31.1 C
Pare-Pare
Jumat, November 6, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 246

Seragam Gratis Untuk SD dan SMP Negri Diberikan Pada Masyarakat ber-KTP Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pada Program Obras Jumat (18/07/25) Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si mengatakan pada rapat DPRD dan Dinas Pendidikan kota Parepare belum lama ini kepala Dinas Pendidikan mengatakan seragam gratis untuk SD dan SMP Negri dari pemerintah kota Parepare diberikan pada masyarakat Parepare yang ber-KTP, Parepare karena di daerahnya juga ada sejenis bantuan

“Waktu kami rapat dengan dinas pendidikan, yang diberikan itu adalah masyarakat Parepare yang ber-ktp Parepare, karena di daerahnya juga ada sejenis bantuan, seperti itu. Cuma mungkin memang secara batas wilayah, ada orang yang tinggal sudah lewat sudah lewat pintu gerbang Parepare, tapi KTP Parepare, anak sekolah di parepare karena mungkin sekolah terdekat masuk diwilayah kita.” Ucap.H. Kaharuddin Kadir.

Politisi Senior ini mencontohkan masyarakat lapakaka mau bersekolah ke SMP 5 atau SMEA masuk Parepare karena itu yang terdekat. Lanjut H . Kaharuddin menjelaskan menurut penjelasan kepala dinas yang diberikan ini yang ber KTP Parepare, karena mereka sudah perhitungkan karena APBD, ini untuk Parepare, tapi sebenarnya dalam kondisi tertentu APBD parepare juga orang yang ada di Barru ini kan orang Indonesia.

“Dalam keadaan tertentu, orang kalau datang di Parepare dan terjadi sesuatu tentu kita tolong, tidak boleh tidak, karena dia juga bangsa Indonesia. Pendidikan itu tidak boleh mendiskriminasikan orang, baik dalam batas wilayah dan lain-lain sebagainya, tapi khusus untuk pengadaan baju seragam ini, penjelasan kepala dinas. Bahkan secara bertahap nanti ini, kita akan memberikan bantuan kepada sekolah swasta, bahkan sekolah yang di bawah naungan kementerian agama, misalnya Tsanawiyah, ibtidaiyah, yayasan berafiliasi dengan sekolah agama di bawah naungan kementerian agama.” Ungkap H. Kaharuddin Kadir

Parepare Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Akta 22 Koperasi Merah Putih Diserahkan Wali Kota Tasming Hamid

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengikuti Zoom Meeting Peluncuran Kelembagaan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) yang secara resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin (21/07/25). Peluncuran nasional ini disiarkan langsung dari Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut diikuti Tasming Hamid dari Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir, Pimpinan SKPD dan Sejumlah Camat dan Lurah serta beberapa pengurus Koperasi Merah Putih di Parepare. Usai peluncuran, Tasming secara simbolis menyerahkan Akta Notaris Pendirian Koperasi Merah Putih yang tersebar di 22 kelurahan di Kota Parepare.

Dalam sambutannya, Tasming menyampaikan apresiasi atas inisiatif pemerintah pusat yang mendorong lahirnya koperasi sebagai ujung tombak ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan. Ia juga mengajak mengoptimalkan potensi desa melalui koperasi

“Menuju Indonesia emas  2045, ketiga mau mengoptimalkan potensi desa melalui koperasi yang menyediakan layanan sembako murah, simpan pinjam dan logistik” kata Tasming.

Tasming berharap, pengurus koperasi yang telah terbentuk dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik, agar manfaat koperasi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara Ketua DPRD kota Parepare Lewat program Obras Senin (21/07/25) mengatakan, tugas masyarakat untuk mengawasi, di samping memang dalam juknis itu diawasi oleh APH (Aparat Penegak Hukum) Kajari.

“Kenapa diawasi, karena di situ ada penggunaan uang nanti, dia akan meminjam uang ke bank pemerintah, dengan flapon 3 miliar perkoperasi, tanpa agunan. Tetapi berdasarkan proposal yang diajukan. Umpamanya, koperasi merah putih kelurahan bukit indah, dia membuat kios untuk sembako, berapa modal yang dibutuhkan, misalnya 100 juta, maka dibuatlah itu proposal 100 juta, diajukan ke bank, setelah bank meninjau dan menimbang dikasih pinjaman 100 juta, itu yang diputar. Boleh juga simpan pinjam, dia boleh tangani, nanti penyaluran pupuk, seperti yang ada di Bacukiki boleh, pangkalan gas elpiji 3 kilo, termasuk beras kalo dia buat kios, dan bisa dijadikan tempat penyaluran SPHP. Nanti akan diawasi oleh pihak kejaksaan, kalau ada yang menyelewengkan pasti berhadapan dengan hukum.” Terang H. Kaharuddin Kadir

Walikota Parepare Ajak Masyarakat Parepare Tingkatkan Kewaspadaan Menghadapi Bahaya Kebakaran

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Walikota Parepare H. Tasming Hamid mengucapkan prihatin dan turut berduka atas musibah kebakaran yang terjadi dua lokasi di kota Parepare. Hal tersebut di sampaikan Tasming melalui video pada media sosialnya Rabu (23/07/26).

“Menyampaikan duka cita, dan prihatin yang mendalam, atas musibah kebakaran, yang terjadi dua lokasi di kota Parepare. Semoga para korban diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.” Ucap Tasming.

Lewat Video tersebut politisi Nasdem Parepare ini mengajak masyarakat Parepare untuk terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi bahaya kebakaran.

“Mari tingkatkan kewaspadaan menghadapi bahaya kebakaran, dalam melakukan hal-hal sebagai berikut, Sebelum meninggalkan rumah, pastikan kembali mengecek peralatan memasak, dan kelistrikan dalam kondisi aman. Berhati-hati dalam menggunakan alat-alat yang bisa memicu kebakaran, Periksa secara berkala instalasi kelistrikan dalam bangunan gedung, atau rumah, guna mencegah terjadinya kosleting listrik yang dapat menimbulkan kebakaran. Hindari membakar sampah sembarangan yang berpotensi menuju kebakaran, apabila terjadi kebakaran, segera hubungan kebakaran atau call center 112.” Ajak Tasming

PAM Tirta Karajae Rencana Gandeng PT Lesso, Wujudkan Layanan Air Minum Aman untuk Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Manager PT Lesso Group Holdings Limited Area Indonesia Timur, Mr Chai Zouyou, melakukan kunjungan langsung ke instalasi pengolahan air bersih milik PAM Tirta Karajae Kota Parepare. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung sumber dan proses pengolahan air bersih yang diproduksi oleh perusahaan daerah tersebut. Dalam kunjungannya, Mr Chai Zouyou mengapresiasi konsep pengembangan air minum aman yang ditawarkan oleh PAM Tirta Karajae.

Dia menilai konsep tersebut cukup realistis untuk diterapkan, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan air kepada masyarakat. “Konsep yang dikembangkan oleh PAM Tirta Karajae ini sangat menarik dan realistis untuk dijalankan. Kami akan menyampaikan hasil kunjungan ini ke Top Management PT Lesso guna mendiskusikan sistem kerja sama yang tepat, yang tentunya harus memberi manfaat bagi kedua belah pihak, terutama masyarakat dan Pemerintah Kota Parepare,” ujar Mr Chai Zouyou.

Sementara itu, Direktur PAM Tirta Karajae Parepare, Andi Firdaus Djollong, menjelaskan bahwa pihaknya memang tengah berupaya meningkatkan pelayanan dari sekadar air bersih menjadi pelayanan air minum aman. Ia mengakui tantangan utama dalam mewujudkan hal ini adalah biaya investasi yang tidak sedikit. “Peningkatan pelayanan ke arah air minum aman memang memerlukan investasi besar, tapi bukan berarti tidak bisa dijalankan. Justru kami melihat keberadaan PT Lesso Teknologi Indonesia ini bisa menjadi solusi investasi yang tepat untuk mewujudkannya,” ungkap Andi Firdaus.

Andi Firdaus Djollong berharap, melalui komunikasi dan penjajakan yang intensif, akan tercapai kesepahaman dan titik temu antara PAM Tirta Karajae dan PT Lesso. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk menjadikan layanan air minum aman sebagai kenyataan yang bisa dinikmati masyarakat Parepare. “Mudah-mudahan ada titik temu di antara kami sehingga konsep air minum aman ini bisa kami jalankan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kota Parepare,” tandas Andi Firdaus. (*)

Bawaslu Parepare Gelar Rapat Senin Bahas Kesiapan Program Kerja Selama Masa Non-Tahapan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare menggelar rapat Senin rutin sebagai bentuk konsolidasi internal dalam memantapkan kesiapan pelaksanaan program kerja selama masa non-tahapan pemilu. Rapat ini berlangsung di aula Kantor Bawaslu Parepare, Senin (21/07/25), dan dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Fadly Azis, serta seluruh staf sekretariat Bawaslu Parepare.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Parepare, Muh. Zainal Asnun, menekankan pentingnya optimalisasi program kerja selama masa non-tahapan untuk tetap menjaga eksistensi dan peran strategis lembaga dalam membangun kesadaran demokrasi masyarakat. Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Ketua Bawaslu kota Parepare Muh. Zainal Asnun mengatakan Rapat internal kelembagaan tingkat Bawaslu kota Parepare membahas kesiapan bawaslu Langkah – langkah yang akan ambil dalam masa non tahapan pemilu dan pemilihan.

“Sebenarnya ini sangat penting, dan sebagai tantangan buat kita, karena biasanya di non tahapan itu, masyarakat tidak terlalu fokus tentang apa yang dimaksud demokrasi. Apa yang dimaksud pelaksanaan kampanye dan sebagainya. Diantara non tahapan inilah yang menjadi tantangan bagi Bawaslu kota Parepare, sehingga kita menyusun program program, untuk kita laksanakan, yang menyentuh ke masyarakat luas, termasuk pemilih pemula. Saya mengutip sedikit, pernyataan dari pimpinan Bawaslu RI, bahwa Masa tahapan itu adalah masa menyemai, menyiram dan menanam, ketika memasuki tahapan pemilu dan pemilihan, maka semua hidangan sudah siap, semua kesiapan kesiapan sebagai Badan Pengawas Pemilu sudah siap untuk melaksanakan tugas.” Ucap Zainal Asnun

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Fadly Azis, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kegiatan selama masa non-tahapan juga menjadi sarana strategis untuk memperluas jangkauan edukasi dan membangun kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat.

Rapat ini juga menjadi momentum evaluasi dan penyusunan strategi pelaksanaan program agar lebih adaptif dan relevan dengan kondisi sosial masyarakat di Kota Parepare. Dengan konsolidasi yang terus terjaga dan program kerja yang menyentuh akar masyarakat, Bawaslu Kota Parepare berkomitmen untuk terus hadir sebagai lembaga yang aktif, terbuka, dan responsif terhadap dinamika demokrasi, baik di masa tahapan maupun non-tahapan pemilu.

Wakil Wali Kota Parepare, Hadiri Peringatan Milad ke-108 Aisyiyah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, mewakili Wali Kota Tasming Hamid menghadiri dan memberikan sambutan dalam peringatan Milad ke-108 Aisyiyah yang berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Aisyiyah, Jalan Panti Asuhan, Ahad (20/07/25).

Acara milad yang mengangkat tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional” itu dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat lingkup Pemerintah Kota Parepare. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Parepare, dr. Andi Arfiah Tasming, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Parepare, Prof. Dr. Kiyai Mashyar Idris.

Dalam sambutannya, Hermanto yang juga merupakan Ketua Partai Hanura Kota Parepare menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Aisyiyah dalam mendukung ketahanan sosial dan pangan, terutama melalui pendekatan berbasis desa yang berpijak pada nilai-nilai keagamaan dan kemasyarakatan.

“Saya ingin menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya atas konsistensi dan kontribusi jasa Aisyiyah dalam membangun ketahanan sosial, kesehatan, dan pendidikan, dan sekaligus kesejahteraan. Tema yang diangkat Aisyah pada Milad tahun ini memperkokoh ketahanan pangan, berbasis desa Qaryah Thayyibah menuju ketahanan Nasional menuju tantangan global terutama isu krisis pangan, global serta urbanisasi yang cepat konsep desa yang baik, bukan sekedar berdasar ide. Ini merupakan manifestasi dari desa yang mandiri, berdaya, dan mampu membangun kehidupan berkeadilan.” Ujar H. Hermanto.

Ketua Pengurus Daerah Aisyah (PDA) Harniarty mengatakan Tonggak sejarah sebuah organisasi besar layak dirayakan dalam perenungan mendalam atasi masalah dan proyeksi masa depan.

“Pada milad ke 108 Aisyah tahun ini, dengan tema memperkokoh ketahanan pangan berbasis Desa Qaryah Thayyibah menuju ketahanan nasional. Mengandung makna strategis di tengah-tengah tantangan global, yang terus berkembang, khususnya dalam isu padsa krisis iklim. Aisyah sebagai organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia, tidak hanya berpihak pada pendidikan, dan kesehatan, tetapi juga membuktikan keberpihakannya pada isu-isu kerakyatan termasuk ketahanan pangan.” Jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Hermanto juga menyempatkan diri untuk mengunjungi anak-anak yang berada di bawah asuhan Panti Asuhan Aisyiyah. Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan dukungan pemerintah terhadap tumbuh kembang anak-anak yang berada di lingkungan panti.

Milad Aisyiyah ke-108 di Parepare ini menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut dalam menjawab tantangan ketahanan pangan dan sosial secara inklusif berbasis komunitas lokal, khususnya di Kota Parepare. (*)

Ketua DPRD Setuju Parkir Di Pihak Ketigakan 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir M.Si mengatakan salah satu hal yang di tekan pada Pertanggungjawaban APBD 2024 adalah pada pendapatan Asli Daerah yang tidak memenuhi target pada setiap tahunnya. Hal tersebut di sampaikan Itu. H. Kaharuddin Kadir pada program Obras Selasa (22/07/25).

“Yang paling menonjol kita tekankan pendapatan asli daerah, karena ada tiga dinas yang tidak memenuhi target. Seperti dinas perhubungan cuma diangka 54%. Ada beberapa dinas yang tidak memenuhi target, terutama perparkiran.” Kata H. Kaharuddin.

Lanjut H. Kaharuddin, dirinya sempat di sampaikan pendapatnya bagaiman jika untuk memenuhi target parkir tersebut memihak ketiga pada sektor swasta

“Kemarin disampaikan waktu rapat, bagaimana kalau di pihak ketiga kan saja, karena sudah ada pihak ketiga yang menawar, itu melebihi target kita. Pertahun kita target perparkiran itu sekitar 1,9 miliar pertahun. Sementara ada sudah pihak ketiga yang menawar di atas dari itu. Saya sampaikan ke pak wali, kalau ada pihak ketiga yang menawarkan lebih diatas target, apa salahnya kita terima.” Ungkap H. Kaharuddin

Ketua DPRD kota Parepare Berharap Penggunaan Dana Kelurahan Diarahkan Pada Kegiatan Yang Bisa Meningkatkan Taraf Kehidupan Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pada program Obras Jumat (18/07/25) ketua DPRD kota Parepare Ir. H. Kaharuddin Kadir mengatakan Terkait dana kelurahan, APBD Parepare ada setiap tahun, bahkan ada 2 jenis. Ada dana kelurahan dari pusat dan Ada dana pagu wilayah.

“Berdasarkan Perda no 01, 2010 kalau kita di parepare double. Cuma kita sayangkan, kalau di kelurahan seperti kelurahan bang one, kita selalu imbau untuk penggunaan dana kelurahan ini diarahkan kepada kegiatan yang bisa meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. Kalau misalkan ada yang tidak ada pekerjaan atau yang menganggur, bisa dibelikan mesin jahit perkelompok, atau kursus menjahit, biar begitu supaya ada kegiatan ibu-ibu juga bisa di kursus dan lain sebagainya,jangan hanya sosiliassi san lain sebgaianya bukan tidak ada manfaatnya tapi tidak terlalu menyentuh substansi kegiatan itu.” Kata H. Kaharuddin Kadir.

Dana Kelurahan adalah bantuan anggaran dari pemerintah pusat yang diberikan kepada kelurahan di seluruh Indonesia untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan. Dana Kelurahan bertujuan  bagaimana  Meningkatkan pelayanan publik di tingkat kelurahan, Mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah, Mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan, Memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.

Secara umum digunakan untuk dua bidang yakni Bidang pembangunan sarana dan prasarana, seperti Perbaikan jalan lingkungan, Saluran drainase, Penerangan jalan,  Pos kamling, fasilitas umum lainnya,  Bidang pemberdayaan masyarakat, seperti,  Pelatihan keterampilan, Kegiatan ekonomi produktif, Kegiatan sosial dan kebudayaan

Berbeda dengan Dana Desa diberikan kepada desa dan bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Dana Kelurahan juga berasal dari APBN, tetapi disalurkan ke kelurahan, yang merupakan wilayah administratif di kota atau kabupaten yang tidak memiliki desa.

Bappeda Parepare Kolaborasi Unhas Gelar Workshop dan Pendampingan Penyusunan Policy Brief Bagi ASN Fungsional

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare kolaborasi bersama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Policy Brief Bagi ASN Fungsional, Selasa, (22/07/25).

Workshop yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bappeda Parepare itu, dibuka resmi oleh Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun, dan dihadiri Dr Muh Tang Abdullah, ketua tim dari Unhas bersama para anggota tim.

Workshop tidak hanya diikuti oleh ASN fungsional lingkup Bappeda, tapi juga dihadiri BKPSDMD Parepare, Bagian Pemerintahan Setdako Parepare, dan Bagian Organisasi Setdako Parepare.

Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun mengapresiasi kolaborasi dengan Unhas yang sudah terjalin baik di Parepare. “Kolaborasi kebijakan Pemkot Parepare dan Unhas sudah terjalin sangat baik. Sudah berbagai kegiatan yan dilakukan. Karena ada 27 tema pengabdian yang diturunkan di Parepare, salah satunya policy brief ini. Terima kasih atas dukungan dan kerja sama dari Unhas,” kata Zulkarnaen.

Dr Muh Tang Abdullah dari Unhas menekankan, bahwa dia hadir bukan membawakan materi tapi pendampingan dalam penyusunan policy brief maupun policy paper. “Ini bagian dari tugas Tri Darma yakni pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Policy brief adalah ringkasan kebijakan, sebuah dokumen singkat yang menyajikan analisis mendalam tentang isu kebijakan tertentu, bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas dan ringkas kepada pengambil kebijakan agar mereka dapat membuat keputusan yang tepat. Dokumen ini biasanya didasarkan pada hasil penelitian dan dirancang untuk memengaruhi pengambilan keputusan, advokasi kebijakan, atau evaluasi kebijakan.

Alumni STIKES Fatimah Parepare Selain Di Dalam Negri, Kini Ada Juga Di Luar Negri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Lewat Ruang Bincang Dialog Kesehatan Radio Mesra dan STIKES Fatimah, Dosen Pengampuh keperawatan Jiwa yang sekaligus Wakil Ketua I STIKES Fatimah Ns. Andreas Tena mengatakan STIKES Fatimah Sebagai institusi pendidikan keperawatan mempunyai beberapa keunggulan di banding institusi sejenis.

“Saat ini, yang menjadi keunggulan STIKES Fatimah, alumni kami itu adalah sudah bekerja di berbagai instansi, baik pemerintah, swasta, bahkan saat ini, Kami punya alumni itu sudah sampai ke Jepang, itu sudah 8 orang, kemudian satu orang di Arab Saudi, dan satu orang Uni Emirat Arab. Jadi kami, punya alumni itu bukan hanya bekerja dalam negeri, tapi sudah sampai ke luar negeri, itu menjadi kebanggaan bagi kami, bahwa alumni kami itu bisa berkarya di luar negeri untuk mencari pengalaman di sana tentunya itu adalah kebanggaan bagi kami.” Kata Andreas.

Lanjut Andreas, Karena tidak semua institusi kesehatan bisa mengirimkan alumninya keluar negeri. Mengenai bantuan secara material, tentunya STIKES Fatimah tidak ada, tapi Fatimah berusaha mencarikan tempat atau lokasi-lokasi di mana pelatihan-pelatihan yang bisa mereka ikuti di Makassar, juga yang memberikan pelatihan mengenai bahasa Inggris, sekaligus nanti mereka dikirim ke luar negeri.

“Baru-baru ini, kami juga akan kerjasama dengan sitkes bethesda Yogyakarta, ini juga dalam rangka untuk perawat ke Jepang. Kami ini sudah bekerja sama dengan STIKES Bethesda Yogyakarta, dan kami mendapat kuota itu 15 orang alumni kami, itu nanti mereka akan dididik disana, kemudian nanti setelah mereka dinyatakan lulus, mereka akan dikirim ke Jepang dan itu kami dapat kuota itu pengiriman ke Jepang, itu mereka tidak dipungut biaya, hanya mereka selama latihan di Jogja, mereka hanya membayar biaya makan saja biaya hidup saja, tapi untuk pelatihan. Tahun lalu, ada yang mereka sudah ikut pelatihan seperti itu, Dan mereka itu dibebankan biaya 10 juta itu sebagai tanda ikatan, mereka. Jadi uang 10 juta itu akan kembali ke mereka setelah mereka ditempatkan di Jepang.” Jelas Ns. Andreas

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare