PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Wakil Rektor Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) kota Parepare Dr Armin Lawi, S.Si., M.Eng. pada tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (12/07/23) mengungkapkan jika penyelenggaraan seleksi mandiri ITH berbeda dengan pelaksanaan seleksi mandiri di PTN lain.
“Perlu diketahui bahwa, penyelenggaraan seleksi mandiri ITH, itu tidak seperti dengan pelaksanaan seleksi mandiri di PTN lain. Di sini calon mahasiswa baru yang masuk melalui seleksi mandiri tidak akan dibebani dengan biaya awal apapun atau sering disebut dengan biaya pembangunan.” Kata Dr. Armin.
Di jelaskan Dr. Armin, Penentuan UKT atau SPP itu tetap sama dengan mahasiswa baru hasil saringan nasional baik SMPT Prestasi maupun melalui SMPT melalui ujian.
“Pembayaran cuma dua, pembayaran untuk pendaftaran seleksi mandiri sebesar 150.000 dan setelah dinyatakan lulus menjadi mahasiswa baru ITH, calon mahasiswa baru tersebut akan membayar biaya UKT atau SPP tergantung dari kondisi ekonomi mahasiswa masing-masing. Mulai dari 0 rupiah atau gratis seperti tahun lalu kita ada beberapa mahasiswa yang gratis sampai UKT tertinggi 3 juta kalau misalnya 6 bulan 1 semester 500.000 perbulan, selebihnya itu tidak ada pembayaran tambahan apapun. Mulai dari uang jasa almamater, uang laboratorium, uang bahan praktikum, tidak ada karena semuanya disubsidi pemerintah melalui APBN.” Jelas Dr. Armin




















