27.9 C
Pare-Pare
Minggu, November 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 630

Sekda Jabar: Wujudkan E-Office Pemda Provinsi Jawa Barat Lebih Aman dan Efektif

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja menghadiri Soft Launching Aplikasi SIDEBAR (Sistem Informasi Dokumen Elektronik Jawa Barat) versi mobile bersamaan dengan Webinar Sandikami Mania Series #27 di Jabar Command Center, Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (22/08/22).

Setiawan mengemukakan, Aplikasi SIDEBAR Mobile merupakan inovasi baru dari sekian banyak aplikasi yang telah diluncurkan terkait E-Office di lingkungan Pemda Provinsi Jabar. Aplikasi ini dipandang penting dari segi keamanan, efektif dan efisien bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Adapun urgensi dari penggunaan aplikasi ini dari segi layanan menjadi alat bantu yang dapat memfasilitasi proses persuratan yang digunakan seluruh ASN di Jabar. Sedangkan di level agreement dapat mempersingkat waktu dalam proses persuratan.

Fitur Menerima Dokumen berkaitan dengan menerima naskah-naskah dinas di Pemda Provinsi Jabar, sehingga ternotifikasi secara online. Tanda Tangan Elektronik merupakan fitur yang dapat mempermudah proses penandatanganan elektronik untuk setiap naskah dinas.

Disposisi dan Distribusi merupakan fitur untuk mendisposisikan dan mendistribusikan naskah dinas di lingkungan Pemda Provinsi Jabar dengan cepat, tepat, dan mudah.

Sedangkan Fitur Validasi Dokumen untuk mengecek keabsahan dokumen dengan cara memindai QR code.

“Mudah-mudahan ini dipahami oleh seluruh teman-teman ASN di Jawa Barat,  dan tolong admin dari seluruh perangkat daerah betul-betul bisa memahami dan menyosialisasikan literasi ini kepada teman-teman di perangkat daerah,” harap Setiawan.

“Fitur utama dalam SIDEBAR versi mobile ini menurut hemat kami lebih ringkas dan sangat user friendly,” tambahnya.

Setiawan berharap ke depan seluruh ASN di lingkungan Pemda Provinsi Jabar menggunakan aplikasi ini yang berujung pada transformasi digital ASN Pemda Provinsi Jabar.

Tujuannya agar ASN mampu mengirim dan menerima Nota Dinas di lingkungan internal perangkat daerah, maupun proses surat-menyurat antar perangkat daerah di lingkungan internal Pemda Provinsi Jabar.

Menurut Setiawan, penggunaan SIDEBAR Mobile ini akan mendukung sistem kerja Flexible Working Arrangement, proses pembuatan, penandatanganan dan distribusi/disposisi surat bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Ika Mardiah menuturkan terdapat 12 perangkat daerah atau biro yang menjadi target uji coba dari SIDEBAR Mobile sejak bulan April 2022. Hal ini dimaksudkan untuk mempercepat penerapan Tanda Tangan Naskah Dinas Elektronik (TNDE) terintegrasi.

Ia menambahkan pula manfaat Aplikasi SIDEBAR Mobile dalam keamanan informasi, di antaranya melindungi data dan informasi dokumen, menjamin keamanan dan integritas dokumen, serta melindungi dokumen dari tindakan manipulasi.

Manfaat lainnya, melindungi dokumen dari akses pihak yang tidak berwenang, meningkatkan tranparansi, file dapat dilacak dan statusnya diketahui setiap saat, serta lebih terjaga kerahasiaan dokumen. “Target pengguna untuk Mobile Apps SIDEBAR tentunya seluruh ASN atau pegawai di lingkungan Pemda  Provinsi Jawa Barat,” ujar Ika.

Tiga Langkah Pemda Provinsi Jabar Tangani DBD, Sosialisasi, bantuan obat-obatan, dan pengawasan

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM — Pemda Provinsi Jawa Barat mengutamakan tiga langkah terpadu, yakni pemahaman pada masyarakat (sosialisasi), pemberian bantuan obat-obatan, serta pengawasan, dalam mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dalam sosialisasi “Wujudkan Indonesia Bebas dari DBD” bersama Enesis Group dan kompas.com di Kiara Artha Park, Kota Bandung, Senin (22/08/22).

“Untuk mengantisipasi berbagai penyakit, termasuk di dalamnya ada DBD, memberikan pemahaman dahulu kepada masyarakat. Setelah memberikan pemahaman, kemudian memberikan bantuan obat dan pengawasan,” kata Pak Uu –sapaan Uu Ruzhanul.

“Dasawisma itu adalah paling dekat dengan keluarga, ada 10 keluarga yang akan didampingi oleh Tim PKK Dasawisma ini,” ucap Atalia.

Selain itu, Atalia juga ingin menggalakkan kembali program Juru Pemantau Jentik (Jumantik), mulai dari lingkungan rumah masyarakat dan juga lingkungan sekolah-sekolah dasar.

“Penting sekali kader Jumantik digeliatkan kembali, bahkan SD-SD akan dimulai lagi gerakan jumantiknya, sehingga akan mampu untuk membantu wilayah sekitar minimal di lingkungan sekolah terhindar dari masalah DBD ini,” ucapnya.

Infrastruktur dan Aksesibilitas Dorong Pengembangan Pariwisata Garut Selatan

0

GARUT, RADIOMESRA. COM – Garut bagian selatan memiliki potensi pariwisata yang besar. Ada sejumlah destinasi wisata yang dapat menjadi unggulan, mulai dari Pantai Sayang Heulang, Santolo, Rancabuaya, Cijeruk, sampai Sancang.

Potensi tersebut harus dikembangkan dengan membenahi infrastruktur dan aksesibilitas. Apalagi, sektor pariwisata memiliki multiplier effect terhadap sektor-sektor lain sekaligus menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut Agus Ismail menuturkan, pengembangan destinasi di Jabar Selatan, khususnya Garut Selatan, membutuhkan perhatian yang cukup besar dari Pemda Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

“Kita berharap apa yang telah menjadi komitmen bersama kita, baik itu Pemerintah Kabupaten Garut dan Provinsi Jawa Barat termasuk juga Pemerintah Pusat terkait implementasi Perpres Nomor 87 Tahun 2021 itu (tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Jabar Bagian Selatan) segera ditindaklanjuti,” kata Agus saat memantau persiapan Cycling de Jabar 2022 di Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut.

Agus mengatakan, Pemda Kabupaten Garut pun terus berupaya meningkatkan aksesibilitas yang merupakan poin penting dalam pegembangan wisata.

Dalam pegembangan destinasi wisata, menurut Agus, Pemda Kabupaten Garut juga melakukan kolaborasi dengan berbagai komunitas, seperti Kelompok Gerak Pariwisata dan Kelompok Sadar Wisata.

“Ini salah satu elemen dalam pengembangan wisata, karena mereka nantinya memberikan edukasi kepada masyarakat. Kontribusi masyarakat juga penting, bagaimana membangun keamanan dan kenyamanan,” ucapnya.

Agus berharap, peningkatan sektor pariwisata ini mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena sektor pariwisata dapat mendorong sektor-sektor lain, seperti UMKM dan pertanian, untuk terus berkembang.

Selain potensi wisata pantai,  kata Agus, di sepanjang garis pantai Kabupaten Garut yang mencapai 75 kilometer, terdapat destinasi wisata lain seperti curug, situ, serta wisata alam lainnya.

“Panjang pantai 75 kilometer dari Kab. Cianjur (Cidaun) hingga Kab. Tasik (Cibalong), tujuh kecamatan perbatasan dengan pantai, punya potensi yang luar bisa, kita kembangkan juga desa wisata,” ucapnya.

“Kita banyak akses ke selatan, bagaimana untuk mendorong wisata ke Jabar Selatan, perlunya infrastruktur, aksesibilitas, rawan bencana, perlunya perhatikan kondisi lingkungan. Ini tantangan kembangkan pariwisata Garut Selatan,” imbuhnya.

Ranperda Parepare Tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) Disahkan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Parepare tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) disahkan menjadi Peraturan Daerah Kota Parepare dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Parepare yang di pimpin wakil ketua 1 H. Tasming Hamid di Ruang Rapat Paripurna, Senin (22/8/2022).

Menurut Tasming, Penetapan perda Kota Layak Anak (KLA) Pemkot segera dapat menindaklanjuti dengan menerbitkan perwalinya dan semua stakeholder bisa terlibat di dalamnya.

“Tadi sudah ditetapkan Perda penyelenggaraan kla kota layak anak tentu kita berharap apa yang DPRD lakukan ini eksekutif bisa menindaklanjuti dengan perwalinya dan semua stakeholder bisa terlibat di dalamnya kita berharap dengan adanya Perda ini tadi sudah disampaikan ke pak wali bagaimana perlindungan terhadap anak bagaimana pelayanan terhadap anak bisa maksimal tentunya yang menjadi prioritas mungkin anak-anak yang ada di lampu merah itu bisa diterbitkan itu sudah menjadi tugas kita di DPRD tugas semua stakeholder bagaimana anak-anak mendapat perhatian yang layak.” Jelas Tasming.

Sementara, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe memaparkan, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dewan yang terhormat, lebih khusus kepada masing-masing ketua dan anggota yang telah bekerja secara maksimal untuk pembahasan Ranperda ini.

Taufan memaparkan, Ranperda ini diperlukan sebagai upaya bersama antara pemerintah daerah, orang tua, keluarga, masyarakat dan dunia usaha untuk menjamin pemenuhan hak anak. Dengan adanya regulasi daerah ini, kata dia, akan memberikan legalitas dan kekuatan hukum dalam menjamin, melindungi, dan memenuhi hak-hak anak, agar dapat hidup tumbuh berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan hak-hak yang dan martabat kemanusiaan.

Menunggu keputusan Definitif, Pimpinan Sidang di Embang Tasming Hamid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Muda Partai Nasdem sementara waktu menjadi pimpinan sidang di DPRD kota Parepare. Amanah tersebut sementara di embang H.Tasming pasca wafatnya ketua DPRD Hj. Andi Nurhatina Tipu Pada Kamis (18/08/22) lalu.

“Ketika misalnya ketua DPRD berhalangan tentu yang ditugaskan wakilnya ketua yang ada terkait musibah ibu Ketua meninggal dunia DPRD mengatur pasal 27 ayat 2 disebutkan disebutkan bahwa pimpinan DPRD berhenti dari jabatan sebelum berakhir masa jabatannya karena satu meninggal dunia mengundurkan diri sebagai ketua DPRD dan seterusnya disebutkan juga bahwa dalam hal salah seorang pimpinan DPRD berhenti dari jabatan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 anggota lainnya menetapkan salah satu diantara pimpinan untuk melaksanakan tugas sebagai pimpinan yang berhenti sampai ditetapkan pimpinan DPRD definitif.” Jelas Tasming.

Lanjut Wakil ketua 1 DPRD kota Parepare ini, artinya tadi dirinya sudah rapat dengan wakil ketua terkait masalah jabatan pasal yang ada ditatib dan dengan meninggalnya ketua tentu secara otomatis wakil ketua 1 melaksanakan tugas pimpinan yang ada sampai ada definitif yang ditetapkan.

“Defintif disini banyak prosesnya khususnya partai yang mempunyai hak untuk menjadi ketua DPRD menyurat ke DPRD ditindaklanjuti sampai ke gubernur untuk diberikan. kemudian dilantik kalau terkait kapan suratnya masuk itu tidak ada tapi ketika suratnya masuk ke DPRD itu mempunyai jadwal waktu dalam aturan jadwal yang ditetapkan tapi untuk menunggu kapan di anggaplah partai Golkar kami menunggu surat dari partai Golkar untuk rapat tetap berjalan ada wakil ketua.” Terang Tasmin.

 

Penguatan Inovasi Daerah, Pemkot Parepare Hadirkan Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta

0

PAREPARE, RDAIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare terus mendorong penguatan inovasi daerah. Dengan meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), diharapkan penguatan inovasi daerah di lingkup Pemkot Parepare, dapat tercapai.

Mendorong peningkatan kapasitas ASN itu, Pemkot Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar diseminasi dengan tema Inovasi Pengembangan Daerah Dalam Dinamika Politik 2024 menghadirkan narasumber Prof Nurliah Nurdin MA, Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta.

Diseminasi berlangsung di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Jumat, (19/08/22) yang dibuka resmi Sekda Kota Parepare, H Iwan Asaad mewakili Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe. Hadir Staf Ahli, para Asisten, Kepala SKPD, Kabag Setdako, Lurah, dan para ASN Pemkot Parepare yang menjadi peserta.

Dalam sambutannya, Sekda Iwan Asaad mengulas tentang birokrasi dan pelayanan. “Konsep kita menghadirkan birokrasi berkelas dunia. Jadi model birokrasi ke depan tidak lagi meminta dilayani tapi harus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ingat Iwan.

Iwan menganalogikan pelayanan sebagai sebuah perusahaan, dan masyarakat berposisi sebagai pemiliknya (owner). “Kalau itu perusahaan, maka masyarakat berposisi sebagai ownernya. Kalau dia owner maka dia berposisi terhormat, dan kita bekerja bagaimana membuat owner senang,” ulas mantan Kepala Bappeda Parepare ini.

Sementara Prof Nurliah Nurdin mengulas tentang inovasi pembangunan daerah dalam desentralisasi kewenangan dan dinamika politik 2024.

Nurliah memaparkan tentang inovasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. “Memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas merupakan salah satu agenda pembangunan RPJMN IV 2020 2024,” kata Nurliah.

Nurliah mengemukakan, peningkatan inovasi dan kualitas investasi merupakan modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan mensejahterakan secara adil dan merata.

Dia memberikan gambaran tentang Indeks Inovasi Indonesia 2021. Peningkatan Global Innovation Index (GII) Indonesia pada 2021 adalah 87 dari 132 negara. Kemudian Indonesia menempati peringkat ke-27 dari 34 negara kelompok berpenghasilan menengah ke atas. Dan Indonesia menempati peringkat ke-14 dari 17 ekonomi di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Oseania.

Tantangan ke depan, kata Nurliah, adalah desentralisasi kewenangan dan dinamika politik pada 2024. Dia memberikan data, bahwa jelang Pilkada 2024, ada 271 kepala daerah mengakhiri masa jabatannya.

Pada 2022, ada 7 Gubernur, 76 Bupati, 18 Wali Kota, dan pada 2023 ada 17 Gubernur, 115 Bupati, dan 38 Wali Kota selesai bertugas.

Berdasarkan UU No10 Tahun 2016, untuk mengisi kekosongan jabatan Gubernur diangkat Penjabat Gubernur yang berasal dari Pimpinan Tinggi Madya, sampai dengan pelantikan Gubernur, dan Bupati atau Wali Kota diangkat Penjabat Bupati atau Wali Kota yang berasal dari Pimpinan Tinggi Pratama sampai dengan pelantikan Bupati Wali Kota, sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan undangan.

Karena itu, Nurliah mengulas pentingnya Good Governance (pemerintahan yang baik). “Good Governance menghendaki adanya kepemimpinan yang bersih dan proporsional sebagai kepada daerah secara berkesinambungan sehingga tujuan dari desentralisasi bisa tercapai. Namun dalam implementasinya Indonesia belum mencapai idealitas Good Governance, karena masih banyak terjadi penyimpangan kekuasaan, kasus korupsi yang dilakukan penjabat daerah yang justru merupakan elite daerah,” ungkap Nurliah.

Nurliah mengingatkan tentang dinamika politik 2024, yakni pergantian penjabat Gubernur dan Bupati Wali Kota. “Itu merupakan salah satu bentuk resentralisasi kepala daerah yang menambah regresi demokrasi di Indonesia, dan dapat berpotensi membuat kepala daerah berlaku tidak imparsial terhadap kekuatan politik atau oligarki politik baik di pusat maupun daerah,” tandas Nurliah.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Dorong Kepala Desa Melek Digital

0

GARUT, RADIOMESRA. COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, konsep tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia bisa terwujud kalau para kepala desanya melek digital.

Kepala desa berperan penting dalam meningkatkan ekonomi warganya melalui inovasi digital.

“Konsep ini bisa berjalan dengan cara kadesnya harus melek digital untuk dapat menggerakan ekonomi melalui inovasi teknologi,” kata Ridwan Kamil saat meresmikan Kantor Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Garut, Senin (22/8/2022).

Kang Emil, sapaan akrabnya, mencontohkan, inovasi budi daya ikan lele, e-fishery di Indramayu, yang berhasil meningkatkan penghasilan peternak lele tak lepas dari peran kades yang paham digital dan menangkap peluang ekonomi.

Menurutnya, desa adalah masa depan, tapi syaratnya menguasai digital. Ia pun kembali mencontohkan, produk sabun cuci _Mencrang_ , yang dijual warga desa secara online membuat omset meningkat hingga puluhan juta rupiah per bulan.

“Warga desa sekarang jualannya harus online, termasuk produk-produk pertanian yang terbukti hasilnya meningkat,” ungkap Kang Emil.

Sebelum disrupsi digital, konsep tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia sulit diwujudkan. Arus urbanisasi pun sulit ditekan karena warga desa menganggap, dari sisi pendapatan dengan tinggal di kota lebih baik dibandingkan di desa.

“Sebelum disrupsi digital konsep tersebut sulit diwujudkan, maka banyak yang hijrah karena menganggap hidup di kota lebih baik,” ujar Kang Emil.

Namun di era digital saat ini, konsep tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia relevan dan mudah dilakukan. Apalagi warga desa kini umumnya juga memiliki telepon pintar yang bisa dijadikan alat berjualan.

“HP (handphone) itu sekarang bukan alat komunikasi saja, melainkan sudah menjadi alat produksi, asal ada kemauan dan dukungan dari kadesnya,” tutur Kang Emil.

Selepas acara peresmian Kantor Desa Cinta, Kang Emil bersama Bupati Garut dan Kapolda Jabar menyerahkan ratusan paket sembako kepada anak yatim dan jompo se-Kecamatan Karangtengah.

RS dr. Hasri Ainun Habibie Parepare Gelar Apel Pagi Sekaligus Serahkan Hadiah Agustusan

0

PAREPARE, RADIOMESRA.COM – RS. dr. Hasri Ainun Habibie Parepare menggelar Apel Pagi yang dirangkaikan dengan Penyerahan hadiah lomba 17 Agustus Lingkup RS. dr. Hasri Ainun Habibie, Senin (22/08/22).

Apel pagi tersebut dipimpin oleh Abd. Risal, S.Kep.Ns,M.Kep. (Kepala Bagian SDM), dan diikuti oleh manajemen dan personalia RS. dr. Hasri Ainun Habibie.

Abd. Risal dalam sambutannya menekankan pentingnya pelayanan bagi pasien baik itu pasien rawat jalan maupun pasien rawat inap.
“Mari kita bersama meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat khususnya pelayanan kepada pasien, hal ini sesuai dengan arahan Wali Kota Parepare yang berkeinginan agar fasilitas kesehatan bisa memberikan pelayanan terbaik,” Ucap Abd. Risal.
Setelah Apel Pagi, juga dilaksanakan penyerahan hadiah lomba Agustusan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI yang berlangsung meriah.

Rektor Unhas Silaturahmi dengan Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Bahas ITBH Hingga PSM

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Jamaluddin Jompa, berserta jajarannya menemui Wali Kota Parepare Taufan Pawe (TP). Silaturahmi ini berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Ahad, (21/08/22).

Jamaluddin Jompa didampingi pejabat teras Unhas diantaranya Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Muhammad Ruslin, Wakil Rektor Bidang Perencanaan Pengembangan dan Keuangan Prof Subehan, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia Alumni dan Sistem Informasi Prof Farida Patittingi, dan Kepala Kantor Sekrerariat Rektor Sawedi Muhammad.

Jamaluddin Jompa mengapresiasi upaya Taufan Pawe dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kota Parepare. Salah satunya mengambil peluang saat PSM Kota Makassar mencari markas di Sulsel.

“Kita tidak pernah menyangka PSM Makassar bisa bermarkas di Kota Parepare. Disinilah letak visioner seorang Taufan Pawe. Bukan hanya mengobati kerinduan pecinta sepak bola, tetapi ada efek ekonomi yang bisa mensejahterakan masyarakat,” kata Jamaluddin Lopa.

Tak hanya itu, lanjut Jamaluddin Lopa, di bidang pendidikan, TP mampu melahirkan Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITBH) di Kota Parepare.

“Ini adalah perguruan tinggi negeri ikonik yang mengangkat nama Parepare dan Provinsi Sulsel ke tingkat nasional,” katanya.

Sementara Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengaku terhormat atas kunjungan Rektor Unhas Jamaluddin Jompa beserta jajarannya.

“Ini kehormatan besar bagi saya dikunjungi mahaguru terpelajar kita. Alhamdulilah banyak pencerahan kita dapatkan hari ini,” katanya.

Ketua Golkar Sulsel itu menjelaskan, memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kota Parepare merupakan penerapan salah satu tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat.

“Kota Parepare tidak memiliki sumber daya alam yang memadai. Sehingga memajukan daerah ini harus melalui industri jasa diantaranya di bidang pelayanan kesehatan, pendidikan dan kepariwisataan,” pungkasnya.

Pelatih PSM Makassar Kritisi Kinerja Wasit

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares dan pelatih Arema, Eduardo Almeida ternyata sepakat kritisi kinerja wasit. Laga PSM Makassar vs Arema di Liga 1 2022-2023 Pekan 5, Sabtu (20/08/22) sore kebetulan dipimpin oleh Heru Cahyono.

Meski timnya menang 1-0 lewat gol penalti Yuran Fernandes, Tavares terang-terangan menyebut Heru terlalu mudah memberikan kuning kepada PSM. Faktanya, cuma ada dua kartu kuning untuk PSM, termasuk satu untuknya sendiri, sedangkan Arema menerima tiga kartu kuning.

“Menyampaikan bahwa lebih mudah untuk memberikan kartu kuning kepada pelatih daripada pelanggaran yang terjadi berulang-ulang kali dipertandingan pelanggaran berulang kali dari tim lawan ada yang main  siku injak kaki tapi ini baru terjadi di kandang pertandingan kami melawan Arema Persija dia mengatakan Baru kali ini diberikan kartu merah kartu kuning kita lihat apa yang terjadi di lapangan ini yang perlu disampaikan kepada mereka mungkin wasit yang ada di lapangan tidak melihat sebelum kejadian yang ada tapi asisten wasit bisa membantu dia untuk memberi tahu apa yang terjadi di lapangan terkait.” Kata Tavares.

Menurut pengakuannya, kartu kuning yang didapat Tavares di menit 51 itu merupakan kartu kuning pertama sepanjang karier kepelatihannya. Tavares mengajak semuanya membayangkan bagaimana emosinya menjadi dirinya di tepi lapangan

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare