PAREPARE, RADIOMESRA. COM –Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan memuji terobosan Kota Parepare dalam upaya menurunkan stunting. Di antaranya dengan memperkuat peran Duta Generasi Berencana (Genre) dalam mengkampanyekan gerakan menurunkan stunting dengan menciptakan generasi sehat, kuat, dan cerdas. Kemudian ada Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), dan terobosan lainnya.
Apresiasi ini diungkap Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqin saat hadir dalam Pembukaan Grand Final Pemilihan Duta Genre Parepare sekaligus dirangkai launching Sekolah Lansia, launching Dashat, penyerahan alat peraga Bina Keluarga Berencana (BKB KIT), hingga pengukuhan Pj Wali Kota Parepare, Akbar Ali sebagai Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
Shodiqin dalam kesempatan itu secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) yang telah berperan aktif dalam menurunkan angka stunting.
“Kegiatan pemberdayaan kelompok masyarakat di kampung keluarga berkualitas, dalam rangka percepatan penurunan stunting, yang dirangkaikan dalam lauching dashat, (dapur sehat atasi stunting), launching sekolah lansia, pengukuhan baas bapak atau bunda asuhan stunting, dan pembukaan grand final duta gendre, tentunya bapak ibu semuanya dalam keadaan sehat walafiat.’ kata Shodiqin
Lanjut Shodiqin, Dirinya sebagai Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan dan Sudah menjadi kepala perwakilan 4 bulan yang lalu dan bersyukur di kota Parepare ini dirinya berkunjung ke 23 dari 24 kabupaten kota sehingga mohon izin mohon dukungan dari walikota terkait dengan program-program yang ada di BKKBN termasuk untuk percepatan penurunan stunting.
“BKKBN, mempunyai tugas dan fungsi yang masih sama dengan tahun-tahun yang lalu, yaitu masalah penggerakan pelayanan KB, termasuk pengendalian penduduk dan ketahanan keluarga. Di samping itu juga mempunyai tugas yang baru yaitu menjadi ketua pelaksana koordinator percepatan penurunan stunting. Kita ketahui bersama, bahwa stunting di Indonesia masih cukup tinggi, saat ini hasil dari Survei Status Gizi di Indonesia stunting di Indonesia adalah 21,6%, sedangkan di provinsi Sulawesi Selatan ini juga cukup tinggi masih 27,2%. Kalau kita lihat di kota Parepare saat ini stuntingnya menurut dari SSGI adalah 27,1, sedikit lebih rendah dari di tingkat Sulawesi Selatan.” Jelas Shodikin.
Tambah Shodiqin, sebelum nya di tahun 2021 stunting di kota Parepare sekitar 24,8 tetapi mengalami kenaikan, dan Berharap SKI di tahun 2023 stunting di kota Parepare ini bisa turun lagi mendekati sesuai harapan dari pemerintah tahun 2024 stantingnya turun menjadi 14 persen. Keseluruhan prosesi kegiatan itu berlangsung di lapangan tenis indoor, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Ahad (03/12/23).




















