PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Pemadaman listrik bergilir yang di lakukan PLN membuat banyak masyarakat yang mengeluh, selain tidak bisa beraktifitas normal karena tidak beroperasinya alat yang menggunakan listrik, masyarakat juga banyak yang mengeluh karena adanya kerusakan peralatan elektronik Mereka serta melonjaknya pembayaran rekening listrik mereka.
Merespon hal tersebut Manager PT. PLN UP3 Parepare Robert Rumsaur pada media beberapa waktu lalu mengatakan jika biaya operasional membengkak mungkin iya, tapi tapi kalau mati lampu terus biaya rekening listriknya mahal mungkin tidak.
“Kalau terkait dengan pembayaran listrik kalau secara real, secara fakta kalau yang kami ketahui dan memang benar adanya. Sebenarnya yang dibayar itu adalah yang menyala. Jadi kalau mati lampu terus listriknya jadi membengkak, Saya di sini juga jadi bertanya, kecuali kalau mahal karena listrik mati terus biaya operasional lainnya jadi bengkak mungkin, tapi kalau mati lampu terus biaya rekening listriknya mahal saya kira nggak, itu terbalik” Kata Robert.
Sedangkan terkait kompensasi terkait dengan pertanyaan mengenai kompensasi peralatan alat elektronik memang dari PLN pasti mengacu ke regulasi yang sudah di atur di Permen ESDM no 18 Tahun 2019.
“Kemudian terkait dengan pertanyaan mengenai kompensasi peralatan alat elektronik, memang dari PLN pasti mengacu ke regulasi. Mungkin saya tidak akan berbicara banyak, tetapi biasanya kami sifatnya menampung, dan kami melakukan pemetakan menampung semua keluhan yang ada. Dan kami melakukan pemetaan dan melakukan pengecekan. Jika memang seperti itu akan di proses sesuai dengan informasi.” Jelas Robert




















