26.7 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 484

BKD Parepare Komitmen Selesaikan Kewajiban Pada Pihak Ketiga Tahun Ini

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Badan Keuangan Daerah (BKD) Parepare berkomitmen untuk segera menyelesaikan kewajiban kepada pihak ketiga tahun ini, yakni sebesar Rp22,8 miliar. Kepala BKD Parepare, Prasetyo Catur K mengatakan, kewajiban kepada pihak ketiga menjadi prioritas untuk meningkatkan kestabilan keuangan di pemerintahan. “Sisanya Rp22,8 miliar. Ini menjadi perhatian kami untuk segera dibayarkan,” ujar Prasetyo beberapa waktu lalu.

Prasetyo menekankan, sebelum menyelesaikan kewajiban, idealnya di-review dulu oleh Aparat Pengawasan Internal Pemerintahan (APIP) atau Inspektorat. “Setelah di-review hasilnya nanti kami cocokan dengan permohonan pembayaran utang dari pihak ketiga tersebut,” ungkap Pras sapaannya.

Kendati demikian, Prasetyo mengemukakan, Pemkot Parepare juga memiliki piutang dari Pemerintah Provinsi Sulsel senilai Rp58 miliar. Namun, akan dibayarkan sedikit demi sedikit oleh Pemprov Sulsel kepada Pemkot Parepare. “Jadi piutang yang tercatat oleh kami itu, sebesar Rp58 miliar. Rp58 miliar itu, adalah piutang Pemerintah Provinsi Sulsel kepada Pemkot Parepare. Yang saat ini dibayar bertahap oleh Pemprov Sulsel,” terangnya.

Karena itu, dia berharap dana tersebut segera dibayar walaupun masih setengah. “Kalau Pemprov Sulsel bayarkan dana itu ke Pemkot Parepare, maka kita surplus. Sehingga kami ada kelegaan dalam proses penyelesaian kewajiban ke pihak ketiga,” tandas Prasetyo.

PJ Wali Kota Pemantau Pembangunan Gedung Covid Centre

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Virus Covid – 19 kembali ditemukan di beberapa wilayah di Indonesia, hal tersebut direspon Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali. Beberapa waktu lalu PJ Wali Kota, Akbar Ali bersama jajaran melakukan pemantauan pembangunan gedung covid centre yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau.

Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Renny Anggraeni Sari mengatakan, pembangunan covid centre dijadwalkan selesai tahun ini, dan secepatnya akan difungsikan sebagai gedung infeksi. “Untuk progres pembangunannya hampir selesai, Semoga secepatnya bisa dimanfaatkan,” tandasnya

 

Bawaslu Harap Pendengar Radio Turut Awasi dan Jaga Pemilu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Prof Dr Arrijani M.,Si, Pengamat Pendidikan Universitas Negeri Manado (Unima) mengungkapkan Dirinya merasa gembira karena bisa sharing dengan teman-teman komunitas pendengar radio Mesra dan Peduli parepare. Hal tersebut di sampaikan Prof. Arrijani usai menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu Kepada Masyarakat di hotel Kenari lantai 2 Senin (12/12/23).

“Kita sharing kan adalah pengawasan partisipatif. Pengawasan Partisipatif itu adalah bentuk pengawasan yang mengharapkan sebanyak mungkin partisipasi dari masyarakat. Terutama para tokoh. Yang hadir hari ini adalah tokoh-tokoh masyarakat yang secara faktual telah berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan pengawasan di seluruh tahapan kepemiluan, itu yang menggembirakan saya. Yang kedua dalam pengawasan partisipasif ini, sesungguhnya yang kita harapkan adalah, kegiatan-kegiatan yang mengarah pada upaya pencegahan terjadinya pelanggaran pemilu.” Kata Prof Arrijani.

Lanjut Arrijani, Dirinya berharap sedapat mungkin mengedukasi masyarakat dan para kontestan baik itu parpol, calon atau Tim sukses calon untuk turut serta menjaga agar supaya tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap aturan-aturan, baik itu undang-undang yang diatur dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 maupun PKPU dan peraturan Bawaslu.

“Terkait harapan kita adalah teman-teman yang tergabung dalam komunitas yang berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif ini turut mensosialisasikan kepada masyarakat, mana yang boleh, mana yang tidak boleh dari setiap tahapan. Sekarang ini yang krusial adalah tahapan kampanye. Di dalam tahapan kampanye ini menurut informasi dari berbagai pihak yang selama ini terjadi, banyak sekali indikasi pelanggaran. Dan yang paling kita khawatirkan bersama adalah maraknya penggunaan uang atau Money politik dalam kegiatan kampanye.” Jelas Prof Arrijani.

Melalui UPZ Kemenag Parepare Salurkan 3,7 Ton Beras Ke Mustahik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti (HAB) Ke 78 Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Kota Parepare menggelar penyaluran zakat profesi bagi para mustahik di Aula Kemenag Parepare, Senin (11/12/23).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kota Parepare, H. Fitriadi, Kepala Subbag TU, H. Syaiful Mahsan, seluruh Kepala Seksi serta segenap ASN dan P3K lingkup Kemenag Kota Parepare dengan membawa satu orang mustahik untuk diberikan zakat.

Penyaluran zakat profesi tersebut berupa beras sebanyak 3,7 ton kepada 370 mustahiq dan juga memberikan infaq 51 barang kebutuhan madrasah negeri dan swasta yang berupa kipas angin, kompor gas, speaker bluetooth, dan dispenser. Pada kesempatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kakan Kemenag Parepare, H. Fitriadi, saat ditemui ia menyampaikan sebanyak 3.700 kg beras disalurkan kepada mustahik.

“Alhamdulillah, kami warga kementerian agama kota Parepare, dalam rangka hari amal bakti kementerian agama yang ke 78, kami laksanakan pemberian Zakat profesi kementerian agama kota Parepare. Sebagaimana kita ketahui bersama, ada beberapa kegiatan yang sudah diselesaikan. Yang pertama kita akan distribusikan 3700 kg beras dan di peruntukan kepada mustahik warga kementerian agama. Kemudian ditambah lagi pemberian bantuan kepada seluruh madrasah,” jelas H. Fitriadi

Ia juga menyampaikan 51 kebutuhan operasional madrasah negeri dan swasta juga disalurkan untuk menyambut HAB Ke 78 Kemenag RI.

KPU Parepare Gelar Rakor Pengelolaan Logistik Pemilu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, menggelar rapat koordinasi penyiapan dan pengelolaan logistik Pemilu 2024, di hotel Kenari Bukit Indah, Selasa (12/12/23). Rakor yang dihadiri ketua dan anggota PPK dan PPS se kota Parepare ini bertujuan, agar PPK dan PPS mengetahui tugas dalam pengelolaan logistik.

Rakor juga melibatkan para sekertariat, khususnya sekretaris dan stafnya dengan harapan setelah rakor, tidak ada lagi yang saling melempar tanggung jawab. Ketua KPU Parepare, Mursalin Muslimin mengatakan Melalui rakor ini para peserta diharap siap dalam melakukan pengelolaan logistik serta melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

“Kita berharap ini langkah untuk menghadirkan teman-teman PPK dan PPS beserta sekertariat dengan kekuatan full, biar mereka tahu apa yang menjadi tugas mereka di dalam di tim. Kita berharap ke depan tidak ada lagi yang tidak melakukan tugasnya, sehingga kemudian, sesuatu yang bisa kita maksimalkan menjadi tidak maksimal. Kita mau kalau teman-teman baik PPK/PPS maupun para sekretariatnya dalam hal ini sekertaris dan staf nya patuh didalam pengelolaan logistik ini tentu sesuai dengan tupoksinya masing masing” ungkap Mursalin Muslimin.

Lanjut Mursalin, KPU mengambil inisiatif untuk mendudukkan mereka bersama sekaligus sebagai sebuah langkah untuk memperkuat solidaritas di tingkat PPK dan PPS.

“Tidak kesecocokan itu sebetulnya tidak ada, tetapi kemudian lebih kepada bahwa ada pemahaman diantara mereka, bahwa sesungguhnya persoalan logistik ini adalah bahagian tugas PPK atau PPSnya, bukan stafnya atau sekertarisnya. Kita mengkomunikasikan dan mempertegas kepada mereka ini tugas ini tugas bersama. Mungkin yang bertanggung jawab adalah divisi yang terkait dengan logistik, tetapi pola pekerjaannya kita bersama sistim kerja dipenyelenggara itu kolektif koligial satu untuk semua semua untuk satu.” Jelas Mursalin.

Dalam kesempatan itu juga Mursalin, mengungkapkan Sementara ini KPU Parepare masih menunggu jadwal terkait dengan pengadaan surat suara, sedangkan Bilik suara, kotak suara, alat coblos , tinta dan perlengkapan lainnya, sudah lengkap.

PJ Walikota Parepare Harap Jadi  Peringatan Korban 40 Ribu Jiwa Jadi Momentum Generasi Penerus Hargai Jasa Pahlawan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Penjabat (PJ) Walikota Parepare Dr. Drs. Akbar Ali AP., M.Si mengungkapkan Peringatan hari korban 40.000 jiwa yang di peringati setiap tahunnya memiliki makna yang sangat mendalam. Hal tersebut di sampaikan Akbar Ali saat memberi sambutan pada upacara peringatan hari korban 40.000 jiwa di lapangan korban 40.000 jiwa Jalan Sultan Hasanuddin Senin (11/12/23).

“Peringatan hari korban 40.000 jiwa, yang kita peringati setiap tahunnya memiliki makna yang sangat mendalam. Peringatan tersebut dimaksudkan untuk mengenang kembali peristiwa jatuhnya korban, yang tidak terhitung jumlahnya dari rakyat Sulawesi Selatan, akibat tindakan teror tentara Belanda yang beranggotakan 123 orang di bawah kepemimpinan Westerling.” Kata Akbar.

Pejabat kementrian dalam negri ini lanjut mengatakan melalui peringatan hari korban 40.000 jiwa ini bagaimana mengenang perjuangan heroik rakyat Sulawesi Selatan dalam mengusir penjajah. Rakyat Sulawesi Selatan telah turut korban jiwa dan raga mengusir kolonialisme di bumi pertiwi ini. seperti yang dilakukan oleh rakyat Sulawesi Selatan sebagai bentuk betapa heroiknya perjuangan bangsa Indonesia mengusir kolonialisme.

“Peringatan hari korban 40.000 jiwa ini bukan hanya milik masyarakat Parepare maupun di Sulawesi Selatan, tetapi sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia dalam menghadapi kekejaman rezim kolonial Hindia Belanda. Olehnya itu, saya berharap melalui peringatan hari korban 40.000 jiwa ini menjadi momentum untuk memberikan motivasi dan kemajuan kepada generasi penerus bangsa, untuk senantiasa menghargai jasa jasa pahlawannya. Mendapatkan kemerdekaan ini dibutuhkan pengorbanan besar dari pahlawan pendahulu. Makanya, saya ingatkan kepada generasi muda harus terus melanjutkan pembangunan dari segala bidang untuk membawa rakyat Indonesia lebih sejahtera terkhusus di kota Parepare. Peristiwa hari korban 40.000 jiwa bagi masyarakat Parepare tidak hanya mencatat trauma berat tetapi juga menjadi pelajaran sejarah yang berharga dalam menyongsong masa depan yang gemilang.” Harap Akbar

Dinas PPKB Berkontribusi Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Parepare turut berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Parepare. Berdasarkan data BPS tahun 2022, kemiskinan ekstrem Parepare tercatat 0,33 %, dari sebelumnya yaitu pada tahun 2021 berada pada persentase 0,47 % atau mengalami penurunan 0,14 %. Pengentasan kemiskinan ekstrem ini menjadi salah satu dari delapan program prioritas Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, yang juga menjadi program prioritas untuk dikonkretkan oleh Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali.

Kepala Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun dalam rapat koordinasi membahas kemiskinan ekstrem di Ruang Rapat Bappeda Parepare, Senin, (11/12/23), mengatakan, beberapa SKPD berperan dalam penurunan kemiskinan ekstrem di Parepare, salah satunya Dinas PPKB. “Dinas PPKB berkontribusi dalam penurunan kemiskinan ekstrem melalui program pembinaan keluarga berencana dan program pemberdayaan dan peningkatan keluarga sejahtera,” kata Zulkarnaen.

Zulkarnaen mengemukakan, angka kemiskinan ekstrem di Parepare relatif rendah dibanding Kabupaten Kota lainnya di Sulsel. Dia mengungkapkan, telah dilakukan pemadanan antara data Percepatan Penurunan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kependudukan (Menko PMK) dengan data regsosek BPS melalui verifikasi dan validasi (Vervali) di seluruh Kelurahan di Parepare.

“Hasil pemadanan data tersebut terdapat 182 jiwa masyarakat Kota Parepare yang miskin ekstrem tersebar di 18 Kelurahan. Dari 22 Kelurahan di Kota Parepare, terdapat 4 Kelurahan yang zero atau nol masyarakat miskin ekstremnya. Empat Kelurahan itu adalah Kelurahan Lemoe, Kelurahan Ujung Bulu, Kelurahan Mallusetasi, dan Kelurahan Lakessi,” ungkap Zulkarnaen.

Secara terpisah, Kepala Dinas PPKB Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan, selain kemiskinan ekstrem, Dinas PPKB juga terus bergerak menurunkan stunting yang menjadi salah satu program prioritas Pj Gubernur dan Pj Wali Kota.

“Jadi ada delapan program prioritas Pj Gubernur yang siap dikonkretkan Pj Wali Kota Parepare di antaranya yang kini terus digenjot Dinas PPKB yaitu penanganan stunting dan gizi buruk, serta pengentasan kemiskinan ekstrem. Insya Allah dengan sinergitas kolaborasi, Parepare optimis bisa menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” tegas Hamka, sapaannya.

Unik, Tanggal Cantik Abadikan Lewat Kelahiran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – 12.12 merupakan angka unik dan cantik sehingga banyak masyarakat ingin mengabadikan momen seperti ini untuk menjadi kenangan dalam hidupnya. Di momen tanggal cantik, masyarakat biasanya mengabadikannya dengan berbagai hal seperti pernikahan dan kegiatan lainnya.

Sama halnya di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, terdata enam ibu turut merasakan momen spesial 12 12 ini dengan melahirkan buah hatinya.

“Di hari ini, ada enam persalinan yang kami lakukan. Ada persalinan secara normal, ada juga persalinan dengan Sectio,” kata dr. Hj. A Risma NS, Dokter Spesialis Obgyn di IGD Ponek RSUD Andi Makkasau, Selasa (12/12/23).

Di RSUD Andi Makkasau, ibu yang melahirkan tepat di angka 12 12 ini turut bahagia, karena diberikan keselamatan dan kesehatan pasca melahirkan anaknya.

YLP2EM Parepare – BaKTI Gelar Penguatan Kapasitas Media dan Jurnalis

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) Kota Parepare, sebagai salah satu mitra Yayasan BaKTI dalam Program Inklusi menggelar penguatan kapasitas forum media dan jurnalis, di D’Carlos cafe di Jalan Bau Massepe, Kamis (07/12/23).

Koordinator Program Inklusi Parepare, Abd Samad Syam menjelaskan, kegiatan penguatan forum media dan jurnalis merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya terkait peliputan Gender, Distabilitas, dan Inklusi Sosial (Gedsi).

“Teman-teman di forum media ini, paling tidak pemberitaan media itu, dia melakukan semacam advokasi terhadap sebuah kebijakan, tetapi dia berbasis data, sebagai alat untuk melakukan advokasi baik kepada pengambil kebijakan, maupun kepada masyarakat.” Kata Samad

Lanjut Samad, Tujuan utama kegiatan itu adalah memastikan bahwa hak-hak kelompok marginal dan rentan dalam masyarakat dapat diperoleh secara adil. Pada kegiatan itu menganalisis peliputan media yang berfokus pada Kesetaraan Gender, Distabilitas, dan Inklusi Sosial (Gedsi).

“Tujuannya bagaimana masyarakat khususnya masyarakat kelompok-kelompok yang marginal dan kelompok rentan itu, mendapatkan hak nya sebagai hak untuk mendapatkan kesejahteraan dan keadilan.” Kata Samad

Menjadi fasilitator pada kegiatan itu, salah seorang Jurnalis senior di Kota Parepare, Heril. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Koordinator Program Inklusi Parepare, Abd Samad Syam. Menjadi peserta, sejumlah jurnalis media cetak, Online, dan televisi di Kota Parepare.

Abd Samad memberikan apresiasi kepada Jurnalis yang telah meliput dengan baik, sambil memberikan saran untuk perbaikan dalam penyebutan penyandang disabilitas atau difabel. Abd Samad berharap agar teman-teman jurnalis dalam forum media itu dapat berperan sebagai advokat kebijakan dengan berbasis data. Sehingga dapat memengaruhi pengambil kebijakan dan masyarakat. (*)

Menyapa Awak Media Lewat Media Gathering, Bawaslu Ungkap Peran Media Sukseskan Pemilu

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua Bawaslu Parepare Muh. Zainal Asnun mengungkapkan media sebagai kontrol dalam sukses tidaknya pelaksana pemilu. Karena dengan media mampu mengcounter berita berita hoax, ujaran kebencian dan segala jenisnya. Hal tersebut di sampaikan Zainal saat menggelar Media Gathering, Jumat, (08/12/23), di S3 Box Coffee Jalan Mattirotasi, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat.

“jadi ini bisa menjadi kontrol juga teman-teman media, karena saya yakin, media sosial kita ini punya peran penting. Wajah pelaksanaan pemilu terkhusus di kota Parepare ada di tangan saudara-saudara semua. Wajahnya pemilu kita seperti apa, ini tidak akan bisa lepas daripada media, terlebih lagi kalau ada yang pakai akun-akun sendiri menyebarkan berita hoax, berita bohong, ujaran kebencian yang mencounter itu bisa aturannya siapa teman-teman media.” Kata Zainal.

Lanjut Zainal, dirinya sendiri menganggap di Indonesia ini ada tiga pilar. Dirinya pribadi menganggap dunia pers itu dunia media sosial, pilar keempat karena apapun segala sesuatu yang terjadi wajahnya ada di situ.

“Ini yang paling paling bisa orang Indonesia tau kejadian apa, terjadinya dimana, Itu di teman-teman pers. Saya teringat itu mungkin teman-teman paham, Saya cuma sedikit mengingat kembali ada yang paling terkenal panglima perang Napoleon, bahasanya seperti apa, saya lebih takut satu goresan tinta pena daripada seribu tentara, itu karena kekuatannya media itu sekuat apa, sampai di mana pengaruhnya ke mana-mana, karena media.” Ungkap Zainal

Zainal juga mengajak awak media membangun sinergitas, mengawal pemilu ini terkhusus di kota Parepare. Melaksanakan  dengan bahagia berintegritas jujur aman dan adil.

“Tanpa peran media, teman-teman semua, ini susah. Begitupun sebaliknya, kalau teman-teman media juga mau membangun sinergitas itu untuk bagaimana suksesnya pemilu ini, peran kita ada di situ semua. Terlepas dari, misalnya teman-teman ada kenalan, ada calon legislatif yang mau mengontrak untuk iklan misalnya, itu boleh diperbolehkan, peraturan KPU juga sudah mengatur, malah ada aturan berapa lama detiknya, berapa lama. Tetapi pesannya peraturannya KPU itu dilakukan secara adil dan peserta yang sama.’ Terang Zainal.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare