30.9 C
Pare-Pare
Rabu, Oktober 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 725

KNPI Parepare Diminta Jadi Garda Terdepan Dukung Pembangunan Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — KNPI Parepare periode 2021-2024 resmi dilantik. Pelantikan itu berlangsung di Auditorium BJ Habibie Parepare, Ahad (26/12/21).

KNPI Parepare dibawah kendali Muhammad Ramdhan itu dilantik utusan Ketua KNPI Sulsel Arham Basmin. Yakni Ketua Komisi Organisasi Imran Yusuf.

“Selamat dan sukses kepada pengurus KNPI Parepare yang baru dilantik. Tidak relevan lagi membahas siapa versi yang sah dan resmi. Tapi tugas kita setelah dilantik yakni membantu pemerintah dalam pembangunan yang berkelanjutan,” pesannya.

Imran menekankan pihak yang membahas soal legalitas saat ini tanda mundur pemikirannya. Sementara itu, Ketua KNPI Parepare Muhammad Ramdhan mengungkapkan pelantikan dan orientasi pengurus menjadi ajang konsolidasi. Termasuk, kata dia, momentum menjawab isu KNPI yang dualisme tingkat provinsi dan pusat.

Dalam sambutannya, Ramdhan menekankan tiga komitmen KNPI Parepare. Kata Ramdhan, KNPI harus berdaya dalam bidang politik, ekonomi, dan kepemimpinan yang berbasis OKP.

“Pengurus KNPI Parepare harus berdaya di bidang politik. Warna kita boleh beda tapi di KNPI kita harus menunjukkan persatuan. Kita harus memainkan peran untuk konsolidasi yang bertujuan untuk persatuan pemuda,” ujarnya.

“Pengurus KNPI juga harus berdaya di bidang ekonomi. Ini penting, karena pembinaan ekonomi juga termaktub di amanat undang-undang kepemudaan. Kita akan berupaya melakukan pemberdayaan usaha kreatif pemuda,” lanjutnya.

Selain itu, Ramdhan juga menyebut pengurus KNPI harus berdaya dalam kepemimpinan yang berbasis OKP.

Walikota Parepare Taufan Pawe diwakili Asisten III Eko W Ariyadi mengucapkan selamat atas pelantikan KNPI. Ia mengajak pemuda Parepare melalui KNPI untuk bersinergi membangun Parepare.

“Selamat mengemban amanah untuk KNPI Parepare. Kami berharap KNPI senantiasa menjaga fungsi kepemudaan. KNPI juga menjadi harapan pemerintah dalam menggali potensi pemuda untuk kepentingan pembangunan daerah. Kami juga berharap KNPI mampu menjaga persatuan pemuda, pemerintah dan masyarakat,” pinta dia.

Di sela-sela pelantikan, KNPI meneken MoU bersama KPU Parepare terkait kerjasama pendidikan politik pemuda. (rdi)

Muskot Luar Biasa, Culli Pimpin SMSI Parepare 5 Tahun Kedepan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rusli Amrullah terpilih sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Parepare, Sulawesi Selatan, setelah unggul 1 suara dalam Musyawarah Kota (Muskot) luar biasa SMSI Parepare, Sabtu malam (25/12/21) di Cafe Teras Empang.

Hadir dalam Muskot Luar biasa SMSI Parepare ini diantaranya, Ketua OKK SMSI Sulsel, Aco Mappanganro, CEO Bonepos Grup Andi Dedhy, Para pimimpin media online di Parepare dan Ketua Careteker SMSI Parepare Hasanuddin.

Terpilihnya Culli sapaan Rusli Amrullah sebagai Ketua SMSI Parepare berlangsung alot, dimana dari 8 perwakilan pemilik media di Parepare selaku pemilik suara, ditambah 1 suara dari pengurus SMSI Sulsel, Culli mendapatkan 5 suara, unggul 1 suara dari calon lainnya, yakni Khaerul Marzuki atau Asso yang memperoleh 4 suara.

“Berdasarkan hasil pemilihan malam ini, saudara Rusli Amrullah dinyatakan terpilih sebagai Ketua SMSI Kota Parepare dengan perolehan 5 suara,” ucap Caretaker Ketua SMSI Parepare, Hasanuddin dihadapan peserta Muskot.

Selanjutnya, Hasanuddin yang juga Direktur PT Portal Makassar Media menginstruksikan kepada Ketua terpilih Rusli Amrullah untuk segera membentuk pengurus SMSI Parepare untuk selanjutnya dibuatkan Surat Keputusan (SK) dari SMSI Parepare.

Untuk diketahui, Kepengurusan SMSI Parepare sebelumnya diambil alih, oleh pengurus SMSI Sulsel dengan menunjuk Caretaker Ketua, lantaran ketua sebelumnya mengundurkan diri (*).

Parepare Raih Lazismu Award, KH Mustari Bosrah: Itu karena Dipimpin Ibu Erna Rasyid Taufan

0

PINRANG, RADIOMESRA. COM – Lazismu Kota Parepare di bawah kepemimpinan Hj Erna Rasyid Taufan berhasil meraih penghargaan Lazismu Award 2021. Penghargaan dari Lazismu pusat ini diserahkan oleh Ketua Lazismu Wilayah Sulsel, Dr Alimuddin kepada Ketua Lazismu Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan.

Penyerahan plakat penghargaan yang disaksikan langsung oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe bersama Koordinator Wilayah Lazismu yang juga Wakil Pimpinan Muhammadiyah Wilayah Sulsel, Dr KH Mustari Bosrah dilakukan di sela kegiatan Refreshing Amil di villa Lowita, kediaman pribadi Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, Sabtu, (25/12/2021) malam.

Koordinator Wilayah Lazismu Sulsel, Dr KH Mustari Bosrah mengungkapkan, penghargaan nasional Lazismu Award kategori program terbaik yang diterima Lazismu Parepare berkat kepemimpinan Erna Rasyid Taufan.

“Ini penghargaan nasional. Parepare mendapatkan penghargaan dari pusat itu karena Ibu Wali (Erna Rasyid Taufan) Ketuanya sehingga kita lihat Parepare sangat menonjol dibandingkan daerah lain,” puji KH Mustari.

Dalam laporannya, Ketua Lazismu Sulsel Dr Alimuddin juga menguraikan, torehan Lazismu Award Nasional yang disabet Lazismu Parepare menjadi bukti Parepare layak menjadi percontohan di wilayah Sulawesi Selatan. “Semoga Parepare bisa menjadi percontohan di Sulsel, bukan hanya SDM, tetapi juga karena dukungan kuat dari Kepala Daerahnya,” harap dia. (*)

Capaian Kinerja SKPD Pemkot Parepare Triwulan IV per 21 Desember 2021

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Capaian Kinerja SKPD Pemkot Parepare Triwulan IV per 21 Desember 2021

1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan capaian kinerja pembangunan 98,55 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 89,21 persen;

2. Dinas Kesehatan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 81,49 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 81,35 persen;

3. Rumah Sakit Umum Andi Makkasau dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 98,47 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 82,84 persen;

4. Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang dengan capaian kinerja pembangunan 90,22 persen dan realisasi penyerapan anggaran 59,60 persen;

5. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Pertanahan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 98,11 persen dan realisasi penyerapan anggaran hanya 53,34 persen;

6. Satuan Polisi Pamong Praja dengan capaian kinerja pembangunan 99,38 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 90,93 persen;

7. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 99,29 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 95,42 persen;

8. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan capaian kinerja pembangunan 92,27 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 86,58 persen;

9. Dinas Sosial dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 92,27 persen dan realisasi penyerapan anggaran hanya 72,84 persen;

10. Dinas Tenaga Kerja dengan capaian kinerja pembangunan 98,09 persen dan realisasi penyerapan anggaran hanya 76,22 persen;

11. Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 89,25 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 74,30 persen;

12. Dinas Ketahanan Pangan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 99,68 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 94,87 persen;

13. Dinas Lingkungan Hidup dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 95,94 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 74,67 persen;

14. Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil dengan capaian kinerja pembangunan 100 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 89,98 persen;

15. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 93,64 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 51,23 persen;

16. Dinas Perhubungan dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 98,19 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 95,42 persen;

17. Dinas Komunikasi Dan Informatika dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 94,52 persen, dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 74,99 persen;

18. Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 97,82 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 77,02 persen;

19. Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 97,29 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 73,75 persen;

20. Dinas Perpustakaan dengan capaian kinerja pembangunan 95,10 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 93,40 persen;

21. Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan dengan capaian kinerja pembangunan hanya 95,37 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 80,42 persen,

22. Dinas Perdagangan dengan capaian kinerja pembangunan 97,71 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 52,49 persen;

23. Sekretariat Daerah Kota dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 96,56 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 79,67 persen;

24. Sekretariat DPRD dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 93,44 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 83,02 persen;

25. Inspektorat dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 100 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 100 persen;

26. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dengan capaian kinerja pembangunan 98,34 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 87,09 persen;

27. Badan Keuangan Daerah dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 94,85 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 58,36 persen;

28. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 98,19 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 69,56 persen;

29. Kecamatan Bacukiki dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 99,24 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 96,64 persen;

30. Kecamatan Bacukiki Barat dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 95,15 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 89,51 persen;

31. Kecamatan Soreang dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 99,91 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 94,89 persen;

32. Kecamatan Ujung dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 99,35 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 90,88 persen;

33. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan capaian kinerja pembangunan sebesar 97,40 persen dan realisasi penyerapan anggaran sebesar 80,28 persen.

Jadi berdasarkan uraian tersebut, maka dari 33 OPD yang ada, rata-rata persentase capaian kinerja untuk Triwulan IV per 21 Desember 2021 sebesar 96,21 persen dan penyerapan anggaran 77,39 persen.

SKPD dengan progres kinerja fisik tertinggi:
1. Inspektorat Daerah dengan progres 100%
2. Dinas Kependudukan dan Capil dengan progres 100%
3. Kecamatan Soreang dengan progres 99,91%

SKPD dengan progres kinerja fisik terendah:
1. Dinas Kesehatan dengan progres 81,49%
2. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan progres 89,25%
3. Dinas PUPR dengan progres 90,22%

SKPD dengan progres realisasi keuangan tertinggi:
1. Inspektorat Daerah dengan progres 100%
2. Kecamatan Bacukiki dengan progres 96,64%
3. Dinas Damkar dan Penyelamatan dengan progres 95,42%

SKPD dengan progres realisasi keuangan terendah:
1. Dinas Pengendalian Penduduk dan Capil dengan progres 51,23%
2. Dinas Perdagangan dengan progress 52,49%
3. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dengan progres 53,34%

Realisasi Fisik Pembangunan Parepare Triwulan IV 2021 Capai 96,21%, Serapan Anggaran 77,39%

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Realisasi fisik kinerja pembangunan Parepare pada triwulan IV 2021 per 21 Desember 2021 mencapai 96,21 persen. Sementara serapan anggaran hingga 21 Desember 2021, menyentuh angka Rp781 miliar atau 77,39 persen dari APBD Perubahan Parepare tahun anggaran 2021.

Hal ini dilaporkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Samsuddin Taha dalam rapat koordinasi monitoring dan evaluasi (Monev) kegiatan pembangunan Parepare triwulan IV, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jumat, 24 Desember 2021.

Samsuddin dalam Monev melaporkan beberapa pelaksanaan kegiatan pembangunan Parepare yang bersumber dari dana Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021. Di antaranya pendapatan daerah senilai Rp976 miliar, PAD Rp154 miliar, dana transfer Rp764 miliar, yang terbagi masing-masing DAU Rp429 miliar, DAK fisik Rp56 miliar, DAK non fisik Rp64 miliar, DID Rp55 miliar, serta lain-lain PAD Rp56 miliar.

Sedangkan belanja daerah senilai Rp1,009 triliun. Masing-masing untuk belanja operasi senilai Rp735 miliar, yang terperinci belanja pegawai Rp333 miliar, belanja barang/jasa Rp396 miliar, belanja bunga Rp1,020 miliar, belanja hibah Rp5,463 miliar, dan belanja sosial Rp299 juta. Kemudian belanja modal senilai Rp248 miliar, belanja tidak terduga Rp24 miliar, dan pembiayaan daerah Rp33 miliar.

“Jadi berdasarkan data dan informasi yang diperoleh terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kota Parepare pada triwulan IV 2021 yang disampaikan oleh para Pengguna Anggaran melalui Bappeda Parepare, maka dilaporkan belanja dalam Perubahan APBD Parepare Tahun Anggaran 2021 senilai Rp 1.009.205.071.281, untuk membiayai 176 program, 475 kegiatan dan 1.547 sub kegiatan pembangunan Parepare yang tersebar di 33 Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Parepare,” terang Samsuddin.

Secara umum Samsuddin mengulas bahwa penyerapan anggaran pada triwulan IV 2021 hingga 21 Desember 2021 senilai Rp781 miliar atau 77,39 persen dari APBD Perubahan 2021, dan realisasi capaian kinerja fisik kegiatan pembangunan pada triwulan IV per 21 Desember 2021 sebesar 96,21 persen.

“Jika dibandingkan dengan capaian triwulan III yakni realisasi fisik 75,08% dan realisasi keuangan 52,43%, maka pada triwulan IV terdapat peningkatan capaian kinerja fisik sebesar 21,13% dan peningkatan capaian realisasi keuangan 24,96 %,” ungkap Samsuddin.

Sementara jika dibandingkan pada triwulan IV 2020, realisasi fisik per 31 Desember 2020 sebesar 97,69 % dan realisasi penyerapan keuangan sebesar 83,02%. “Sehingga diharapkan realisasi fisik dan keuangan per 31 Desember 2021 akan melampaui capaian tahun 2020,” harap Samsuddin.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe yang membuka Rakor Monev mengingatkan, pada triwulan IV yang dikejar adalah capaian realisasi. Sehingga butuh kerja keras, kerja terintegrasi dan terkoordinasi untuk mencapai target dalam satu minggu waktu tersisa hingga akhir Desember 2021.

“Kita harus buat sistem agar minimal berbanding lurus capaian fisik dan serapan anggaran. Lakukan inovasi agar capaian riil. Libatkan BPK dan Inspektorat,” tegas Wali Kota bergelar doktor ilmu hukum ini.

Namun demikian, Taufan Pawe mengakui, tidak ada organisasi team work setangguh Parepare di Sulsel. “Dan cantiknya APBD kita terukur. Tidak pernah ada kegiatan yang tidak tersedia anggaran untuk kegiatan itu,” tandas Wali Kota Parepare dua periode ini.

Hadir dalam Rakor Monev, Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim, Sekda H Iwan Asaad, Staf Ahli, para Asisten, para Kepala SKPD, Kepala Bagian, Camat dan Lurah, Direktur RSUD Andi Makkasau, Direktur RS dr Hasri Ainun Habibie, Direktur PDAM Parepare, hingga Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Parepare. (*)

Progres Rehabilitasi Lapangan Andi Makkasau Capai 93%

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rehabilitasi lapangan Andi Makkasau parepare sudah mencapai progres 93%. Hal tersebut di sampaikan Muh. Yusuf Pelaksana proyek rehabilitasi Andi Makkasau Jumat (24/12/21).

“Tahapan-tahapan pekerjaan yang kami telah lakukan dalam rangka melakukan rehabilitasi lapangan Makkasau itu antara lain adalah, yang pertama pembuatan drainase underground yang di atasnya ada pipa penangkap air resapan. pipa resapan inilah yang akan mengaliri semua air air yang turun yang masuk ke dalam lapangan Kalau curah hujan tinggi dan seterusnya itu akan dialiri ke drainase luar. Kemudian untuk mengontrol itu ada 42 tiket cut besing jadi kalau ada yang tersumbat ada tanah yang masuk yang masuk itu bisa dibuka lalu kemudian dilakukan penyemprotan sehingga potensi genangan itu memang kami menjadi titik perhatian kami untuk bisa diminimalisir  ” Kata Yusuf.

Lanjut Yusuf, tahapan selanjutnya pembuatan bak kontrol yang berfungsi untuk mengeluarkan air ke luar lapangan kemudian dibalut dengan bio tekstil yang di atasnya di berikan Koral akan berfungsi menyaring sampah-sampah yang berpotensi melakukan penyumbatan ke dalam pipa.

” kemudian pekerjaan selanjutnya pekerjaan media tanam itu kami masukkan tanah humus sebanyak 2600 kubik. sekarang sudah tuntas. kalau kemudian hari ini kami sudah melakukan tahapan pekerjaan penanaman kurang lebih 7400 meter sehingga tersisa 2200 meter. yang tersisa ini dikirim hari ini dan tiba hari Jumat pengerjaannya mungkin Senin, Selasa itu sudah selesai itu sudah rampung Minggu Senin Selasa itu sudah rampung pemasangan rumputnya.” Terang Yusuf.

Tambah yusuf, saat ini pihaknya sementara melakukan pemasangan mesin horizontal pressure yang akan menyemprotkan air ke dalam reservoart ke-35 Sprinkle. Sprinkle ini adalah titik penyiraman otomatis terhadap pemeliharaan rumput ke depannya seperti itu sudah instal kemarin sore dicoba dan tidak ada Kendala.

“31 Desember itu kami akan melakukan perawatan atau pemeliharaan rumput selama 4 bulan. pemeliharaannya antara lain yang pertama penyiraman 2×1 hari kemudian penyemprotan herbisida sekali seminggu kemudian ketika pemupukan 1/20 hari. kemudian yang keempat pencabutan hama-hama karena banyak juga yang muncul di rumput tersebut. karena jenis rumput yang kami tanam adalah jenis rumput sosia matrella rumput manila ini ini ini yang banyak digunakan di banyak stadion stadion yang berstandar nasional untuk pelaksanaan Liga.” Tutup Yusuf

Dasar Penerimaan Bantuan Dinsos Bukan Berdasarkan Rumah Tangga Tapi Kartu Keluarga

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Komisi II DPRD Kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir MM angkat bicara terkait masyarakat penerima bantuan dari Dinas Sosial. Anggota Fraksi gerindra ini lewat program obras, mengatakan jika dasar penerimaan bukan berdasarkan rumah tangga yang ada tapi berdasarkan kartu keluarga (KK)

“Penerima BPNP dalam DTKS itu berdasarkan rumah tangga. Misalnya dalam satu rumah tangga ada 5 orang tapi 2 KK itu tetap dihitung KK yang dihitung RT berdasarkan KK. Biasa terjadi dalam satu rumah sudah punya KK walau hidupnya 1 tempat tapi yang dihitung oleh data itu adalah data kependudukan jadi kalau umpamanya orang tua dapat karena ada data kependudukan, anaknya juga masih tinggal dsitu dan ada data kependudukan nya yang masuk dalam DTKS berarti anaknya juga dapat karena yang dihitung RT.” Jelas Kamaluddin.

Lanjut Anggota Legislatif dapil ujung kita parepare ini, berdasarkan informasi yang di dapatkan saat ini memang dinas sosial hanya memberikan bantuan selama 6 bulan dulu.

“Yang jelas bantuan DTKS cuma 6 bulan, kemarin kemungkinan ada kendala waktu sehingga mestinya yang lalu itu belum keluar bantuan 3 bulan lalu, tapi karena tekhnis sehingga belum keluar maka pada bulan ini keluar langsung 3 bulan. Saya tidak tau 3 bulan kedepan apakah sekaligus dibulan terakhir 6 bulan atau dikasih perbulan, itu teknis pengelola.” Terangnya

Pertamina Pastikan BBM dan Elpiji Aman Jelang Nataru

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Momen Natal 2021 dan tahun baru 2022 Pertamina memastikan BBM dan elpiji dalam kondisi aman sehingga masyarakat dapat bertransportasi dengan aman dan nyaman tanpa perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena bahan bakar. Hal tersebut di ungkapkan Area Manager Comm, Rel & CSR Patra Niaga Regional Sulawesi Laode Syarifuddin Mursali lewat saat siaran persnya Kamis (22/12/21).

“kami dipastikan telah tersedia Pertamina Petra niaga regional Sulawesi telah mengantisipasi terjadinya peningkatan konsumsi dan telah diprediksi serta proyeksi kenaikan pada saat momen Natal dan tahun baru. di prediksi bahwa jenis gas solar 5% gas oil 9% Elpiji pso dan non pso diprediksi naik 1,1% serta kenaikan konsumsi BBM penerbangan atau jenis aftur sebesar 10%. Atas dasar tersebut Pertamina Patra niaga regional Sulawesi melakukan deal up stok 15% untuk BBM penambahan 3% pasokan elpiji dan total lebih dari 1,6 juta tabung dan 15% untuk BBM penerbangan.” Jelas Laode.

Lanjut Laode, Pertamina melakukan kinerja ekstra dengan membentuk satgas Pertamina siaga sejak tanggal 8 November sampai 10 Januari 2022 hal ini untuk mengantisipasi dan mengamankan distribusi BBM dan elpiji di tengah tingginya curah hujan dan potensi terjadinya bencana alam yang muncul di Sulawesi serta momen Natal dan tahun baru

“Kami senantiasa memonitor dan melakukan upaya ekstra untuk meningkatkan pelayanan untuk menjamin distribusi kesiapsiagaan seluruh lembaga penyalur BBM maupun elpiji. Serta keadaan khusus lainnya yang dapat mengganggu kelancaran distribusi. Kami juga menambahkan layanan ekstra berupa satu tangki satu mobil dispenser di Makassar yang sifatnya mobile, 22 motor dan 7 SPBU kantongan Sulawesi yang akan siap siaga pada titik rawan kemacetan di kota konsentrasi Perayaan natal seperti Toraja dan Manado serta 10 titik jalan wisata utama di pulau Sulawesi.” Terang Laode.

Ia menambhakan. adanya layanan ekstra tersebut tentunya untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan BBM dan menjamin ketersediaan stok yang ada di SPBU. pihaknya juga merekomendasikan kepada masyarakat untuk melakukan pembelian BBM yang berkualitas seperti pertamax serex yang saat ini sudah tersedia di SPBU SPBU yang ada yang ada di Sulawesi tersedia di kurang lebih 200 titik dan petra shop.

“Hal ini sebagai catatan kami untuk konsumsi pada momen Natal tahun baru tahun lalu, di mana peningkatan konsumsi sangat tajam terjadi pada produk pertama xeres. pertama sebesar 16,2% dan pertamax turbo meningkat sebesar 35,3%, Pertamax dex konsumsinya meningkat 40% dibanding normal hariana pada saat itu. ini membuktikan bahwa masyarakat Sulawesi sudah sadar akan penggunaan BBM berkualitas untuk menjalankan perjalanan jauh dan kami harapkan dapat diterapkan secara kontinyu untuk menggunakan BBM sesuaimanual book kendaraan pada konsumsi sehari-hari agar mesin terus terjaga.” Kata Laode.

Karena kondisi situasi pandemi untuk mengurangi risiko penularan covid 19 dengan segala variannya pertamiba mengimbau agar masyarakat senantiasa melakukan transaksi di SPBU dengan non tunai yaitu dengan menggunakan aplikasi my Pertamina yang dapat diunduh di play store atau play store dimana tersedia beragam promo serta hadiah menarik dalam aplikasi tersebut. bahkan pada momen Natal dan tahun baru ini kami melakukan layanan antigen gratis untuk setiap pembelian Pertamax turbo dan Pertamax dex

Angka 0 Kasus Covid-19 di Parepare, Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Sulsel Apresiasi Taufan Pawe

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Ahli Epidemiologi Sulawesi Selatan, Prof Dr Ridwan Amiruddin SKM Mkes mengapresiasi kepempimpinan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang dapat menangani pandemi COVID-19. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Diskusi Akhir Tahun Masa Kepemimpinan Taufan Pawe, Rabu (23/12/21) di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla.

Apresiasi yang didapatkan Wali Kota dua periode tersebut lantaran dapat menangani kasus COVID-19 di Parepare yang menyentuh angka 0 persen.

“Hari ini kasusnya tinggal 3 se-Sulsel. Parepare sudah tidak ada kasusnya. Ini pencapaian yang sangat luar biasa karena kita lihat pencapaian vaksinnya sangat tinggi. Kepemimpinan Taufan Pawe betul-betul harus kita apresiasi,” katanya, Rabu (22/12/21).

Pria yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) ini mengharapkan kesadaran masyarakat untuk sama-sama mengendalikan pandemi.

“Kita harus membuktikan bahwa Indonesia dapat mengendalikan pandemi sebab ada begitu banyak pencapaian yang kita capai yaitu intervensi non farmasi. Apalagi saat ini ada terus baru yaitu Omicron. Jadi setiap kepala daerah ini adalah tugas yang berat lagi untuk dijalankan,” tuturnya.

Meskipun dalam sejarah, lanjutnya, belum pernah ada pandemi terkendali dengan vaksin. Tetapi karena kemajuan teknologi hari ini pandemi COVID-19 harus takluk karena vaksin.

“Namun, saya percaya dibawah tangan bapak Taufan Pawe, Kota Parepare tetap akan ada di zona hijau. Karena saat ini di beberapa titik di Indonesia masih zona orange tinggal menunggu semua akan pesona hijau dengan cakupan vaksin sebanyak 70 persen,” bebernya.

Ridwan Amiruddin menambahkan, kota Parepare memiliki cakupan yang banyak namun stop vaksin habis.

“Ini betul betul bahwa kinerja Bapak Taufan Pawe patut untuk diapresiasi. Sebab ada beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan yang memiliki cakupan rendah namun stok masih banyak. Ketika ditanya mengapa masih memiliki banyak vaksin, ternyata masyarakatnya yang menolak. Ini adalah masalah kepemimpinan di daerah. Namun Bapak Taufan Pawe dapat mengendalikan itu sehingga kita ketahui bahwa Kota Parepare memiliki angka 0 persen kasus COVID-19,” pungkasnya.

Guru Besar Hukum Unhas Prof Farida Sebut Taufan Pawe Role Model Kepemimpinan

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Guru Besar Hukum Unversitas Negeri Hasanuddin (Unhas), Prof. Farida Patittingi menyebut, Wali Kota Parepare Taufan Pawe (TP) sebagai role model sebuah kepemimpinan.

Dirinya mengungkapkan, pernyataannya tersebut cukup beralasan. Pasalnya, kemajuan Kota Parepare sebelum dan setelah Taufan Pawe memimpin sangat jauh perbedaannya. Kota Parepare saat ini menjadi salah satu daerah paling maju di Sulsel.

Hal itu ia ungkapkan saat Dialog Akhir Tahun 2021 Pemkot Parepare yang digelar, Novotel Makassar, Kamis, (23/12/21)

“Bagi saya, Wali Kota Parepare merupakan role model kepemimpinan. Bagaimana Kota Parepare maju di tangan beliau dengan visi industri tanpa cerobong asap. Ini tidak mengada-ada, kita bisa lihat penghargaan beliau selama delapan tahun kepemimpinannya meraih 200 lebih penghargaan, ” kata Prof Farida.

Prof Farida menjelaskan, kesuksesan Taufan Pawe dalam memimpin Kota Parepare tak lepas dari latar belakangnya sebagai profesional hukum. Sejak awal, TP menerapkan tiga pondasi dasar penyelenggaraan pemerintahan yang baik yaitu taat administrasi, taat asas dan taat anggaran.

“Beliau dari awal selalu menerapkan prinsip good governance. Seluruh SKPD wajib menerapkan tiga ketaatan, ditambah dengan koordinasi para pengguna anggaran dengan konsultan dan tenaga ahli. Sehingga wajar selama beliau memimpin Kota Parepare mudah meraih WTP,” ungkapnya.

Dekan Fakultas Hukum Unhas ini mengapresiasi permasalahan-permasalahan hukum yang ada di Pemkot Parepare bisa terselesaikan baik, khususnya pada aset-aset Pemkot Parepare.

“Alhamdulillah aset-aset Pemkot Parepare sudah terselesaikan dengan baik dan rapi. Berbagai perjanjian-perjanjian yang ada sudah di Addendum kemudian menyesuaikan perjanjian yang telah disepakati,” katanya.

Dirinya juga turut mengapresiasi sinergitas yang telah dibangun Taufan Pawe. Dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat, Ketua Golkar Sulsel itu selalu melibatkan akademisi dan tokoh masyarakat.

“Kita tahu bahwa pak wali ini orangnya cerdas, tetapi masih saja beliau meminta peran kami. Kadang kita berfikir sebenarnya beliau lebih tau dari pada kami khsususnya bidang hukum. Tapi itu beliau selalu merendah dan penuh kehati-hatian,” pungkasnya.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare