26.7 C
Pare-Pare
Minggu, November 8, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 482

Bank Sulselbar Beri Kredit Petani Bacukiki dengan Bunga Rendah Pertahun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Bank Pembangunan Daerah Sulselbar belum lama ini telah melaksanakan akad kredit kepada 25 Petani Jagung di wilayah Bacukiki kota Parepare. Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Kota Parepare Hazjul mengatakan kredit tersebut di salurkan bank Sulselbar dan berharap para petani bisa memanfaatkan dengan sebaik baiknya.

“Kami melaksanakan akad kredit untuk sementara ini 15 petani yang akad kredit bagi petani jagung, dengan pola kemitraan, pola off taker, yang kami kerja samakan dengan para petani jagung. Kami berharap, para petani betul betul dapat dimanfaatkan oleh para petani. Karena kita bisa membayangkan dengan fasilitas kredit yang diberikan 3% mereka sudah bisa menghasilkan 6 sampai 7 ton perhektarnya.” Kata Hazjul.

Lanjut Hazjul, Bank Sulselbar asaz memberikan 10 juta perhektar dengan bunga 300.000 pertahun. Kalau dengan  asumsikan 6 sampai 7 ton perhektarnya, dalam jangka waktu 4 bulan petani dapat menghasilkan 24 juta-28 juta, nanti diperkurangkan kewajibannya petani bisa melakukan pelunasan pada saat 4 atau 6 bulan .

“Berikutnya Dia mau bermohon lagi silahkan. Kalau misalnya petaninya hanya meminta 6 bulan itu, bunga yang 6 bulan lagi tidak perlu dibayarkan cukup bunga. Jadi asumsinya  kemungkinan besar hanya 150 saja per musim karena ini pembayarannya karena pembayarannya sistem permusim.” Jelas Hazjul

Parkir Parepare Bisa Capai 1,3 Milliar Pertahun

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir lewat program obras belum lama ini mengatakan kalau bicara target PAD di sektor Parkir tahun ini di targetkan itu 1,8 M dari total titik Pungut.

“Waktu itu sebelum sekarang ini menjadi 81, sebelum itu ada 124 titik Pungut. Tetapi data terakhir kita terima dari dishub, berdasarkan rapat terakhir kita, pembahasan terkait dengan tinggal 81. Kalau kita berbicara di 81 titik, Itu kami ambil rata-rata Rp. 30.000. dan Kita pernah turun untuk melihat-lihat kondisi jukir di bawah, kira-kira berapa sebenarnya pendapatan yang dia bisa dapatkan ada tempat pungut itu bisa sampai 100, 200 ribu per hari.” Kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut Celeg Gerindra Dapil ujung no satu ini,  tapi kemarin karena dishub tidak bisa mencapai target karena yang biasa disetor itu cuma 840 sampai 850 juta pertahun.

“Tidak bisa mencapai target yang kita sampaikan. Kalau kita berbicara dulu 124 kita hitung rata-rata saja 30.000 ini paling terkecil, kami hitung-hitungkan kemarin, itu Rp 30.000 x 124 itu bisa mencapai 1 bulan itu 3 juta, kemudian kita kali 365 hari itu bisa mendapat 1 M 350 juta. Jadi kalau ini baru 30.000, sebenarnya dengan pemberlakuan 30.000  kita hitung secara dasar, sebenarnya pencapaian target parkir itu bisa melampaui ini kami hitungnya saja 30.000 paling kecil, bagaimana kalau kami hitung 100.000. Jadi bahkan 1,8 bahkan 2 miliar bisa dicapai, kalau sekarang kita berhitung ke data terakhir yang disampaikan oleh dishub titik pungut ini sekarang ini tinggal 81×30.000 itu maka satu hari itu bisa mendapatkan Rp 2.430.000 kalau kami kalau di kali 365 hari itu 886 juta lebih.” Terang Dr. Kamaluddin

Pemkot Parepare Gelar Sidang Pengusulan Rekomendasi Objek Cagar Budaya

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota Parepare, melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, menggelar sidang pembahasan Pengusulan Rekomendasi terhadap Delapan Diduga Objek Cagar budaya yang ada di Kota Parepare bersama Tenaga Ahli Cagar Budaya Kota Parepare, yang digelar, Sabtu (16/12/23).

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Niniek Harysani, mengatakan, kegiatan Sidang Penetapan dan rekomendasi penetapan Objek cagar budaya ini sendiri pada dasarnya melalui berbagai proses, diantaranya pendaftaran, Kajian hingga pada Proses Penetapan atau Rekomendasi Penetapan menjadi Objek Cagar Budaya.

“Jadi pada dasarnya untuk menetapkan menjadi Objek Cagar Budaya maka kemudian pada awalnya akan dilakukan pendaftaran, kajian hingga pada tahapan rekomendasi untuk kemudian nantinya menjadi dasar untuk melakukan penetapan sebagai Objek Cagar Budaya,”katanya.

Niniek, menjelaskan, pada Proses pendaftaran saat ini sendiri ada sebanyak 30 lebih objek diduga Cagar Budaya yang ada di Kota Parepare yang melajukan proses pendaftaran, namun kemudian dari data tersebut ada sebanyak 8 Diduga Objek Cagar Budaya yang akan dilakukan sidang atau pembahasan untuk dibuatkan rekomendasi Objek diduga Cagar budaya.

“Ada delapan yang saat ini akan kita bahasa dan lakukan sidang untuk menerbitkan Rekomendasi diduga Objek Cagar Budaya, sehingga dengan dasar rekomendasi tersebut nantinya maka Objek yang diduga cagar budaya tersebut bisa ditetapkan,”jelas dia.

Untun proses sidang penetapan dan pembahasan sendiri, lanjutnya dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli cagar budaya, serta Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare.

“Untuk Proses tersebut itu selain melibatkan Tenaga Ahli juga Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare juga terlibat didalamnya,”jelas Niniek.
(***)

Pos Indonesia Parepare dan Lapas Kelas IIA MoU Pengiriman Logistik

0

PAREPARE, RADIOMESRA . COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2 Parepare bersama dengan PT Pos Indonesia Persero cabang Parepare telah secara resmi menandatangani perjanjian kerjasama di lapas kelas 2 Parepare Kamis (14/12/23).

Kerjasama tersebut berupa pengiriman surat, paket dokumen, dan layanan logistik serta mencakup jasa pembayaran keuangan. Eksekutif Manajer kantor pos cabang Parepare Aditya Radiksa Putra mengatakan kegiatan penandatanganan menyatakan komitmennya untuk memberikan layanan terbaik. Kerjasama ini adalah bentuk sinergitas bentuk kolaborasi antara PT Pos dan beberapa pihak termasuk juga pemerintah BUMN, dan juga lembaga lainnya.

“Kerjasama ini adalah bentuk sinergi untuk kolaborasi antara POS dengan beberapa pihak termasuk pihak, pemerintahan BUMN atau lembaga lainnya. Sehingga kami memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dalam hal apa yang disebut di awal. Jadi kerjasama seperti ini akan kita terus langsungkan, Kita perbanyak kerjasama dan sinergi sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya layanan PT pos Indonesia dapat dinikmati dan  dirasakan oleh masyarakat.” Kata Aditya

Lanjut Aditya,  saat ini PT pos Indonesia sudah bertransformasi, Pos Indonesia sedang bergerak menuju perusahaan logistik.

“Jadi 4 Core bisnis kami yaitu layanan kurir dan logistik. Layanan jasa keuangan, layanan retail, dan layanan properti. Dan kami juga saat ini di dukung oleh beberapa anak perusahaan. Seperti pos logistik yang memang sampai saat ini kami terus bergerak menangani logistik di Indonesia. Kemudian kami memiliki pos properti yang mengelola properti properti atau aset aset PT pos Indonesia yang tersebar luas di tanah air. Dan juga berada pada posisi starategis, kami juga memiliki Universitas, universitas logistik bandung. Harapan kami dengan perubahan-perubahan yang kami lakukan itu akan memberikan kontribusi yang baik untuk indonesia.’ ungkap Aditya

PLN Pastikan Pasokan Listrik Jelang Akhir Tahun dan Pemilu Tetap Terjaga

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Manager PLN UP3 Parepare Robert Rumsaur belum lama ini mengungkapkan sudah menjadi agenda rutin di PLN untuk menjelang hari-hari besar, baik itu hari ke negaraan maupun keagamaan ataupun event lain untuk bisa memastikan event besar tersebut bisa berjalan dengan baik.

“Kebetulan, di momen ini hampir bersamaan dengan agenda politik, dan juga berlanjut dengan Natal dan tahun baru. Tadi memang secara sistem pun juga mungkin juga sudah ikut merasakan bahwa kurang lebih hampir satu Minggu terakhir ini, sudah tidak ada lagi pemadaman, karena memang kami itulah salah satu planning kami, kenapa kemarin kami harus berkorban di September, Oktober, November untuk supaya akan mengantisipasi event dekat besar di bulan Desember dan akhir tahun itu tidak terganggu.” Kata Robert.

Lanjut Robert, karena sangat krusial. sehingga PLN untuk bisa melakukan perbaikan supaya tetap handal. Jadi agenda yang sudah mereka lakukan dalam mempersiapkan untuk peringatan hari Natal dan tahun Baru termasuk agenda politik nasional. Pertama beberapa langkah yang PLN sudah lakukan pertama kenyamanan sistem dibawah kewenangan yang 20 KV, terus pembersihan jaringan, karena memang idealnya kemarin bukan karena gangguan sistem, keterbatasan pembangkit .

“Jadi secara sistem distribusi aman. Kemudian dari sarana prasarana genset sudah kami siapkan untuk ready titik-titik lokasi, baik itu yang untuk pelaksanaan pemilu, maupun untuk di beberapa titik event akhir tahun dan juga di beberapa titik gereja besar yang kami anda perlu untuk di tidak perlu di backup sistemnya. Sehingga jika terjadi kondisi yang tidak kita inginkan bisa kita bisa back up dari sisi genset. Jadi segala persiapan sudah kami lakukan baik itu peralatan, kemudian kendaraan, kemudian pembagian dan penugasan petugas, baik pegawai, maupun thd khusus yang pelayanan teknis, sudah kami bagikan dan juga kami buatkan jadwal termasuk dengan standar operasi dalam penanganan even perayaan ini. Mudah-mudahan tidak terjadi sesuatu yang tidak kami inginkan, secara teknis dan secara jobde,s sudah kami persiapan termasuk sampai di 7ULP yang ada di bawah UP 3 Parepare.” Terang Robert

Pembahasan Terkait Kenaikan Parkir Sudah Di Bahas DPRD Sejak Juni

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Program Obras Kamis (13/12/23) Anggota Komisi III yang juga duduk di badan Anggaran DPRD kota Parepare Dr. Kamaluddin Kadir mengungkapkan  DPRD kota Parepare sejak Juni 2023 sudah membahas terkait dengan penyesuaian undang-undang nomor 1 tahun 2012 tentang hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah.

“Jadi kalau kita berbicara salah satu sektor penerima retribusi parkir, kalau kita berbicara masalah Perda nomor 2 tahun 2012, tahun lalu itu, kalau roda dua yang selama ini berlaku 1000 rupiah, kemudian roda tiga dan empat itu 1500, roda 6 2000, dan roda 10 2500. Itu tarif parkir yang berlaku di di Perda nomor 2 tahun 2012 tentang retribusi jasa umum. Kemudian ada juga retribusi kita yang sifatnya insidentil tapi tetap sama nilainya yang ketika mungkin ada suatu kegiatan butuh parkir untuk pengamanan dan kenyamanan.” Kata Dr. Kamaluddin.

Lanjut Legislator yang kembali di pertarungan Pileg di dapil ujung ini,  setiap orang itu juga sama tarifnya untuk tarif yang terbaru ini di 2024 nantinya biasanya yang  bayar 1000 dan bayar di lapangan Rp 2.000 untuk tahun 2024 untuk roda dua menjadi 2000, kemudian roda tiga dan roda empat 3000, roda 6 5000 itu roda 10 10.000 sama dengan yang insidentil.

“kita juga tetapkan seperti Siparta, kalau itu roda dua 100 ribu per tahun, taksi atau mikrolet dan sebagainya Itu 200.000 per tahun, roda empat itu 250, angkutan kota itu Rp.50.000 per tahun. Jadi perlu saya jelaskan dulu terkait dengan undang-undang 28 tahun 2009 yang memerintahkan pihak ketiga nomor 2 2012 ini sudah dicabut dengan adanya undang-undang yang saya jelaskan.” ungkap Dr. Kamaluddin

Dr. Kamaluddin menambahkan, Adapun  Dari 11 objek yang bisa tarik retribusi untuk di Perda berikutnya berdasarkan undang-undang nomor 1 tadi itu tinggal 5 jenis yang kita bisa tarik retribusinya.

“Dan tinggal itu retribusi pelayanan kesehatan, retribusi layanan persampahan, retribusi pelayanan parkir tepi jalan, retribusi pelayanan pasar, dan retribusi pengendalian lalu lintas, selebihnya terkait dengan retribusi penggantian biaya cetak KTP, akta, catatan sipil itu sudah tidak boleh. Retribusi pelayanan pemakaman, pengabuan mayat, retribusi pengujian kendaraan bermotor, juga tidak bisa. Retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran, retribusi pergantian cetak peta, kemudian retribusi pengelolaan limbah cair retribusi tera ulang tidak boleh retribusi pelayanan pendidikan dan retribusi pengendalian menara tekomunikasi.” Terang Dr. Kamaluddin.

Pj Wali Kota Yakini Renovasi GBH Selesai Tahun 2024 Mendatang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, memberi gambaran desain renovasi Stadion Gelora BJ Habibie. Nantinya, tribun timur akan diubah menjadi VIP dengan single seat. Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali menyatakan progres renovasi Stadion Gelora BJ Habibie masih terus berjalan. Dia meyakini renovasi akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

“Stadion insya Allah, mudah-mudahan yang jelas 2024 nanti kita sudah memiliki stadion baru, dan sekarang ini kan prosesnya di kementerian PUPR yang mengerjakan itu Anggaran dari APBN. Estimasi sekitar 112 miliar, itu hanya wilayah yang ada payungnya, dan top depannya ini biar di benahi, termasuk rumputnya maju 5 meter kiri, kanan, depan itu hanya wilayah yang ada payungnya itu, dan termasuk 5 meter,” ungkap Akbar kepada wartawan, Senin (11/12/23).

Sementara dilihat di LPSE PUPR, rehabilitasi dan renovasi Stadion Gelora BJ Habibie dianggarkan dengan pagu anggaran Rp 129 miliar. Tahapannya sudah masuk penandatanganan kontrak.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Kepariwisataan (Disporapar) Iskandar Nusu memaparkan pada sisi tribun timur stadion akan dibuat menjadi tribun tertutup atau VIP, sama seperti tribun sebelah barat selama ini. Selain itu juga akan dipasangkan single seat. Iskandar menyebut proses tender saat ini sudah masuk masa sanggah, namun belum ada pemenang. Meski begitu, kata dia, renovasi tetap ditargetkan dikerjakan awal tahun 2024.

Pemkot Parepare Terima Kunjungan Kerja Pemkab Berau

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menerima kunjungan kerja Pemkab Berau, terkait peningkatan wawasan pengelolaan Pasar Rakyat Sumpang Minangae. Rombongan Pemkab Berau diterima Pj Wali Kota Parepare Akbar Ali, yang diwakili oleh Asisten II Andi Ardian, didampingi Kadis Perdagangan Andi Wisnah dan Kadis Kesehatan Rahmawati, di Kantor Setdako Parepare, Jumat (15/12/23).

Kesempatan itu, Andi Ardian mengatakan, Pasar Sumpang Minangae selama ini dikenal sebagai salah satu pasar tradisional dan kini disulap menjadi pasar wisata. “Bagi warga baik dalam maupun luar yang datang berkunjung di Pasar Sumpang, selain berbelanja bisa sekaligus berwisata. Konsep pasar wisata ini yakni letak pasar dan wahana wisata menjadi paket komplet,” ujarnya.

Konsep belanja berwisata ini, kata Andi Ardian, diharapkan dapat mendongkrak daya beli dan perekonomian masyarakat. Di hadapan rombongan Pemkab Berau, Kadis Perdagangan Parepare, Andi Wisnah menjelaskan, Pasar Sumpang Minangae merupakan pasar rakyat bersertifikat SNI dan telah menjadi pasar pangan aman terbaik nasional. “Pasar ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang representatif seperti ruang laktasi, pos kesehatan, musala, toilet, sarana parkir, tera ulang, ruang pengaduan konsumen, bank sampah, dan etalase produksi home industri pelaku UMKM,” ujarnya.

Kadis Koperindag Kabupaten Berau, Eva Yunita menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang disiapkan Pemkot Parepare, mulai dari tari-tarian dan pengalungan, serta mappadendang yang jadi budaya Bugis. Eva mengatakan, kunjungan kerjanya di Parepare bertujuan untuk mengadopsi manajemen dan tata kelola di Pasar Sumpang. “Banyak informasi yang kami dapatkan, dan akan diadopsi untuk pasar-pasar di Berau. Salah satunya pengadaan tera ulang dan fasilitas pendukung lainnya. Kita juga meminta saran dalam memaksimalkan pendapatan dari sektor pasar,” ungkapnya.

PAM Tirta Karajae Parepare Gelar Inhouse Training bertajuk SPM

0

PAREPARE, RADIOMESRA — Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Tirta Karajae Kota Parepare menggelar Inhouse Training bertajuk Standard Pelayanan Minimal. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat-Sabtu, (15-16/12/2023) di Ruang Rapat PAM Tirta Karajae, Parepare.

Direktur PAM Tirta Karajae, Andi Firdaus Djollong yang diwakili oleh Asisten Manajer ADM dan Pengembangan SDM, Andi Muhammad Hairil menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk Penerapan Standar Pelayanan Minimal pada PAM Tirta Karajae. “Melalui Inhouse Training ini, kami berharap PAM Tirta Karajae segera menerapkan Standar Pelayanan Minimal, demi meningkatkan kualitas pelayanan, dan PAM Tirta Karajae semakin maju,” harap Andi Hairil.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Gelar FGD 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK)

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, menggelar Forum Group Diskussion (FGD) dalam rangka membahas tentang 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) yang ada di Kota Parepare, yang digelar di Cafe Lagota Kota Parepare, Rabu (13/12/23). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, H Makmur, mengatakan, pihaknya melakukan forum diskusi ini bertujuan meminta kepada teman-teman sanggar dan OPK uji kemajuan kebudayaan, menggali informasikan meminta saran dan masukan.

“Kita melakukan forum diskusi, Ini bertujuan kita meminta kepada teman-teman sanggar dan OPK uji kemajuan kebudayaan, menggali informasikan, meminta saran, dan masukan bagaimana di Parepare ini kebudayaan kebudayaan yang ada itu tetap bisa kita lestarikan dan pertahankan tentunya.” Kata Makmur

Mantan Kepala Sekolah SMPN 4 ini juga menjelaskan, nanti ada masukkan dalam program dengan tujuan bagaimana pelestarian kebudayaan yang ada dikota parepare.

“kita berharap karena ini sifatnya urung pendapat, saran kita himpun semua, saran yang ada untuk kita coba nanti masukkan dalam program kita, dengan tujuan bagaimana pelestarian kebudayaan yang ada dikota parepare ini itu terus digalakkan dan terus dilakukan kegiatan kegiatan yang sifatnya melestarikan kebudayaan yang ada di kota Parepare.” Harap Makmur.

Makmur juga mengajak, kepada Bidang Kebudayaan agar segera melakukan evaluasi Perda terkait kebudayaan dari daerah lainnya, sehingga segala kemungkinan yang berkaitan dengan perda tersebut bisa dipertimbangkan untuk dimasukkan di dalam Perwali nantinya.

Mantan Kepala Sekolah SMPN 4 ini juga menjelaskan, kalau kedepan pihaknya akan mengalokasikan sebanyak 500juta anggaran Pemeliharaan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, untuk menghadirkan kegiatan dengan nuansa yang lebih santai, sehingga nantinya bisa digunakan untuk berdiskusi atau kegiatan yang sifatnya santai atau diskusi terbatas.

Kepala Bidang Kebudayaan Kota Parepare, Niniek Harysani, mengatakan, kegiatan ini tentunya dilakukan untuk membahas tentang bagaimana melakukan inventarisir kebudayan yang ada di Kota Parepare, dengan memanfaatkan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare