29.9 C
Pare-Pare
Senin, Juni 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 55

Ketua Komisi II Minta Syarat Perekrutan Karyawan Retail Modern Minimal Berdomisili Satu Tahun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menanggapi Ramperda Inisiatif DPRD kota Parepare terkait penataan retail modern di kota Parepare, Ketua Komisi II DPRD kota Parepare yang juga politisi partai Gelora Parman Agus Mante menyarankan agar pekerja yang di terima tersebut minimal sudah berKTP Parepare Lebih dari satu Tahu.

“Sekiranya ini menyangkut tenaga kerja, Di pasal 24 ini, sudah dijelaskan bahwa, jumlah tenaga kerja lokal itu paling sedikit 70% diterima disetiap pekerjaan. Saya menyarankan, karena biasanya para pelaku usaha ini banyak-banyak mengakali terhadap penerimaan pekerja di satu tempat, contoh misalnya Alfamart atau Indomaret, kalau kita berdialog sama pekerjanya itu, biasanya dialegnya itu, dialeg daerah, bukan kota Parepare. Untuk melindungi atau menguatkan tenaga kerja lokal kita, tenaga kerja lokal ini harus ditambahkan kata kata atau frasa paling tidak dia berdomisili 1 tahun, kalau minimal 1 tahun KTPnya pada saat penerimaan. Bukan pada saat tiba-tiba ada penerimaan bikin KTP di sini tapi dia harus berdomisili minimal satu tahun di parepare.” Ujar Parman.

Pada Paripurna yang di gelar Senin (26/01/26) tersebut ada 3 Ranperda yang di bahas masing masing kawasan industri kota Parepare dari inisiatif komisi I, perda Keolahragaan Komisi II dan Perda terkait penataan pasar rakyat dan retail modern di komisi III.

Kota Parepare Raih Penghargaan UHC Award 2026 Kategori Madya

0

JAKARTA, RADIOMESRA..COM  — Pemerintah Kota Parepare kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian Pemerintah Kota Parepare dalam memperluas jaminan kesehatan bagi masyarakat melalui program Universal Health Coverage.

Piagam penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, dalam acara yang digelar di Jakarta, Selasa (27/02/26).

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh warga.

“Penghargaan UHC Award ini bukan semata-mata simbol prestasi, tetapi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Kami memastikan tidak ada warga Parepare yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Tasming Hamid.

Tasming menegaskan, sejak awal kepemimpinannya, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah Kota Parepare terus mendorong optimalisasi kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk bagi masyarakat kurang mampu.

“Capaian ini adalah hasil sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat. Ke depan, kami tidak hanya fokus pada cakupan kepesertaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan kesehatan itu sendiri,” tambahnya.

Selain Ilmu Agama, Pondok Pesantren Hiliatul Irsyad Ajar Para Santri Bercocok Tanam Serta Beternak

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pondok Pesantren Hiliatul Irsyad yang terletak di Kelurahan Lemoe Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare berbeda dari pondok pesantren pada umumnya. Selain aktif belajar pendidikan agama Islam, mengaji dan sebagainya. Pondok pesantren ini juga memiliki aktivitas program kemandirian seperti bercocok tanan dan berternak unggas dengan memanfaatkan lahan pondok pesantren.

Dr. Hisbul Rauf,  pada media mengatakan selain mengaji, pondoknya juga mengembangkan minat santri di bidang becocok tanam, beternak dan juga mengikuti program  kementerian agama bagaimana santri senantiasa menjaga alam sekitarnya

“bahkan kami itu juga mengikuti program  kementerian agama. Ada etiologi, bagaimana santri senantiasa menjaga alam sekitarnya, dan kita juga ingin menyelaraskan dengan program pemerintah pusat, untuk ketahanan pangan di samping-samping santri itu sendiri nanti yang konsumsi Alhamdulillah sedekahkan di mesjid untuk berkah jumat.” Kata Ust. Hizbul.

Salah satu komoditi unggulan yang ada di pondok pesantren ini adalah tanaman selada. Hasil penjualannya dimanfaatkan untuk membantu biaya operasional pondok pesantren serta kebutuhan perawatan tanaman lainnya.

Pemkot Minta Pemilik Los Kosong Untuk Segera Di Pakai

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Atas nama pemerintah kota Parepare Dinas perdagangan kota Parepare berdasarkan peraturan walikota Parepare no 45 tahun 2014  minta kepada seluruh pedagang pengguna toko kios dan los yang memiliki hak sewa untuk segera menempati dan memanfaatkan Los kios dan toko yang ada sesuai dengan peruntukannya. Hal te sebut di sampaikan Kepala UPTD Pasar Tamrin lewat video imbauan yang di sampaikan di radio mesra Selasa (27/01/26).

“Berdasarkan peraturan walikota Parepare no 45 tahun 2014, tentang sewa menyewa pasar semi modern lakessi kota Parepare, dan no 20 2015 tentang perubahan atas peraturan walikota Parepare no 45 tahun 2014, tentang sewa menyewa pasar lakessi kota Parepare, dan dalam rangka mengoptimalkan penataan pasar semi modern lakessi kota Parepare, maka, dari itu pemerintah kota Parepare melalui pemberitahuan kepada seluruh pedagang pengguna toko, kios, dan los yang memiliki hak sewa untuk segera menempati dan memanfaatkan Los, kios dan toko yang ada sesuai dengan peruntukannya.” Kata Tamrin.

Lanjut Tamrin, Los, dan kios serta toko yang tidak ditempati, atau difungsikan dalam jangka waktu 1 bulan terhitung mulai dikeluarkan nya pemberitahuan tersebut maka pemerintah kota Parepare melalui kejaksaan kota Parepare akan melakukan tindakan penyegelan.

“Los, dan kios, serta toko, yang tidak ditempati, atau difungsikan, dalam jangka waktu 1 bulan, terhitung mulai dikeluarkannya pemberitahuan tersebut, maka pemerintah kota Parepare, melalui kejaksaan Negri kota Parepare, akan melakukan tindakan penyegelan, dan pengambilan aset sebagai aset milik pemerintah kota Parepare sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.” Tegas Tamrin.

Anggota Komisi III DPRD kota Parepare Ungkap Jarak Antar Retail Tidak Masakah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Komisi III DPRD kota Parepare Andi Muh. Fudail mengungkapkan Hasil konsultasi publik, terkait jarak antara pasar rakyat dan pasar modern atau retail ada berpendapat dari masyarakat dari 0, 100, 300, 500 meter,  bahkan lebih.

“Fakta yang kita sampaikan bahwa, perjalanan kami, konsultasi kami banyak kita temukan dan masukkan di beberapa daerah yang menyampaikan bahwa, kalau persoalan swalayan itu tidak perlu jaga jarak, karena disampaikan juga tadi sama ketua pansus bahwa ada swalayan yang dulunya toko kelontongan itu naik kelas naik statusnya.” Kata Legislator PKB ini.

Lanjut Fudail, kalau dengan aturan yang harus ada, jelas sehingga dia tidak bisa karena lokal .terus fakta yang di temukan juga secara pribadi dirinya menyampaikan misalnya di Pangkep Alfa mart dan Indomaret itu hanya satu dinding, di Palopo Mamuju.

“Bahkan di jakarta, mereka mengatakan bahwa ada di sumatra Alfa mart, Alfa MIDI mati, bahkan yang dominan itu adalah swalayan lokal yang hidup, sehingga kami memasukkan opsi opsi ini, dan tentunya saya secara pribadi mengusulkan 0 jaraknya, artinya yang kita fokuskan ini bagaimana kita bisa dapatkan PAD itu yang utama kita pikirkan. ” Jelas Andi Fudail.

Politisi Gerindra Minta Jarak Antar Retail 500 Meter

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi Partai Gerindra kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mengatakan terkait dengan jarak anatra swalayan dan pasar rakyat, dirinya tetapkan saja sama dengan lalu, berjarak 500 M.

“Kepada retail modern yang sementara berdekatan itu, siapa yang cepat habis izin nya, itu diminta untuk bergeser, mrenyesuaiakan 500 meter supaya tertib. Karena ada yang berdekatan, jadi kalau mau ditertibkan 500 yang cepat mati ijin bergeser. Kemudian terkait dengan lokasi yang kita bisa buka, karena kita tadi dengar ada dari pemerintah daerah untuk membuka kembali sesuai dengan jarak kalau mau dibuka jangan lagi dibuka di kota di jalan poros, dibuka ke akses yang terbuka seperti daerah atas di jalan melingkar, silahkan buka di sana tapi jangan buka di kota.” Kata Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Karena persoalan jarak dirinya mencontohkan seperti persoalan dijalan nurussamawati, persoalan jarak akhirnya tidak beres-beres juga, tidak selesai.

“Supaya ini tertib semua, tidak lagi nanti oleh pemerintah daerah, membuat perwali tidak lagi, membuka ruang pada retail modern untuk dibuka di kota. Karena rencana ada 10 yang siap beroperasi. Ada 2 dijalan bambu runcing, dan nurussamawati, 8 lagi kita tidak tau, tapi karena ini sudah bersoal, jadi tidak. Jadi kita berharap agar penataan kota retail dan pasar rakyat swalayan bisa tertib di kota kita.” Harap Dr. H. Kamaluddin Kadir

Polres Parepare Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Teguhkan Iman dan Ketakwaan Personel Polri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Polres Parepare menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Mujahid Baiturrahim, Jalan Muhammad Qurdi, Kelurahan Ujung Baru, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Selasa (27/01/26)

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.20 wita tersebut mengusung tema “Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial”. Peringatan ini menghadirkan penceramah Dr. Suardi Diri.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut dihadiri langsung Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, didampingi Waka Polres Parepare Kompol Saharuddin, Ketua Bhayangkari Cabang Parepare Ny. Mira Indra, para Kabag, Kasat fungsi, Kapolsek jajaran, perwira pertama, bintara personel Polres Parepare.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Kapolres Parepare, dan ditutup dengan ceramah agama.

Dalam sambutannya, Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki tujuan penting bagi personel Polres Parepare yang beragama Islam. Di antaranya untuk meneguhkan keimanan terhadap kebesaran dan kekuasaan Allah SWT melalui peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW, mengingatkan kembali kewajiban salat lima waktu sebagai perintah langsung dari Allah SWT, serta meneladani akhlak dan keteguhan Rasulullah SAW dalam menjalankan dakwah di tengah berbagai cobaan.

Kapolres juga menegaskan bahwa momentum Isra Mi’raj menjadi sarana refleksi untuk memperkuat moral dan komitmen setiap anggota Polres Parepare dalam menjalankan tugas pokok kepolisian, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat meski dihadapkan pada berbagai tantangan.

Ia pun mengajak seluruh jajarannya untuk meneladani sosok Nabi Muhammad SAW, tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H di Polres Parepare berlangsung selama kurang lebih satu jam 20 menit dan berakhir sekitar pukul 09.45 wita. Kegiatan tersebut berjalan khidmat dan penuh suasana religius, serta diharapkan mampu memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan personel Polres Parepare yang beragama Islam.

Kodim 1405/Parepare Kawal Pembangunan 77 Koperasi Merah Putih di Parepare dan Barru

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Kodim 1405/Parepare terus mengawal pembangunan koperasi merah putih di Parepare Komandan Kodim Parepare Letkol Kav S. Simanjuntak menyampaikan kodim Parepare saat ini terus memantau pembangunan 22 Bangunan di Parepare dan 55 di kabupaten Barru sesuai wilayah kerja kodim 1405 Parepare.

“Untuk wilayah kodim 1405 parepare, ada satu kota, dan satu kabupaten. Yaitu kota parepare dan kabupaten barru.  Ada 77 titik koperasi yang terdiri dari 77 desa, maupun kelurahan yang ada di kabupaten barru, maupun di kota parepare.” Kata Letkol Kav S. Simanjuntak

Lanjut letkol Simanjuntak Progres saat ini ada 15 titik yang sudah di bangun, dua titik siap untuk diresmikan tanggal 31 januari serentak yang akan diresmikan rencana oleh presiden republik indonesia Prabowo Subianto

“Progres saat ini, ada 15 titik yang sudah kita bangun, dua titik siap untuk diresmikan tanggal 31 januari serentak yang akan diresmikan rencana oleh bapak presiden republik indonesia, ada dua titik adalah di desa paopao dan desa lompo tengah, progress saat ini sudah 95%, yang dua titik yang akan diresmikan. Dan yang di parepare sekarang ada 30%, ada tiga titik khusus parepare yang sedang kita progress pembangunan.” Ungkap Letkol S. Simanjuntak.

Program Koperasi Merah Putih memiliki berbagai manfaat strategis, antara lain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja baru, memberikan pelayanan ekonomi yang sistematis dan cepat, menekan harga di tingkat konsumen, serta meningkatkan harga jual hasil pertanian di tingkat petani.

Selain itu, koperasi ini juga berperan dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap tengkulak, memperpendek rantai pasok distribusi, serta meningkatkan inklusi keuangan melalui kemudahan akses pembiayaan yang aman dan terjangkau.

Untuk wilayah Kota Parepare, direncanakan pembangunan 22 titik Koperasi Merah Putih, dengan empat titik di antaranya saat ini telah memasuki tahap proses pembangunan. Kodim 1405/Parepare berharap kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi solusi nyata dalam menghadapi tantangan ekonomi masyarakat, meningkatkan pendapatan warga, serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Pemerintah kota Parepare Tidak Siapkan Anggaran Musrembang Kelurahan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) kota Parepare Zulkarnaen Nasrun jawab pertanyaan salah satu RT pendengar program Obras terkait dana mustembang kelurahan mengatakan, pelaksanaan musrembang bappeda sudah menyampaikan kepada para lurah, camat bahwa tahun 2026 ini,  tidak ada sama sekali anggaran untuk pelaksanaannya dari APBD.

“Dana pelaksanaan musrenbang tahun 2026 ini,  setelah kita pembahasan APBD di setujui, kita sudah sampaikan lebih awal, bahwa  banyak anggaran yang seharusnya ada, tapi kita ada pemotongan dana transfer ke daerah  yang cukup signifikan 101 miliar, salah satu yang berdampak adalah di anggaran yang melekat di pelaksanaan musrembang. Kami sudah sampaikan kepada para lurah camat bahwa tahun 2026 ini. Mudah-mudahan kondisi yang tidak ada sama sekali 0 anggaran untuk pelaksanaannya dari APBD kita.” Kata Zulkarnaen.

Lanjut Zulkarnaen, dirinya berharap, hasil musrembang itu tidak mempengaruhi produk, kualitas masih tetap sama, dan mereka tetap di Bappeda melaksanakan sesuai tepat waktu, menyusun juklat pelaksanaan, dan bappeda sudah menyampaikan agar tidak merepotkan pelaksanaan musrembang ini.

“Kalaupun ada pengeluaran, misalnya ada sumbangan, ada tokoh masyarakat, yang mau membantu pelaksanaan, silakan. Yang penting, tidak mengikat, tidak mempengaruhi hasil. Dan juga nanti terjadi di kecamatan, bahkan tingkat kota, juga tidak ada. di Bappeda yang biasanya Bappeda yang  menganggarkan itu, di Kelurahan juga tidak ada. Jadi memang sekarang kita permakluman kepada masyarakat, bahwa kita upayakan dengan anggaran yang sangat minim. Mudah-mudahan kualitas bisa tetap bagus, dan kami bappeda siap mengawal kondisi ini. Mudah-mudahan lurah, RT, RW, LPMK dan yang terpilih sebagai delegasi di  kelurahan, kecamatan, mudah-mudahan bisa kerjasama walaupun anggaran tidak ada.” Harap Zulkarnaen

Legislator Gelora Minta Wajib Pengusaha Retail Wajib BerNPWP Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Wakil ketua Komisi I DPRD kota Parepare Ashari Abdullah mengatakan melalui perda inisiatif DPRD dirinya berharap ada kewajiban semua retail usaha-usaha yang ada di Parepare itu wajib ber NPWP kota Parepare. Hal tersebut di sampaikan Ari Sapaan Akrab Ashari pada  Paripurna pendapat akhir fraksi DPRD kota Parepare terhadap 3 rancangan peraturan daerah inisiatif DPRD kota Parepare tahun 2026  terkait perlindungan pengembangan dan penataan pasar rakyat pasar pusat belanja dan toko swalayan, Senin (26/02/26).

“Semua tempat-tempat usaha di parepare yang membuat izin atau berusaha di parepare, Tidak ada pemasukan masuk yang lain, kecuali pembayaran PBG. atau PBB untuk bangunannya. Sekarang, sekiranya bisa dimasukkan salah satu nomenklatur di pasal, bahwa semua semua retail usaha-usaha yang ada di Parepare itu wajib ber NPWP kota Parepare.” Kata Ari.

Menurut Legislator Gelora ini, karena sampai sekarang, semua pelaku usaha NPWP di kantor pusatnya, sehingga tidak ada bagi hasil ke pemerintah daerah.

“Karena sampai sekarang, semua pelaku usaha kita ini gambar NPWP di kantor pusatnya, sehingga tidak ada bagi hasil ke pemerintah daerah. Ini yang menjadi kerumitan berpikir kita semua, leading sektor kita, sekiranya bisa Di PTSP atau Dimana, mewajibkan pelaku usaha untuk ber NPWP kota Parepare, karena ketika pajaknya dibayar itu masuk di kota Parepare tidak ke kantor pusat.” Pinta Ari.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare