32.7 C
Pare-Pare
Minggu, November 1, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 157

Layanan 0 Rupiah Raih Index Tertinggi Kepuasan Masyarakat Di IKM Disdukcapil 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil (,Disdukcapil) kota Parepare menggelar forum konsultasi publik, bersamaan dengan forum perangkat daerah, Kamis (26/02/26). Pada pemaparannya kepala dinas capil Hj. Suryani mengatakan hasil survei Indek Kepuasan Masyarakat tertinggi pada point layanan gratis dengan tingkat kepuasan dengan poin 3.987.

“Yang tertinggi itu memang 3,987, itu adalah gratis. Jadi masyarakat itu sudah memahami, bahwa urusan administrasi kependudukan di capil. Jadi mereka merasa bahwa memang tidak dibayar, kalau dicapil. Jadi ada dua yang tinggi yaitu pengaduan. di setiap ada pengaduan di capil yang masuk itu langsung kami berikan jawaban itu mungkin tingkat kepuasan tertinggi yang ada di dinas dukcapil.” Kata Hj Suryani

Sedangkan untuk tingkat kepuasa terendah terkait dengan persyaratan dan waktu layanan persyaratan karena masyarakat menganggap bahwa syaratnya banyak.

“Kepuasan terendah itu terkait dengan persyaratan, dan waktu. Layanan persyaratan ini, mungkin masyarakat menganggap bahwa syaratnya banyak, dan ini kami sesuaikan dengan peraturan menteri dalam negeri. Yang terkait apa-apa yang harus disiapkan, untuk bisa misalnya terbitnya satu KTP, apa-apa yang harus disiapkan untuk akte kelahiran ini, mungkin masyarakat menganggap bahwa terlalu banyak. Yang kedua, ada format yang harus mereka isi, itu perkiraan kami untuk persyaratan tersebut yang mereka anggap banyak yg harus di isi.” Ungkap Hj Suryani

Kakan Kemenhaj Minta Masyarakat Cek Travel Haji Dengan Mengkomunikasikan Travel Pilihan Ke kantor Haji Dan Umrah

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Kepala kantor kementrian Haji dan Umrah lewat program obrolan sore jelang buka Senin (23/02/26) meminta masyarakat yang ingin melaksanakan haji dan umrah ketika ingin berangkat menggunakan travel, apakah itu umroh atau haji plus, sedapat mungkin dicek travel-travel yang ada, bisa dikomunikasikan di kementerian haji.

“Karena salah urus. Nakanya dimohon kepada bapak, ibu, para calon jemaah haji dan umroh, ketika ingin berangkat menggunakan travel, apakah itu umroh, atau haji plus, sedapat mungkin dicek travel-travel yang ada yang pertama bisa dikomunikasikan di kementerian haji.” Kata H. Jami.

Hal yang yang perlu di lakukan lanjut H. Jami, mencari cari tahu di masyarakat sekitar, kemudian beberapa orang yang pernah menggunakan jasa travel itu bagaimana pengalaman mereka

“kemudian yang paling penting, yang beredar isu yang adanya ibadah umrah mandiri. Memang undang-undang memberi isyarat, bisa murah, mandiri, tapi sampai hari ini, belum ada regulasi teknis, terkait dengan pelaksanaan umrah mandiri. Jadi perlu hati-hati, karena saya pernah dengar salah seorang perintis munculnya umrah mandiri ini adalah salah satu syarat nya harus berkeluarga.” Terang H. Jami.

Disdukcapil Parepare Gelar Forum Konsultasi Publik

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil kota Parepare menggelar forum konsultasi publik, bersamaan dengan forum perangkat daerah, Kamis (26/02/26).

Kepala kantor Disdukcapil Hj. Suryani usai kegiatan mengatakan pelaksanaan ini rutin  di lakukan setiap tahun, untuk kedua kegiatan tersebut yang mereka menyampaikan khusus untuk konsultasi publik yaitu indeks kepuasan masyarakat (IKM).

“Indeks kepuasan masyarakat itu, setiap tiga bulan kami lakukan survei. Survei itu dilakukan secara mandiri oleh dinas dukcapil. Jadi warga yang datang itu, mengisi dan hasil terakhir kemarin itu sudah mencapai 91,72% untuk triwulan keempat. Jadi triwulan pertama 2026 ini belum kami lakukan, belum Kami simpulkan, tapi kami sudah lakukan survei.” Kata Hj. Suryani.

Lanjut Hj. Suryani,  inovasi yang berhasil itu yang masih tahun 2021 yaitu lapor hati. Lapor hati, ini ditempatkan di setiap pusat kesehatan masyarakat. Jadi semua pusat kesehatan masyarakat, rumah sakit, Puskesmas, dan kelurahan, guna adalah, untuk melaporkan warga yang lahir dan warga yang meninggal, jadi melaporkan melalui lapor hati.

“Kalau di rumah sakit itu, sebelum ibu keluar dari rumah sakit membawa bayinya itu, sudah terbit akte kelahirannya, dengan melaporkan kepada petugas yang ada di rumah sakit. ” Jelas Hj. Suryani

Bappeda Evaluasi Hasil Pelaksanaan Reses 

0

PAREPARE, RADIOMESRA..COM – Ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir lewat program Obras belum lama ini mengatakan, Hasil Pelaksanaan reses  dituangkan dalam bentuk laporan masing-masing anggota DPR perdapil sudah diserahkan ke pimpinan, untuk di serahkan ke tim yang menginput usulan-usulan melalui reses, nanti, masuk melalui pokir di aplikasi itulah yang nanti masuk ke bapeda.

“Bapedda merancang, menerima, menganalisa, mengevaluasi program-program melalui Reses/Pokir dengan  E -Planing  yang usulan dari musrembang, jangan sampai nanti ada yang bersamaan, program kegiatan musrembang dengan pokir.  Jadi kalau ada dibatalkan satu. Karena mungkin satu kegiatan pada titik yang sama, ini juga dalam rangka memaksimalkan kegiatan dalam penggunaan anggaran yang sifatnya efisiensi dan efektif.” Kata

Menurut kader Gerindra ini, anggaran untuk APBD 2026 sudah ditetapkan kegiatan-kegiatan yang di laksanakan, kalau bisa di akumulasi, akomodir, boleh setelah pasal cantolan anggarannya sudah ada.

“Walaupun tidak banyak, itupun nanti dievaluasi masing-masing di RPD, ada juga evaluasi musrembang tingkat kota, di evaluasi RPDnya secara pembangunan Daerah  nanti kalau dulu menurut  kepala Bappeda disiapkan anggaran 300 juta, tapi kalau dilakukan evaluasi bertingkat atau bertahap mungkin nanti penggunaannya tinggal sedikit.” Ungkap Dr. H. Kamaluddin

Pengurus  KONI Parepare Silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI) kota Parepare melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor kejaksaan negeri Parepare Selasa (24/02/26).  Rombongan KONI Parepare diterima langsung oleh kepala kejaksaan negeri Parepare Darfiah didampingi kepala seksi perdata dan tata usaha negara Aswar di ruang kerja kajari kota  Parepare.

Ketua KONI kota Parepare Fadli Agus Mante pada tim liputan jelajah kota radio mesra mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dengan Kejari pare-pare beserta jajanan termasuk pejabat baru di lingkup Kejari

“Adapun tujuan kami, tentu yang pertama adalah silaturahmi, yang kedua tentu sebagai pembina olahragaan, kepala kejaksaan negeri kota Parepare, kami melaporkan beberapa kegiatan-kegiatan dalam ruang lingkup perkembangan pembinaan keolahragaan di Parepare, dan juga tentu persiapan, beberapa kerjasama sekaitan dengan penyuluhan hukum, dan pendampingan pengelolaan dana hibah untuk tahun 2026 ini menuju Porprov di Bone dan Wajo.” Kata Fadly

Sementara itu Kejati di parepare Darfiah menyambut positif inisiatif KONI dalam membangun kolaborasi dengan aparat penegak hukum, khususnya dalam hal pengelolaan dana hibah. Dari pihaknys menegaskan bahwa kejaksaan Parepare pada prinsipnya mendukung upaya pembinaan olahraga di kota Parepare selama dilaksanakan secara transparan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Darfiah menambahkan pencegahan melalui edukasi dan pendampingan, jauh lebih baik dibandingkan penindakan, karena kajari Parepare siap memberikan dukungan, dalam bentuk penerangan hukum, maupun pendampingan perdata, dan tata usaha negara sesuai kewenangannya.

Pendaftaran Haji Lewat Daerah Lain Sudah Tidak Tersedia 

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala kantor kementrian Haji dan Umrah lewat program obrolan sore jelang buka Senin (23/02/26) mengatakan Mendaftar Haji itu harus ber KTP di daerah setempat, ketika mau mendaftar ditempat lain, tidak bisa, karena di capil itu alamat berubah tapi nomor KTP tidak berubah.

“Mendaftar haji itu harus ber KTP di daerah setempat, ketika mau mendaftar ditempat lain, sepertinya tidak bisa, karena di capil itu alamat berubah, tapi nomor KTP tidak berubah. Jadi begitu mendaftar di daerah lain, langsung terdeteksi sudah terdaftar, ada nomor porsinya,” ujar H. Jami.

Lanjut H. Jami, kemudian terkait dengan orang yang sudah mendaftar, lalu meninggal, maka diberi kewenangan apakah ia mau oper ke keluarganya. Dimana yang bisa menerima suami, istri, saudara, anak kandung.

“Persyaratannya, cukup ngambil berita surat keterangan dari kantor Kelurahan tentang kematian, kemudian ada kesepakatan ahli waris siapa yang disepakati untuk melanjutkan, dan kalau tidak ada yang memenuhi syarat, untuk melanjutkan, maka dananya bisa ditarik, ditunjuk ahli waris untuk menarik uangnya, itu membuat nomor rekening baru untuk ahli warisnya kemudian dikembalikan dana nya sebanyak 25 juta.” Terang H. Jami.

Legislator Tidak Mengenal Libur Kerja

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Seorang legislator tidak mengenal namanya libur kerja, walaupun tidak ke kantor, namun masih bisa menerima aspirasi dari masyarakat di rumah atau melalui WA. Hal tersebut di sampaikan kader gerindra yang kini di Amanahkan sebagai ketua komisi I DPRD kota.pada program Obras Sabtu (21/02/26).

“Kami Tidak mengenal libur, dirumah juga, masih tetap ada telpon WA, dan kegiatan kegiatan kemasyarakatan. Contoh masih banyak kami terima aduan warga, terkait belum masuknya tanggungan kepesertaan BPJS kesehatan. Ada juga dari sekitar 5888 non aktif secara nasional itu juga banyak mengadu.” Kata Dr. H. Kamaluddin Kadir.

Lanjut Dr. H. Kamaluddin, banyak warga yang meminta agar BPJS mereka supaya diaktifkan, terutama adalah jangan menolak layanan kesehatan kepada warga yang mempunyai BPJS yang dinonaktifkan, ini juga sejalan dengan arahan yang disampaikan oleh Walikota, karena ini mendukung program-program atau visi misi walikota.

“Karena semua yang diusulkan warga, adalah kebaikan warga itu sendiri, seperti pemberian bantuan, perbaikan sarana umum, jalanan lorong, itu membantu juga kepentingan pemerintah daerah.” Ungkap H. Kamaluddin Kadir

Pelunasan Biaya Haji Sudah Termasuk Koper dan Ransel

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Kepala Kementerian Haji dan Umrah kota Parepare H. La Jama S.Ag lewat program obrolan sore jelang buka Senin (23/02/26) mengatakan jamaah sudah melunasi maka sudah mendapat fasilitas. Koper ada koper besar ada koper kecil ada ransel almusnah ransel yang khusus dipakai di Arafah Muzdalifah dan Mina ada tas pasport.

“Alhamdulillah sampai hari ini, kalau jamaah sudah melunasi, maka sudah mendapat fasilitas, koper, ada koper besar, ada koper kecil, ada ransel almusnah, ransel yang khusus dipakai di Arafah Muzdalifah dan Mina, ada tas pasport, ada 4 itu gratis sudah include semua dalam pembayaran.” Kata H. Jami

Lanjut H. Jami, Fasiltas yang di dapatkan tersebut dari tempat pembayarannya, juga melunasi pakaian seragam yang  biasa juga ditambah, seperti mukena kalau perempuan, pakaian ihram kalau laki-laki.

“Jadi tidak ada lagi dibayar, biasa penanda koper biasa ada kesepakatan. Kesepakatan perdaerah, per kelompok, itu pun diurus kelompoknya. Tinggal pemerintah yang menentukan, bahwa rombongan ini warnanya ini, dan diserahkan ke kelompok penanda apa yang disepakati. Terkadang mungkin melalui pihak pihak yang lain sehingga dianggap pungli dan sebagainya.” Jelas H. Jami.

Reses Dr. H. Kamaluddin Kadir Infrastruktur dan Bantuan Sosial Masih mendominasi 

0

PAREPARE, RADIOMESRA COM – DPRD kota Parepare menggelar reses awal tahun 2026 pada Jumat (13/02l26) Hingga Selasa (17/02/26) di berbagai tempat di kota parepare. Pada program Obras Sabtu (21/02/26) kader Gerindra yang juga ketua Komisi I DPRD kota Parepare Dr. H. Kamaluddin Kadir mengatakan masukan masyarakat pada reses tersebut banyaknya yang sifatnya pada layanan publik seperti infrastruktur jalanan

“Kalau kita lihat, kalau kita lihat reses-reses dari teman-teman anggota DPRD, terbagi. Ada sifatnya fisik infrastruktur, jalanan, terutama kemudian jalan umum, PJU, sarana lingkungan, seperti tempat sampah.” Jelas Dr. H. Kamaluddin.

Lanjut Dr. H. Kamaluddin Kadir, pada resesnya, ada yang ke fisik, lebih banyak juga di yang sifatnya sosial.

“Kalau di saya mungkin fifty Fifty-Fifty, ada yang ke fisik, lebih banyak juga di yang sifatnya sosial. Seperti bantuan-bantuan sosial, yang sekarang ini berdasarkan desil. pengelompokan tingkat ekonomi masyarakat, ini sekarang diatur dengan Desil  1 sampai Desil 10.” Ungkap Dr. H. Kamaluddin Kadir

Wali Kota Pantau Harga Sembako di Pasar Lakessi Jelang Idul Fitri

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  — Wali Kota Parepare Tasming Hamid melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Lakessi, Senin (23/02/26). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga sembako menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 M di Kota Parepare.

Kegiatan yang lazim disebut Sidak Harga Pasar ini di hadiri oleh jajaran forkopimda Parepare, antara lain Ketua DPRD Kota Parepare Kaharuddin Kadir, Dandim 1405/Parepare S. Simanjuntak, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare Darfiah dan Ketua Pengadilan Negeri Parepare di wakili oleh Ruth Marina Damayanti Siregar.

“Bersama forkopimda ada ketua DPRD Kajari Dandim Ini kita meninjau harga di pasar lakkessi. Kami melihat bahwa dari komoditas yang ada yang agak menonjol yaitu cabe ayam harga beras alhamdulillah aman di kota Parepare insya Allah.” Kata Tasming.

Selain dari forkopimda, turut pula mengikuti Wakil Kepala Bulog Parepare Muhammad Fajrin Ardinata, Sekretaris Daerah Kota Parepare Amarun Agung Hamka, Kapolsek Soreang Amir Usman, Kasat Intelkam Polres Parepare Burhanuddin, serta sejumlah kepala OPD dan camat lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Rombongan tiba di kawasan pasar sekitar pukul 07.35 Wita dan langsung menyusuri sejumlah lapak serta los pedagang sembako. Selain memantau perkembangan harga, Forkopimda juga berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar guna mengetahui kondisi pasokan, distribusi, serta daya beli masyarakat.

Kegiatan pemantauan berlangsung hingga sekitar pukul 08.20 Wita dan rombongan meninggalkan lokasi pasar pada pukul 09.05 Wita. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali hingga berakhir sekitar pukul 09.10 Wita.

Dari hasil pemantauan di lapangan, beberapa komoditas diketahui mengalami kenaikan harga. Ayam potong tercatat naik sebesar Rp5.000 per kilogram, sementara harga cabai rawit mengalami lonjakan signifikan dari Rp30.000 menjadi Rp60.000 per kilogram.

Perlu diketahui, pemantauan harga sembako di pasar tradisional adalah bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat, mencegah penimbunan dan spekulasi harga, menjaga daya beli warga, serta menghimpun data lapangan sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan pengendalian harga, sehingga distribusi sembako tetap lancar dan stabilitas ekonomi daerah dapat terjaga menjelang Idul Fitri.

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare