26.4 C
Pare-Pare
Kamis, November 5, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 554

Pemkot Sigapi Kelangkaan Gas 3 kilo

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare menyikapi informasi tentang kelangkaan gas elpiji 3 kg. Wali Kota Taufan Pawe telah meminta Dinas Perdagangan (Disdag) Parepare untuk mengumpulkan semua stakeholder terkait membahas dan mencari solusi terkait info kelangkaan itu.

“Memang kondisi sekarang jelang Idul Adha, ketersediaan gas elpiji 3 kg agak terganggu karena digunakan para petani di daerah tetangga kita untuk proses panen, namun kita akan tetap antisipasi,” kata Taufan Pawe di sela pemantauan bahan pokok di Pasar Rakyat Lakessi, Jumat (23/06/23).

Melalui kunjungannya itu juga, Taufan Pawe menginstruksikan Asisten II dan Dinas Perdagangan agar mengumpulkan para distributor dan para agen yang ada agar tidak mensuplai ke luar Parepare.  “Pokoknya harus ada langkah antisipasi dan penanganan menyikapi kelangkaan elpiji 3 kg. Pemerintah Kota harus hadir memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tegas Wali Kota Parepare dua periode ini.

Respon Keluhan Pendengar, UPTD Parkir, Tertib truk Parkir di jalan Lasinrang depan masjid Taqwa

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Merespon Keluhan pendengar radio mesra terkait adanya mobil truk yang parkir di jalan Lasinrang  depan Masjid Taqwayang di sampaikan juru bicara fokus Mulyadi, kepala UPTD parkir Dinas perhubungan bergerak bersama satlantas polres parepare untuk menertibkan truk tersebut.

Kepala UPT Parkir Dinas perhubungan Aryun Handayana pada tim liputan radio mesra mengatakan siap selalu merespon keluhan masyarakat yang masuk lewat program obras atau di radio mesra Parepare.

“Hari ini Kamis 22 Juni 2023, kami dinas perhubungan bersama satlantas polres Parepare menindaklanjuti laporan warga via radio mesra Rabu 21 Juni 2023 terkait parkir mobil truk di depan masjid taqwa lakessi. Alhamdulillah dengan adanya laporan warga melalui radio mesra, kami selaku petugas yang berwenang di jalan raya dan utamanya parkiran merespon cepat laporan dari warga melalui media radio mesra.” Jelas Aryun.

Damkar Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar)

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare, melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) yang di gelar di Aula Lantai II Hotel Bukit Kenari, Rabu (21/06/23).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Penyuluhan Kebakaran dan Sarana Teknis Damkar Parepare, Agus Mawardi, menyampaikan, sebanyak 166 orang redkar yang telah dibentuk dari masing-masing perwakilan di 22 Kelurahan di Kota Parepare.

“Pembentukan pelatihan relawan pemadam kebakaran. Relawan ini baru dibentuk di tahun 2023. Ini kami undang Pak walikota, namun ada kegiatan lain jadi diwakili oleh asisten 3 bidang administrasi umum. Untuk materi semua dari dinas pemadam kebakaran, terkait pencegahan, penanggulangan, bagaimana cara memadamkan api dan penggunaan alat-alat itu materi yang kami sampaikan.” Kata Agus.

Agus menguraikan, Redakar ini dibentuk sebagai perpanjangantangan Pemkot Parepare untuk memberikan informasi jika terjadi musibah kebakaran atau lainnya di lingkungan masyarakat.

“Untuk pembentukan pelatihan relawan damkar. Peserta terdiri dari 22 Kelurahan. Rekomendasi surat tugas dari lurah, maka 166 relawan ini, kami bentuk. 166 peserta ini nantinya akan membantu dinas pemadam kebakaran dalam hal perpanjangan tangan informasi dan penanganan terkait kebakaran di wilayah masing-masing. Harapan untuk pemerintah kota masyarakat lebih aktif lagi memberi informasi dan edukasi ke masyarakat terkait bagaimana penanganan kebakaran dan pencegahannya.” Jelas Agus.

Asisten III Bidang Administrasi dan Ekonomi Pembangunan Setdako Parepare, Eko Wahyu Ariyadi, yang mewakili Walikota (Taufan Pawe) buka kegiatan itu mengharapkan, para relawan Damkar dapat mengikuti pelatihan itu dengan baik.

Dalam kegiatan pelatihan itu, para relawan diberi praktek cara memadamkan api dengan membawa beberapa peralatan seperti kompor, tabung gas, dan alat pemadam kebarakan.

KPU Kota Parepare Tetapkan DPT Pemilu 2024

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum Tahun 2024 dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), pemilihan umum tahun 2024.

Dalam rapat pleno terbuka tersebut dipimpin oleh Plt Ketua KPU Kota Parepare, Mursalin dan dihadiri Ketua Bawaslu Zainal Asnun bersama para jajaran, 10 perwakilan masing-masing partai dari 18 partai, yang digelar di Ruang Media Center KPU Kota Parepare, Rabu (21/06/23).

Plt Ketua KPU Kota Parepare, Mursalin mengungkapkan bahwa dalam rapat pleno terbuka tersebut, ditetapkan DPT di Kota Parepare yaitu sebanyak 109.653 pemilih.

“Telah dilakukan rapat pleno terbuka regulasi dan penetapan DPT pemilu 2024 tingkat kota Parepare. Sari 4 kecamatan di kota Parepare, 22 Kelurahan jumlah TPS 395. 395 ini terbagi atas 393 TPS reguler, dan 2 TPS khusus. Jumlah pemilih kita 109.653 dengan rincian pemilih laki-laki terdiri dari 53.045 pemilih perempuan, sebanyak 56.608 total 109.653 itulah pemilih kita tetapkan di DPT untuk pemilu 2024.” Kata Mursalin

Bila dibandingkan dengan Pemilu 2019 lalu, tambahnya, jumlah TPS sebanyak 428 dengan rincian 426 TPS reguler dan 2 TPS lokasi khusus. Sementara jumlah DPT pada waktu itu, sebanyak 99. 111.

“Apabila membandingkan tahun sebelumnya pemilu tahun 2019, itu jumlah TPS kita 428. Dengan rincian 426 TPS reguler dan 2 TPS khusus. Jumlah pemilih kita saat itu 99.111 dibanding pemilu 2024 yang baru-baru dpt-nya ditetapkan ini, itu jumlah tps-nya 395 jumlah TPS turun dimaksimalkan jumlah pemilih naik itu perbandingan antara pemilu 2019 dan 2024.” Tambah Mursalin.

Menurut Mursalin, penetapan DPT itu telah melalui serangkaian pemutakhiran mulai dari penetapan daftar pemilih sementara (DPS) hingga daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP).

Hadiri Raker Apeksi Wilayah VI, Taufan Pawe Harap Lahir Rekomendasi Sesuai Keinginan Presiden Jokowi

0

JAYAPURA, RADIOMESRA. COM – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) wilayah VI, di Jayapura, Provinsi Papua, Selasa – Rabu, 20 – 21 Juni 2023. Apeksi Wilayah VI ini meliputi Sulawesi, Maluku dan Papua. Taufan Pawe didampingi Ketua TP PKK Parepare, Erna Rasyid Taufan (Erat).

Taufan Pawe mengapresiasi sambutan Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey. Menurutnya, keindahan Kota Jayapura selaras dengan sambutan dan pelayanan pejabat Pemkot Jayapura terhadap para wali kota wilayah VI. “Secara jujur saya harus mengatakan Kota Jayapura ini adalah kota yang sangat Indah. Dan seperti itulah hatinya penjabat wali kota beserta jajarannya menjamu kami di acara Apeksi ini,” kata Taufan Pawe.

Wali Kota Parepare dua periode ini turut membenarkan usulan Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey tentang konsep kesejahteraan masyarakat. “Konsep kesejahteraan masyarakat berarti kita berbicara konsep pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Bagaimana pertumbuhan ekonomi itu lahir dengan sendirinya karena adanya ekonomi-ekonomi baru yang kita ciptakan,” jelasnya.

Ketua Golkar Sulsel ini berharap, Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) wilayah VI melahirkan rekomendasi sesuai harapan Presiden Jokowi. “Karena kita harus jujur mengatakan ada isu nasional yang perlu kita terjemahkan dengan baik sesuai dengan keinginan bapak Jokowi, Pertama isu stunting. Ini penting sekali. Kedua bagaimana kepala daerah punya pemikiran mempersiapkan diri melahirkan kebijakan menyonsong Indonesia emas di tahun 2045,” pungkasnya.

DPRD Bahas Pajak Pengunaan GBH

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Parepare telah melakukan pembahasan terpajak dan Retribusi penggunaan Stadion Gelora BJ Habibie (GBH)

Eakil ketua DPRD Parepare M Rahmat Syamsul alam mengatakan salah satu poin pembahasan yakni terkait revisi pajak dan Retribusi atau tarif penggunaan lapangan stadion GBH.

Menurut legislator Partai Demokrat ini,  melalui Perda yang telah direvisi nantinya maka pendapatan pemerintah daerah akan bertambah melalui pajak penggunaan fasilitas Stadion GBH.

“Pembahasan pajak dan retribusi salah satu poin… daripada pajak dan retribusi itu adalah pemakaian penggunaan lapangan GBH di point itu kalau dia pemakaian lapangan dengan sponsor itu 7.500.000 satu kali main untuk pemain latihan pemakaian latihan 1.500.000 untuk klub-klub Askot PSSI itu 150.000 kalau selama ini Askot PSSI club club anggotanya kalau pakai lapangan itu cuma 150.000 tapi karena ini ada kegiatan PSM tentu kita untuk sementara tidak menggunakan di sana kecuali kalau ada event-event tertentu tentu bisa memanfaatkan stadion GBH untuk kepentingan masyarakat.’ Kata Rahmat.

Ato sapaan akrab Rahmat membandingkan jika sebelumnya sewa pengguna lapangan di stadion GBH sebesar Rp500.000 per hari atau 15 juta per 30 hari

DPRD kota Parepare Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Inisiatif

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sekretariat DPRD Kota Parepare, menggelar Konsultasi Publik dengan mengundang instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat lainnya untuk penyempurnaan penyusunan naskah akademik Ranperda inisiatif DPRD sebelum ditetapkan menjadi perda tahun 2023, Selasa (20/06/23) di Hotel Bukit Kenari.

Ketua DPRD Kota Parepare, Kaharuddin Kadir, dalam sambutannya menyampaikan, inisiatif Ranperda ini merupakan ide maupun gagasan dari DPRD.

Sementara itu, Koordinator Komisi I DPRD Kota Parepare, Tasming Hamid, mengatakan saat ini dikomisinya terdapat empat ranperda yang diusulkan, namun salah satunya yang dibahas dalam konsultasi publik itu adalah memfasilitasi penyelenggaraan ranperda pesantren.

“Sekretariat DPRD melakukan konsultasi publik ada 4 Ramperda yang dilakukan salah satunya adalah presentasi penyelenggaraan pesantren ini konsultasi publik untuk kira-kira mendapat masukan dari masyarakat Parepare kira-kira Apa yang dibutuhkan isi Perda ini  mengundang stakeholder dipaparkan secara naskah akademik kemudian Apa tanggapan masyarakat terkait masalah itu adakah masukan contoh di presentasi.” Kata Tasmin.

Lagislator Nasdem ini menjelaskan  Pihaknya ingin anak yang di titipkan di pesantren ada jaminan. Jangan sampai di sana anak didik mendapatkan tindakan kejahatan

“Kita ngin ada kepastian bahkan begini mesti tidak semua demikian bahwa ada pesantren ketika kita titipkan anak kita adakah jaminan jangan sampai anak kita di sana ada tindak kekerasan dan sebagainya termasuk juga dari pesantren bahwa selama ini kami tidak mendapat bantuan dari pemerintah dengan adanya konsultasi publik ini itu bisa menjadi masukan ke depannya dengan kaitannya Perda presentase penyelenggaraan pesantren kita berharap pesantren-pesantren yang ada di Parepare ini betul-betul punya kualitas yang baik dan sy harap masyarakat tidak ragu lagi memasukkan anaknya di pesantren.’ harap Tasming.

Parepare Siap Diverifikasi Lapangan Kota Layak Anak 2023

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Kota Parepare bersiap menghadapi verifikasi lapangan atau penilaian Kota Layak Anak (KLA) 2023. Persiapan menghadapi verifikasi itu dirapatkan oleh Tim Gugus Tugas KLA Kota Parepare di ruang rapat Bappeda Parepare, Senin, (19/06/23).

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang memimpin rapat mewakili Kepala Bappeda Parepare. Di hubungi tim liputan jelajah kota radio mesra Rabu (21/06/23) Dede mengungkapkan verifikasi lapangan yang dilaksanakan secara hibrid maupun secara kunjungan langsung tentu ini menjadi salah satu upaya bagaimana pada saat tim verifikasi itu berkunjung ke kota Parepare bisa menghasilkan nilai yang maksimal

‘Kami tim gugus tugas kota layak anak kota Parepare itu mengadakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan verifikasi lapangan yang dilaksanakan secara hibrid maupun secara kunjungan langsung tentu ini menjadi salah satu upaya kami bagaimana pada saat tim verifikasi itu berkunjung ke kota Parepare kita bisa menghasilkan nilai yang maksimal sebagaimana kita ketahui bahwa berdasarkan penginputan mandiri atau evaluasi mandiri yang telah kita lakukan pada beberapa bulan lalu yang telah ditutup pada tanggal 31 Maret kemarin skor untuk penginputan tersebut adalah 914.” Jelas Dede.

Lanjut Dede, Pihaknya berharap dengan adanya kunjungan lapangan ini kategori nindia yang telah raih selama 2 tahun berturut-turut itu bisa pertahankan. Mereka sampaikan pula bahwa salah satu yang menjadi kekuatan parepare dalam penilaian kali ini adalah bahwa Perda terkait dengan kota layak anak itu telah disahkan oleh DPRD sejak tahun lalu.

“Ini merupakan salah satupersyaratan kelembagaan yang sangat penting sehingga kita berharap pada saat diverifikasi nanti Perda ini menjadi salah satu bukti kuat komitmen kita di kota Parepare terkait bagaimana anak-anak kita ini dipenuhi haknya untuk membangun masa depan yang lebih baik lagi  bahwa dalam rapat ini kita mengagendakan pula untuk turun kembali ke sekolah-sekolah dan rumah ibadah di kota Parepare untuk melihat dan mengevaluasi bagaimana pemenuhan hak-hak anak di kedua tempat tersebut sebagaimana kita ketahui bahwa tahun sebelumnya atau pada tahun lalu kegiatan serupa telah kami laksanakan dan memberikan efek yang cukup positif dalam pemenuhan hak-hak anak di kota Parepare.” Terang Dede

Dalam rapat juga dibahas persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) yang sejak tahun lalu sudah diadakan dengan melibatkan semua SKPD penanggungjawab kluster maupun stakeholder lainnya.

Hadir Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Parepare, Zulkifli Thalib, bersama setiap SKPD dan stakeholder anggota Gugus Tugas KLA.

Wawali Minta Disdag Antisipasi Fenomina Gas Langka

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim mengingatkan jajaran Pemerintah Kota Parepare khususnya Dinas Perdagangan (Disdag) untuk mengantisipasi fenomena kelangkaan elpiji 3 kg khususnya dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriyah.

Hal ini diingatkan Wawali Pangerang Rahim usai memimpin penyambutan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sulsel di Aula Kantor Kecamatan Ujung, Parepare, Selasa (20/06)23).

“Tentunya Pemerintah Kota melalui Dinas Perdagangan harus melakukan langkah antisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kg ini,” kata Pangerang Rahim.

Pangerang mengemukakan, langkah yang dilakukan di antaranya melakukan koordinasi dengan pihak distributor agar tidak menaikkan harga yang dapat menyusahkan masyarakat.

“Kita lakukan koordinasi dengan menyampaikan kepada pihak distributor supaya tidak menaikkan harga. Karena itu menyusahkan masyarakat,” harap Pangerang.

Pangerang mengungkapkan, di Parepare sejauh ini belum ditemukan persoalan kelangkaan elpiji subsidi tersebut.

“Seperti pada tahun tahun sebelumnya di momen hari raya Alhamdulillah masih stabil. Tidak ada kelangkaan dan selalu tersedia. Kalau pun ada indikasi terjadi tentu Pemerintah Kota selalu hadir untuk memberikan solusi. Sebagaimana harapan Bapak Wali Kota, pastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi terutama pada momen-momen hari besar,” tandas Pangerang.

Kadisdag Dampingi TP Pada Rakernas Apeksi

0

JAYAPURA, RADIOMESRA. COM — Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Parepare, Prasetyo Catur K mendampingi Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah VI, di Jayapura, Provinsi Papua, Selasa-Rabu (20-21/06/23).

Apeksi Wilayah VI ini meliputi Sulawesi, Maluku dan Papua. Turut mendampingi Wali Kota Taufan Pawe, Ketua TP PKK Parepare, Erna Rasyid Taufan, beberapa Kepala SKPD dan pejabat Pemkot Parepare.

Dalam kesempatan itu, Taufan Pawe mengapresiasi sambutan Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey. Taufan Pawe mengakui, keindahan Kota Jayapura selaras dengan sambutan dan pelayanan pejabat Pemkot Jayapura terhadap para Wali Kota anggota Apeksi Wilayah VI. “Secara jujur saya harus mengatakan Kota Jayapura ini adalah kota yang sangat Indah. Dan seperti itulah hatinya penjabat wali kota beserta jajarannya menjamu kami di acara Apeksi ini,” kata Taufan Pawe saat diberikan amanah memberikan kesan dan pesan Raker Apeksi Wilayah VI di Jayapura.

Wali Kota Parepare dua periode ini turut membenarkan usulan Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey tentang konsep kesejahteraan masyarakat. “Konsep kesejahteraan masyarakat berarti kita berbicara konsep pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Bagaimana pertumbuhan ekonomi itu lahir dengan sendirinya karena adanya ekonomi-ekonomi baru yang kita ciptakan,” ungkap Taufan Pawe.

Taufan Paweberharap, Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah VI melahirkan rekomendasi sesuai harapan Presiden Jokowi. “Karena kita harus jujur mengatakan ada isu nasional yang perlu kita terjemahkan dengan baik sesuai dengan keinginan bapak Jokowi,” tegasnya.

“Pertama isu stunting. Ini penting sekali. Kedua bagaimana kepala daerah punya pemikiran mempersiapkan diri melahirkan kebijakan menyonsong Indonesia emas di tahun 2045,” tandas Taufan Pawe.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare