25.6 C
Pare-Pare
Senin, November 9, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 510

PLTA Bakaru Lakukan Tekhnologi Modifikasi Cuaca Untuk Maksimal Operasional  

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Masyarakat Parepare dan Sekitarnya akhir akhir ini sering mengeluhkan adanya pemadam listrik bergilir yang di lakukan PLN. Pelaksana harian (Plh) Manajer PLN NP UPDK Bakaru Kota Parepare, Syamsur Mengatakan dikarenakan kondisi El Nino yang sekarang atau musim kering maka beban listrik tenaga air itu kapasitasnya atau kemampuannya berkurang

“Kita punya pembangkit itu kapasitas nya kurang lebih 700. MW itu didistrik Sulawesi Selatan dan sulawesi Barat. Namun karena kondisi El Nino yang sekarang atau musim kering, maka pembangkit listrik tenaga air itu kapasitasnya atau kemampuan nya berkurang. Untuk PLTA bakaru daya mampu 126 mw itu hanya bisa operasi di pagi hari 27 MW. Jadi kita mampu sampai jam 5 sore.” Kata Syamsu.

Lanjut Syamsu saat ini PLTA Bakaru melakukan upaya tekhnologi modifikasi cuaca ini dengan harapan pada saat pelaksanaan bisa membangkitkan bakaru atau bisa membuat bakaru beroperasi secara maksimal.

“Kita maksimal kan 2 mesin itu 110 MW selain itu kita juga interpaksi setiap Posko sekitar 500 MW namun kapasitas yang bisa dibantu saat ini karena musim kemarau itu 80 Mega yang kekurangan dari Bakaru 113 kemudian kekurangan dari Poso 400 MW, inilah yang dibagi teman teman di 23 unit penyaluran beban untuk di bagi ke masyarakat supaya tidak satu titik saja kita nyalakan. Sehingga harapan kita saat ini PLTA bakaru melakukan upaya tekhnologi modifikasi cuaca. Ini kita lakukan dengan harapan pada saat pelaksanaan beban puncak bisa membangkitkan Bakaru atau bisa membuat bakaru beroperasi secara maksimal yaitu 126 MW itu sampai masuk musim hujan.” Jelas Syzmsu

Bappeda Parepare Gelar Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis RPJPD 2025-2045

0

PLAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Konsultasi Publik Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 dilanjutkan dengan Orientasi Penyusunan RPJPD Parepare 2025-2045.

Konsultasi publik dibuka langsung Penjabat (Pj) Sekda Kota Parepare HM Husni Syam di Ruang Data Kantor Wali Kota Parepare, Senin, (09/10/23)..Hadir Plt Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun beserta jajarannya, dan narasumber Sri Hidayat, S.Si., M.Si., M.SP, Perencana Muda DLHK Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Tenaga Ahli Penyusunan KLHS 1. Plt Bappeda kota Parepare Zulkarnaen Nasrun mengatakan Terjadi diskusi yang menarik dengan tema yang di angkat 2 tema.

“Yang kita diskusikan adalah yang pertama, terkait konsultasi publik KLHS 1 harus pertama RPJPD Parepare tahun 2025 sampai 2045. Itu dilakukan untuk tahap pertama. Ini jadi orientasi proses konsultasi publik ini, bukan langsung muncul begitu saja, tetapi sudah ada beberapa kali pertemuan dengan beberapa kasubag. Ada 6 x pertemuan, sehingga data sudah terkumpul dan data itulah yang kita konsultasi publikan dan diskusikan.” Kata Zulkarnaen.

Lanjut Zulkarnaen, Dirinya bersyukur dan akan memperbaiki untuk merampungkan kembali dokumen dan akan lakukan lagi konsultasi publik. “Alhamdulillah ada beberapa masukan perbaikan. Dan insya Allah kita perbaiki untuk merampungkan kembali dokumen dan akan kita lakukan lagi konsultasi publik Yang kedua. Agenda yang kedua terkait dengan orientasi penyusunan RPJD kota Parepare tahun 2025 sampai tahun 2045 Nantinya, orientasi ini merupakan langkah pertama yang kita lakukan setelah pihak provinsi Sulawesi Selatan mengundang kabupaten kota dalam rangka orientasi penyusunan RJPD provinsi Sulawesi Selatan.” Jelas Zulkarnaen

Menjadi peserta konsultasi publik para pejabat terkait Pemkot Parepare, NGO, dan stakeholder terkait.

Penilaian Indeks Inovasi, Pemkot Parepare Beri Penghargaan SKPD dan UPTD Terinovatif

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare memberikan penghargaan kepada perangkat daerah (SKPD) dan UPTD terinovatif dalam lingkup Pemkot Parepare. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe bersama Kepala Puslatbang KMP LAN RI Makassar, Andi Taufik saat prosesi pemberian penghargaan hasil penilaian indeks inovasi tingkat SKPD dan UPTD/Kelurahan di Puslatbang KMP LAN RI, Makassar, Selasa, (10/10/23).

Ada lima SKPD dan empat UPTD terinovatif menerima penghargaan. Masing-masing untuk SKPD adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (PKP), dan Inspektorat.

Sementara untuk UPTD dan Kelurahan masing-masing SDN 71, SDN 47, Puskesmas Lapadde, dan Puskesmas Lumpue. Dalam kesempatan itu, Kepala Puslatbang KMP LAN Andi Taufik mengapresiasi inovasi sudah menjadi kultur di Parepare, dan instrumentasi dalam inovasi semua sudah tercapai di Parepare.

Putra Parepare ini secara gamblang menyebut gaya kepemimpinan Wali Kota Taufan Pawe (TP) yang menjadi pelecut semangat berinovasi jajarannya. Semangat inovasi itu juga menjadikan inovasi Parepare diakui secara nasional, bahkan menembus tingkat dunia. Inovasi Parepare pernah mewakili Indonesia ke ajang inovasi pelayanan publik tingkat internasional yang diadakan PBB (United Nations Public Service Awards/UNPSA).

“Dalam 10 tahun terakhir, inovasi di Parepare seperti hujan yang merata. Inovasi ada di mana-mana. Bahkan inovasi Parepare sudah menembus tingkat dunia. Hanya Parepare satu-satunya wakil Indonesia yang inovasinya menembus tingkat dunia,” puji Taufik.

Taufik mengemukakan, hasil penelitian LAN menunjukkan bahwa yang menentukan maju tidaknya inovasi di suatu daerah adalah pemimpin daerahnya. Jika pemimpin daerah welcome, maka inovasi di daerah itu maju sama seperti yang dilakukan Taufan Pawe.

STIKES Fatima Gelar Wisuda 36 Ahli Madya Keperawatan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatima kota Parepare menggelar wisuda angkatan 20 tahun 2023 selasa (10/10/23). Direktur STIKES Fatima kota Parepare Dr. Hendrik Sampeangin di temui usai kegiatan mengatakan di pilihnya auditorium Habibi karena Habibie sebagai simbol kecerdasan putra/putri indonesia.

“Untuk STIKES baru yang pertama kenapa kita pilih rujab karena ini simbol nya BJ Habibie yang identik dengan kecerdasan, keilmuan. Kita mencoba menyesuaikan dengan itu. Hari ini 36 karena yang lain masih mengikuti uji kompetensi. Jadi  memang sekarang sistem pemerintah itu namanya exit exsam lulus dulu uji kompetensi baru wisuda,. Dulu wisuda dulu, baru uji kompetensi, sehingga masih ada beberapa harus menyusul jadi kemahasiswaan ini dan alumni menyampaikan memotivasi. Untuk kerja mereka disiapkan lagi” Kata Hendrik.

Perguruan Tinggi perintis pendidikan tenaga kesehatan pertama di Kota Parepare yang sebelumnya dikenal dengan Akademi Keperawatan Fatima Parepare, kini telah berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatima Parepare dengan menyelenggarakan 2 Program Studi unggulan, yakni Program Studi D-3 Keperawatan terakreditasi B dari LAM-PTKes, serta Program Studi Sarjana (S1) Administrasi Kesehatan.

Perubahan bentuk menjadi STIKES Fatima Parepare ini berdasarkan Surat Keputusan Izin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi dengan nomor SK. 488/E/O/2023, tanggal 6 Juni 2023 tentang Izin Perubahan Bentuk Akademi Keperawatan Fatima Parepare di Kota Parepare menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatima Parepare di Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Sentosa Ibu.

Kadispenbud Pastikan Syarat Ijin Operasional Harus Ada Pada Pendirian Sekolah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menanggapi Adanya penolakan terkait pembangunan sekolah Gamaliel lewat RDP di DPRD Senin (09/10/23), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan HM. Makmur Husein mengatakan pensyaratan untuk mendapatkan izin operasional, kalau visi misi serta melihat kurikulum yang digunakan apakah semua pelajaran umum termuat dalam kurikulum merdeka.

“Hasil studi kelayakan itu yang pertama. Kemudian isi pendidikan atau kurikulum yang ketiga jumlah dan kwalifikasi tenaga pendidikan, sarana dan prasarana pembiayaan sistem foudrasi sertifikasi sama yang dicantumkan di pensyaratan untuk mendapatkan izin operasional. Kalau visi misi bagi kita itu kami melihat kurikulum yang digunakan. Apakah semua pelajaran umum termuat dalam kurikulum merdeka, kalau tidak maka kami tidak mengeluarkan izin untuk beroperasi termasuk gurunya, apakah guru nya sesuai dengan kwalifikasi nya latar belakang pendidikan nya mengajar sesuai dengan yang biasa di ajarkan.” Kata Makmur

Lanjut Makmur, sarana dan prasarananya itu dilihat, bangunannya, kapasitasnya apakah memang standarnya sudah sesuai dengan yang di persyaratkan.

“Dalam studi kelayakan itu diatur lagi lebih jauh jadi hasil studi kelayakan pertama itu melihat tentang dari segi tata ruangnya, apakah memang lokasi itu cocok atau bisa didirikan satuan pendidikan. Kemudian prospeknya, kira kira ada tidak orang sekolah disitu. Kemudian jumlah satuan pendidikan jadi sudah berapa sekolah bisa di sekitar itu, jarak satuan pendidikan yang sejenis. Kami juga sudah melihat program tahunan dan muatan lokalnya program Apakah sudah sesuai aturan yang kami punya termasuk muatan lokal nya ketika sudah terpenuhi semua itu barulah kami cek list berikan rekomendasi untuk diberikan izin operasional. Jadi sampai saat ini belum ada izin untuk permohonan untuk diberikan izin operasional. pertanyaan bolehkah perizinan operasional ini dibelakang ? Jadi mereka dipersilahkan. Karena ini pensyaratannya. jadi rata rata memang sekolah nanti memenuhi semua kriteria yang di persyaratkan baru bermohon.” jelas Makmur

Perpanjangan Izin Operasional, RSUD Andi Makkasau Terima Tim Visitasi Dinkes Provinsi Sulsel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka perpanjangan izn operasional, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare menerima Tim visitasi dari Tim teknis Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Tim visitasi dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Ardadi, yang didampingi oleh Ketua Perhimpunan Rumah Sakit (PERSI) wilayah Sulawesi Selatan-Barat DR. Dr. Khalid Saleh, dan Dinas PTSP Provinsi Sulawesi Selatan, di lantai dua Aula RSUD Andi Makkasau, Sabtu (07/10/23).

Ketua Tim Visitasi yang juga Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Ardadi, mengatakan Tim visitasi adalah salah satu bentuk pra persyaratan untuk perpanjangan izin RS Andi Makkasau.

“Rumah sakit Andi Makkasau dari sisi teknis Dokumen dan perencanaannya untuk mendapatkan kembali izin operasional ke periode mendatang. Tentu dengan kehadiran kami disini, insya Allah kami bisa bersama dengan rumah sakit memastikan bahwa semua pensyaratan baik dokumen, maupun pensyaratan tehnis terpenuhi sehingga pemerintah provinsi Sulsel bisa mengeluarkan, memperpanjang izin operasional rumah sakit Andi Makkasau Parepare.” Kata Ardadi.

Lanjut Ardadi, Timnya memastikan semua persyaratan tehnis maupun dokumennya, pensyaratan, kalau untuk mendapatkan izin operasional kembali 5 tahun mendatang.

“Ini rutinitas kami di dampingi oleh dinas PSP, dari rumah sakit ini bahagian fungsi pembinaan kami untuk memastikan pelayanan kesehatan di kota Parepare bisa dipenuhi oleh rumah sakit dalam hal ini rumah sakit Andi Makkasau. Pensyaratan nya 6 bulan sebelum berakhir itu sudah lakukan pemenuhan persyaratannya. Saat ini adalah 6 bulan sebelum, insya Allah bulan Maret izin selanjutnya diperpanjang izin operasional nya itu 5 tahun.” Jelas Ardadi.

SKPD dan DPRD Harusnya Sigap Respon Aduan Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Sebagai Wakil Rakyat, Politisi Partai Demokrat Kota Parepare dari Dapil Ujung M Rahmat Sjamsu Alam berharap agar SKPD dan Anggota DPRD selslu merespon jika ada penyampaian dari masyarakat. Penegasan tersebut di sampaikannya pada program spesial IBH Sabtu (07/10/23).

“Saya kadang menyampaikan ke SKPD, tolong kalau ada penyampaian teman-teman anggota DPRD itu segera di respon. Kenapa harus segera direspon, Karena itu adalah aduan masyarakat, semua yang disampaikan anggota DPRD kepada SKPD itu semua aduan di masyarakat.” Kata Rahmat

Lanjut Rahmat, Dirinya mencontohkan hampir setiap saat ada aduan masalah BPJS-nya mati, mau mendaftar di BPJS itu seharusnya mengadu ke kecamatan, kelurahan atau ke dinas tapi ngadunya masyarakat ke DPRD.

“Jadi, sehingga kami ini sebetulnya hanya membantu pemerintah untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat. Kalau saya fasilitasi masyarakat melalui terkait dengan BPJS, berarti saya telah membantu pemerintah dalam mensukseskan program itu. Oleh karena itu saya wanti wanti kepada SKPD baik di rapat Paripurna, tolong kalau ada penyampaian dari anggota DPRD itu tolong segera direspon.” Ungkap Rahmat

Dekranasda Parepare Gelar Moeslem Fashion Week 2023.

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Parepare kembali menggelar Moeslem Fashion Week 2023, yang berlangsung di Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare. Senin, (09/10/23).

Kegiatan itu di buka secara resmi, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Juga melibatkan empat desainer terkenal. Dua perancang dari Kota Makassar, Nur Jannah dan Dimas. Kemudian, Dua nya lagi desainer dari Parepare, Erna Rasyid Taufan dan Andi Nurhanjayani.

Ketua Dekranasda Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan berharap melalui Moeslem Fashion Week ini dapat memunculkan desainer yang handal di Kota Parepare. “Saya harapkan melalui kegiatan ini, dapat tumbuh kembang desainer-desainer disini. Kenapa ? Karena menjadi desainer itu tidak mudah, harus ada talenta khusus yang dimiliki,”. Katanya.

Dia mengakui, penghasilan sebagai desainer tidak perlu diragukan, jika generasi pelanjut serius untuk menggeluti hal itu, niscaya dengan izin Allah SWT, bisa menjadi suatu pendukung kehidupan penghasilan. “Kalau serius digeluti sebagai desainer, dengan izin Allah Swt, bisa juga menjadi suport penghidupan penghasilan,”. Ucapnya, Ketua TP PKK Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan.

Erat singkatan namanya, juga menyebutkan bahwa ada dua program unggulan Dekranasda Parepare ini yang di maksimalkan. Yakni, Kerajinan kerang-kerangan dari limbah hasil laut dan Moeslem Fashion Week.

Lanjut, Desainer ternama, Erna juga menjelaskan bahwa Fashion Week Muslim ini juga melibatkan Luah, Camat dan berbagai pengurus organisasi yang ia pimpin sebagai peraga dan peragawati. Termasuk melibatkan Ketua Persit KCK cabang XL Dim 1405/Parepare Nyonya Ika Hastiar. “Kalau ibu-ibu SKPD sudah biasa, karena mereka sudah tampil hingga luar negeri Malaysia dan Turki. Kali ini, bagian ibu Lurah yang tampil. Dia ada dari FKPPI bahkan Ibu Dandim (Nyonya Ika Hastiar) juga tampil,” Jelasnya.

RSUD AM Parepare SKPD Kinerja Terbaik Triwulan III Tahun Anggaran 2023

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, menjadi salah satu SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare, dengan kinerja terbaik pada triwulan III tahun anggaran 2023. Itu berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksanaan kegiatan pembangunan Parepare triwulan III 2023 di Puslatbang KMP LAN RI, Makassar, Selasa (10/10/23).

Plt Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun dalam laporannya menyebutkan, BLUD RSUD Andi Makkasau menjadi SKPD dengan realisasi keuangan tertinggi pada triwulan III yakni mencapai 77,49 persen.
Capaian kinerja fisik RSUD Andi Makkasau juga positif, yakni 77,75 persen atau hampir berbanding lurus dengan realisasi keuangan. “Perangkat daerah dengan realisasi keuangan tertinggi per 30 September 2023 adalah BLUD RSUD Andi Makkasau dengan realisasi keuangan 77,49 persen, Dinas Kependudukan dan Capil 64,30 persen, dan Kecamatan Bacukiki Barat 62,53 persen. Kemudian perangkat daerah dengan realisasi keuangan terendah adalah Dinas Perkimtan dengan realisasi 16,64 persen, Dinas Perpustakaan 28,67 persen, dan Dinas PUPR 30,67 persen,” ungkap Zulkarnaen dalam laporannya.

 

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe yang hadir dalam Monev, mengapresiasi capaian kinerja dan realisasi keuangan SKPD yang hampir berbanding lurus termasuk RSUD Andi Makkasau. Taufan Pawe meminta agar setiap SKPD mengoptimalkan waktu tersisa untuk mencapai realisasi target kinerja fisik dan keuangan menjelang berakhirnya tahun anggaran 2023.

Monev Triwulan III, Capaian Kinerja Pembangunan Parepare 73,33 Persen, Realisasi Keuangan 56,45 Persen

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM — Capaian kinerja pelaksanaan kegiatan/sub kegiatan pembangunan Kota Parepare pada triwulan III 2023 hingga 8 Oktober 2023 berada di angka 73,33 persen. Sementara realisasi keuangan per 8 Oktober 2023 mencapai Rp533 miliar lebih atau 56,45 persen.

Hal ini dilaporkan Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Zulkarnaen Nasrun dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan pembangunan Parepare triwulan III 2023 di Puslatbang KMP LAN RI, Makassar, Selasa, (10/10/23).

Monev triwulan III ini dihadiri langsung Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim, Pj Sekda Parepare, HM Husni Syam, dan jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare.
Zulkarnaen Nasrun melaporkan berdasarkan data dan informasi yang diperoleh terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan Parepare hingga triwulan III per 30 September 2023 dan per 8 Oktober 2023 yang diinput oleh operator SKPD melalui aplikasi PANRITA. “Kami laporkan realisasi PAD hingga tanggal 30 September 2023 sebesar Rp 140.641.218.943 atau 78,50 persen dari target PAD Tahun 2023 sebesar Rp 179.162.217.169. Kemudian belanja dalam APBD Kota Parepare tahun anggaran 2023 sebesar Rp 924.595.555.607, meningkat pada perubahan parsial menjadi Rp 945.256.039.013, untuk membiayai 165 program, 470 kegiatan dan 1.587 sub kegiatan pembangunan di Parepare yang tersebar di 34 Organisasi Perangkat Daerah,” papar Zulkarnaen dalam laporannya.

Data ini menunjukkan bahwa APBD 2023 lebih besar dibanding APBD 2022 yang hanya Rp 923.238.509.528 dengan jumlah program lebih banyak yaitu 171 program, 460 kegiatan dan 1.618 sub kegiatan pembangunan.

Dalam laporannya, Zulkarnaen menyebutkan, capaian kinerja pelaksanaan kegiatan/sub kegiatan pembangunan hingga triwulan III 2023 cukup baik yakni mencapai 66,65 persen. Capaian ini sedikit lebih rendah dibanding 2022 pada triwulan III yang mencapai 75,30 persen.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare