PAREPARE, RADIOMESRA. COM – Setelah melakukan pencermatan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) akhir, Bawaslu kota Parepare sebanyak 469 data pemilih yang bermasalah. Temuan tersebut didapatkan dari hasil pencermatan laporan hasil pengawasan yang dilaksanakan oleh jajaran pengawas ditingkat kecamatan dan kelurahan pasca rapat pleno rekuputulasi DPSHP akhir yang dilakukan oleh PPK sekota parepare 1 – 3 juni 2023.
Anggota Bawaslu Kota Parepare dan juga Penanggung jawab pengawasan tahapan pemuktahiran data dan penyusunan daftar pemilih Nur Islah, pada tim liputan jelajah kota radio mesra menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan saran perbaikan kepada KPU Kota Parepare.
“Penetapan daftar pemilih tetap yang akan dijadwalkan akan ditetapkan KPU tingkat kabupaten kota 20, 21 Juni mendatang, Bawaslu kota Parepare dan jajaran telah menyampaikan saran perbaikan ke KPU dan jajaran terkait ratusan data pemilih bermasalah. Apa saja yang bermasalah, Pertama kami menemukan 374 pemilih yang RT/RW-nya tercantum angka 00, dan kita ketahui bersama tidak ada RT ataupun RW di parepare yang angka 000. Kemudian juga ditemukan RT/RW yang tidak sesuai dengan seharusnya. maksudnya ada RW, misalnya contohnya RW 1, tapi ternyata RW 1 yang hanya memiliki 3 RT tapi ternyata di DPS HP muncul RT 7 misalnya itu tidak ditemukan itu yang kami kategorikan tidak ditemukan.” Jelas Islah
Tambah Nurislah ada sekitar 58 pemilih yang tidak terdaftar di parepare misalnya KTP-nya parepare tapi terdaftar di Makassar juga di temukan. Ada elemen data yang perlu diubah terkait disabilitas jadi warga atau masyarakat yang memiliki keterbatasan atau disabilitas itu perlu dicantumkan keterangan disabilitasnya ketika dicatat di daftar pemilih.
“Itu semua sudah kita sampaikan ke KPU kota Parepare secara berjenjang. Jadi kalau Bawaslu menyampaikan ke KPU, Panwascam ke ppk-nya. Harapannya tentu kami semua saran perbaikan yang sudah dikirimkan menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh KPU sebelum penetapan daftar pemilih tetap.” Terang Nur Islah
Perlu diketahui, bahwa sampai saat ini Bawaslu Kota Parepare dan jajaran masih gencar melakukan patroli kawal hak pilih di wilayah-wilayah yang penduduknya berpotensi tidak terdata dengan baik oleh pantarlih.




















