27.2 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 105

Hipnoterapi Berikan Motivasi dan Semangat Baru bagi WBP Lapas Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare menggelar kegiatan hipnoterapi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Tribun Lapas Parepare.

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Ika Merdekasari, S.Pd., M.Pd., CPPS., CHNCO., dari LKP THETA Institute, yang memberikan sesi hipnoterapi dengan tujuan membangun pola pikir positif, meningkatkan motivasi diri, serta memberikan penguatan mental kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Dalam sesi yang berlangsung penuh antusias, warga binaan diajak untuk melakukan refleksi diri, melepaskan pikiran-pikiran negatif, serta menanamkan semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Melalui metode hipnoterapi, peserta diberikan sugesti positif agar mampu memanfaatkan masa pidana sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih cerah.

Ika Merdekasari menjelaskan bahwa hipnoterapi merupakan salah satu metode yang dapat membantu seseorang mengenali potensi dirinya, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat komitmen untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi lebih baik. Melalui hipnoterapi ini, kami ingin membantu warga binaan menemukan kembali motivasi dalam dirinya, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan harapan untuk menyongsong masa depan yang lebih positif setelah menyelesaikan masa pembinaannya,” ungkap Ika.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai memberikan manfaat besar bagi pembinaan kepribadian warga binaan.

“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan penguatan mental dan motivasi kepada warga binaan. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, warga binaan dapat lebih optimis, aktif mengikuti program pembinaan, dan memiliki tekad kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kalapas.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Melalui sesi hipnoterapi ini, diharapkan warga binaan memperoleh pencerahan, semangat baru, serta motivasi untuk terus mengikuti program pembinaan dan merencanakan kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Grand Final Duta Anak Parepare 2026: Melahirkan Role Model Pencegahan Perundungan dan Pemenuhan Hak Anak

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Pemerintah Kota Parepare sukses menggelar Grand Final Pemilihan Duta Anak Kota Parepare tahun 2026 di Auditorium Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Ahad (14/06/26). Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pembekalan Konvensi Hak Anak yang telah berlangsung selama dua hari sebelumnya.

Sebanyak kurang lebih 20 peserta bersaing ketat untuk menjadi representasi generasi muda yang cerdas, teladan, dan memahami hak-hak anak di Kota Parepare.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare, Ir. Wildana, menjelaskan bahwa ajang pemilihan ini bukan sekadar perlombaan tingkat lokal, melainkan proses berjenjang yang akan berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi.

“Anak yang terpilih nantinya akan menjadi Duta Anak Kota Parepare yang akan mewakili daerah kita ke tingkat provinsi hingga tingkat pusat,” ujar Wildana saat ditemui di lokasi kegiatan.

Wildana juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melibatkan para pemenang dalam berbagai program kerja strategis pemerintah.

“Tentunya ada pelibatan. Khususnya di Dinas Perlindungan Anak, kami akan mengaktifkan anak-anak, terutama Duta Anak ini, dalam berbagai rangkaian acara yang dilaksanakan oleh DP3A. Harapan kami, mereka bisa menjadi teladan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai positif di lingkungan masyarakat dan sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, dukungan penuh juga datang dari Sri Tanti Nasrah, yang hadir selaku Perwakilan Bunda Anak sekaligus Ketua Pokja 1 PKK Parepare dan Anggota DPRD Kota Parepare. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan program ini sebagai langkah nyata memutus mata rantai perundungan (bullying)) pada anak.

“Aduh, bagus sekali. Duta Forum Anak ini sangat bagus karena memberikan edukasi, apalagi bagi anak-anak yang belum mendapatkan pemahaman tentang apa itu perundungan atau *bully*, serta apa saja hak-hak anak. Ini sangat membantu,” ungkap Sri Tanti.

Legislator Parepare ini juga menitipkan pesan mendalam bagi para finalis yang nantinya terpilih sebagai Duta Anak.

“Pesan saya, jadilah Duta Anak yang betul-betul menjadi role model (panutan) untuk anak-anak yang lain. Berikan pembelajaran dan motivasi tentang apa yang sebenarnya menjadi hak dan kewajiban seorang anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun bagi negara,” pungkasnya.

Sinergi Wujudkan Kota Layak Anak, Grand Final Duta Anak Parepare 2026 Sukses Digelar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) sukses menggelar acara puncak Grand Final Pemilihan Duta Anak Kota Parepare tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah Di Auditorium Bj Habibie Kompleks Rumah jabatan Walikoyavpada Ahad, (15/06/26) ini menjadi ajang pembuktian kreativitas dan ruang partisipasi bagi generasi muda di Kota Ulama ini.

Plt. Kepala Dinas DP3A Kota Parepare, Ir. Wildana, pada media  mengatakan  bahwa pemilihan Duta Anak ini bukan sekadar ajang kompetisi atau seremonial belaka. Lebih dari itu, ajang ini merupakan wadah strategis untuk melahirkan agen perubahan (agent of change) di kalangan anak-anak.

 “Duta Anak yang terpilih hari ini memiliki tanggung jawab besar sebagai pelopor dan pelapor (2P). Mereka akan menjadi mitra pemerintah dalam menyuarakan hak-hak anak, menjembatani aspirasi mereka, serta ikut serta menekan angka kekerasan terhadap anak di Kota Parepare,” ujar Ir. Wildana saat ditemui di lokasi acara.

Ia juga menambahkan bahwa DP3A berkomitmen penuh untuk terus mengawal program-program yang mendukung pemenuhan hak anak demi mempertahankan dan meningkatkan predikat Parepare sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Di tempat yang sama, dukungan penuh juga mengalir dari legislatif dan TP-PKK Kota Parepare. Sri Tanti Mariani Nasrah  yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Pokja 1 PKK Parepare, Perwakilan Bunda Anak, sekaligus Anggota DPRD Kota Parepare, mengapresiasi tinggi pelaksanaan kegiatan ini.

Menurutnya, kolaborasi antara pemangku kebijakan, organisasi masyarakat seperti PKK, dan anak-anak itu sendiri adalah kunci utama keberhasilan pembangunan karakter generasi bangsa.

“Sebagai bagian dari legislatif dan TP-PKK, kami siap mengawal dari segi regulasi, anggaran, maupun program pendampingan di lapangan. Anak-anak Parepare harus memiliki ruang aman untuk tumbuh, berkreasi, dan menyampaikan pendapatnya. Duta Anak terpilih harus mampu menjadi role model yang positif bagi teman-sebaya mereka,” tegas legislator Parepare tersebut.

Acara Grand Final ini ditutup dengan pengumuman juara Duta Anak Parepare 2026 yang disambut antusias oleh para peserta, orang tua, dan tamu undangan yang hadir.

Sekda Parepare Larang ASN Gelar Nonton Bareng Piala Dunia di Jam Kerja, Utamakan Pelayanan Publik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap fokus pada pelayanan publik selama berlangsungnya gelaran Piala Dunia. ASN dilarang keras mengkhususkan waktu kerja atau menggelar acara nonton bareng (nobar) yang dapat mengganggu tugas sehari-hari.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare Amarun Agung Hamka menyatakan bahwa meskipun atmosfer Piala Dunia sangat terasa, profesionalisme sebagai pelayan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama.

“Terkait dengan atmosfer Piala Dunia, jika ada jadwal pertandingan di jam kerja, maka seluruh ASN Pemerintah Kota Parepare tidak mengkhususkan untuk melakukan nonton bareng, tetapi tetap mengutamakan pelayanan publik,” ujar Sekda saat memberikan keterangan, Ahad (14/06/26).

Meski demikian, Sekda memberikan kelonggaran jika di ruangan kerja ASN kebetulan terdapat fasilitas televisi. ASN diperbolehkan menyaksikan pertandingan secara sekilas, dengan syarat tidak meninggalkan tanggung jawab pekerjaan mereka.

“Jikalau di ruangannya memang ada kebetulan televisi, silakan nonton sambil tetap melakukan pelayanan atau mengerjakan tugas-tugas sehari-hari. Jadi kepada ASN, tidak boleh meninggalkan tugasnya ketika jam kerja,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya inisiatif nobar di lingkungan kantor, Sekda kembali melarang hal tersebut. Selain berpotensi mengganggu kinerja, larangan ini juga berkaitan dengan kebijakan efisiensi anggaran energi yang sedang digalakkan oleh pemerintah daerah.

“Tidak boleh membuat acara khusus atau meniatkan khusus untuk melakukan nobar di kantornya. Di tengah efisiensi anggaran saat ini, Pemerintah Daerah Kota Parepare membatasi penggunaan alat-alat yang berkaitan dengan penggunaan listrik di kantor masing-masing,” pungkasnya.

Buka Grand Final Duta Anak 2026, Sekda Parepare Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Kebaikan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh pemenuhan hak dan perlindungan anak. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, saat membuka acara Grand Final Pemilihan Duta Anak Kota Parepare 2026 yang digelar pada Ahad (14/06/26).

Dalam sambutannya, Amarun Agung Hamka menyampaikan bahwa Pemilihan Duta Anak bukan sekadar ajang seremonial atau kompetisi bakat semata. Lebih dari itu, ajang ini merupakan wadah strategis untuk melahirkan pilar-pilar muda yang akan menyuarakan aspirasi anak-anak di Kota Parepare.

“Duta Anak yang terpilih hari ini memikul tanggung jawab besar. Kalian adalah representasi dari suara anak-anak Parepare. Pemerintah berharap kalian bisa menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Parepare sebagai Kota Layak Anak yang paripurna,” ujar Hamka.

Mantan Kepala Disporapar Parepare ini juga menekankan pentingnya peran Duta Anak sebagai *Pelopor dan Pelapor (2P)*. Menurutnya, di era digital yang penuh tantangan ini, anak-anak harus mampu membentengi diri sekaligus menjadi agen perubahan positif di lingkungan sebaya mereka.

“Jadilah pelopor dalam kebaikan, sebarkan virus positif, dan berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan yang melanggar hak-hak anak. Pemerintah Kota Parepare akan selalu hadir untuk memberikan ruang aman dan mendukung kreativitas kalian,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Sekda Parepare memberikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah berjuang hingga babak grand final. Siapa pun yang terpilih nantinya, diharapkan mampu membawa nama baik Parepare di tingkat provinsi maupun nasional.

Acara Grand Final ini berlangsung meriah dengan menerapkan protokol kegiatan yang dinamis, dihadiri oleh sejumlah kepala SKPD, pemerhati anak, serta perwakilan organisasi kepemudaan se-Kota Parepare.

Permudah Peserta JKN, BPJS Kesehatan Tegaskan Berobat Cukup Pakai KTP dan Maksimalkan Aplikasi Mobile JKN

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – BPJS Kesehatan terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui berbagai simplifikasi prosedur dan digitalisasi. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan *Media Workshop* yang digelar di Kafe R57, Jalan Jend. Sudirman, Kota Parepare, pada Rabu (10/06/26).

Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan, Hartati, selaku narasumber menjelaskan bahwa salah satu kemudahan utama yang kini dapat dinikmati peserta adalah penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas tunggal.

“Saat Bapak dan Ibu berobat, cukup memperlihatkan KTP saja,” ujar Hartati di hadapan para awak media. Namun, ia memberikan catatan khusus bagi wilayah Parepare, di mana kepesertaan yang ditanggung oleh pemerintah daerah (pemerintah kota) dialokasikan ke Puskesmas dan tidak dapat terdaftar di dokter praktik mandiri atau dokter keluarga.

Selain kemudahan identitas, BPJS Kesehatan juga mendorong peserta untuk mengoptimalkan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai fitur untuk mempermudah akses tanpa harus mengantre lama di fasilitas kesehatan. Beberapa fitur unggulan yang dipaparkan antara lain:

* Telekonsultasi Layanan komunikasi langsung dengan dokter.

 *i-Care JKN: Menampilkan rekam medis pasien yang terintegrasi, memudahkan dokter di rumah sakit melihat riwayat terapi dan obat pasien dari fasilitas kesehatan sebelumnya.

 *Antrean Online: Memungkinkan peserta memprediksi jam kedatangan ke fasilitas kesehatan sehingga tidak perlu datang sejak subuh.

 *Iterasi Resep Obat* Bagi pasien kronis (seperti penyakit yang sudah dinyatakan stabil oleh dokter), pengambilan obat bulan kedua dan ketiga dapat diwakilkan atau dikirim langsung tanpa pasien harus datang kembali menemui dokter.

Dalam kesempatan tersebut, Hartati juga memaparkan isi Janji Layanan Fasilitas Kesehatan yang menjadi komitmen bersama dengan mitra BPJS Kesehatan. Janji tersebut di antaranya: berobat cukup dengan KTP, tidak ada fotokopi dokumen, tidak ada iuran biaya tambahan selama sesuai ketentuan, hari rawat inap yang tidak dibatasi (sesuai indikasi medis), ketersediaan obat yang menjadi tanggung jawab faskes, serta pelayanan yang ramah tanpa diskriminasi.

“Tidak ada lagi pembatasan rawat inap hanya tiga hari. Selama ada indikasi medis dari dokter, pasien tetap bisa dirawat. Pelayanan juga harus adil, tidak ada perbedaan antara pasien umum maupun pasien BPJS Kesehatan,” pungkasnya.

Polsek KPN Polres Parepare Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kedekatan Polri dan Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Polres Parepare menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 bertajuk “Polri Untuk Masyarakat, Mewujudkan Kedekatan Polri dengan Masyarakat Menuju Hari Bhayangkara ke-80”, Sabtu (13/06/26).

Kegiatan yang berlangsung di Mako Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara tersebut dimulai sekitar pukul 09.00 wita dan dihadiri oleh Wakapolres Parepare Kompol Saharuddin serta Kapolsek KPN Iptu Suardi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel Polsek KPN bersama warga yang bermukim di sekitar wilayah Mako Polsek KPN.

Suasana kebersamaan saat peserta nobar menyaksikan pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Amerika Serikat (USA) melawan Paraguay, pertandingan berlangsung seru hingga peluit panjang dibunyikan.

Dalam laga tersebut, Tim USA tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 4-1 atas Paraguay.

Kapolsek KPN Iptu Suardi mengatakan bahwa kegiatan nobar ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Selain menjadi sarana hiburan bersama, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan warga.

“ Melalui momentum nobar ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih dekat dengan masyarakat, kita rasakan bersama atmosfer dari Piala Dunia 2026, dan tentunya kami ingin semangat peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 dapat dirasakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.” Ujarnya.

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Tersedia

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM  – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi cukup dan tersedia. Distribusi Pertalite di seluruh jaringan SPBU terus berjalan normal sesuai penugasan pemerintah dengan dukungan sistem logistik dan infrastruktur yang terintegrasi untuk menjaga pasokan di seluruh wilayah Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth.

Roberth menjelaskan dengan dukungan jaringan infrastruktur energi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, Pertamina dapat menjaga keandalan pasokan dan melakukan respons cepat apabila diperlukan penambahan pasokan di wilayah tertentu.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 Cabang Kantor Wilayah (Regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga,” lanjutnya.

Di wilayah Sulawesi, Pertamina Patra Niaga mencatat adanya peningkatan konsumsi Pertalite sekitar 5 hingga 7 persen pasca penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax. Meski demikian, kondisi stok dan distribusi tetap dalam keadaan aman serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah operasional Regional Sulawesi.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina Patra Niaga juga menjalankan penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk Bijak menggunakan Energi dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan. Pertamina Patra Niaga akan terus menjalankan tugas penyaluran energi dengan optimal serta memastikan ketersediaan Pertalite bagi masyarakat tetap terjaga,” tutup Roberth.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siap melayani pertanyaan terkait produk dan layanan perusahaan.

Media Contact :
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

105 Siswa SD Negeri 3 Parepare Resmi Ditamatkan, Momentum Haru Alumni “Generasi COVID”

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – SD Negeri 3 Parepare menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa tahun pelajaran 2025-2026, Sabtu (13/06/26). Sebanyak 105 siswa resmi ditamatkan dalam kegiatan yang berlangsung meriah atas swadaya penuh orang tua murid.

Ketua Komite Sekolah, H. Bahtiar Syarifuddin, menyebut lulusan tahun ini sebagai “alumni COVID” karena mereka memulai pendidikan di tengah pandemi.

Menurutnya, perjalanan belajar para siswa cukup berat karena harus menghadapi sistem pembelajaran daring, pembatasan masuk sekolah, hingga adaptasi penggunaan masker sejak awal masuk sekolah.

“Anak-anak ini masuk sekolah di masa pandemi. Mereka kehilangan banyak momen mengenal lingkungan sekolah seperti angkatan sebelumnya. Tapi hari ini kita lihat hasilnya, mereka mampu berprestasi berkat kerja keras guru dan dukungan orang tua,” ujarnya.

Bahtiar menjelaskan, kemeriahan acara penamatan bukan bagian dari program sekolah, melainkan murni inisiatif dan swadaya orang tua murid.

Ia menilai kekompakan antara pihak sekolah dan orang tua terbangun melalui komunikasi yang baik sejak awal, sehingga berbagai kegiatan besar dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Kepala UPTD SD Negeri 3 Parepare, H. Faizal, mengatakan penamatan tahun ini menjadi momentum penting bagi para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Jumlah siswa yang tamat tahun ini ada 105 orang. Kami berharap alumni tetap rajin belajar, rajin beribadah, dan selalu menghormati orang tua serta guru, termasuk guru-guru mereka nanti di SMP,” katanya.

Faizal menegaskan, pihak sekolah akan terus berkomitmen membangun citra positif sekolah dengan menjalankan seluruh program dan regulasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Dinas Pendidikan.

Kolaborasi antara sekolah dan orang tua, kata dia, menjadi kunci sukses terselenggaranya acara penamatan yang berlangsung semarak tahun ini.

 

BI Sulsel Berikan Edukasi Cinta Rupiah kepada Petugas dan WBP Lapas Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare menerima kegiatan edukasi dan advokasi mengenai Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Sulawesi Selatan di Tribun Lapas Parepare.

Kegiatan tersebut menghadirkan Eka Merdekasari, S.Pd., M.Pd., selaku Edukator Duta Guru Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah Sulawesi Selatan. Dalam pemaparannya, beliau memberikan edukasi mengenai pentingnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, cara menggunakan uang secara bijak, serta mengenalkan berbagai desain dan ciri keaslian uang Rupiah kepada warga binaan.

Melalui penyampaian yang interaktif dan inspiratif, peserta diajak untuk semakin mencintai, memahami, dan bangga menggunakan Rupiah sebagai mata uang resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, warga binaan juga diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga dan merawat uang Rupiah sebagai bagian dari wujud cinta tanah air.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menambah wawasan dan pengetahuan warga binaan melalui program pembinaan kepribadian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Sulawesi Selatan, khususnya Ibu Eka Merdekasari, yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada warga binaan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan serta membangun kesadaran warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kalapas.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan interaksi aktif dari warga binaan yang mengikuti seluruh rangkaian materi hingga selesai. Edukasi ini diharapkan dapat menambah wawasan serta menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap Rupiah sebagai salah satu simbol kedaulatan bangsa Indonesia.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare