PAREPARE, RADIOMESRA. COM — Bawaslu Kota Parepare memberikan pendidikan politik kepada pelajar SMA Negeri 1 Parepare, khususnya siswa kelas XII, yang dilaksanakan di Masjid SMA Negeri 1 Parepare, Rabu (15/10/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pengawasan Pemilu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, selaku pemateri. Sementara itu, dari pihak sekolah turut hadir Husni, Humas SMAN 1 Parepare, yang menjelaskan bahwa peserta kegiatan adalah siswa-siswi kelas XII dengan total 349 orang.
Sebelum menyampaikan materi utama, Ketua Bawaslu Kota Parepare terlebih dahulu menyampaikan pesan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkait pentingnya perekaman e-KTP bagi siswa yang lahir tahun 2008.
Pada tim liputan jelajah kota radio mesra Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnu mengatakan Bawaslu kota Parepare menindaklanjuti perjanjian kerjasama antara SMA negeri 1 kota Parepare dalam pelaksanaan PKS itu sendiri termaktub di dalamnya adalah salah satu memberikan pendidikan politik kepada anak didik dan hari ini kita laksanakan terkhusus kepada kelas 12
Zainal Asnun Dalam pemaparan materinya yang bertema “Mewujudkan Peran dan Partisipasi Aktif Pemilih Pemula (Gen Z) dalam Pengawasan Pemilu yang Bersih dan Berintegritas,” ia juga menekankan pentingnya menjadi pemilih cerdas. Ia menjelaskan bahwa langkah pertama adalah memastikan diri sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), salah satunya dengan melakukan perekaman e-KTP.
“Pendidikan politik ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak didik, bahwa generasi Z mempunyai peranan penting, kepada menyongsong pemilu tahun 2029. Dalam isi pendidikan politik ini, Bawaslu juga membangun, mempersiapkan kader-kader, anak didik kita, untuk menjadi terlibat dalam pengawasan partisipatif pada pemilu ke depan. Salah satu, kita memberikan pemahaman, kepada generasi Z apa-apa yang boleh, dan tidak boleh, yang terlaksana, pada tahapan pemilu, terutama mencegah dugaan dugaan pelanggaran pada pelaksanaan pemilu ke depan.” Jelas Zainal
Selain itu, ia juga mengajak para pelajar untuk berani melawan politik uang. Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Siswa-siswi aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta menunjukkan minat tinggi terhadap isu-isu politik dan demokrasi. Antusiasme ini menunjukkan bahwa generasi muda Parepare memiliki semangat besar untuk memahami dan berkontribusi dalam proses demokrasi.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Parepare dan SMAN 1 Parepare berharap dapat melahirkan generasi muda yang sadar politik, berpikir kritis, dan berpartisipasi aktif dalam menjaga demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas.




















