25.6 C
Pare-Pare
Rabu, November 4, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 589

RSUD Andi Makkasau Parepare Ikuti Visitasi Izin Penyelenggaraan Dialisis Kemenkes

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau di Kota Parepare, mengikuti visitasi izin penyelenggaraan dialisis secara daring oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (09/03/23), di Aula RSUD Andi Makkasau. Kegiatan ini dihadiri Wakil Direktur Bidang Pelayanan, Ibrahim Kasim, mewakili Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, Renny Anggraeny Sari, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi, Mukarramah Hasan, serta beberapa staf dan pegawai.

Ditemui Awak Media usai kegiatan dr. Ibrahim mengungkapkan memang setiap 3-4 tahun itu dilakukan visitasi untuk pengajuan izin ulang di mana langsung dari kementerian melakukan visitasi terkait tentang kelayakan pelayanan.

“Kegiatan ini untuk verifikasi layanan hemodialisa HD rumah sakit Andi Makassau. Memang setiap 3-4 tahun itu dilakukan visitasi untuk pengajuan izin ulang, di mana langsung dari kementerian melakukan visitasi terkait tentang kelayakan pelayanan hemodalisa. Semuanya nanti akan dinilai, mulai dari bagaimana sarana dan prasarana, bagaimana sistem layanan hemodialisa, kemudian sumber daya manusia. Apakah memang sesuai dengan standar yang telah ada, itu semua nanti akan dinilai. Mulai dari layanan, UGD masuk ke unit ruangan Hemodialisa sampai pembuangan air itu menjadi penilian” Jelas Dr. Ibrahim.

Labih lanjut Ibrahim memaparkan profil dan sejarah pembentukan Unit Hemodialisis (HD) RSUD Andi Makkasau. Ia menjelaskan bahwa Unit HD berdiri berdasarkan peninjauan Tim Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri) dan mendapat Surat Izin Operasional dari Sub-Divisi Ginjal-Hipertensi Bagian Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) RS Wahidin Sudirohusodo Nomor: 210/GH/IV/2011 tentang Operasionalisasi Unit HD RSUD Andi Makkasau. Selanjutnya, fasilitas dan bimbingan teknis dari RS Wahidin Sudirohusodo ditingkatkan melalui perjanjian antara kedua instansi. Pelayanan dialisis pun dibuka untuk peserta Askes sosial dan umum pada tahun 2013 melalui kerja sama dengan PT B-Braun dalam penyediaan mesin HD bagi pasien peserta Askes.

Pada 2 Desember 2017, Unit HD di RSUD Andi Makkasau ditetapkan sebagai layanan unggulan. “Untuk memaksimalkan pelayanan Unit HD, layanan Lancar HD pun ditetapkan, yakni Layanan Antar Jemput Pasien Cuci Darah untuk area Parepare,” kata Ibrahim.

Ibrahim juga menyampaikan kondisi sumber daya manusia (SDM) dokter Unit HD, fasilitas, dan lainnya yang menunjang mutu pelayanan Unit HD secara paripurna.

PAM Tirta Karajae Bakal Tindak Tegas Pelanggan Menunggak Penuhi Kewajiban

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae bakal menindak tegas pelanggan yang menunggak pembayaran yang menjadi kewajibannya. Tindakan tegas itu berupa penyegelan meteran air bagi pelanggan dengan tunggakan lebih dari 2 Bulan. Itu disampaikan Direktur Pam Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong. Kamis (09/03/23).

AFJ akronim Andi Firdaus Jollong menjelaskan, kebijakan tegas tersebut untuk merubah pola pikir masyarakat agar lebih memprioritaskan pembayaran rekening air sebagai kebutuhan pokok.

“Kegiatan penyegelan kemarin itu 3 bulan toleransi, itu pun juga masih banyak yang menunggak, sehingga saya sampaikan di minggu lalu itu rapat dengan tim, kita mau satu bulan seperti PLN. Begitu satu bulan begitu tanggal 20 belum bayar tanggal 1 tagihan yang keluar, 3 hari setelah kita Surati belum membayar kami perketat. Kami supaya budayanya juga diubah, karena saya amati biasanya masyarakat ada uang tapi mungkin dianggap PDAM ini bukan skala prioritas yang mesti dibayar. Padahal mestinya juga menjadi skala prioritas untuk dibayar tepat waktu. Lanjut pelanggan supaya pemasukan PDAM ini tidak terganggu selama ini terganggu apalagi sudah menumpuk 1 tahun, susah lagi mereka membayar tapi kalau dipersingkat 2 bulan masih sangat terjangkau untuk mereka lunasi .” Jelas Firdaus.

Humas PAM Tirta Karajae Efendi Rasyid menjelaskan, upaya pendekatan kepelanggan agar mudah mengakses informasi besaran rekening bulanan agar menghindari keterlambatan bayar dengan melakukan scan barcode pada kalender.

Untuk memaksimalkan penyelesaian masalah tunggakan pelanggan, kata dia, PAM Tirta Karajae menggabungkan tiga Asisten Manajer (Asmen) yakni Asmen, Nrw, penagihan, baca meter, dan menambah tenaga lapangan dari 14 menjadi 20 orang.

Bappeda Parepare Jadi Narasumber International Women’s Day 2023, Dirangkai Pra Musrenbang Perempuan dan KRPPAI

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Zulkarnaen Nasrun menjadi narasumber dalam kegiatan International Women’s Day 2023 yang diadakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare di Balai Ainun Habibie, Parepare, Jumat, (10/03/23).

Selain Bappeda, narasumber lainnya dalam kegiatan ini adalah Plt Kepala Dinas P3A Parepare, Hj Amina Amin, Sriyanti Ambar selaku fasilitator, dan dari Gender Champions organisasi wanita. Sekertaris Bappeda Zulkarnaen Nasrun mengatakan Bapeda diundang menjadi nara sumber dalam pelaksanaan pra Musrenbang perempuan untuk tahun 2023 sekaligus ini adalah momen internasional womanday.

“Hadir di sini semua organisasi wanita se parepare, membicarakan terkait dengan kesiapan pelaksanaan musrembang perempuan nantinya. Kami menunggu jadwalnya dari Bu wali untuk dibuka nanti secara resmi. Banyak isu yang muncul di sini terkait dengan isu gender, inklusi, sosial anak dan perempuan dibahas disini. banyak Banyak kebutuhan-kebutuhan yang disampaikan, Saya kira ini momen yang sangat bagus untuk menyampaikan kebutuhan para perempuan di parepare. Yang membedakan di sini adalah karena pemerintah kota Parepare juga ada memberikan jawaban melalui pagu indikatif wilayah, menyiapkan anggaran 15% untuk inklusi sosial, tapi untuk itu ada  3 di dalamnya perempuan  ada anak-anak, disabilitas selain itu telah disiapkan nanti dibentuk tim perumus untuk menjawab nanti persoalan yang akan dibagi perbidang, ditujukan apakah di bidang infrastruktur sosial pendidikan dan kesehatan.” Jelas Zulkarnaen.

Kegiatan yang mengusung tema Perempuan, Inovasi dan Kesetaraan Gender Inklusi ini sekaligus menjadi Pra Musrenbang Perempuan Parepare dan persiapan pembentukan Kelurahan Ramah Perempuan Peduli Anak dan Inklusi (KRPPAI).

Kegiatan Pra Musrenbang Perempuan pun sudah menghasilkan beberapa usulan untuk menjadikan Parepare sebagai kota yang peduli dan ramah terhadap perempuan. Usulan itu datang dari ibu-ibu ketua organisasi perempuan dan ibu lurah yang sudah berkontribusi aktif dalam kegiatan ini.

Kolaborasi Unhas, Pemkot Parepare Beri Jaminan Keamanan Pangan Halal Bagi Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare menindaklanjuti MoU yang sudah terbangun dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk memberikan jaminan keamanan pangan yang halal dikonsumsi oleh masyarakat. Tindaklanjut kerja sama ini diperkuat dengan Sosialisasi Penerapan Sistem Jaminan Halal Pada Industri Pengolahan Pangan Asal Hewani Kota Parepare, yang berlangsung di Bappeda Parepare, Jumat, (10/03/23).

Kegiatan dihadiri Dosen Fakultas Peternakan Unhas, Dr Nahariah, dan Sekretaris Satgas Halal Kemenag Sulsel, Muh Nur, yang sekaligus menjadi narasumber. Turut hadir Sekretaris Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (PKP) Parepare, drh Nurdin yang menjadi narasumber tentang kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) atau Tempat Pemotongan Unggas (TPU) menuju penerapan sistem jaminan halal di Parepare.

Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun yang mewakili Plt Kepala Bappeda Parepare, Eko W Ariyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut MoU tentang produk halal antara Pemkot Parepare dengan Unhas. “Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kota Parepare bersama Unhas siap memberikan jaminan keamanan pangan yang halal dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Zulkarnaen.

Zulkarnaen mengungkapkan, sesuai konsep Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe, di area Masjid Terapung BJ Habibie akan dijadikan Kawasan Kuliner Halal Religius. Dan untuk saat ini, Parepare sudah memiliki kawasan kuliner halal percontohan yakni di Pare Beach City, Pantai Senggol.

Gayung bersambut. Nahariah dari Unhas menyatakan siap mengawal dan mendampingi Parepare menghadirkan produk pangan aman dan halal. “Dalam penerapan sistem jaminan halal pada industri pengolahan pangan asal hewani ini hulunya adalah peternakan. Karena itu, Unhas akan mengawal dan menemani,” tegas Nahariah.

Sementara Sekretaris Satgas Halal Kemenag Sulsel, Muh Nur mensosialisasikan tentang kebijakan sertifikasi halal di Indonesia. Dia mengingatkan pada 17 Oktober 2024, semua produk makanan harus bersertifikat halal. “Jika tidak memiliki sertifikat halal, akan dikenai sanksi mulai dari peringatan tertulis, denda, hingga penarikan produk dari peredaran,” ingat Nur.

Karena itu, dia mengajak kepada seluruh pelaku usaha mikro dan kecil untuk memanfaatkan program 1 juta Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) dari Kemenag tahun ini. Peserta dalam kegiatan ini di antaranya Dinas PKP Parepare yang turut menghadirkan Juru Sembeli Halal (JULEHA) di RPH/RPU dan TPU di pasar tradisional.

Kemudian Dinas Perdagangan Parepare yang mengikutkan pemilik jasa penggilingan daging, penjual daging sapi di pasar tradisional, pemilik lapak/penjual ayam di pasar tradisional, pemilik jasa/toko daging ayam maupun sapi. Hadir juga dari Dinas Tenaga Kerja Parepare dan Dinas Kesehatan Parepare.

Tim Penilai Lomba Inovasi Kota Parepare Ungkap Inovasi Disporapar Bisa Jadi Acuan SKPD Lain

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata terus tampil sebagai Satuan Perangkat Daerah (SKPD) yang produktif. Setelah pada tahun 2022 mengusung inovasi I’m Your, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kembali mengusung inovasi tahun 2023. Inovasi diberi nama Kantor Dewiku atau Kantor Destinasi Wisataku (Kantor Dewiku) merupakan wujud dari inovasi yang menyulap kantor yang berada di Jalan Beringin ini menjadi berbasis destinasi wisata.

Tim Penilai Lomba Inovasi Kota Parepare Dari LAN Makassar, Erman Fahruddin mengungkapkan inovasi yang dihadirkan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare, bisa menjadi acuan semua SKPD yang ada di Kota Parepare.

“Kantor dewiku ini (destinasi wisataku) kami sudah mengecek semua mulai dari yang di depan ada tempat diskusi, gazebo, videotron bisa nonton bersama, ada tempat berkarya bagi pemuda-pemuda kreatif dan dilengkapi dengan ketersediaan jajanan dari UMKM yang dimanfaatkan oleh dinas pariwisata kota Parepare Ini. Saya kira sesuai dengan apa yang disampaikan pada saat presentasi pemaparan di Makassar kemarin, mengenai menjadikan kantor itu sebagai destinasi wisata begini adanya, Para ASN ini sangat menikmati keberadaan kantor seperti ini seakan-akan dia sehari-harinya berwisata secara tidak langsung, nongkrong, sambil diskusi mungkin bukan lagi di ruang rapat tertutup, tapi di ruang terbuka tersedia juga langsung pesanan antar untuk snack dan minuman, sudah disiapkan dari UMKM, di sini juga ada semacam papan catur yang sudah dibuat menjadi tempat teman-teman menikmati/refreshing jika ada kejenuhan dalam bekerja.’ Jelas Erman

Kepala dinas Pemuda dan Olahraga (Disporarpar) kota Parepare Amatin Agung Hamka mengungkapkan, inovasi ini muncul dari pemikiran sederhana sekaitan dengan budaya kerja organisasi dinas pariwisata olahraga di mana awalnya lebih banyak di luar kantor kondisi kantor yang kurang ramai.

“Sebenarnya inovasi ini muncul dari pemikiran sederhana kami, keterkaitan dengan budaya kerja organisasi dinas kepemudaan olahraga dan pariwisata, di mana awalnya teman-teman lebih banyak di luar kantor, kondisi kantor yang kurang ramai dan teman-teman yang ingin nongkrong di warkop, sehingga kita ada ide bagaimana menciptakan kantor kita layaknya sebagai seperti Warkop dan selanjutnya kita kembangkan bagaimana kantor kita layaknya seperti destinasi wisata seperti teman-teman ASN betah, nyaman, lebih berkreasi jika bekerja di kantor, jadi berangkat dari pemikiran sederhana. Banyak fasilitas yang awalnya tidak ada, dan banyak ruang yang ada di kantor tidak dimanfaatkan dengan baik, kita benahi ciptakan sebuah tempat tongkrongan yang nyaman, teman-teman bisa bekerja tidak hanya di dalam ruangan, tapi bisa di halaman kantor, ada gazebo, tempat nongkrong seperti layaknya di Warkop, ada layar lebar, bagaimana bisa teman-teman nonton bareng dan bisa juga buat diskusi dan mempresentasikan program kerja yang akan kita laksanakan melalui layar lebar.’ ungkap Hamka.

Wujudkan Pelayanan Prima, PAM Tirta Karajae Parepare Kerjasama Perbankan Mudahkan Pelanggan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Demi memudahkan Pelanggan demi untuk memenuhi kewajibannya dalam membayar rekening Airnya, PAM Tirta Karajae membangun kerjasama dengan Bank di kota Parepare termasuk Bank BTN. Hal tersebut di sampaikan Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong saat di temui tim liputan jelajah kota radio mesra Kamis (09/03/23).

“Kerjasama dengan perbankan itu sudah lama, BRI, BNI dan Mandiri terakhir kemarin ini bersama dengan Bank BTN. Bank BTN ini kalau kita amati kerjasamanya dengan developer banyak, perumahan subsidi lebih besar pangsa pasarnya. Sehingga kami kerjasama dengan bank BTN salah satunya adalah bagaimana perumahan subsidi yang ada di Parepare ini yang sudah terbangun tapi tidak menggunakan air PDAM, itu supaya Bank BTN agar bisa memfasilitasi agar bisa kembali menggunakan air PDAM jangan menggunakan sumur dalam.” Kata Firdaus.

Menurut legislator periode 2014-2019 ini, pengunaan  sumur dalam mereka pakai selama ini tidak melakukan treatment tidak ada pengolahan. Ia berharap bank BTN bagaimana perumahan yang kerjasama dengan bank BTN itu tapi tidak menggunakan air PDAM itu supaya menggunakan PDAM apalagi seingat dirinya waktu masih di dewan itu pernah di usulkan ke pemerintah agar perumahan yang menggunakan air PDAM karena kelayakannya lebih bagus.

“Kalau PDAM, perumahan-perumahan yang sementara mau membangun supaya segera diikat dengan perjanjiannya bahwa meskipun dan menghindari mereka atau mengingat tapi high cost tapi kalau menggunakan PDAM hampir setiap bulan kami ke Makassar dengan dinas kesehatan memeriksa meskipun juga beda yang punya laboratorium khusus mengenai itu yang peralatan tidak ada di sini kita bawa ke Makassar dibawa ke dinas kesehatan sehingga steril dimanfaatkan masyarakat itu salah satu poin kerjasama dengan bank BTN.” terang Firdaus

Tambah Firdaus, hal  yang kedua adalah soal pinjaman pegawai yang masih muda yang magang itu dibawa gajinya dibawa ke sana,  Bank BTN bisa memfasilitasi.

“Yang ketiga adalah pembayaran PDAM, tadi kerjasama antara Bank BTN dan PDAM perumahan ada, karena mereka bawa cicilan rumahnya Bank BTN mengikut dengan tarif air minumnya. Jadi satu kali bayar. Apalagi terakhir ini dengan adanya PPOB (Pembayaran Online di Perbankan) itu di perbankan dan yang online dana itu sudah 70% masyarakat memakainya, jadi gimana pun bisa bayar tadi lewat HP saya amati sisa 30% masyarakat antari di loket.” Ungkap Firdaus.

Satu-Satunya di Sulsel, Lomba Inovasi Pangan Aman Pemkot Parepare Masuk Nominasi 10 Besar

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) kota Parepare menerima Tim Verifikasi lapangan lomba desa/kelurahan pangan aman tingkat nasional tahun 2023. Rombongan tim penilai masing-masing perwakilan dari BPOM dan Kementerian Kesehatan ini, diterima Asisten II Setdako Parepare Hj. Suriani di ruang data Kantor Walikota Parepare. Kamis (09/03/23)

Pada kesempatan itu, Gabungan Dinas Pangan Aman (Gadis Paman) 14 SKPD, juga hadir untuk dilakukan verifikasi berkas yang selanjutnya dikunjungi ke titik lokasi penilaian. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdako Parepare, Hj. Suriani menjelaskan, penilaian ini dilakukan karena Kota Parepare masuk 10 besar dalam nominasi Desa/Kelurahan pangan aman tingkat nasional, yang diwakili oleh Kelurahan Galung Maloang.

“Hari ini ada tim verifikasi lomba pangan aman tingkat desa atau kelurahan. Parepare masuk 10 nominasi tingkat nasional. Hari ini dia akan turun verifikasi lapangan melihat kondisi dokumen yang ada yang telah kita kirim dengan kondisi lapangan. Jadi yang terlibat di sini adalah gadis aman (Gabungan Dinas Pangan Aman) kota Parepare yang terdiri dari 14 SKPD dan dihadirkan kader dan komunitas yang telah dilatih oleh balai POM Makassar.” Kata Suriyani

lanjut Hj Suriani, menambahkan Lokasi yang akan di kunjungi adalah Kelurahan Galung maloang kota Parepare yaitu replikasi artinya Galung Maloang hidupkan sendiri tanpa bantuan dari pihak luar. Balai POM hanya sebagai pendamping untuk di mintai beberapa hal yang bisa di masukkan dalam replikasi pangan aman.

“Di dua minggu lalu dilakukan wawancara tingkat nasional, akhirnya Parepare masuk 10 besar untuk dapat dinilai di lapangan. Hasil dari wawancara tersebut inilah yang turun hari ini melihat kondisi yang sebenarnya apa yang disampaikan pada satu wawancara, bagaimana dilapangan. Harapan kami mudah-mudahan Parepare keluar sebagai juara 1 sebagai mana halnya kemarin pasar aman 2021 Parepare keluar sebagai juara 1 tingkat nasional.” Ungkap Hj. Suriani

Lewat STQH, Pangerang Rahim Harap Lahirkan Karakter Islami

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako, menggelar penutupan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH)/Tingkat Kota Parepare Tahun 2023, di Auditorium BJ. Habibie, Rujab Wali Kota Parepare, Jumat (10/03/23).

Hadir Wali Kota Parepare yang diwakili Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim, Asisten III Bidang Administrasi dan Ekonomi Pembangunan Setdako Parepare, Eko W. Aryadi, Plt. Kadiskominfo Parepare, M. Iskandar Nusu beserta sejumlah pejabat lingkup Pemkot Parepare, Kabag Kesra Setdako Parepare, Muh. Islah, pejabat Kemenag Parepare, serta para peserta pemenang lomba STQH Tingkat Kota Parepare.

Pangerang yang menutup secara resmi kegiatan tersebut mengatakan, pemerintah daerah merasa sangat bangga atas selesai dan suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut sesuai dengan target yang diharapkan.

Dengan harapan hasil yang dicapai pada kegiatan tersebut dapat dipertahankan baik “jasad”nya maupun “ruh” dari Seleksi Tilawatil Qur’an itu sendiri sebagai sebuah momentum dalam proses mencerdaskan ummat terkait dengan membumikan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Mari sama-sama berharap di momen ini, Perhelatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tidak hanya sekedar indah didengarkan oleh telinga kita, namun akan lebih memperindah akhlak kita semua, jika nilai-nilai Al-Qur’an itu sendiri telah menjadi dasar dalam setiap aktifitas kita sehari-hari dalam konteks hablumminallah maupun hablumminannas,” katanya.

Pangerang berpesan bagi setiap peserta yang keluar sebagai pemenang dalam even tersebut untuk tidak berpuas diri atas prestasi yang diraih, terus tingkatkan kualitas diri, dan yang terpenting bahwa ilmu yang dimiliki sekarang agar dapat diajarkan ke muslimin lainnya, sebagaimana pesan rasulullah SAW, bahwa “sebaik-baik manusia adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya kepada muslim lainnya”.

“Pemkot Parepare senantiasa memegang teguh komitmen membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik, termasuk di dalamnya memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi berdirinya pondok-pondok tahfiz yang akhir-akhir ini sangat membantu para orang tua dalam ikut bertanggung jawab memberikan pendidikan Al-Qur’an sejak dini bagi putra-putrinya,” ungkapnya.

Mantan Sekretaris Golkar Sulsel ini mengungkapkan bahwa kegiatan STQH inilah menjadi salahsatu wadah dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat Kota Parepare yang telah ditempah di lembaga-lembaga tahfiz dan pendidikan islam lainnya untuk dapat unjuk kemampuan membuktikan siapa yang terbaik dan selanjutnya akan menjadi wakil bagi Kota Parepare di tingkat provinsi nantinya, yang insya Allah akan dilaksanakan di bulan Mei tahun ini di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Saya sangat mengharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini, dapat melahirkan umat dengan karakter islami yang lebih kuat untuk bisa tampil sebagai manusia paripurna di hadapan Allah Swt dengan setiap jengkal raga kita akan menjadi saksi kelak di kemudian hari akan setiap aktifitas ibadah yang kita lakukan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, tiap pemenang kategori lomba, masing-maisng memeroleh hadiah berupa yang tunai. Untuk Juara I sebesar Rp10 juta, Juara II sebesar Rp6 juta, Juara III sebesar Rp4 juta, dan Juara Harapan sebesar Rp1,5 juta.

Adapun, Juara Umum pada STQH Tingkat Kota Parepare Tahun 2023 diraih oleh Kecamatan Ujung.

Parepare Defisit Keuangan, Anggota DPRD Pertanyakan 3 Taat Wali Kota

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kota Parepare mengalami defisit keuangan. Sejumlah proyek Tahun Anggaran 2021 dan 2022 hingga kini belum dibayarkan pemerintah daerah ke kontraktor pelaksana. Dari beberapa proyek yang belum dibayarkan, beberapa diantaranya sudah rampung. Sementara proyek yang belum selesai, kontraktor harus menanggung denda keterlambatan pekerjaan.

Seperti Pembangunan Jembatan Kembar senilai Rp28 miliar. Denda keterlambatannya saat ini sudah terhitung 2 bulan lebih. Hitungannya Rp28 miliar/1000, berarti dendanya 1 hari sebesar Rp28 juta. Berarti saat ini dendanya sudah lebih dari Rp1,4 miliar. Padahal, proyek Jembatan Kembar menggunakan anggaran bantuan Pemprov Sulsel.

Data yang dihimpun, nilai proyek yang tidak dibayarkan per 31 Desember Tahun Anggaran 2021 mencapai Rp55 miliar. Sekira Rp30 miliar dibayarkan pada triwulan keempat TA 2022. Sehingga masih ada sisa proyek TA 2021 yang belum dibayarkan sekira Rp25 miliar.

Untuk TA 2022, nilai proyek yang belum dibayarkan per 31 Desember 2022 nilainya lebih besar lagi dibandingkan tahun 2021. Jika dijumlahkan, estimasi nilai proyek TA 2021 dan 2022 yang belum dibayarkan lebih kurang ratusan miliar rupiah.

Anggota DPRD Kota Parepare, Yasser Latief mengatakan, hal itu sudah disampaikan ke Pemerintah Kota Parepare saat penetapan laporan fraksi di DPRD.Kamis (09/03/23). Betul (kontraktor belum dibayar). Tapi angka pastinya yang kita hitung di banggar saya lupa,” kata Yasser Latief,

Terkait persoalan defisit keuangan, YL, akronim Yasser Latief pun mempertanyakan 3 Taat yang selalu diklaim oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, yakni taat azas, taat anggaran dan taat administrasi. “Kami meminta kepada walikota untuk melaksanakan apa yang selalu dia klaim, yaitu taat azas, taat anggaran, dan taat administrasi,” katanya.

Yasser mengungkapkan, Fraksi Nasdem DPRD Parepare juga telah, meminta agar tahun ini Pemkot memprioritaskan pembayaran utang ke kontraktor. Salah satunya dengan mengurangi belanja fisik tahun ini. “Waktu penetapan ada kami sampaikan dalam laporan fraksi,” tandas Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Parepare ini.

Beberapa proyek TA 2022 yang belum dibayar sepenuhnya ke rekanan, diantaranya ada di Dinas PUPR, Perkimtan, seperti Pembangunan Jembatan Kembar. Pembangunan Pelataran Masjid Terapung. Betonisasi, Rumah Impian, Bedah Rumah.

DPMPTSP Parepare Gelar Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Parepare menggelar Sosialisasi Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha berbasis resiko di Lagota kafe dan Resto Kamis (09/03/23).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan pengawasan perizinan berbasis resiko dengan ketentuan yang berlaku seperti peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2020 dan badan peraturan koordinasi penanaman modal republik Indonesia Nomor 5 tahun 2021 tentang pedoman tata cara pengawasan perizinan berbasis resiko.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten 3 Setdako Parepare Eko W. Ariyadi. Yang dalam sambutannya Eko yang juga Plt Bappeda kota Parepare mengatakan adanya resiko kerja yang berbahaya.

“Kombinasi, kemungkinan dan akibat bahaya termasuk juga bapak ibu yang tadi disampaikan bahwa pelaku usaha rumahan, kecelakaan kerja dikerja perlu menjadi catatan dan perhatian. mungkin tidak seberapa, kejadian tidak usah jauh-jauh. Saya juga sama seperti ibu-ibu dulu kerja di swasta tapi saya banyak bekerja di bawah permukaan, Saya punya latar belakang ahli permukaan geologi, Saya bekerja waktu itu masuk dalam tim pembuatan pembuangan kanal. Resiko yang terjadi bahwa permukaan sudah bisa dipastikan satu mati. Karena kita bekerja di permukaan kita tidak tahu bagaimana kondisi tanah yang Kita gali. Sehingga pengusaha sama, seperti bapak ibu dulu. Saya pakai produk warna hijau dan aturan mainnya terang sekali tidak boleh ada sedikitpun kesalahan. Yang pertama kesalahan yang berkaitan dengan penyimpanan bahan peledak yang kita gunakan untuk meledakkan jalur itu tadi. Yang kedua tidak boleh salah sambung dan yang ketiga tunduk patuh dengan SOP yang ada.” Kata Eko.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu, Konsultan pendamping Sulawesi Selatan, Tim kepesertaan BPJS tenagakerjaan Parepare, tenaga pendamping OSS serta para pelaku usaha kota Parepare.

 

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare