PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Parepare terus menunjukkan komitmennya dalam membina dan memperhatikan masa depan para atlet catur di daerahnya. Terbaru, tiga atlet andalan Parepare sukses menorehkan prestasi gemilang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Bone pada 10-12 Juli 2026.
Ketua Percasi Kota Parepare, Dr. H. Kamaluddin Kadir, saat hadir dalam program OBRAS (Obrolan Santai) pada Senin (13/07/26), mengungkapkan rasa bangganya atas capaian para atlet. Menurutnya, ajang Kejurprov ini menjadi pemanasan penting sebelum mereka melangkah ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Provinsi Banten pada Oktober mendatang, serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Kemarin kita mengutus atlet dalam kejuaraan provinsi di Kabupaten Bone. Hasilnya sangat positif sebagai ajang pemanasan menuju Kejurnas 2 Oktober 2026 di Banten dan juga proyeksi kompetisi Porprov mendatang,” ujar Dr. H. Kamaluddin Kadir.
Ketiga atlet yang sukses mencuri perhatian di tingkat Sulawesi Selatan tersebut adalah:
Muh. Rayyan Fawwas (13 tahun): Atlet muda potensial yang sukses menembus peringkat 10 besar se-Sulawesi Selatan di usianya yang masih sangat muda.
Himairah Qurrata Aini (Kategori Umum Putri) Atlet berprestasi yang sejak usia dini sudah mencicipi kejurnas. Di Kejurprov Bone kali ini, ia sukses meraih peringkat kedua (runner-up) dan mengamankan tiket menuju Kejurnas di Banten.
Taufan Trisetiawan M (Kategori Umum Putra) Atlet berbakat yang telah memiliki rating FIDE dan berhasil keluar sebagai juara ke-4 di Sulawesi Selatan.
Dr. H. Kamaluddin Kadir menambahkan, dari total nomor yang diikuti, Percasi Parepare juga berhasil meloloskan 11 atletnya untuk bertanding di ajang Porprov yang akan digelar di Bone dan Wajo pada November mendatang.
“Melihat hasil ini, ketiga atlet berprestasi ini kemungkinan besar akan kita proyeksikan ke Kejurnas Banten. Harapan kita, lewat kompetisi yang rutin diikuti, ini bisa menjadi motivasi agar ke depan mereka tidak hanya menjadi aset daerah, tetapi juga aset provinsi dan nasional, bahkan menembus ajang PON,” kuncinya optimis.




















