluruh proses tersebut pada hakikatnya menjunjung tinggi asas keterwakilan masyarakat.

Kamaluddin menjelaskan bahwa proses pemilihan idealnya diawali melalui musyawarah mufakat. Namun, jika kesepakatan tidak tercapai, barulah proses dilanjutkan melalui pemungutan suara atau pemilihan langsung.

“Kalau memang di sana tidak disepakati, maka dilanjutkan dengan pemilihan. Itu kan sebenarnya sudah mewakili keterwakilan,” ujar Kamaluddin.

Lebih lanjut, ia memaparkan perbedaan skala keterwakilan antara pemilihan RT/RW dan LPMK. Untuk tingkat RT dan RW, pemilihan melibatkan perwakilan dari setiap Kepala Keluarga (KK), di mana satu KK memiliki satu hak suara yang bisa diwakili oleh suami, istri, atau anak yang sudah dewasa. Sementara itu, untuk tingkat LPMK, skalanya jauh lebih tinggi karena anggotanya merupakan keterwakilan dari ketua RT dan RW yang telah terpilih sebelumnya, ditambah unsur dari penggerak PKK dan Karang Taruna.

Kamaluddin juga mengingatkan agar aspirasi masyarakat di tingkat bawah tidak diabaikan dalam proses ini. Menurutnya, pemilihan RT, RW, maupun LPMK pada dasarnya adalah ajang pemilihan ketokohan. Figur yang terpilih diharapkan mampu menjadi jembatan penghubung yang efektif antara masyarakat dengan pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kota.

Di akhir perbincangan, politisi Kota Parepare ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan salat Idulfitri yang akan datang, seraya mendoakan agar pelaksanaan ibadah dapat berjalan aman, lancar, dan khidmat.

Parepare Raih Penghargaan Nasional dari Kemendagri, Sukses Tekan Angka Pengangguran

0

KENDARI, RADIOMESRA. COM  — Kota Parepare kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Kota Parepare sukses meraih penghargaan terbaik ketiga kategori tingkat kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kendari pada Jumat (29/05/26).

Penghargaan bergengsi ini diberikan atas keberhasilan nyata Pemerintah Kota Parepare dalam menekan angka pengangguran secara signifikan. Pencapaian tersebut dinilai sebagai buah dari komitmen kuat daerah dalam membuka lapangan kerja dan menjaga stabilitas ekonomi.

 Walikota Parepare, H. Tasming Hamid, yang menerima langsung penghargaan tersebut mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam.

“Alhamdulillahirabbil’alamin, Kota Parepare mendapatkan penghargaan dari Kemendagri kategori penurunan angka pengangguran, dan Alhamdulillah mendapatkan peringkat ketiga,” ujar Tasming Hamid.

Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras kolektif dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta dukungan penuh dari segenap elemen masyarakat Kota Parepare. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja di kota tersebut.

Lebih lanjut, Tasming berharap agar momentum ini dapat menjadi pemacu semangat bagi jajarannya untuk terus melakukan pembenahan, tidak hanya pada sektor lapangan kerja, tetapi juga pada sektor-sektor sosial dan kesejahteraan lainnya.

“Mudah-mudahan ke depan, angka kemiskinan, angka pengangguran, stunting, dan inflasi di Kota Parepare bisa kita perbaiki ke depannya. Mantap!” pungkasnya dengan optimis.

Dengan adanya penghargaan ini, Kota Parepare membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang progresif dalam menjalankan program pembangunan yang berwujud nyata bagi kesejahteraan masyarakatnya

Jadi Satu-satunya yang Kantongi Sertifikat Kemenkumham di Parepare, Ini Rahasia Eksistensi LKM Usaha Bersama Ujung Lare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Di tengah tumbangnya sejumlah Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) di berbagai daerah, LKM Usaha Bersama Kelurahan Ujung Lare justru menorehkan prestasi gemilang. Lembaga ini disinyalir menjadi satu-satunya LKM di Kota Parepare yang berhasil memperoleh sertifikat hukum resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

Anggota LKM Usaha Bersama, M. Haruji Hafid, menceritakan bahwa perjalanan lembaga ini sangat panjang. Dibentuk pertama kali pada tahun 2008 di era Pemerintahan SBY-Boediono dengan nama PNPM Mandiri, lembaga ini sempat bertransformasi menjadi program “Kotaku” di bawah naungan Kementerian PUPR.

Namun, sejak tahun 2023, Kementerian PUPR tidak lagi menempatkan fasilitator pendamping untuk membina LKM di daerah. Kondisi ini sempat membuat banyak LKM vakum dan ambruk.

“Karena dalam tiga tahun terakhir tidak ada lagi fasilitator dari PU, kami berpikir untuk berinisiatif mengajukan legalitas organisasi ke Kesbangpol agar bebas bergerak. Namun, kami diarahkan langsung ke pusat, hingga akhirnya kini kita kemungkinan besar menjadi satu-satunya LKM di Parepare yang mendapat sertifikat hukum dari Kemenkumham,” ujar M. Haruji Hafid, Sabtu (30/05/26).

Saat ditanya mengenai resep utama LKM Usaha Bersama bisa tetap bertahan dan mengelola dana bergulir di saat lembaga lain gulung tikar, Haruji menegaskan bahwa kuncinya adalah kepercayaan masyarakat dan fleksibilitas.

Dana bantuan modal usaha yang disalurkan—meski nominalnya kecil sekitar Rp3 juta per nasabah—dikelola dengan sistem yang sangat fleksibel dan menyasar langsung para pelaku UMKM atau pedagang kecil.

“Faktor utama adalah kepercayaan masyarakat, walau bantuannya kecil tapi dana bergulir kita itu fleksibel. Selain itu, ada kecintaan masyarakat terhadap LKM, di mana para penjual atau pelaku UMKM jika butuh modal pasti larinya ke LKM. Di situlah kami hadir membantu,” tambahnya.

Terkait risiko kredit macet pada bantuan tanpa agunan ini, Haruji menjelaskan bahwa sembilan orang pengurus pimpinan kolektif terpilih memiliki tugas ketat untuk menyeleksi dan menilai rekam jejak (goodwill) serta perilaku setiap calon peminjam sebelum dana dicairkan.

Pemilihan Anggota LKM Usaha Bersama Ujung Lare Periode 2026-2030 Masuki Tahap Akhir, Sembilan Nama Terpilih Ditetapkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Proses pemilihan anggota Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Usaha Bersama Kelurahan Ujung Lare periode 2026-2030 kini telah memasuki babak akhir. Pemilihan yang berlangsung secara bertahap ini berhasil menyaring sembilan nama dengan perolehan suara tertinggi untuk menjadi pengurus pimpinan kolektif.

Ketua Panitia Pelaksana Pemilu LKM Usaha Bersama Ujung Lare, Daniar Damis, menjelaskan bahwa proses penjaringan dilakukan secara berjenjang dari tingkat paling bawah.

“Mekanismenya bertahap. Pertama, pemilihan dilakukan di tingkat RT di mana masing-masing RT mengusulkan tiga nama. Setelah itu, nama-nama yang terjaring dipilah lagi di tingkat RW hingga terkumpul total 33 nama bakal calon yang bersedia,” ujar Daniar saat ditemui pada Sabtu (30/05/26).

Dari 33 nama bakal calon tersebut, proses pemungutan suara akhir dilakukan di tingkat kelurahan untuk memilih sembilan orang formatur. Sembilan nama dengan peringkat suara tertinggi inilah yang ditetapkan sebagai pimpinan kolektif LKM Usaha Bersama.

Daniar menambahkan, di dalam struktur LKM sebenarnya tidak menggunakan istilah kaku seperti ketua, sekretaris, atau bendahara secara personal, melainkan sistem kepemimpinan kolektif. Sembilan orang terpilih ini nantinya akan berkoordinasi untuk menentukan pembagian tugas, termasuk posisi sekretaris dan Unit Pengelola Keuangan (UPK).

“Strukturnya terdiri dari sembilan orang koordinator, di mana delapan orang sebagai pimpinan kolektif, satu orang sekretaris, dan di bawahnya ada unit-unit pengelola seperti UPK untuk simpan pinjam,” tambahnya.

Sebagai informasi, LKM Usaha Bersama ini menghimpun masyarakat dari 5 RW dan 15 RT di Kelurahan Ujung Lare. Sejak dibentuk pada tahun 2008 yang awalnya bernama PNPM, LKM ini berfokus pada tiga pilar utama: pengentasan kemiskinan, perbaikan infrastruktur, dan pemberian keterampilan bagi masyarakat.

Hingga tahun 2026 ini, dana bergulir yang dikelola oleh UPK LKM Usaha Bersama terus berkembang pesat dari modal awal Rp140 juta kini telah mencapai kisaran hampir Rp400 juta. Daniar berharap kepengurusan yang baru ini, yang mengombinasikan wajah lama dan baru, dapat membawa antusiasme tinggi untuk terus memandirikan masyarakat.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare