26.1 C
Pare-Pare
Senin, November 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 625

Umpar Segera Tarik Peserta KKN angkatan yang ke-24 Enrekang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Jika tak ada aral melintang, Peserta KKN Universitas Muhammadiyah Parpare akan berakhir. Pihak kampus secara resmi menarik seluruh peserta KKN Sabtu, (03/09/22)

Dosen Pembimbing Kecamatan Curio DR. Ibrahim Fattah pada tim liputan Jelajah kota Radio Mesra Kamis (01/09/22) mengungkapkan Peserta KKN dari mahasiswa universitas Muhammadiyah Parepare untuk tahun ini adalah sudah angkatan yang ke-24.

“Peserta KKN dari mahasiswa universitas Muhammadiyah Parepare untuk tahun ini adalah sudah angkatan yang ke-24. Selama masa covid pada covid KKN belum dilakukan secara terbuka atau tatap langsung seperti saat ini yang diikuti secara jumlah banyak, sedangkan tahun lalu jumlahnya terbatas dan tidak banyak aktivitas yang dilakukan. Namun untuk tahun ini angkatan ke 24, kegiatannya semakin banyak dan apalagi bertepatan dengan momentum menjelang 17 Agustus sampai pasca 17 Agustus.” Kata Direktur LP2EM ini.

Lanjut Dekan Fakultas Hukum UM Parepare, kegiatan yang difasilitasi oleh peserta KKN Umpar itu betul-betul banyak melibatkan masyarakat untuk terlibat dalam momentum hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke 77. Beberapa kegiatan diantaranya dilakukan adalah lomba-lomba olahraga, seni dan seterusnya.

“Jumlah peserta KKN dari universitas Muhammadiyah Parepare tahun ini khususnya di kecamatan curio sebanyak 86 orang, yang terdiri dari perempuan 45 orang, sedang ada laki-laki 41 orang. Peserta ini tersebar di 14 program studi. Untuk penempatan peserta KKN di kecamatan curio disebar di 11 desa. Semoga dengan penempatan KKN tahun ini mahasiswa yang mengikuti KKN di kecamatan Curio kabupaten Enrekang memberikan kontribusi positif untuk pengembangan masyarakat dalam upaya untuk bagaimana mencerahkan masyarakat di berbagai bidang.” Harap Ibrahim.

KPU Parepare Tetapkan Pemilh Periode Bulan Agustus 2022 Sebanyak 97.792 Pemilih

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare melaksanakan kegiatan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Bulan Agustus Tahun 2022 bertempat di Media Center KPU Kota Parepare pada Hari Kamis, (01/09/22).

Rapat Pleno dibuka oleh Ketua KPU Kota Parepare Hasruddin Husain. Kegiatan ini bersifat internal yang dihadiri oleh seluruh Anggota dan Sekretaris serta para Kepala Sub Bagian dalam lingkup KPU Kota Parepare.

Anggota KPU Kota Parepare Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Mursalin Muslimin pada sesi pemaparan menyampaikan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Periode Bulan Agustus 2022 sebanyak 97.792  Pemilih dengan rincian Pemilih Laki-laki 47.067 Pemilihdan Pemilih Perempuan sebanyak 50.725  yang tersebar di 4 (empat) kecamatan pada 22 (dua puluh dua) kelurahan.

“bila di perhatikan Jumlah data pemilih periode bulan Agustus jika dibandingkan dengan jumlah data pemilih pada periode sebelumnya yaitu bulan juli, kita melihat terjadi penurunan jumlah data pemilih sebanyak 762 pemilih dimana pada bulan Juli lalu, jumlahnya sebanyak 98.484 berkurang 762 pemilih menjadi 97.792 pada pemutahiran data berkelanjutan periode agustus 2022. Jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 762 orang pemilih ini Merupakan akumulasi dari jumlah 109 pemilih pindah keluar 648 pemilih meninggal dunia 5 pemilihan ditemukan ganda.” Terang Mursalin

Lanjut Mursalin, pemilih baru yang berjumlah 70 merupakan pemilih pemula yang baru akan menggunakan hak konstitusinya sebagai warga negara pada pemilu 2024 jumlah pemilih berkebutuhan khusus yang terdistribusi ke dalam data pemilih berkelanjutan periode Agustus 306 pemilih terdiri dari disabilitas fisik 109 disabilitas intelektual 58 dan distabilitas mental 69 pemilih.

“Jalau kita kelompokkan jumlah pemilih pada periode Agustus 2022 berdasarkan usia, kita temukan jumlah berdasarkan klasifikasi tersebut. Pemilih untuk kelompok usia kurang dari 17-20 tahun pemilih milinieal sebanyak 3006 pemilih, 21-30 tahun sebanyak 25.392 pemilih, usia 31 – 40 tahun sebanyak 22.035 pemilih, usia 41- 50 tahun sebanyak 19.727 pemilih, usia 51- 60 tahun sebanyak 14.797 pemilih, usia 61 sampai 70 tahun 8.065 pemilih, dan 70 tahun ke atas sebanyak 40.770 pemilih. Itulah  pemilih berdasarkan pengelompokannnya sehingga tercatat pada periode Agustus ini 97.792 pemilih.” Jelas Mursalin.

Lanjut Mursalin, Semua perubahan data yang ditetapkan dalam Rapat Pleno telah melalui proses verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual (bila diperlukan) serta telah dikoordinasikan dengan instansi terkait yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya (PerDatIn)

Parepare Menuju Kota Smart City, Dishub Parepare Terapkan Transaksi Non Tunai

0

PAREPARE, RADIOMESR. COM — Dinas perhubungan Melalui UPTD Parkir kota parepare menggelar sosialisasi penerapan pembayaran parkir melalui Qris di beberapa tempat di kota parepare, Rabu (31/08/22).

Penerapan via Qris ini bekerjasama dengan Bank BPD Parepare. Dengan adanya layanan ini sistem pembayaran parkir ini dapat memudahkan masyarakat parepare.

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh kepala Dinas Perhubungan Kota Parepare. Sosialisasi ini dilakukan kepada para pengguna jasa parkir serta para jukir di beberapa titik kota parepare.

Kepala Dinas Perhubungan kota Parepare HM. Iskandar Nusu pada tim liputan Jelajah kota Radio Mesra Mengungkapkan pemasangan barcode Qris sementara kepada pengguna jasa parkir di dua tempat yaitu Rumah Sakit Umum Andi Makkasau dan Pasar Lakessi.

“Terkait dengan parkiran kami dinas perhubungan melalui UPTD parkir, dalam melaksanakan kegiatan. Jadi pemasangan barkode Qiris kepada pengguna jasa parkir di dua tempat yaitu Rumah Sakit Umum Andi Makkasau dan Pasar Lakessi. Kami dinas perhubungan bekerja sama dengan bank Sulselbar, sekarang ini sudah di era digitalisasi, jadi salah satu alat pembayaran itu bisa dilaksanakan secara non tunai. Jadi ini memudahkan warga bukan saja dia memiliki pembayaran itu bisa melalui uang elektronik atau dompet digital seperti opo, gopay, dana dan sebagainya.” Kata Iskandar.

Lanjut mantan Camat Bacukiki ini, penggunaan Qris merupakan salah satu upaya Dinas Perhubungan untuk berupaya mengatasi terkait dengan pendapatan PAD di sektor perpakiran

“Jadi ini salah satu upaya juga dari kami dari dinas perhubungan untuk berupaya mengatasi terkait dengan pendapatan PAD di sektor perpakiran. kedepan Kita juga akan melaksanakan pembayaran metode ini di parkir tepi jalan umum. Kita akan berlanjut mudah-mudahan bisa membawa perubahan khususnya juga sikap perilaku anggota kami dan para jukir dilapangan.” Jelas Mantan PLT Diskominfo ini.

Pemkot Parepare Dorong seluruh OPD Lahirkan Inovasi Baru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemkot Parepare mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melahirkan inovasi baru. Hal itu ditekankan Wali Kota Parepare Taufan Pawe merespon inovasi yang digagas Disdukcapil kolaborasi Manajemen Rumah Sakit Andi Makkasau terkait penerbitan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) secara gratis. Kamis (1/9/2022).

Taufan Pawe juga mendorong OPD untuk memberikan pelayanan publik secara maksimal sesuai ekspektasi masyarakat. Taufan Pawe berkomitmen akan terus melahirkan inovasi yang memberikan manfaat terhadap masyarakat.

“Jadi kami Pemkot mendorong OPD melahirkan novasi baru. Kami apresiasi inovasi Disdukcapil kolaborasi RS Andi Makkasau terkait KIA dan Akta Kelahiran. Inovasi itu dirasakan langsung masyarakat,” terang Taufan Pawe,

Taufan Pawe mengemukakan, inovasi sudah menjadi kewajiban di seluruh jajaran Pemkot Parepare. Taufan Pawe mengaku, sejak tiga tahun lalu dirinya mencanangkan sebagai tahun inovasi. Jadi, setiap tahun dilakukan perlombaan inovasi terhadap 34 OPD Pemkot Parepare.

“Itulah karakter dan sifat dari kebijakan saya itu melekat untuk semua OPD. Outputnya bukan kali ini saja kita raih inovasi terbaik. Karena skala nasional kita juga sering raih. Karena inovasi itu menurut saya adalah langkah-langkah terobosan dan kerja responsif yang harus dilakukan demi menyejahterakan masyarakat,” tandas Wali Kota dua periode itu.

Diketahui, Kota Parepare menyabet predikat sebagai daerah dengan inovasi terbaik se-Sulsel pada penilaian penghargaan pembangunan daerah (PPD) 2021 lalu. PPD itu diselenggarakan oleh Bappenas yang difasilitasi Bapprlitbangda Sulsel. Hasil penilaian diumumkandalam musrenbang RKPD Pemprov Sulsel.

Penghargaan kala itu diserahkan langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman kepada Wali Kota Parepare, Taufan Pawe.

Mayors Retreat U20 Usai, Sekda Tegaskan Kolaborasi Harus Berlanjut

0

BOGOR, RADIOMESRA. COM — Pemda Provinsi Jawa Barat tuntas menunaikan keterlibatannya menjadi tuan rumah Mayors Retreat U20 di Kota Bogor. 44 perwakilan delegasi kota negara-negara G20 tampak terhibur dengan rangkaian acara yang disajikan oleh Pemda Provinsi Jabar selama Kamis (01/09/22).

Setelah diajak membuat kuliner khas asal Garut, dodol dan menikmati kopi Jabar, para delegasi dikenalkan lebih dekat dengan seni budaya asal Jabar di kawasan gedung heritage Keresidenan Bogor dan Creative Center Kota Bogor.

Dipimpin oleh tuan rumah Wali Kota Bogor Bima Arya, para delegasi diajak berkeliling Gedung 1908, kemudian mereka diajak menyaksikan kesenian Singa Depok dengan alunan alat musik Sunda. Tak hanya itu, para delegasi terhibur dengan atraksi kaulinan yang dilakoni anak-anak kecil yang menggemaskan bermain aneka kaulinan barudak Jabar dulu kala seperti ucing sumput, dodorongan pelepah pohon palem, momobilan, dan sasarungan orang sunat.

Tak hanya jadi penonton, beberapa delegasi tak menolak ketika mereka diajak bermain bakiak berkelompok. Bima Arya turut mengikuti perlombaan tradisional tersebut.

“That was fun for me, great,” ucap salah seorang delegasi. “Yeah good,” timpal yang lainnya.

Setelah diajak berinteraksi dengan Kaulinan, para delegasi menyaksikan pertunjukan wayang golek berbahasa Inggris dengan dalang Atep AS Hudaya dari Giri Komara. Kemudian mereka diajak mengenal industri kreatif asal Jabar di Creative Center Bogor. Rangkaian kegiatan Kamis dilanjutkan dengan mengunjungi Istana Bogor, berkeliling Kebun Raya Bogor dan ditutup dengan makan malam di sana.

“Terima kasih pada semua tamu yang sudah jauh-jauh bergabung pada event ini. Saya mengapresiasi dan juga terima kasih pada tim kami yang telah bekerja keras mulai dari persiapan sehingga bisa terlaksana sukses penuh antusias selama penyelenggaraan,” katanya.

“Saya harap  para tamu memiliki kenangan yang berkesan di Bogor ini (Jabar). Sedari pagi kita sudah menjalankan aneka aktivitas mulai dengan menjajaki kuliner khas Jabar, menyaksikan pertunjukan budaya dan seni serta mengunjungi pameran ekonomi kreatif di Jabar ini,” imbuhnya.

Di akhir seremoni, Setiawan mengatakan, seperti yang kerap Gubernur Jabar sampaikan, bahwa saat ini dunia menghadapi tiga disrupsi yaitu pandemi COVID-19, kemajuan 4.0 dan pemanasan global. Ketiga disrupsi tersebut harus dihadapi dengan berkolaborasi untuk mengatasi tantangan tersebut.

“Saya ingatkan, kita harus lanjutkan kolaborasi yang telah dilakukan selama U20 berlangsung, khususnya selama kebersamaan pada hari terakhir kegiatan. Dan tadi dari Afrika sudah mengisyaratkan akan ada kolaborasi nyata ke depannya,” ucap Setiawan.

Pada kesempatan tersebut, Setiawan pun memberikan ucapan selamat pada India yang akan menjadi tuan rumah U20 berikutnya.

Ridwan Kamil Jamu Para Delegasi Nikmati Udara Sejuk Bogor

0

BOGOR, RADIOMESRA. COM – Usai mengikuti U20 Mayors Summit di Jakarta, para wali kota anggota U20 disuguhi pengalaman menjalin keakraban ditemani udara sejuk Bogor dalam U20 Mayors Retreat, di Ciawi Kabupaten Bogor, Rabu (31/08/22) malam.

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil selaku Co-Chair U20 mengatakan, U20 Mayors Retreat merupakan momentum menjalin keintiman dan berbagi pengalaman para delegasi.

“U20 Mayors Retreat bertujuan memberikan kesempatan semua delegasi untuk menikmati berbagai pengalaman dan membangun keintiman setelah berdiskusi banyak di Jakarta terkait isu perkotaan,” ujar Gubernur, saat membuka Welcome Dinner U20 Mayors Retreat.

Para delegasi U20 terlihat juga menikmati suguhan seni budaya dan makanan khas Jawa Barat. Ridwan Kamil mengatakan, Indonesia pertama kalinya memegang Presidensi G20 yang menjadi kehormatan dan tanggung jawab secara global. Provinsi Jabar khususnya juga sangat bersyukur dipilih sebagai tuan rumah salah satu “side event:- nya yaitu U20 bersama DKI Jakarta.

“Jabar sangat bersyukur dan bangga dipilih sebagai Co-Chair untuk Urban 20 bersama DKI Jakarta,” ucapnya.

Dalam U20 Mayors Retreat di hadapan para delegasi, Ridwan Kamil menceritakan bahwa Jabar adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yakni hampir 50 juta jiwa. Dengan visi juara lahir batin melalui inovasi dan kolaborasi, Jabar akan selalu berkomitmen mendukung setiap inisiatif global khususnya isu perkotaan.

“Jabar akan selalu berusaha menghasilkan inisiatif untuk menyuarakan pembangunan berkelanjutan tidak hanya di tingkat regional atau nasional tapi juga ditingkat global,” tuturnya.

Kepala Biro Pemerintah dan Otonomi Daerah Setda  Pemda Provinsi Jabar Dodit Ardian Pancapana mengatakan, delegasi dari 38 kota anggota U20 akan menjalin potensi kemitraan lanjutan antar- stakeholders isu-isu perkotaan di Mayors Retreat ini.

“Para delegasi mendapat pengalaman di luar persidangan serta menjalin keakraban dan potensi kemitraan lanjutan antar- stakeholders isu-isu perkotaan,” kata Dodit.

Para delegasi juga akan mengunjungi Bogor Creative Center pada Kamis (1/9/2022) sebagai ruang publik untuk berekspresi dan berkarya bagi masyarakat.

“Sesuai dengan salah satu isu yang dibahas yaitu transformasi perkotaan yang terus tumbuh dengan menyajikan ruang publik untuk berekspresi, dan berkarya menjadi nilai ekonomi kreatif, mereka akan kami ajak mengunjungi Bogor Creative Center,” ucap Dodit

“Para delegasi juga akan menyusuri Kebun Raya Bogor yang merupakan perwujudan konservasi alam yang berdampingan dengan pembangunan sebuah kota,” imbuhnya

Dodit mengaku merasa bahagia bahwa Jawa Barat yang menjadi tuan rumah Mayors Retreat U20. Dan berharap kegiatan ini dapat menghasilkan ide terbaik untuk kemajuan kota-kota dunia, termasuk upaya penanganan perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Adapun tiga isu yang mengemuka pada U20 Mayor Summit antara lain kerja sama di bidang investasi kesehatan dan perumahan rakyat, mendorong transisi energi berkelanjutan, serta edukasi dan pelatihan tentang masa depan pekerjaan yang merata untuk semua.

Gubernur Ridwan Kamil Kunjungi Korban Kecelakaan Truk di Bekasi

0

BEKASI, RADIOMESRA. COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan belasungkawa atas peristiwa kecelakaan truk di depan SDN Kota Baru II dan III Kota Bekasi yang merenggut banyak korban jiwa.

Sehari setelah peristiwa nahas tersebut, Kamis (01/09/22), Ridwan Kamil langsung meninjau lokasi kejadian dan berbincang dengan Kepala Sekolah SDN Kota Baru II dan III. Gubernur juga sempat menjenguk korban luka yang dirawat di Rumah Sakit Ananda dan mengunjungi salah satu rumah korban yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Atas nama pribadi dan Pemda Provinsi Jabar saya menghaturkan rasa dukacita yang mendalam. Selain ke sini, tadi juga menengok korban yang dirawat di Rumah Sakit Ananda dan mengunjungi salah satu korban di rumahnya. Mudah-mudahan tidak terulang lagi kejadian seperti ini di kemudian hari,” ucap Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

Kang Emil mengatakan, kecelakaan tersebut mirip seperti kecelakaan truk di Cibubur beberapa waktu lalu yang juga merenggut banyak korban jiwa. Untuk itu, perlu evaluasi menyeluruh dari segala aspek.

Kang Emil mengaku sudah meminta Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek untuk membatasi jam operasional kendaraan besar yang melintasi daerah padat penduduk.

Adapun manajemen transportasi di ruas jalan yang melintasi SDN Kota Baru II dan III dari sisi kewenangannya diatur oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek. Kang Emil berharap badan pengelola secepatnya mengevaluasi manajemen transportasi khususnya di wilayah tersebut.

“Jalan itu pemiliknya beda-beda. Masyarakat tahunya hanya milik negara tapi kewenangannya itu tidak sesederhana itu. Kita sudah kirimkan surat ke badan pengelola selaku pemilik jalannya. Mudah-mudahan secepatnya direspons,” harap Kang Emil.

Pemda Provinsi Jabar juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian yaitu Polda Metro Jaya untuk memastikan tanggung jawab hukum kepada pihak yang bertanggung jawab.

“Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan tanggung jawab hukum berlaku kepada yang bersangkutan karena bagaimana pun korbannya sangat banyak,” kata Kang Emil.

Dalam peristiwa tersebut, sepuluh orang meninggal dunia dan 23 orang mengalami luka. Sejauh ini, PT Jasa Raharja sudah memberikan santunan kepada seluruh korban yang dirawat maupun meninggal dunia.

“Jasa Raharja sudah memberikan santunan dengan cepat, saya apresiasi, sehingga beban untuk yang meninggal dan dirawat itu bisa ditanggung oleh negara juga,” sebut Kang Emil.

Setelah berdiskusi dengan Kepala Sekolah SDN Kota Baru II dan III, disepakati bahwa akan ada perubahan pergerakan siswa yang datang maupun pulang sekolah. Siswa dan orang tua yang antar-jemput tidak akan lagi menggunakan pintu depan yang hampir menempel ke jalan raya, tetapi lewat pintu samping sekolah yang lebih aman.

“Saya tadi diskusi dengan para kepala sekolah, jangka pendeknya kita atur lalu lintas bergeraknya anak-anak ini supaya tidak langsung muncul ke jalan besar mungkin lewat jalan samping dulu, di-drop oleh orang tuanya di sana. Pokoknya diatur sedemikian rupa,” jelasnya.

Kang Emil mengungkapkan, tak sedikit sekolah di Kota Bekasi yang lokasinya cukup dekat ke jalan raya. Untuk itu diperlukan sistem yang dapat memonitor kedatangan dan kepulangan siswa.

“Bekasi ini padat sehingga sekolah-sekolah yang menempel jalan memang banyak, sehingga solusinya adalah membuat sistem walaupun berdekatan dengan jalan, tapi bisa memonitor kedatangan dan kepulangan siswa,” ujarnya.

Kang Emil juga akan merespons dengan cepat usulan para kepala sekolah yang ingin segera dibangun jembatan penyeberangan orang.

“Tadi ada usulan jembatan dan akan saya upayakan secepatnya,” ucap Kang Emil.

Dinkes Jabar Rutin Tes HIV pada Kelompok Rentan

0

BANDUNG, RADIOMESRA. COM — Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian serius kepada kelompok rentan tertular HIV/AIDS.

Populasi kunci yang jadi target yakni wanita penjaja seks (WPS), lelaki suka lelaki (LSL), waria, pengguna narkoba suntik (penasun), ibu hamil pasien TB, serta warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta orang dengan yang pasangannya positif HIV.

Setiap tahunnya, Dinkes Jabar memberikan fasilitas tes HIV kepada kelompok rentan tersebut, termasuk memfasilitasi pemberian pengobatan ARV kepada Orang dengan HIV/AIDS atau ODHA.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Nina Susana Dewi, perhatian serius diberikan karena setiap tahun selalu saja ditemukan laporan baru penderita HIV positif. Selain tindakan medis, kegiatan sosialisasi pencegahan juga terus dilakukan.

“Dinkes melalui fasilitas layanan kesehatan yang tersebar terus memberikan konseling dan tes HIV. Dilaksanakan di 1.289 fasilitas pelayanan kesehatan, di antaranya ada 153 lokasi pelayanan kesehatan yang memberikan pengobatan ARV,” ujar Nina Susana Dewi kepada Humas Jabar.

Menurut Nina, Dinkes Jabar telah mewajibkan ibu hamil trimester pertama yang mengunjungi faskes untuk melakukan pemeriksaan HIV/AIDS. Tes HIV atas inisiatif pemberi layanan kesehatan dan konseling (TIPK) kepada ibu hami untuk melakukan tes sifilis, HIV dan hepatitis B dalam rangka mencapai triple eliminasi di Jabar.

Permenkes RI No 21 Tahun 2013 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS mengamanatkan, pencegahan HIV dilakukan dengan skema ABCDE. Skema dimaksud adalah A (Abstinen) atau tidak berhubungan seksual sebelum menikah. B (Be Faithfull) atau setia pada satu pasangan seksual (menikah).

Jika A dan B tidak bisa, maka berjalan skema C (Condom) atau menggunakan pengaman dalam melakukan hubungan seks, karena kondom senjata untuk tidak tertular HIV dan IMS.

Skema D (Drug) atau tidak menggunakan obat- obatan terlarang/narkoba.  Pengunaan napza cenderung terpengaruh untuk melakukan hubungan seks dan penularan dari jarum suntik.

Skema E (Education), meningkatkan kemampuan pencegahan melalui edukasi termasuk mengobati IMS sedini mungkin.

Data Dinkes Jabar selama 2021, tercatat penambahan HIV positif sebanyak 5.444 orang. Sebanyak 4.165 orang kini rutin menjalani pengobatan.

Sementara semester pertama 2022 (Januari-Juni), tercatat penambahan kasus sebanyak 3.744 orang. Sebanyak 2.850 orang telah menjalani pengobatan rutin.

Tahun 2021, lima besar wilayah di Jabar mencatat penambahan kasus HIV positif yakni Kota Bandung (869), Kabupaten Bogor (429), Bekasi (390), Kota Bogor (388) dan Kabupaten Indramayu (353). Sementara selama Januari-Juni 2022, lima besarnya, Kota Bandung (410), Kabupaten Bogor (365), Kota Bekasi (365), Kabupaten Indramayu (252) dan Kabupaten Bekasi (217).

Selama tahun 2021 tes HIV dilaksanakan terhadap 576.155 orang, sementara selama Januari-Juni 2022, tes dilakukan kepada 341. 643 orang. Tes dilakukan di seluruh wilayah Jabar, dengan konsentrasi Kota/Kabupaten Bandung, Kota/Kabupaten Bogor, Cirebon, dan Kabupaten Garut.

Sehingga secara akumulatif, hingga Juni 2022, di Jabar tercatat penderita HIV Positif sebanyak 55.069 orang, sementara AIDS sebanyak 12.223 orang.

Karakteristik Penderita

Mengambil contoh sebaran penderita HIV selama semester pertama tahun 2022, penderita terbanyak pada rentang usia 25 – 49 tahun yakni hampir 70 persen (2.614). Usia 20 hingga 24 tahun sebanyak 18,4 persen (690), usia di atas 50 tahun sekitar 6 persen (229), remaja usia 15-19 tahun di urutan berikutnya 3,4 persen (126), dan sisanya anak/balita.

Lalu di mana mereka berada? Jika melihat dari data penderita mayoritas, usia 24 – 49 tahun, mereka terbanyak berada di wilayah kota besar.

Lima besar penderita HIV usia 25 – 49 tahun berada di antaranya di Kota Bandung (276), Kabupaten Bogor (270), Kota Bekasi (250), Kabupaten Indramayu (188), dan Bekasi (157).

Untuk AIDS, dari penambahan kasus positif 200 orang (data Januari-Juni 2022), di antaranya berlokasi di Kota Cirebon (61), Kota Bandung (52), Garut (35), Subang (24) dan Sukabumi (19), Ciamis (7), dan Kabupaten Bandung (2).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jabar Ryan Bayusantika Ristandi mengatakan, Kemenkes sudah mengalokasikan 425.808 buah kondom ke Jabar.

Pembagian kondom ke kabupaten/kota merupakan salah satu intervensi perubahan perilaku agar pencegahan HIV tidak meluas dan memutus mata rantai penularan, yang tadinya tidak menggunakan kondom jadi menggunakan kondom.

“Jadi kondom merupakan alternatif selanjutnya atau terakhir bila skema A dan B tidak dapat dilakukan sebagai pencegahan kecuali pada kasus tertentu tetap harus pakai kondom,” ujar Ryan.

Ridwan Kamil: Sekolah Swasta Turut Berperan Bangun Peradaban

0

BEKASI, RADIOMESRA. COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meresmikan operasional gedung Sekolah Dasar Akhyar International Islamic School, di komplek Greenview Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (01/09/22).

Gubernur mengapresiasi berdirinya sekolah swasta berbasis keagamaan ini karena kehadiran sekolah swasta turut mendukung peran pemerintah dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, membangun peradaban, khususnya sumber daya manusia bukan hanya tugas negara,  melainkan semua pihak yang mencintai kemanusiaan dan peradaban.

“Jadi tugas membangun peradaban, khususnya SDM bukan tugas negara saja, melainkan juga mereka yang mencintai kemanusiaan dan peradaban,” sebut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Kehadiran Akhyar International Islamic School diyakininya juga akan melahirkan SDM yang mampu bersaing di dunia global. SDM unggul imenjadi salah satu syarat terwujudnya Indonesia emas tahun 2045.

Delegasi U20 Nikmati Kuliner Jabar

0

BOGOR, RADIOMESRA. COM — Delegasi U20 menikmati kuliner dari Jabar dalam kegiatan dodol making dan coffee cupping yang merupakan rangkaian Mayors Retreat U20 di Kabupaten Bogor, Kamis (01/09/22).

Adapun kuliner yang tersaji dalam kegiatan tersebut yakni dodol dan kopi. Selain menikmati dua kuliner tersebut, para delegasi U20 pun diajak untuk mengetahui proses pembuatannya.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Jawa Barat Dodit Adrian Pancapana menuturkan, perpaduan dodol dan kopi merupakan representasi keberagaman Indonesia.

Salah satu delegasi dari Spanyol Juan Carlos De Castro menyatakan, dodol merupakan kuliner yang enak dan unik. Ia pun senang mencoba dodol untuk pertama kalinya.

“Saya menyukainya, (dodol) ini tidak terlalu manis, rasanya sangat pas. Di Spanyol, tidak ada makanan seperti ini,” ucapnya.

“Kami pernah ikut festival kopi Amsterdam, dan memang Kopi Gunung Batu seringkali disuguhkan dalam kegiatan-kegiatan internasional,” jelas Andika.

Delegasi dari Argentina Lucia Perelmuter yang turut serta dalam kegiatan coffee cupping sangat menyukai kopi robusta dari Gunung Batu Kabupaten Bogor.

“Ini sangat enak. Bagi saya, rasanya tidak jauh berbeda dari kopi Argentina, namun lebih asam sedikit,” tutur Lucia.

Setelah berkegiatan di Kabupaten Bogor, para delegasi berpindah ke Kota Bogor untuk mengunjungi Bogor Creative Center dan Kebun Raya Bogor.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare