26.5 C
Pare-Pare
Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 123

Reses di Kawasan Lagota, Husain Muhammad Saud Soroti Masalah Drainase dan Lampu Jalan

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Anggota DPRD Kota Parepare dari Fraksi Partai Gerindra, Husain Muhammad Saud, kembali menyerap aspirasi konstituennya dalam kegiatan reses yang berlangsung di kawasan Lagota, Kamis (14/05/2026). Dalam pertemuan tersebut, masalah infrastruktur dasar seperti drainase dan penerangan jalan menjadi keluhan utama warga.

Husain mengungkapkan bahwa warga di sekitar Jalan Andi Sinta mengeluhkan kondisi endapan selokan yang sudah cukup parah dan kerap memicu genangan air saat hujan deras. Menanggapi hal itu, ia mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tindakan nyata.

“Saya sudah koordinasikan dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemadam Kebakaran untuk bersama-sama dengan masyarakat mengangkat endapan yang ada di sana,” ujar Husain di hadapan warga.

Selain masalah drainase, warga di Jalan Tebe, tepatnya di sekitar rumah dinas Camat Soreang, mengusulkan penambahan lampu jalan melalui program “Lorong Peduli”. Warga meminta penambahan sekitar lima titik lampu baru karena kondisi jalan yang gelap dan dekat dengan area pemakaman.

Meski banyak aspirasi yang masuk, Husain memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah. Menurutnya, pemerintah saat ini lebih memprioritaskan program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat banyak.

“Pemerintah memprioritaskan yang betul-betul dapat dinikmati oleh masyarakat banyak. Kalau hanya dinikmati satu-dua orang, mungkin belum bisa dilaksanakan sekarang karena skala prioritas,” tambahnya.

Politisi Gerindra ini menegaskan bahwa seluruh aspirasi, baik yang disampaikan langsung maupun secara tertulis melalui blangko reses, telah dikoleksi dan akan diinput ke dalam sistem data pemerintah untuk dikawal hingga tahap realisasi.

Reses di Kampung Baru, Suyuti Soroti Volume Sampah yang Membeludak dan Drainase Tersumbat

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Wakil Ketua I DPRD Kota Parepare, Suyuti, SE., kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang berlangsung di Kelurahan Kampung Baru, tepatnya di Alya Cafe, Kamis (14/05/26). Dalam pertemuan tersebut, persoalan sampah dan infrastruktur drainase menjadi keluhan utama warga.

Suyuti mengungkapkan bahwa volume sampah di Kota Parepare mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dipicu oleh bergeliatnya sektor UMKM dan banyaknya event yang terselenggara di jalan-jalan protokol. Namun, lonjakan volume sampah ini tidak dibarengi dengan penambahan tenaga kebersihan.

“Volume sampah saat ini sangat membeludak karena UMKM kita semua sudah hidup kembali. Persoalannya, jumlah tenaga kebersihan kita masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Insyaallah, DPRD akan mengusulkan ke pemerintah untuk segera menambah tenaga lapangan agar sebanding dengan jumlah sampah yang ada,” ujar Suyuti.

Selain masalah sampah, warga juga mengeluhkan kondisi drainase yang memicu genangan saat hujan. Suyuti menyoroti proyek pengerjaan drainase di masa lalu yang hanya fokus pada penutupan dan estetika (dicor) tanpa melakukan pengerukan sedimen terlebih dahulu.

“Dulu drainase dicor tanpa dikeruk, hanya ditutup untuk dipercantik. Akibatnya, sekarang sedimen semakin tinggi. Kami mendorong pemerintah untuk melakukan pengerukan dan membuat ‘kantong sedimen’ di titik-titik tertentu agar air mengalir lancar dan sampah mudah dibersihkan,” tambahnya.

Menutup kegiatan tersebut, Legislator Partai NasDem ini mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam membuang sampah, terutama sampah plastik dari kemasan praktis yang sering digunakan UMKM. Kesadaran masyarakat dinilai sangat membantu tugas tenaga kebersihan di lapangan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako melalui Program Pasar Murah di Makassar

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM  – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Makassar menggelar program pasar murah bagi masyarakat prasejahtera di wilayah ring 1 operasi perusahaan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Ujung Tanah, Makassar.

Melalui program ini, Pertamina menyediakan 1.000 paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, susu kental manis, kecap manis, dan sarden. Paket tersebut dapat diperoleh masyarakat dengan harga Rp30 ribu atau sekitar 15 persen dari total nilai paket yang disediakan.

Program pasar murah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga akses pangan bagi keluarga yang membutuhkan di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Selain pelaksanaan pasar murah, kegiatan ini juga diramaikan dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, promo penggantian oli kendaraan, serta program penukaran tabung LPG 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg sebagai bagian dari edukasi penggunaan produk LPG nonsubsidi yang lebih praktis bagi masyarakat.

Camat Ujung Tanah, Andi Unru, S.STP, SAP, M.A.P menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program pasar murah yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan pasar murah seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Kami mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga yang terus hadir melalui program sosial bagi masyarakat di Kecamatan Ujung Tanah,” ujar Andi Unru.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto mengatakan kegiatan pasar murah merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.

“Pertamina terus mendorong program-program sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas Lilik.

Selain membantu masyarakat prasejahtera, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 1 tanpa kemiskinan, poin 2 tanpa kelaparan, poin 3 kehidupan sehat dan sejahtera, serta poin 10 berkurangnya kesenjangan.

*Media Contact :*
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina
Patra Niaga Regional Sulawesi

Konferprov PWI Sulsel: Suwardi Tahir Daftar, Senior Ingatkan Marwah Organisasi

0

MAKASSAR, RADIOMESRA. COM – Gerimis tipis yang membasahi aspal Jalan Maccini Sawah seolah memberi nuansa syahdu saat rombongan besar bergerak menuju Kantor PWI Sulawesi Selatan, Rabu siang (13/05/26). Di bawah langit Makassar yang bergelayut mendung, sebuah babak baru dalam sejarah organisasi wartawan tertua di Indonesia ini resmi dipentaskan.

Membelah cuaca yang teduh, Ir. Suwardi Tahir tampil percaya diri dengan balutan kemeja putih bersih. Pilihan warna ini bukan sekadar gaya berpakaian, melainkan sebuah proklamasi visual tentang semangat persatuan, ketulusan hati, dan harapan besar akan lahirnya perubahan nyata di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel.

Siang itu, sosok yang akrab disapa ST ini secara formal menyerahkan berkas pendaftarannya sebagai bakal calon Ketua PWI Sulsel masa bakti 2026–2031. Sebagai jurnalis kawakan dengan jam terbang tinggi, langkah strategis ST langsung menjadi magnet perhatian di kalangan insan media se-Sulawesi Selatan.

Setia mendampingi di baris belakang, deretan tokoh kunci tampak mengawal ketat prosesi ini. Mulai dari Ketua Tim Pemenangan, H. Mappiar, hingga para loyalis seperti Ade Cahyadi, Ardhy M. Basir, James Wehantouw, Abdul Kadir, dan Abdullah Rattingan yang ikut memberi energi pada momen tersebut.

Meski hujan kecil masih turun membasuh pelataran kantor, kehangatan justru terasa saat rombongan “Gerakan Perubahan” ini disambut oleh jajaran Steering Committee (SC) Konferensi. Berkas pendaftaran diterima secara resmi oleh Muh. Arafah selaku Wakil Ketua SC, yang didampingi oleh Ketua Tim Verifikasi, H. Ismail Sellery.

Prosesi ini juga disaksikan langsung oleh para pemangku kepentingan organisasi, termasuk Koordinator SC Dr. H. Faisal Syam dan Sekretaris SC Manaf Rahman—yang secara menarik juga merupakan rival dalam bursa calon ketua—serta tim verifikasi lainnya seperti Fadil Sunarya, Sutati, dan Iwan Azis.

Namun, di balik formalitas administratif yang berjalan lancar, terselip pesan moral yang cukup mendalam bagi masa depan pers. Muh. Arafah menegaskan bahwa Kantor PWI adalah rumah bersama, sehingga tim verifikasi berkomitmen bekerja dengan menjunjung tinggi regulasi yang berlaku.

Hadir pula sosok senior yang cukup disegani, Anwar Sanusi. Mantan Sekretaris PWI Sulsel periode 2015–2020 ini sengaja datang untuk mengawal pendaftaran, namun alih-alih memanaskan suasana, ia justru membawa pesan yang menyejukkan bagi semua pihak.

Bagi Anwar, konferensi ini jangan sampai tereduksi menjadi sekadar arena perebutan kursi kekuasaan. Baginya, momentum ini adalah ruang suci untuk merawat marwah profesi dan menguatkan kembali tali persaudaraan di antara para juru warta.

“Profesi jurnalis kita memiliki panduan yang sakral, yakni PD/PRT, Kode Etik Jurnalistik, hingga Kode Perilaku Wartawan. Mari tunjukkan integritas kita sebagai pemilik sah organisasi ini agar semua proses berjalan elegan,” pesan Anwar Sanusi penuh penekanan.

Ketua SMSI Sulsel itu bahkan menukil pesan langit, Surah Al-Maidah ayat 8, sebagai kompas moral bagi para peserta Konferprov PWI Sulsel agar tetap berada di jalur yang benar.

“Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorongmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu jauh lebih dekat kepada takwa,” kutipnya, memberikan peringatan halus di tengah dinamika kompetisi.

Anwar sangat berharap agar demokrasi organisasi tetap dijaga dengan semangat sportivitas tinggi. Ia mendambakan sebuah konferensi yang tidak hanya demokratis dan bermartabat, tetapi juga tidak menyisakan luka hati bagi sesama rekan profesi.

Ia kembali mengingatkan bahwa memilih pemimpin bukanlah ajang kontes popularitas semata, melainkan mencari sosok yang benar-benar mampu memikul tanggung jawab besar organisasi ke pundaknya.

Kriteria pemimpin ideal menurutnya adalah mereka yang memiliki kejujuran, keberanian mengambil risiko, serta mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan. Seorang nakhoda harus berani mendahulukan kepentingan kolektif di atas ambisi pribadi atau kelompoknya.

“Pemimpin yang hebat itu tidak anti-kritik dan senantiasa terbuka pada masukan. Kepemimpinan itu bukan soal jabatan di atas kertas, tapi tentang teladan yang mampu menggerakkan orang lain,” imbuhnya lagi.

Saat gerimis mulai mereda di Jalan Maccini Sawah, prosesi pendaftaran pun usai dengan kesederhanaan yang bermakna. Namun, pesan yang tertinggal siang itu sangat jelas: bahwa kontestasi di dunia wartawan harus tetap berpijak pada etika, integritas, dan persaudaraan tanpa batas. (*)

Warga Lauleng Apresiasi Langkah Dinas PUPR Parepare Pantau Rencana Pengerukan Sungai

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Warga Lauleng, Kecamatan Soreang, memberikan apresiasi atas langkah responsif Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare dalam menindaklanjuti keluhan terkait pendangkalan Sungai Lauleng.

Dalam program “Obras” di Radio Mesra pada Selasa (12/05/26), salah seorang warga bernama Umar mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia menyebutkan bahwa pihak Dinas PUPR telah turun langsung melakukan peninjauan lokasi (survei) serta sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai.

“Kami sangat berterima kasih karena Dinas PUPR sudah melakukan peninjauan lokasi, khususnya di bagian hilir Sungai Lauleng. Kemarin juga sudah ada sosialisasi dengan warga yang terdampak maupun warga yang lahannya akan dilalui alat berat nantinya,” ujar Umar.

Umar menjelaskan bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk mencegah terjadinya miskomunikasi saat alat berat (ekskavator) mulai bekerja. Menurutnya, meskipun jadwal pasti pengerukan belum ditetapkan, kehadiran petugas di lapangan telah memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini khawatir akan potensi banjir akibat pendangkalan sungai.

“Kondisi sungai di bagian bawah memang sudah menyempit dan dangkal. Jadi kami sisa menunggu eksekusinya. Sebagai warga, kami siap mendukung, bahkan lahan pribadi saya pun kalau harus dilewati alat demi kepentingan orang banyak, saya rasa tidak ada masalah,” tambahnya.

Sebelumnya, pengerukan serupa dikabarkan telah dilakukan di area hulu dekat SMPN 6 Parepare. Warga berharap pengerukan di wilayah hilir dapat segera terealisasi sebelum memasuki musim penghujan ekstrem.

Jelang Idul Adha, Dinas PKP Parepare Perketat Pengawasan Hewan Kurban dari Luar Daerah

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (PKP) Kota Parepare mulai memasifkan pengawasan lalu lintas hewan kurban yang masuk ke wilayah Kota Parepare. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh hewan yang akan disembelih pada Idul Adha 1447 H mendatang dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat.

Kepala Dinas PKP Kota Parepare, Ir. Wildana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan tiga lokasi utama sebagai titik pengawasan lalu lintas ternak. Pengawasan ini akan diintensifkan mendekati hari pelaksanaan kurban.

“Kami ada kegiatan untuk pengawasan lalu lintas ternak di tiga lokasi pada waktu yang mendekati hari H,” ujar Ir. Wildana dalam program Ngopi Berjamaah, Jumat (08/05/26).

Wildana mengimbau kepada para pedagang atau masyarakat yang mendatangkan hewan kurban dari luar Parepare sebelum jadwal pemeriksaan di titik tersebut untuk segera melapor secara mandiri ke Dinas PKP. Hal ini penting agar petugas medis dapat segera melakukan pemeriksaan dan menerbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Selain pengawasan di pintu masuk, Dinas PKP juga menyediakan layanan Callnac Center (Call Center Peternakan) bagi masyarakat. Layanan ini tetap siaga bahkan hingga hari Tasyrik.

“Jika ada sapi yang datang pada hari H atau tiga hari Tasyrik, silakan lapor ke Callnac Center. Petugas kami akan turun ke lokasi-lokasi pemotongan untuk memeriksa SKKH-nya,” tambahnya.

Meski saat ini Kota Parepare baru didukung oleh lima orang dokter hewan, Ir. Wildana memastikan pelayanan akan tetap maksimal demi menjamin kualitas daging kurban bagi masyarakat Parepare.

Peringati Hardiknas 2026, Wali Kota Parepare Tasming Hamid Tekankan Pendidikan Berbasis Kasih Sayang

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM  – Pemerintah Kota Parepare menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Andi Makkasau, Selasa (13/05/26). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid, bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam sambutannya, Tasming Hamid mengajak seluruh elemen pendidikan untuk melakukan refleksi mendalam mengenai spirit pendidikan nasional. Ia menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses memanusiakan manusia.

“Pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia,” ujar Tasming di hadapan para peserta upacara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa esensi pendidikan adalah menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah alami manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Beliau juga mengingatkan kembali ajaran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, mengenai sistem Asah, Asih, dan Asuh.

Prinsip tersebut, menurut Tasming, harus menjadi dasar dalam mendidik generasi muda, di mana kasih sayang (Asih) dan pendampingan serta pembinaan (Asuh) menjadi kunci utama dalam memuliakan peserta didik.

Upacara ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pejabat lingkup Pemkot Parepare, serta perwakilan guru dan siswa se-Kota Parepare.

Warga Binaan Tetap Memilih: KPU Parepare Perkuat Validitas Data Pemilih di Lapas Kelas IIA Parepare

0

PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Dalam upaya memastikan keakuratan data pemilih di lokasi khusus serta menjamin terpenuhinya hak pilih warga binaan, KPU Kota Parepare melaksanakan koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Parepare, Rabu (13/05/26).

Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Parepare, Kalmasyari, menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, pihaknya terus melakukan sinkronisasi data warga binaan. Hal ini bertujuan agar mereka tetap terdaftar sebagai pemilih sesuai ketentuan yang berlaku.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KPU untuk memastikan seluruh warga negara, tanpa terkecuali, tetap memiliki hak pilih yang terlindungi, termasuk warga binaan di lembaga pemasyarakatan,” ujarnya.

Koordinasi tersebut disambut baik oleh Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Abdullah. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan KPU, khususnya dalam penyediaan data dan informasi terkait status warga binaan.

Melalui koordinasi PDPB ini, KPU Kota Parepare menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam demokrasi. Upaya ini menjadi bukti bahwa meskipun berada di balik jeruji, hak pilih warga binaan tetap diperhatikan, didata, dan dijaga keberlangsungannya.

Dalam rapat koordinasi ini, hadir pula Kasubag Perencanaan Data dan Informasi (Rendatin) Siti Kadriyah Kadir, Admin dan Operator Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) KPU Parepare.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir di Kota Kendari

0

KENDARI, RADIOMESRA. COM  – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Kendari dan Sales Area Sultra menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Kendari sebagai bagian dari program Pertamina Peduli.

Bantuan diserahkan di Posko Logistik Tanggap Bencana Kota Kendari dan akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak di 9 kecamatan melalui koordinasi bersama BPBD dan Dinas Sosial Kota Kendari.

Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan dasar seperti beras, telur, mie instan, minyak goreng, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat berlangsung. Pertamina juga menyalurkan 5 tabung Bright Gas 12 Kg guna mendukung operasional dapur umum dan penyediaan makanan bagi warga terdampak banjir.

Sales Area Manager Retail Sulawesi Tenggara, Agung Surya Pranata mengatakan bahwa Perwira Pertamina di Kendari turut terlibat langsung dalam proses penyaluran bantuan agar kebutuhan masyarakat dapat segera terdistribusi di lokasi terdampak.

“Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui posko logistik agar distribusinya lebih terarah dan menjangkau masyarakat di wilayah terdampak banjir. Pertamina juga terus memastikan layanan energi di Kota Kendari tetap berjalan selama kondisi darurat,” ujar Agung.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menegaskan bahwa program Pertamina Peduli menjadi bagian dari kontribusi sosial perusahaan dalam mendukung penanganan bencana di wilayah operasional.

“Keterlibatan Pertamina dalam situasi kebencanaan merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan instansi terkait,” jelas Lilik.

Selain memastikan distribusi energi tetap berjalan selama kondisi banjir, Pertamina juga mendorong keterlibatan aktif Perwira Pertamina dalam kegiatan kemanusiaan dan penanganan kebencanaan di wilayah Sulawesi.

Program bantuan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 1 tanpa kemiskinan, poin 2 tanpa kelaparan, poin 3 kehidupan sehat dan sejahtera, serta poin 11 kota dan permukiman yang berkelanjutan.

Media Contact :
Lilik Hardiyanto
Area Manager Communication, Relation, & CSR
PertaminaPatra Niaga Regional Sulawesi

Opini : Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Parepare Mempertanyakan Ketegasan Walikota Parepare Dalam Pelaksanaan Event Tanpa Izin

0

Kota Parepare bukan sekadar kota persinggahan di pesisir Sulawesi Selatan, tetapi telah tumbuh menjadi kota event yang hidup, dinamis, dan penuh warna. Berbagai kegiatan seni, budaya, hiburan, olahraga, hingga kreativitas anak muda terus hadir menghiasi wajah kota, menjadikan kota Parepare sebagai ruang pertemuan masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan wisatawan.

Kota parepare sebagai kota event tentu membutuhkan penyelenggaraan kegiatan yang tertib, profesional, dan menghormati aturan yang berlaku . Semarak hiburan dan kreativitas tidak seharusnya berjalan tanpa legalitas, karena setiap kegiatan yang dilaksanakan tanpa surat izin bukan hanya mencederai ketertiban administrasi, tetapi juga dapat mengurangi citra Parepare sebagai kota yang aman, tertata, dan berintegritas.

pelanggaran terhadap suatu mekanisme perizinan sebagaimana telah di atur dalam Peraturan Wali Kota Parepare Nomor 31 Tahun 2025.

Hal ini bukan sekedar suatu kesalahan tetapi juga menjadi suatu perhatian bagi penyelenggara event dalam hal ADIRA EXPO dikota parepare.

Dalam hal ini kami mempertanyakan ketegasan Walikota Parepare kepada pelaksana event. Jangan sampai kedekatan emosional yang merubah regulasi menjadi hal yang disepelekan

Sehingga menimbulkan pertanyaan, apakah administrasi dalam suatu kegiatan event bukan menjadi pehatian terkhusus bagi pemerintah kota parepare?

Kami menilai kondisi tersebut menunjukkan masih adanya pengabaian terhadap tata kelola kegiatan yang seharusnya dijalankan secara tertib dan bertanggung jawab.

Penulis : Saldi Ketua Bidang Kpp (Kewirausahaan Pengembangan Profesi) HMI Cabang Parepare

  • https://radioku.my.id:8243/mesra
  • Radio Mesra Parepare