26.7 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 485

Launching Di Tau Ji, Dishub Harap Manajemen Perparkiran di kota Parepare Lebih Baik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Menindaklanjuti ide dari Penjabat Walikota Parepare Akbar Ali, Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan melauncing satu inovasi baru dalam bidang Perparkiran. Inovasi itu disebut “DI TAU JI” yang merupakan singkatan dari “Digitalisasi Pemantauan Juru Parkir”, dilauncing oleh Kepala Dinas Perhubungan Fitriany dan dirangkaikan dengan pembagian rompi baru kepada 150 juru parkir yang tersebar di beberapa titik di kota Parepare.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Parepare, Fitriany menjelaskan, launching digitalisasi pemantauan data petugas parkir di kota parepare ini merupakan gagasan Penjabat Walikota Parepare, agar bagaimana manajemen perparkiran di kota Parepare lebih baik.

“kegiatan launching digitalisasi untuk data petugas parkir yang ada di kota Parepare. Untuk launching ini merupakan murni dari ide dari bapak walikota Parepare. Jadi, maka dari itu, kami tentunya langsung melaksanakan ide tersebut, perintah tersebut, untuk diadakan digitalisasi untuk petugas parkir yang ada di kota Parepare digabungkan dengan pemakaian rompi.” Kata Fitriany

Mantan Camat Bacukiki Barat ini menambahkan Pemberian rompi kepada petugas parkir tentunya untuk mengidentifikasi petugas parkir yang sudah terdata maupun yang belum terdata. Untuk sistem barcode ini dirinya mengharapkan manajemen perparkiran yang ada di kota Parepare itu bisa lebih baik lagi.

“Kemudian, kami berharap juga, bahwa, kami bisa dapat lebih cepat mengidentifikasi petugas-petugas parkir, apa saja yang mungkin, yang kemungkinan kami dapat mengidentifikasi lebih cepat. Untuk identitas dari petugas parkir. Untuk petugas parkir ini kami telah mengadakan komunikasi, ada beberapa yang telah kami lakukan komunikasi juga dengan BPJS ketenagakerjaan. Kemungkinan BPJS ketenagakerjaan itu juga memberikan harapan mengharapkan bahwa untuk petugas parkir juga dapat masuk di cover di BPJS ketenagakerjaan.” Jelas Fitriany

Kegiatan tersebut juga dihadiri kepala satuan lalu lintas Polres Parepare AKP Adnan Leppang, kepala UPTD perparkir Aryun Handana, dan Sekretaris Dinas Perhubungan yang digelar di Alun-alun kota lapangan andi makkasau Kota Parepare, Jumat (08/12/23).

Pj Walikota Parepare : Peringatan Hari Korban 40 Ribu Jiwa Sejarah Indonesia dalam Hdapi Kekejaman kolonial Hindia Belanda

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Hari Korban 40 Ribu Jiwa yang diperingati 11 desember setiap tahunnya memiliki makna mendalam. Peringatan tersebut dimaksudkan untuk mengenang kembali peristiwa jatuhnya korban yang tidak terhitung jumlahnya dari rakyat Sulsel akibat tindakan teror tentara Belanda yang beranggotakan 123 orang di bawah pimpinan Kapten KNIL Reymond Paul Pierre Westerling.

Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali mengatakan melalui Peringatan Hari Korban 40 Ribu jiwa masyarakat mengenang perjuangan heroik rakyat Sulawesi Selatan mengusir penjajah.

“Rakyat Sulawesi Selatan telah turut berkorban jiwa dan raga demi mengusir kolonialisme di bumi pertiwi ini. Apa yang dilakukan oleh rakyat Sulawesi Selatan setidaknya sebagai pelengkap betapa heroiknya perjuangan bangsa Indonesia mengusir kolonialisme,” ujar Akbar.

Peringatan Hari Korban 40 Ribu Jiwa lanjut dia bukan hanya milik masyarakat di Parepare maupun di Sulsel, tetapi sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia dalam menghadapi kekejaman rezim kolonial Hindia belanda.

“Saya berharap melalui peringatan Hari Korban 40 ribu Jiwa ini, menjadi momentum untuk memberikan motivasi dan semangat juang kepada generasi penerus bangsa untuk senantiasa menghargai jasa para pahlawan. Mendapatkan kemerdekaan ini dibutuhkan pengorbanan besar dari para pendahulu, makanya saya ingatkan kepada generasi muda harus terus melanjutkan pembangunan dari segala bidang untuk membawa rakyat indonesia lebih sejahtera, terkhusus di Kota Parepare,” harapnya.

Selanjutnya sebagai generasi penerus, hendaknya dapat melanjutkan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

“Semangat juang dan disiplin para pejuang harus diwarisi kalangan generasi muda untuk mengisi pembangunan. Semangat juang para pejuang dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, hendaknya menjadi sumber insipirasi, motivasi dan kreasi dalam melakukan percepatan pembangunan di Kota parepare,” pungkasnya.

Realisasi Target Pembayaran Parepare Terus Digenjot Hingga Akhir Desember 2023

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Realisasi target pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Parepare terus digenjot hingga akhir Desember 2023. Hanya saja wajib pajak akan dikenakan denda 2 persen jika membayar PBB lewat tanggal jatuh tempo, yakni 30 November.

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare, Rahmat. M mengatakan, masyarakat yang membayar PBB setelah batas tenggat waktu yang ditentukan, akan dikenakan denda keterlambatan sebanyak 2 persen dari nilai total pajak setiap bulannya. Sementara jatuh tempo pembayaran PBB per tanggal 30 November. Setelah itu sudah kena denda. “Bagi yang terlambat melakukan pembayaran mulai tanggal 1 Desember nanti, Pemerintah akan memberlakukan denda keterlambatan pembayaran sebanyak 2 persen,” jelas Rahmat. Senin, (11/12/23).

Kalla sapaan akrab Rahmat pun mengajak masyarakat menggunakan cara mudah untuk membayar PBB seperti melalui online atau Qris dengan cara melakukan barcode di akun Pemerintah Kota Parepare, kemudian memasukkan nomor wajib pajak. Nantinya akan terbaca di sistem untuk melakukan pembayaran tersebut. “Bagi masyarakat yang melakukan pembayaran melalui Qris selama persediaan masih ada, ” tandasnya. (*)

SPI RSUD AM Kota Parepare Dapatkan Apresiasi BPKP Perwakilan Sulsel

0

PAREPARE,RADIOMESRA. COM – Satuan Pengawas Internal (SPI) RSUD Andi Makkasau Kota Parepare mendapatkan apresiasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Selatan. Hal tersebut diungkap BPKP saat menurunkan tim dalam melakukan evaluasi penilaian kapabilitas Satuan Pengawal Internal RSUD Andi Makkassau.

Tim BPKP Sulsel, Tomi Mahardika  menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi sementara disampaikan bahwa SPI RSUD Andi Makkasau telah mencapai level 3 bahkan beberapa indikator level 4 sudah terpenuhi. ”Saya optimis SPI RSUD Andi Makkasau bisa menjadi percontohan bagi rumah sakit lainnya,” kata Tomi.

Tomi mengemukakan, masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi termasuk menambah tenaga SPI yang berlatar pendidikan ekonomi keuangan.

Percasi Parepare Siap Gelar Open Turnamen Catur Dengan Menghadirkan Master Nasional

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Catur Indonesia (Percasi) kota Parepare kembali akan menggelar kejuaraan catur Open Turnamen Catur se-Sulawesi Selatan.

Ketua Percasi kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir di program Obras radio mesra belum lama ini mengatakan, sesuai dengan hasil rapat kerja dan sesuai dengan program kerja yang ada dan tahun ini, sebenarnya tahun lalu juga sudah adakan kegiatan kejuaraan.

Tahun Lalu percasi adakan untuk tingkat lokal kota Parepare, tahun ini Karena di masa kepengurusan tahun kedua menjelang tahun ke 3 dirinya di percasi akan kembali mengadakan kejuaraan open turnamen ke sulselbar.

“Di dalam kegiatan ini, ada beberapa master nasional yang akan ikut untuk menyemarakkan kegiatan ini. Jadi kita sudah menyiapkan total hadiah 20 juta, untuk tingkat umum, dan tingkat lokal kota Parepare. Dan kegiatan nanti akan dilaksanakan pada tanggal 16 sampai 17 ini akhir pekan. Karena kita undang teman-teman dari Sulselbar, hadir bisa menyemarakkan ini agar supaya momen kegiatan percasi di kota Parepare bisa terekam dan bisa menggema ke provinsi.” kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut Dr. Kamaluddin, untuk pembinaan di kota parepare khususnya cabang olahraga catur ini masih berjalan sebagaimana tahun-tahun kemarin. Dirinya berharap warga Parepare yang penggemar dan hobi catur silakan mendaftar.

“Kami sekarang buka sekretariat di jl Riburane untuk sementara kantor KNPI Kita berkantor sementara, karena kita butuh sekretariat. Kepada warga Parepare yang ingin berpartisipasi dalam open turnamen ini, mendaftar untuk menyemarakan. Karena kita nanti sistem yang berlaku di pertandingan nasional internasional jadi sistem Swiss dengan 9 babak dan pakai 25 menit untuk pertandingan pertama, Dan setelah 25 menit belum selesai, maka digunakan jam Waktu. Kita ajar juga teknologi kepada atlet-atlet kita agar supaya kalau bertanding ini sudah pakai sistem. Jadi tidak ada lagi sistem main catur kayak seperti biasa, kalau di rumah atau di pinggir jalan, Main catur sampai 1 jam Kita tentukan waktu sebagaimana aturan, agar supaya pemain pemain kita terutama atlet muda ini terlatih dengan teknologi Karena sekarang olahraga ini sudah canggih pakai teknologi.’ jelas Dr. Kamaluddin.

Bawaslu Kota Parepare Gelar Media Gathering Bahas Pelanggaran APK Kampanye

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Parepare menggelar Media Gathering, Jumat, (08/12/23), di S3 Box Coffee Jalan Mattirotasi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat. Media Gathering tersebut diikuti puluhan awak media baik cetak, elektronik dan siber.

Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh Zainal Asnun dalam pemaparannya menjelaskan terkait koordinasi Pengawasan Logistik Pemilu 2024 dimana saat ini bertebaran banyaknya APK.

“Jangankan di kota Parepare, di Makassar memang yang menjadi tempat utama APK kami lihat di pohon, tiang listrik dan tiang telepon Ini yang paling marak tempatnya APK kemarin. Sempat saya hitung ada di daerah ada 15 pohon berturut-turut setiap pohon ditempati APK. Sebenarnya sederhana, kalau kita pikir, tapi kali ini adalah dengan pelanggaran administrasi pemilu yang kewenangannya ada panwaslu kecamatan untuk menindaklanjuti. Tetapi dengan kita menganggap juga tidak sederhana ini harus kita sikapi.” Kata Asnun.

Lanjut Asnun, Pihaknya, sudah berkoordinasi secara berjenjang ke Bawaslu provinsi untuk proses lanjutannya seperti apa, sehingga semua ada keseragaman di Sulawesi Selatan. Bawaslu parepare mendapat arahan silahkan gerakkan dulu mulai tingkat kelurahan kecamatan untuk mendata tetapi sambil menjalankan pendataan APK yang melanggar.

“Teman-teman yang kita instruksikan untuk langsung melakukan persuasif ke yang punya APK, memantau dan untuk meminta dulu untuk menurunkan sendiri dan memindahkan sendiri ke tempat yang tidak melanggar, ke tempat yang tidak dilarang. Sambil mendata, sambil meminta ke peserta pemilu atau calon legislatif untuk mendaftar sendiri. Kalaupun pada titik, kita rencanakan juga minggu depan kita sudah mengeluarkan surat.-Surat itu, kita akan menyampaikan sebagai bentuk saran perbaikan memberikan waktu paling lama 3 hari kalaupun tidak dilakukan maka kita akan rekomendasikan ke yang berwenang.” Terang Asnun.

2024 Kuota Haji Sulsel Dapat Tambahan Sebesar 861 jemaah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kementrian Agama Parepare yang kini di pimpin H. Fitriadi terus berbenah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kota Parepare.

H. Fitriadi belum lama ini mengungkapkan dirinya bangga dan bersyukur karena dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini pihaknya dari kementerian agama kota Parepare itu selalu mendapatkan juara satu terbaik dalam hal masalah percepatan pelayanan dokumen haji.

“Perlu kita ketahui bahwa, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini, kami dari kementerian agama kota Parepare itu selalu mendapatkan juara satu terbaik dalam hal masalah percepatan pelayanan dokumen haji. Dan insyaallah pada tahun 2024 ini mudah-mudahan, kita masih menduduki peringkat satu dalam hal bagaimana pelayanan kepada calon jamaah haji.” Kata Fitriadi.

Lanjut H Fitriadi, terkait dengan pelayanan dokumen dan urusan perhajian bahwa pada tahun ini Sulsel mendapatkan kuota tambahan sebesar 861 jemaah

“Alhamdulillah dari kuota kemarin pada tahun 2023 itu, Sulsel, itu mendapatkan kuota sebanyak 7272. Alhamdulillah pada tahun ini mendapatkan kuota tambahan sebesar 861 jemaah. Jadi kuota Sulsel nanti pada tahun 2024 insya Allah akan mencapai angka 8.133 orang. demikian juga dengan lansia sudah masuk dalam perhitungan di situ.” Ungkap H. Fitriadi

Kesbangpol Sosialisasi Pendaftaran Pengelolaan Sistem Informasi Ormas

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah kota Parepare melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mensosialisasikan Permendagri nomor 57 Tahun 2017 tentang pendaftaran dan pengelolaan sistem informasi organisasi kemasyarakatan atau ormas. Dalam kegiatan ini staf ahli khalwatiah hadir mewakili penjabat Walikota Parepare yang digelar di meeting room hotel pariwisata Jumat (08/12/23).

Sekertaris Kesbangpol H. Bahar di sela kegiatan mengatakan pihaknya berdiskusi meminta masukan dan saran serta meminta ormas untuk aktif mendaftarkan diri di Kesbangpol kota parepare

“Hari ini kita diskusi dan banyak masukan saran dari pengurus ormas yang hadir. Kami sudah komitmen bahwa tiap institusi ini kami kirimkan daftar organisasi masyarakat yang sudah terdaftar di Kesbangpol. Tapi kita juga tidak bisa pungkiri bahwa, dengan keterbukaan informasi, kalaupun ada yang minta informasi di SKPD pasti dilayani. Tapi kalau sudah mengarah ke hal yang negatif mungkin tidak bisa karena bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. kami harapkan bahwa kalau ada ormas yang belum terdaftar, kiranya bisa mendaftarkan diri. Karena kalau tidak terdaftar di kesbangpol maka pelayanan secara maksimal dari pemerintah kembalikan ormas untuk tidak dilaksanakan.” Kats H. Bahar.

Kegiatan ini memberikan tersebut pemahaman kepada ormas untuk tertib administrasi terhadap ketentuan pendaftaran ormas sebagai badan hukum dan pendaftaran ormas untuk memperoleh SKT maupun pendaftaran online ormas LSM.

kegiatan ini memberikan kesempatan kepada ormas yang bersedia mendaftar dan melaporkan keberadaannya kepada badan Kesbangpol Parepare. Hal ini tidak terlepas dari tertib administrasi organisasi pada ruang lingkup pemerintah kota Parepare. Melalui sosialisasi ini mengingatkan masyarakat yang bermukim di kota Parepare, bahwa organisasi kemasyarakatan penting melakukan pendaftaran kepada pemerintah. Selain itu dengan sosialisasi Permendagri 57 Tahun 2017 ini untuk membantu badan Kesbangpol Parepare melakukan pengawasan sekaligus pendataan secara lengkap terhadap keberadaan organisasi masyarakat maupun partai politik yang ada di wilayah kota Parepare.

Dua Kepala Daerah Di Sulsel Komitmen Bantu Pembangunan Ponpes Zubdatul Asrar NU

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dua Kepala Daerah masing-masing PJ Wali Kota Parepare Dr Akbar Ali dan Bupati Sidrap H Dollah Mando mengatakan komitmennya untuk membantu mengawal pembangunan asrama putra Pondok Pesantren (Ponpes) Zubdatul Asrar Nahdhatul Ulama (NU) Kota Parepare.

Komitmen tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi dan peletakan batu pertama Asrama putra Ponpes Zubdatul Asrar NU, Sabtu, (09/12/24).

“Pesantren ini sangat luar biasa, karena dengan usia yang masih baru sudah bisa berkiprah sampai tingkat nasional. Selaku Pemerintah Daerah kami siap membantu pembangunan asrama ini, termasuk kalau ada yang ingin melanjutkan pendidikan ke Saudi Arabia, kami juga siap bantu,”ungkap PJ Wali Kota Parepare, Dr Ali Akbar.

Hal sama disampaikan Bupati Sidrap H Dollah Mando. Orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo ini juga berkomitmen membantu pembangunan asrama putra Ponpes Zubdatul Asrar NU tersebut.

“Disini ada dua Kepala Daerah yang berkumpul, tolong dihitung baik-baik estimasi anggaran untuk pembangunan asrama ini. Insya Allah dua Kepala Daerah tidak mungkin tidak berkontribusi. Kan bisa dibagi dua,”selorohnya.

Acara peletakan batu pertama pembangunan asrama putra Ponpes Zubdatul Asrar NU berlangsung khidmat. Dua kepala Daerah masing-masing PJ Wali Kota Parepare dan Bupati Sidrap langsung melakukan seremoni peletakan batu pertama. Dollah Mando meletakkan batu pertama disusul Pj Wali Kota Parepare.

Sementara pimpinan Ponpes Zubdatul Asrar NU, Kiai Hannani mengaku sangat berterima kasih atas kehadiran dua pucuk pemimpin di dua daerah bertetangga ini. Ia berharap hadirnya dua Kepala Daerah ini menjadi pertanda baik untuk kemajuan ponpes yang ia pimpin ini.

“Kehadiran dua kepala Daerah ini adalah sebuah berkah. Kami berharap dengan kehadiran mereka berdua, pembangunan asrama ini bisa segera rampung dengan cepat,”harapnya.

Bukan Hanya Pasien Muslim, Ustad Ismail Juga Kedatangan Pasien Ruqyah Non Muslim

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ruqyah merupakan praktik pengobatan dengan ayat-ayat Al-Qur’an, doa-doa, atau zikir-zikir khusus untuk menyembuhkan orang yang memiliki keluhan penyakit medis ataupun nonmedis.

Penyuluh Agama Islam di Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Bacukiki Barat Kota Parepare Ustadz Ismail yang juga praktisi Ruqyah mengatakan ruqyah melakukan Penerapan ruqyah. Praktek Ruqyah Biasanya dilakukan kepada muslim, akan tetapi kali ini yang dilakukan Ustadz Ismail kedatangan pasien dari Non Muslim di Masjid Al Ikhlas, Jl. Puri Gandaria Indah, Rabu (06/12/23).

“Kami dari ruqyah Nurul ma’rifat yang sudah direkomendasikan oleh MUI, kementerian agama dan telah terdaftar dari Dinas kesehatan. Dan sudah lebih 10 tahun berjalan mulai dari 2013 diberikan izin. Jadi bukan hanya muslim saja, kita tangani dari hal berbagai penyakit baik itu medis maupun non medis tapi juga non muslim. Dan Alhamdulillah sudah ada beberapa yang berkunjung di masjid al-ikhlas jalan Puri Gandaria indah.” Kata Ust. Ismail

Ustadz Ismail berharap, agar senantiasa diberikan kesehatan serta umur panjang untuk membantu ummat yang terkena penyakit, baik medis maupun non medis.

“Harapan kami semoga Allah subhanahu wa ta’ala tetap selalu memberikan kesehatan kekuatan dan umur pajang supaya bisa membantu masyarakat baik masyarakat parepare maupun luar Parepare Alhamdulillah.” Harap Ismail

Selain itu, Ustadz Ismail juga berkesempatan memberikan ruqyah kepada Nara Pidana (Napi) di Lapas Kelas IIa Kota Parepare.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare