PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Perhelatan Celebes Creatif Festival (CCF) 2026 resmi berakhir pada Ahad (12/07/26) malam. Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari, sejak 3 Juli lalu, dinilai sukses menjadi ajang unjuk gigi pelaku ekonomi kreatif di Parepare.
Koordinator Daerah ICCN Sulawesi Selatan, Andiz Petta Lolo, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut. Meski banyak tantangan teknis, mulai dari pengelolaan panggung, penataan UMKM, hingga akomodasi sponsor, seluruh rangkaian acara dapat berjalan maksimal.
“Alhamdulillah, 10 hari pelaksanaan penuh suka duka sudah kita lalui. Kami telah memaksimalkan seluruh kebutuhan demi kepuasan semua pihak yang terlibat,” ujar Andiz saat ditemui di sela penutupan acara.
Salah satu momen yang paling berkesan bagi panitia adalah kehadiran Direktur Utama TVRI. Menurut Andiz, kunjungan tersebut menjadi kebanggaan luar biasa bagi masyarakat Parepare.
“Ini kehormatan bagi kami. Mengingat kesibukan beliau yang luar biasa, beliau menyempatkan hadir. Beliau bahkan menjanjikan akan kembali ke Parepare untuk mendukung kegiatan yang lebih besar lagi ke depannya,” tambahnya.
Terkait keterlibatan UMKM, Andiz mencatat hasil yang sangat memuaskan dengan tingkat closing transaksi mencapai 80%. Ia menyoroti keberhasilan beberapa brand lokal yang mampu menarik perhatian pengunjung dengan angka transaksi yang fantastis melalui sistem pembayaran non-tunai (QRIS).
“Ada UMKM yang mencatatkan transaksi hingga Rp15 juta hanya melalui QRIS saja. Ini menjadi pelajaran penting bagi UMKM lain tentang pentingnya branding yang kuat agar produk menjadi top of mind di masyarakat,” jelasnya.
Mengenai masa depan festival ini, Andiz menjelaskan bahwa Selebes Kreatif adalah kegiatan berskala regional di bawah naungan ICCN Sulsel yang akan berpindah tuan rumah setiap tahunnya. Namun, ia memastikan semangat ekonomi kreatif di Parepare akan tetap berlanjut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Parepare Creative Ecosystem. Semangat ini akan terus kita kawal, meskipun mungkin nantinya dengan format atau penamaan yang berbeda,” pungkasnya.




















