31.6 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 266

Pemkot Parepare dan Unhas Perkuat Kolaborasi Lewat Program Pengabdian Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid memimpin jajaran Pemerintah Kota Parepare melakukan rapat koordinasi bersama para penerima Program Pengabdian kepada Masyarakat Unggulan (PPMU) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Rapat koordinasi berlangsung di Gedung LPPM Universitas Hasanuddin, Makassar, Selasa, (03/06/25). Rapat tersebut menjadi ajang konsolidasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Parepare dengan kalangan akademisi dari Unhas yang menerima program PPMU.

Dalam kesempatan itu, Tasming Hamid menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya atas kontribusi para penerima PPMU dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kota Parepare. “Kami sangat mengapresiasi peran serta para penerima PPMU Unhas. Program ini bukan hanya berdampak pada penguatan kapasitas masyarakat, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan,” ujar Tasming.

Tasming juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari dunia akademik, sebagai bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan visi pembangunan Parepare yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Mantan Pimpinan DPRD Parepare itu berharap rapat koordinasi ini menjadi langkah awal untuk merumuskan program-program pengabdian masyarakat yang selaras dengan kebutuhan dan potensi lokal di Parepare.

Selain itu, kata dia, kegiatan ini juga memperkuat hubungan kemitraan strategis antara Pemkot Parepare dan Unhas. Turut hadir membersamai Wali Kota, Wakil Wali Kota Parepare Hermanto, para Staf Ahli, Asisten I Dede Harirustaman, Asisten II A Ardian Asyraq, Asisten III Adriani Idrus, Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, Kepala Dinas Kominfo M Anwar Amir, Kepala Dinas PPKB Amarun Agung Hamka, Kepala Disporapar Iskandar Nusu, Kepala BKD Prasetyo Catur K, Kepala BKPSDMD Eko W Ariyadi, Kepala Dinas Dukcapil Suriani, Kepala DLH Susianna, Kepala Satpol PP A Ulfah Lanto, para Camat hingga Direktur PAM Tirta Karajae Andi Firdaus Djollong.

KARAJAE FC Juara 1 PLN Power Cup Mini Soccer Competition 2025 Usai Tundukkan Bank BRI 1-0

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lapangan Mini Soccer Titik Kumpul, Soreang, Kota Parepare menjadi saksi gemilangnya langkah KARAJAE FC dari Tim Mini Soccer PAM Tirta Karaja yang berhasil menjuarai PLN Power Cup Mini Soccer Competition 2025. Dalam partai final yang berlangsung sengit, KARAJAE FC mengalahkan tim kuat Bank BRI dengan skor tipis 1-0. Selasa, (03/06/25) Malam

Laga final yang digelar pada Selasa malam itu berlangsung dalam tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim menampilkan permainan terbaik mereka, namun solidnya lini pertahanan dan determinasi pemain KARAJAE FC akhirnya membuahkan hasil manis. Gol semata wayang Azwar Suryandana yang tercipta di babak pertama menjadi penentu kemenangan sekaligus memastikan trofi juara ke tangan KARAJAE FC.

Zainuddin, Official KARAJAE FC menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain atas kerja keras dan semangat juang mereka sepanjang turnamen. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukung dan manajemen PAM Tirta Karaja yang memberikan dukungan penuh.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa sinergi dan semangat kolektif mampu mengantarkan tim menuju prestasi tertinggi. Dengan gelar ini, KARAJAE FC resmi mengukir namanya sebagai juara PLN Power Cup Mini Soccer Competition 2025, membawa pulang kebanggaan bagi instansi dan masyarakat Parepare.

Diskon Listrik Juni-Juli Batal, Pemerintah Alihkan ke Subsidi Upah

0

JAKARTA, RADIOMESRA. COM – Pemerintah resmi membatalkan rencana pemberian bantuan sosial berupa diskon subsidi listrik sebesar 50% kepada pelanggan listrik rumah tangga berdaya 1.300 VA ke bawah yang semula dijadwalkan berlaku pada Juni dan Juli 2025. Kebijakan ini sebelumnya menjadi salah satu dari enam stimulus ekonomi yang dirancang untuk mendorong daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Namun dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Senin, (02/06/25), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa program ini tidak dapat dijalankan.

“Kita sudah rapat diantara para menteri, dan untuk pelaksanaan diskon listrik, ternyata untuk kebutuhan atau proses penganggarannya jauh lebih lambat. Sehingga kalau kita tujuannya adalah Juni dan Juli, kita memutuskan tidak bisa dijalankan.” Kata Sri Mulyani.

Sebagai gantinya, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk bantuan subsidi upah (BSU). Skema ini dinilai lebih siap karena data penerima sudah bersih dan dapat segera dieksekusi.

“Sehingga, yang itu digantikan menjadi bantuan subsidi upah. Jadi, kalau kita lihat waktu desain awal subsidi upah itu, masih ada pertanyaan mengenai target berikutnya. Karena waktu ini bantuan subsidi upah pernah dilakukan pada masa covid. Waktu itu data di BPJS masih perlu untuk dibersihkan sama seperti tadi, data slang dan sekarang karena BPJS tenaga kerja datanya sudah clean untuk betul betul pekerja yang dibawa 3,5 juta, dan sudah siap. Maka kita memutuskan dengan kesiapan data, kecepatan program kita mentargetkan untuk bantuan subsidi upah.” Terang Sri Mulyani.

Menurut penjelasan Sri Mulyani, alasan utama pembatalan, adalah keterlambatan dalam proses penganggaran. Pemerintah menilai bahwa pengalokasian anggaran untuk program ini tidak dapat dilakukan secara tepat waktu. Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen menghadirkan bantuan melalui program lain yang sudah siap dari sisi teknis dan anggaran.

Camat Soreang Ajak Warga Datang ke Gerakan Pangan Murah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare, melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), menggelar gerakan pangan murah, di Jalan panti asuhan, Selasa (03/06/25). Kegiatan tersebut, disambut antusias masyarakat Parepare, terlebih karena harga yang disuguhkan jauh lebih terjangkau, yakni 30 persen dibawah harga di pasaran.

Camat Soreang Awaluddin.mengajsk warga Soreang untuk datang ke Gerakan Pangan Murah tersebut apalagi pada kegiatan tersebut tersedia semua sembako untuk kebutuhan apalagi menjelang idul Adha.

“Segenap warga kami, di kecamatan Soreang, agar mendatangi lokasi GPM ini. Tersedia semua sembako, untuk kebutuhan apalagi menjelang idul Adha, Insya Allah harga-harga sembako yang disediakan di sini murah untuk warga.” Ucap Awal.

Pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) tersebut berlangsung dua hari dari Selasa – Rabu (03-04/06/25) dengan menyediakan sembako dari produsen seperti AW Factori, Indofood, Nestle serta bolug.

“Ada beberapa jenis jualan, ada dari Aw sendiri menyediakan telur sampai daging ayam, dari Indofood, dari Nestle, wings food, sejahtera, Bulog, dinas ketahanan pangan sendiri, ada juga beberapa usaha-usaha warga seperti ada usaha kebun-kebun rakyat.” Jelas Awaluddin.

Jusvari Siap Kawal Bantuan Sekolah Untuk Pendirian SMA di Bacukiki

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Melalui reses kedua tahun 2025 yang di gelar beberapa hari kemarin, anggota komisi III yang juga politisi PKS kota Parepare Jusvari Genda berjanji untuk terus mengawal bantuan sekolah untuk pendirian SMA di Bacukiki.

“Saya juga, baru 1 bulan yang lalu, berkomunikasi dengan perwakilan kami, PKS di tingkat provinsi. Bahwa beliau menyampaikan kepada saya, bahwa ini ada bantuan pembangunan sekolah di tingkat provinsi untuk SMA unggulan. Karena ada anggaran yang disediakan provinsi untuk itu. Tapi saya mengatakan, bahwa kebutuhan kami. Karena kalau saya melihat hanya Bacukiki yang tidak punya SMA.” Kata Jusvari.

Lanjut Jusvari menjelaskan, untuk Bacukiki barat ada SMA 2 dan 5, kecamatan ujung SMA 1, SMA 4, Soreang SMA 3. Harusnya Bacukiki ada SMA 6. Karena ini warga bacukiki selalu menjadi korban persoalan zonasi. Anak-anak di bacukiki mau mendaftar di SMA 1 selalu keterbelakangan karena pasti korban zona.

“Jadi, inilah tugas saya juga, bagaimana bisa berkomunikasi dengan Bapak Walikota, agar perencanaan pembangunan SMA fasilitas sekolah itu bisa diadakan. Karena Bacukiki ini sudah menjadi kota atas ini, harusnya fasilitas terkait mengenai kemasyarakatan itu sudah terpenuhi juga fasilitasnya. Karena kami di sini sudah ada Puskesmas yang 24 jam juga. Alhamdulillah, dan pelayanan pelayanan seperti itu yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Bacukiki.” Ungkap Jusvari

Walikota Parepare Ingatkan ASN Tugas Dan Tanggung Jawab 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, kembali melakukan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Parepare. Kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Fungsional tersebut digelar di Auditorium BJ Habibie, Senin (02/06/25).

Dalam arahannya, Tasming menekankan pentingnya menjalankan program-program unggulan yang menjadi prioritas dalam kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Hermanto.

“Amanat dari pemerintah, yang berisi Serangkaian tugas dan tanggungjawab yang harus dilakukan dan dipertanggung jawabkan, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang baik, diperlukan rotasi yang baik, dimana birokrasi dapat berjalan dengan baik, bila pejabatnya full, pejabat yang saat ini dilantik adalah pejabat yang mengembang amanat sebagai birokrasi yang baik, sehingga diharapkan dapat mewujudkan pemerintahan yang baik pula” tegas Tasming.

Tasming juga mengingatkan agar para pimpinan perangkat daerah tidak segan menyampaikan jika ada staf atau bawahannya yang dinilai menghambat jalannya program.

Selain menyinggung soal komitmen terhadap program, Tasming juga menyoroti kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN). Hal ini seiring dengan dilantiknya Kepala BKPSDMD yang baru.

Pemerintah Kota Parepare Tunjukkan komitmen Perkuat Pelayanan Publik Berbasis Inovasi

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan publik berbasis inovasi melalui kegiatan Penguatan Inovasi Daerah Tahun 2025 yang digelar di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (SKMP) LAN RI, Kota Makassar. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 3–4 Juni 2025, dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran kepala SKPD, camat, lurah, dan para inovator dari kalangan ASN serta guru.

Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid (TSM) dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Parepare kini tengah bekerja sama dengan Institut Teknologi Habibie (ITH) untuk mengembangkan aplikasi “Parepare dalam Genggaman” yang memungkinkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintahan tanpa harus datang langsung ke kantor atau dinas terkait.

“Kita ingin menghadirkan pelayanan publik maksimal bagi masyarakat. Lewat aplikasi ini, masyarakat tidak perlu lagi mondar-mandir ke kantor kelurahan. Semua bisa dieksekusi secara digital. Ini bagian dari upaya kita mendorong pelayanan tanpa tatap muka,” tegas Wali Kota.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Zulkarnaen, melaporkan bahwa tahun ini terdapat 67 inovasi dari 64 inovator yang berasal dari 17 SKPD.

Jumlah ini tercatat sebagai partisipasi terbanyak sepanjang pelaksanaan kegiatan serupa. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi penyumbang inovasi terbanyak, didominasi oleh guru-guru yang berinovasi di bidang pendidikan. “Kami berharap Klinik Inovasi ini dapat menjadi wadah pengembangan ide-ide baru dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Di sini, para inovator akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan,” kata Zulkarnaen.

Meskipun indeks inovasi Parepare mengalami sedikit penurunan, kota ini tetap berada dalam kategori “inovatif”. Zulkarnaen menegaskan harapannya agar kualitas dan kuantitas inovasi terus meningkat setiap tahun demi mewujudkan visi Parepare Terbaik, Sejahtera, dan Maju.

Sementara itu, Kepala Pusat SKMP LAN RI, Dr. Muhammad Aswad, memberikan apresiasi atas kepercayaan Pemkot Parepare yang terus melibatkan lembaganya dalam pendampingan inovasi daerah. Ia menekankan bahwa kemajuan daerah tidak semata bergantung pada sumber daya alam, melainkan lebih pada kreativitas dan inovasi aparatur sipil negara (ASN). “Jika ASN inovatif dan kreatif, maka 40 persen keberhasilan pembangunan daerah telah di tangan. Parepare membuktikan meski wilayah kecil, tapi unggul karena inovasinya,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Senada dengan itu, Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko, juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya Pemkot Parepare dalam mendorong budaya inovasi.

Ia menegaskan bahwa yang terpenting bukan sekadar pencapaian prestasi inovasi, tetapi dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan kemajuan daerah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Parepare, H. Hermanto, jajaran kepala SKPD, camat, lurah, serta para inovator dari berbagai sektor. (*)

UPTD Parkir Minta Masyarakat Bantu Awasi Juru Parkir

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Mengisi sebagai salah satu narasumber pada program Ngopi berjamaah Masjid raya edisi Jumat (30/05/25) Kepala UPTD Parkir Dinas perhubungan kota Parepare Aryun Handayana meminta jamaah masjid raya dan masyarakat Parepare jika ada juru parkir yang melakukan pelayanan yang tidak sesuai dengan prosedur, tanpa ID card tanpa karcis  retribusi.

“Apabila, ada juru parkir kami yang melakukan pelayanan yang tidak sesuai dengan prosedur, tanpa ID card, tanpa retribusi, janganki bayar i,ada nomor pelayanan kami 24 jam. Insyaa Allah 5 menit kita WA, insya Allah pasti ada petugas kami. Karena ada setiap harinya 4 orang petugas kami yang berpatroli di empat kecamatan, jadi begitu ada aduan, tidak sampai 5 menit langsung ada di TKP.” kata Aryun

Untuk no Aduan layanan parkir, masyarakat bisa menghubungi no 0811 433 1625 atau di aplikasi di “lapor pak wali”.

“Jari tabe bisa mungkin dicatat 0811 433 1625, atau ada sekarang ini aplikasi yang di launching kemarin Bapak Walikota yaitu dilapor pak wali. Jadi ada dua opsi bisa kita tempati melapor, dan laporan Bapak ibu ini betul-betul kami sangat berharap, untuk mengawasi, atau mengontrol juru juru parkir kami. Dan perlu juga diketahui bahwa, Alhamdulillah selama kurang lebih 4 tahun, saya pribadi mengelola perparkiran, sampai hari ini belum pernah ada satu pun kendaraan yang hilang di tempat parkir.” Jelas Aryun.

Koperasi Merah Putih Siap Launching 12 Juli Serentak SE Indonesia 

0

PAREPARE, RASIOMESRA. COM – Lewat program Obras radio mesra belum lama ini, kepala dinas tenaga kerja Koperasi dan UMKM Basuki Busra mengatakan Koperasi Merah Putih berdasarkan Inpres nomor 9 Tahun 2025, siap di launching secara Nasional pada 12 Juli 2025

“Jadi ini betul-betul sebuah instruksi presiden yang tiba-tiba, dan harus cepat kita laksanakan. Jadi di 12 Juli ini sudah harus di launching, sudah akan di launching oleh Bapak presiden tanggal 12 Juli 2025. Pembentukan koperasi merah putih Ini di 22 kelurahan. Jadi koperasi merah putih Ini adalah milik kelurahan, milik masyarakat kelurahan. Jadi di setiap kelurahan. Kemudian, mereka nanti ini, akan diberikan skala ekonomi oleh pemerintah. Skala ekonomi oleh pemerintah, misalnya dalam hal distribusi gas 3 kilo, kemudian outlet sembako, kemudian mereka diberikan plafon pinjaman dengan bunga yang sangat ringan untuk melaksanakan bisnisnya, usahanya.” Kata Basuki.

Lanjut Basuki KMP sifatnya mendatory, ada yang sifatnya berbasis potensi kelurahan, yang mandatorynya itu, adalah koperasi ini harus melibatkan seluruh masyarakat dengan usaha. Nantinya untuk bantuan-bantuan pupuk subsidi pupuk atau bibit itu lewat koperasi ini, kemudian ada pengalihan dari tempat lain, yang tadinya mungkin dilakukan oleh pelaku-pelaku usaha yang lain itu dialihkan ke koperasi ini

“Jadi betul yang kita bilang, bahwa terjadi pengurangan, yang beban karena di sini nanti harganya itu memang harga yang langsung dari pusat, tidak melalui lagi mekanisme pasar. Kalau anggota biasa, itu wajib berKTP setempat. Dan dia memiliki hak suara untuk dipilih, maupun sebagai pengurus, atau pengawas. Tapi kalau di tempat lain, bisa menjadi anggota luar biasa, tetapi tidak memiliki hak suara untuk dipilih atau memilih menjadi pengurus atau pengawas.” Terang Basuki

Politisi PKS Harap Pemkot Hibahkan Sebagian Lahan perumahan PNS Untuk Pendirian SMA Di Bacukiki 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Politisi PKS dapil Bacukiki Jusvari Genda mengaku jika dirinya juga sudah berkomunikas dengan kepala cabang wilayah VIII dinas pendidikan provinsi untuk mempertanyakan luasan lahan yang di butuhkan untuk pendirian SMA.

 “Karena saya ada lahan kurang lebih 4000 meter, kalau itu cocok dibangunkan sekolah, saya akan mewakafkan tanah itu untuk menjadi sekolah. Tapi ternyata tidak, cukup. Dari provinsi minta provinsi minta 1 sampai 2 hektar, baru bisa dibangunkan yang namanya SMA.” Kata Jusvari.

Lanjut Jusvari untuk memenuhi kebutuhan lahan sekolah tersebut sementara ini memantau lahan PNS. Daripada menjadi lahan tidur,  dirinya minta untuk lahan sekolah di PNS itu ada 15 hektar lahan Pemda, masih ada 7, 8 hektar disana ini akan di perjuanganksn bagaimana bisa diusulkakan ke pihak pemerintah agar yang 7, 8 hektar ini aset pemerintah ini supaya bisa minta diwakafkan 2 hektar.

“Tapi saya akan pantau terus lahan PNS, daripada menjadi lahan tidur.Kami minta untuk lahan sekolah di PNS itu ada 15 hektar lahan Pemda masih ada  7-8 hektar disana ini akan saya seperjuangan, bagaimana bisa diusulkmkan ke pihak pemerintah agar yang 7-8 hektar ini aset pemerintah ini supaya bisa kita minta diwakafkan 2 hektar pemerintah daerah ke pemerintah provinsi agar pembangunan sekolah SMA 6 juga bisa diadakan di bacukiki sehingga komplit lah pendidikan sekolah di setiap kecamatan itu ada.” Harap Jusvari

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare