31.7 C
Pare-Pare
Minggu, November 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 164

Rakor IPARI Parepare, Harap Jaga Marwah Kemenag

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kota Parepare menggelar Rapat Koordinasi Rutin di Aula Kantor Kementerian Agama Parepare, Kamis (05/02/26). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kemenag Parepare, H. Syaiful Mahsan menyampaikan jika rapat koordinasi yang digelar merupakan roh dari organisasi.

“Memaksimalkan pertemuan berjalan. Walaupun hanya satu kali sebulan, tidak harus formal, boleh informal,boleh ngopi, di KUA rumah ke rumah. Untuk penyuluh agama kementerian agama. Ada dua dasar yang harus kita jaga, kata penghulu dan kementerian agama. Masing-masing yang harus kita jaga yang pertama penghulu tugas dan fungsi, kita sudah kita ketahui bersama dan penyuluh Parepare itu selalu mendapatkan prestasi yang luar biasa.” Kata H. Syaiful.

Selanjutnya menurut H. Syaiful, ada kata kementerian agama, ini perlu di ingatkan bagi semua, karena ada kata kementerian agama itu, maka semua wajib menjaga nama baik dan Marwah kementerian agama.

“Saya selalu mengingatkan kepada pegawai, untuk senantiasa bangga dengan kementerian agama, bagaimana cara bangganya, yang pertama tetap selalu menggunakan identitas kementerian agama, terutama kita penyuluh. Kita lebih banyak berada di luar kantor, namun sebaiknya tetap kita membawa identitas kita adalah kartu.” Harap H. Syaiful.

Selain dihadiri oleh Kasubbag TU Kemenag Parepare, kegiatan rakor tersebut juga dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam), H. Hasan Basri, Kepala KUA seKota Parepare, Ketua PD IPARI, Sabuddin, serta Penyuluh Agama seKota Parepare.

H. Syaiful Mahsan mengingatkan banyaknya isu yang menerpa Kementerian Agama termasuk isu politik dan kelompok-kelompok tertentu. Lebih lanjut ia menekankan bahwa Penyuluh Agama merupakan garda terdepan Kementerian Agama yang mengutamakan sikap moderat dan professional dalam bekerja. Oleh karena itu, nilai-nilai Kementerian Agama harus terus disuarakan dan dilaksanakan dengan baik.

HIPMI Kolaborasi Pemprov dan Pemkot Inisiasi Kopi Robusta Jadi Ikon Baru Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Ikon baru bakal hadir di Kota Parepare. Parepare siap memproduksi sendiri kopi robusta yang tidak kalah dengan Toraja maupun Enrekang.

Itu setelah BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan bersama BPC HIPMI Parepare, Bidang III ESDM, Lingkungan Hidup dan Kehutanan HIPMI Sulsel berkolaborasi Pemprov Sulsel dan Pemkot Parepare menginisiasi penanaman 10.000 kopi robusta di Parepare. Gerakan ini semakin menguat dengan ikut berkolaborasi Universitas Islam Makassar dan KPH Bila.

Penanaman 10.000 kopi robusta secara simbolis dilakukan di wilayah Lappa Anging, Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Parepare, Kamis (05/02/26).

Wali Kota Parepare Tasming Hamid hadir langsung memimpin penanaman sebagai bukti komitmen dukungan terhadap hadirnya kopi robusta.

Jajaran Forkopimda Parepare bersama para pejabat terkait Pemkot Parepare turut hadir membersamai Wali Kota menanam secara simbolis. Di antaranya pejabat Pemkot yang hadir Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun, Kepala DLH Susianna, Dinas PKP, Dinas Ketahanan Pangan, Camat Bacukiki Muh Syakir, dan Lurah Watang Bacukiki.

Kepala Bappeda Zulkarnaen Nasrun membacakan sambutan tertulis Wali Kota sebelum Wali Kota hadir langsung menyambut positif hadirnya kopi robusta ini karena sejalan dengan visi mewujudkan Parepare sebagai Kota Terbaik Sejahtera Maju dan berkelanjutan. Dia berharap tidak berhenti hanya seremonial penanaman tapi dilanjutkan dengan aksi nyata berupa pendampingan, pengelolaan hingga produksi dan pemasaran kopi robusta khas Parepare.

Hadirnya ikon kopi robusta ini juga mendukung 18 program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yakni untuk mensejahterakan masyarakat, serta melibatkan multi stakeholder untuk mencetak entrepreneur baru di Parepare.

Tidak hanya itu, penanaman kopi robusta ini akan berdampak pada pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan mengantar Parepare jadi sabuk hijau yang dapat secara dini memitigasi bencana.

IAIN Parepare Masuk Fase Tahun 2025 Sampai Sekarang Nasional Excellent

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Tahapan Penjaringan Rektor IAIN Memasuki tahapan selanjutnya pada tahapan pemaparan visi misi untuk memimpin IAIN masa bakti 2026-2030 Calon rektor kedua yang memaparkan visi misi pada Selasa (03/02/26) adalah rektor IAIN yang kembali maju yakni Prof. Dr. Hannani.

Prof. Hannani mengatakan, tahun 2020 sampai tahun 2024 masih penguatan kapasitas universitas, sekaligus university government. Dua hal ini di lakukan secara berbarengan 2022. Tahun 2020, dirinya masuk penguatan kapasitasnya di situ memulai merumuskan  kurikulum.

“Kita sekarang ini, kami IAIN Parepare itu sudah kurikulum OBE, Alhamdulillah Parepare tahun 2025 itu sudah kurikulum OBE. Kemudian university government yang biasa kita dengar GUG (Good University Government) dengan tata kelola yang baik dan sebagainya, kemudian KIP (Komisi Informasi Publik) mereka telah melakukan, karena itu di tahun 2025 IAIN sudah masuk fase tahun 2025 sampai sekarang itu nasional excellent.” Kata Prof. Hannani

Dirinya Pun Bersyukur, apa yang telah kita capai kemarin itu, dengan menaikkan reputasi perguruan tinggi menjadi unggul itu, kita betul-betul capai di tahun ini. Nasional excellent di tahun 2025, persis apa yang telah diusahakan.

“Sebenarnya di IAIN Parepare, bukan rektor yang bekerja, yang bekerja itu semua tim, dimulai dari tim, semua yang bekerja mengantar IAIN Parepare menjadi nasional excellent university. Jadi Kita tahapannya sekarang itu di tahun 2026 itu masih di situ, sampai 2029, bagaimana IAIN Parepare ini menjadi yang terbaik atau salah satu yang terbaik.” Jelas Prof Hannani

Prof. Andi Aderus Ingin Wujudkan IAIN Parepare Menuju Perguruan Tinggi Rujukan Internasional

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Rapat Senat Terbuka dengan agenda mendengarkan visi misi Calon IAIN masa bakti 2026-2030 diigelar di Auditorium Gedung Laboratorium Terpadu Lantai I, Senin (03/02/26).

Calon pertama pemaparan di mulai berdasarkan no urut pendaftaran yakni Prof. Andi Aderus mengatakan dirinya ingin mewujudkan IAIN Parepare yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing menuju perguruan tinggi rujukan internasional, dalam pengembangan budaya dan Islam yang integratif dan moderat.

“Visi misi ini, tentu saya ambil dari intisari daripada rencana induk pengembangan universitas, oleh karena itu, ada tiga hal yang sangat penting. Pertama adalah keunggulan. Mutu pendidikan dan riset yang bermakna, jadi mahasiswa alumni kita menjadi unggul, karena pembelajaran kita unggul, riset kita juga bukan ecek-ecek, tetapi betul betul ada yang berdampak untuk kepentingan kampus, pemerintah dan untuk kepentingan pembangunan nasional. Lalu tata kelola perguruan tinggi yang baik, akuntabel, terbuka, jujur kita satu keluarga yang besar, tidak boleh lagi ada saling menyingkirkan satu sama lain, Harus kita saling berpegangan, untuk membangun IAIN Parepare ini menuju PT internasional.’ ujar Prof. Aderus.

Hal kedua lanjut Guru besar UIN Makassar ini, menjelaskan, adalah integritas, tata kelolanya, etika, dalam kampus juga harus diperbaiki, apalagi IAIN ini mengembang amanat dari kementrian agama. PTKIN yang berada di bawah naungan kementerian agama, ada tanggung jawab lain, tanggung jawab moral, untuk mengawal etika daripada anak bangsa, yang kelak menjadi sumber daya dalam membangun negeri ini.

“Kemudian daya saing ini tentu kita tidak langsung loncat ke global, harus dulu diperkuat secara nasional, hitung hitung kita keluar dari parepare, saingannya provinsi, langsung masuk ke nasional, sekaligus kita dalam tahapan yang kedua ini, persiapan global, karena terakhirnya nanti tahun 2045 yang ingin dicapai IAIN Parepare berdasarkan rancangan  induk pengembangan itu adalah rekoknising internasional bukan lagi dosen-dosen IAIN di sini tetapi sudah mulai memasuki global kalau tidak bisa internasional secara menyeluruh minimal di kawasan Asia tenggara.” Ungkap Prof Aderus.

Masa Tunggu Jamaah Haji Parepare Kini 27-28 Tahun Dari Sebelumnya 37 Tahun 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Ditemui di kantornya kepala kementerian Haji dan Umrah kota Parepare H. La Jamin S. Ag Kamis (05/02/26) mengatakan terkait pemberangkatan jamaah haji tahun 2026 ini, ada perubahan regulasi dari kementerian agama ke kementerian haji dan umroh. Jadi berdasarkan keputusan presiden tahun 2025, merubah aturan yang dulunya setiap 1000 Islam di kabupaten kota itu mendapat jatah jamaah satu orang, setelah ini aturan baru maka dirubahlah berdasarkan jumlah antrian jamaah di setiap kabupaten kota.

“Setelah dicoba menghitung, untuk menyamaratakan se-indonesia, nasional ternyata itu ada provinsi yang tidak memberangkatkan, sehingga diputuskanlah oleh DPR dengan kementerian haji dan umrah, pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 ini, itu didasarkan dengan jatah antrian perprovinsi. Sehingga Alhamdulillah Sulawesi Selatan ini mendapat jatah 9.000 sekian. Dan setelah dipatok nomor 1 sampai 9000 sekian itu jatuh pada pendaftar jamaah tanggal 24 Oktober 2011.” Kata H La Jami.

Lanjut H. Jami, di Sulawesi Selatan ini seperti Palopo rata-rata pemberangkatannya sudah berada di 2012, sehingga melewati garis pemberangkatan yang ditetapkan di provinsi Sulawesi Selatan, tapi di kabupaten Bone misalnya, yang mendapat 2000 sekian jatah, karena memang rata-rata jamaahnya baru pemberangkatan 2010. khusus Parepare mendapat di atas 88.

“Karena parepare rata-rata di pemberangkatan 2011. Oleh karena itu untuk sementara hari ini, parepare mendapat jatah 88, tapi setelah diberi kesempatan untuk cadangan, alhamdulillah ada masuk, sehingga kita sudah bisa sampai hari ini sudah jatah pada Parepare sudah 92. Jadi kalau masih aturan lama, itu Parepare karena pendaftarannya sudah 5000 sekian, itu bisa masa tunggunya sampai 37 tahun, tapi setelah aturan baru ini, maka pada parepare yang tadinya masa tunggu dari 37 tahun, bisa dipres sampai 28-27 tahun. Sehingga insyaallah, pada parepare ke depan semakin bisa lebih antriannya tidak terlalu lama.” Ungkap H. La Jami.

Melalui Monev Pertri wulan, DPRD kota Parepare Berharap Serapan Anggaran SKPD 100,%

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Komisi I DPRD kota Parepare Lewat ketuanya Dr. H. Kamaluddin Kadir di sela rapat monitoring dan evaluasi kinerja Anggara 2025 di ruang komisi I Selasa (03/02/26) memastikan akan memantau dan memastikan penggunaan anggaran Mita kerjanya dan berharap pelaksanakan anggaran setiap tahunnya serapan anggarannya bisa 100% agar supaya pendapatan anggaran untuk anggaran tahun berikutnya bisa programkan lagi.

“Kita tetap mengawal penggunaan anggaran, karena salah satu fungsi DPRD itu, anggota DPRD fungsi budgeting, dan pengawasan satu lagi fungsi pembuatan Perda. Jadi Perda yang sudah terbentuk, kemudian dilaksanakan oleh pemerintah, kemudian dituangkan dalam bentuk anggaran dalam APBD kemudian menjadi bentuk pengawasan oleh anggota DPRD, dan fungsi pengawasannya dan budgeting. Inilah yang kami undang setiap per triwulan kepada masing-masing mitra kerja secara umum nanti terangkum melalui komisi 2 dan 3, kita mengetahui agar supaya penggunaan anggaran, apalagi di 2025 apakah betul-betul serapan anggaran sudah tercapai yang sudah di angggarkan oleh pemerintah.” kata Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Lanjut Politisi Gerindra Parepare ini, dari pantauan komisi I saat ini yang tertinggi ini adalah realisasi dari kesbang sudah mencapai 98% realisasi pelaksanaan kegiatan, baik fisik dan keuangan.

“Yang tertinggi ini adalah, realisasi dari kesbang, yang sudah mencapai 98%. Realisasi pelaksanaan kegiatan, baik fisik dan keuangan. Jadi memang tertinggi, setelah kami melihat monitoring dan evaluasi pemerintah daerah di Januari Kemarin triwulan keempat di pemerintah daerah. Dan kami mau memastikan apakah betul-betul terealisasi sesuai dengan yang dipaparkan oleh pemerintah daerah.” Terang Dr. H. Kamaluddin Kadir

Pemkot Hadir Beri Perlindungan Bagi PPPK Lewat Taspen, Wali Kota Pesankan Layani Prima Masyarakat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Pemerintah Kota Parepare bekerja sama dengan PT Taspen (Persero) menyelenggarakan sosialisasi program Taspen Grup bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemkot Parepare, Rabu (04/02/26).

Wali Kota Parepare Tasming Hamid hadir langsung membuka sosialisasi di Auditorium IAIN Parepare. Turut membersamai Wali Kota, Kepala BKPSDMD Parepare EW Ariyadi, jajaran Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkot Parepare, jajaran pimpinan PT Taspen, Bank Sulselbar, dan IAIN Parepare.

Dalam sambutannya di hadapan ribuan PPPK, Wali Kota Tasming Hamid mengemukakan, program Taspen sama halnya dengan BPJS Ketenagakerjaan memberi banyak manfaat bagi penggunanya.

“Seperti beberapa waktu lalu ada seorang PPPK meninggal dunia karena kecelakaan saat bekerja, dia diberi santunan kematian full dari BPJS Ketenagakerjaan. Banyak sekali manfaat program seperti ini,” ujar Tasming.

Tasming pun berharap melalui program Taspen dapat memberikan jaminan perlindungan dan kesejahteraan bagi para PPPK. Melalui program Taspen, PPPK diharapkan dapat memperoleh perlindungan atas risiko kerja serta jaminan bagi keluarga.

Karena itu, Tasming meningatkan agar ASN khususnya PPPK betul-betul dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Profesional bekerja layani masyarakat.

“PPPK harus maksimalkan kinerjanya. Agar kerja-kerja pemerintah dalam melayani masyarakat dapat maksimal,” pesan Tasming.

Tasming mengungkapkan, data seluruh ASN di Parepare mulai dari PNS, PPPK penuh waktu, hingga PPPK paruh waktu berjumlah 5.561 orang, jika semua bekerja maksimal maka keluhan-keluhan masyarakat dapat tertangani dengan baik.

“Harus bekerja maksimal didasari keikhlasan. Kalau manoko’ (mengeluh) susah bekerja maksimal. Sama dengan layani masyarakat harus penuh dengan keikhlasan, Insya Allah dapat amal jariyah. Kalau bekerja baik dapat berkah dari Allah SWT,” ingat Tasming.

Uji Petik Bawaslu Parepare Ungkap Data Pemilih Meninggal Dunia Belum Terhapus

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melaksanakan uji petik terhadap data pemilih yang masuk dalam kategori meninggal dunia sebagai bagian dari pengawasan pemutakhiran data pemilih, Selasa (03/02/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, dengan melakukan penyandingan antara data kematian dari pihak kelurahan, kondisi faktual di lapangan, serta data pemilih berkelanjutan yang dimutakhirkan oleh KPU melalui kunjungan langsung ke alamat warga yang bersangkutan.

‘Bawaslu kota Parepare melaksanakan uji petik, yang kali ini langsung dilakukan di masyarakat, dengan membawa beberapa sample, yang kita dapatkan dari uji petik sebelumnya. Nah, Di sini, kita cek fakta di lapangan, dan menemukan bahwa, ada dua warga yang telah meninggal dunia, tentunya yang sudah memiliki akte kematian, namun masih tercatat aktif dalam sidali. Dengan kondisi ini, kita menegaskan bahwa KPU harus lebih proaktif, melakukan validasi dan verifikasi data secara langsung di lapangan, agar pemutakhiran data pemilih benar-benar akurat dan mutakhir.’ Kata Dr. Sudilawati

Ia menambahkan bahwa pengawasan ini diharapkan dapat mendorong sinkronisasi data yang lebih baik antara data kependudukan di tingkat kelurahan dan data pemilih di Sidalih.

Uji petik ini bertujuan untuk memastikan akurasi, validitas, dan kemutakhiran data pemilih, sehingga daftar pemilih benar-benar mencerminkan kondisi real masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Bawaslu melakukan verifikasi faktual guna memastikan kebenaran data pemilih yang tercantum.

Bawaslu Kota Parepare berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara melekat demi terwujudnya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.

Meneliti Penyiaran Radio Mesra, Korda KPK Raih Doktor Ilmu Komunikasi Penyiaran 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kordinator Daerah (Korda) Komunitas Pendakwah Keren ) KPK kota parepare Zulfajar S.Kom, i Sos berhasil meraih predikat Doktor pada  Sidang Terbuka Promosi Doktor yang di selenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Selasa, (03/02/26), di Gedung Pascasarjana Baru UIN Alauddin Makassar, Samata, Kabupaten Gowa, dari Program Studi Dirasah Islamiyah Konsentrasi dakwah dan komunikasi dengan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi komunikasi dakwah penyiar radio mesra FM Parepare di era konvergensi media”

Di temui usai sidang penetapannya Dr. Zulfajar mengatakan Bersyukur  telah rampung, sudah promosi, sudah selesai semua, rangkaian penelitiannya di radio mesra Parepare.

“Tentunya berucap syukur kepada seluruh pimpinan, dan para kruw radio mesra, yang selama ini bisa melayani kami dengan baik, selama penelitian kami di radio mesra. Besar harapan kami, mudah-mudahan dengan penelitian yang kami gunakan, konvergensi media ini, dapat mempertahankan eksistensi radio mesra di masa-masa yang akan datang, dan insan mesra insya Allah tetap tetap mengudara. Mudah-mudahan dengan komunikasi penyiaran Islam Ini, bisa memberikan kontribusi khusus di kota Parepare, terutama dalam pembangunan dakwah dan penyiaran khususnya bagi pengembangan radio kedepannya di kota Parepare.'” ungkap Dr. Zulfajar.

Promotor Penguji 1 Prof. Dr. H. Mahmuddin M.Ag mengungkapkan  apa yang diraih oleh ust. Dr. Zulfajar ini merupakan satu anugerah dari Allah SWA yang patut disyukuri, dan dinikmati, yang telah memilih membahas tentang strategi komunikasi dakwah, menurutnya,  ketika orang berbicara tentang komunikasi dakwah, maka Dr. Zulfajar lah sebagai salah satu rujukan, di Parepare itu adalah salah kota yang hanya 3 kota di Sulawesi Selatan.

“Parepare dan di sana adalah radio mesra, dan ini yang menjadi ahli di bidang radio, adalah anda. Oleh karena itu sampaikanlah kepada masyarakat Parepare, bahwa saya sudah doktor dibidang strategi komunikasi, ahli strategi, jadi nanti kalau anda dosen maka anda adalah profesor di bidang strategi menyampaikan dakwah lewat radio. Apakah itu radio konvensional, atau radio yang sudah masuk di era digital seperti ini. Tentunya dengan meraih gelar doktor ini janganlah pernah merupakan jasa kedua orang tua. Bersujud kepada kedua orang tua tidak seperti bersujudnya kepada Allah.” Harap Prof. Dr. H. Mahmuddin

Prof. Dr. H. Mahmuddin juga berpesan kirinya Dr. Zulfajar jangan melupakan almamaternya UIN Alauddin Makassar, kalaupun ada kekurangan di UIN Makassar tutuplah kekurangan itu dengan mengangkat kelebihan-kelebihannya.

“Karena UIN Alauddin yang memberikan Anda sebagai gelar tertinggi, tidak ada lagi gelar di atasnya, kecuali Almarhum. Yakin dan camkan itu bahwa gelar tertinggi pada sebuah pendidikan adalah S3 doktor.” Jelas Prof. Mahmuddin

Komisi 1 DPRD  Parepare Gelar Rapat Evaluasi Dan Monitoring Untuk Satu Tahun Anggaran di Tahun 2025

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM –  Komisi 1 DPRD kota Parepare menggelar rapat evaluasi dan monitoring untuk satu tahun anggaran di tahun 2025. Ketua komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir pada media mengatakan, monev itu di laksanakan setiap triwulan sekali, dan karena triwulan keempat ini pelaksanaan kegiatan anggaran dan realisasi secara fisik dan keuangan itu harus lakukan lagi di bulan Januari.

“Untuk triwulan keempat tahun anggaran 2025 ini juga, berkaitan dengan persiapan kepada teman-teman menyiapkan data, dalam rangka pembahasan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2025, oleh pemerintah daerah. Kemudian hari ini kita sudah mengundang 6 unit mitra kerja, diantaranya itu adalah kesbang, dinas perpustakaan, kemudian bagian umum, kemudianb kesbang, bagian pemerintahan, ada 4. kemudian ada dua lagi bagian hukum dan bagian organisasi.’ kata Dr. Kamaluddin Kadir.

Lanjut H. Kamaluddin Kadir, untuk mitra kerja komisi I,  ada 16 mitra kerja yang akan undang untuk mengetahui, bagaimana realisasi penggunaan anggaran tahun 2025 di triwulan keempat, sekaligus tahun 2025 akhir tahun, DPRD belum bisa menyimpulkan, karena baru 4 yang hadir, dari 16 mitra kerja, selebihnya itu ada di mitra kerja komisi 2, dan komisi tiga.

“Kita akan memantau, dan memastikan penggunaan anggaran. Kami berharap, pelaksanakan anggaran setiap tahunnya serapan anggarannya bisa 100%, agar supaya pendapatan anggaran untuk anggaran tahun berikutnya kita bisa programkan lagi, bahwa kegiatan ini betul-betul terlaksana dan bisa bermanfaat terutama bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.” Jelas Dr. H. Kamaluddin Kadir.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare