PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Radio Mesra Lewat Program obras menjadi media masyarakat kota parepare untuk menyalurkan keluhan terkait pelayanan. Seperti pada obras jumat (18/02/22) Pendengar obras Atas nama Riswan yang berdomisili di jalan beringin menyampaikan keluhannya terkait pembayaran dengan denda pembayaran air.
“Saya ke kantor PDAM menurut penjaga loket saya disuruh bayar bagi 2 sedangkan saya punya uang hanya Rp. 200.000, di mana saya bisa mengadu supaya bisa diterima karena pendapatan saya saat ini menipis atas nama Riswan alamat jalan beringin Saya dipaksa bayar bagi 2 tidak bisa 200.” Jelas Riswan.
Menanggapi keluhan pendengar terkait denda pembayaran air, Staff humas dan PDE Sapril Hadenan merespon cepat dan memberikan solusi terkait masalah tersebut.
“Terkait aduan dari bapak Riswan hari Jumat yang lalu yang bertanya apakah tagihan rekening air nya bisa dibayar setengah terlebih dahulu tentu saja bisa. itulah salah satu alasan kenapa sampai saat ini PDAM Parepare tetap membuka layanan pembayaran di kantor pusat.” Kata Sapril
Dirinya menyarankan ke pelanggan yang bersangkutan sebaiknya langsung menghadap ke asisten manager penagihan karena mempunyai wewenang untuk memberikan kebijakan keringanan pembayaran karena petugas loket tentunya tidak punya kewenangan untuk melakukan hal tersebut.
“Cuma tentunya dari PDAM Parepare kami ini sendiri berharap setelah diberikan kebijakan agar sekiranya disiplin dalam melakukan pembayaran air dalam arti bahwa jangan 1 bulan membayar kemudian ditunda lagi sampai 3-4 bulan setelah bulan tersebut. Tentunya yang dirugikan adalah pelanggan itu sendiri karena tunggakannya tidak akan pernah habis habis dan tidak akan pernah selesai selesai. Takutnya nantinya akan berimbas kepada pelanggannya tersegel meterannya atau yang paling buruk mungkin di meterannya dibongkar. Tentunya kalau sudah sampai tahap itu kewajiban yang harus dibayar oleh pelanggan tersebut tentunya akan lebih berlipat-lipat dan harganya akan lebih mahal tentunya daripada rutin melakukan pembayaran secara rutin tiap bulan.” Jelas Sapril




















