33.7 C
Pare-Pare
Kamis, Oktober 29, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 702

6000 Siswa SMP Sudah Tervaksin

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Parepare Drs. Arifuddin Idris mengatakan jika Sasaran Vaksin itu adalah semula untuk SD dan SMP tidak wajib, tapi di internal aturan tentang vaksin ini mengatakan yang pertama itu usia 12 sampai 16 tahun untuk SMP dari 6300 san sudah lakukan vaksin sekitar sebanyak 6000

“Sasaran Vaksin itu adalah semula untuk SD dan SMP tidak wajib. Tapi di internal aturan tentang vaksin ini mengatakan yang pertama itu usia 12 sampai 16 tahun untuk SMP dari 6300 san kita sudah lakukan vaksin sekitar sebanyak 6000 lebih sisanya 171 yang belum divaksin sudah sekitar 98%. di Bulan Januari ada lagi edaran surat dari Menteri kesehatan terkait vaksin anak SD usia 6 sampai 11 tahun dan ini kita sudah lakukan pertengahan bulan Januari kemarin.” Kata Arifuddin.

Lanjut Arifuddin, dan sudah 28 hari dan sebagai sekarang bergulir vaksin dosis 2 yang menjadi persoalan adalah tentunya perlu edukasi kepada masyarakat sebenarnya kalau dilihat kalau aturan itu wajib berarti tidak ada kata tidak boleh tentunya dengan catatan ada pengecualian seperti ada penyakit harus dibuktikan dengan keterangan dokter.

“Sekarang siswa itu sudah menjadi kebijakan bahwa tidak boleh PTM apabila belum divaksin. Ini yang perlu diperjelas ditegaskan apa intinya bukan berarti anak-anak yang sudah divaksin ini terancam terbalik justru yang belum di Vaksin ini kalau datang ke sekolah itu beresiko terpapar dan rawan karena fakta membuktikan bahwa bagi mereka yang sudah vaksin, lalu terkena covid positif punya daya tahan tubuh yang mampu kebanyakan OTG artinya ketika mengetahui itu dimana negara hadir melindungi rakyat sehingga pandangan ini jangan dilihat sepihak ini adalah melindungi warganya.” Jelas Arifuddin

Kadisnaker Kunjungi Dinas PMPTSP Bahas Pengembangan UMKM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan kota Parepare Basuki Busrah melakukan bersiltaurrahim ke dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) kunjungan tersebut untuk bersinergi bersama memperkuat UMKM.

Kepala Dinas PMPTSP Hj. Sitti Rahma Amir SS. MM. Pada tim liputan Jelajah kota Rabu (23/02/22) mengatakan berdiskusi dengan kadisnaker berbagi pengetahuan dan bersama-sama memikirkan pengembangan usaha bagi UMKM dengan intervensi berdasarkan Tugas masing dan juga terkait PP no 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis resiko.

“Terbitnya PP ini mengamanahkan bahwa hanya ada 1 izin usaha didaerah yaitu melalui oss.go.id dengan output keluaran adalah nomor induk berusaha atau biasa disebut NIB. hari ini sinergi bersama dinas tenaga kerja dalam fasilitasi UMKM memiliki nomor induk berusaha dan memang di masyarakat sebagian besar belum memiliki nomor induk berusaha.” Kata Rahmah.

Lanjut Mantan Sekertaris Dinas Perdagangan. hal ini disebabkan UMKM umumnya tidak memiliki NPWP sebagai syarat utama dalam penerbitan NIB. kengganan masyarakat untuk melakukan pengurusan NPWP karena adanya kewajiban UMKM untuk melakukan pelaporan setiap bulannya dan pembuatan Neraca tahunan.

“Sehingga kedepan melalui dinas tenaga kerja dan dinas PMPTSP akan berkoordinasi, akan bersinergi dengan kantor pajak untuk adanya kemudahan yang diberikan bagi UMKM. Melalui sinergi bersama tersebut akan memberi jaminan bahwa pelaku UMKM di kota Parepare semuanya telah memiliki izin berusaha.” Jelas St Rahmah.

Taufan Pawe Gerak Cepat Terapkan Hasil Rakor Lintas Kepala Daerah

0

PAREPARE,RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, H.M Taufan Pawe langsung gerak cepat menerapkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Plt Gubernur Sulsel, Forkompinda dan seluruh kepala daerah se-Sulsel.

Rakor tersebut membahas secara khusus bagaimana penyelesaian vaksinasi, termasuk vaksin tahap ketiga alias booster harus secepatnya diselesaikan, berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo.

“Hari ini pula kami di Parepare melaksanakan Rapat Forkopimda, juga membahas tentang percepatan vaksinasi, sehingga kita harapkan dapat mengatasi penyebaran virus covid-19,” ungkap Taufan Pawe usai rapat koordinasi dengan seluruh Forkompinda dan OPD lingkup Pemkot Parepare, Rabu (23/02/22).

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, saat ini daerah yang dipimpinnya sudah mencapai 92,01 persen vaksin pertama, vaksin tahap kedua 65,83 persen sedangkan untuk tahap ketiga baru masuk 6 persen.

“Di Parepare sendiri capain vaksinasi dosis pertama mencapai 105.735 dosis atau 92,01 persen, vaksin dosis kedua mencapai 75.649 atau 65,83 persen, sementara dosis ketiga atau booster telah mencapai sekitar 6 persen,” paparnya.

Sebelumnya, Taufan Pawe dalam kesempatan tanya jawab dengan Plt Gubernur Sulsel, Forkompinda dan seluruh kepala daerah se-Sulsel, di Ruang Rapim Kantor Gubernur Sulsel mengaku, kepala daerah di Sulsel sudah masif menjalankan tugas demi pencapaian vaksin.

Kendati demikian, Taufan Pawe tetap sigap dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai orang nomor satu di Kota Parepare. Apalagi ini adalah perintah langsung dari Presiden Joko Widodo.

“Sebenarnya semua kepala sudah melakukan kerja secara masif dan tidak bisa dipungkiri ada juga keterlibatan TNI Polri di dalamnya,” tutur advokat senior itu.

Taufan Pawe menambahkan, bila berbicara berdasarkan data penyebaran covid, maka hanya 20 persen penumpang dan pengemudi singgah maupun sekedar melintas di Parepare memakai masker.

“Ironisnya ada pengemudi maupun penumpang yang melintas di Kota Parepare, hanya 20 persen yang memakai masker,” tutupnya.

Urai Kepadatan Kendaraan, Taufan Pawe Gagas Jembatan Kembar di Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Antisipasi kepadatan kendaraan pasca beroperasi Kereta Api (KA) Parepare-Makassar kelak. Wali Kota Parepare, H.M Taufan Pawe langsung gagas pembangunan jembatan kembar dan jalan dengan lebar 7 meter.

Pekerjaan jalan dan jembatan tersebut, dapat mengurangi persoalan mobilitas barang jasa yang melintas di kota kelahiran Presiden RI ke-3 BJ Habibie itu.

“Dengan adanya akses jalan dan jembatan yang baru tersebut, maka persoalan mobilitas orang, barang dan jasa di Kota Parepare dan antar kota yang melewati Kota Parepare dapat terselesaikan,” ungkap wali Kota Parepare dua periode itu, Kamis (24/02/22).

Apalagi, kata Taufan Pawe pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XIII Makassar, pun mengakui kondisi jembatan yang tak lagi ideal, walaupun Jembatan Sumpang Minangae, menjadi akses penting ke provinsi lain di Sulawesi.

Belum lagi kondisi eksisting jalur perlintasan utama di Kota Parepare tersebut sudah sangat tidak memadai dalam mendukung arus dan volume kendaraan saat ini.

Sehingga sering menimbulkan kemacetan dan berdampak pada ketidaknyamanan pengguna infrastruktur jalan dan jembatan pada umumnya, serta dengan kondisi ini bahkan dapat mengganggu aktivitas perekonomian Sulsel.

“Dengan selesainya jalan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan yang melintasi Jembatan Sumpang Minangae,” tutur Ketua MKGR Sulsel itu.

Menurut Taufan Pawe, untuk menghubungkan Jalan Suaka Alam Lestari dengan Jendral M. Yusuf atau jalan lingkar Kota Parepare dibutuhkan Jembatan Kembar.

“Dibutuhkan jembatan (Kembar) dengan kebutuhan Panjang Jembatan sebesar 145 meter (95 meter bentang jembatan, pembangunan jalan 50 meter) dengan lebar jembatan sebesar 11 meter,” tutupnya.

Ingin Ketahui Kesehatan Kehamilan di RS dr. Hasri Ainun Habibie? Berikut Jadwalnya

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – Untuk mengetahui kesehatan kehamilan anda, segera konsultasikan ke Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan) di RS dr. Hasri Ainun Habibie Parepare

dr. Andi Cakra, Sp.OG,
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan)

Jadwal :
Selasa, Jum’at dan Sabtu
Pukul, 09.00 – 13.00 WITA

Melayani :
•Non BPJS (KK, KTP, Rujukan Khusus warga kota Parepare yang tidak memiliki BPJS)
•UMUM

Untuk layanan BPJS khusus poliklinik Obstetri dan Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan) Pihak RS sementara menunggu hasil Kredensialing dari BPJS.

Kepala Dinas Pendidikan Apresiasi Festival Tomaugi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Dinas Pendidikan Drs. Arifuddin Idris mengapresiasi Festival Tomaugi atau Pitungngesso Mabbicara Ugi yang digelar Ikatan Guru Bahasa Daerah. Hal tersebut di ungkapkan Arifuddin saat di hubungi tim liputan jelajah kota Selasa (22/02/22).

“Terkait Kegiatan festival tomaugi ini adalah sebuah kegiatan yang perlu diapresiasi. Ini bagian dari upaya melestarikan bahasa daerah Bugis sebagaimana yang disampaikan oleh bapak wali kota pada acara pembukaan festival tersebut sebelum bahwa ada pendapat ahli beberapa tahun ke depan ada beberapa bahasa daerah itu akan menjadi punah karena ketidakmampuan kita penggunaannya atau yang memiliki bahasa daerah tersebut untuk melestarikannya.”Jelas Arifuddin.

Lanjut Arifuddin, untuk melestarikannya sebagai institusi dinas pendidikan yang punya tupoksi dalam menyelenggarakan pendidikan, tentunya sasarannya adalah bagaimana terciptanya cinta bahasa daerah Bugis pada anak-anak peserta didik. Oleh sebab itu ada dua hal yang memang perlu menjadi perhatian.

“Yang pertama adalah perlunya ada regulasi yang mengatur tentang pembelajaran ini agar secara terintegrasi dan mekanisme para sekolah akan mencarikan ruang untuk pembelajaran bahasa daerah Bugis. Yang kedua adalah tuntutan bagi para guru bahasa daerah Bugis untuk melakukan inovasi inovasi pembelajaran bukan sekedar lagi membaca ka ga ngangka tapi bagaimana bisa anak-anak membuat sesuatu metode pembelajaran yang bisa memberi nilai tambah.” Terang Arifuddin.

Tambah Kadis Pendidikan tesebut, dirinya melihat beberapa daerah yang punya bahasa daerah seperti solo atau daerah Jawa sana itu mencoba membuat karya karya hasil karya prakarya siswa yaitu dalam bentuk tulisan yang berdasarkan bahasa daerahnya kita juga.

“Ada istilah elong pugi kalau misalnya di dunia tulisan indah arab biasa di sebut kaligrafi kita bisa saja ada inovasi bahasa daerah itu mulai inovasikan dalam bentuk kaligrafi dengan memanfaatkan teknologi. Saya sangat mendukung kemarin adanya sebuah penulisan digital menggunakan bahasa daerah Bugis ini sebuah kemajuan besar. Nah tinggal bagaimana seorang guru berbuat sesuatu yang inovatif sehingga persoalannya anak-anak bukan sekedar dipaksa belajar tapi dipaksa untuk mencintai bahasa daerah Bugis itu akhirnya secara perlahan mereka dapat mencintai bahasa bugisnya sehingga mempertahankan ketindak lanjut. Saya ucapkan sukses buat festival ini semoga kedepannya akan memberikan harapan harapan untuk perkembangan bahasa daerah Bugis khususnya di |Parepare.” Tutup Arifuddin

Gandeng Pemuda Muhammadiyah, KPU Tingkatkan Sosialisasi Pendidikan Politik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Tingkatkan Sosialisasi Pendidikan Politik dan Pendidikan Pemilih Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kota Parepare melaksanakan MoU dengan Pemuda Muhammadiyah Kota Parepare yang dilaksanakan di ruang Media Centre KPU Kota Parepare Selasa, (22/02/22).

Ketua dan Anggota, serta jajaran sekertariat KPU Kota Parepare dan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Parepare hadir dalam kegiatan ini.

Ketua KPU Kota Parepare Hasruddin Husain pada tim liputan jelajah kota radio mesra parepare mengatakanada beberapa poin yang menjadi kesepakatan dalam kerja sama tersebut salah satunya adalah pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah kota Parepare menjadi bagian proses dalam pendidikan politik dan pendidikan politik demokrasi dan tahapan pemilu kedepan

“KPU kota Parepare melaksanakan penandatanganan kerjasama (MOU) dengan pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah Parepare. Ada beberapa poin yang menjadi kesepakatan dalam kerja sama tersebut, salah satunya adalah pimpinan daerah Pemuda Muhammadiyah kota Parepare menjadi bagian proses dalam pendidikan politik dan pendidikan demokrasi dan tahapan pemilu kedepan sudah tidak lama lagi akan berjalan.” Ungkap Hasruddin.

Lanjut Hasruddin, bukan hanya Pemuda Muhammadiyah sebelumnya KPU Parepare juga sudah melaksanakan kegiatan serupa dengan pihak-pihak lain yang memang tujuannya adalah bagaimana bisa membuat pola kemitraan seluas-luasnya kepada seluruh unsur-unsur yang ada di Parepare.

“Harapan kita sebelum masuk tahapan pemilu tahun 2024, KPU sudah menyiapkan sejak dini seperti apa desain desain pendidikan politik atau pendidikan pemilih di kota Parepare khususnya dengan sasaran pemilih pemula. Ini menjadi sasaran kenapa kami membuka bekerja sama dengan DPD pemuda Muhammadiyah, berharap bahwa pemilih pemula kedepan sudah mengetahui banyak informasi mengenai seperti apa konsep aturan atau desain pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024.” Terang Hasruddin

Bekerja Sama dengan Indomart, Dinas Perdagangan Kembali Salur 209 Dos Minyak Goreng

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Perdagangan (Disdag) terus berupaya menjaga kestabilan harga minyak goreng dan membuat masyarakat tidak panik.

Salah satunya dengan mengintensifkan Operasi Pasar Minyak Goreng HET Rp14 ribu per liter. Setelah Operasi Pasar menggandeng distributor di 22 Kelurahan, kemudian bersama Bulog di Pasar Rakyat Lakessi dan Pasar Rakyat Sumpang Minangae, kini kerja sama dengan ritel.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Parepare Prasetyo Catur pada tim liputan Jelajah Kota Radio Mesra Mengatakan bekerja sama dengan salah satu retail modern yang ada di kota Parepare yaitu PT Indofood Prismatama Tbk (Indomart) menyiapkan sebanyak 209 dos minyak goreng atau setara dengan 2508 liter

“Dinas perdagangan baru saja melaksanakan operasi pasar minyak goreng di dua titik. Pertama dilakukan di pasar wekkee pada pagi hari tadi. Dan titik kedua kami lakukan di pasar sumpang minangae pada siang hari tadi. Ini kegiatan ini kami bekerja sama dengan salah satu retail modern yang ada di kota Parepare yaitu PT indofood Prismatama yang bergerak di retail modern menyiapkan sebanyak 209 dos minyak goreng atau setara dengan 2508 liter. Jadi kemasan yang disiapkan adalah kemasan minyak goreng 2 liter dengan harga eceran tertinggi yaitu Rp. 14.000 per liter jadi kemasan tadi adalah 2 liter.” Kata Prasetyo

Lanjut Prasetyo, Disdag mempersilahkan membeli menebusnya dengan harga Rp. 28.000 atau 1 bungkus ini di bagi di dua tempat kecamatan bacukiki/barat yaitu dipasar wekkee dan sumpang minangae.

“Kami berharap kami upayakan lagi untuk melaksanakan operasi pasar ini di kecamatan kecamatan selanjutnya. Dan harapan Kami adalah bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atau tidak perlu membeli minyak goreng secara berlebihan cukup untuk keperluan rumah tangga saja. Dan kami berharap kegiatan operasi pasar selanjutnya kami harapan kami kepada masyarakat untuk tidak membeli secara double.” Jelas Prasetyo

Prasetyo Menambahkan karena itu pihaknya berharap bahwa operasi pasar ini menyentuh seluruh masyarakat dan masyarakat merasakan dampak dari operasi pasar ini

“Kami akan berupaya terus, kami memang diperintahkan oleh bapak wali kota untuk mencarikan solusi atas kelangkaan minyak goreng yang terjadi di kota Parepare. Beliau mengharapkan bahwa masyarakat tidak perlu panik, kami dinas perdagangan akan terus berupaya dan terus menggandeng distributor maupun retail modern yang ada di kota Parepare agar dapat memikirkan kelangkaan minyak goreng yang ada di kota Parepare.” Tutup Prasetyo.

Kerja sama dengan ritel PT Indomarco Prismatama Tbk (Indomart) ini menyasar Pasar Rakyat Wekkee, Kecamatan Bacukiki, dan Pasar Sumpang Minangae, Kecamatan Bacukiki Barat, Selasa, (22/02/22).

Ada 2.508 liter minyak goreng yang disiapkan untuk dua wilayah ini, dijual dengan harga Rp28 ribu per 2 liter (kemasan 2 liter), dan setiap warga maksimal hanya bisa membeli 2 liter.

Wali Kota Parepare Bersama Kepala Daerah se-Sulsel Ikuti Rakor Pimpinan Daerah Sulsel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe bersama seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan, mengikuti Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Sulsel yang dipimpin langsung Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa, (22/02/22).

Rapat koordinasi (Rakor) membahas tentang pelaksanaan percepatan vaksinasi di Sulsel. Menindaklanjuti Rakor tingkat Provinsi Sulsel itu, Wali Kota Taufan Pawe memimpin rapat bersama Forkopimda di ruang rapat Kantor Wali Kota Parepare, Rabu, (23/02/22)

Dalam rapat itu, disepakati percepatan vaksinasi di Parepare, yang kini sudah berada di angka 92,01 persen. “Bersama Forkopimda, kami membahas tentang percepatan vaksinasi di Parepare. Sehingga kita harapkan dapat mengatasi penyebaran Covid-19,” ungkap Taufan Pawe usai rapat.

Di Parepare, cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 105.735 dosis atau 92,01 persen, dan vaksin dosis kedua 75.649 atau 65,83 persen. Sementara vaksin dosis ketiga atau Booster telah mencapai sekitar 6 persen.

Di tingkat Provinsi Sulsel, Dinas Kesehatan Sulsel memaparkan, bahwa serangan gelombang ketiga Covid-19 (varian Omicron) dalam satu pekan terakhir dari 15 hingga 21 Februari 2022 terdapat 10.527 kasus. Angka ini telah melewati puncak gelombang kedua (varian Delta) pada Juli-Agustus 2021 (7 hari terakhir) dengan jumlah kasus 7.419.

Karena itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberikan arahan agar protokol kesehatan diperketat dan ditingkatkan demikian juga dengan percepatan vaksinasi. Vaksinasi dikhususkan pada kaum rentan, seperti Lansia dan anak, serta pelaksanaan vaksinasi Booster. Karena vaksin di Sulsel tersedia dengan cukup.

“Kita mau menyelesaikan vaksinasi untuk stok yang kita miliki. Kita melakukan percepatan untuk akselarasi,” kata Andi Sudirman.

Andi Sudirman juga menekankan agar koordinasi semakin ditingkatkan, demikian juga ketersedian fasilitas rumah sakit dan isolasi terpadu di seluruh daerah di Sulsel. (*)

Pengurus Pordi Parepare Resmi Di Kukuhkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pengurus Daerah Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Kota Parepare secara resmi dikukuhkan. Dengan begitu, kepengurusan Pordi Kota Parepare juga sudah resmi terbentuk. Kegiatan itu dilakukan di Hotel Kenari, Senin (21/02/22).

Ketua Pelaksana Pengukuhan Hasby pada awak media mengatakan Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan yang merupakan rangkaian dari pelantikan pengurus daerah persatuan olahraga domino Indonesia yang dilantik pada bulan Januari yang lalu.

“Dan pada hari ini akan dilaksanakan pengukuhan dan sekalian pelantikan pengurus kecamatan pordi sekota parepare ketua terpilih H. Hasrinato yang mengukuhkan dari propinsi pengurus pordi wilayah Sulawesi Selatan undangan kami sekitar 75 orang.” Kata Hasbi

Lanjut Hasbi, Pihaknya juga mengundang semua Pengurus kecamatan dan pengurus gardu supaya merapat untuk meramaikan kegiatan tersebut.

“Hari ini sekitar lebih 200 orang yang hadir, yang masuk ruangan cuma sekitar 80 orang berdasarkan prokes dan izin dari tim covid Parepare. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan dilakukan eksebisi antar pengurus kecamatan dimana tempat kan didua tempat, satu dijompie dan timurama untuk kecamatan bacukiki/barat di Timurana dilaksanakan pada tgl 13, disoreang kemarin tgl 11-12..” Jelas Hasbi

Ketua Pordi Kota Parepare terpilih H Surianto mengatakan, ia bersyukur atas terlaksananya pengukuhan itu. Dengan begitu, dirinya punya legitimasi untuk mengembangkan olahraga domino di Kota Parepare.

Kata H Surianto, ia bersedia menjadi ketua Pordi sebab dirinya memang penghobi domino. Selain itu, sambung dia, Domino adalah olahraga yang jujur.

Pada kegiatan itu, hadir Ketua Umum Pengurus Besar Pordi Indonesia, Andi Djamarro Dulung. Hadir Pula, Ketua Pordi Sulsel, Andi Baso Ryadi Mappasulle. Terlihat, sejumlah pengurus Pordi dari daerah tetangga juga hadir memerihakan Pengukuhan Pengurus Daerah Pordi Kota Parepare dan Pelantikan Pengurus Kecamatan Pordi Se-Kota Parepare Periode 2022-2026.(*)

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare