27.2 C
Pare-Pare
Jumat, Oktober 30, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 104

Ketua Komisi I DPRD Parepare Dorong Pendidikan Politik Berbasis Gamifikasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mendorong inovasi pendidikan politik berbasis digital melalui model gamifikasi sebagai upaya meningkatkan integritas perilaku pemilih dan partisipasi politik masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam program Obras, Selasa (16/06/26), menanggapi hasil riset yang dilakukan Dr. Zulkitli Sultan terkait model SMART Political Learning Management berbasis digital.

Menurutnya, hasil riset tersebut menawarkan pendekatan baru berupa game edukasi politik yang dinilai lebih efektif menjangkau pemilih, khususnya generasi muda atau Gen Z.

“Sekarang masyarakat, khususnya di Indonesia, sangat aktif menggunakan gawai. Ini peluang besar untuk menghadirkan pendidikan politik yang lebih efektif melalui gamifikasi,” ujarnya.

Ia menilai metode sosialisasi politik konvensional yang selama ini dilakukan penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu masih cenderung bersifat rutinitas tanpa menghasilkan dampak signifikan terhadap kualitas partisipasi pemilih.

Menurutnya, kegiatan seperti cerdas cermat demokrasi maupun kegiatan seremonial lainnya perlu dievaluasi agar lebih terukur output-nya.

Meski tingkat partisipasi pemilih di Parepare pada Pemilu sebelumnya mencapai di atas 80 persen, ia menyoroti masih rendahnya partisipasi pada pemilihan anggota DPD.

“Berdasarkan laporan KPU dan Bawaslu, tingkat surat suara DPD yang tidak tercoblos di Parepare mencapai 14 persen. Ini menunjukkan bahwa sosialisasi pada segmen itu masih perlu diperkuat,” jelasnya.

Ia menambahkan, model gamifikasi dapat menjadi solusi efisien di tengah kebijakan penghematan anggaran, sekaligus menyesuaikan dengan pola konsumsi informasi masyarakat yang kini lebih banyak melalui telepon genggam.

Dalam forum group discussion (FGD) yang digelar untuk mempertajam hasil riset tersebut, hadir sejumlah akademisi dan penyelenggara pemilu, di antaranya Dr. Ibrahim Fattah, Dr. Andi Luhur Prianto, Prof. Sudirman Harmayadi, anggota Bawaslu Sulsel Syaiful Jihad, serta Komisioner KPU Sulsel Husrudin Husain.

Masukan dari para peserta FGD itu diharapkan dapat memperkaya konten dan muatan aplikasi gamifikasi agar lebih maksimal dan mudah diterima masyarakat.

Selain itu, ia juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi terkait skema pemilu mendatang, di mana Pemilu 2029 akan difokuskan untuk pemilihan Presiden, DPR RI, dan DPD, sementara pemilihan kepala daerah dan DPRD dijadwalkan berlangsung pada 2031.

Sambut 1 Muharram, KUA Bacukiki Barat Sambangi MT At-Ta’awun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sambut 1 Muharram 1448 H, Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare menggelar kegiatan keluarga sakinah di Masjid At-Ta’awun Kel. Lumpue, Senin Sore (16/06/26).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota Majelis Taklim (MT) At-Ta’awun dan dibuka langsung oleh kepala KUA Bacukiki Barat, H. Syahruddin Sainur serta para penyuluh KUA Bacukiki Barat.

H. Syahruddin menjelaskan tujuan dari kegiatan ini merupakan sosialisasi untuk meminimalisir tingkat perceraian khususnya di wilayah Bacukiki Barat Kota Parepare.

“Melihat angka perceraian yang terus meningkat, hal ini disebabkan karena faktor ekonomi atau biaya hidup, kemungkinan besar adanya istri yang tinggi gaya hidupnya tapi minim penghasilan untuk hidup,” ucap H. Syahruddin disambut tawa ibu-ibu Majelis Taklim.

Melalui kegiatan seperti ini, menurut H. Syahruddin juga merupakan salah satu jalan yang sangat baik untuk mengimbau masyarakat agar menggapai keluarga sakinah, selain memenuhi kebutuhan keluarga juga memenuhi administrasi pernikahannya.

“Salah satu pendukung dari keluarga sakinah itu adalah pernikahan yang tercatat di negara yaitu di KUA, jadi tugas kita di Majelis Taklim itu, jika ada keluarga yang sudah hidup lama tapi blum punya buku nikah, maka arahkan untuk segera berkoordinasi ke instansi terkait seperti Pengadilan Agama atau KUA setempat,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga, Ketua MT At-Ta’awun, Nurjannah memperkenalkan program unggulan dari MT At-Ta’awun yaitu sedekah subuh.

“Program sedekah subuh yang dilakukan oleh MT At-Ta’awun ini sudah berjalan setahun lebih, kemudian disalurkan ke Anak Yatim, Janda-janda Tua, serta fakir miskin yang membutuhkan,” ungkap Nurjannah

Sedekah subuh yang dilakukan MT At-Ta’awun berupa toples, lalu dikumpulkan setelah cukup sebulan.

“Alhamdulillah, sedekah subuh ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan, bukan karena melihat nilainya tapi karena kebermanfaatannya, semua anggota Majelis Taklim wajib untuk mengambil 1 toples sedekah subuh, jadidalam sebulan biasanya terkumpul kurang lebih Rp500.000 hingga Rp900.000, kemudian kita salurkan kepada yang membutuhkan, baik berupa sembako, maupun uang,” pungkasnya.

Wali Kota Parepare Tinjau Greenhouse dan Program Ketahanan Pangan WBP Lapas Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, melakukan peninjauan langsung ke area pembinaan kemandirian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare. Senin (25/06/26)

Didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., beserta jajaran, Wali Kota meninjau greenhouse yang tengah dipersiapkan sebagai sarana budidaya tanaman hidroponik. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota melihat secara langsung berbagai fasilitas yang telah disiapkan guna mendukung program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan bagi warga binaan.

Selain meninjau greenhouse, Wali Kota juga mengunjungi area perkebunan yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan warga binaan. Program ini merupakan salah satu upaya Lapas Parepare dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membina warga binaan agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan produktif selama menjalani masa pidana.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Wali Kota Parepare turut melakukan penanaman bibit sayuran bersama jajaran Lapas Parepare. Adapun bibit yang ditanam antara lain kangkung, terong, serta beberapa jenis sayuran lainnya yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan Lapas Parepare.

Dalam kesempatan tersebut, Tasming Hamid mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilaksanakan Lapas Parepare, khususnya pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian dan pengembangan greenhouse hidroponik.

“Program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan seperti ini sangat baik karena memberikan kegiatan yang produktif bagi warga binaan sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan. Saya berharap program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar ke depannya,” ujar Wali Kota.

Sementara itu, Kalapas Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa greenhouse dan area perkebunan merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan yang terus dikembangkan di Lapas Parepare.

“Greenhouse dan area perkebunan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan yang terus kami kembangkan di Lapas Parepare. Dukungan dari Pemerintah Kota Parepare menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan program ini sehingga dapat memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat,” ungkap Kalapas.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kolaborasi sebagai wujud dukungan bersama dalam menciptakan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Komisi I DPRD Parepare Minta Satgas Kelurahan Dievaluasi, Sarankan Optimalkan Peran Ketua RT/RW

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Polemik mengenai penunjukan Satuan Tugas (Satgas) Kelurahan sebagai kolektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) memicu perhatian serius dari DPRD Kota Parepare. Ketua Komisi I DPRD Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, menyatakan bahwa pihaknya telah membahas persoalan ini secara mendalam dalam rapat komisi terkait urusan pemerintahan.

Kamaluddin menjelaskan bahwa pada awalnya Komisi I mempertanyakan dasar hukum pembentukan serta masa kerja operasional Satgas Kelurahan tersebut. Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang menjadi rujukan, Satgas ini awalnya dibentuk dengan masa kerja 14 hari dan mendapatkan honor transportasi sebesar Rp50.000 per hari.

Namun, dalam perkembangannya, terjadi pengurangan masa kerja efektif menjadi 10 hari karena fokus tugas mereka bervariasi, termasuk penagihan PBB dan retribusi sampah. Dengan pengurangan tersebut, total insentif yang diterima berkurang menjadi Rp 500.000 per orang (10 \times \text{Rp}50.000). Tercatat ada sekitar 28 personel Satgas yang bertugas.

Melihat kondisi tersebut, Komisi I DPRD Parepare memberikan rekomendasi serta catatan penting kepada penata anggaran daerah agar mengevaluasi keberadaan Satgas Kelurahan ini. Kamaluddin menyarankan agar pemerintah daerah tidak memaksakan program Satgas jika fungsinya tumpang tindih, melainkan memaksimalkan peran kelembagaan yang sudah ada di tingkat akar rumput.

“Kami meminta agar anggaran ini dievaluasi. Lebih baik fungsi-fungsi penagihan dan administrasi seperti ini diserahkan dan dimaksimalkan melalui peran Ketua RT dan Ketua RW yang ada di setiap kelurahan,” ujar Kamaluddin saat berbicara di program Obras Radio Mesra.

Menurutnya, selain RT dan RW, kelurahan sebenarnya sudah memiliki banyak pilar lembaga kemasyarakatan yang bisa diberdayakan, seperti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), PKK, Karang Taruna, hingga pos-pos pelayanan lainnya. Mengoptimalkan struktur yang sudah ada dinilai akan jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan harus membuat pos anggaran baru untuk Satgas.

Tertinggi dalam Pengungkapan Kasus Migas, Kapolres Parepare Beri Apresiasi Jajaran Penyidik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepolisian Resor (Polres) Parepare mencatatkan prestasi gemilang dalam penegakan hukum di sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas). Berdasarkan data kepolisian, Polres Parepare menempati peringkat atas dalam keberhasilan pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan migas di wilayah jajarannya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yudha, di hadapan para awak media dalam acara Coffee Morning yang digelar di Cafe RKS Sweetness, Cempae, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Senin (15/06/26).

“Secara data, Polres Parepare berada di peringkat atas untuk pengungkapan penyalahgunaan migas. Tentu ini perlu kita apresiasi bersama demi memacu semangat rekan-rekan penyidik lainnya agar terus konsisten mengungkap kasus serupa,” ujar AKBP Indra Waspada Yudha.

Sebagai bukti nyata, Kapolres membeberkan sejumlah Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan dari hasil operasi baru-baru ini. Di antaranya adalah dua unit mobil tangki transportir, satu unit mobil APV, serta puluhan tabung gas.

Meski mencetak prestasi dalam memberantas mafia solar bersubsidi, AKBP Indra menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap mengedepankan pendekatan humanis untuk fenomena maraknya Pertamini dan bensin eceran di masyarakat.

Menurutnya, penanganan Pertamini dan pengecer BBM tidak bisa disamakan dengan penindakan mafia solar. Sebab, sektor tersebut bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil yang mencari nafkah.

“Kalau solar bersubsidi, ini memang mafia. Tetapi kalau bensin eceran dan Pertamini, kita perlu dalami lagi karena ini bersentuhan dengan hajat hidup masyarakat kecil. Kita tidak boleh salah langkah,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Parepare kini tengah intens menggandeng pihak eksternal, khususnya PT Pertamina selaku pembina fungsi. Langkah koordinasi dan pembinaan ini dilakukan guna mendapatkan petunjuk serta acuan yang tepat dalam penanganan hukum di bidang migas tanpa mengorbankan ekonomi masyarakat kecil.

Lapas Parepare Perkuat Layanan Kesehatan, Teken PKS dengan Lima Mitra dan Kukuhkan Kader Kesehatan WBP

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah instansi dan mitra strategis dalam rangka memperkuat layanan kesehatan bagi warga binaan dan petugas. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan Kader Kesehatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Parepare.

Penandatanganan PKS dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Parepare, RSUD Andi Makkasau Parepare, Rumah Sakit Fatima Parepare, Puskesmas Lompoe, serta PT. Maloga Prima Rezeki.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Parepare juga berkenan mengukuhkan Kader Kesehatan WBP Lapas Parepare yang telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan sebelumnya.

Pengukuhan kader kesehatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan di dalam lapas. Para kader kesehatan diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan petugas kesehatan dalam memberikan edukasi, menggerakkan perilaku hidup bersih dan sehat, melakukan deteksi dini terhadap warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan, serta mendampingi warga binaan yang membutuhkan perhatian kesehatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama dengan berbagai mitra kesehatan merupakan bentuk komitmen Lapas Parepare dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan sesuai dengan prinsip pemasyarakatan yang humanis.

“Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder kesehatan di Kota Parepare. Kami berharap dukungan dari seluruh mitra dapat semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan maupun petugas. Begitu pula dengan kader kesehatan yang hari ini dikukuhkan, kami berharap dapat menjadi agen perubahan dan membantu menciptakan lingkungan lapas yang sehat,” ujar Kalapas.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lapas Parepare dalam membangun kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kesehatan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan. Melalui kerja sama ini, saya berharap pelayanan kesehatan di Lapas Parepare semakin baik dan kader kesehatan yang dikukuhkan hari ini dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab serta menjadi contoh bagi rekan-rekannya dalam menerapkan pola hidup sehat,” ungkap Wali Kota.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Melalui penandatanganan PKS dan pengukuhan kader kesehatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi seluruh warga binaan serta petugas di Lapas Parepare.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tingkatkan Kapasitas Mitra Binaan UMKM Manado Melalui Pelatihan Pemasaran Digital dan Sosialisasi PUMK

0

MANADO, RADIOMESRA..COM– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Sales Area Manado menggelar kegiatan pengembangan kapasitas bagi mitra binaan UMKM bertajuk “Promosi Produk Auto Cuan & Sosialisasi PUMK untuk Mitra Binaan UMKM Wilayah Manado”. Kegiatan ini diikuti oleh 20 pelaku UMKM mitra binaan Pertamina sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong peningkatan daya saing, kapasitas usaha, serta kemandirian ekonomi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di Pertamina Way Sales Area Manado ini menghadirkan sejumlah materi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha di era digital, mulai dari strategi promosi produk melalui media sosial, edukasi penggunaan LPG yang aman untuk kegiatan usaha, hingga pemahaman mengenai akses pendanaan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) Pertamina.

Sales Area Manager Sulutgo, Angga Yudiwinata Putra, mengatakan bahwa penguatan kapasitas UMKM menjadi salah satu fokus Pertamina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan keberlanjutan usaha para mitra binaan.

“UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para mitra binaan dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam pemasaran digital dan pengelolaan usaha sehingga dapat meningkatkan daya saing dan memperluas peluang pasar,” ujar Angga.

Pada kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai penggunaan LPG yang aman dan efisien untuk mendukung operasional usaha yang disampaikan oleh Sales Branch Manager Sulutgo IV Gas, Ahmad Fernando. Selain itu, peserta juga mendapatkan sosialisasi Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) dari Sr. Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Ferdy Saputra, yang menjelaskan berbagai peluang pembiayaan dan pengembangan usaha yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM.

Sementara itu, Tim CSR & SMEPP PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Yoga Pratama, memberikan pelatihan praktis mengenai strategi promosi produk melalui media sosial, mulai dari teknik pembuatan konten, penguatan identitas merek, hingga pemanfaatan platform digital untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM yang berkelanjutan.

“Pertamina tidak hanya berupaya membantu pelaku UMKM melalui akses pembiayaan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas dan kompetensi usaha. Kami berharap para mitra binaan dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usahanya secara mandiri, meningkatkan omzet, serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar,” jelas Lilik.

Program pengembangan kapasitas UMKM ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, serta SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan. Melalui penguatan kapasitas, akses pembiayaan, dan peningkatan literasi digital, Pertamina berupaya mendorong UMKM agar mampu tumbuh lebih tangguh, produktif, dan berdaya saing.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Pertamina berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pembelajaran dan kolaborasi dalam mendukung kemajuan UMKM di Sulawesi Utara.

*Media Contact:*
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relations, & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi

Kapolres Parepare Ajak Media Dukung Publikasi Rangkaian Hari Bhayangkara ke-80

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Parepare mulai menggelar sejumlah kegiatan sosial, perlombaan, hingga upacara peringatan yang melibatkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kapolres Parepare Indra Waspada Yudha saat kegiatan silaturahmi bersama insan media di RKS Cempae, Senin (15/06/26).

Kapolres mengatakan, dukungan media sangat dibutuhkan untuk membantu menyosialisasikan seluruh rangkaian kegiatan agar dapat diketahui luas oleh masyarakat.

“Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami dari Polres Parepare melaksanakan beberapa kegiatan yang tentunya membutuhkan dukungan dan kerja sama dari rekan-rekan media,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan telah dimulai beberapa hari lalu, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial, pembagian bantuan sosial, hingga donor darah.

Selain kegiatan sosial, Polres Parepare juga menggelar sejumlah perlombaan, di antaranya lomba domino dan turnamen Mobile Legends Esports yang akan berlangsung pekan ini.

Khusus untuk turnamen Mobile Legends, pemenang nantinya akan mewakili Polres Parepare ke tingkat Polda Sulawesi Selatan. Jika berhasil, pemenang akan kembali melaju ke tingkat Mabes Polri.

Kapolres berharap kegiatan tersebut dapat menarik minat para atlet esports di Parepare, sehingga bisa membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional.

“Kami berharap Parepare bisa mewakili Sulawesi Selatan dalam perlombaan tingkat nasional,” katanya.

Selain itu, Polres Parepare juga akan menggelar upacara dan syukuran Hari Bhayangkara yang waktunya masih menunggu jadwal dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan diperkirakan berlangsung mendekati 1 Juli 2026.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Parepare berharap sinergitas bersama media dan masyarakat terus terjalin dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.

Lalui Seleksi Ketat, Siswa SMP 5 Terpilih Sebagai Duta Anak Parepare Tahun 2026

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Prestasi membanggakan kembali diraih UPTD SMP Negeri 5 Parepare. Salah satu siswanya, Nur Halifah, berhasil terpilih sebagai Duta Anak Kota Parepare Tahun 2026 setelah melalui rangkaian seleksi yang ketat dan kompetitif.

Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare bekerja sama dengan Forum Anak tersebut diikuti oleh puluhan pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat di Kota Parepare. Dalam kompetisi ini tidak terdapat kategori berdasarkan jenjang pendidikan sehingga seluruh peserta bersaing dalam satu arena yang sama.

Untuk mencapai posisi tersebut, para peserta harus melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari wawancara, pembekalan, orasi, penampilan bakat, pembuatan video kampanye, hingga kegiatan sosialisasi dan pembekalan menjelang grand final. Pada tahap berikutnya, peserta kembali diuji melalui sesi tanya jawab yang menghasilkan 12 besar finalis terbaik dari puluhan peserta yang mengikuti ajang tersebut.

Dari 12 finalis terbaik tersebut kemudian dipilih empat peserta yang dinilai paling layak menyandang predikat Duta Anak Kota Parepare Tahun 2026. Empat pelajar yang berhasil terpilih berasal dari UPTD SMP Negeri 5 Parepare, SMA Negeri 5 Parepare, SMA Negeri 1 Parepare, dan SMP Negeri 12 Parepare.

Keberhasilan Nur Halifah menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar UPTD SMP Negeri 5 Parepare. Tidak hanya itu, sekolah juga patut berbangga karena satu siswa lainnya, Sugli Ramadan, berhasil menembus 12 Besar Finalis Duta Anak Kota Parepare 2026, sebuah capaian yang menunjukkan kualitas dan potensi siswa Spenli Parepare.

Kepala UPTD SMP Negeri 5 Parepare, Rahmaniar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih kedua siswanya tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih siswa kami yang berhasil terpilih sebagai salah satu Duta Anak Kota Parepare Tahun 2026. Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, keberanian, serta komitmennya dalam mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Kami juga mengapresiasi Sugli Ramadan yang berhasil masuk 12 besar finalis terbaik. Ini merupakan prestasi yang tidak kalah membanggakan,” ujarnya.

Rahmaniar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses seleksi berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, para pembina, guru pendamping, serta seluruh warga sekolah yang telah memberikan dukungan. Penghargaan yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada orang tua siswa yang senantiasa mendampingi, memberikan motivasi, dan menjalin kolaborasi yang baik dengan sekolah. Prestasi ini merupakan buah dari sinergi antara siswa, keluarga, dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang generasi yang berprestasi dan berkarakter,” tuturnya.

Lebih lanjut, sosok penyandang penghargaan sebagai guru inspiratif nasional Kemendikbudristek ini berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani tampil, serta berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Semoga amanah yang diterima Nur Halifah sebagai Duta Anak Kota Parepare dapat dijalankan dengan baik dan menjadi inspirasi bagi teman-teman seusianya. Kami berharap semakin banyak siswa Spenli Parepare yang berani bermimpi, berprestasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.

“Prestasi ini semakin memperkuat komitmen UPTD SMP Negeri 5 Parepare sebagai sekolah yang terus mendorong lahirnya generasi muda yang Berprestasi, Berbudaya, dan Berdampak sebagaimana tagline sekolah kami,” ujar Niar, sapaan karib Kepala Sekolah yang baru saja meraih apresiasi sebagai pelestari bahasa dan sastra daerah tahun 2026 dari Kemendikdasmen ini. (*)

Hipnoterapi Berikan Motivasi dan Semangat Baru bagi WBP Lapas Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare menggelar kegiatan hipnoterapi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Tribun Lapas Parepare.

Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Ika Merdekasari, S.Pd., M.Pd., CPPS., CHNCO., dari LKP THETA Institute, yang memberikan sesi hipnoterapi dengan tujuan membangun pola pikir positif, meningkatkan motivasi diri, serta memberikan penguatan mental kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Dalam sesi yang berlangsung penuh antusias, warga binaan diajak untuk melakukan refleksi diri, melepaskan pikiran-pikiran negatif, serta menanamkan semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Melalui metode hipnoterapi, peserta diberikan sugesti positif agar mampu memanfaatkan masa pidana sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih cerah.

Ika Merdekasari menjelaskan bahwa hipnoterapi merupakan salah satu metode yang dapat membantu seseorang mengenali potensi dirinya, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat komitmen untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi lebih baik. Melalui hipnoterapi ini, kami ingin membantu warga binaan menemukan kembali motivasi dalam dirinya, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan harapan untuk menyongsong masa depan yang lebih positif setelah menyelesaikan masa pembinaannya,” ungkap Ika.

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, Bc.IP., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai memberikan manfaat besar bagi pembinaan kepribadian warga binaan.

“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan penguatan mental dan motivasi kepada warga binaan. Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, warga binaan dapat lebih optimis, aktif mengikuti program pembinaan, dan memiliki tekad kuat untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kalapas.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Melalui sesi hipnoterapi ini, diharapkan warga binaan memperoleh pencerahan, semangat baru, serta motivasi untuk terus mengikuti program pembinaan dan merencanakan kehidupan yang lebih baik di masa depan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare